cover
Contact Name
Iwan Tri Bowo
Contact Email
iwantb@umpri.ac.id
Phone
+6285601771179
Journal Mail Official
jbn.ejournal@gmail.com
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Pringsewu JL. KH Ahmad Dahlan No. 112 Pringsewu Lampung 35373 Phone: 085601771179
Location
Kab. pringsewu,
Lampung
INDONESIA
Bagimu Negeri : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25488651     EISSN : 25488651     DOI : DOI: https://doi.org/10.52657/bagimunegeri
Bagimu Negeri : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JBN) merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk Kegiatan Pengabdian, dengan nomor E-ISSN 2548-866X dan P-ISSN 2548-8651 adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Pringsewu. Penerbitan jurnal dilakukan setiap 6 Bulan sekali, yaitu bulan Juni dan Desember Journal Homepage Image Jurnal Bagimu Negeri (JBN) merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk Kegiatan Pengabdian, dengan nomor E-ISSN 2548-866X dan P-ISSN 2548-8651 adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Pringsewu. Penerbitan jurnal dilakukan setiap 6 Bulan sekali, yaitu bulan Juli dan Desember Scope Jurnal 1. Education, 2. Teaching, 3. Counseling, 4. Training, 5. Socializing, 6. Mentoring, 7. Coaching,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 385 Documents
PELATIHAN PEMAHAMAN MAKNA KONTEKSTUAL PADA IKLAN BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH DI SMP QURAN DARUL IKHLAS PRINGSEWU Umi Kholidah; Rr Dwi Astuti; Dessy Saputry
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3669

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMP Quran Darul Ikhlas Pringsewu yang dihadiri oleh 25 peserta didik kelas VIII. Pemahaman makna kontekstual merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang penting dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa. Namun, masih banyak siswa sekolah menengah yang mengalami kesulitan dalam memahami makna kata, frasa, maupun kalimat sesuai dengan konteks penggunaannya. Kondisi tersebut dapat berdampak pada rendahnya kemampuan membaca kritis, memahami teks, serta menginterpretasikan informasi secara tepat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman makna kontekstual siswa melalui pelatihan yang dilaksanakan di SMP Quran Darul Ikhlas Pringsewu. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep makna kontekstual dan kemampuan mereka dalam mengidentifikasi makna kata atau ungkapan berdasarkan konteks penggunaannya pada iklan. Peningkatan tersebut terlihat dari hasil evaluasi yang menunjukkan kenaikan rata-rata nilai peserta dari 64 pada saat pretest menjadi 87 pada saat posttest. Simpulan dalam kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap penguatan literasi kritis siswa. Melalui pemahaman makna kontekstual, siswa menjadi lebih cermat dan kritis dalam memahami informasi yang disampaikan melalui iklan
PEMANFAATAN KERAJINAN FRESH FLOWER DALAM PEMBUATAN PEMBATAS BUKU SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN KREATIVITAS SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 3 PAGELARAN Lutfia Zahra; Istifarah Miftahul Hasanah; Jesica Mayasmida; Ria Septika Anggraeni; Dinia Rahmadani
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3670

Abstract

Pembelajaran seni dan keterampilan di sekolah dasar memiliki peran strategis dalam mengembangkan kreativitas, kemampuan motorik, dan apresiasi estetika siswa. Namun, pendekatan konvensional yang masih dominan sering kali membatasi ruang eksplorasi dan inovasi peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang lebih kontekstual dan menarik, salah satunya melalui pemanfaatan kerajinan Fresh Flower dalam pembuatan pembatas buku. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas siswa melalui pengalaman langsung berbasis bahan alam. Metode yang digunakan adalah pendekatan praktik langsung (Learning By Doing) yang melibatkan 32 siswa kelas IV SDN 3 Pagelaran. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu menghasilkan karya yang kreatif, estetis, dan beragam. Selain itu, terjadi peningkatan keterampilan motorik halus, kemampuan menyusun komposisi, serta rasa percaya diri siswa dalam berekspresi. Penggunaan bunga segar memberikan pengalaman sensorik yang kaya dan pembelajaran yang bermakna, sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini. Dengan demikian, kegiatan pemanfaatan Fresh Flower dalam pembuatan pembatas buku terbukti efektif sebagai strategi pengembangan kreativitas dan keterampilan siswa sekolah dasar.
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI TEMPAT PENSIL KREATIF UNTUK MELATIH KETERAMPILAN MOTORIK HALUS SISWA DI SD NEGERI 2 SUMBER BANDUNG Refi Widiantoro; Wuri Maulidia; Azizatul Mardhiyyah; Istiqomah; Della Frestiana; Alfi Khadiyah; Arifah Arrizkiah; Agus Fuad; Oktavia Putri; Willy Ramadhani
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3611

Abstract

Permasalahan limbah plastik yang terus meningkat dapat berdampak buruk terhadap lingkungan apabila tidak dimanfaatkan dengan baik. Selain itu, keterampilan motorik halus siswa sekolah dasar perlu dilatih melalui kegiatan yang kreatif dan edukatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah plastik menjadi tempat pensil kreatif sekaligus melatih keterampilan motorik halus siswa. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 2 Sumber Bandung dengan metode ceramah, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Bahan yang digunakan berupa botol plastik bekas, sedotan, gunting, dan lem. Siswa dilibatkan secara aktif mulai dari tahap persiapan hingga penyelesaian produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa dapat menghasilkan tempat pensil yang menarik dan fungsional dari limbah plastik. Melalui kegiatan menggunting, menempel, dan menyusun bahan, siswa dapat melatih keterampilan motorik halus mereka. Meskipun pada awal kegiatan siswa kurang antusias, motivasi dan bimbingan yang diberikan membuat siswa lebih aktif selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, kegiatan ini dapat melatih keterampilan motorik halus siswa sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN CANVA DI UPT SD NEGERI 1 SRIWUNGU Endang Wahyuni; Farid Wahyu Pratama; Osti Nuzula Pakiyana Amanda; Desi Artika Sari
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3630

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembuatan media pembelajaran interaktif menggunakan Canva di UPT SD Negeri 1 Sriwungu, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif yang meliputi tahap perencanaan, persiapan, pemberian materi, praktik, serta evaluasi dan refleksi. Hasil identifikasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum memanfaatkan media pembelajaran interaktif berbasis digital, dan 44,4% peserta belum mengetahui cara menggunakan Canva sebagai media pembelajaran. Pelatihan diikuti oleh 9 guru dengan materi pengenalan fitur Canva, pembuatan bahan ajar interaktif, serta desain slide animasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru, dimana 90% peserta telah mampu menggunakan Canva setelah pelatihan dilaksanakan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kreativitas dan literasi digital guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif dan menarik sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
SATU LANGKAH SEBELUM AKAD: PEMERIKSAAN DAN EDUKASI PRAKONSEPSI OLEH TIM BIDAN MUDA UMPRI Dzul Istiqomah Hasyim; Cynthia Puspariny
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3632

Abstract

Penting dalam mempersiapkan kondisi fisik, mental, dan sosial calon pengantin sebelum memasuki kehamilan, serta berperan dalam pencegahan stunting sejak dini. Namun, kesadaran calon pengantin terhadap pemeriksaan dan edukasi prakonsepsi masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan kesehatan calon pengantin melalui pemeriksaan dan edukasi prakonsepsi berbasis interaktif oleh Tim Bidan Muda UMPRI. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif yang meliputi pemeriksaan kesehatan (tekanan darah, kadar hemoglobin, indeks massa tubuh), edukasi interaktif menggunakan media visual dan permainan edukatif, serta konseling personal. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan serta analisis hasil pemeriksaan kesehatan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian peserta masih mengalami anemia dan status gizi kurang. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan peserta ≥30% setelah diberikan edukasi. Seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan memahami pentingnya kesiapan kesehatan sebelum menikah. Program ini juga berhasil mencapai indikator capaian, yaitu sebagian besar peserta mengikuti pemeriksaan prakonsepsi secara lengkap. Kesimpulannya, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan mendeteksi dini masalah kesehatan calon pengantin. Program ini berpotensi menjadi model edukasi pranikah berbasis kesehatan reproduksi yang berkelanjutan dalam upaya pencegahan stunting sejak sebelum konsepsi.
PENERAPAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK DIGITAL LINTASAN BOLA DAN PARABOLA DI MTS NEGERI 2 PRINGSEWU DESA SUKAMULYA KECAMATAN BANYUMAS Noerhasmalina; Lisdwiana Kurniati; Linda Rahmawati
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3633

Abstract

 Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan Media Pembelajaran Berbasis Komik digital Matematika dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman konsep siswa pada materi Persamaan dan Fungsi Kuadrat di MTs Negeri 2 Pringsewu. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode implementasi yang meliputi: tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan guru untuk mengidentifikasi permasalahan pembelajaran, kemudian dilanjutkan dengan pengembangan Media Komik Digital yang disesuaikan dengan kurikulum. Pada tahap pelaksanaan, Media Komik Digital diterapkan secara langsung dalam proses pembelajaran, sedangkan tahap evaluasi dilakukan melalui observasi dan diskusi untuk mengetahui respons serta keterlibatan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan Komik Digital mampu meningkatkan minat belajar, keaktifan, membantu siswa dalam memahami konsep Persamaan dan Fungsi Kuadrat secara lebih konkret. Media Komik Digital berbasis web juga memberikan kemudahan akses bagi siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, Media Komik Digital dapat menjadi alternatif inovasi pembelajaran Matematika yang menarik dan komunikatif.
PENYULUHAN PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA: REMAJA SEHAT GENERASI KUAT TANPA ANEMIA Siti Hajrianti; Theresia Shella Beredikta
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3634

Abstract

Anemia merupakan kondisi defisiensi hemoglobin di bawah ambang normal (WHO: <12 g/dL pada remaja putri 15-18 tahun, <13 g/dL pada putra), yang mengganggu transportasi oksigen ke jaringan dan menimbulkan gejala seperti kelelahan, pucat, serta penurunan konsentrasi. Di Indonesia, prevalensi anemia pada remaja mencapai 32% (perempuan) dan 20% (laki-laki) berdasarkan Riskesdas 2018, serta 15-16% pada remaja putri usia 10-24 tahun menurut SKI 2023, terutama disebabkan anemia defisiensi besi akibat asupan zat besi rendah, menstruasi berlebih, pola makan tidak teratur, infeksi cacing, dan penghambat penyerapan seperti teh/kopi. Dampaknya meliputi penurunan prestasi akademik, produktivitas fisik, imunitas, serta risiko kesehatan reproduksi jangka panjang seperti kelahiran prematur. Pencegahan efektif mencakup konsumsi makanan kaya zat besi heme/non-heme, vitamin C pendukung, tablet tambah darah (TTD) mingguan, pola makan dan edukasi kesehatan melalui sekolah/media sosial. Tinjauan ini menekankan intervensi holistik untuk mengurangi beban anemia pada remaja Indonesia.
PELATIHAN ASAH BILAH SEMBELIH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI JURU SEMBELIH HALAL BERBASIS PRINSIP IHSAN DI PRINGSEWU Rahmat Efendi; Afrizal; Kholid Hidayatullah; Gusti Adi Pranoto
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3635

Abstract

Kualitas penyembelihan halal tidak hanya ditentukan oleh pemahaman syariat, tetapi juga keterampilan teknis, khususnya dalam penggunaan alat sembelih yang tajam. Permasalahan yang sering ditemukan di masyarakat adalah rendahnya kemampuan juru sembelih dalam mengasah pisau secara benar, sehingga berpotensi memengaruhi kehalalan dan kesejahteraan hewan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan juru sembelih halal melalui pelatihan asah bilah sembelih berbasis prinsip ihsan. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan pendekatan ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung. Kegiatan dilaksanakan di Pringsewu dengan melibatkan peserta dari kalangan juru sembelih dan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait pentingnya ketajaman pisau dalam penyembelihan serta peningkatan keterampilan dalam teknik pengasahan yang tepat. Peserta mampu menentukan sudut pengasahan, menggunakan batu asah sesuai standar, serta menguji tingkat ketajaman pisau secara mandiri. Luaran kegiatan berupa peningkatan kompetensi peserta dan tersedianya alat pendukung praktik yang dapat digunakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang penyembelihan halal serta berkontribusi terhadap peningkatan standar praktik penyembelihan yang sesuai dengan prinsip syariat dan kesejahteraan hewan.
PEMBINAAN PEMBUATAN MOTIF BATIK LAMPUNG DENGAN MOTIF GEOMETRI PADA BATIK ANDANAN PESAWARAN Hidayatulloh; Umi Hidayani; Ari Suningsih; Nurmitasari; Suminto
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3636

Abstract

Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai estetika dan ekonomi tinggi, namun pengembangan motif pada UMKM masih menghadapi keterbatasan inovasi desain. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengrajin dalam mendesain motif batik berbasis geometri. Kegiatan dilaksanakan pada 04–12 April 2026 di Galeri Andanan Batik Lampung, Desa Kurungan Nyawa, Kabupaten Pesawaran, dengan pendekatan partisipatif dan berbasis praktik. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan, pemberian materi konsep geometri dan prinsip desain, praktik perancangan motif, serta pendampingan implementasi pada kain batik. Konsep yang diterapkan mencakup simetri, transformasi (translasi, refleksi, rotasi, dan dilatasi), serta pola pengulangan yang dipadukan dengan motif khas Lampung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas pengrajin dalam menghasilkan motif yang lebih variatif, terstruktur, dan estetis. Selain itu, kegiatan ini juga berdampak pada peningkatan kapasitas UMKM, terutama dalam inovasi produk dan daya saing pasar. Dengan demikian, penerapan konsep geometri dalam desain batik menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas produk sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.
PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PELATIHAN KERAJINAN TIGA DIMENSI BERBAHAN CLAY Cenita Givia Intani; Endang Wahyuni; Hanifah; Icha Anggraini; Putri Hardiana; Firly Azzahra
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3661

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas siswa dalam pembelajaran seni rupa di SD Negeri 2 Tanjung Agung, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus. Pembelajaran masih didominasi metode ceramah dan kegiatan menggambar dua dimensi sehingga siswa belum memiliki pengalaman membuat karya tiga dimensi. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan kerajinan tiga dimensi berbahan clay, mengetahui peningkatan kreativitas siswa, serta mengetahui respons siswa terhadap penggunaan media clay dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan praktik langsung (learning by doing) melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan dilakukan menggunakan metode demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan individu kepada 19 siswa kelas V. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan kerajinan tiga dimensi berbahan clay berjalan dengan baik dan mampu meningkatkan kreativitas siswa dengan rata-rata persentase kreativitas sebesar 82,5% pada kategori tinggi. Selain itu, respons siswa terhadap kegiatan memperoleh rata-rata persentase sebesar 90,7% dengan kategori sangat positif. Penggunaan media clay membuat siswa lebih aktif, antusias, dan percaya diri dalam menuangkan ide serta imajinasi melalui karya tiga dimensi. Dengan demikian, pelatihan kerajinan tiga dimensi berbahan clay dapat menjadi alternatif kegiatan pembelajaran kreatif untuk meningkatkan kreativitas siswa sekolah dasar.