cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
jurnalgreen@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
sumianto@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23, Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indo Green Journal
ISSN : 30252679     EISSN : 30254574     DOI : https://doi.org/10.31004/green
Indo Green Journal is published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. Indo Green Journal is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of scientific and technology (religious sciences, humanities sciences, social science group, natural sciences, formal science, applied sciences). All publications in the Indo Green Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. Indo Green Journal is a national journal with e-ISSN: 3025-4574, and p-ISSN: 3025-2679 is free of charge in the submission process and review process. Indo Green Journal publishes articles periodically four a year, in March, June, September, and December. Indo Green Journal uses Turnitin plagiarism checks, Mendeley for reference management and supported by Crossref (DOI) for identification of scientific paper.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 204 Documents
Analisis Proses Pengambilan Keputusan Pemasaran Digital pada Pelaku UMKM di Papua Jusmawati, Jusmawati; Nurhayati, Siti; Sah, Andrian
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.217

Abstract

This study aims to analyze the digital marketing decision-making process of MSME actors in Papua and identify factors influencing their marketing strategies. A qualitative case study approach was employed, combining semi-structured interviews, participatory observation, and documentation of digital marketing materials. Findings indicate that digital marketing decisions are affected by internal factors such as digital literacy, data analysis capabilities, content creativity, and management capacity, as well as external factors including infrastructure, internet access, consumer characteristics, and logistics. MSMEs that align their digital strategies with internal capacities and external challenges demonstrate higher marketing effectiveness, including improved product visibility, consumer engagement, and sales. Adaptive strategies applied, such as collaboration with local influencers, daily promotion packages, educational content, flash sales, and posting frequency adjustments, reflect the MSMEs’ ability to overcome resource limitations. This study expands the literature on digital marketing and information systems by presenting a contextualized decision-making model for MSMEs in remote areas while providing practical implications for MSME actors, policymakers, and supporting institutions.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Vokal Melalui Permainan Kartu Huruf pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Cahaya Mutiara Kasih Tomohon Tolumbak, Peronika; Dengah, Jenny I.; Rawung, Refien Khouni S.
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.218

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penguasaan huruf vokal pada anak usia 4–5 tahun di TK Cahaya Mutiara Kasih Tomohon. Kondisi ini terjadi akibat penggunaan pendekatan pembelajaran yang kurang bervariasi dan tidak didukung oleh media yang menarik bagi anak. Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan kecakapan anak dalam mengenal huruf vokal melalui penggunaan media kartu huruf berbasis permainan pada sekelompok 10 anak berusia 4–5 tahun. Penelitian dilakukan dengan menerapkan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berpedoman pada model Kurt Lewin, melalui empat rangkaian tahap yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, yang dijalankan dalam dua putaran siklus. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa tingkat ketercapaian kemampuan mengenal huruf vokal melalui aktivitas permainan kartu huruf pada siklus I sebesar 60%, dan angka tersebut melonjak secara bermakna hingga 100% pada siklus II. Peningkatan ini tampak dari kemampuan anak dalam mengenali bentuk visual dan lafal huruf vokal a, i, u, e, o, serta keterampilan mereka menghubungkan lambang huruf dengan gambar yang relevan. Oleh karena itu, dapat ditarik kesimpulan bahwa media permainan kartu huruf efektif digunakan untuk meningkatkan pengenalan huruf vokal pada anak usia 4–5 tahun. Penelitian dinyatakan selesai pada siklus II sebab semua tolok ukur keberhasilan yang telah ditetapkan sebelumnya telah dicapai secara keseluruhan.
Inclusive Navigation: An Inclusive Service Model Based on Adaptive Scheduling and Percentage-Based Curriculum Adaptation Fauzizah, Ulfa; Salahuddin, Salahuddin; Widyasari, Choiriyah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.219

Abstract

Pendidikan inklusif adalah upaya sistematis untuk menyediakan kesempatan belajar yang adil bagi semua siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Namun, pelaksanaannya sering menghadapi tantangan terkait dengan terbatasnya program pembelajaran yang terindividualisasi, waktu belajar yang tidak fleksibel, dan adaptasi kurikulum yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis model layanan inklusif berbasis penjadwalan adaptif dan adaptasi kurikulum berdasarkan persentase di salah satu sekolah dasar swasta di Karanganyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Triangulasi digunakan untuk memastikan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kebutuhan khusus menunjukkan karakteristik yang beragam yang memerlukan layanan pembelajaran yang berbeda, khususnya dalam hal perhatian, komunikasi, dan keterampilan akademik dasar.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Finger Painting Menggunakan Model Pembelajaran Project Based Learning pada Kelompok A di TK Cahaya Mutiara Kasih Tomohon Sinulakon, Yunita H.; Suwaryaningrat, Ni Dewi Eka; Rawung, Refien Khouni S.
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.220

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus anak Kelompok A di TK Cahaya Mutiara Kasih Tomohon. Dari 10 anak, hanya 20% yang memiliki kemampuan motorik halus yang baik, sementara 80% lainnya mengalami kesulitan dalam tugas-tugas dasar seperti memegang pensil, menyusun balok, dan menggunting. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan finger painting dengan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 10 anak kelompok A yang berusia 4-5 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Pada siklus I, persentase ketuntasan mencapai 60% (6 anak kategori Berkembang Sesuai Harapan), sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 100% (2 anak BSH dan 8 anak Berkembang Sangat Baik), sehingga melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu 85%. Simpulan penelitian ini adalah bahwa kegiatan finger painting dengan model PjBL terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini.
Integrasi Nilai Toleransi, Gotong Royong, dan Anti-Korupsi dalam Pendidikan Kewarganegaraan untuk Memperkuat Ketahanan Industri pada Era Society 5.0 Irfandi, Irfandi
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.221

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya kajian yang mengaitkan pendidikan karakter dalam Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dengan ketahanan industri pada era Society 5.0. Selama ini, PKn lebih menitikberatkan pada aspek normatif dan pembentukan karakter dalam konteks sosial-politik, sementara relevansinya dengan kebutuhan industri modern yang menuntut sumber daya manusia berintegritas, kolaboratif, dan adaptif masih belum banyak dikaji secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi dan menganalisis integrasi nilai toleransi, gotong royong, dan anti-korupsi dalam PKn sebagai fondasi penguatan ketahanan industri. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan melalui penelusuran berbagai sumber ilmiah, kebijakan, dan dokumen relevan yang dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai toleransi berperan dalam membangun lingkungan kerja inklusif dan kolaboratif, gotong royong memperkuat budaya kerja kolektif dan adaptif, serta nilai anti-korupsi menjadi dasar tata kelola yang transparan dan berintegritas. Integrasi ketiga nilai tersebut dalam pembelajaran PKn secara sistematis dan kontekstual terbukti mampu mendukung pembentukan karakter sumber daya manusia yang responsif terhadap dinamika industri modern. Dengan demikian, PKn memiliki peran strategis dalam menjembatani pendidikan karakter dengan kebutuhan dunia industri berbasis teknologi.
Pengaruh Metode Pembelajaran Student Teams Acievement Division Berbasis Aplikasi Wordwall Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Kelas XI SMA Negeri 5 Kota Jambi Rahmah, Aulia Nur; Maulia, Siti Tiara; Melisa, Melisa
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) berbasis aplikasi Wordwall terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas XI SMA Negeri 5 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 5 Kota Jambi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kelas XI Fase F-5 sebagai kelas eksperimen dan XI Fase F-6 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan metode pembelajaran STAD berbasis aplikasi Wordwall terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Hal ini dibuktikan dari hasil uji Mann Whitney diperoleh nilai signifikansi < 0,05 sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Penggunaan metode pembelajaran STAD berbasis aplikasi Wordwall mampu meningkatkan keaktifan, kerja sama, dan motivasi belajar siswa sehingga berdampak pada peningkatan hasil belajar.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Pada Siswa Kelas IV Di SD GMIM V Tomohon Wongkar, Jesika B.; Tuerah, Roos M. S.; Sumilat, Margaretha O.
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.223

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS dengan materi tentang kenampakan alam dan lingkungan pada kelas IV di SD GMIM V TOMOHON melalui model Problem Based Learning (PBL). Metode penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menurut Kemmis dan Mc. Taggrat dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu : Perencanaan, Pelaksanaan/Tindakan, Observasi, dan Refleksi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi dan tes. Teknis analasis data menggunakan rumus ketuntasan belajar. Pada siklus I memperoleh 46,67% dan presentase ketuntasan belajar siswa yaitu 68% dengan kriteria belum tuntas dan meningkat pada siklus II dengan nilai rata-rata siswa menjadi 87,33% dan presentase ketuntasan belajar mencapai 100% dengan kriteria tuntas.
Analisis Penggunaan Modul Elektronik dan Buku Fisik Pada Mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif Syakir, Alwi; Solihin, Nazar; Munawar, Wahid
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.224

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah memberikan dampak besar terhadap transformasi media pembelajaran di perguruan tinggi, termasuk dalam bidang Pendidikan Teknik Otomotif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan modul elektronik (e-modul) dan buku fisik pada mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif, serta menganalisis pengaruh kedua media tersebut terhadap efektivitas pembelajaran dan kecenderungan preferensi mahasiswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain komparatif dan korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 40 mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif, Universitas Pendidikan Indonesia, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert empat tingkat, kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif dan uji statistik menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-modul lebih mendominasi dibandingkan buku fisik, dengan persentase kategori tinggi sebesar 52%, sedangkan buku fisik berada pada kategori sedang sebesar 46%. Sebanyak 92,5% responden menyatakan bahwa e-modul mempermudah akses belajar tanpa harus membawa banyak buku cetak. Namun, buku fisik tetap dinilai efektif oleh 70% responden, terutama dalam membantu pemahaman materi teori otomotif yang kompleks serta menjaga fokus belajar. Secara umum, e-modul dinilai lebih unggul dalam meningkatkan efektivitas dan minat belajar mahasiswa karena didukung oleh fitur interaktif yang menarik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan media digital sangat sesuai dengan karakteristik mahasiswa generasi Z, meskipun kelebihan buku fisik dalam mendukung pendalaman materi teori tetap perlu dipertimbangkan dalam pengembangan media pembelajaran.
Artificial Intelligence dalam Pembelajaran PAI: Analisis Pedagogis dan Maqasid Al-Syariah di Perguruan Tinggi Mubadillah, Rosita; Ma’ruf, Annas; Fauziyati, Wiwin Rif’atul
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.225

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). AI menawarkan berbagai peluang inovasi pedagogis, seperti personalisasi pembelajaran, penyediaan materi adaptif, serta peran sebagai learning assistant yang mendukung proses belajar mengajar. Namun, pemanfaatan AI dalam pembelajaran PAI tidak hanya menghadirkan peluang, tetapi juga memunculkan tantangan etis, pedagogis, dan teologis yang perlu dikaji secara kritis. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan AI dalam pembelajaran PAI dari perspektif inovasi pedagogis serta menelaah tantangannya berdasarkan kerangka maqasid al-syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis konseptual terhadap literatur terkait AI, pedagogi PAI, dan maqasid al-syariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI dapat berkontribusi positif dalam meningkatkan efektivitas dan fleksibilitas pembelajaran PAI apabila digunakan secara proporsional dan terarah. Namun demikian, penggunaan AI juga berpotensi menimbulkan persoalan terkait perlindungan akal (hifz al-‘aql), otoritas keilmuan agama (hifz al-din), serta pembentukan akhlak peserta didik. Oleh karena itu, pendekatan maqasid al-syariah menjadi landasan penting dalam merumuskan prinsip etis dan pedagogis penggunaan AI agar selaras dengan tujuan pendidikan Islam dan kemaslahatan umat.
Manajemen Layanan Bimbingan Konseling di SMP Madani Makassar Nurhidayah, Nurhidayah; Anggrian, Riki; Pertiwi, Yuliani; Hadryanti, Hadryanti
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen bimbingan dan konseling (BK) di SMP Madani Makassar berdasarkan aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, ketenagaan, serta sarana dan prasarana pendukung layanan BK. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru BK SMP Madani Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen BK di SMP Madani Makassar belum berjalan secara optimal. Pada aspek perencanaan, guru BK melakukan asesmen kebutuhan peserta didik melalui angket dan pemetaan masalah, namun belum ditindaklanjuti dengan penyusunan dokumen program. Pada tahap pelaksanaan, layanan BK masih didominasi oleh layanan responsif, sedangkan layanan dasar belum terlaksana secara maksimal karena tidak adanya jadwal rutin dan alokasi jam masuk kelas. Layanan perencanaan individual dan peminatan juga belum dilaksanakan. Meskipun demikian, aspek evaluasi dan tindak lanjut telah dilakukan melalui evaluasi proses, evaluasi hasil, serta penyusunan laporan tindak lanjut layanan. Dari aspek ketenagaan, rasio guru BK dan jumlah peserta didik telah sesuai dengan ketentuan, namun kolaborasi antar personel sekolah dalam pelaksanaan layanan BK masih belum optimal. Selain itu, keterbatasan sarana dan prasarana, seperti belum tersedianya ruang konseling individu, ruang kelompok, serta instrumen pendukung layanan BK, turut menjadi kendala dalam pelaksanaan layanan secara maksimal. Secara keseluruhan, pelaksanaan bimbingan dan konseling di SMP Madani Makassar telah terlaksana dengan cukup baik, namun masih perlu dilakukan perbaikan dalam hal penyusunan program tahunan sampai harian, pengoptimalan layanan perencanaan dan peminatan individu serta komponen layanan lainnya guna memaksimalkan peran bimbingan dan konseling sebagai bagian dari pendidikan dalam rangka mengoptimalkan perkembangan peserta didik.