cover
Contact Name
Achmad Afandi
Contact Email
Triwikrama325@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tutut Arjowinangun No 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29881986     EISSN : 29881986     DOI : -
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Triwikrama Journal uses a license CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly works. This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creation even for commercial purposes, as long as appropriate credit and proper acknowledgment to the original publication from Journal Sospol is made to allow users to trace back to the original manuscript and author. Readers are also granted full access to read and download the published manuscripts, reprint, and distribute the manuscript in any medium or format
Articles 1,311 Documents
VOLUNTARISME SEBAGAI GERAKAN SOSIAL KOMUNITAS PEDULI PENDIDIKAN (STUDI PADA KOMUNITAS HELP OUR PUPIL’S EDUCATION BANGKA BELITUNG Deska Vera Novelia; Iskandar Zulkarnain; Michael Jeffri Sinabutar
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i8.5127

Abstract

Kekerasan disekolah merupakan bagian dari permasalahan pendidikan yang tidak dapat dibiarkan, dan masih sering terjadi disekolah-sekolah. Kondisi ini tidak dapat dibiarkan karena jika dibiarkan aksi kekerasan akan berlanjut dimasa yang akan datang. Hal ini lah yang kemudian menginisiasi dibentuknya gerakan sosial peduli pendidikan oleh komunitas Help Our Pupil’s Education Bangka Belitung. Penelitian ini bertujuan menggambarkan gerakan Komunitas dalam memobilisasi sumberdaya untuk menjaga voluntarisme anggotanya, serta menganalisis dampak sosial dari kegiatan komunitas ini bagi mitra kerja dan volunteer yang tergabung dalam komunitas. Teori mobilisasi sumberdaya oleh Anthony Oberschall digunakan untuk menganalisis persoalan ini. Metode penelitian yang digunakan ialah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa komunitas ini pertama bergerak untuk menjaga voluntarisme anggotanya melalui organisasi gerakan sosialnya, yang mengedepankan nilai kekeluargaan dan kesukarelaan, dan dalam pergerakannya dikendalikan oleh pemimpin dengan model kepemimpinan situasional. Kemudian komunitas juga memanfaatkan sumberdaya internal dan eksternal yang ada disekelilingnya untuk dimobilisasi guna mendukung proses pengembangan gerakan sosial. Sumberdaya yang dimobilisasi ada lima, yaitu sumberdaya moral, sumberdaya kultural, sumberdaya organisasi sosial, sumberdaya manusia dan sumberdaya material. Dalam suatu pergerakan pastinya terdapat perubahan yang menjadi dampak dari kegiatannya. Yang pertama, masih berlangsungnya aktifitas kegiatan yang diusung komunitas pada mitra kerjanya. Kedua, terkait dengan partisipasi pemuda Bangka untuk terlibat sebagai relawan dalam komunitas, lalu menciptakan simpul jaringan baru melalui terbentuknya gerakan sosial berbasis kesukarelaan yang diinisiasi oleh relawan dari komunitas Help Our Pupil’s Education Bangka Belitung, seperti Becak Babel dan komunitas Generasi Bangka Mengabdi. Hal ini juga memberikan peluang dimasyarakat terutama bagi pemuda Bangka untuk ikut serta dalam aktivitas komunitas-komunitas kesukarelaan.
KONFLIK EKSPANSI LAHAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT ANTARA PETANI DAN PT SWARNA NUSA SENTOSA DI KABUPATEN BANGKA SELATAN Febriana, Delia; Fitri Ramdhani Harahap; Iskandar Zulkarnain
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i8.5129

Abstract

Abstrak Konflik yang terjadi antara petani dengan PT Swarna Nusa Sentosa (SNS) di Desa Tanjung Labu terjadi karena adanya penyelewengan kesepakatan HGU yang awalnya PT SNS menggunakan sebanyak 6000 ha namun pada kenyataannya pihak PT SNS melakukan perluasan lahan perkebunan kelapa sawit sebanyak 8000 ha, artinya PT SNS telah melakukan ekspansi lahan kelompok petani di Desa Tanjung Labu sebanyak 2000 ha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon petani terhadap ekspansi lahan sawit yang mengarah pada konflik serta bentuk penyelesaian konflik tersebut. Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan konsep konflik dialektika Ralf Dahrendorf sebagai pisau analisis. Penelitian ini berlokasi di Desa Tanjung Labu, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Subyek dan teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan teknik pengumpulan datanya melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi lalu dilakukan analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya respon menerima, bernegosiasi, dan menolak ekspansi lahan. Konflik ini menyebabkan hubungan sosial diantara kelompok petani renggang atau terjadinya disharmonisasi diantara kelompok tersebut. Kelompok yang menerima, artinya menerima ganti rugi berupa uang, sedangkan kelompok negosiasi, jika kompensasi sesuai dengan perjanjian, maka mereka akan menerima namun jika kompensasi tidak cair dan pihak perusahaan hanya memberikan janji palsu, kelompok ini akan berpihak dengan kelompok yang menolak adanya ekspansi lahan tersebut. Dan yang terakhir kelompok menolak, merasa dirugikan, hilangnya mata pencaharian, dan tidak ada lagi hutan cadangan mengambil kayu, oleh karena itu kelompok ini menolak dengan keras adanya ekspansi lahan di Desa Tanjung Labu, Kabupaten Bangka Selatan. Upaya penyelesaian dalam konflik ekspansi lahan tersebut ialah , mediasi dan konsensus dengan 13 poin bentuk kesepakatan antara petani dan PT SNS, demi tercapainya tujuan bersama. Kata Kunci: Konflik Ekspansi Lahan;Petani;Konsensus
STRATEGI BERTAHAN PENGRAJIN KAIN CUAL BANGKA DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSINYA DI ERA MODERN Safitri, Yaya; Fitri Ramdhani Harahap; Michael Jeffri Sinabutar
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i8.5131

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengenai strategi bertahan pengrajin kain Cual Bangka dalam mempertahankan eksistensinya di era modern. Pengrajin kain Cual Bangka yaitu Cual Ishadi dan Cual Maslina di Kota Pangkalpinang merupakan dua pengrajin yang masih bertahan eksistensinya sampai era modern sekarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih dalam mengenai strategi bertahan pengrajin kain Cual Bangka dalam mempertahankan eksistensinya di era modern. Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana bentuk-bentuk hasil strategi bertahan yang dilakukan oleh pengrajin kain Cual Bangka Cual Ishadi dan Cual Maslina sehingga dalam proses mempertahankan tempat usahanya dapat berjalan optimal sesuai dengan tujuan pengrajin kain Cual Bangka. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan metode kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di dua tempat, pertama Cual Ishadi dan kedua Cual Maslina di Kota Pangkalpinang. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling melalui 4 informan yaitu, pengrajin Cual Ishadi, pengrajin Cual Maslina, Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pangkalpinang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk menganalisis penelitian ini digunakan teori Survival Strategy dari Edi Suharto yang memiliki konsep aktif, pasif dan jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk strategi bertahan pengrajin kain Cual Bangka dalam mempertahankan eksistensinya di era modern adalah dengan cara inovasi produk, strategi harga, dan strategi pemasaran. Selain itu faktor pendukung strategi bertahan pengrajin kain Cual Bangka dalam mempertahankan eksistensi di era modern adalah dukungan keluarga, dukungan pemerintah dan dukungan kelompok. Lalu faktor penghambat strategi bertahan pengrajin kain Cual Bangka dalam mempertahankan eksistensinya di era modern adalah persaingan produksi, regenerasi pengrajin kain cual, dan proses produksi. Kata Kunci : Strategi;Pengrajin;Kain Cual;Modern
STIGMA NEGATIF TERHADAP MASYARAKAT PENDATANG DARI TULUNG SELAPAN DI SUKADAMAI KELURAHAN TANJUNG KETAPANG (STUDI TERHADAP INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT) Tiani, Anis Marta; Fitri Ramdhani Harahap; Michael Jeffri Sinabutar
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i8.5132

Abstract

Abstrak Masyarakat Sukadamai Kelurahan Tanjung Ketapang merupakan masyarakat yang majemuk terdiri dari beberapa suku seperti Melayu, Bugis, Jawa dan Batak. Masing-masing suku tentunya memiliki kebudayaan serta kebiasaan yang berbeda dengan yang lainnya. Keberagaman di Kelurahan Tanjung Ketapang disebabkan oleh tingginya migrasi penduduk dari luar daerah. Salah satunya yakni masyarakat dari Tulung Selalan yang datang ke Sukadamai Kelurahan Tanjung Ketapang dan bermukim di sepanjang Pantai di Sukadamai. Perbedaan kebudayaan dan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari antara masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal Sukadamai dapat menyebabkan munculnya stigma negatif yang akan berpengaruh pada proses sosial di lingkungan masyarakat Sukadamai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stigma negatif terhadap pendatang dari Tulung selapan dan menganalisis dampak stigma negatif terhadap proses sosial di masyarakat Sukadamai. Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan teori interaksionisme simbolik dari Herbert Blumer sebagai pisau analisis. Lokasi penelitian ini terletak di Sukadamai Kelurahan Tanjung Ketapang. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder yang di peroleh dari teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan stigma negatif yang diterima masyarakat pendatang dari Tulung selapan berupa prasangka, diskriminasi, dan stereotip. Adapun dampak dari stigma negatif terhadap proses sosial di masyarakat Sukadamai menyebabkan interaksi yang terjadi antara pendatang dengan masyarakat lokal mengarah pada bentuk interaksi disosiatif yang menyebabkan persaingan dan konflik antara masyarakat pendatang dari Tulung selapan dengan masyarakat lokal Sukadamai Kelurahan Tanjung Ketapang. Kata Kunci: Stigma Negatif; Interaksi Sosial; Masyarakat Pendatang; Masyarakat Lokal
PERSEPSI MAHASISWA STISIP PERSADA BUNDA TERHADAP STOP CYBER BULLYING DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT GLOBAL TV Saudi, Ahmad; Maal Abrar; A’ang Chaarnaillan
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa dalam memandang iklan layanan masyakat bertema stop cyber bullying ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu penelitian yang menangkap fenomena-fenomena yang ada dilapangan kemudian dikaji lebih mendalam untuk menganalisa pandangan mahasiswa terhapat iklan layanan masyarakat stop cyber bullying dan dikaji lebih dalam lagi. Informasi yang diperoleh akan disusun dalam teks dan menekankan pada masalah proses serta makna.. Penelitian ini menggunakan teori persepsi untuk mengetahui bagaimana persepsi yang muncul pada mahasiswa setelah melihat tayangan iklan layanan masyarakat stop cyber bullying dan hasil wawancara mengenai persepsi tersebut dari keenam informan penelitian mengungkapkan dan memberikan pandangan mereka terhadap tayangan iklan tersebut yang sangat bermanfaat untuk mengedukasi masyarakat agar menggunakan media sosial dengan bijak serta memiliki harapan yang sama agar kegiatan cyber bullying dapat diminimalisir sehingga kita dapat menggunakan media sosial dengan nyaman dan aman serta terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan dari maraknya cyber bullying itu. Kata Kunci : Persepsi, Iklan Layanan Masyarakat, Penindasan Dunia Maya Absract The aim of this research is to find out how students perceive this public service advertisement with the theme stop cyber bullying. This research uses descriptive qualitative methods, namely research that captures phenomena in the field and then studied in more depth to analyze students' views on stop cyber bullying public service advertisements and studied in more depth. The information obtained will be arranged in text and emphasize issues of process and meaning. This research uses perception theory to find out what perceptions emerge among students after seeing public service advertisements to stop cyber bullying and the results of interviews regarding these perceptions from the six research informants reveal and provide their views on the advertising broadcast which is very useful for educating the public to use social media wisely and have the same hope that cyber bullying activities can be minimized so that we can use social media comfortably and safely and avoid unwanted things from the rise of cyber bullying. Keywords: Perception, Public Service Advertisements, Cyber ​​Bullying
ANALISIS RASIO LIKUIDITAS DAN RASIO RENTABILITAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PT SEMEN INDONESIA Tbk. Silvi Auliya Mega Amanda; Ute Chairuz M. Nasution; Ni Made Ida Pratiwi
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i8.5154

Abstract

Pada dasarnya tujuan didirikannya suatu perusahaan adalah untuk memperoleh keuntungan dalam jumlah besar. Profit atau keuntungan dapat diperoleh dari kinerja keuangan yang baik dalam perusahaan. Selain itu juga dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan dan merencanakan perbaikan dimasa yang akan datang. Kinerja dalam suatu perusahaan dapat dijadikan sebagai alat ukur untuk mengevaluasi keberhasilan suatu perusahaan. Pada prinsipnya semakin baik kinerja keuangan perusahaan maka semakin baik pula pencapaian perusahaan dalam menghasilkan laba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis rasio likuiditas dan rasio profitabilitas yang mengukur kinerja keuangan PT. Semen Indonesia, Tbk dan memberikan saran perbaikan atas permasalahan yang ada dalam perusahaan untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode kualitatif merupakan metode yang bersifat deskriptif, menggunakan analisis, terkait dengan data, menggunakan teori-teori yang ada sebagai bahan pendukung, dan memungkinkan teori-teori untuk dikembangkan. Objek penelitian ini berupa laporan keuangan tahunan perusahaan PT. Semen Indonesia, Tbk yang dimulai dari tahun 2021 – 2023. Penelitian ini menggunakan rasio likuiditas yaitu dengan metode current ratio dan quick ratio serta rasio rentabilitas dengan metode net profit margin, ROA, dan ROE. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan dengan menggunakan rasio likuiditas, rentabilitas dan economic value added perusahaan dalam kondisi kurang baik. PT. Semen Indonesia,Tbk tidak dapat dikatakan memiliki kinerja keuangan yang baik karena posisi keuangannya masih belum stabil. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengelola keuangannya dengan baik agar keuangan perusahaan menjadi stabil. Pada perhitungan economic value added PT. Semen Indonesia dalam beberapa tahun juga masih dianggap belum baik, karena masih belum berhasil mencapai nilai positif.
NEGOSIASI IDENTITAS TIONGHOA MUSLIM DALAM RELASI SOSIAL (STUDI PADA KOMUNITAS PITI PANGKALPINANG) Sieanta Pratama; Iskandar Zulkarnain; Michael Jeffri Sinabutar
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i8.5164

Abstract

Permasalahan pengakuan identitas Tionghoa Muslim pada komunitas Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) menjadi latar belakang negosiasi perjuangan untuk pengakuan. Pada satu sisi, Tionghoa Muslim terikat dengan budaya Tionghoa dan di sisi lain dengan ajaran Islam. Tionghoa Muslim menghadapi diskriminasi dan melakukan negosiasi identitas agar dapat diterima dalam komunitas Tionghoa. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana proses negosiasi identitas Tionghoa Muslim dan respon apa saja yang diterima oleh Tionghoa Muslim. Adapun teori yang digunakan adalah perjuangan untuk pengakuan dari Axel Honneth, dan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menemukan dua hal penting. Pertama, yang melatarbelakangi negosiasi Tionghoa Muslim adalah pemahaman akan diskriminasi atas identitas pribadi yang dimiliki, sehingga negosiasi tersebut dilakukan dalam ruang-ruang negosiasi fleksibel maupun mutlak. Negosiasi identitas selalu berhasil dengan memperhatikan level-level penerimaan yang memerlukan waktu tertentu. Kedua, keberhasilan ini diklasifikasikan berdasarkan tiga wilayah pengakuan menurut Axel Honneth: pengakuan cinta, pengakuan hukum, dan pengakuan solidaritas. Tionghoa Muslim di komunitas Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) memandang bahwa pengakuan cinta adalah kunci untuk memperoleh dua pengakuan lainnya dengan lebih mudah. Dengan berhasilnya negosiasi identitas, Tionghoa Muslim mendapatkan kembali kebebasan penuh untuk memperoleh afeksi, hak otonomi dalam beribadah, dan hak untuk menunjukkan keunikan diri serta kontribusi mereka dalam masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pemahaman tentang negosiasi identitas Tionghoa Muslim dan manfaat praktis bagi masyarakat umum dan pemerintah dalam upaya membina lingkungan masyarakat yang harmonis.
LATAR BELAKANG PENGGUNAAN NARKOTIKA PADA NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A KOTA PEKANBARU R. Nelviana; Syamsul Bahri
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i8.5216

Abstract

Abstrak : Penelitian ini dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kota Pekanbaru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang melatar belakangi perilaku penyalahggunaan narkotika pada narapidana dan juga mengetahui perbedaan status sosial narapidana dengan tindak pidana narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Pekanbaru. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini simple random sampling dengan menggunakan rumus slovin yang diperoleh sampel sebanyak 91 partisipan. Pengumpulan data dilakukan melalui data primer dengan menggunakan kuesioner dan data sekunder. Temuan penelitian menunjukan adanya faktor yang mempengaruhi penyalahgunaan narkotika, faktor keluarga diperoleh dengan skor 1.348 berkategori tinggi, faktor kepribadian diperoleh dengan skor 1.230 berkategori tinggi, dan faktor lingkungan masyarakat diperoleh dengan skor 1.212 berkategori rendah hal ini berarti tidak mempengaruhi. Temuan penelitian menujukan terdapatnya perbedaan status sosial narapidana, status sosial pendidikan diperoleh dengan skor 1.392 berkategori tinggi yang artinya terdapat perbedaan pada narapidana dengan tindak pidana narkotika, status sosial suku bangsa diperoleh dengan skor 956 berkategori tinggi artinya terdapat perbedaanpada narapidana dengan tindak pidana narkotika, dan status sosial pekerjaan diperoleh dengan skor 956 berkategori rendah artinya tidak terdapat perbedaan pada narapidana dengan tindak pidana narkotika.
PERJUDIAN BERBASIS APLIKASI CHIP HIGGS DOMINO: STUDI PATOLOGI SOSIAL PERILAKU MASYARAKAT KOTA PANGKALPINANG Fitriani, Fitriani; Fitri Ramdhani Harahap; Tiara Ramadhani
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i8.5219

Abstract

Masyarakat Kota Pangkalpinang melakukan perjudian berbasis aplikasi Chip Higgs Domino. Banyaknya tempat bandar meningkatkan motivasi kelompok remaja, dewasa, dan orang tua. Melalui konstruksi media, masyarakat mendapatkan keuntungan lebih dengan melakukan judi online meskipun tidak ada kepastian didalamnya. Merebaknya perjudian online menciptakan bentuk baru dalam sub komunitas masyarakat (masyarakat patologi). Dampak negatif yang muncul berdasarkan perjudian berbasis aplikasi mulai dari kriminalitas yang merugikan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perjudian game online sebagai bentuk patologi sosial mengalami normalisasi dan mendeskripsikan sumber daya yang digunakan oleh pemain judi atau game online dalam menormalisasi aktivitas yang dilakukannya. Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pemikiran George C. Homans mengenai teori pertukaran sosial sebagai bentuk konstruksi pelaku yang terlegitimasi dengan siklus permodalan judi demi memenangkan pertaruhan. Lokasi penelitian di kota Pangkalpinang. Jenis dan sumber data menggunakan data primer dan data sekunder diperoleh dari teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi berkaitan dengan judi online di Pangkalpinang. Hasil panitia menunjukkan bahwa perjudian online berbasis hits domino mengalami normalisasi karena adanya pertukaran sosial berorientasi ekonomi, kemenangan, dan tidak adanya kontrol sosial. Sumber daya yang digunakan oleh setiap pemain judi berbasis Chip Higgs Domino di Kota Pangkalpinang diantaranya seperti uang sebagai permodalan awal untuk mencapai kemenangan. Kemudian alat produksi wajib tersedia serta sistem patron klien antara pengguna dengan bandar koin Chip Higgs Domino agar jual beli lebih mudah dilakukan. Terakhir adalah jaringan perjudian membuat normalisasi terjadi secara tidak sadar bagi setiap pelaku yang terlibat.
REPRESENTASI PEREMPUAN PENDOBRAK STEREOTIP GENDER (STUDI KASUS BUTET MANURUNG DALAM FILM SOKOLA RIMBA) Putri, Adelia; Fitri Ramdhani Harahap; Tiara Ramadhani
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i8.5228

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul "Representasi Perempuan Pendobrak Stereotip Gender (Studi Kasus Butet Manurung dalam Film Sokola Rimba). Film Sokola rimba mengisahkan perjuangan Butet Manurung dalam memberi pendidikan kepada Orang Rimba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana representasi Butet Manurung dalam film "Sokola Rimba" menantang dan mendobrak stereotip gender yang ada. Penelitian ini menggunakan teori stereotip gender. Metode yang digunakan adalah studi kasus dan pendekatan analisis wacana untuk membongkar teks/dialog dari representasi tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi terhadap film Sokola Rimba dengan sumber data primer dan sekunder Hasil penelitian menunjukkan bahwa Butet Manurung, sebagai karakter utama dalam film, merepresentasikan perempuan yang mampu mendobrak stereotip gender. Representasi perempuan sebagai pendobrak stereotip studi kasus Butet Manurung dalam Film Sokola Rimba dikategorikan sebagai berikut Atribut yakni Perempuan sebagai sosok yang kuat dan berani serta perempuan mandiri yang tidak bergantung dengan orang lain. Dengan label yaitu Perempuan yang memilih beraktivitas (mengajar) dilingkungan yang tidak biasa dan Perempuan yang mampu mengontrol emosinya di berbagai situasi. Dan Stereotip gender yaitu, perempuan sebagai subjek yang bisa menentukan pilihan untuk diri sendiri dan perempuan yang diakui kontribusinya dan diperlakukan setara dengan laki-laki. Karakter Butet dalam film ini memperlihatkan bagaimana seorang perempuan dapat mematahkan stereotip gender yang ada melalui tindakan nyata, dan juga membuktikan bahwa perempuan juga mampu berkontribusi secara signifikan di luar ranah domestik seperti yang kisah Butet yang diangkat menjadi Film Sokola rimba. Kata Kunci: representasi perempuan; stereotip gender; Manurung; Sokola Rimba.

Page 66 of 132 | Total Record : 1311


Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 6 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 12 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 11 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 10 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 9 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 9 (2021): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial More Issue