cover
Contact Name
Imam Santoso
Contact Email
mpbindonesia@unisma.ac.id
Phone
+6285649611196
Journal Mail Official
mpbindonesia@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. Mayjend Haryono 193 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah NOSI
ISSN : 23378425     EISSN : 29883547     DOI : 10.33474
1. Penelitian linguistik, sosiolinguistik, dan psikolinguistik 2. Analisis wacana 3. Penelitian sastra (teori, kritik, dan sejarah sastra) 4. Keterampilan dan pembelajaran sastra 5. Keterampilan dan pembelajaran bahasa 6. Evaluasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia 7. Kurikulum pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia 8. Model atau media pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia 9. Kajian kebudayaan Indonesia 10. Penelitian lain yang relevan
Articles 109 Documents
ANALISIS WACANA KRITIS IKLAN SKINCARE DI MEDIA SOSIAL Seftin Adelina
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Dalam kehidupan sehari-hari bahasa tidak hanya digunakan sebagai alat komunikasi, melainkan dapat digunakan sebagai instrumen untuk melakukan sarana menerapkan strategi kekuasaan. Tujuan dengan dibuatnya penelitian ini untuk mengetahui analisis wacana kritis iklan skincare di media sosial. Dalam penelitian ini menggunakan teori analisis wacana kritis Norman Fairclough. Adapun fokus penelitian yang peneliti uraikan dalam tesis ini 1) Konstruksi wacana iklan skincare jenama lokal di instagram dan facebook. 2) konstruksi ideologi beroperasi dalam iklan skincare jenama lokal di instagram dan facebook. 3) pengaruh ideologi iklan skincare memengaruhi persepsi konsumen di instagram dan facebook. Untuk penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Jenis penelitian yang diterapkan menggunakan studi dokumenter karena peneliti langsung mengamati, mengkaji dan menitikberatkan pada konteksnya.Kata kunci: analisis wacana kritis, iklan skincare, media sosial.
TRANSFORMASI TOKOH PEREMPUAN DALAM NOVEL MIDAH SI MANIS BERGIGI EMAS KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER (KAJIAN FEMINISME) Andry Sulastri
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Novel Midah Si Manis Bergigi Emas karya Pramoedya Ananta Toer merupakan novel yang di dalamnya menceritakan sosok perempuan yang bernama Midah Si Manis Bergigi Emas yang begitu kuat untuk bertahan hidup dan melawan ganasnya kehidupan yang dialami perempuan.Eksistensi perempuan terdiri dari perempuan bekerja sebagai penyanyi, patang menyerah, berkepribadian yang kuat, mandiri, meloka ke- liyanan sebagai anak, ibu, istri penyanyi sedangkan ketidakadilan gender terdiri dari  kekerasan seksual, kekerasan fisik, kekerasan postitusi, marginalisasi dalam bentuk PHK, marginalisasi dalam bentuk deskriminasi di rumah tangga, subordinasi dalam rumah tangga, stereotif atau pembelaan negatif terhadap perempuan, beban kerja ganda. Ketidakadilan gender merupakan bentuk deskriminasi antara perempuan dan laki-laki. Ketidakadilan gender dimana perempuan  mendapatkan bentuk kekerasan, tidak bisa mengambil keputusan dll. Kata kunci: Eksistensi dan ketidakadilan Gender
Pengembangan Bahan Ajar Menulis Teks Eksplanasi Bermuatan Kearifan Nusantara Berbasis Strategi QUIP untuk Siswa Kelas VIII SMP/MTs Sugianto Sugianto
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Dalam kegiatan belajar mengajar kita tidak terlepas dari buku. Buku menjadi sarana untuk menunjang keberhasilan pembelajaran. Buku merupakan salah satu alat, sarana atau sumber belajar untuk menciptakan proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien. Siswa akan lebih mudah dalam mencari informasi dan pengalamannya. Dalam kurikulum 2013 matari pelajaran berbasis teks dan teks eksplanasi tergolong baru. Untuk itu dituntut aktif dalam proses pembelajaran dan peran guru sebagai fasilitator. Oleh kaena itu, pengetahuan guru tentang sumber belajar secara efektif dan optimal sekaligus bisa mengembangkan menjadi bahan ajar bagi kepentigan pembelajaran. Sementara itu, pada kenyataannya di lapangan, masih banyak guru yang masih menggunakan bahan ajar yang konvensional, yaitu bahan ajar yang tidak disusun oleh guru itu sendiri. Akibatnya pembelajaran akan berjalan monoton dan membosankan yang disebabkan oleh guru kurang variatif dan inovatif dalam mengemas kegiatan pembelajaran khususnya dalam menggunakan bahan ajar. Guru dapat mengembangkan dengan beberapa pilihan salah satunya memberikan nuansa kearifan nusantara dengan teknik pembelajaran QUIP dengan harapan siswa akan lebih mengenal dan mencintai sosial kebudayaan yang ada di Indonesia sekaligus mengingat kenyataan bahwa pengembangan bahan ajar teks eksplanasi belum pernah dilakukan oleh peneliti lain maka peneliti terdorong untuk mengambil judul “Pengembangan  Bahan Ajar Menulis Teks Eksplanasi Bermuatan Kearifan Nusantara Berbasis Strategi QUIP untuk Siswa Kelas VIII SMP/MTs.Metode yang digunakan dalam pengembangan ini yakni Borg and Gell  menyatakan bahwa penelitian dan pengembangan (reserch and development /R&D). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, teks eksplanasi pada siswa kelas VIII di MTs NU Darul Huda Ketanireng melalui bahan ajar tersebut, sehingga menjadi media pembelajaran  yang layak digunakan pada saat proses pembelajaran. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis validasi ahli materi, ahli media serta praktisi, produk perangkat soal ini mendapat nilai rata-rata anatara 80% - 96%.Hasil analisis validasi ahli materi, untuk keseluruhan isi materi mendapatkan nilai rata-rata 84% dan ahli media 80% sedangkan hasil analisis uji coba praktisi (guru), untuk keseluruhan aspek mendapat nilai 90%, jadi media pembelajaran interaktif tersebut mendapatkan pernyataan Sangat Layak untuk diimplementasikan di lapangan. Sedangkan hasil analisis uji coba siswa untuk keseluruhan aspek karena persentase untuk keseluruhan soal mencapai 96%, maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran teks eksplanasi bemuatan kearifan nusantara dengan menggunakan teknik QUIP telah sesuai untuk digunakan dalam pembelajaran.Kata kunci: Pengembangan, Bahan Ajar, Teks Eksplanasi, Kearifan Nusantara, Strategi QUIP.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA ANAK TUNAGRAHITA SLB NURUL IKHSAN DI ERA PANDEMI COVID-19 TAHUN AJARAN 2019/2020 Fitria Kanti Lestari
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Kegiatan pembelajaran dapat dilakukan karena adanya interaksi antara guru dengan peserta didik. Dalam hal ini terjadi interaksi yang saling berkaitan, karena di dalam proses pembelajaran di kelas guru dengan peserta didik tidak mampu untuk dipisahkan. Dalam hal ini guru memiliki peran penting yaitu sebagai pemandu kegiatan proses pembelajaran di kelas guna mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Akan tetapi pembelajaran secara langsung ini sementara tidak dapat dilakukan terlebih dahulu mengingat situsi yang tidak biasa yaitu karena adanya covid-19. Sehingga SLB Nurul Ikhsan melakukan pembelajaran secara daring mulai Maret 2020 hingga saat ini, hal ini merupakan upaya dalam mendukung pemerintah dalam menanggulangi covid-19 agar tidak semakin banyak menelan korban jiwa.Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini berupaya untuk mendeskripsikan mengenai penerapan pemebelajaran bahasa Indonesia anak tunagrahita selama pandemi covid-19. Adapun dalam hal ini peneliti sebagai instrumen  kunci yang melakukan pengumpulan data mulai dari tahap perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan  penilaian pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Dalam upaya pengumpulan data, peneliti melakukan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SLB Nurul Ikhsan, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran bahasa Indonesia anak tunagrahita tidak sesuai dengan KI maupun KD yang ada pada silabus pembelajaran. Sehingga pembelajaran yang dilakukan ketika pandemi covid-19 tahun ajaran 2019/2020 dilakukan secara spontanitas dan tidak terstruktur.Kata Kunci: pembelajaran, tunagrahita, pandemi covid-19
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS TEKS BIOGRAFI BERBASIS NILAI-NILAI KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS X SMK Ema Isroul Khasanah; Luluk Sri Agus Prasetyoningsih; Akhmad Tabrani
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Beragam teks yang di disajikan pada pembelajaran kelas X SMA/SMK diharapkan mampu menggugah siswa untuk berfikir kritis dan kreatif, akan tetapiteks bacaan yang disediakan pada bahan ajar Kemendikbud maupun buku pendamping lain masih bersifat universal untuk semua jenjang sekolah menengah atas. Bacaan yang disediakan yang disediakan pada buku teks siswa belum mencerminkan, masih sulit ditangkap maknanya oleh karena itu diperlukan bahan ajar yang setidaknya secara garis besar memiliki kesamaan dengan permasalahan yang disesuaikan dengan konteks keseharian siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar menulis teks biografi berbasis nilai-nilai kewirausahaan untuk siswa kelas X SMK. Berkaitan dengan prosedur pengembangan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah dengan memodifikasi empat langkah pengembangan Borg and Gall meliputi 1) studi pendahuluan, 2) pengembangan produk, 3) validasi produk ahli, dan 4) uji coba lapangan. Hasil analisis uji kelayakan produk bahan ajar menulis teks biografi berbasis nilai-nilai kewirausahaan memiliki kriteria dan layak untuk diimplementasikan dalam pembelajaran di kelas.Kata kunci: Teks Biografi, Berbasis Nilai-nilai Kewirausahaan.
KAJIAN ANTROPOLINGUISTIK DALAM PROSESI TEMU PENGANTIN MASYARAKAT KABUPATEN PASURUAN Feri Indra Setiawan
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan istilah-istilah bahasa tentang budaya atau ungkapan lain, mendeskripsikan proses penamaan dalam bahasa, mendeskripsikan kesopan-santunan dalam bahasa; dan mendeskripsikan etnisitas dari sudut bahasa. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini berupa teoretis dan pendekatan metodologis dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif.  Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Prosedur penelitian dilakukan dalam tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan analisis temuan data. Prosedur penelitian dilakukan dalam tiga tahap yaitu pra penelitian, penelitian, evaluasi dan laporan. Hasil penelitian ini diperoleh data Istilah bahasa tentang budaya atau ungkapan lain yang ditemukan pada prosesi temu pengantin adat Jawa yang memiliki pengaruh kental akan Jawa karena menggunakan Bahasa Kawi. Sedangkan pada prosesi temu pengantin modern didapati istilah Jawa dan asing. Selanjutnya, Istilah proses penamaan dalam Bahasa pada prosesi temu pengantin didapati berupa Penggunaan kata yang dianggap lebih kekinian dibanding menggunakan kata baku Bahasa Indonesia, hal ini dikarenakan pergeseran budaya dan pola hidup yang terjadi di masyarakat. Selain itu penggunaan bahasa yang sesuai dengan unsur kesopansantunan ialah berupa sampean, panjenengan, priyai, pini sepuh, hadi sepuh dan pepunden. Kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini berupa temu pengantin adat Jawa lebih memiliki istilah budaya, penamaan, kesopan-santunan dan entitas budaya dari segi Bahasa kawi yang digunakan untuk melestarikan budaya suku Jawa kuno yang sudah tidak banyak dilakukan. Sedangkan dalam temu pengantin adat modern lebih jarang menggunakan bahasa Indonesia baku atau sering menggunakan bahasa asing agar terkesan lebih kekinian dan juga tetap diberikan bahasa Jawa dengan maksud menambah kesan sopan dari prosesi tersebut.Kata Kunci: antropolinguistik, bahasa, prosesi temu pengantin
Campur Kode Dalam Peristiwa Jual Beli di Pasar Bolano Kabupaten Parigi Mautong idrus idrus
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: AlasanPenelitian Campur kode dalam peristiwa jual beli di pasar bolano kabupaten moutong. Campur kode merupakan dua bahasa yang digunakan secara bersamaan pada waktu yang sama. Dengan memahami fungsi campur kode, maka dapat memberikan peluang besar kepada kedudukan eksistensi bahasa daerah untuk tetap bertahan dan terus diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai salah satu identitas pokok budaya lokal.Masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana campur kode dalam peristiwa jual beli di pasar bolano kabupaten parigi moutong” faktor penyebab terjadinya campur kode dalam tuturan dalam peristiwa jual beli di pasar bolano kabupaten parigi moutong.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan campur kode dalam peristiwa jual beli di pasar bolano kabupaten parigi moutong untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya campur kode tuturan dalam peristiwa jual beli dilingkungan pasar bolano kabupaten parigi moutong. Sementara, manfaat yang dapat diperoleh dalam penelitian ini adalah : 1. Sebagai bahan perbandingan bagi mereka yang berminat untuk mengadakan penelitian lanjut yang lebih rinci tentang kebahasaan, 2.  Untuk memberikan masukan terhadap pengembangan teori-teori kebahasaan, khususnya dalam bidang sosiolinguistik, 3. Dapat memberikan informasi ternyata dalam penggunaan bahasa bolano dan bahasa indonesia terjadi gejala campur kode, 4. Untuk memberikan bahan banding bagi penelitian lanjut yang relevan dengan penelitian ini. Penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan.Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.Data dalam penelitian adalah tuturan-tuturan yang digunakan dalam peristiwa jual beli di pasar bolano kabupaten parigi moutong. Instrumen kunci  dan menggunakan alat bantu yang berupa panduan observasi dan HP. Dari hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa dalam campur kode yang terjadi di pasar bolano kabupaten parigi moutong dalam peristiwa jual beli berupa campur kode dalam bentuk kata, frasa, klausa. Peristiwa campur kode tersebut terjadi biasanya dilingkungan  penjualan pakaian. Selain itu, campur kode tidak terjadi begitu saja   melainkan dipengaruhi beberapa faktor.faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya campur kode di pasar bolano yaitu karena penutur ingin memfokuskan pokok pembeicaraan. Campur kode yang terjadi dominan dilakukan dari bahasa daerah bolano ke  bahasaindonesia dalam bentuk frasa dan klausa. Hal tersebut disebabkan oleh penutur berasal dari latar belakang kebudayaan yang sama dilakukan dengan suasana santai dan akrab. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa percakapan yang dilakukan oleh para pelaku pasar bolano kabupaten parigi moutong merupakan tuturan bilingual.
KAJIAN INTERTEKSTUAL NILAI SOSIOHISTORIS NOVEL GAJAH MADA SERI I MAKAR DHARMAPUTERA DAN NOVEL GAJAH MADA SERI II TAKHTA DAN ANGKARA KARYA LANGIT KRESNA HARIADI Eka Rantiningtiyas; Akhmad Tabrani; Mochtar Data
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Karya sastra merupakan bentuk hasil dari pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia yang menggunakan bahasa sebagai mediumnya. Karya sastra banyak mengandung nilai di dalamya. Fokus pada penelitian ini adalah menitikberatkan pada kajian intertekstual dan nilai-nilai sosiohistoris pada novel Gajah Mada seri I Makar Dharmaputera dan novel Gajah Mada seri II Takhta dan Angkara.Intertekstual mempelajari  beberapa teks yang memiliki hubungan secara mendalam  yang dapat dilihat dari unsur pembangun karya sastra tersebut. Intertekstual juga bertujuan memahami karya sastra tersebut secara menyeluruh dari unsur pembangunnya.Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif yang menggunakan pendekatan intertekstual. Sumber data yang digunakan berupa kata, frasa, klausa, bahkan kalimat yang merupakan pendeskripsian dari kedua novel tersebut. Teknik pengumpulan data yang dilakukan penelitian adalah dengan membaca keseluruhan kedua novel tersebut, mengumpulkan data yang berupa kutipan-kutipan yang berhubungan dengan rumusan masalah, dan kemudian menganalisis teks yang telah terpilih, yaitu dengan memasukkan kalimat-kalimat yang telah terseleksi ke dalam tabel penelitian, data untuk diinterpretasikan yang kemudian disimpulkan.Intertekstual novel Gajah Mada seri 1 Makar Dharmaputer dan novel Gajah Mada seri 2 Takhta dan Angkara memiliki persamaan dan perbedaan dalam unsur-unsur pembangunnya. Dapat disimpulkan bahwa novel Gajah Mada seri 1 Makar Dharmaputera merupakan hipogram dan novel Gajah Mada seri 2 Takhta dan Angkara merupakan transformasinya.Kata kunci: kajian intertekstual, nilai sosiohistoris, novel
Simbol Diskriminasi Harga Diri Lakon Utama Obahing Ledhek Kasaputing Ratri Ketoprak Truthuk Semarang Dyah Ayu Permatasari
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 11, No 2 (2023): Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Program
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Simbol merupakan tanda yang dibuat oleh masyarakat yang memiliki nilai kebenaran bersifat konvensional. Diskriminasi merupakan sikap membedakan terhadap golongan-golongan yang berhubungan dengan kepentingan tertentu dan dilakukan dengan sengaja akibat adanya prasangka negatif terhadap seseorang atau kelompok yang berniat merusak fisik atau mental seseorang.Simbol diskriminasi harga diri perempuan merupakan suatu bentuk penandaan yang membedakan perempuan yang dilakukan dengan sengaja akibat adanya prasangga negatif. Simbol-simbol tersebut ditemukan melalui analisis pada transkrip data dialog lakon utama Obahing Ledhek Kasaputing Ratri Ketoprak Truthuk Semarang dengan pendekatan kualitatif diskriptif. Obahing Ledhek Kasaputing Ratri menceritakan kisah kehidupan seorang ledhek yang memiliki kehidupan yang suram setelah menikah, hal tersebut ditemukan melalui simbol diskriminasi verba, tepatnya diskriminasi harga diri perempuan. Ketoprak truthuk merupakan kesenian tradisi khas Semarang Jawa Tengah yang menggunakan alat musik utama kentongan dan menggunakan alat musik tambahan seperti kendhang, bonang, barung, demung, saron, 1 kempul dan gong suwukan. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu : (a) perkataan yang menganggap perempuan tidak memiliki kekuasaan (b) Perkataan atau perlakuan yang menganggap perempuan tidak memiliki keberartian, dan (c) Perkataan yang menganggap perempuan tidak memiliki kemampuan.Kata Kunci: Simbol, diskriminasi, harga diri, lakon utama, Obahing Ledhek Kasaputing Ratri, Ketoprak Truthuk.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS TEKS PERSUASI MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION UNTUK SISWA KELAS VIII SMP Irfani Husnawiyah; Hasan Busri; Nur Fajar Arief
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian pengembangan ini dilakukan untuk menghasulkan produk berupa bahan ajar menulis teks persuasi dengan model problem based instruction untuk siswa kelas VIII SMP. Bahan ajar ini telah diuji kelayakannya baik dari aspek, isi/materi, penyajian, bahasa, dan aspek kergarfikaannya. Model penelitian yang digunakan pada pengembangan ini ialah model pengembangan Reseacrh and Development (R&D) Borg & Gall. Model penelitian tersebut kemudian dimodifikasi menjadi: (1) studi pendahuluan, (1) pengumpulan data dan informasi awal, (2) pengembangan produk, dan (3) uji coba validasi produk. Berdasarkan hasil analisis uji coba produk, diperoleh skor 79% yang berarti bahan ajar tersebut berarti layak untuk diimplementasikan. Hasil validasi produk oleh ahli materi memberikan skor 80%, yang artinya produk ini layak untuk diimpelementasikan. Validasi produk oleh ahli praktisi dengan skor 79%, yang artinya produk menulis teks persuasi dengan model prolem based instruction ini layak untuk diimplementasikan. Terakhir hasil uji kelayakan kepada siswa memperoleh skor 87%, yang berarti produk ini sangat layak untuk diimplementasikan. Dari hasil uji coba tersebut dapat dinyatakan bahwa bahan ajar menulis teks persuasi dengan model problem based instruction untuk siswa kelas VIII SMP ini layak untuk diimplementasikan.Kata Kunci: Pengembangan, Bahan Ajar, Teks Persuasi, Problem Based Instruction.

Page 7 of 11 | Total Record : 109