cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
jurnalgreen@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
sumianto@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23, Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indo Green Journal
ISSN : 30252679     EISSN : 30254574     DOI : https://doi.org/10.31004/green
Indo Green Journal is published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. Indo Green Journal is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of scientific and technology (religious sciences, humanities sciences, social science group, natural sciences, formal science, applied sciences). All publications in the Indo Green Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. Indo Green Journal is a national journal with e-ISSN: 3025-4574, and p-ISSN: 3025-2679 is free of charge in the submission process and review process. Indo Green Journal publishes articles periodically four a year, in March, June, September, and December. Indo Green Journal uses Turnitin plagiarism checks, Mendeley for reference management and supported by Crossref (DOI) for identification of scientific paper.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 433 Documents
Paradigma Keimigrasian dari State Security menuju Human Security dalam Pencegahan PMI Nonprosedural Jeane Christine; Savira Fitriasari
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.322

Abstract

Penelitian ini membahas optimalisasi pendekatan human security dalam pencegahan pekerja migran Indonesia nonprosedural dalam perspektif keimigrasian. Permasalahan penelitian berfokus pada bagaimana kebijakan dan praktik keimigrasian Indonesia dalam mencegah keberangkatan pekerja migran nonprosedural masih didominasi pendekatan state security yang berorientasi pada pengawasan dan kontrol administratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan keimigrasian terhadap pencegahan pekerja migran nonprosedural serta mengkaji urgensi pendekatan human security dalam perlindungan hak asasi manusia terhadap pekerja migran Indonesia. Penelitian menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif melalui studi peraturan perundang-undangan, studi kepustakaan, serta analisis terhadap praktik keimigrasian dalam pencegahan pekerja migran nonprosedural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pencegahan PMI nonprosedural masih menempatkan pekerja migran sebagai objek pengawasan negara melalui pemeriksaan dokumen, profiling, wawancara, dan penundaan keberangkatan. Di sisi lain, pekerja migran nonprosedural merupakan kelompok rentan yang berpotensi mengalami eksploitasi, perdagangan orang, dan pelanggaran hak asasi manusia. Oleh karena itu, pendekatan human security perlu dioptimalkan dalam praktik keimigrasian melalui penguatan perlindungan hak asasi manusia, asesmen kerentanan, edukasi migrasi aman, dan pengawasan preventif yang lebih humanis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan human security dapat memperkuat fungsi keimigrasian tidak hanya sebagai instrumen keamanan negara, tetapi juga sebagai instrumen perlindungan manusia.
Efektivitas Media Digital Pop-Up Book terhadap Minat Belajar Siswa di Tengah Keterbatasan Fasilitas Pendidikan pada Pembelajaran Biologi: Literatur Review Kezia Sharon Miracle Selly; Maharani Maharani; D Sarkity
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.354

Abstract

Rendahnya ketertarikan siswa dalam mempelajari Biologi kerap dipicu oleh karakteristik materi yang terlalu abstrak, tingginya ketergantungan pada media cetak yang statis, serta ketimpangan fasilitas laboratorium antar-satuan pendidikan. Berdasarkan dari persoalan tersebut, kajian ini diinisiasi dengan tujuan untuk menguji sejauh mana efektivitas penggunaan Digital Pop-Up Book dalam memantik minat belajar siswa, sekaligus memetakan perannya sebagai solusi taktis di tengah keterbatasan sarana prasarana sekolah. Kajian ini mengadopsi metode studi kepustakaan (Literature Review) melalui teknik analisis isi secara kualitatif terhadap sepuluh artikel ilmiah terpilih yang dihimpun dari basis data Google Scholar, Sinta, ScienceDirect. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa intervensi media virtual tiga dimensi ini secara konsisten mampu mendongkrak fokus perhatian dan partisipasi klasikal peserta didik hingga menembus angka 85%. Kombinasi efek kejutan visual serta penerapan konsep micro-learning di dalam buku digital ini terbukti ampuh mereduksi kelelahan mental akademis sekaligus meluruskan berbagai miskonsepsi struktural pada topik-topik yang rumit. Lebih jauh lagi, kendala minimnya kepemilikan gawai pribadi maupun ketiadaan ruang laboratorium fisik dapat disiasati secara efisien melalui strategi pembelajaran klasikal berbantuan satu unit laptop dan proyektor. Ringkasnya, Digital Pop-Up Book terbukti efektif memperkuat minat belajar siswa dan mampu bertindak sebagai jembatan instruksional yang memangkas kesenjangan mutu fasilitas antarsekolah. Guru diharapkan mulai berani mengonversi bahan ajar cetak menjadi format digital interaktif secara mandiri, sedangkan pihak manajemen sekolah disarankan untuk merekonstruksi anggaran cetak modul tahunan demi pengadaan perangkat proyeksi digital dasar di kelas.
Model Pengelolaan Kelas dalam Kurikulum Merdeka di SMPN 19 Surabaya Indah Nur Fitriani; Muhammad Fariq Faza; Novi Maulana Sofa; Fathur Rohman
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.373

Abstract

Pengelolaan kelas merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran di sekolah, terutama pada era Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berpusat pada siswa (Student Centered Learning). Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pengelolaan kelas di SMPN 19 Surabaya dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan berupa observasi terhadap proses pembelajaran dan pengelolaan kelas yang dilakukan guru. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pengelolaan kelas di SMPN 19 Surabaya dilakukan dengan memperhatikan karakteristik, kemampuan, dan kebutuhan belajar siswa. Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa agar aktif dalam diskusi, kerja kelompok, presentasi, serta Kegiatan pembelajaran lainnya. Selain itu, penggunaan media pembelajaran yang variatif dan sistem penilaian yang menekankan pada proses belajar mampu meningkatkan partisipasi belajar serta kemampuan berpikir kritis siswa. Penerapan pengelolaan keas yang efektif menjadikan suasana belajar lebih interaktif, kondusif, dan mendukung pengembangan kompetensi siswa sesuai dengan tujuan Kurikulum Merdeka.
Pengaruh Literasi Keuangan Digital dan Kepercayaan terhadap Keberlanjutan Usaha Mikro di Perdesaan Ulil Absor Arif Anwar; Muh. Mutaqin
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.384

Abstract

Keberlanjutan usaha mikro di wilayah perdesaan menghadapi tantangan struktural yang kompleks di tengah akselerasi transformasi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran literasi keuangan digital dan kepercayaan (trust) dalam memperkokoh keberlanjutan usaha mikro rural, khususnya pada aspek efisiensi operasional dan resiliensi ekonomi. Pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh pelaku usaha mikro di Desa Sumanding, Kecapi, dan Kepok, Kabupaten Jepara, yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan secara induktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa literasi keuangan digital berkontribusi signifikan dalam mengoptimalkan manajemen arus kas sekaligus meminimalisir human error. Kepercayaan terhadap platform digital dan integritas pelaku usaha terbukti menjadi fondasi psikologis yang mempercepat adopsi teknologi finansial di kalangan masyarakat rural yang cenderung skeptis. Lebih lanjut, sinergi antara kecakapan teknis dan modal sosial berupa kepercayaan mampu meningkatkan efisiensi biaya logistik serta memperkuat loyalitas konsumen sebagai pilar utama keberlanjutan usaha jangka panjang. Penelitian ini merekomendasikan pendampingan digital berbasis komunitas sebagai strategi efektif dalam membangun dan memelihara kepercayaan masyarakat perdesaan terhadap inovasi keuangan modern.
Hubungan antara Kelancaran Membaca dan Self-assessment dalam Pembelajaran Extensive Reading pada Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang Rahmadani Rahmadani; Merri Silvia Basri; Dini Budiani
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kelancaran membaca dan Self-assessment dalam pembelajaran Extensive Reading (Tadoku) pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Riau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 30 mahasiswa angkatan 2024. Data kelancaran membaca dikumpulkan melalui tes membaca lisan yang mencakup indikator akurasi dekoding dan kecepatan membaca, sedangkan data Self-assessment diperoleh melalui kuesioner berskala Likert yang telah divalidasi (21 butir, Cronbach’s Alpha = 0,854). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan: (1) tingkat kelancaran membaca mahasiswa berada pada kategori sedang; (2) nilai Self-assessment mahasiswa berada pada kategori tinggi; dan (3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kelancaran membaca dan Self-assessment dengan koefisien korelasi ρ = 0,468 (p = 0,009), yang termasuk dalam kategori hubungan sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa dengan Self-assessment lebih baik cenderung memiliki kelancaran membaca yang lebih tinggi. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengajar untuk mengintegrasikan Self-assessment secara lebih terstruktur dalam pembelajaran Tadoku.
Pengaruh Aplikasi Lamenhu (Lancar Mengenal Huruf) untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia 4-5 Tahun Nurhalimah Nurhalimah; Daviq Chairilsyah; Devi Risma
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia 4-5 Tahun sebelum dan sesudah diberikan perlakuan Aplikasi Lamenhu di TK Amanah Pekanbaru. Jenis penelitian ini eksperimen kuantitatif dengan desain rancangan penelitian model pre eksperimen one group pretest posttest design. Populasi penelitian adalah 19 anak usia 4-5 tahun di TK Amanah Pekanbaru, sampel yang digunakan adalah anak kelas A dengan keseluruhan populasi. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa kemampuan mengenal huruf anak sebelum perlakuan dengan persentase 48,16% kemudian diberikan perlakuan meningkat dengan persentase 77,37%. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui observasi yaitu dilakukan secara langsung oleh peneliti. Analisis data menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun dilihat dari skor perolehan rata-rata sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis data diperoleh thitung 23,167 lebih besar ttabel 1,734 dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Aplikasi Lamenhu berpengaruh terhadap kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun di TK Amanah Pekanbaru. Dapat disimpulkan dalam penelitian ini terdapat pengaruh Aplikasi Lamenhu sebelum dan sesudah terhadap kemampuan mengenal huruf anak usia 5-6 tahun di TK Amanah Pekanbaru tersignifikan.
Pengaruh Teknik Ecoprint Berbahan Alam terhadap Kemampuan Motorik Halus Usia 4-5 Tahun di TK. LAB FKIP UNRI Pekanbaru Ghea Aqila Fatika; Rita Kurnia; Ilga Maria
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik ecoprint berbahan alam terhadap kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun di TK Lab FKIP UNRI Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 16 anak yang dipilih menggunakan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi berdasarkan enam indikator kemampuan motorik halus, yaitu menggambar garis vertikal atau horizontal, menyalin bentuk, mengoordinasikan mata dan tangan, melakukan gerakan manipulatif, mengekspresikan diri melalui karya seni, serta mengendalikan gerakan tangan menggunakan otot-otot halus. Perlakuan diberikan melalui kegiatan ecoprint berbahan alam selama empat kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak sebelum perlakuan memperoleh persentase rata-rata sebesar 38,80% dengan kategori Mulai Berkembang (MB), sedangkan setelah perlakuan meningkat menjadi 78,13% dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai t hitung = 21,117 > t tabel = 2,131 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa teknik ecoprint berbahan alam berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun.
Hubungan Literasi Lingkungan dengan Karakter Peduli Lingkungan Anak Usia 5-6 Tahun di TK Angkasa Pekanbaru Atikah Haura; Daviq Chairilsyah; Ria Novianti
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.427

Abstract

Pendidikan lingkungan penting ditanamkan sejak usia dini untuk membentuk pengetahuan, sikap, dan perilaku anak terhadap lingkungan. Literasi lingkungan membantu anak memahami, menjaga, dan melestarikan lingkungan, sedangkan karakter peduli lingkungan perlu dikembangkan sejak dini agar menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan literasi lingkungan dengan karakter peduli lingkungan anak usia 5–6 tahun di TK Angkasa Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan sampel sebanyak 30 anak yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes untuk mengukur literasi lingkungan dan observasi untuk mengukur karakter peduli lingkungan. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Pearson Product Moment menggunakan SPSS ver 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi lingkungan berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dengan persentase 63,75%, sedangkan karakter peduli lingkungan berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dengan persentase 55,00%. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,767 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, yang menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara literasi lingkungan dan karakter peduli lingkungan anak usia 5–6 tahun di TK Angkasa Pekanbaru. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi literasi lingkungan yang dimiliki anak, maka semakin tinggi pula karakter peduli lingkungan yang ditunjukkan.
Pengaruh Matematika KIT terhadap Kemampuan Mengenal Pola Pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK IT Al Fikri Pekanbaru Anistya Melyana; Yeni Solfiah; Novidawati Tambunan
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.429

Abstract

Kemampuan mengenal pola merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan matematika awal anak usia dini karena berperan dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, memahami keteraturan, serta menjadi dasar dalam mempelajari konsep matematika yang lebih kompleks. Namun, hasil observasi di TKIT Al Fikri Pekanbaru menunjukkan bahwa kemampuan mengenal pola anak usia 5-6 tahun masih belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mengenal pola anak sebelum dan sesudah penggunaan Matematika Kit serta mengetahui pengaruh Matematika Kit terhadap kemampuan mengenal pola anak usia 5-6 tahun di TKIT Al Fikri Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 16 anak usia 5-6 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji t berpasangan (paired sample t-test), dan uji N-Gain dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengenal pola anak meningkat dari rata-rata 43,13% pada pretest menjadi 79,38% pada posttest. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) dengan nilai t sebesar 20,857, yang menunjukkan bahwa Matematika Kit berpengaruh signifikan terhadap kemampuan mengenal pola anak. Selain itu, hasil uji N-Gain sebesar 63,74% berada pada kategori sedang. Dengan demikian, Matematika Kit dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan mengenal pola anak usia dini melalui kegiatan belajar yang konkret, interaktif, dan menyenangkan.
Implementasi Gerakan Literasi Sekolah di TK Negeri Pembina Se-Kota Pekanbaru Marsye Wulandari; Daviq Chairilsyah; Devi Risma
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.436

Abstract

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan program yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk menumbuhkan budaya membaca serta meningkatkan kemampuan literasi peserta didik melalui kegiatan yang dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan. Pada pendidikan anak usia dini, implementasi GLS penting untuk mendukung perkembangan kemampuan bahasa, minat baca, dan kesiapan belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Gerakan Literasi Sekolah di TK Negeri Pembina se-Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 64 guru yang berasal dari tujuh TK Negeri Pembina. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang terdiri atas 30 butir pernyataan yang mencakup aspek pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran. Hasil uji reliabilitas instrumen menunjukkan nilai Alpha Cronbach sebesar 0,975. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Gerakan Literasi Sekolah di TK Negeri Pembina se-Kota Pekanbaru berada pada kategori baik dengan persentase sebesar 64,66%. Aspek pembiasaan memperoleh persentase sebesar 65,59%, aspek pengembangan sebesar 64,69%, dan aspek pembelajaran sebesar 63,69%, yang seluruhnya berada pada kategori baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi telah dilaksanakan melalui pembiasaan membaca, pengembangan kemampuan literasi, dan integrasi literasi dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan dan penguatan program literasi agar pelaksanaan GLS dapat berlangsung lebih optimal dan berkelanjutan.