cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
jurnalgreen@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
sumianto@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23, Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indo Green Journal
ISSN : 30252679     EISSN : 30254574     DOI : https://doi.org/10.31004/green
Indo Green Journal is published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. Indo Green Journal is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of scientific and technology (religious sciences, humanities sciences, social science group, natural sciences, formal science, applied sciences). All publications in the Indo Green Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. Indo Green Journal is a national journal with e-ISSN: 3025-4574, and p-ISSN: 3025-2679 is free of charge in the submission process and review process. Indo Green Journal publishes articles periodically four a year, in March, June, September, and December. Indo Green Journal uses Turnitin plagiarism checks, Mendeley for reference management and supported by Crossref (DOI) for identification of scientific paper.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 433 Documents
Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Proses Data to Information untuk Mendukung Pengambilan Keputusan di Fasilitas Kesehatan: Systematic Literature Review Nanda Argaswari Yurez; Evi Desiana; Dwi Septi Andria; M Tsaqif Hendana; Budi Hartono
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.439

Abstract

Transformasi digital di sektor kesehatan menghasilkan volume data yang sangat besar, namun belum seluruhnya mampu diolah menjadi informasi yang bermakna bagi pengambilan keputusan. Artificial Intelligence (AI), khususnya Machine Learning (ML), dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung proses Data to Information (DTI) di fasilitas kesehatan melalui pembersihan data, analisis prediktif, deteksi pola, dan penyediaan informasi berbasis bukti. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran, manfaat, hambatan, kelemahan, serta strategi optimalisasi pemanfaatan AI dalam proses DTI untuk mendukung pengambilan keputusan di fasilitas kesehatan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan pendekatan naratif terhadap 10 artikel ilmiah terbitan tahun 2017–2025 yang diperoleh dari database PubMed, PubMed Central, SpringerLink, SINTA, JMIR Medical Informatics, dan Frontiers in Artificial Intelligence. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI berperan penting dalam meningkatkan kualitas data, memprediksi kebutuhan klinis dan manajerial, serta mendukung evidence-based decision making di fasilitas kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan primer. Namun, implementasi AI juga memiliki kelemahan, antara lain ketergantungan pada kualitas data, risiko bias algoritma, rendahnya interpretabilitas model, potensi ketergantungan berlebihan terhadap teknologi, serta risiko privasi dan keamanan data pasien. Oleh karena itu, pemanfaatan AI perlu disertai strategi antisipatif berupa penguatan tata kelola data, interoperabilitas sistem, validasi model, penerapan human in the loop, peningkatan literasi digital SDM, serta regulasi internal terkait etik dan keamanan data. Kesimpulannya, AI dapat menjadi instrumen strategis dalam proses DTI apabila diterapkan secara bertahap, kontekstual, aman, dan akuntabel.
Etika Bermedia Sosial Menurut Islam: Analisis Akhlak Mahmudah dan Mazmumah pada Penggunaan Tiktok dan Instagram Amri Amri; Dian Izati Nabila; Febri Afriyanti; Nur Mazwin; Azaaro Nadzifah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.443

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah menjadikan media sosial sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat modern. TikTok dan Instagram merupakan platform media sosial yang banyak digunakan untuk berkomunikasi, berbagi informasi, serta mengekspresikan diri. Namun, kemudahan penggunaan media sosial juga menimbulkan berbagai permasalahan etika, seperti penyebaran hoaks, ghibah, fitnah, ujaran kebencian, dan perilaku negatif lainnya yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) atau penelusuran terhadap konsep yang terdapat dalam Online Journal System yang memiliki legalitas ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika bermedia sosial dalam Islam berlandaskan pada nilai-nilai akhlak yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis, seperti kejujuran, amanah, tanggung jawab, kesantunan, serta penghormatan terhadap hak dan kehormatan orang lain. Implementasi akhlak mahmudah dalam penggunaan TikTok dan Instagram dapat diwujudkan melalui penyebaran informasi yang benar, pembuatan konten yang edukatif dan bermanfaat, menjaga privasi orang lain, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah. Sebaliknya, akhlak mazmumah yang sering ditemukan dalam penggunaan media sosial meliputi hoaks, ghibah, fitnah, ujaran kebencian, cyberbullying, riya’, hasad, dan namimah yang dapat merusak hubungan sosial serta bertentangan dengan ajaran Islam. Oleh karena itu, penerapan etika Islam dalam bermedia sosial sangat penting untuk menciptakan lingkungan digital yang sehat, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.
Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Siklus Menstruasi pada Siswi SMP Negeri 2 Mamboro Dorce Tipa Wandal; Rani Safitri
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.444

Abstract

Riset ini mengkaji tentang tingkat kecemasan dan rentang menstruasi pada remaja putri. Kehdidupan menginjak remaja merupakan masa yang ditandai dengan berbagai perubahan biologis, psikologis, dan emosional. Pada remaja perempuan, menstruasi menjadi salah satu indikator berfungsinya sistem reproduksi. Namun, pada fase ini masih sering ditemukan berbagai gangguan siklus menstruasi. Salah satu faktor yang diduga berkontribusi terhadap kondisi tersebut adalah kecemasan. Keadaan cemas dapat meningkatkan produksi hormon stres yang berpotensi mengganggu keseimbangan hormon reproduksi sehingga memengaruhi keteraturan siklus menstruasi. Berdasarkan hasil pengamatan awal di SMP Negeri 2 Mamboro, ditemukan beberapa siswi yang mengalami ketidakteraturan siklus menstruasi yang diduga berkaitan dengan kecemasan akibat beban akademik, tuntutan sekolah, dan masalah pribadi. Hasil penelitian menghasilkan temuan remaja putri dengan tingkat kecemasan sedang lebih banyak mengalami gangguan siklus menstruasi dibandingkan mereka yang memiliki tingkat kecemasan ringan. Analisis menggunakan uji Spearman Rank menghasilkan nilai p = 0,003 dan koefisien korelasi r = 0,384, yang mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dan siklus menstruasi. Oleh sebab itu peningkatan tingkat kecemasan cenderung diikuti oleh meningkatnya risiko terjadinya gangguan siklus menstruasi pada remaja putri.
Transformasi Fisik Penambahan Bangunan Permukiman di Gampong Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara Rehan Malika; Rinaldi Mirsa; Hendra Hendra
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.451

Abstract

Permukiman merupakan kawasan hunian yang terus berkembang akibat pertumbuhan penduduk dan kebutuhan ruang. Gampong Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara, mengalami transformasi fisik yang ditandai dengan penambahan bangunan dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi fisik penambahan bangunan permukiman di Gampong Tambon Baroh selama periode 1982–2026. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan spasial. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan analisis peta yang dibagi ke dalam enam periode perkembangan. Analisis dilakukan untuk mengetahui pola pertumbuhan bangunan dan faktor-faktor yang memengaruhi transformasi permukiman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bangunan terjadi secara bertahap dan terus meningkat pada setiap periode. Perkembangan permukiman awalnya terkonsentrasi di sepanjang jalan utama, kemudian meluas mengikuti jaringan jalan lingkungan. Pertumbuhan penduduk, kebutuhan ruang hunian, dan aktivitas ekonomi menjadi faktor utama yang mendorong transformasi fisik. Dampak yang ditimbulkan meliputi meningkatnya kepadatan bangunan, berkurangnya ruang terbuka, dan perubahan karakter fisik kawasan permukiman.
Pengaruh Media Augmented Reality terhadap Kemampuan Listening Awal Bahasa Inggris pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK AN Namiroh 1, Pekanbaru Nabila Rasya; Yeni Solfiah; Defni Satria
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Augmented Reality (AR) terhadap kemampuan Listening awal bahasa Inggris anak usia 5-6 tahun di TK An-Namiroh 1 Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode True Experimental Design melalui desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 52 anak yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing sebanyak 26 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan kebijakan pihak sekolah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, sedangkan analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, Independent Samples T-Test, dan N-Gain dengan bantuan SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan Listening awal bahasa Inggris anak sebelum perlakuan berada pada kategori Mulai Berkembang (MB). Setelah diberikan perlakuan menggunakan media AR, kemampuan Listening anak pada kelas eksperimen meningkat signifikan hingga mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai N-Gain sebesar 63,86% dengan kategori cukup efektif. Dengan demikian, media Augmented Reality berpengaruh signifikan terhadap kemampuan Listening awal bahasa Inggris anak usia dini.
Pengaruh Edukasi Kepada Kader Posyandu terhadap Capaian K1 di Desa Kedungringin Puskesmas Kedungrejo Banyuwangi Suryatin Suryatin; Widia Shofa Ilmiah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.465

Abstract

Kunjungan pertama ibu hamil (K1) merupakan bagian penting dari pelayanan antenatal care (ANC) karena dapat membantu mendeteksi lebih awal adanya risiko kehamilan serta memantau kondisi kesehatan ibu dan janin. Rendahnya cakupan K1 di Desa Kedungringin menunjukkan bahwa masih diperlukan upaya untuk meningkatkan pemanfaatan layanan kesehatan oleh ibu hamil. Salah satu cara yang mudah dilakukan dengan memebri wawasan atau ilmu kepada kader posyandu yang berperan sebagai penghubung antara tenaga kesehatan dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kepada kader posyandu terhadap capaian K1 di Desa Kedungringin wilayah kerja Puskesmas Kedungrejo Banyuwangi. Studi ini dilaksanakan dengan model kuantitatif dengan desain pre-experimental dan melibatkan 38 kader posyandu sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian K1 meningkat dari 63,2% menjadi 89,5% setelah edukasi diberikan. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai p-value 0,001 (p<0,05), menyatakan yaitu kader posyandu efektif dalam meningkatkan capaian K1 melalui peningkatan pengetahuan, komunikasi, dan pendampingan kepada ibu hamil.
Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMAN 1 Solor Selatan Anastasia Tapololon Tukan; Widia Shofa Ilmiah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.467

Abstract

Anemia remains a common health issue among adolescent girls and continues to pose a significant challenge, especially in developing nations. Various factors have been linked to the development of anemia, one of which is nutritional status. This study was conducted to investigate whether nutritional status is associated with anemia among female adolescents enrolled at SMAN 1 South Solor. The research applied a quantitative approach using a descriptive-correlational design with a cross-sectional framework. Eighty-six female students were recruited through purposive sampling.Assessment of nutritional status was carried out using anthropometric measurements, including body weight and height, while hemoglobin concentrations were determined using a hemoglobin analyzer. The relationship between the variables was examined using Fisher’s Exact Test. The results indicated that nearly all participants were classified as having normal nutritional status (97.7%), and most of them did not suffer from anemia (59.3%). Statistical testing produced a p-value of 0.0512, which exceeded the significance level of 0.05, suggesting that no significant association existed between nutritional status and anemia among the study participants. These findings imply that nutritional status alone may not be a determining factor for anemia in adolescent girls. Other contributing factors, such as iron consumption, dietary practices, and menstrual-related conditions, may have a greater influence on the occurrence of anemia in this population.
Analisis Faktor Kejadian Kawin Berulang pada Sapi Perah di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang Ma'ruf Ma'ruf; Aqil Adyatama
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.469

Abstract

Kontribusi sapi perah di Indonesia sangat besar dalam memenuhi kebutuhan konsumsi susu masyarakat. Kecamatan Ngablak menjadi pusat peternakan sapi perah terbesar di Kabupaten Magelang, dengan populasi 582 ekor sapi. Perkawinan berulang merupakan masalah reproduksi yang umum terjadi pada peternakan sapi perah di Kecamatan Ngablak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi perkawinan berulang dan meneliti variabel-variabel yang mendasarinya pada sapi perah di kalangan peternak kecil di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Penelitian ini dilaksanakan dari Januari hingga Februari 2026 dengan metodologi survei menggunakan kuesioner langsung yang diberikan kepada peternak. Ukuran sampel dihitung menggunakan prosedur dengan prevalensi 30%, margin kesalahan 5%, dan tingkat kepercayaan 95%, menghasilkan 336 ekor sapi perah. Variabel yang dianalisis meliputi pemberian hijauan dan konsentrat, pengamatan estrus, pelaporan inseminasi buatan, dan nilai skor kondisi tubuh ternak. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan uji Chi-Square (X²) dengan perangkat lunak SPSS 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian perkawinan berulang pada tingkat peternak adalah 38,39%. Faktor penyebab utama terjadinya perkawinan berulang meliputi ketersediaan padang penggembalaan, ketersediaan konsentrat, skor kondisi tubuh (BCS), pengamatan estrus, dan pelaporan inseminasi buatan (AI) kepada inseminator (P=0,00S). Studi ini menyimpulkan bahwa faktor penyebab terjadinya perkawinan berulang pada sapi perah di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, merupakan kontributor penting terhadap terjadinya peristiwa tersebut.
Korelasi BCS dengan Tampilan Berahi Sapi Perah pada Peternak Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang Mohammad Syaifudin; Aqil Adyatama; Nain Ufidiyati
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.470

Abstract

Penelitian ini mengkaji Skor Kondisi Tubuh (BCS) dan tampilan estrus sapi perah peternak kecil di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Setidaknya 45 ekor sapi perah Friesian Holstein (PFH) penghasil anak digunakan dalam penelitian ini. Survei kami bersifat observasional dengan pengambilan sampel yang disengaja. BCS (1-5), umur (3-5), dan bulan laktasi (1-6) diukur. Analisis data menggunakan regresi linier dasar SPSS 26.0 dan korelasi Pearson. Penelitian ini akan mengkaji hubungan antara kondisi tubuh sapi perah dan intensitas estrus pada peternak kecil. Penelitian ini menemukan koefisien korelasi dan persamaan regresi sedang antara BCS dengan kondisi vulva, perilaku estrus, intensitas lendir serviks, dan ereksi uterus (0,531 dan Y = 1,389 + 0,958 X). BCS memiliki hubungan sedang dengan kinerja estrus karena asupan nutrisi lebih berpengaruh daripada BCS, menurut penelitian. Pakan yang memenuhi kebutuhan nutrisi mengoptimalkan kinerja hormon reproduksi dan memengaruhi estrus sapi perah.
Analisis Produktivitas Usaha Ayam Petelur Berbasis Meta-Analisis Studi Kasus Ayam Petelur di Desa Bondowoso Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang Khamid Abdillah; Raditya Nandhirabrata; Aqil Adyatama
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas usaha ayam petelur berbasis meta-analisis dengan studi kasus pada peternakan ayam petelur di Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai Februari menggunakan metode survei dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive random sampling terhadap 35 peternak yang tergabung dalam KTT Layer Farm Dowasan dengan total populasi ayam petelur fase layer sebanyak 2.750 ekor. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan indikator produktivitas meliputi produksi telur, konsumsi pakan, Hen Day Production (HDP), Feed Conversion Ratio (FCR), dan pendapatan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ayam petelur di KTT Layer Farm Dowasan memiliki produktivitas yang baik dengan produksi telur rata-rata sebesar 2.300 butir/hari atau 69.000 butir/bulan. Nilai Hen Day Production (HDP) mencapai 83,63%, menunjukkan bahwa ayam mampu menghasilkan telur secara optimal. Konsumsi pakan rata-rata sebesar 115 gram/ekor/hari dengan nilai Feed Conversion Ratio (FCR) sebesar 2,37 yang menunjukkan penggunaan pakan cukup efisien. Analisis ekonomi menunjukkan penerimaan usaha sebesar Rp112.056.000/bulan dengan keuntungan sebesar Rp21.056.000/bulan. Faktor utama yang memengaruhi produktivitas ayam petelur adalah kualitas pakan, manajemen pemberian pakan, kebersihan kandang, dan pengendalian penyakit. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa usaha ayam petelur di Desa Bondowoso memiliki tingkat produktivitas dan efisiensi usaha yang baik serta berpotensi untuk dikembangkan melalui peningkatan manajemen pemeliharaan dan optimalisasi penggunaan faktor produksi