cover
Contact Name
Iwan Tri Bowo
Contact Email
iwantb@umpri.ac.id
Phone
+6285601771179
Journal Mail Official
jbn.ejournal@gmail.com
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Pringsewu JL. KH Ahmad Dahlan No. 112 Pringsewu Lampung 35373 Phone: 085601771179
Location
Kab. pringsewu,
Lampung
INDONESIA
Bagimu Negeri : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25488651     EISSN : 25488651     DOI : DOI: https://doi.org/10.52657/bagimunegeri
Bagimu Negeri : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JBN) merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk Kegiatan Pengabdian, dengan nomor E-ISSN 2548-866X dan P-ISSN 2548-8651 adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Pringsewu. Penerbitan jurnal dilakukan setiap 6 Bulan sekali, yaitu bulan Juni dan Desember Journal Homepage Image Jurnal Bagimu Negeri (JBN) merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk Kegiatan Pengabdian, dengan nomor E-ISSN 2548-866X dan P-ISSN 2548-8651 adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Pringsewu. Penerbitan jurnal dilakukan setiap 6 Bulan sekali, yaitu bulan Juli dan Desember Scope Jurnal 1. Education, 2. Teaching, 3. Counseling, 4. Training, 5. Socializing, 6. Mentoring, 7. Coaching,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 385 Documents
"SERUNI” : INOVASI SENAM REPRODUKSI DAN SKRINING HB DIGITAL UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA REMAJA PUTRI DI KELURAHAN CISEUREUH Lia Yulianti; Devita Zakirman; Ruciah
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3639

Abstract

Masalah kesehatan remaja putri di dunia masih didominasi anemia defisiensi besi, terutama di negara berkembang akibat ketidakseimbangan kebutuhan pertumbuhan dan asupan nutrisi. Di Indonesia, prevalensi anemia pada remaja putri usia 15–24 tahun mencapai 32%, sehingga berisiko menimbulkan gangguan kesehatan reproduksi dan stunting di masa depan. Observasi di Rusunawa Ciseureuh menunjukkan sebagian besar remaja putri belum memiliki pemetaan kadar hemoglobin (Hb) secara klinis karena keterbatasan alat skrining serta rendahnya aktivitas fisik rutin. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi dan memutus risiko anemia melalui program SERUNI (Senam Reproduksi Masa Kini). Metode yang digunakan meliputi edukasi partisipatif, skrining Hb digital, intervensi senam SERUNI, dan pemberdayaan kader berbasis monitoring kesehatan. Hasil menunjukkan peningkatan literasi kesehatan kategori “Baik” dari 11% menjadi 89% serta penurunan prevalensi anemia dari 72% menjadi 23%. Kesimpulannya, program SERUNI CISEUREUH efektif meningkatkan literasi kesehatan reproduksi, aktivitas fisik, penurunan anemia, dan kemandirian kader secara berkelanjutan di komunitas Rusunawa Ciseureuh.
EDUKASI PENDAMPINGAN PERSALINAN BERBASIS ISLAMIC VALUES BAGI PARA SUAMI SEBAGAI SOLUSI PREVENTIF DEPRESI ANTENATAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRINGSEWU Sirlii Diana; Sumarni; Mufidah; Rahmah Fitria
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3640

Abstract

Masih rendahnya pengetahuan dan keterampilan suami dalam memberikan dukungan fisik dan spiritual berbasis nilai-nilai Islam selama kehamilan dan persalinan berpotensi meningkatkan kecemasan serta risiko depresi antenatal pada ibu hamil. Pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi pendampingan persalinan berbasis Islamic Values kepada suami untuk mencegah depresi antenatal pada ibu hamil di Puskesmas Pringsewu. Metode yang digunakan meliputi ceramah, simulasi pendampingan persalinan, dan diskusi kelompok terarah, dengan fokus pada dukungan fisik (pijat, kompres) dan spiritual (dzikir, doa, murottal). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengetahuan suami meningkat dari 20% sebelum kegiatan menjadi 85% setelah kegiatan, sedangkan keterampilan praktik meningkat dari 15% menjadi 80% serta pendampingan persalinan meningkat dari 10% sebelum kegiatan menjadi 85% setelah kegiatan dilaksanakan.. Hasil observasi juga menunjukkan bahwa suami mampu memberikan dukungan fisik dan spiritual selama persalinan, disertai penurunan kecemasan dan peningkatan kenyamanan ibu. Integrasi dukungan fisik dan spiritual disesuaikan dengan budaya religius lokal sehingga edukasi mudah diterima dan berkelanjutan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan berbasis nilai Islam efektif secara psikologis dan mendukung kesehatan maternal dengan menurunkan risiko komplikasi persalinan akibat stres. Kesimpulannya, pendampingan persalinan berbasis Islamic Values oleh suami merupakan strategi preventif depresi antenatal yang dapat diimplementasikan rutin dalam kelas ibu hamil di Puskesmas.
SEMINAR DAN SOSIALISASI PENGEMBANGAN POTENSI USAHA DI DESA TRI TUNGGAL MULYA Purwanto; Aulia Nurlaili Kusuma Wardani; Arifin
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3641

Abstract

Desa Tri Tunggal Mulya Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu menyimpan berbagai potensi usaha berbasis sumber daya lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal. Masyarakat desa masih menghadapi keterbatasan pengetahuan kewirausahaan, inovasi produk, pengelolaan usaha, serta kemampuan pemasaran. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi, pemahaman, dan motivasi kepada masyarakat mengenai pengembangan potensi usaha desa melalui kegiatan seminar dan sosialisasi kewirausahaan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan penyuluhan partisipatif melalui seminar, penyampaian materi, diskusi interaktif, dan tanya jawab. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 05 Februari 2026 di Aula Balai Desa Tri Tunggal Mulya dengan peserta terdiri dari masyarakat umum, pelaku UMKM, ibu-ibu PKK, pemuda Karang Taruna, dan perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai kewirausahaan, identifikasi potensi usaha desa, inovasi produk berbasis lokal seperti olahan jagung, singkong, dan jamur tiram, pengelolaan usaha, pencatatan keuangan sederhana, serta branding dan strategi pemasaran digital. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya motivasi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif berbasis potensi lokal desa secara mandiri dan berkelanjutan.
PEMBENTUKAN PERILAKU PROMOTIF KESEHATAN MELALUI EDUKASI INTERAKTIF PADA ANAK USIA DINI DI DESA BANYUMAS Rahmatika Kayyis; Tuti Handayani; Nur Anisya Agustin
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3642

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membentuk perilaku promotif kesehatan pada anak usia dini melalui edukasi interaktif di RA Muslimat dan TK Intan, Desa Banyumas. Permasalahan yang diidentifikasi adalah belum optimalnya pembiasaan praktik mencuci tangan dan menyikat gigi dengan teknik yang benar pada anak usia 3–5 tahun. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Service Learning dengan strategi ceramah interaktif, demonstrasi, praktik langsung, serta pemanfaatan media audiovisual dan lagu edukatif. Peserta kegiatan berjumlah 45 anak. Evaluasi dilakukan melalui observasi kemampuan peserta dalam mempraktikkan enam langkah mencuci tangan dan teknik menyikat gigi yang benar setelah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa 38 anak (85%) mampu melakukan praktik secara mandiri, sedangkan 7 anak (15%) masih memerlukan bimbingan. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi interaktif berbasis pengalaman langsung efektif dalam membentuk perilaku promotif kesehatan pada anak usia dini. Program ini berpotensi menjadi model promotif kesehatan berbasis sekolah yang dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mendukung pembiasaan hidup sehat sejak dini.
EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI DAN MANAJEMEN STRES DALAM PENCEGANAN OLIGOMENOREA PADA REMAJA PUTRI DI SMK NEGERI 1 BUMI RATU NUBAN Weda Ayu Ardini; Revita Ananta
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3643

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja ialah salah satu aspek penting dalam proses pembangunan kesehatan masyarakat, khususnya dalam mempersiapkan generasi sehat secara fisik, mental, maupun sosial. Masa remaja ialah periode transisi yang ditandai dengan adanya perubahan hormonal, fisik, serta psikologis yang signifikan, sehingga remaja putri rentan mengalami berbagai gangguan kesehatan reproduksi, salah satunya adalah oligomenorea. Oligomenorea adalah kondisi gangguan siklus menstruasi yang ditandai dengan jarak menstruasi lebih dari 35 hari atau frekuensi menstruasi kurang dari sembilan kali dalam satu tahun. Berdasarkan laporan World Health Organization (WHO) pada tahun 2022, prevalensi gangguan siklus menstruasi masih cukup tinggi pada perempuan. Selain itu, data Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa terdapat sebanyak 13,7% perempuan usia 10 hingga 59 tahun di Indonesia mengalami gangguan menstruasi yang tidak teratur dalam kurun waktu 12 bulan. Maka kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan manajemen stres, sekaligus melatih keterampilan remaja dalam melakukan teknik akupresur SP6 dan box breathing sebagai upaya pencegahan oligomenorea.. Metode kegiatan yang digunakan dengan memberikan penyuluhan, penilaian pengetahuan dengan menggunakan pre test dan post test serta analisa data menggunakan deskriftif kualitatif. Hasil kegiatan diperoleh bahwa Kegiatan edukasi kesehatan reproduksi dan manajemen stres pada remaja putri menunjukkan bahwa pemberian informasi yang tepat dan terstruktur dapat meningkatkan pengetahuan serta pemahaman remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dengan penerapan menejemen stres yang efektif sebagai upaya pencegahan gangguan menstruasi (Oligomenorhea).
PELATIHAN MENULIS TEKS DRAMA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PRINGSEWU Ani Diana; Sholikhin; Rohmah Tussolekha
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3645

Abstract

Pelatihan Menulis Teks Drama Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Pringsewu. Kemampuan menulis naskah sastra, khususnya drama, merupakan capaian pembelajaran penting bagi siswa SMP untuk mengasah imajinasi dan berpikir kritis. Namun, observasi awal menunjukkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Pringsewu dalam menulis teks drama belum maksimal, terutama pada penyusunan struktur resolusi-epilog dan penerapan kaidah kebahasaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan wawasan teoretis serta meningkatkan keterampilan praktis siswa dalam menulis teks drama. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah metode pelatihan interaktif melalui pendekatan kontekstual dan penugasan berbasis peristiwa di lingkungan sekitar siswa. Evaluasi kemampuan siswa dilakukan melalui tes unjuk kerja berupa penugasan menulis teks drama yang dinilai berdasarkan rubrik struktur dan kaidah kebahasaan (ejaan dan tanda baca). Hasil pre-test menunjukkan rata-rata nilai siswa sebesar 77 (kategori baik), dan meningkat signifikan pada post-test setelah pelatihan menjadi 90,16 (kategori sangat baik). Secara rinci, terdapat 22 siswa (88%) yang masuk dalam kategori sangat baik dan 3 siswa (12%) dalam kategori baik. Aspek struktur teks drama memperoleh rerata tertinggi sebesar 3,82, sedangkan aspek kebahasaan menjadi catatan evaluasi karena memperoleh rerata terendah yaitu 3,10 akibat kendala penulisan huruf kapital dan tanda baca pada 10 siswa. Simpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan dengan metode kontekstual efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan menulis teks drama siswa. Pelatihan serupa perlu direncanakan secara berkala dan kontinu guna menumbuhkan budaya menulis sastra di sekolah.
PROMOSI KESEHATAN “STOP CYBERBULLYING” PADA SISWA SMK KESEHATAN UTAMA GLOBAL MADANI LAMPUNG TENGAH Ekta Puspita Sari; Dina Puspita
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3646

Abstract

Cyberbullying merupakan salah satu masalah yang semakin meningkat pada remaja seiring dengan pesatnya penggunaan media sosial. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya secara sosial, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan penurunan kepercayaan diri. Maka dari itu, diperlukan upaya promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja dalam mencegah dan menghadapi cyberbullying di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMK tentang bahaya cyberbullying serta cara pencegahan dan penanganannya. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan pendekatan edukatif melalui ceramah, diskusi interaktif, dan media leaflet. Kegiatan dilakukan pada 69 siswa SMK Kesehatan Utama Global Madani Kecamatan Yukum Jaya Kabupaten Lampung Tengah. Evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan intervensi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terkait cyberbullying. Sebelum penyuluhan, sebagian besar siswa memiliki pemahaman yang kurang tentang dampak dan pencegahan cyberbullying. Setelah dilakukan promosi kesehatan, terjadi peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan dan kesadaran siswa dalam mengenali, mencegah, dan merespons tindakan cyberbullying. Promosi kesehatan melalui strategi penyuluhan yang tepat dan penggunaan media promosi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang cyberbullying. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam menekan kejadian cyberbullying serta meningkatkan kesehatan mental remaja di lingkungan sekolah.
PELATIHAN KOLASE DAUN UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS SISWA KELAS III SDN 1 WAY JAHA Lulu'ah Jilantami; Lufiana Sifa Auralia
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3647

Abstract

Kreativitas merupakan salah satu kemampuan penting yang perlu dikembangkan sejak jenjang sekolah dasar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan kreativitas siswa adalah melalui kegiatan seni rupa Kolase dengan memanfaatkan bahan alam yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, seperti daun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas seni rupa siswa kelas III SDN 1 Way Jaha melalui penerapan seni rupa kolase berbahan daun. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, pemberian materi, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan kepada siswa dalam membuat karya kolase. Kegiatan dilaksanakan bersama mahasiswa dengan melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh siswa (100%) mampu menyelesaikan karya kolase dengan tingkat antusiasme yang tinggi, ditandai oleh keterlibatan aktif pada setiap tahapan kegiatan. Sebagian besar siswa berhasil menghasilkan karya yang beragam dari segi komposisi, pemilihan warna daun, dan keunikan motif, yang mencerminkan peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan keterampilan motorik halus. Selain itu, kegiatan ini juga membantu siswa mengenal pemanfaatan bahan alam sebagai media berkarya seni. Dengan demikian, penerapan seni rupa kolase berbahan daun dapat menjadi alternatif kegiatan pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kreativitas seni rupa siswa sekolah dasar.
PELAYANAN KESEHATAN MASA REKONSTRUKSI PASCA BENCANA BANJIR DI POSKO KESEHATAN PAYA BEDI, ACEH TAMIANG Wahyu Dwi Fatimah; Hanif Nanda Nafi'an; Sucitra Anugrah Romadhani Putra
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3648

Abstract

Indonesia memiliki 127 gunung berapi aktif, dengan wilayah yang dilalui 3 lempeng tektonik, hal ini menjadi penyebab Indonesia memiliki risiko tinggi mengalami bencana alam. Dampak dari bencana tersebut diantaranya masalah kesehatan seperti diare, demam, typhoid, ISPA, campak, penyakit kulit, serta penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes. Bencana banjir di Aceh Tamiang telah merusak infrastruktur seperti fasilitas kesehatan, sehingga akses masyarakat pada pelayanan kesehatan menjadi terganggu. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar dan lanjutan pada masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Paya Bedi, Aceh Tamiang masa dimasa rekonstruksi pasca bencana di Posko Kesehatan. Kegiatan pengabdian ini berupa pelayanan kesehatan, mulai dari persiapan, penyusunan rencana kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Hasil pelayanan kesehatan didapatkan sebagian besar peserta penerima manfaat yaitu perempuan, berusia dewasa (19-59 tahun), dengan penyakit ISPA dan dermatitis. Setelah dilakukan pelayanan kesehatan selama 2 minggu kondisi kesehatan masyarakat semakin membaik. Hal ini menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan penting yang diperlukan masyarakat terdampak bencana untuk memenuhi kebutuhan kesehatan dasar maupun lanjutan.
PEMBERDAYAAN IBU HAMIL DAN KELUARGA MELALUI PELATIHAN PIJAT EFFLEURAGE UNTUK MENGURANGI NYERI PERSALINAN Yolanda Sari, Daris; Widiyastuti, Rika
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3649

Abstract

Nyeri persalinan merupakan kondisi fisiologis yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan kecemasan pada ibu bersalin. Kurangnya pengetahuan ibu hamil dan keluarga mengenai metode nonfarmakologis pengurangan nyeri persalinan menjadi salah satu permasalahan di masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan keterlibatan ibu hamil serta keluarga melalui edukasi dan pelatihan pijat effleurage sebagai upaya nonfarmakologis pengurangan nyeri persalinan di Kabupaten Purwakarta. Metode kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan kader kesehatan kepada 30 peserta yang terdiri dari ibu hamil dan keluarga. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest, observasi keterampilan, sikap, dan kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki pengetahuan baik setelah mengikuti edukasi dan pelatihan (93,3%). Sebagian besar peserta memiliki sikap positif (90%), keterampilan yang baik (83,4%) dalam mempraktikkan pijat effleurage, serta merasa sangat puas (80%) terhadap kegiatan yang diberikan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan serta mendukung pemberdayaan keluarga dan kader kesehatan di masyarakat.