cover
Contact Name
Abdul Azis
Contact Email
jimsejarah@usk.ac.id
Phone
+6285360082823
Journal Mail Official
jimsejarah@usk.ac.id
Editorial Address
History Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Syiah Kuala
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah
ISSN : 29647231     EISSN : 26143658     DOI : https://dx.doi.org/10.24815/jimps.
The journal publishes writings on (1) History Education; (2) History of Education; (3) Social Sciences; (4) Social Sciences Education; (5) Sociology Education; (6) Economi; (7) Social Economi; (8) Law, (9) History of Military; (10) Philosophy of History; (11) Historiography; (12) Humanities; (13) communication science; (14) religious education; and (15) Technology
Articles 1,774 Documents
Desain Gedung Tidak Beraturan Dengan Re-Entrant Corners Menggunakan Dinding Geser Berangkai Geraldo De Jesus M. R*; Junaedi Utomo
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.26236

Abstract

Semakin tinggi suatu bangunan maka sistem pembebanan lateral yang dapat berupa beban angin atau beban gempa yang akan semakin besar dengan bertambah tingginya gedung. Ketidakteraturan konfigurasi memperkenalkan tantangan besar dalam desain seismik struktur bangunan. Salah satu bentuk ketidakteraturan tersebut adalah adanya sudut re-entrant yang menyebabkan beban lateral dan amplifikasi torsi pada bangunan; karenanya menyebabkan keruntuhan dini. Dengan demikian, penelitian konstruktif terhadap masalah ketidakberaturan sudut re-entrant. Tujuan dari studi ini adalah untuk memahami perilaku seismik bangunan dengan denah tidak beraturan denah lantai bentuk-C melalui evaluasi ketidakteraturan konfigurasi efek sudut re-entrant pada tuntutan respons seismik terukur. Respons yang diukur meliputi perpindahan, simpangan antar lantai, gaya geser dasar, dan periode waktu. Tiga model bangunan yaitu; bangunan berbentuk-C menggunakan dinding geser, bangunan berbentuk-C tanpa dinding geser dan bangunan beraturan. Model dianalisis dengan ETABS menggunakan metode Response Spectrum (RS). Hasilnya membuktikan bahwa penambahan dingding geser untuk bangunan re-entrant corner secara signifikan mengurangi perpindahan maksimum dan simpangan antar lantai, namun gaya geser dasar bangunan  bertambah karena penambahan dinding geser maka kapasitas penahan beban meningkat. Periode  waktu bangunan beraturan lebih tinggi maka bangunan beraturan kurang rentan terhadap gempa bumi dengan frekuensi yang lebih tinggi. Bangunan dengan re-entrant corners dengan periode waktu yang lebih rendah maka rentan terhadap gempa bumi.
Pengaruh Penerapan Pajak Pertambahan Nilai Terhadap Laba Pada PT. Penta Surya Artha Fitri Rahmiyatun*; Rina Oktiyani; Sugiarti Sugiarti; RM Teddy Aliudin; Lusi Dian Prastika
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.26558

Abstract

PT. Penta Surya Artha adalah perusahaan yang tertib dalam melakukan kewajiban perpajakan perusahaan salah satunya dalam pemungutan Pajak Pertambahan Nilai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari penerapan Pajak Pertambahan Nilai terhadap  Laba pada PT. Penta Surya Artha. Metode analisis penelitian yang digunakan penulis adalah metode analisis kuantitatif yaitu metode analisis data menggunakan uji statistik Statistical Product and Services Solutions (SPSS)   Versi 22. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Pajak Pertambahan Nilai dan laba PT. Penta Surya Artha. Sampel yang digunakan adalah laporan Pajak Pertambahan Nilai dan Laba perusahaan dari tahun 2016 sampai 2021. Hasil penelitian ini adalah adanya hubungan yang tinggi atau kuat antara variabel X (Pajak Pertambahan Nilai) dengan vaiabel Y (Laba) pada PT. Penta Surya Artha yang dihitung menggunakan Koefisien Korelasi sebesar 0,743. Selain itu tidak ada pengaruh  PPN  terhadap  Laba  secara  signifikan  yaitu  dengan  nilai  probabilitas sebesar 0,091 yang melebihi nilai standar probabilitas 0,05 atau ( 0,05 0,091),. Sedangkan untuk persentase pengaruh variabel X terhadap variabel Y sebesar 55,2% dan 44,8% dipengaruhi oleh faktor lain.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video di Kelas III SD Muhammadiyah Kademangaran Nurulita Wijayanti*; Muhamad Sofian Hadi
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.26045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video animasi menggunakan power point interaktif pada materi rukun sholat. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dan pengembangan atau dikenal dengan Research and Development (RD). Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D dengan teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Angket diberikan kepada ahli media, ahli materi, wali kelas dan observer. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada tahap define peneliti melakukan analisis kebutuhan, analisis peserta didik dan analisis materi. Tahap kedua Design, perancangan draft awal media dalam bentuk storyboard. Tahap ketiga Development, produk yang dihasilkan berupa video animasi dengan hasil validasi ahli materi pada tahap akhir diperoleh persentase kevalidan sebesar 85% dengan kriteria “sangat valid” dan hasil validasi pada ahli media pada tahap akhir diperoleh persentase kevalidan sebesar 93,75% dengan kriteria “sangat valid”. Respon guru mendapatkan penilaian 94,16% pada katagori ”Sangat Baik” dan uji coba peserta didik sebanyak 50 peserta didik mendapatkan skor 90% pada katagori ”Sangat Baik”. Sehingga dapat dinyatakan peserta didik merasa tertarik. .Terakhir Dessiminate, video animasi yang dihasilkan bisa diunduh di link youtube.
Pengaturan Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) Pasca Berlakunya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja Achmad Bangsawan; Saprudin Saprudin; Suprapto Suprapto
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25351

Abstract

Keberadaan tenaga kerja asing di Indonesia merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindarkan karena Indonesia masih membutuhkan tenaga tenaga ahli asing dalam pengembangan sumber daya manusia diberbagai macam sektor kritikal ekonomi. Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 BAB VIII Mengatur tentang  Penggunan Tenaga Kerja Asing, didalamnya mengatur pemberi kerja TKA,  Peraturan di Indonesia orang perorangan dilarang menggunakan tenaga kerja asing, berbeda dengan peraturan diluar negeri yang memperbolehkan perorangan mempekerjakan tenaga kerja asing. Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Undang-undang Nomor 6 tahun 2023 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah nomor 34 tahun 2021 tentang Penggunaan Tenaga kerja asing mengatur jabatan waktu pekerjaan yang diperbolehkan untuk tenaga kerja asing, namun tidak mengatur tentang jenis pekerjaan yang diperbolehkan untuk tenaga kerja asing.Peraturan tentang Tenaga Kerja Asing illegal dapat merugikan perekonomian daerah oleh karena itu perlu pengawasan oleh pemerintah untuk menciptakan tenaga kerja lokal untuk menciptakan produktivitas untuk masyarakat di Indonesia dan peraturan untuk melindungi tenaga kerja Indonesia disi lain Tenaga Kerja Asing Tujuan Penelitian untuk menganalisa jenis pekerjaan yang diperbolehkan TKA dalam kerangka perlindungan hukum terhadap pekerja atau buruh Indonesia dan untuk menganalisa akibat hukum jika suatu perusahaan pemberi kerja mempekerjakan TKA secara ilegal. Dari hasil penelitian ini memperlihatkan sesungguhnya yaitu, bahwa: Pertama Perlindungan hukum terhadap tenaga kerja asing sendiri terdapat Undang Undang tentang Ketangerjaaan serta Undang Undang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah  Dengan segala kemudahan masuknya tenaga kerja asing ke Indonesia membuat Peluang tenaga Kerja Indonesia semakin kecil. Terlebih lagi Perbedaan Upah bagi TKI dengan TKA mengakibatkan kecumburuan sosial. Kedua, Penggunaan tenaga kerja asing ini bertujuan untuk melengkapi kebutuhan tenaga kerja yang terampil dan profesional dibidang tertentu yang sekarang belum dapat diisi oleh tenaga kerja Indonesia serta mempercepat pembangunan nasional dengan cara transfer ilmu pengetahuan dan tekonologi (IPTEK) dan mengembangkan investasi asing yang berperan sebagai penunjang pembangunan di Indonesia. Yang menjadi masalah adalah masih banyak perusahaan pemberi kerja bagi tenaga kerja asing yang tidak mematuhi aturan untuk mempekerjakan tenaga kerja asing di Indonesia , hal ini dikarenakan masih kurangnya sikap tegas pemerintah dan aparat yang berwenang dalam mengatasi permasalahan ini.
Candi Jawar dalam Analisis Ruang Publik sebagai Sumber Sejarah Lokal Waode Yeny Nurhidayati*; Rizki Agung Novariyanto; Nurcholis Sunuyeko
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25007

Abstract

This research is a qualitativeresearch, using a historical and descriptive approach. In this study, researchers will dig up in-depth information regarding the Njawar Temple as a Public Space, as well as how the public's perception of the Njawar Temple as a public space is also a source of local history, of course. The results of this study can be concluded that why is Njawar Temple not as famous as other temples because of its location which tends to be far from the reach of the public, also difficult access to the location and sofar the Njawar Temple which has functioned as a public space is located far from the crowds, until now the Jawar Temple is still full with mystery because not many historical studies have been revealed in it. The function of Jawar Temple in the aspect of public space is as a historical source and as a tourist destination for cultural heritage in the past. Penelitian ini berupa penelitian Kualitatif, dengan menggunakan jenis pendekatan historis dan deskriptif. Dalam penelitian ini peneliti akan menggali informasi sedalam-dalamnya terkait Candi Jawar sebagai Ruang Publik,juga bagaimana pemanfaatan candi Jawar sebagai sumber sejarah lokal. Hasil Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Candi Jawar mengapa tidak se famous Candi lainya karena lokasi nya yang cenderung jauh dari jangkauan Hingga kini candi Jawar masih penuh dengan misteri lantaran belum banyak kajian sejarah yang terungkap didalamnya. Fungsi Candi Jawar dalam aspek ruang public adalah sebagi sumber sejarah dan sebagai destinasi wisata warisan budaya, dahulu dimasa Kerajaan Majapahit Candi Jawar digunakan sebagai tempat Pendidikan atau Mandala Kedewaguruan dan saat ini fungsi candi Jawar dalam aspek ruang public adalah sebagai objek kajian sejarah dan sebagai tempat peribadatan. 
Kenakalan Siswa (Studi Tentang Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasinya) Muhammad Agil Amin
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2022): Februari, Ilmu Sejarah dan Media Pembelajaran
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v7i1.24698

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya siswa melakukan pelanggaran tata tertib yang telah ditetapkan di sekolah seperti Bolos sekolah, lambat masuk kelas, berseragam sekolah tidak sesuai jadwal, berkelahi, merokok, berambut panjang, main game (HP) saat belajar sehingga dibutuhkan upaya guru untuk mengatasinya. Jenis penelitian adalah kualitatif. Data diperoleh dari Kepala sekolah, Wakil kepala sekolah, guru dan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Sah tidaknya data dilakukan uji triangulasi metode dan sumber. Hasil penelitian didapatkan beberapa bentuk kenakalan siswa dan upaya guru dalam mengatasinya; 1. Bolos sekolah (6 siswa, 16,66%); guru melakukan pendekatan, memberi nasehat, memberi sanksi hafalan beberapa ayat suci al-qur’an). 2. lambat masuk kelas (5 siswa, 13,88%); guru melakukan pendekatan, menasehai, beri sanksi membersihkan, mencabut rumput. 3. Berseragam sekolah tidak sesuai jadwal (3 siswa, 8,33 %); guru memberi teguran langsung. 4. Berkelahi (8 siswa, 22,22%)  dan merokok (6 siswa, 16,66%); guru  menasehati dan memanggil orang tua untuk bersama-sama mencari jalan keluar. 5. Berambut panjang (3 siswa, 8,33 %); guru menegur langsung dan razia. 6. Main game (HP) saat belajar (30 siswa, 83,33 %); guru melakukan pendekatan, menasehati, menyita HP dan razia.
PROSOPOGRAPHY PENGRAJIN GERABAH DI GAMPONG ATEUK JAWO KECAMATAN BAITURRAHMAN BANDA ACEH TAHUN 1993-2016 Rifa Putri Nadia; Alamsyah Taher; Teuku Abdullah
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 2, No 1 (2017): Januari, Sejarah Kemanusian dan Hal-hal Perjuangan Budaya
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan judul yang diangkat “prosopography pengrajin Gerabah di Gampong Ateuk JawoKecamatan Baiturahman Banda Aceh, 1993-2016”, maka yang menjadi tujuan penelitian ini (1) untuk mengetahui kehidupan pengrajin gerabah di Gampong Ateuk Jawo Kecamatan Baiturahman Banda Aceh, 1993-2016 dan (2) Untuk mengetahui tingkat kesejahteraan pengrajin gerabah di Gampong Ateuk Jawo Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh, 1993-2016. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode yang dipakai adalah metode sejarah.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh informasi bahwa (1) kerajinan gerabah di Ateuk Jawo sudah ada sejak nenek monyang mereka dahulu yang diwariskan secara turun temurun.Sistem produsi alat gerabah pengrajin Gampong Ateuk Jawo ini dengan langkah pertama mengambil tanah liat dari sawah mereka atau dibeli, diolah menjadi berbagai alat keperluan dapaur, kemudian mereka bakar dan licinkan menjadi alat yang siap pakai.Hasil produksi yang mereka hasilkan berupa kanot, beulangong, peune, tanyeun, pot bungong, guci dan lain-lain.Sistem distribusi hasil kerajinan gerabah Gampong Ateuk Jawo dilakukan dengan menjual kepada konsumen dan agen yang sudah memesan sebelumnya.Harga alat gerabah beragam tergantung ukuran besar atau kecilnya.Harnya gerabah di Gampong Ateuk Jawo sejak 1993-2016 terus meningkat. Di tahun 1993 harga satu gerabah Rp: 5.000 harga it uterus naik, hingga sekarang sudah mencapai Rp: 30.000 perbuah.Para pengrajin memilih bekerja sebagai pengrajin karena lingkungan tempat tinggal, mempertahankan tradisi nenek monyang, kurangnya lapangan pekerjaan dan sebagainya.Jumlah pengusaha gerabah Ateuk Jawo terus berkurang, karena kesulitan dalam memperoleh bahan olahan berupa tanah dan para pewaris keturunan pengrajin tidak lagi tertarik dengan pekerjaan itu sebab disibukkan oleh pekerjaan lain.  Kehidupan pengrajin gerabah Ateuk Jawo dari segi umur rata-rata para pengrajin 50 ke atas bahkan ada 80-90 tahun.Tingkat pendidikan pengrajin dari rata-rata hanya menamatkan pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP).Tanggungan keluarga pengrajin rata-rata berjumlah antara 5-6 orang keluarga ini masih tergolong keluarga batin/inti.Tingkat pendidikan anak pengrajin rata-rata berhasil menyelesaikan pendidikan sampai ke tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA). Pendapat pengrajin gerabah Gampong Ateuk Jawo rata-rata mencapai Rp: 900.000-1.200.000. sedangkan untuk pengeluaran pengrajin berupa pemenuhan kebutuhan primer/pokok, kebutuhan sekunder dan tersier.Kata Kunci: Prosopography, Pengrajin Gerabah, Gampong Ateuk Jawo.ABSTRACT Appointed by the title "prosopography pottery artisans at the Village Ateuk Jawo Baiturahman District of Banda Aceh, 1993-2016", then is the purpose of this study (1) to know the life of pottery artisans in Gampong Ateuk Jawo Baiturahman District of Banda Aceh, 1993-2016 and ( 2) To determine the level of well-being in the Village Ateuk pottery craftsmen Jawo Baiturrahman District of Banda Aceh, 1993-2016. This study used a qualitative approach and methods used is the historical method. Data collected by observation, documentation and interview. Based on the research results obtained information that (1) pottery in Ateuk Jawo has existed since they first monyang grandmother who inherited. Produsi system pottery craftsman tool Gampong Ateuk this Jawo with the first step taking clay from their fields or purchased, processed into a variety of tools dapaur purposes, then they burn and licinkan be a ready-made tool. Production results they produce in the form of KANOT, beulangong, peune, tanyeun, Bungong pots, jars and others. The distribution system results Gampong Ateuk Jawo pottery made by selling to consumers and agents are already booked in advance. Prices vary depending on the size of the tool earthenware large or small. Only go into pottery in Gampong Ateuk Jawo increasing since 1993-2016. In 1993 the price of one earthenware Rp: 5000 prices continued to climb, up to now have reached USD: 30,000 apiece. The artisans choose to work as a craftsman for living environment, maintaining the tradition of monyang grandmother, lack of jobs and so forth. The number of entrepreneurs earthenware Ateuk Jawo continues to decrease, due to difficulties in obtaining processed materials such as land and heirs descendants of craftsmen are no longer interested in the job because busy with other work. Jawo Ateuk life pottery artisans in terms of average age of 50 and above the craftsmen there was even 80-90 years. The education level of the average craftsman just graduated from Junior High Schools (JSS). Dependents craftsmen average of between 5-6 people is still quite family family inner / core. The level of education of children weaver successfully completed education up to the level of upper secondary education (SLTA). Opinions pottery craftsmen Gampong Jawo Ateuk average reached Rp: 900000-1200000. whereas expenditure in the form of meeting the needs of producers of primary / basic, secondary and tertiary needs. Keywords: Prosopography, Craftsmen Pottery, Gampong Ateuk Jawo.
Perempuan dalam Peradaban Ditinjau dari Perspektif Filsafat Rohana Kuddus *Siti Mukarromah
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 6, No 3 (2021): Agustus, Media Pembelajaran dan Media Local
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rohana Kuddus adalah tokoh penggerak emansipasi perempuan dari Minangkabau, Sumatera Barat. Cita-citanya begitu kuat dalam upaya pemberdayaan perempuan. Dua kekuatan penting dalam melawan kekerasan perempuan menurut Rohana Kuddus yakni melalui pendidikan mencerdaskan pola pikir dan ekonomi perempuan, serta melalui media yang menyebar kesuluruh penjuru. Pemikiran Rohana ini sangat berdampak hingga kehidupan perempuan masa kini, dimana salah satunya perempuan mampu memiliki pendidikan yang lebih tinggi dari laki-laki yang bermanfaat sebagai pengajaran kepada anak-anaknya. Atas dasar tersebut maka tujuan dari penyusunan artikel ini adalah mendeskripsikan lebih luas mengenai pemikiran Rohana Kuddus terhadap pendidikan perempuan masa kini. Metode yang digunakan berupa metode kualitatif yaitu berupa Library Research. Artikel ini berisikan tentang perempuan dalam peradaban ditinjau dari perspektif filsafat Rohana Kuddus. 
PERKEMBANGAN PESANTREN MODERN SHALAHUDDIN AL-MUNAWWARAH DI KECAMATAN BLANGKEJEREN KABUPATEN GAYO LUES, 1994-2017 Budiman . ,
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 4, No 1 (2019): Januari, Kajian Sejarah dan Kebudayaan
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “Perkembangan Pesantren Modern Shalahuddin Al-Munawwarah di Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues, 1994-2017” ini bertujuan untuk: Mengetahui latar belakang berdirinya Pesantren Modern Shalahudin Al-Munawwarah, perkembangan Pesantren Modern Shalahuddin Al-Munawwarah dan faktor apa saja yang mempengaruhi perkembangan Pesantren Modern Shalahuddin Al-Munawwarah. Metode yang digunakan adalah metode sejarah dengan pendekatan kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data mengunakan teknik libral research (studi pustaka) dan fieled research yang mencakup observasi, dokumentasi dan wawancara. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil sebagai berikut: latar belakang lahirnya Pesantren Modern Shalahuddin Al-Munawwarah dipelopori oleh Tgk Idris, setelah melihat kurang ilmu pengtetahuan Agama Islam ditengah-tengah masyarakat sehingga berusaha mendirikan sebuah lembaga pesantren,  perkembangan pesantren modern shalahuddin mengalami perubahan dari sejak berdiri sampai dengan sekarang ini telah memberikan dampak positif terhadap masyarakat yang ada di Gayo Lues terus bertambah sebuah lembaga agama di berbagai kecamatan di kabupaten Gayo Lues, faktor yang mempengaruhi perkembangan pesantren modern Shalahuddin Al-Munawwarah adalah adanya dukungan dari masyarakat setempat dengan memasukan anak-anaknya belajar di Pesantren Modern Shalahuddin Al-Munawwarah dan pemerintahan daerah Kabupaten Gayo Lues sehingga telah berkembang menjadi baik perkembangan ini tentu juga ditunjang oleh keberadaan sarana dan prasarana yang memadai maka proses belajar mengajar berjalan dengan lancar dan mengalami peningkatan baik setiap tahunnya.Kata Kunci: Perkembangan Pesantren.
Efektivitas Model Pembelajaran Structure Dyadic Methods Terhadap Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas XI MA Muhajirin Tugumulyo Rahmad Muarief Rusman*; Yeni Asmara; Isbandiyah Isbandiyah
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.26407

Abstract

Dalam kegiatan penelitian ini membahas tentang efektivitas model pembelajaran Structure Dyadic Methods terhadap Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas XI MA Muhajirin Tugumulyo. Dalam pelaksanaan penelitian ini peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan teknik penelitian menggunakan eksperimen semu. Selanjutnya penulis menggunakan sebuah eksperimen yang dilaksanakan tanpa adanya kelas pembanding. Penelitian dilakukan di MA Muhajirin Tugumulyo dengan Jl. Jend. Sudirman F No.Desa, Trikoyo, Kec. Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan 31662. Hasil penelitian diketahui bahwa analisis pengujian hipotesis diperoleh bahwa thitung = 6,187. Selanjutnya thitung dibandingkan dengan nilai tabel pada daftar distribusi t dengan ttabel = dk = n-1=25-1 = 24, α = 0,05 = 1,711. Dengan demikian thitung (6,187) ttabel (1,711), hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Simpulan dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Structure Dyadic Methods pada mata pelajaran IPS di siswa kelas XIMA Muhajirin Tugumulyo berdasarkan data temuan serta hasil analisis peneliti menunjukan bahwa adanya peningkatan proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Structure Dyadic Methods pada mata pelajaran IPS  di siswa kelas XIMA Muhajirin Tugumulyo.

Page 54 of 178 | Total Record : 1774


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2026): February-April 2026, Saintek, Soial and Humanities Vol. 11 No. 2 (2026): Example Vol 10, No 1 (2025): February 2025, Disaster and Disease in History Vol. 10 No. 4 (2025): October, Social Issues and Education Issues Vol 10, No 3 (2025): Social, Cultural and Historical Studies Vol 10, No 2 (2025): Mei, Virtual reality in teacher education: Innovations, opportunities, and chal Vol 9, No 4 (2024): November, I Special Issue on "Educational design research for human beings learn Vol 9, No 3 (2024): Agustus, Education, Social Issue and History Education. Vol 9, No 2 (2024): Mei, History Learning Media and Social Problems Vol 9, No 1 (2024): Februari, Educational Studies, History of Education and Social Science Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues Vol 8, No 2 (2023): April, Social and Religious Aspect in History, Economic Science and Law Vol 8, No 1 (2023): Januari, Social, Education, Political, Economic and Humanities Vol 7, No 4 (2022): November, Pendidikan Sejarah dan Model Pembelajaran Sosial Vol 7, No 3 (2022): Agustus, Pendidikan dan Pembelajaran Sejarah Vol 7, No 2 (2022): Mei, Pendidikan dan Media Vol 7, No 1 (2022): Februari, Ilmu Sejarah dan Media Pembelajaran Vol 6, No 4 (2021): November, Analisis Sejarah dan Pembalajaran Masa Kini Vol 6, No 3 (2021): Agustus, Media Pembelajaran dan Media Local Vol 6, No 2 (2021): Mei, Ilmu Sosial dan Pembelajaran Vol 6, No 1 (2021): Februari, Penerapan Media dan Pengaruh Pembelajaran Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER, 2020, Budaya, Model dan Media Pembelajaran Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS, 2020, Pendidikan Sejarah dan Media Vol 5, No 1 (2020): Februari, 2020, Social Culture, History of Humanities Vol 5, No 2 (2020): MEI, Kesian dan Antropologi Budaya Vol 4, No 4 (2019): November, Sejarah Islam dan Peradaban serta Pemikiran Filsafat Vol 4, No 3 (2019): Agustus, Penelitian Pengembngan dan Pengembangan Media Vol 4, No 2 (2019): Juni, Budaya dan Sastra Vol 4, No 1 (2019): Januari, Kajian Sejarah dan Kebudayaan Vol 3, No 4 (2018): November, Model dan Pengembangan AlatP raga Sejarah Vol 3, No 3 (2018): Juli, Ide dan Prestasi dalam Pembelajaran Sejarah Vol 3, No 2 (2018): April, Pendidikan dan Kajian Tentang Sejarah Vol 3, No 1 (2018): Januari, Pengaruh Media dan Isu Penting dalam Kajian Sejarah Vol 2, No 4 (2017): Nopember, Sejarah Kota dan Sejarah Pedesaan Vol 2, No 3 (2017): Juli, Pendidikan dan Ide Perubahan Media Vol 2, No 2 (2017): April, Kajian Isu Kebudayaan dan Etnisitas Vol 2, No 1 (2017): Januari, Sejarah Kemanusian dan Hal-hal Perjuangan Budaya Vol 1, No 1 (2016): Oktober, Sejarah, Sosiologi dan Kajian Sosial More Issue