Articles
2,372 Documents
Cerita Fantasi Sebagai Inovasi dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar
Abel, Bherta Amelia;
Sya, Mega Febriani
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 1 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i1.7890
Pembelajaran merupakan hal yang sangat penting ada terutama dalam dunia pendidikan. Dunia pendidikan selalu melakukan perubahan-perubahan semakin maju yang membuat pembelajaran juga harus semakin maju. Baik dalam hal materi, model, metode, media dan teknik yang digunakan saat menyampaikan pembelajaran. Namun, pada pembelajaran kita belum sepenuhnya melakukan perubahan yang lebih maju. Sebagai generasi muda, ini menjadi tantangan tersendiri untuk melakukan perubahan yang lebih baik dan keterbaruan. Dikarenakan hal tersebut, didalam pembelajaran harus adanya yang dinamakan inovasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cerita fantasi sebagai inovasi dalam pendidikan. Pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah kajian Pustaka. Cerita fantasi ini cocok untuk dijadikan sebagai inovasi dalam pembelajaran dikarenakan dapat membantu siswa dalam berpikir kritis, kreatif, dan inovatif. Banyak cara yang dapat dilakukan dalam membuat inovasi pembelajaran. Salah satunya dilakukan dengan menggunakan sebuah cerita fantasi dalam pembelajaran. Cerita fantasi umumnya sangat menarik digunakan pada pembelajaran. Siswa yang bisa menulis akan cerita, salah satunya mengenai cerita fantasi anak tersebut pasti memiliki pemikiran yang lebih luas untuk menalar dan berpikir kritis. . Hal tersebut membuat cerita fantasi ini cocok untuk dijadikan sebagai inovasi dalam pembelajaran
Penguasaan Kosa Kata Bahasa Inggris Peserta Didik Di Sekolah Dasar
Handayani, Endang
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 1 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i1.7903
Bahasa Inggris di SD/MI dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa yang digunakan untuk menyertai tindakan. Pada umumnya komponen bahasa terdiri dari tiga, yaitu grammar (tata bahasa), vocabulary (kosakata), dan pronunciation (pelafalan). Pengajaran vocabulary (kosakata) pada anak sekolah dasar harus ditekankan, karena dengan mempunyai kosakata yang cukup akan mempermudah anak dalam berkomunikasi. Pronunciation (pelafalan) sangat penting dalam pengembangan kosa kata karena melibatkan pembedaan antara bunyi-bunyi yang bergabung untuk membentuk kata-kata, apabila seorang siswa sudah terbiasa salah dalam pengucapan sebuah kata maka ada kecenderungan tidak bisa memberikan informasi yang jelas. Vocabulary (kosakata) semakin banyak kosa kata yang dikuasai siswa maka semakin mudah untuk belajar bahasa Inggris di kelas. Metode penelitian yang digunakan penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Adapun instrumen pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu studi literatur, Studi Literatur adalah cara untuk menyelesaikan persoalan dengan menelusuri sumber-sumber tulisan yang pernah dibuat sebelumnya. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dengan mencari referensi dari beberapa jurnal. Teknik analisis data menggunakan model miles & huberman yaitu dengan menyajikan data, mereduksi data, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa Sekolah Dasar mengalami kesulitan belajar penguasaan kosa kata bahasa Inggris yang beragam. Hal tersebut terjadi akibat factor minimnya tingkat penguasaan bahasa Inggris yang berbeda-beda.
Kesulitan Membaca Kosa Kata Dalam Teks Bacaan Bahasa Inggris Dengan Cara Membaca Nyaring
Nursiniah, Shofwa
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 1 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i1.7904
Di Indonesia bahasa Inggris merupakan bahasa asing untuk dipelajari. Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui kosa kata dalam memahami bacaan teks bahasa Inggris dan menggunakan cara membaca nyaring. Penelitian yang pernah saya baca di jurnal itu pun merupakan suatu penelitian tindakan yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian nya adalah 20 siswa Sekolah Dasar. Data penelitian yang ada pada jurnal si peneliti diperoleh dengan melakukan tes kepada subjek penelitian. Data dianalisis menggunakan catatan dan tes yang dilakukan menggunakan rumus mencari rata-rata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam mengetahui kosa kata bahasa Inggris menjadi meningkat pesat dengan mendapat skor rata-rata pada siklus kedua adalah 76,6 dan masuk ke dalam kategori bagus.
Inovasi Media Pembelajaran Sebagai Kekuatan Pasca Pandemi
Ardiawati, Ilma Agnia
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 1 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i1.7920
Pendidikan saat ini sedang dalam masalah karena adanya pandemi Covid- 19 yang telah melanda Indonesia beberapa tahun belakang. Ditambah dengan permasalahan ekonomi yang saat ini kita tau sedang krisis bukan hanya di Indonesia saja namun semua nergara terdampak karena adanya covid- 19. Masalah ini pun sangat berdampak kepada semua aspek atau bidang termasuk bidang pendidikan. Dengan kebijakan yang telah dibuat pemerintah berharap agar pendidikan di Indonesia lebih berkualitas dan menabah mutu pendidikan. Tujuan dari penulisan artikel ini yaitu penulis ingin mengetahui inovasi media pembelajaran apa yang di terapkan guru sebagai kekuatan pasca pandemi ini. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni studi literatur dan juga diperkuat oleh studi kasus dengan mengunakan metode kualitatif yaitu wawancara. Peneliatan ini menemukan hasil dan pembahasan yakni inovasi sangat penting bagi kekuatan pembelajaran karena inovasi ini bersangkutan dengan proses pendidikan. Inovasi pembelajaran sangatlah banyak mulai dari teori pembelajaran yang modern atau fleksibel, matode dan media pembelajaran baru, pembelajaran memanfaatkan fasilitas sekolah dan asih banyak inovasi lain. Inovasi sendiri akan gagal apabila guru memiliki pemikiran yang sempit, lamban, meremehkan inovasi dan salah memahami konsep inovasi. Guru juga harus memiliki inovasi baru dalam pembelajaran, agar anak tidak merasa jenuh dan bosan dalam belajar. Media pembelajaran yang di gunakan guru pasca pandemi ini ada banyak sekali sehingga peserta didik senang kembali setelah pembelajaran selama ini daring atau di rumah.
Gaya Hidup Fashion Dari Drama Korea The Penthouse
Fahira, Antika;
Sukarelawati;
Fitriah, Maria
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 1 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i1.8149
Sejak dunia hiburan Korea sedang naik daun di mancanegara, gaya hidup seputar fashion pun ikut tersorot. Bahkan, pengaruh yang terjadi akibat Drama Korea juga dapat mempengaruhi cara kebiasaan kita, seperti mengikuti tren gaya rambut ataupun gaya riasan (make up). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya hidup fashion siswa SMA Negeri 2 Cileungsi setelah menonton Drama Korea The Penthouse. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling. Teknik pengumpulan data primer menggunakan kuesioner tertutup, sedangkan sekunder penelitian ini menggunakan jurnal online dan situs web sesuai topik penelitian. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan WMS (Weight Mean Score). Pengukuran hasil penelitian ini menggunakan skala likert. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa indikator yang memiliki angka penafsiran tertinggi adalah produk-produk Korea, yang berada di angka 4,065.
Tingkat Kecemasan Pada Remaja Dalam Menghadapi Masa Depan
Sherlina, Ananda Putri
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 1 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i6.8864
Masa depan pasti akan menghampiri remaja. Karena itu remaja sudah seharusnya mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk menyongsong masa depan. Masa remaja merupakan masa transisi yang ditandai dengan perubahan fisik, emosional dan psikologis. Namun yang menjadi masalah adalah banyak anak remaja yang memilih untuk bunuh diri karena sudah tidak sanggup menghadadapi masalah yang di miliki. Tugas remaja adalah menerima dirinya sendiri dan percaya terhadap kemampuan dirinya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kecemasan remaja saat ini agar dapat diantisipasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan data menggunakan studi literatur. Studi literatur adalah serangkaian metode pengumpulan data pustaka, membaca, dan mencatat, serta mengolah bahan penelitian. Berdasarkan hasil yang didapat dari pengolahan data, kecemasan yang berlebihan pada remaja bisa di selesaikan dengan cara cerita ke orang yang di percaya dan bunuh diri bukanlah solusi yang tepat untuk menyelesaikan semua masalah.
Penerapan Keterampilan Menyikmak dalam Kegiatan Story Telling Berupa Cerita Dongeng di kelas V SDIT Hikmatus Shalawat
Oktavianti, Dinda Mega Putri;
Putri, Meliani;
Damayanti, Seli;
Humaira, Megan Asri
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 1 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i1.8968
Penelitian didahului dengan observasi awal dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana proses dan hasil pembelajaran menyimak di Kelas V SDIT HIKMATUS SHALAWAT dalam hubungannya penggunaan media Strorytelling. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang melibatkan 24 siswa diantarnya yaitu siswi perempuan 13 orang dan siswa laki-laki 11 orang. Data penelitian ini didapatkan dari hasil penelitian selama observasi terdapat perbedaan anatara siswa laki-laki dan siswi perempuan dalam proses menyimak serta keaktifan peserta didik, siswa laki-laki lebih aktif dalam menjawab pertanyaan mengenai unsur intrinsik dalam cerita dongeng Cinderalla dan sepatu kaca. sedangkan siswi perempuan cenderung hanya menulis poin-poin penting tetapi kurang dalam menyampaikan pendapat.
Peran Orangtua Dalam Permasalahan Membaca Pada Anak Kelas 2
Agustin, Paulina;
Anggraeni, Rahayu;
Fauziah, Siti;
Humaira, Megan Asri
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 1 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i1.8978
Membaca selalu menjadi acuan keberhasilan belajar pada anak kelas rendah. Jika ada siswa yang belum bisa membaca, maka pasti akan ada beberapa factor yang mempengaruhinya. Pada kasus ini salah satu faktornya adalah dari peran Orangtua siswa tersebut. Dalam keberhasilan pembelajaran tidak bisa hanya mengandalkan Guru saja, tetapi harus ada Kerjasama antara Guru dan Orangtua. Hal ini demi kerhasilan siswa juga. Permasalahan pada artikel ini akan difokuskan pada peran Orangtua dalam permasalahan membaca siswa kelas 2 di SDN 02 CIAWI. Dalam artikel ini juga akan dijelaskan lebih lanjut tentang permasalahan yang dibahas. Tujuan artikel ini dibuat adalah agar menambah wawasan pembaca tentang pentingnya peran orangtua dalam keberhasilan belajar siswa. Diharapkan juga artikel ini menjadi acuan untuk para orangtua diluar sana supaya lebih peka terhadap dunia Pendidikan dan terhadap perkembangan anak. Keberhasilan belajar anak tidak serta merta harus dibebankan kepada Guru, orangtua juga harus ikut andil dalam proses pembelajaran. Seorang anak akan lebih termotivasi jika orangtuanya ikut terjun dalam mendidiknya. Maka oleh karena itu, dalam jurnal ini akan dibahas beberapa peran orangtua dalam proses pembelajaran terutama dalam keberhasilan membaca siswa. Pada proses penulisan artikel ini kami menggunakan metode penelitian wawancara Bersama wali kelas 2 SDN 02 CIAWI, Observasi ke sekolah SDN 02 CIAWI dan Dokumentasi Ketika melakukan observasi wawancara. Kemudian hasilnya kami dijadikan sebagai Jurnal Artikel.
Pengaruh Media Pembelajaran Berbentuk Gambar Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas Rendah
Sana, Nur Nisfi;
Nurharirah, Siti;
Ziddan, Muhamad;
Humaira, Megan Asri
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 1 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i1.9014
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gambar terhadap keterampilan berbicara siswa kelas rendah. Keterampilan berbicara merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan sejak dini, karena memiliki dampak yang signifikan dalam kehidupan sosial dan akademik siswa. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi penurunan kualitas keterampilan berbicara di kalangan siswa kelas rendah, yang mungkin disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kurangnya penggunaan media yang tepat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara. Responden penelitian ini terdiri dari dua kelas rendah di sebuah sekolah dasar, dengan setiap kelas terdiri dari 39 siswa untuk kelas 1, dan 42 siswa untuk kelas 2. Dari hasil observasi dan wawancara didapatkan hasil bahwa dengan menggunakan media gambar meningkatkan keterampilan berbicara siswa yaitu : 1) Dengan menggunakan gambar sebagai media pembelajaran, siswa dapat melibatkan diri dalam berbagai kegiatan berbicara seperti mendiskusikan gambar dan menjelaskan gambar. Hal ini dapat membantu meningkatkan keterampilan berbicara siswa. 2) Gambar dapat berperan sebagai alat bantu untuk mengajarkan kosakata baru dan membangun keterampilan berbicara. 3) Gambar dapat membantu menarik perhatian siswa dan membuat mereka lebih tertarik untuk belajar. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam konteks pendidikan khususnya dalam pengembangan keterampilan berbicara siswa kelas rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media gambar dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Oleh karena itu, rekomendasi ditujukan kepada guru dan lembaga pendidikan untuk mengintegrasikan media gambar ke dalam metode pembelajaran berbicara yang digunakan, sehingga memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif bagi siswa.
Analisis Konjungsi Dalam Karangan Deskriptif pada Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar
Talaar, Vania Salsa Nabila;
Putri, Resti Nadia;
Rizkiah, Siti Nur;
Humaira, Megan Asri
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 1 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i1.9110
Keterampilan menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa bagi siswa sekolah dasar. Salah satu keterampilan menulis yang dapat dilakukan siswa sekolah dasar ialah menulis karangan, baik itu karangan naratif, karangan deskriptif, karangan argumentatif, karangan persuasif, maupun karangan eksposisi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan konjungsi dalam karangan deskriptif pada siswa kelas 5 sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif kualitatif. 15 siswa kelas 5 SDN 2 Kuta Sukabumi berpartisipasi dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data berupa studi dokumentasi yang berbentuk lembar karangan teks deskripsi hasil karya siswa. Hasil yang didapatkan yaitu siswa dapat menggunakan konjungsi dengan benar dalam menulis karangan deskriptif. Konjungsi yang digunakan siswa dalam menulis karangan deskriptif adalah konjungsi adalah, yang, dan, agar, dengan, atau, serta, dan sedangkan. Konjungsi yang serta dan sering dipakai dalam karangan dan berjumlah banyak.