cover
Contact Name
T Saifullah
Contact Email
tsaifullah@unimal.ac.id
Phone
+6283899908686
Journal Mail Official
penerbitdarulhuda@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 1 Duson Bale Tunoeng, Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara, 24355
Location
Kab. aceh utara,
Aceh
INDONESIA
Nanggroe: Journal of Scholarly Service
ISSN : -     EISSN : 29867002     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.8367597
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia merupakan jurnal ilmiah dibawah Yayasan Daarul Huda Krueng Mane yang memfokuskan pada hasil-hasil penelitian dan pengabdian akademisi pada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 837 Documents
Optimalisasi Branding UMKM Mikasi Drink Dengan Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Strategi Pemasaran Eka Satya Nugraha; Sonja Andarini
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8183906

Abstract

Current technological developments are of course developing very rapidly with the passage of time, this certainly has an impact on the branding of an UMKM product. With UMKM branding, of course, it can increase sales and also attract consumer interest. UMKM branding can certainly be done in various ways such as creating social media, creating product logos, creating product content and registering UMKM google maps. By doing this, it certainly has a good impact on UMKM and is more easily recognized by the public. Apart from this, SMEs certainly have problems or obstacles in carrying out their product development. One UMKM named Mikasi Drink which is in Pulosari Village, Bareng District, Jombang Regency certainly has several obstacles regarding product development and marketing. Therefore, this journal plans a good strategy for these UMKM so that they can continue to exist and be better known to the public. The method used by researchers is qualitative in nature with the type of data collection through interviews, observation and documentation of UMKM actors. The results of this research certainly make these UMKM experience development in terms of quality and quantity and also help in terms of product marketing either through social media or promotions.
Meningkatkan Kinerja Kerja Pada Bisnis Desimal Coffee Dimas Mausul Haqiki; Ahmad Malik Fajar; Dwi Epty Hidayaty
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 3 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Small, Micro and Medium Enterprises (MSMEs) are businesses that are much loved by Indonesian people. Starting from businesses in the trade, service, to manufacturing sectors. However, many are involved in this MSME business but their lack of ability to manage their business makes it a big enough problem for the continuity of the business in the future. The purpose of this research is to find out the importance of developing employees which will have an impact on employee performance. This study uses a descriptive method supported by the results of observations that have been obtained. This study also describes the development of employee performance in the Decimal Coffee business. Based on the results obtained, it can be seen that development can make employee work performance even better. One of the efforts to develop employee performance is by holding training programs for employees. So, work performance has an important role for the continuation of the Decimal Coffee business, good work performance can result in improvement and future business development, both short and long term. Good work performance will also affect consumer interest in the products produced, therefore training will be very useful to make consumers feel satisfied with products produced by good employee performance.
Teknologi Sebagai Syi’ar Agama Islam dan Peranannya dalam membentuk Karakter Akhlakul Karimah Hisny Fajrussalam; Fany Widia Guna; Ratu Dinda Rahmah; Tasya Dila Fatimah
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 3 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Today Syi'ar Islam has spread a lot in various worlds and cultures, so there are many ways to broadcast Islam. The influence of the world that is growing is an easy way to spread Islam, one of which is through technological developments. Technology can be used as a medium for Islamic syi'ar which certainly has a great opportunity for us to continue to study and spread the shi'ar of the past religion anywhere and at any time. This can affect the education of moral character in shaping human beings to be wise in using technology in addition to creating quality human beings. This research method uses a type of qualitative research with a literature study method. This research was conducted to determine the benefits of technology as Islamic syi'ar and its role in shaping the character of akhlakul karimah with sources or references that have been collected .
Sosialisasi Metode Total Physical Response Komunikasi Bahasa Inggris Menggunakan Perangkat Multimedia di SMPN 16 Palembang Yus Vernandes Uzer; David Budi Irawan; Herlina H; Marleni M; Ferri Hidayad; Yuspar Uzer; Reza Syahbani
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 3 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8225363

Abstract

Pemahaman Total Physical Response (TPR) Metode Total Physical Response adalah konsep pengajaran bahasa yang dikembangkan oleh Prof. James J. Asher, seorang psikolog dari San Jose State College, California, AS pada pertengahan 60-an. Metode Total Physical Response adalah metode pengajaran bahasa yang dibangun berdasarkan koordinasi bicara dan tindakan. Metode ini berupaya mengajarkan bahasa melalui aktivitas fisik atau aktivitas motorik (Astutik & Aulina, 2017) atau dengan kata lain adanya saling koordinasi antara ucapan, tindakan, dan fisik (Aulia Rahman, 2014). James Asher mencatat bahwa manusia saat belajar bahasa, untuk pertama kalinya tampaknya lebih banyak mendengarkan daripada berbicara dan bahwa kegiatan mendengarkan disertai dengan respons fisik (mencapai, merasakan, bergerak, melihat, dan sebagainya). Ini juga memberi perhatian pada pembelajaran otak kanan. Dengan demikian, kelas TPR adalah kelas di mana para murid mendengar dan bertindak. Instruktur sangat langsung berkonsentrasi dalam tindakan (Amiruddin Asiddiqqi, 2014). Metode Aktivitas Total Physical Response (TPR) dalam Proses Pembelajaran Dalam proses belajar mengajar dengan metode Total Physical Response (TPR) dapat dilakukan melalui, antara lain:1) Latihan imperatif, 2) Dialog atau percakapan (dialog percakapan), 3) Role Play (Main peran), 4) Presentasi dengan OHP atau LCD, 5) Kegiatan membaca dan menulis (Diah Setiyowati, 2003).
Penyuluhan Kebersihan dan Pemanfaatan Sampah Anorganik Pada SMA Alikhlas Kota Bekasi Jawa Barat Aster Pujaning Ati; Mu'thia Mubasyira; Hugo Aries Suprapto; Nur Rizkiyah; Sigit Widiyarto; Ary Fiyanto; Indra Setiawan Purba
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8122924

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk memberikan penyuluhan agar siswa SMA dapat mengatasi sampah organik yang ada di lingkungan sekolah. Selain itu siswa juga diajarkan untuk memanfaatkan sampah anorganik menjadi barang yang bermanfaat. Isu tentang sampah, menjadi alasan mengapa topik sampah anorganik di lingkungan sekolah. Metode kegiatan yang digunakan adalah metode penyuluhan, pendampingan dan evaluasi kegiatan. Adapun yang ikut dalam program ini sebenayak 50 siswa SMA Alikhlas kota Bekasi. Hasil kegiatan siswa mampu mengolah sampah menjadi barang yang dapat diguakan di sekolah. Siswa mendapat nilai yang cukup baik dalam memahami materi. Kegiatan ini sebaiknya dapat menjadi kegiatan rutin, agar hasil yang diperoleh maksimal. Kegiatan dapat dilakukan per semester agar siswa ikut berpartisipasi untuk menjaga kebersihan serta memanfaatkan sampah anorganik.
Penyuluhan Motivasi Belajar Bagi Siswa SMP Dalam Rangka Persiapan Ujian Akhir Sekolah Sigit Widiyarto; Nana Suyana; Hugo Aries Suprapto; Adhis Darussalam Pamungkas
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 1, No 1 (2022): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8364372

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan motivasi dan peningkatan hasil belajar pada siswa SMP. Kegiatan diikuit oleh 34 siswa kelas VII, SMP Dreiwanti Kota Bekasi. Kegiatan dilaksankan pada bulan Maret hingga Mei 2022. Metode kegiatan yang digunakan adalah metode ceramah, praktek pengerjaan soal dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukan nilai uji coba 1, sebesar 59, nilai uji coba 2 sebesar 66, nilai uji coba 3 sebesar 76.Sejumlah 85% siswa, mendapat nilai katagori baik., sedangkan sisanya masih harus memperbaiki pola belajar dan hasil belajar mereka. Disarankan siswa harus banyak berlatih soal dan melakukan uji coba soal-soal, agar lebih siap dalam ujian akhir nanti.
Upaya Meningkatkan Promosi Tahu Walik di Kelurahan Rungkut Kidul Melalui Inovasi Branding Produk dari Oemah Djadjan Muhammad Fajrul Yusuf Bahri; Aufa Izzudin Baihaqi
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8173182

Abstract

Indonesia is a developing country and has started the process of improving its economic system. This increase is happening in many fields ranging from economics to politics, from socio-culture to various fields. This increase effort is to support the country's economy to realize the expectations of daily comfort of the Indonesian people and bring Indonesia into the era of globalization. This can be seen from the many new businesses that have begun to form in Indonesia. One important way for entrepreneurs to develop and succeed in their business is to be able to apply the right strategy in running their business. Micro, small and medium enterprises manage a variety of typical food, beverage and handicraft products with the latest innovations in the Rungkut Kidul sub-district of Surabaya City. One example is Tahu Walik, a traditional herbal medicine, woven from Surabaya and the Legendary Spikoe Cake made from unique ingredients. Focusing on unique food, beverages, and crafts alongside the latest innovations, MSMEs will face many challenges in managing their business, including production, packaging, branding, and product marketing. MSMEs selected to be assisted in product development are located on Jalan Raya Rungkut Kidul, Rungkut Kidul sub-district, Rungkut sub-district, Surabaya City, East Java Province. This method of implementing community service activities uses a qualitative approach with the type of observation, recording, and interviews with MSMEs related to various obstacles faced during product marketing. The target group in this activity is MSMEs that have been analyzed by KKNT-MBKM students and the example used is UMKM Tahu Walik "Oemah DjaDjan" with an owner named Mrs. Aini.
Sosalisasi, Edukasi dan Rehabilitasi Pembibitan Mangrove dan Penanaman Bibit Mangrove Dengan Mengunakan Potongan Bambu di Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Propinsi Sumatera Utara Maisarah M
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 3 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bekerjasama dengan mitra Yayasan Masyarakat     Perduli     Mangrove     Kabupaten     Langkat     berkedudukan Desa Bubun Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara Yayasan Masyarakat Perduli Mangrove Kabupaten Langkat. Desa Bubun Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utarng berada dipesisir selat malaka dengan luas wilayahnya adalah 162,99 KM2 dengan kepadatan penduduknya 275 jiwa/KM2, mengakibatkan sangat diperlukannya melakukan sosalisasi, rehabilitasi dan edukasi, yang mana kelompok masyarakat ini focus kepada konservasi untuk menjaga biota laut dan menjaga linkungan akan terhindar dari abrasi dan kerusakan lingkungan, keterlibatan masyarakat dalam upaya konservasi sangat penting karena masyarakat adalah objek yang paling dekat dengan wilayah konservasi serta objek yang merasakan dampak dari abrasi dan konservasi. Permasalahan mitra dalam pengabdian ini adalah  Belum adanya sosalisasi, edukasi, bimbingan teknis (Bimtek) mengenai tata cara mengadvis hukum kepada para relawan, pengurus dan semua elemen masyarakat, untuk disampaikan kepada siapa saja yang diketahui sebagai masyarakat di sekitar desa bubun Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Tidak adanya posko Kementerian Lingkungan Hidup di Desa Bubun, Kecamatan Tanjungpura, dan Kabupaten Langkat untuk membuat laporan terhadap perusakan hutan mangrove ini, bahkan terkadang hutan mangrove dialih fungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit, sehingga hukum tidak berjalan bagi mereka yang melakukan tindak pidana pengerusakan hutan mangrove.
Pelatihan Mobile Application dalam Rangka Peningkatan Mutu Pendidikan Karakter Melalui Aktifitas Ekstrakurikuler bagi Siswa-Siswi SMA Negeri 90 Jakarta Motika Dian Anggraeni; M. Ainur Rony; Arief Wibowo
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8200011

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) merupakan wadah dan kegiatan bagi anak sekolah yang sangat ditunggu. Mengapa? Karena di sana anak sekolah akan belajar banyak dari mulai organisasi sampai menyalurkan bakat mereka yang harus terus menerus diasah. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa baik kemampuan kognitif, afektif, maupun psikomotor. Selain itu, untuk mengembangkan bakat dan minat siswa dalam upaya pembinaan pribadi menuju pembinaan manusia seutuhnya yang positif. Tujuan kegiatan ekskul memberikan gambaran bagaimana karakter siswa dibangun secara baik. Kegiatan ekskul juga memiliki beberapa fungsi, yaitu mengembangkan kemampuan dan kreativitas pelajar sesuai dengan potensi, bakat, dan minat. Ekskul juga memiliki fungsi sosial, yakni untuk mengembangkan kemampuan dan rasa tanggung jawab sosial siswa. Untuk meningkatkan kualitas karakter siswa dalam bidang penelusuran bakat dan minat di bidang ilmiah, maka diperlukan wadah kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai, misalnya Kelompok Ilmiah Remaja (KIR). Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan karakter melalui kegiatan ekskul maka diadakan kegiatan pengabdian masyarakat daridosen-dosen Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur bagi siswa-siswi SMA Negeri 90 Jakarta, dalam bentuk pelatihan Mobile Application yang meliputi pengenalan bidang dan pelatihan pemrograman aplikasi berbasis Android. Kegiatan ini merupakan realisasi dari Bantuan Pemerintah (BanTah) Kemendikbud RI yang diterima oleh SMA Negeri 90 Jakarta pada tahun 2020 dalam hal penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa mayoritas peserta telah memahami materi yang diberikan, memiliki persepsiyang sesuai tujuan bahwa mobile application merupakan suatu teknologi kekinian yang bisa menjadi sumber inovasi ilmiah bagi anggota KIR SMA Negeri 90 Jakarta. Dengan adanya kegiatan ini terjalin hubungan saling menguntungkan yang positif antara pihak Universitas Budi Luhur dengan SMA Negeri 90 Jakarta dan tercapai adanya peningkatan kualitas pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR).
Pengembangan Keterampilan Abad Ke-21 Dalam Pembelajaran Geografi Nur Hasnah
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 3 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The 21st century learning paradigm is characterized by the development of four skills, namely creative and innovative thinking, critical thinking and problem solving, communication, and collaboration. The aim of learning Geography globally is to equip students with knowledge, skills, and a geographical perspective. Geography learning must refer to the 21st century learning paradigm which is characterized by the characteristics of geography as a synthetic-integrative science. There are three approaches or perspectives in geography, namely spatial, environmental, and regional complex. In its implementation in 21st century learning, Geography lessons use a scientific approach. The scientific approach seeks to encourage students to think critically and creatively through 5M activities which consist of observing, asking questions, making hypotheses, exploring, and making conclusions. Through a scientific approach, students can be actively involved in the discovery process and build a deep understanding of the concepts being studied.