cover
Contact Name
Agus Komarudin
Contact Email
akommedia@gmail.com
Phone
+6282280186065
Journal Mail Official
akommedia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ciliwung, Dusun II, Desa Tanjung Kesuma, Kec. Purbolinggo, Kab. Lampung Timur, Lampung 34190
Location
Kab. lampung timur,
Lampung
INDONESIA
Abdi Akommedia : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30258103     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal pengabdian yang sedang berkembang pesat setiap tahun nya baik dalam ilmu komputer, teknik informatika maupun sistem informasi, sains serta pendidikan untuk meningkatkan dalam pelayanan pengembangan teknologi pada bidang penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat. Dari perseroan perorangan PT Akom Media Informatika yang mempunyai tujuan mempermudah peneliti untuk menerbitkan artikel para peneliti.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 1 no. 4 (2023)" : 5 Documents clear
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMETAAN PARTISIPATIF PEMBUATAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI DI KAWASAN WISATA DESA PANDANGA Taib, Suryani; Pamuti, Pamuti; Ningrum, Rohima Wahyu; Aswan, Marwis; Amelia, Risky Nuri; Saprudin, Saprudin; Hamid, Fatma
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 4 (2023)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan wisata di Desa Pandanga Morotai Selatan merupakan kawasan pariwisata bahari yang memiliki potensi bencana tsunami. Hal ini tidak didukung oleh kesadaran masyarakat mengenai ancaman bencana tsunami. Permasalahan prioritas yang akan ditangani dalam program PKM adalah 1). keterbatasan kapasitas masyarakat baik individu, rumah tangga, maupun komunitas dalam menghadapi dan menangani bencana. 2) tidak ada jalur evakuasi bencana tsunami di kawasan wisata berdasarkan pemetaan partisipatif. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah pendekatan Comunity Based Disaster Risk Reduction (CBDRR) yang melibatkan komunitas lokal supaya terlibat aktif dalam penanggulan bencana. Kelompok masyarakat merupakan pihak yang paling utama mendapatkan risiko saat terjadi bencana, sehingga perlu memperkuat kapasitas masyarakat terhadap bencana. Selain itu masyarakat menjadi inti pembuat keputusan dalam pengurangan risiko bencana. Untuk penilaian tentang tingkat pemahaman dan kapasitas kebencanan dilakukan dengan mengajukan pertanyaan kuesioner pre-test dan post-test yang dilakukan ketika kegiatan penyuluhan. Lembaga mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Kepala Desa Pandanga, Morotai Selatan, Dinas Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pulau Morotai, dan Kelompok Masyarakat Karang Taruna. Pemetaan partisipatif jalur evakuasi dilakukan dengan Forum Group Discussion (FGD) dengan bantuan interpretasi data citra pengindraan jauh. Obyek di indetifikasi melalui peta citra yang sudah di layout kemudian di deliniasi batasnya dan akhirnya dihasilkan sebuah peta tematik sebaran obyek hasil identifikasi. Target luaran yang diharapkan dari solusi yang ditawarkan pada permasalahan yang ada di mitra adalah terpetakan seluruh bentang alam Desa Wisata Pandanga, Morotai Selatan, terpetakan jalur evakuasi bencana tsunami Desa Wisata Pandanga, Morotai Selatan, terpetakan area yang berisiko bagi wisatawan, dan kelompok masyarakat mendapatkan pengetahuan tentang potensi bencana alam di daerahnya khususnya tsunami. Sehingga ke depannya masyarakat akan berperan aktif dalam pembuatan jalur evakuasi bencana tsunami dan memiliki kemampuan, kesiapan, dan kapasitas dalam menghadapi bencana tsunami.
PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN JAMUR GERIGIT (Schizophyllum commune) SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN SEHAT DAN BERGIZI Linawati, Linawati; Siregar, Abdul Hasyim Mazhurin; Tantri, Afifah Luftiah; Wangi, Sari Sekar; Khairani, Miftahul
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 4 (2023)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jamur adalah organisme heterotrof yang biasanya hidup dengan cara saprofit, parasit atau sebagai mikoriza. Salah satu jamur makrokopis yang memiliki potensi untuk dapat dimanfaatkan oleh masyarakat adalah Schizophyllum commune. S. commune diketahui merupakan salah satu jenis jamur liar edible yang dikonsumsi di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Jamur grigit memiliki rasa yang enak dan mudah dalam pengolahannya untuk menjadi masakan.Jamur gerigit juga merupakan makanan yang sehat dan bergizi. Jamur ini mempunyai banyak manfaat. Diantaranya meningkatkan kekebalan tubuh. Nutrisi dalam jamur bermanfaat dalam meningkatkan produksi protein. Nutrisi-nutrisi tersebut juga diperlukan tubuh untuk menciptakan antivirus yang bermanfaat dalam melindungi sel-sel tubuh serta melakukan perbaikan jaringan dalam tubuh. Namun banyak orang yang belum tau bahwa jamur gerigit ini bisa dikonsumsi.Jadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan produk olahan jamur gerigit sebagai alternatif makanan yang sehat dan bergizi.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS UMKM SEKTOR LOGAM MELALUI LEAN MANUFACTURING DAN 5S Oky Bisma Thama Putra; Sumanto; Sigit Apriyanto; Erland Fauzi Alfafa
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 4 (2023)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor logam merupakan salah satu penopang ekonomi lokal, namun banyak di antaranya menghadapi persoalan produktivitas akibat tata letak kerja yang tidak tertata, tingginya pemborosan (waste) material dan waktu, serta belum diterapkannya standar kerja yang baku. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses produksi UMKM mitra bidang pengecoran dan fabrikasi logam melalui penerapan pendekatan Lean Manufacturing dan metode 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke). Metode pelaksanaan meliputi analisis situasi dan identifikasi pemborosan menggunakan Value Stream Mapping (VSM), sosialisasi dan pelatihan konsep Lean dan 5S, pendampingan implementasi langsung di area produksi, serta evaluasi hasil melalui pengukuran indikator produktivitas sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan 5S mampu menata ulang area kerja sehingga waktu pencarian alat dan bahan berkurang signifikan, sementara identifikasi dan eliminasi waste melalui prinsip Lean berhasil menurunkan waktu siklus produksi dan tingkat kecacatan produk. Secara keseluruhan, produktivitas mitra mengalami peningkatan yang terukur, disertai perbaikan aspek keselamatan dan kenyamanan kerja. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan Lean Manufacturing dan 5S dapat diadopsi oleh UMKM dengan sumber daya terbatas untuk menghasilkan perbaikan produktivitas yang berkelanjutan.
Peningkatan Kesadaran Ergonomi pada Pelaku UMKM Melalui Pelatihan dan Evaluasi Postur Kerja Damsiar; Dadan Ramdhani; Sumanto; Muhammad Zaky Abrori; Alex Wijaya
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 4 (2023)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor yang berperan penting dalam perekonomian, namun masih memiliki keterbatasan dalam penerapan prinsip ergonomi dan keselamatan kerja. Kondisi ini menyebabkan tingginya risiko gangguan muskuloskeletal akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ergonomi pada pelaku UMKM melalui pelatihan dan evaluasi postur kerja. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 20 peserta UMKM yang meliputi penyuluhan ergonomi, pelatihan postur kerja, evaluasi menggunakan metode RULA/REBA, serta pendampingan perbaikan kondisi kerja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 55,8 pada pre-test menjadi 84,2 pada post-test. Selain itu, terjadi penurunan tingkat risiko ergonomi, di mana sebelum pelatihan mayoritas peserta berada pada kategori risiko tinggi (60%), dan setelah pelatihan bergeser ke kategori rendah (50%) dan sedang (40%). Perbaikan sederhana seperti penyesuaian posisi kerja dan penggunaan alat bantu ergonomis juga memberikan dampak positif terhadap kenyamanan kerja. Dengan demikian, pelatihan dan evaluasi postur kerja terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran ergonomi serta berpotensi mengurangi risiko cedera pada pelaku UMKM.
OPTIMALISASI TATA LETAK FASILITAS DAN PENGURANGAN WASTE PADA SENTRA INDUSTRI TAHU DENGAN PENDEKATAN VALUE STREAM MAPPING (VSM) Sumanto; Oky Bisma Thama Putra; Sigit Apriyanto; Erland Fauzi Alfafa
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 4 (2023)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sentra industri tahu skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) umumnya masih menerapkan tata letak fasilitas produksi yang disusun secara tradisional tanpa mempertimbangkan aliran proses, sehingga menimbulkan berbagai bentuk pemborosan (waste) seperti waktu tunggu, transportasi berlebih, dan gerakan yang tidak perlu. Kondisi ini berdampak pada rendahnya produktivitas dan panjangnya lead time produksi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan tata letak fasilitas produksi dan mengurangi pemborosan pada mitra sentra industri tahu melalui pendekatan Value Stream Mapping (VSM). Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan dan pengukuran waktu proses, penyusunan current state map, identifikasi dan klasifikasi tujuh jenis waste, analisis akar penyebab masalah, penyusunan future state map, serta perumusan usulan relayout fasilitas produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa waste yang paling dominan adalah waiting time dan excessive transportation pada rangkaian proses perebusan hingga pencetakan tahu, yang bersumber dari tata letak berbasis proses (process layout) dengan jarak antarstasiun kerja yang cukup jauh. Usulan relayout berbasis aliran produk (flow layout) yang dihasilkan dari kegiatan ini mampu memangkas jarak perpindahan material dan mengurangi lead time produksi secara signifikan. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi mitra berupa peningkatan efisiensi lintasan produksi, penurunan waktu tunggu, serta pemahaman dasar mengenai prinsip lean manufacturing sebagai bekal untuk melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) secara mandiri

Page 1 of 1 | Total Record : 5