cover
Contact Name
Achmad Afandi
Contact Email
Triwikrama325@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tutut Arjowinangun No 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29881986     EISSN : 29881986     DOI : -
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Triwikrama Journal uses a license CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly works. This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creation even for commercial purposes, as long as appropriate credit and proper acknowledgment to the original publication from Journal Sospol is made to allow users to trace back to the original manuscript and author. Readers are also granted full access to read and download the published manuscripts, reprint, and distribute the manuscript in any medium or format
Articles 1,311 Documents
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENANGGULAN PENYAKIT MENULAR TBC: STUDI KASUS DI KOTA SURABAYA Moh. Ubaid Abdilbar, Ahmad Rubbal Firdaus; Ahmad Rubbal Firdaus, Moh. Ubaid Abdilbar; Hayat
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i12.10387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program penanganan Tuberkulosis (TBC) yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Surabaya, dengan fokus pada strategi pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan yang berbasis komunitas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan, wawancara mendalam dengan tenaga kesehatan dan pasien, serta analisis data sekunder dari laporan dinas kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program TBC di Surabaya efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat melalui edukasi dan penyuluhan serta memperluas cakupan deteksi dini dengan skrining aktif. Selain itu, ketersediaan pengobatan gratis dan dukungan sosial bagi pasien terbukti meningkatkan tingkat kesembuhan. Namun, tantangan seperti stigma sosial dan kurangnya kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan masih menjadi kendala yang perlu diatasi untuk mencapai target eliminasi TBC pada 2030.
EFEKTIVITAS REGULASI PENGELOLAAN ASET NEGARA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN NEGARA Clodya, Ferika; Nursyidah; Mazura, Desi; Rahim, Rafidah
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i12.10392

Abstract

State asset management plays a very important role in increasing state revenue, which in turn can be used to finance development and improve public welfare. In recent years, Indonesia has developed various regulations governing state asset management, including more targeted and efficient management policies and strategies. However, the effectiveness of these regulations still needs to be evaluated, because challenges in state asset management such as lack of transparency, lack of coordination between agencies, and suboptimal utilization of state assets still occur. This article aims to analyze the effectiveness of state asset management regulations in increasing state revenue and identify obstacles and challenges in their implementation. With a qualitative approach involving literature review and policy analysis, the results of this study are expected to contribute to improving state asset management policies and regulations in Indonesia. The findings in this article indicate that although state asset management regulations are quite adequate, there are several obstacles that affect their effectiveness in increasing state revenue, including limited human resources and a weak monitoring system.
ANALISIS FITUR PENGGUNA SHOPEE PAYLATER TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN (STUDI KASUS MAHASISWA JURUSAN ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA) Regina Evi Sagita Br Sembiring; Muhammad Raihan Riza; Annisa Rosa Mora Harahap; Wandra Adhira; Nova Natasha; Nursapia Harahap
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i12.10418

Abstract

Shopee sebagai aplikasi mobile platform e-commerce 3 teratas di indonesia, didorong untuk selalu melakukan terobosan terbaru terhadap fitur-fitur yang mereka sediakan termasuk di bidang sistem pembayaran. Metode pembayarannya bisa dicicil dengan tenor pinjaman tertentu tanpa menggunakan kartu kredit, dengan tujuan memudahkan penggunaannya dalam memenuhi setiap keperluan hidupnya. Hal ini berarti paylater memiliki keunggulan memberikan kemudahan kepada para pengguna, karena hanya memerlukan gawai dan internet yang sudah dimiliki dalam pengguna, dan tidak memerlukan kartu untuk bertransaksi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu pada pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan ialah observasi, dan wawancara mendalam, Penelitian ini diawali dengan melakukan pengumpulan data dan tinjauan pustaka terkait dengan layanan Shopee PayLater, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan fitur Shopee PayLater terhadap kepuasan pelanggan di Shopee.
ETIKA ADMINISTRASI PUBLIK DALAM ERA DIGITAL: TANTANGAN DAN SOLUSI Attillah Syalini Prawestri; Annur Cahayani
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i12.10419

Abstract

Penelitian ini membahas tantangan dan solusi penerapan etika administrasi publik di era digital. Tantangan utama mencakup privasi data, ketimpangan akses teknologi, penyalahgunaan wewenang, pengelolaan data pribadi yang rentan disalahgunakan, kurangnya regulasi yang memadai, serta rendahnya literasi digital di kalangan aparatur pemerintah. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi perlindungan privasi, peningkatan literasi digital aparatur, dan pengembangan teknologi berbasis etika. Solusi tersebut bertujuan untuk mengurangi risiko ketidakadilan, mencegah penyalahgunaan kekuasaan, dan memastikan penerapan prinsip etika administrasi publik secara lebih efektif di tengah transformasi digital yang terus berkembang. This study examines the challenges and solutions in implementing public administration ethics in the digital era. Key challenges include data privacy, technological access disparities, misuse of authority, vulnerability in personal data management, inadequate regulations, and low digital literacy among government officials. To address these issues, the study recommends strengthening privacy protection regulations, enhancing digital literacy among public servants, and developing ethics-based technology. These solutions aim to reduce the risks of inequality, prevent abuse of power, and ensure the effective application of ethical principles in public administration amidst the ongoing digital transformation.
DAMPAK USAHA EKONOMI PRODUKTIF (UEP) TERHADAP KEMANDIRIAN EKONOMI PENYANDANG DISABILITAS FISIK : (STUDI REHABILITASI SOSIAL DI DINAS SOSIAL KABUPATEN BANGKA) Dwi Rahma, Farinda; Sulaiman , Aimie; Pasaribu , Waldimer
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i12.10420

Abstract

Penelitian ini mengkaji penyandang disabilitas fisik yang seringkali menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan sehari-hari, yakni dalam hal memperoleh kemandirian ekonomi. Hadirnya pelayanan rehabilitasi sosial dari Dinas Sosial Kabupaten Bangka sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dari Dinas Sosial Kabupaten Bangka terhadap kemandirian ekonomi penyandang disabilitas fisik di Kabupaten Bangka. Metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa program UEP memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas fisik. Pelayanan rehabilitasi sosial berbasis pemberdayaan, seperti pelatihan keterampilan, penyaluran alat bantu, dan bantuan modal usaha UEP meningkatkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas fisik. Pemberdayaan tidak hanya berperan dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam peningkatan pendapatan, peningkatan keterampilan, dan peningkatan jaringan sosial pada penyandang disabilitas fisik.
PERAN KOMUNIKASI WORD OF MOUTH DALAM PROMOSI PRODUK EMINA Emnis La Heinzhe; Weni Nurmayanti
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i12.10430

Abstract

This study aims to explore the role of Word of Mouth (WOM) as an effective marketing strategy in promoting Emina products, especially among teenagers. WOM is known as a more authentic approach compared to commercial advertising, especially in the cosmetics industry targeting the teenage market. Recommendations from friends, family, or influencers are considered more credible and influential on consumer purchasing decisions. This study uses a qualitative descriptive method by collecting data through questionnaires and literature studies, and analyzed to describe the impact of WOM on brand image and consumer loyalty. The survey results show that the majority of respondents get information about Emina products through WOM on social media, especially from influencers and friends' reviews. Influencers on social media platforms such as Instagram and TikTok have proven effective in increasing brand awareness and positive consumer perceptions of products. This study also found that WOM plays an important role in building brand loyalty, where satisfied consumers tend to recommend products to others, thereby strengthening the bond between consumers and brands. Thus, WOM, especially through digital platforms, has proven to be a crucial promotional tool for cosmetic brands targeting young consumers. The results of this study provide insights for marketers in designing effective communication strategies to build a strong brand image and increase consumer loyalty.
PERAN KEBIJAKAN PUBLIK DALAM MENINGKATKAN AKSES PENDIDIKAN DAERAH TERPENCIL DI KABUPATEN PASURUAN JAWA TIMUR Aqshal Ferdinand, Moch Ridho Ubaitullah; Aqshal Ferdinand; Hayat
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i12.10431

Abstract

Akses pendidikan yang merata merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan berkelanjutan, namun daerah terpencil sering menghadapi tantangan besar dalam mewujudkannya. Artikel ini membahas peran kebijakan dalam meningkatkan akses pendidikan di daerah terpencil, dengan fokus pada strategi, implementasi, dan dampaknya. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur, minimnya tenaga pengajar, dan rendahnya partisipasi masyarakat akibat faktor sosial-ekonomi. Melalui analisis kebijakan, ditemukan bahwa program seperti pembangunan infrastruktur sekolah, penyediaan insentif bagi tenaga pengajar, beasiswa bagi siswa kurang mampu, dan pengembangan teknologi pembelajaran jarak jauh telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan akses pendidikan. Namun, tantangan dalam koordinasi lintas sektor, alokasi anggaran, serta adaptasi kebijakan terhadap kebutuhan lokal masih menjadi hambatan signifikan. Artikel ini menyoroti pentingnya kebijakan yang inklusif, berbasis data, dan responsif terhadap karakteristik geografis dan sosial daerah terpencil. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat diperlukan untuk memastikan implementasi kebijakan yang berkelanjutan. Dengan pendekatan yang holistik, kebijakan pendidikan dapat menjadi instrumen kunci dalam mempercepat pemerataan akses pendidikan, khususnya
ANALISIS PERILAKU KOMUNIKASI MAHASISWA TERHADAP BERMAIN GAME ONLINE MOBILE LEGENDS DI UNIVERSITAS ESA UNGGUL KAMPUS TANGERANG Monica Ellena; Thessalonika Shereen Olivia
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i12.10437

Abstract

The advancement of digital technology and the widespread use of the internet have transformed the communication patterns of younger generations, including through online games such as Mobile Legends: Bang Bang. This game serves not only as entertainment but also as a significant platform for social interaction. This study aims to analyze the communication behavior of students at Universitas Esa Unggul Tangerang while playing Mobile Legends, focusing on verbal, nonverbal, and virtual communication forms and their impact on social relationships and communication skills. This research is grounded in communication theory (Soewarno, 1980), which distinguishes between verbal, nonverbal, and virtual communication, as well as social interaction and motivation theories. The type of research employed is descriptive qualitative, with data collected through participant observation, in-depth interviews, and questionnaires. The respondents were active students who regularly play Mobile Legends. The findings reveal that students are motivated to play Mobile Legends for entertainment, social interaction, and peer recognition. Verbal communication is more frequently used when playing with close friends, while nonverbal communication is employed for coordination with new players. The game also enhances teamwork skills, conflict management, and interpersonal communication abilities. However, high playing intensity poses a risk of lowering academic performance and disrupting real-world social relationships. This study provides insights into how online games can influence students' communication patterns and offers recommendations to optimize the positive impacts of this activity.
PERAN GOVERNMENT DALAM MEMBERANTAS PUNGLI DI INDONESIA Alvin Nur Hikam El-Arief, Ahmad Lukam Hakim; Alvin Nur Hikam El-Arief; Hayat
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i12.10450

Abstract

Pungutan liar (pungli) merupakan salah satu bentuk korupsi yang merugikan masyarakat dan menghambat pembangunan di Indonesia. Praktik pungli sering terjadi di berbagai sektor pelayanan publik, seperti administrasi, perizinan, pendidikan, dan transportasi, yang berpotensi melemahkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah dalam upaya pemberantasan pungli melalui kebijakan, pengawasan, dan pemberdayaan masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemerintah telah mengambil langkah-langkah strategis, seperti pembentukan Satuan Tugas Saber Pungli, peningkatan transparansi melalui digitalisasi layanan, serta kampanye antikorupsi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Namun, tantangan seperti kurangnya pengawasan yang konsisten, resistensi budaya, dan keterbatasan sumber daya masih menjadi kendala dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberantasan pungli membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk menciptakan sistem pelayanan publik yang bersih, transparan, dan berintegritas.
MEMBANGUN KEPERCAYAAN PUBLIK MELALUI ETIKA ADMINISTRASI Rabiatul Al-Adawiah; Dewi Sri Ariyati
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i12.10458

Abstract

Membangun kepercayaan publik melalui etika administrasi adalah hal yang krusial dalam meningkatkan legitimasi dan efektivitas pemerintah. Penerapan prinsip-prinsip etika, seperti transparansi, akuntabilitas, dan integritas, dapat memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Penelitian ini mengkaji peran etika administrasi dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi partisipasi publik dan dukungan terhadap kebijakan pemerintah. Keterbukaan informasi terbukti menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan, karena masyarakat yang memiliki akses terhadap data dan keputusan pemerintah cenderung lebih mendukung kebijakan yang diambil. Selain itu, kepemimpinan etis juga berkontribusi signifikan dalam menciptakan budaya kerja yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral di dalam organisasi pemerintahan. Dengan meningkatkan pemahaman dan pelaksanaan etika administrasi di kalangan pegawai negeri, pemerintah dapat menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan responsif. Penelitian ini menekankan bahwa komitmen terhadap etika administrasi bukan hanya merupakan kewajiban moral, tetapi juga strategi penting untuk mencapai stabilitas sosial dan politik. Kesimpulan ini menyoroti pentingnya penerapan etika administrasi yang konsisten untuk membangun dan mempertahankan kepercayaan publik dalam konteks pemerintahan modern. Building public trust through administrative ethics is crucial in increasing government legitimacy and effectiveness. The application of ethical principles, such as transparency, accountability and integrity, can strengthen the relationship between government and society. This research examines the role of administrative ethics in creating a conducive environment for public participation and support for government policies. Information openness has proven to be an important factor in building trust, because people who have access to government data and decisions tend to be more supportive of the policies taken. Apart from that, ethical leadership also contributes significantly in creating a work culture that upholds moral values ​​in government organizations. By increasing the understanding and implementation of administrative ethics among civil servants, the government can create a more professional and responsive bureaucracy. This research emphasizes that commitment to administrative ethics is not only a moral obligation, but also an important strategy for achieving social and political stability. This conclusion highlights the importance of consistent application of administrative ethics to build and maintain public trust in the context of modern government.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 6 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 12 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 11 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 10 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 9 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 9 (2021): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial More Issue