cover
Contact Name
-
Contact Email
agriekovet@gmail.com
Phone
+6285713434352
Journal Mail Official
agriekovet@gmail.com
Editorial Address
https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/jase/editorialteam
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal Of Agribusiness, Social and Economic
ISSN : 30260841     EISSN : 28085817     DOI : -
JASE is a national and multi-disciplinary journal in Sustainable Agricultural research, managed by the Universitas Veteran Bangun Nusantara. JASE has two issues in a year and it will be published in May and October. Every submitted manuscript will be reviewed by at least two peer-reviewers using double-blind review method. JASE publishes original articles, review articles, case studies and short communications on the fundamentals, applications and management of Sustainable Agriculture areas in collaboration with Agribusiness Association of Indonesia (AAI), Indonesian Agricultural Higher Education Communication Forum (FKPTPI) and Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE).
Articles 61 Documents
STRATEGI PEMASARAN AGROINDUSTRI OLAHAN NANAS MADU (Ananas sativus) DI KECAMATAN BELIK KABUPATEN PEMALANG Dwi Rahmadhanti, Inneke; Retnaningsih, Nugraheni; Arianti, Yoesti Silvana
Journal of Agribusiness, Social and Economic Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to identify and analyze the internal and external environmental factors of MSME honey pineapple processing in Belik District that affect the marketing of pineapple processed products, formulate marketing strategies that can be applied by UMKM honey pineapple processors in marketing their products. The analytical method of this research is descriptive analysis method with data analysis using CPM, SWOT and QSPM matrices. Respondents in this study were owners of UMKM Tiga Sekawan and Madu Jaya as well as consumers of UMKM processed honey pineapple, totaling 4 respondents. The results showed that the CPM score for Tiga Sekawan UMKM was 3.19 and for UMKM Madu Jaya the score was 1.98. SWOT matrix analysis obtained alternative strategies namely SO Strategy: Optimizing production with abundant availability of raw materials, easy-to-obtain production infrastructure, availability of skilled labor, Maintaining cleanliness of production sites, product quality, improving employee performance and creativity, maintaining good relations with resellers and customers WO Strategy: Improve production technology and carry out promotional activities with online media, Form a cooperative and Make capital loans to capital loan service providers to improve the industry. S-T Strategy: Manpower management and cooperation with resellers and retailers by conducting a pre-order system, Expanding the market using online media to expand market reach. W-T Strategy: Increasing packaging innovation and promotion to increase consumer interest and face market competition with other products. Analysis of the strategic priority QSPM matrix in strategy II, increasing packaging innovation and also promotions to increase consumer interest.
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PRODUK TEH CELUP HITAM DI KECAMATAN WONOGIRI Ady Pratama, Bambang; Arianti, Yoesti Silvana; Setyarini, Agung
Journal of Agribusiness, Social and Economic Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jase.v3i2.4657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui urutan pengaruh atribut terhadap daya beli konsumen produk merek/brand teh celup hitam (2) Mengetahui preferensi konsumen terhadap beberapa brand/merek produk teh celup hitam. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, Pengambilan sampel menggunakan metode acidental sampling dengan teknik observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik acidental sampling karena memperhatikan pertimbangan tertentu yang kemungkinan akan dihadapi pada saat penelitian, jumlah sampel yang akan diambil dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan preferensi atribut rasa, harga, aroma, warna, merek, dan desain kemasan teh celup hitam. Konsumen dalam melakukan pembelian teh celup hitam di beberapa merek/brand Tongji, Sariwnagi dan Sosro memiliki perbedaan preferensi atau terdapat perdebaan keputusan.
Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Kopi Instan Di Kabupaten Sukoharjo Nugroho, Arip Setyo; Harinta, Yos Wahyu; Dewati, Rosita
Journal of Agribusiness, Social and Economic Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas perkebuan yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi. Mengkonsumsi minuman kopi merupakan hal yang lumrah dan seakan menjadi sebuah kebiasaan bagi sebagian masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap produk kopi instan. Metode dasar dalam penelitian ini adalah deskriptif. Tempat penelitian dipilih secara senganja di Kecamatan Grogol dan Kecamatan Kartasura. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden 50. Analisis yang digunakan adalah analisis Konjoin. Berdasarkan analisis konjoin untuk menentukan preferensi konsumen terhadap produk kopi instan menunjukan bahawa atribut promosi merupakan atribut yang paling penting oleh konsumen dalam membeli produk kopi instan. Atribut kedua yang dianggap penting adalah harga. Atribut selanjutnya yang dianggap penting adalah jaminan mutu kemudian rasa dan yang dianggap kurang penting oleh konsumen adalah kemasan.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KOMODITI BAWANG MERAH DI KECAMATAN SELOGIRI KABUPATEN WONOGIRI Afifah, Nur; Harinta, Yos Wahyu; Dewati, Rosita
Journal of Agribusiness, Social and Economic Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas strategi yang memungkinkan untuk diterapkan dalam pengembangan agribisnis bawang merah di Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik. Metode penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive). Jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer dan data sekunder yang dikumpulkan dengan teknik wawancara, pencatatan dan observasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu (1) Analisis faktor-faktor internal dan eksternal, (2) Matriks SWOT, dan (3) QSPM (Quantitave Strategic Planning Matriks). Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya total dalam satu kali musim tanam dengan luas lahan sebesar 1000 m2 sebesar Rp. 7.116.209, penerimaan Rp. 20.000.000, dan pendapatan Rp. 12.939.791. Dari matriks IFE teridentifikasi 5 kekuatan, 5 kelemahan, dan matriks EFE 5 peluang ,4 ancaman. Dari matriks SWOT menghasilkan 9 alternatif strategi. Matriks QSPM menghasilkan prioritas strategi dengan TAS tertinggi yaitu, (1) program memberi bantuan modal dari Pemerintah dengan nilai TAS (Total Atractiveness Score) 81,46, (2) Penerapan teknologi PHT dengan TAS 44,04, (3) peningkatan kualitas dan kuantitas bawang merah dengan intensifikasi pertanian dengan TAS 31,76.
ANALISIS KELAYAKAN NON FINANSIAL BUDIDAYA JAMBU KRISTAL DI AGROWISATA LARASATI GARDEN DESA POLOKARTO KECAMATAN POLOKARTO KABUPATEN SUKOHARJO Sari, Diana Nopita; Harinta, Yos Wahyu; Arianti, Yoesti Silvana
Journal of Agribusiness, Social and Economic Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana cara budidaya jambu kristal dan menegetahui analisis kelayakan non finansial pada usaha budidaya jambu kristal di Agrowisata Larasatai Garden, Desa Polokarto, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Lokasi ini dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada Maret 2020 sampai Februari 2021. Metode dasar yang digunakan yaitu deskriptif analitis. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Responden dalam penelitian ini yaitu pemilik dan staff agrowisata, serta PPL Kecamatan Polokarto. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis kelayakan non finansial. Kelayakan non finansial dianalisis menggunakan aspek hukum, lingkungan, pasar, teknis dan manajemen. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa cara budidaya jambu kristal di Agrowisata Larasati Garden meliputi: (1) Persiapan lahan dengan membuat jarak tanam 3x3 meter sampai 4x4 meter; (2) Pembibitan dan penanaman bibit yang dilakukan pada pagi atau sore hari; (3) Perawatan tanaman yang dilakukan meliputi penyiraman, penyiangan dan pemangkasan; (4) Pupuk yang digunakan yaitu pupuk organik berupa pupuk kandang dan pupuk kimia berupa NPK, ZA, KCl; (5) Penyemprotan insektisida pada tanaman jambu kristal hanya terfokus pada daun; (6) Pembungkusan buah dilakukan pada saat buah masih dalam kondisi muda; (7) Pemanenan buah dilakukan langsung oleh pengunjung dengan kondisi buah yang dipanen sudah cukup matang. Sedangkan untuk analsis non finansialnya didapatkan bahwa Agrowisata Larasati Garden layak untuk dikembangkan. Hal ini ditunjukkan dengan berdirinya agrowisata tersebut, sudah memberikan dampak positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
ANALISIS EFISIENSI DAN RISIKO HOME INDUSTRI KERIPIK BENGUK DI DUSUN GROBOG KELURAHAN WURYOREJO KECAMATAN WONOGIRI KABUPATEN WONOGIRI Sari, Arsa Wulan; ret, Nugraheni; Arianti, Yoesti Silvana
Journal of Agribusiness, Social and Economic Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, keuntungan, profitabilitas, efisiensi dan risiko dari home industri keripik benguk di Dusun Grobog Kelurahan Wuryorejo Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri. Metode dasar penelitian menggunakan metode deskriptif analitis dan pelaksanaan penelitian menggunakan metode sensus.Penentuan daerah sampel menggunakan metode purposive sampling. Responden adalah produsen keripik benguk berskala home industri yaitu sebanyak 17 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan pencatatan. Analisis data yang digunakan yaitu dengan menggunakan analisis biaya, penerimaan, keuntungan, profitabilitas, analisis efisiensi usaha dan analisis risiko usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya total rata-rata yang dikeluarkan yaitu sebesar Rp 17.096.111,00/bulan dan penerimaan rata-rata yang diperoleh sebesar Rp 39.952.941,00/bulan sehingga keuntungan rata-rata yang diperoleh sebesar Rp 22.856.830,00/bulan. Profitabilitas sebesar 1,34%. Home industri keripik benguk yang dijalankan sudah efisien karena mempunyai nilai efesiensi >1 yaitu 2,34. Home industri keripik benguk memiliki nilai CV<0,5 dan L>0, yaitu pada risiko harga bahan baku dengan nilai CV sebesar 0,26 dan nilai L sebesar 58.364, Nilai CV pada risiko produksi sebesar 0,31 dan nilai L sebesar 62, nilai CV pada risiko keuntungan sebesar 0,39 dengan L sebesar Rp 4.865.816,00. Hal ini menunjukkan berarti home industri keripik benguk masih menguntungkan.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROWISATA BARRO TANI MANUNGGAL DI DESA KEPATIHAN KECAMATAN SELOGIRI KABUPATEN WONOGIRI Hardianto, Aditya Syambudi; Retnaningsih, Nugraheni; Arianti, Yoesti Silvana
Journal of Agribusiness, Social and Economic Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengetahui faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi Perkembangan Agrowisata Barro Tani Manunggal di Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri. Mengetahui strategi alternatif yang dapat di lakukan dalam pengembangan Agrowisata Barro Tani Manunggal di Desa Kepatihan Kecamatan Selogiri. Mengetahui prioritas strategi dalam mengembangkan Agrowisata Barro Tani Manunggal di Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri. Metode dasar dalam penelitian adalah dengan menggunakan metode deskriptif. Metode deskriptif adalah metode penelitian untuk mengetahui keberadaan variabel mandiri, baik untuk satu variabel atau lebih, variabel yang berdiri sendiri tanpa membuat perbandingan dan mencari variabel itu dengan varibel yang lain Menganalisis lingkungan internal perusahaan pada akhirnya berujung pada suatu faktor-faktor kekuatan dan kelemahan pada suatu perusahaan. Karena setiap perusahaan pasti memiliki kekuatan dan kelemahan sehingga perusahaan tersebut harus mampu memanfaatkan kekuatannya untuk mengurangi kelemahan yang berada di perusahaan. Prioritas strategi dalam mengembangkan Agrowisata Barro Tani Manunggal Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri adalah melakukan kerjasama terhadap Pemerintah Kabupaten Wonogiri agar pengembangan agrowisata semakin maju dan lebih di kenal secara luas. Agrowisata Barro Tani Manunggal dapat melakukan penambahan fasilitas yang dimana hal tersebut berdasarkan akan kebutuhan dan keinginan konsumen atau wisatawan yang datang.
KOMPARASI BIAYA DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI KONVENSIONAL DAN MODERN DI KECAMATAN TAWANGSARI KABUPATEN SUKOHARJO Rahayu, Putri; Basuki, Joko Setyo; Setyarini, Agung
Journal of Agribusiness, Social and Economic Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Dalangan Kecamatan Tawangsari Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2015 menjadi percontohan mekanisasi pertanian meskipun demikian sampai saat ini belum semua petani tersebut beralih menggunakan alat mesin pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, pendapatan dan efisiensi usahatani padi konvensional dan modern dan untuk mengetahi perbandingan biaya, pendapatan dan efisiensi usahatani padi konvensional dan modern. Metode dasar yang digunakan adalah deskriptif analitis. Pemilihan lokasi penelitian secara purposive di Desa Dalangan Kecamatan Tawangsari Kabupaten Sukoharjo. Teknik pengambilan sampel menggunakan snowball dengan jumlah responden 60. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekuder. Analisis yang digunakan adalah analisis usahatani dan uji beda tidak berpasangan menggunakan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Biaya usahatani padi konvensional sebesar Rp. 4.955.720,- ha/MT dan biaya usahatani padi modern Rp. 5.091.763,- /ha/MT. (2) Penerimaan usahatani padi konvensional sebesar Rp. 15.591.333,- /ha/MT dan penerimaan usahatani padi modern Rp. 22.532.833,-/ha/MT. (3) Pendapatan usahatani padi konvensional sebesar Rp. 10.635.613,-/ha/MT dan pendapatan usahatani padi modern Rp. 17.441.070,-/ha/MT. (4) Efisiensi usahatani padi konvensional sebesar 3,13 dan efisiensi usahatani padi modern sebesar 4,45 sehingga layak diusahakan. Berdasarkan uji t-test didapatkan hasil signifikansi biaya sebesar 0,727 > 0,05 sehingga hipotesis ditolak, karena tidak terdapat berbedaan biaya yang signifikan antara usahatani konvensional dan modern sedangkan uji t-test signifikansi pada pendapatan dan efisiensi sebesar 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis diterima, terdapat perbedaan Pendapatan dan Efisiensi antara usahatani padi konvensional dan modern di Desa Dalangan Kecamatan Tawangsari Kabupaten Sukoharjo.
KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA PETANI PADI DI DESA JATIPURNO KECAMATAN JATIPURNO KABUPATEN WONOGIRI Pangestu, Mustika Indah; Retnaningsih, Nugraheni; Setyarini, Agung
Journal of Agribusiness, Social and Economic Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui besarnya pendapatan dan pengeluaran rumah tangga petani padi di Desa Jatipurno Kecamatan Jatipurno Kabupaten Wonogiri, mengetahui besarnya proporsi pengeluaran konsumsi pangan terhadap total pengeluaran rumah tangga petani padi, mengetahui besarnya konsumsi energi dan protein rumah tangga petani padi, mengetahui kondisi ketahanan pangan rumah tangga petani padi berdasarkan indikator proporsi pengeluaran pangan dan tingkat konsumsi energi. Metode dasar yang digunakan yaitu deskriptif analitis. Responden dipenelitian ini yaitu petani padi pemilik penggarap. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis pendapatan dan pengeluaran rumah tangga petani padi, proporsi pengeluaran pangan terhadap pengeluaran total, analisis tingkat konsumsi pangan rumah tangga petani padi, analisis ketahanan pangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata pendapatan rumah tangga petani padi sebesar Rp. 6.941.933 per tahun dari pendapatan usahatani dan Rp. 21.758.600 per tahun dari pendapatan luar usahatani. Rata-rata pengeluaran untuk pangan Rp. 1.275.907 per bulan dan rata-rata pengeluaran non pangan Rp. 696.154 per bulan. Besar proporsi pengeluaran konsumsi pangan terhadap total pengeluaran 66,75%. Rata-rata konsumsi energi 1.9505,55 kkal/orang/hari dan untuk konsumsi protein 57,36 gram/orang/hari. TKE 90,74% dan TKP 100,64%. Kondisi ketahanan pangan rumah tangga petani padi di Desa Jatipurno Kecamatan Jatipurno Kabupaten Wonogiri adalah rumah tangga kategori tahan pangan sebesar 13,33% dan 86,67% kategori rentan pangan.
Perkembangan Tanaman Kopi Di Indonesia Pulungan, Abraham Ismail; Elvina, Tri Shinta; Syahbudin, Syahbudin; Putra, Gustiansyah Perdhana; Malona, Arga; Putra, Fuad Stiady; Salqaura, Siti Sabrina
Journal of Agribusiness, Social and Economic Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jase.v3i2.4697

Abstract

This study aims to explore descriptively the development of coffee plants in Indonesia. This research uses literature study and secondary data. Data mainly obtained from Coffee Statistics published by Indonesian Statistic Center. The results showed that the People's Plantation is the largest coffee plantation, with the highest production and highest productivity. Meanwhile, large state-owned companies and large private companies tend to experience a decrease in both the area of coffee plantations, their production, and productivity. In Indonesia, the provinces with the largest areas and high production followed by productivity are the provinces of South Sumatra, Lampung, Aceh, North Sumatra, and Bengkulu.