cover
Contact Name
T Saifullah
Contact Email
tsaifullah@unimal.ac.id
Phone
+6283899908686
Journal Mail Official
penerbitdarulhuda@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 1 Duson Bale Tunoeng, Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara, 24355
Location
Kab. aceh utara,
Aceh
INDONESIA
Nanggroe: Journal of Scholarly Service
ISSN : -     EISSN : 29867002     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.8367597
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia merupakan jurnal ilmiah dibawah Yayasan Daarul Huda Krueng Mane yang memfokuskan pada hasil-hasil penelitian dan pengabdian akademisi pada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 7 (2023): Oktober" : 24 Documents clear
Tipe Organisasi dan Manajemen Publik Pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang Ignatius Layola; Padmono Wibowo
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10005119

Abstract

Overcrowding, lack of space, security issues, inmate rehabilitation, and human resource management are just some of the problems plaguing correctional institutions in Indonesia. Malang Class I Prison has a residential capacity of 1,282, while in June 2021, there were 3,366 inmates, resulting in a lack of fulfillment of prisoners' rights. Therefore, the need for competent public management is essential to meet these challenges head-on. The aim of this research is to identify the type of organization and public management at Class I Malang Penitentiary. This research uses qualitative research methods with a case study of Malang Class I Prison as the subject. The research results reveal that public management in prisons is the key to achieving effectiveness, efficiency and accountability in the correctional system. However, there are many obstacles such as overcrowding, lack of resources, lack of competent staff, security problems, tension between inmates, regulatory uncertainty, and community stigma, which affect organizational management in Malang Class I prisons. Good public management can improve operational efficiency, quality public services, risk and security management, staff development, and accountability and transparency. Therefore, the role of public management in Malang Class I Prison is very important to achieve successful correctional goals and ensure the protection of prisoners' human rights.
Pelatihan Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Pelayanan Gereja Bagi Anggota Persekutuan Wanita GKI Petra Kehiran II Klasis Sentani Aleda Mawene; Meggy Merlin Mokay
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8414057

Abstract

Representasi fungsi bahasa dalam bidang agama dan kerohanian ditandai oleh  penggunaan bahasa Indonesia dalam berbagai bentuk pelayanan gereja. Hal itu berlaku pula pada  GKI di Tanah Papua, terutama dalam pelayanan (diakonia) gereja GKI di Tanah Papua. Persekutuan Wanita (PW) GKI Petra Kehiran II di Klasis Sentani merupakan anggota sidi jemaat tidak memiliki latar belakang pendidikan teologi. Dengan demikian, pemahaman mereka terhadap laras bahasa bidang teologi  serta pengetahuan tentang diksi  dan kalimat efektif  bahasa Indonesia juga masih kurang memadai. Oleh sebab itu, mereka perlu dilatih dalam hal penggunaan bahasa Indonesia  agar dapat melaksanakan tugas pelayanan dengan baik. Sasaran pelatihan yaitu anggota PW GKI Jemaat Petra Kehiran II Klasis Sentani sebanyak 23 orang. Pelatihan dilaksanakan pada Minggu, 23 Agustus 2020, bertempat di Ruang Serba Guna Jemaat Petra Kehiran II Klasis Sentani. Pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan praktis kepada peserta pelatihan agar (1) memiliki pemahaman tentang  beragam diksi yang biasa digunakan di dalam kegiatan peribadahan; (2) memiliki pengetahuan tentang kalimat yang efektif dalam kegiatan peribadahan; (3) terlatih menggunakan beragam diksi dan kalimat efektif secara tepat di dalam kegiatan peribadahan, baik lisan maupun tulis. Pelatihan dirancang mengikuti model PAKEM dengan metode Inquiry serta didukung oleh teknik ceramah, brainstorming, latihan terbimbing, dan simulasi. Indikator keberhasilan tujuan ditandai oleh Kemampuan peserta pelatihan menemukan kesalahan-kesalahan penggunaan diksi dan kalimat efektif, kemampuan memperbaiki kesalahan-kesalahan tersebut, kekritisan menanggapi penjelasan fasilitator, dan kemampuaan melakukan simulasi penggunaan bahasa Indonesia dalam peribadahan. Kemampuan tersebut dinilai menggunakan tes pengetahuan secara lisan dan tes unjuk kerja dengan Kriteria Ketuntasan Minimal di atas nilai 75 bagi tes aspek pengetahuan dan di atas 80 bagi tes kemahiran berbahasa. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa proses pelatihan berjalan baik dan lancar. Para partisipan sangat antusias mengikuti pelatihan. Terhitung ada 15 pertanyaan yang diajukan peserta selama pelatihan berlangsung dengan kualifikasi sebagai berikut: diksi  sebanyak 10 pertanyaan dan kalimat sebanyak 5 pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut sebanyak 80% berkaitan dengan penggunaan bahasa Indonesia dalam pelayanan gereja dan 20% berkaitan dengan bahasa Indonesia dalam tata persuratan. Berdasarkan hasil refleksi, ditemukan 91 % dari peserta mengaku sangat tertarik dengan materi pelatihan dan berharap dapat dikembangkan pada unsur-unsur jemaat yang lain. Selain itu, ditemukan pula 26% (6 orang) dari 23 peserta sangat kritis dalam menanggapi masalah-masalah penggunaan bahasa Indonesia, terutama pilihan kata atau diksi, dalam pelayanan gereja. Pelatihan ini dinilai berhasil yang dibuktikan oleh nilai rata-rata  aspek pengetahuan sebesar 92  dan nilai rata-rata aspek kemahiran berbahasa sebesar 90. Sesuai dengan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan, disimpulkan bahwa  para peserta pelatihan telah mencapai ketuntasan belajar pada   kegiatan Pelatihan Penggunaan Bahasa Indonesia bagi Anggota PW GKI Petra Kehiran II Klasis Sentani.
Pelatihan Tanggap Bencana Kebakaran oleh Kelompok KKN 86 UNS di Desa Bangak, Boyolali, Jawa Tengah Fachrudin Nuur Fadlillah Alfauzi; Detri Viantika; Muhammad Chaerul Ichsan; Budi Waluyo
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10068901

Abstract

Pelatihan tanggap bencana dilakukan di Desa Bangak, Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan wawasan terkait bahaya kebakaran, meningkatkan kesiagaan terhadap bencana kebakaran, dan menciptakan budaya waspada terhadap bahaya kebakaran guna menjaga harta benda serta keluarga. Pelatihan dilaksanakan di pendopo dan lapangan Desa Bangak dengan diikuti relawan desa beserta perwakilan setiap RT. Demi mencapai tujuan secara maksimal pelatihan tanggap bencana dilakukan melalui dua kegiatan yaitu pemberian materi dan praktek simulasi pemadaman api. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai sumber-sumber yang dapat memicu kebakaran, kategori kebakaran, serta cara memadamkan api. Melalui pelatihan tanggap bencana diharapkan masyarakat mendapatkan pengetahuan mengenai bencana kebakaran sehingga dapat melakukan tindakan yang tepat saat sewaktu-waktu terjadi kebakaran.
Pelatihan Human Factor dan Keselamatan Penerbangan Bagi Masyarakat di Sekitar Bandar Udara Pondok Cabe Alwazir Abdusshomad; Hemi Pamuraharjo; Agoes Soebagio; Ubaedillah U; Faizal Zaini
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10028019

Abstract

Masyarakat di Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat yang berlokasi kurang lebih 12 kilometer dari Bandar Udara Pondok Cabe belum pernah mendapatkan pelatihan Human Factor dan Keselamatan Penerbangan. Dampaknya, secara umum masyakarat masih belum mengetahui faktor-faktor penyebab terganggunya keselamatan dan keamanan penerbangan, serta hak dan kewajiban mereka sebagai pengguna jasa penerbangan. Tujuan dari pelatihan human factor dan keselamatan penerbangan dirasa perlu untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat disekitar bandar udara untuk terjaminnya keselamatan dan keamanan penerbangan serta pelayanan prima, termasuk hak dan kewajiban mereka selaku pengguna jasa penerbangan. Metode yang digunakan adalah pembelajaran secara secara offline (tatap muka) dengan menyampaikan 4 (empat) materi, yaitu tentang KKOP, pelayanan angkutan udara, human factor dan tanggung jawab pengangkut. Untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran disampaikan pre-test sebelum penyampaian materi dan post-test setelah selesainya penyampaian materi. Dari analisis hasil pretest dan posttest ditemukan bahwa, rata-rata pengetahuan responden sebelum menjalani pelatihan adalah 15,09 dengan standar deviasi sebesar 2,21, sementara setelah pelatihan Human Factor dan Keselamatan Penerbangan, rata-rata pengetahuan responden menjadi 20,04 dengan standar deviasi sebesar 0,87. Hasil analisis bivariat menggunakan uji paired simple t-test menunjukkan perbedaan rata-rata sebesar -4,957 dengan nilai P-Value sebesar 0,000 (p < 0,05). Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa Ho (hipotesis nol) ditolak, yang berarti ada pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan responden sebelum dan setelah pelatihan Human Factor dan Keselamatan Penerbangan.
Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Berbasis Potensi Lokal Sebagai Penggerak Ekonomi Desa Pangkah Wetan Kec. Ujung Pangkah Kabupaten Gresik Sri Umiyati; Soenyono S; Edi Suhardono; Dian Mulawarmanti; Siswo Hadi Sumantri; Sulistiyanto S; Arfah A; Budi Rianto; Arie Ambarwati; Agus Wahyudi
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10000711

Abstract

This community service program is carried out in Pangkah Wetan Village, Ujung Pangkah District, Gresik Regency. In the context of developing a Village-Owned Enterprise (Bumdes) based on local potential as an economic driver of Pangkah Wetan Village, Ujung Pangkah District, Gresik Regency, it is possible that some problems that arise with partners or parties involved are: 1. Lack of Environmental Awareness: 2. Unsynchronized goals: 3.Budget Limitations: 4. Lack of Coordination: 5. Disagreement in Planning. 6. Low Community Involvement: 7. Technical and Environmental Constraints:  8. Policy Changes: 9. Difficulty Coordinating with Local Communities: 10. Unclear Roles and Responsibilities. In addressing these issues, good communication, collaboration, flexibility and mutual commitment are essential. Through open dialogue and constructive problem solving, many obstacles can be overcome, and sustainable and beneficial BUMDes development can be realized.
Pemanfaatan Limbah Bahan Makanan Untuk Pupuk Kompos di Rutan Kelas IIa Yogyakarta Farhan Rajwaa Alya Mas’ud; Ali Muhammad
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10040743

Abstract

Bama or food ingredients are raw materials which will then be processed to meet nutritional adequacy rates for prisoners. The large number of inmates who need food needs to be balanced with good processing of leftover food to create a clean and beautiful prison environment. Making organic compost fertilizer is one solution to the large amount of food waste because apart from reducing waste, it can also be used as fertilizer for agricultural plants. EM 4 is a microorganism that accelerates the maturity of organic fertilizer in the composting or decomposition process of organic material.
Peningkatan Literasi Melalui Pembelajaran Mengenal Huruf dan Angka di Paud Al- Hidayah Desa Baru Silvia Permatasari; Anggira Zahra Luthfiya; Bianca Alinna Tsara Rinaldy; Muhammad Rizky Dean; Nisa Nurlitawaty; Rahma Dila; Raznan Hafizan; Sabila Syahasika Wirianti; Siska Aprilia; Tengku Muhammad Atallah Fadhil
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi pada anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk dasar kemampuan berpikir yang akan memengaruhi perkembangan masa depan seorang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran mengenal huruf dan angka dalam meningkatkan literasi anak usia dini di PAUD Al-Hidayah Desa Baru. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan melibatkan 30 anak PAUD dengan rentang usia 4-6 tahun sebagai partisipan. Selama melaksanakan penelitian terdapat empat siklus pembelajaran, setiap siklus nya terdiri dari pengenalan huruf dan angka secara bertahap, penggunaan media interaktif, serta kegiatan bermain dan bernyanyi yang mendukung ketertarikan belajar anak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes literasi awal dan akhir, serta wawancara dengan wali kelas. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan literasi anak usia dini yang signifikan dengan menerapkan siklus pembelajaran tersebut. Penelitian juga menunjukkan bahwa pendekatan bermain sambil belajar dengan fokus pada mengenal huruf dan angka dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan literasi anak usia dini. Di samping itu, wali kelas sebagai pendukung utama murid PAUD AL- Hidayah Desa Baru memiliki peran krusial dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung interaksi sosial dan eksplorasi anak terhadap materi pembelajaran. Hasil penelitian ini dapat memberikan masukan bagi pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran literasi di PAUD serta lembaga pendidikan sejenis.
Pelatihan Pembuatan Biobriket sebagai Sumber Energi Pengolahan Gula Kelapa Kristal pada UMKM Gula Kelapa Kristal Desa Sunyalangu Kabupaten Banyumas Ropiudin Ropiudin; Dian Windy Dwiasi; Arief Sudarmaji; Kavadya Syska
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8417935

Abstract

Fokus kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu pelatihan pembuatan biobriket sebagai sumber energi dalam pengolahan gula kelapa kristal di UMKM Gula Kelapa Kristal Desa Sunyalangu, Kabupaten Banyumas, khususnya Kelompok Gula Kelapa Sari Manggar. Penggunaan biobriket sebagai bahan bakar alternatif diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan menghasilkan energi yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu semi PRA (Participatory Rural Appraisal). Kegiatan pelatihan pembuatan biobriket kepada peserta (pengrajin gula kelapa kristal) dengan melibatkan praktik langsung. Selama pelatihan, peserta diberikan pemahaman tentang proses pembuatan biobriket menggunakan limbah biomassa yang tersedia di lokasi dan bahan perekat alami. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan biobriket efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta tentang penggunaan limbah biomassa yang tersedia di lokasi sebagai bahan bakar alternatif. Peserta juga memperoleh pengetahuan tentang teknik pembuatan biobriket yang efisien dan ramah lingkungan. Selain itu, terdapat peningkatan kesadaran tentang pentingnya penggunaan sumber energi terbarukan pada industri gula kelapa kristal. Melalui pelatihan ini, UMKM Gula Kelapa Kristal Desa Sunyalangu dapat mengadopsi penggunaan biobriket sebagai sumber energi pengolahan gula kelapa kristal. Dengan demikian, UMKM tersebut dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan mengoptimalkan produksi dengan biaya energi yang lebih efisien. Pelatihan ini juga dapat menjadi model bagi UMKM serupa dalam mengadopsi teknologi ramah lingkungan untuk mencapai keberlanjutan industri gula kelapa kristal. Berdasarkan hasil analisis evaluasi menggunakan model CIPP (Context,  Input,  Process, and Product) pencapaian pelaksanaan kegiatan dengan persentase  83,2%  termasuk  dalam  kategori sangat  baik dengan tingkat kepuasan pelatihan sebesar 84,0%,  peningkatan pelatihan sebesar 80%, dan efektivitas praktik sebesar 82,0%.
Sosialiasi Pemahaman Keseteraan Gender di Lingkup Sekolah Dasar Negeri 003 Desa Pulau Padang, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau Ismandianto I; Bilqhis Luthfiyya Syanura; Nailul Aflah; Elfikrah Rizyan Anugrah; Trysa Yulvarizal; Roni Matthew
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10002878

Abstract

Gender equality in the world of education is a crucial issue that impacts the social and economic development of society. This research aims to examine and analyze the status of gender equality at SDN 003 Pulau Padang Village, an elementary school located in the rural area of Riau. The research methods employed include surveys, classroom observations, interviews with students and school staff, as well as statistical data analysis. The results of this study highlight several challenges faced in achieving gender equality at SDN 003 Pulau Padang Village. Although the participation rates of female and male students in primary education are similar, there are significant differences in academic performance between the two groups. Further analysis reveals that factors such as social expectations, household roles, and access to educational resources play a crucial role in these differences. Furthermore, the research finds that efforts to enhance gender equality in schools have been made, including gender awareness programs and teacher training in inclusive approaches. However, there is still room for improvement in the implementation of these programs.
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi Menggunakan Pendekatan Kontekstual Dengan Media Objek Pengamatan Langsung Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Abab Amra, Hoiril; Rukiyah, Siti; M, Missriani
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10049522

Abstract

Language is a tool of human communication for both oral and written. In Indonesian learning, there are four skills that are expected to continue to improve in students. These four skills include reading, writing, speaking, and listening. Writing skills are one of the skills that have a high level of difficulty compared to other aspects of skills. One of the writing materials learned by grade VII junior high school students is writing description texts. Teachers need to consider suitable models, methods, media, and approaches in teaching writing this description text. In this study, the author used a contextual approach with direct observation object media when teaching material to write description texts. The results of this study show an increase in the skills of writing description texts for grade VII students of SMP Negeri 3 Abab for the 2023/2024 school year. This is evidenced by obtaining student grades, namely in the first cycle students achieved completeness as many as 12 students out of 26 students or 45%. In cycle II students achieved completeness of 21 students out of 26 students or 81%, an increase of 36%. From the results of this study, it can be concluded that a contextual approach with direct observation object media is more suitable to be applied in writing description texts.

Page 1 of 3 | Total Record : 24