cover
Contact Name
Achmad Afandi
Contact Email
Triwikrama325@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tutut Arjowinangun No 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29881986     EISSN : 29881986     DOI : -
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Triwikrama Journal uses a license CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly works. This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creation even for commercial purposes, as long as appropriate credit and proper acknowledgment to the original publication from Journal Sospol is made to allow users to trace back to the original manuscript and author. Readers are also granted full access to read and download the published manuscripts, reprint, and distribute the manuscript in any medium or format
Articles 1,311 Documents
DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP ADAPTABILITAS WANITA KARIR Amanda Meiliani Putri; Kamila Fatimah Shaliha; Firda Sofa Az-Zahro; Rahma Tya Antari; Rama Wijaya Abdul Rozak
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i1.10575

Abstract

The purpose of this study is to describe whether social support has a major influence on the adaptability of career women and how the role of social support is a predictor of career women's adaptability. The sampling technique was purposive sampling with a sample size of 50 career women. The data collection technique used in this study was a questionnaire. This study uses the Career Adapt-Abilities Scale - Short Form (CAAS-SF) measuring instrument. The results of this study indicate that Social Support for Career Women's Adaptability has a percentage of 80%, which means that social support is very influential on career adaptability. They feel that social support also has a very significant influence on their career adaptability.
PENERAPAN E-GOVERNMENT SEBAGAI LAYANAN BAGI MASYARAKAT KOTA CILEGON Rusdiana, Dadang; Khoirunisa, Resa Farhah; Yunia Rahma, Syafina; Bayu Saputra, Andreansyah; Fausta, Neysa; Aisha Denindra, Kayla; Amelia Nuraeni, Siti; Reki; Zen Maharani, Suciawati
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i1.10583

Abstract

E-government adalah pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendorong administrasi pemerintahan yang lebih efisien dan dapat menghemat biaya, serta untuk memberikan layanan publik kepada masyarakat. Wawan Setiawan. Di Indonesia E-Government tertuang dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 yang membahas tentang layanan publik yang bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dalam hubungan antara masyarakat dengan penyelenggara layanan publik. Sementara layanan public adalah usaha yang dilakukan oleh seseorang, institusi, atau sekelompok orang untuk memberikan bantuan atau kemudahan kepada masyarakat.Thoha. E- Goverment merupakan strategi tata kelola perkotaan modern yang memanfaatkan teknologi dan jaringan untuk menciptakan kota yang inovatif, efektif dan efisien dalam menyediakan layanan publik serta meningkatkan interaksi layanan publik. Adapun Aplikasi INTER-C Cilegon memiliki berbagai kelebihan dan keunikan yang memberikan manfaat bagi penggunanya, seperti akses cepat dan mudah untuk mendapatkan informasi terkait layanan publik, ekonomi, dan sosial di Cilegon. Aplikasi ini memungkinkan interaksi langsung dengan pemerintah daerah untuk pengajuan laporan, keluhan, atau permohonan terkait layanan publik. Didesain dengan antarmuka yang ramah pengguna, aplikasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan tanpa prosedur yang rumit, serta dilengkapi fitur beragam seperti pengumuman penting, jadwal acara, informasi proyek pembangunan, dan program pemerintah daerah. Keunikannya juga terletak pada fasilitas laporan dan pengaduan yang memungkinkan masyarakat menyampaikan keluhan yang dapat segera ditindaklanjuti.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DALAM KEMANDIRIAN EKONOMI Maulidina Nasfifi, Asty; Aulia Azzahra, Fatma; Rizkiyana, M Fadlan; Muflihah; Zahra, Raisa; Alfarizi, Rubi; Azzahra, Salwa; Apriliyanti, Santi; Nova, Sholawati
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i1.10586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian ekonomi di Desa Teluk, Kabupaten Pandeglang, khususnya dalam pengembangan industri ikan asin. Kemandirian ekonomi merupakan kondisi di mana masyarakat mampu memenuhi kebutuhannya tanpa bergantung pada pihak lain, sementara pemberdayaan masyarakat adalah proses yang meningkatkan kapasitas individu dan kelompok dalam mengelola potensi yang ada. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan wawancara dan observasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Desa Teluk memiliki potensi besar sebagai penghasil ikan tangkap, tantangan utama yang dihadapi masyarakat adalah ketergantungan pada cuaca yang tidak stabil, keterbatasan teknologi, infrastruktur yang buruk, serta rendahnya tingkat kolaborasi dan kerjasama antar masyarakat. Beberapa solusi yang diusulkan untuk mengatasi tantangan ini termasuk peningkatan teknologi pengolahan ikan, pemanfaatan pemasaran digital, serta diversifikasi sumber penghidupan. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat setempat juga dianggap krusial untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa. Dengan adanya pemberdayaan masyarakat yang tepat, diharapkan Desa Teluk dapat mencapai kemandirian ekonomi yang berkelanjutan melalui pengelolaan potensi perikanan secara optimal.
Peran Serta Masyarakat Kota Manggar dalam Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau : (Studi Kasus : Taman Kota Manggar, Kabupaten Belitung Timur) Fahferly, Helmy; Harahap, Fitri Ramdhani; Ramadhani, Tiara
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i1.10589

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) adalah area perkotaan yang ditanami vegetasi untuk mendukung fungsi ekologis serta wadah interaksi sosial masyarakat. RTH dapat dibagi menjadi beberapa jenis diantaranya adalah Taman Kota,Jalur Hijau, dan Alun-Alun. Peran serta masyarakat dinilai saling terkait dengan jumlah pertumbuhan penduduk di sebuah Kabupaten atau Kota dalam memenuhi kualitas hidup yang lebih baik, sebuah tatanan kota yang berlandaskan aturan sebanyak 20% dari sebuah kota harus memenuhi penyediaan RTH hingga saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) melihat dan menjelaskan bagaimana peran serta Masyarakat Kota Manggar dalam penyediaan dan pemanfaatan RTH di Kabupaten Belitung Timur; dan, 2) melihat efektivitas peran serta masyarakat dalam penyediaan dan pemanfaatan RTH Taman Kota Manggar Kabupaten Belitung Timur. Penelitian ini menggunakan teori strukturasi dari Anthony Giddens dengan pendekatan metode penelitian kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui metode wawancara tidak terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1) ditemukan bahwa peran serta masyarakat dalam inisiasi penyediaan RTH dilakukan secara efektif melalui agen, akan tetapi dari bagian struktur belum tentu bisa memenuhi kebutuhan agen dikarenakan terdapat keterbatasan, adapun keterbatasan tersebut berupa anggaran, lahan, dan perizinan. 2) keterlibatan masyarakat secara efektif berjalan dalam pemanfaatan RTH. Selain itu, dukungan struktur menjadi kunci penting dalam pemanfaatan RTH agar fungsi sosial,budaya dan ekonomi bisa terpenuhi bagi masyarakat Kota Manggar. Sebab, efektifitas peran masyarakat dinilai saling terkait dalam membentuk struktur sosial yang berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial di dalam masyarakat.
ANALYSIS OF BATIK INDUSTRY AS A CENTER OF ECONOMIC DEVELOPMENT TOWARDS INTERNATIONAL LEVEL Kaila Ismail; Mia Sulistianti; Nisrina Luthfiah; Rachma Ditia; Farahdinny Siswajanthy
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i2.10595

Abstract

The Batik Industry in Indonesia is one of the textile and ready-made clothing industry commodities which is a heritage and a wealth of the Indonesian nation that characterizes the diversity of cultures in Indonesia. UNESCO recognized Indonesian batik in 2009 and since then batik in Indonesia has developed very rapidly in terms of fashion or mode used by the general public and indigenous peoples in Indonesia. The development of the batik industry in Indonesia still has obstacles where these obstacles are not far from batik printing technology. The purpose of this study is to analyze the batik industry in Indonesia, as well as what potentials Indonesia has so that it can improve this batik culture to the international level. If batik which is a cultural wealth in Indonesia can move internationally, then batik can be better known by foreign communities and even batik can become an iconic symbol of Indonesia internationally.
NIKAH SIRI DI PERSIMPANGAN AGAMA DAN NEGARA: SOLUSI ATAU MASALAH BARU? Nissa, Reina Khoirun; Achdiani, Yani; Nastia, Gina Indah Permata
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i1.10597

Abstract

Unregistered marriages, marriages that are legal according to religion but not registered with state institutions, raise various legal, social, and cultural issues in Indonesia. These marriages are often chosen for various reasons, such as certain legal prohibitions, or social burdens. However, not registering a marriage can have serious consequences, especially for women and children. This review discusses the impatcs of unregistered marriages from the perspectives of religion, the state, and society and suggest approaches to address the challenges that arise. The results of the study indicate that while unregistered marriages can be a solution in some circumstantes, the losses incurred tend to be greater, especially in terms of legal security and social welfare. Therefore, it is imperative to strengthen marriage registration at the individual and institutional levels. Nikah siri, pernikahan yang sah menurut agama tetapi tidak tercatat di lembaga negara, menimbulkan berbagai masalah hukum, sosial, dan budaya di Indonesia. Pernikahan ini sering dipilih karena berbagai alasan, seperti larangan hukuman tertentu, atau beban sosial. Namun, tidak dicatatkannya pernikahan secara resmi dapat berdampak serius, terutama bagi perempuan dan anak-anak. Pertimbangan ini membahas dapat perkawinan yang tidak dicatatkan dari sudut pandang agama, negara, dan masyarakat serta memberikan saran pendekatan untuk mengatasi tantangan yang muncul. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa meskipun perkawinan yang tidak dicatatkan dapat menjadi solusi dalam beberapa keadaan, kerugian yang ditimbulkan cenderung lebih besar, terutama dalam hal keamanan hukum dan kesejahteraan sosial. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperkuat pencatatan pernikahan di tingkat perorangan dan kelembagaan.
DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP KUALITAS HUBUNGAN SOSIAL DAN KELUARGA Helbiana Al Maani'ul Karoba; Maria Godeliva Dahu
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i1.10600

Abstract

Media telah menjadi bagian penting dari kehidupan modern, media memengaruhi cara kita berinteraksi, berkomunikasi , dan membentuk hubungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efek positif dan negatif media sosial terhadap kualitas hubungan interpersonal dan dinamika kelompok. Media memiliki kemampuan dan analisis, penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial memiliki kemampuan untuk memperkuat ikatan sosial, memfasilitasi komunikasi antara orang-orang di zona waktu yang berbeda , dan memperkuat jaringan sosial. Di sisi lain, penggunaan yang berlebihan media sosial dapat mengakibatkan isolasi, komunikasi yang buruk, dan konflik antar teman. Menurut penelitian, cara terbaik untuk memaksimalkan manfaat media sosial adalah menggunakannya secara hemat dan hati - hati sambil belajar,memupuk interaksi sosial yang tenang. Diharapkan bahwa penelitian ini akan memberikan wawasan lebih jauh mengenai bagaimana dinamika dipengaruhi oleh elemen kelompok sosial dan menghasilkan ide untuk membantu anggota kelompok mengatasi masalah ini guna menciptakan hubungan yang sehat dan harmonis.
Optimalisasi Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat Di Desa Wisata Hutan Kerangas: (Studi Kasus : Geosite Hutan Kerangas, Desa Cendil, Kabupaten Belitung Timur) Mellita; Harahap, Fitri Ramdhani; Ramadhani , Tiara
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i2.10619

Abstract

Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat (Community Based Tourism) atau CBT adalah jenis pariwisata yang memasukan partisipasi masyarakat sebagai unsur utama dalam pariwisata guna mencapai tujuan pariwisata berkelanjutan. Dalam konteks ini, desa wisata tidak hanya berfungsi sebagai tujuan rekreasi, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat juga mendorong terwujudnya partisipasi kemandirian masyarakat desa melalui pengembangan potensi unggulan desa tersebut, perbaikan sarana dan prasarana serta kebutuhan wisatawan untuk memperoleh informasi, penguatan kelembagaan dan pemberdayaaan masyarakatnya agar menjadi lebih optimal kedepannya. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Menganalisis dinamika struktur sosial dalam pengembangan Desa Wisata Hutan Kerangas, Desa Cendil, Kabupaten Belitung Timur; dan 2) Mengetahui bagaimana bentuk pengembangan masyarakat untuk optimalisasi Desa Wisata Hutan Kerangas, Desa Cendil, Kabupaten Belitung Timur. Penelitian ini dilakukan di Desa Cendil, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan teori strukturasi dari Anthony Giddens dan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui metode wawancara tidak terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terkait dinamika struktur peran Desa Wisata Hutan Kerangas kurang efektif dan kurang terorganisir dikarenakan kurangnya keterlibatan dan partisipasi dari masyarakatnya. Maka dari itu, dinamika struktur sosial dalam pengembangan desa wisata hutan kerangas dipengaruhi oleh interaksi yang kompleks yaitu partisipasi stakeholders, penggunaan sumber daya lokal, dan pengaturan institusi lokal. Untuk itu dengan adanya tiga aspek tersebut yang saling terkait dan berkontribusi maka pengembangan dan pembangunan desa wisata hutan kerangas akan berkelanjutan dan menguntungkan semua pihak; 2) Selanjutnya, terdapat peran masyarakat lokal sebagai agen dalam pengembangan desa wisata yaitu sebagai perencana, pelaksana, pengelola, dan pemanfaatan/ evaluasi. Keterlibatan agen tentunya tidak lepas dalam hal kerja sama dan berkoordinasi untuk dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengoptimalkan pengembangan desa wisata. Kata Kunci: Optimalisasi, Pariwisata berbasis masyarakat (CBT), Partisipasi, Desa wisata.
PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK TERHADAP PERILAKU IMITASI MAHASISWA : “Studi Kasus Mahasiswa Semester 7 Ilmu Komunikasi UIN Sumatera Utara” Qory Amalia Az-zahra Sitompul; Rizky Amanda Putri; Naia Zattira Ba’ayesh; Yuda Kurniawan; Meliastaras Surbakti; Tirta Anugrah; Sandy Yudha
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i2.10684

Abstract

Media Sosial yang sedang tren di kalangan anak- anak maupun remaja adalah Aplikasi TikTok, penggunaan media sosial tiktok menjadi trend sebagai alat untuk berkomunikasi secara lebih menarik. Penggunaan aplikasi TikTok ternyata memberikan manfaat tersendiri bagi penggunanya, seperti halnya mengasah kreatifitas, skill editing video. Namun dapat juga memberikan dampak negatif seperti meniru gerakan dan gaya dari anak-anak. Dengan itu penulis mengambil penelitian dengan judul Penggunaan Aplikasi Tiktok Terhadap Perilaku Imitasi Mahasiswa dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang penggunaan media sosial TikTok bagi kalangan mahasiswa terutama mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Sumatera Utara, bentuk perilaku imitasi, dan dampak perilaku imitasi pada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial, jurusan Ilmu Komunikasi UIN Sumatera Utara. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa mahasiswa ilmu komunikasi sering mengakses media sosial tiktok apabila tidak ada kegiatan, akun yang diikuti menyesuaikan dengan ketertarikan individu masing-masing mengenai tentang konten yang dilihat, sebagian besar mahasiswa tertarik dengan konten-konten yang sedang viral. Bentuk prilaku imitasi yang dilakukan oleh mahasiswa ilmu komunikasi UINSU berupa peniruan gerakan yang dilakukan oleh mahasiswa ilmu komunikasi UINSU berupa peniruan gerakan yang sama/mimikri dan peniruan dengan tujuan/ emulasi.
PENERAPAN ETIKA PELAYANAN PUBLIK DALAM MENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI INDONESIA Dista Levina Salwa; Velly Nadia Edelweiss; Nufi Faridhatul Islamiyah; Hayat
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i2.10692

Abstract

Pelayanan publik merupakan kunci dalam pembangunan suatu bangsa, termasuk dalam sektor pendidikan. Kualitas pendidikan dan Penerapan etika yang baik termasuk indikator kemajuan suatu negara. Di era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi, tuntutan terhadap kualitas pendidikan semakin meningkat. Masyarakat mengharapkan adanya layanan pendidikan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga transparan dan akuntabel terhadap kebutuhan mereka. Oleh karena itu, pemerintah perlu melakukan inovasi dalam pelayanan publik di bidang pendidikan agar tercapainya kualitas yang baik. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, masih banyak terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi dalam implementasi pelayanan publik dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana penerapan etika pelayanan publik dapat berkontribusi pada peningkatan mutu layanan pendidikan

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 6 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 12 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 11 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 10 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 9 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 9 (2021): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial More Issue