cover
Contact Name
Gusma Harfiana Abbas
Contact Email
gusma.harfiana@unm.ac.id
Phone
+6289694990900
Journal Mail Official
chemedu@unm.ac.id
Editorial Address
Jurusan Kimia FMIPA, Universitas Negeri Makassar, Jl. Daeng Tata Raya, Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Chemedu: Jurnal Ilmiah Pendidikan Kimia
ISSN : 28081226     EISSN : 28081218     DOI : https://doi.org/10.35580/chemedu.v4i2
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Chemedu merupakan wadah untuk bertukar informasi ilmiah mengenai ilmu pendidikan kimia yang meliputi perkembangan teori, media dan metode pembelajaran dari hasil penelitian, telaah pustaka, opini, makalah teknis dan kajian buku.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2024)" : 8 Documents clear
Pengaruh Metode Tutor Sebaya (Peer Teaching) pada Model Problem Solving terhadap Hasil Belajar Kimia Peserta Didik Kelas XI MIA SMAN 9 Makassar pada Materi Pokok Asam dan Basa Aini, Miratun; Auliah, Army; Husain, Halimah
ChemEdu Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v5i1.61378

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian quasy experiment yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan metode tutor sebaya pada model problem solving terhadap hasil belajar kimia peserta didik kelas XI MIA SMAN 9 Makassar pada materi pokok asam dan basa. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest-only control design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIA SMAN 9 Makassar yang terdiri dari tujuh kelas. Sampel diperoleh secara acak dan terpilih kelas XI MIA 6 sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah peserta didik 28 orang dan kelas XI MIA 7 sebagai kelompok kontrol dengan jumlah peserta didik 28 orang. Kelompok eksperimen dibelajarkan dengan menggunakan metode tutor sebaya pada model problem solving sedangkan kelompok kontrol dibelajarkan dengan model problem solving tanpa menggunakan metode tutor sebaya. Variabel bebas pada penelitian ini adalah metode tutor sebaya pada model problem solving dan variabel terikat adalah hasil belajar peserta didik. Data hasil belajar yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan nilai rata-rata posttest peserta didik kelompok eksperimen yaitu 82,86 dan nilai rata-rata posttest peserta didik kelompok kontrol yaitu 74,92. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa data terdistribusi normal dan homogen. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t diperoleh nilai thitung = 2,80 dan pada taraf signifikan α = 0,05 dengan dk = 54 diperoleh ttabel = 2,00. Oleh karena itu, thitung > ttabel, maka H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode Tutor Sebaya pada model Problem Solving berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI MIA SMAN 9 Makassar pada Materi Pokok Asam dan Basa. ABSTRACT This research is a quasi-experiment that aims to know the influence of peer teaching method in problem solving model toward student achievment of students class XI SMAN 9 Makassar Study on Acid and Bases Solution. Posttess-Only Control Design is the design of this research. The population research are students of classes XI MIA SMAN 9 Makassar that consists of seven classes. The sample is taken randomly so the XI MIA 6 class is chosen as the experiment group with 28 students and XI MIA 7 class as the control group with 28 students. The experiment group is teaching by using the Peer teaching method in problem solving model meanwhile the control group is using the problem solving model without peer teaching method. The independent variable in this study is peer teaching in problem solving model and the dependent variable is the student achievment. The student achievement obtained is analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic. The descriptive statistic analysis result show the average velue of experiment group students posttest is 82,86 and the control group is 74.92. The inferential statistic analyisis result show that the data is distributed normally and homogeneously. The results of hypothesis testing using t-test values obtained tcount = 2.80 and α = 0.05 significance level with df = 54 obtained ttable = 2.00. Therefore, tcount> ttable, then H1 is accepted and H0 is rejected. Peer Teaching Method in Problem Solving Model is Influencing the Student Achievment of Students Class XI MIA SMAN 9 Makassar Study on Acid and Bases Solution.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Quick Response (QR) Code Pada Materi Pokok Senyawa Hidrokarbon Askar, Askar; Auliah, Army; Hardin, Hardin
ChemEdu Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v5i1.48295

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R & D) yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media QR Code sebagai media pembelajaran pada materi pokok senyawa hidrokarbon. Pengembangan ini mengacu pada model pengembangan ADDIE. Instrumen yang digunakan untuk kevalidan yaitu lembar validasi untuk ahli media dan materi, kepraktisan yaitu lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, Angket respon guru, Angket respon peserta didik, dan keefektifan yaitu tes hasil belajar. Hasil penelitian ini adalah: (1) kevalidan media QR Code berdasarkan ahli media dan materi, masing-masing sebesar 3, 63 dan 3,69 yang termasuk dalam kategori sangat valid, (2) kepraktisan media QR Code berdasarkan observasi keterlaksanaan pembelajaran, Angket respon guru, dan peserta didik berturut-turut sebesar 96,2%, 97,3% dan 88% yang termasuk dalam kategori sangat tinggi, sehingga dinyatakan layak digunakan dari segi kepraktisannya (3) keefektifan media QR Code berdasarkan hasil belajar yang mencapai ketuntasan kelas sebesar 87,8% sehingga termasuk dalam kategori efektif. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis aplikasi Quick Response (QR) Code pada materi pokok senyawa hidrokarbon yang dikembangkan dengan model ADDIE dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran. ABSTRACT This research is research and development which aims to determine the level of validity, practicality and effectiveness of QR Code media as a learning medium on the subject matter of hydrocarbon compounds. This development refers to the ADDIE development model. The instrumens used for validity were validation sheets for media and material experts, practicality, namely learning implementation observation sheets, teacher response questionnaires, student response questionnaires, and effectiveness, namely learning achievement tests. The results of this study are: (1) the validity of the QR Code media based on media and material experts, respectively 3, 63 and 3.69 which are included in the very valid category, (2) the practicality of the QR Code media based on the observation of learning implementation, response questionnaire teachers, and students respectively 96.2%, 97.3% and 88% which are included in the very high category, so that it is declared feasible to use in terms of practicality (3) effectiveness of QR Code media based on learning outcomes that achieve class mastery of 87.8% so that it is included in the effective category. Based on these data, it was concluded that learning media based on the Quick Response (QR) Code application on the subject matter of hydrocarbon compounds developed using the ADDIE model were stated to be valid, practical, and effective for use in learning.
Efektivitas Pembelajaran Daring dengan Model Kooperatif Tipe NHT Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI IPA MA GUPPI Buntu Barana Kab.Enrekang (Pada Materi Pokok Larutan Penyangga) Arham, Husnayaini; Herawati, Netti; Alimin, Alimin
ChemEdu Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v5i1.28396

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi keefektifan model Kooperatif tipe NHT (Numbered Head Together) secara daring terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik kelas XI IPA MA GUPPI Buntu Barana kab.Enrekang pada materi pokok larutan penyangga. Desain Penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest Posttest Design. Subjek dalam penelitian ini adalah Kelas XI IPA sebagai kelas ekperimen yang jumlah peserta didik sebanyak 26 orang. Penelitian ini dilaksanakan selama lima kali pertemuan, yang terdiri dari satu kali pelaksanaan pretest, tiga kali proses pembelajaran dan satu kali pelaksanaan posttest. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen hasil belajar peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian pretest-posttest. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan normalized-gain. Hasil analisis deskriptif diperoleh persentase hasil belajar peserta didik sebelum dilakukan perlakuan sebesar 7,69% dan setelah diberi perlakuan sebesar 80,76% artinya terdapat 21 orang peserta didik yang memperoleh nilai diatas KKM dari 26 orang peserta didik secara keseluruhan. Dan nilai rata-rata N-Gain 0,515 dengan kategori sedang. Hal ini dapat disimpulkan bahwa, keefektifan Model Kooperatif Tipe NHT secara daring berada pada kategori sedang terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik kelas XI IPA MA GUPPI Buntu Barana kab.Enrekang pada materi pokok larutan. ABSTRACT This study is a descriptive study that aims to determine how high the effectiveness of the online Cooperative type NHT (Numbered Head Together) model on improving the learning outcomes of students in class XI IPA MA GUPPI Buntu Barana kab. Enrekang on the subject matter of buffer solution. The research design used is One Group Pretest Posttest Design. The subjects in this study were Class XI IPA as an experimental class with 26 students. This research was carried out for five meetings, consisting of one pretest, three learning processes and one posttest. Data retrieval is done by using the instrument of student learning outcomes. Data was collected by giving pretest-posttest. This study uses descriptive statistical analysis and normalized-gain. The results of the descriptive analysis showed that the percentage of student learning outcomes before treatment was 7.69% and after being treated was 80.76%, meaning that there were 21 students who scored above the KKM from 26 students overall. And the average value of N-Gain is 0.515 in the medium category. It can be concluded that the effectiveness of the online NHT Cooperative Model is in the moderate category towards improving student learning outcomes in class XI IPA MA GUPPI Buntu Barana, Enrekang district on the subject matter of solution.
Pengembangan Etnosains dalam Pembelajaran Kimia pada Kurikulum Merdeka: Sebuah Kajian Literatur Allo, Eda Lolo; Jumriati, Jumriati
ChemEdu Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v5i1.62393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan etnosains dalam pembelajaran kimia dan mengeksplorasi lebih jauh bagaimana kearifan lokal/etnosains dapat dikembangkan dalam pembelajaran kimia pada kurikulum merdeka guna mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur dari 15 artikel yang terindeks dalam kurun waktu 6 tahun (2018-2023) dengan mengkaji referensi secara kualitatif. Tahapan penelitian dilakukan mulai dari pengumpulan artikel, reduksi artikel, display artikel, pembahasan, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan etnosains dalam pembelajaran kimia dapat diintegrasikan dalam kurikulum merdeka untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila. Penelitian ini untuk memberikan gambaran dan informasi tentang pengembangan etnosais dalam kimia yang memberi peluang dalam pelaksanaan kurikulum merdeka dan sebagai referensi dalam penelitian selanjutnya.
Pengaruh Media Word Square pada Model Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X IPA SMAN 3 Barru (Studi pada Materi Pokok Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit) Suciani, Suciani; Side, Sumiati; Sudding, Sudding
ChemEdu Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v5i1.38423

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Media Word Square pada Model Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X IPA SMA Negeri 3 Barru. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi ekperimen dengan pendekatan kuantitatif, desain posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh kelas X IPA dengan jumlah 2 kelas. Sampel penelitian adalah kelas X IPA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPA 2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda untuk memperoleh data hasil belajar, di analisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif diperoleh rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa hasil belajar kelas eskperimen dan kelas kontrol berasal dari populasi yang homogen tetapi tidak terdistribusi normal sehingga uji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney, hasil analisis tersebut memperlihatkan bahwa ada pengaruh media Word Square pada Model Discovery Learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas X IPA SMA Negeri 3 Barru (studi pada materi pokok larutan elektrolit dan non elektrolit). ABSTRACT This study was to determine the effect of Word Square media on discovery learning model on learning outcomes of class X IPA SMAN 3 Barru students. The research method used is a quasi-experimental with a quantitative approach with a posttest-only control group design. The research population is all class X IPA with a total of 2 classes. The research sample was class X IPA 3 as the experimental class and class X IPA 2 as the control class. The data collection technique used multiple choice tests to obtain data on learning outcomes. Data analysis was performed using descriptive and inferential statistics. The results of statistical analysis obtained that the experimental class average learning outcomes higher than the control class. The results of statistical analysis of learning outcomes showed that the experimental and control class data came from a homogeneous population but not normally distributed so that the test used was the Mann-Whitney test. From data analysis shows that based on data analysis, it can be concluded that there is an effect of Word Square media on discovery learning model on learning outcomes of class X IPA SMAN 3 Barru students (material for Electrolyte and Non Electrolyte solutions).
Pengaruh Metode Two Stay Two Stray dalam Metode Inkuiri Terbimbing terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X MIPA SMA Negeri 17 Bone (Studi pada Materi Pokok Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit Rosadi, Husna Hadi; Husain, Halimah; Sulastry, Taty
ChemEdu Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v5i1.50730

Abstract

Penelitian eksperimen semu bertujuan mengetahui pengaruh metode two stay two stray dalam model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 17 Bone. Desain penelitian adalah posttest-only control design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 17 Bone yang terdiri dari 3 kelas. Sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yaitu kelas X MIPA 2 kelas eksperimen dan kelas X MIPA 3 kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Variabel bebasnya adalah metode two stay two stray dalam model inkuiri terbimbing, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 17 Bone pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit. Instrumen penelitian yaitu tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Data hasil belajar yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif diperoleh rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan rata-rata hasil belajar kelas kontrol. Hasil uji prasyarat statistik inferensial menunjukkan bahwa data kelas eksperimen dan kelas kontrol berasal dari populasi yang homogen tetapi kelas kontrol tidak terdistribusi normal, sehingga uji hipotesis yang digunakan adalah uji non parametrik yaitu uji Mann-Whitney. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode two stay two stray dalam model inkuiri terbimbing dalam model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 17 Bone pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit
Perbandingan Hasil Belajar pada Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dengan Pembelajaran Problem Solving Siswa Kelas XI SMA Negeri 12 Bulukumba Pada Materi Pokok Termokimia Kamsia, Kamsia; Anwar, Muhammad; Sulastry, Taty
ChemEdu Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v5i1.46118

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa Kelas XI SMA Negeri 12 Bulukumba yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran Problem Solving. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran Problem Solving, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar siswa pada materi termokimia. Desain penelitian yang digunakan adalah Posttest-Only Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA yang berjumlah 62 siswa yang terbagi dalam 2 kelas. Teknik pengambilan sampel yaitu random sampling. Sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yaitu kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen 1 dengan jumlah siswa 31 orang dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen 2 dengan jumlah siswa 31 orang. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes berupa tes akhir (posttest). Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah adalah 68.89 dan siswa yang diajar dengan model pembelajaran problem solving adalah 63.24. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji t diperoleh nilai ttabel = 2.00, pada taraf signifikansi 0.025 dengan dk 12.16 diperoleh thitung = 1.94. Oleh karena –t ( α, dk) ≤ thitung ≤ +t( α,dk), maka H1 diterima dan H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Problem Solving ditinjau dari hasil belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri 12 Bulukumba pada materi pokok termokimia. ABSTRACT This research is an experimental research with quasi experimental which aims to know the difference of learning outcomes of XI grade students of SMAN 12 Bulukumba between those who learned by Problem-based Learning model and those who learned by Problem Solving learning model. The independent variables in this research are Problem based learning model and Problem Solving Learning Model, whereas the dependent variable is the learning outcomes of students on Thermochemistry. The research design used is Posttest-Only Design. The population of the research is the students of XI IPA that consists of 62 students divided into 2 classes. The sampling technique is random sampling. The sample of this research consists of 2 classes, those are XI IPA 1 as the 1st experimental class which consists of 31 students and class XI IPA 2 as the 2nd experimental class which consists of 31 students. The data result of the research obtained by giving final test (posttest). The data obtained then analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics. The result of data analysis shows that the average of students learning outcomes in problem based learning model is 68.89 and in problem solving learning model is 63.24. The result of hypothesis testing by using t-test is shown by ttable = 2.00, with 0.025 and dk 12.16, then it obtains the score of tcount = 1.94. Thus, -t ( α, dk) ≤ tcount ≤ + t ( α, dk). So, H0 is accepted and H1 is rejected. This result shows that there is no difference in learning outcomes of students of XI IPA SMAN 12 Bulukumba on Thermochemistry as the subject matter thought by problem based learning model and problem solving learning model.
Pengaruh Media Pembelajaran Quizizz pada Model Pembelajaran Berbasis Masalah Secara Daring Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X MIPA SMA Negeri 3 Toraja Utara (Studi pada Materi Pokok Reaksi Reduksi Oksidasi) Silambi`, Eda; Yunus, Muh.; Muharram, Muharram
ChemEdu Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v5i1.27772

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran quizizz pada model pembelajaran berbasis masalah secara daring terhadap hasil belajar peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 3 Toraja Utara pada materi pokok reaksi reduksi oksidasi. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA SMAN 3 Toraja Utara yang terdiri dari tujuh kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas X MIPA 1 sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah peserta didik 34 orang dan kelas X MIPA 5 sebagai kelompok kontrol dengan jumlah peserta didik 31 orang. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan analisis deskriptif diperoleh nilai rata-rata untuk kelompok eksperimen sebesar 75,05 dan kelompok kontrol sebesar 70,75. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney diperoleh Zhitung= 2,45 pada taraf signifikan =0,05 diperoleh Ztabel = 1,64. Hal ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media pembelajaran quizizz pada model pembelajaran berbasis masalah secara daring terhadap hasil belajar peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 3 Toraja Utara pada materi pokok reaksi reduksi oksidasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 8