cover
Contact Name
Widayat Widayat
Contact Email
widayat@live.undip.ac.id
Phone
+6281329163105
Journal Mail Official
pspi@live.undip.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl. Prof. Sudarto SH Tembalang Semarang 50275 Semarang Jawa Tengah Indonesia www. pspi.undip.ac.id; Email pspi@live.undip.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 29858100     DOI : 10.14710/jpii.xxxx.xxxxx
Fokus dari JPII ini adalah mempublikasikan setiap artikel ilmiah dari dari para peneliti, insinyur, Insinyur Profesional. Artikel yang diterbitkan dapat berbentuk Artikel Riset, Artikel Review, Artikel dari Studi Kasus, Review Artikel baik Singkat maupun Lebar. Pekerjaan Keinsinyuran diantaranya dalam bidang keteknikan /rekayasa, pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan. Ruang lingkup dari jurnal ini adalah: - Teknik Industri yang meliputi teknik mesin, teknik elektro, teknik kimia, teknik industri - Teknik Sipil dan Rekayasa Bangunan yang meliputi perairan, sungai dan bendungan - Teknik Informatika, Komputer dan Sistem Informasi - Rekayasa Sumber Daya Hayati yang meliput pertanian, peternakan dan perikanan
Articles 122 Documents
Analisis Fluktuasi Radiasi Matahari dan Implikasinya Terhadap Penempatan PLTS Salile, Ahmad Yusuf; Nisworo, Sapto; Sumardi, Sumardi
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 6 (2024): JPII:
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24596

Abstract

Radiasi matahari di Indonesia sangat berfluktuasi. Hal ini berdampak langsung pada keluaran daya dari PLTS yang pada gilirannya dapat menyebabkan masalah operasional seperti fluktuasi frekuensi pada jaringan listrik. Untuk mengatasi hal ini, diusulkan pengukuran dan analisis fluktuasi radiasi matahari secara independen di berbagai lokasi, serta membandingkannya dengan pengukuran secara koinsiden (gabungan beberapa lokasi). Hipotesis menyatakan bahwa semakin banyak titik pengukuran secara koinsiden akan menghasilkan persentase fluktuasi yang lebih kecil. Dengan memahami data statistik mengenai fluktuasi radiasi matahari, para insinyur dapat merencanakan kapasitas sistem PLTS secara strategis dan mengoptimalkan penempatannya. Informasi ini memungkinkan pemanfaatan energi surya yang efisien sambil tetap menjaga stabilitas sistem. Selain itu, temuan penelitian ini dapat membuka peluang untuk investigasi lebih lanjut mengenai sifat intermiten sistem PLTS. Pada akhirnya, penelitian ini secara tidak langsung berkontribusi pada transisi menuju sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Kata kunci: radiasi matahari, fluktuasi, statistik, PLTS, Pulau Jawa
Dedieselisasi Kelistrikan Pulau Buluh untuk Meningkatkan Jam Nyala Manalu, Alexander; Denis, Denis; Soetrisno, Yosua Alvin Adi
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 5 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24591

Abstract

Provinsi Kepuluan Riau merupakan provinsi dengan kepulauan yang besar di Indonesia. Luas wilayah Provinsi Kepulauan Riau sebesar 8.201,72 km2 yang mana 96% merupakan lautan dan 4% merupakan daratan. Menurut data dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terdapat 2.408 pulau di Kepulauan Riau yang terdiri dari pulau besar dan kecil. Pulau Buluh merupakah salah satu pulau yang terdapat di Kepulauan Riau dan terletak di seberang Pulau Batam. Kelistrikan Pulau Buluh saat ini sudah dilayani oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Belakang Padang dengan jam nyala sebesar 14 Jam. Untuk menyediakan listrik di Pulau Buluh, PLN menyediakan mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Berdasarkan evaluasi jam nyala dan kapasitas yang ada saat ini, Pulau Buluh perlu ditingkatkan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan pelanggan akan jam nyala dan mengatasi kekurangan listrik dalam beberapa tahun ke depan. Untuk mengatasi kebutuhan jam nyala dan kekurangan listrik yang akan terjadi di Pulau Buluh, diperlukan tambahan litsrik yang mana tambahan listriknya akan diperoleh dari Pulau Batam. Untuk mengalirkan listrik dari Batam ke Pulau Buluh diperlukan kabel laut tegangan menengah. Dengan dedieselisasi ini, PLTD yang beroperasi di pulau Buluh akan dinonaktifkan dan sumber listrik akan diperoleh dari grid PLN Batam. Kata kunci: kepulauan, Pulau Buluh, kelistrikan, jam nyala, kabel laut
Analisis Saluran Kabel Tanah pada Proyek Pembangunan Saluran Kabel Tegangan Tinggi 150kV Kawasan Industri Kapasitas 170MVA Sepanjang 6,5 kmr Kartojo, Ismail Hartanto; Triwiyatno, Aris; Nisworo, Sapto
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24584

Abstract

Karya ilmiah ini disusun untuk melakukan analisis pembangunan transmisi berkapasitas 170 MVA dan panjang 6,5 kmr guna memenuhi kebutuhan pelanggan tegangan tinggi di kawasan industri. Pelanggan akan disuplai dari dua sub sistem yang berbeda dan pasokan listrik mulai digunakan dalam jangka waktu satu tahun. Sehubungan jangka waktu konstruksi yang singkat, maka pasokan listrik tahap satu akan disuplai melalui SKTT. Agar pembangunan SKTT dilaksanakan secara tepat mutu, biaya dan waktu maka dilakukan analisis untuk menentukan saluran kabel tanah yang akan digunakan meliputi jenis dan ukuran penampang kabel, metode penggelaran kabel, proteksi mekanis kabel serta memenuhi aturan yang berlaku dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi kabel tanah. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan maka pembangunan SKTT menggunakan kabel konduktor aluminium 2000 mm2 dengan metallic sheath corrugated aluminium sheath. Sesuai hasil perhitungan KHA, pada kedalaman 7 meter dengan konfigurasi trefoil dan metode HDD, saluran kabel dapat mengaliri arus senilai 760 A atau setara 197 MVA. Kata kunci: Analisis SKTT, kawasan industri, KHA, trefoil, HDD, corrugated aluminium sheath
Evaluasi Milestone Hydrotest Boiler Unit 1 Menggunakan Temporary Facility Pada PLTU Palu 3 (2x50 MW) Ananta, Reza; Denis, Denis; Handayani, Noer Abyor
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24574

Abstract

Penugasan supervisi konstruksi di PLTU Palu 3 (2x50 MW) khususnya untuk bidang mekanikal berupa supervisi erection peralatan boiler, turbine, coal handling, ash handling dan balance of plant. Penugasan pada supervisi konstruksi boiler mengangkat masalah yakni evaluasi milestone hydrotest boiler unit 1 di PLTU Palu 3 (2x50 MW), di mana berdasarkan persyaratan di dalam buku kontrak Book III section 4.6 Mechanical Works III sub-section 4.6.1.1.2 disebutkan sistem perpipaan pembangkit didesain, difabrikasi, di-install dan diuji berdasarkan persyaratan ANSI code B31.1, power piping. Selain itu juga disyaratkan di dalam buku kontrak Book III section 4.6 Mechanical Works, Sub-Section 4.6.2.4 disebutkan bahwa bagian boiler bertekanan harus memenuhi persyaratan ASME Boiler and Pressure Vessel Code, Section I dan harus sepenuhnya mematuhi undang-undang atau peraturan yang berlaku di Indonesia. Terlambatnya target tercapainya milestone hydrostatic test boiler unit 1 sehingga diperlukan evaluasi lebih lanjut terhadap semua aspek yang dapat memengaruhi proses hydrostatic test boiler tersebut. Tujuan penyusunan evaluasi ini untuk memastikan hydrostatic test boiler PLTU Palu 3 (2x50 MW) dapat diselesaikan tepat waktu untuk menunjang pemenuhan kebutuhan ketenagalistrikan di Provinsi Sulawesi bagian utara dan pemenuhan keandalan PLTU Palu 3 (2x50 MW). Pengumpulan data menggunakan teknik observasi pada boiler, unit sistem pendukung (chlorination system, air compressor system, WTP, CWP system, temporary pipe) dan peralatan pekerjaan persiapan. Teknik analisa statistik inferensial digunakan untuk mengidentifikasi kekurangan pekerjaan konstruksi bagian dari tahapan tercapainya hydrotest boiler unit 1 yang perlu segera diselesaikan. Kesimpulan dan saran diharapkan menjadi rekomendasi terhadap pekerjaan mana yang perlu diselesaikan segera agar hydrotest boiler unit 1 dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang sesuai standar. Kata kunci: erection boiler, persyaratan kontrak, hydrostatic test, unit sistem pendukung, peralatan pekerjaan persiapan, analisa statistik
Penilaian Kualitas Lingkungan Perairan Berbasis Bioindikator (Gastropoda) di Area Dampak Pertambangan Nikel Kecamatan Pomalaa, Sulawesi Tenggara Purnama, Muhammad Fajar; Suprihanto, Agus; Hadiyanto, Hadiyanto
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 6 (2024): JPII:
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pertambangan nikel terhadap ekosistem perairan di Kecamatan Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan adalah pengambilan sampel gastropoda sebagai bioindikator kualitas air di beberapa titik yang terkena dampak aktivitas pertambangan. Pemilihan gastropoda sebagai indikator didasarkan pada sensitivitas organisme ini terhadap perubahan kondisi lingkungan perairan. Pengambilan sampel dilakukan di berbagai lokasi, termasuk area kontrol yang relatif tidak terganggu oleh aktivitas pertambangan. Parameter fisika-kimia air juga diukur untuk memberikan data pendukung. Hasil analisis menunjukkan adanya perubahan komposisi dan kelimpahan gastropoda di area yang terkena dampak (7 spesies) dibandingkan dengan area kontrol (39 spesies). Perubahan ini meliputi penurunan keanekaragaman spesies (H’ kontrol 3,10 (tinggi) dan terdeklinasi di area dampak menjadi 1,73), dominasi beberapa jenis gastropoda yang toleran terhadap polusi (C = 0,52), serta hilangnya beberapa spesies yang sensitif terhadap perubahan kualitas air (Sphaerassiminea miniata). Selain itu, ditemukan korelasi antara tingkat pencemaran logam berat di perairan dengan perubahan struktur komunitas gastropoda. Temuan ini mengindikasikan bahwa aktivitas pertambangan nikel di Kecamatan Pomalaa memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan ekosistem perairan di sekitarnya. Implikasi dari penelitian ini mencakup pentingnya pengelolaan lingkungan yang lebih ketat di area pertambangan, serta kebutuhan untuk melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap kualitas ekosistem perairan di wilayah tersebut. Kata kunci: assesment, kesehatan lingkungan, bioindikator, pertambangan nikel
Peninjauan Keandalan Sistem Pentanahan Tower SUTT 150 kV Jakabaring-Keramasan Terhadap Arus Gangguan Junaedi, Junaedi; Triwiyatno, Aris; Sumardi, Sumardi
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 5 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24592

Abstract

Untuk menjaga keandalan proses penyaluran energi listrik dari arus gangguan, proteksi yang digunakan di antaranya adalah sistem pentanahan pada tower-tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT). Penelitian ini bertujuan untuk meninjau atau mengevaluasi SUTT 150 kV Section Jakabaring-Keramasan dikarenakan SUTT ini melewati permukiman dan lahan pertanian masyarakat, tentunya dengan sistem proteksi pentanahan sangat diandalkan melindungi tower dan mahluk hidup dari induksi tegangan listrik maupun dampak sambaran petir. Dari hasil pengukuran resistansi pentanahan di tower SUTT 150 kV masih relatif aman di mana nilai resistansi pentanahan masih dibawah 5 Ω, termasuk dari hasil perhitungan. Dari analisa resistansi pentanahan dengan kondisi tanah memiliki struktur dua lapis melalui Cymgrd dimana potesial terjadinya tegangan langkah ditimbulkan sebesar 208,34 volt dan potensial terjadinya tegangan sentuh 175,12 volt. Sedangkan dari konstruksi sistem pentanahan terpasang melalui simulasi Cymgrd bahwa konstruksi pentanahan sekarang termasuk andal dan mampu meminimalisir Ground Potential Rise (GPR) di sekitar kaki tower menjadi 4,50477 volt dari besarnya arus gangguan yang mencapai 3760 ampere dan dinyatakan masih relatif aman bagi mahluk hidup di permukaan tanah pada lokasi tower. Kata kunci: sistem pentanahan tower, SUTT 150 kV, arus gangguan, keandalan
Analisis Potensi Daya Listrik PLTS Atap di Gedung PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepri (UID RKR) Pekanbaru dengan Perangkat Lunak PVsyst Yulfin, Muhammad Dhani; Wardhani, Dyah Hesti; Purwaningsih, Ratna
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24587

Abstract

Pemerintah dalam tujuannya mencapai target bauran energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025 terus mendorong masyarakat dalam menggunakan energi terbarukan, terutama di jenis energi surya melalui pemanfaatan PLTS Atap. Dalam pembangunan sistem PLTS Atap, perlu dilakukan perancangan sistem PLTS terlebih dahulu, untuk mengkalkulasi energi yang dapat dihasilkan pada sistem tersebut. Perhitungan potensi daya listrik perlu dilakukan karena merupakan salah satu dari tahap perencanaan dalam pembangunan sistem PLTS. PLN UID Riau dan Kepri hendaknya dapat ikut berkontribusi dalam mengembangkan dan mensosialisasikan peraturan pemerintah tersebut dengan cara mengembangkan dan mensosialisasikan PLTS Atap di lingkungan Gedung PLN UID RKR. Untuk itu dalam penelitian ini dilakukan perhitungan potensi energi listrik dari PLTS Atap jika dilakukan pengaplikasian teknologi PLTS Atap di lingkungan Gedung PT PLN (Persero) UID Riau dan Kepri sebagai salah satu tahapan dalam perancangan suatu sistem. Dari simulasi PVsyst yang telah dilakukan didapat potensi energi listrik di Gedung PT PLN UID RKR sebesar 9321 kWh/tahun atau 25,56 kWh/hari dengan kapasitas PLTS sebesar 6,08 kWp. Untuk Performance Ratio dari sistem PLTS ini sebesar 0,82. Kata kunci: PLTS Atap, PVsyst, energi surya
Desain Proteksi Kubikel 20 kV pada Gardu Distribusi Pelanggan Tegangan Menengah di PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Utara Saputra, I Gede Dharma; Sofwan, Aghus; Isnanto, R. Rizal
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24575

Abstract

PLN adakalanya dalam menyalurkan tenaga listrik ke pelanggan rumah tangga dan industri menggunakan jaringan distribusi yang sama, sehingga keandalan jaringan harus terjaga dengan baik. Pada pelanggan tegangan menengah (TM) menggunakan level tegangan yang sama dengan jaringan distribusi yaitu 20 kV. Gangguan pada instalasi milik pelanggan TM dapat menyebabkan proteksi pada jaringan distribusi bekerja atau membuat jaringan trip (terputus), sehingga penyaluran tenaga listrik terhenti, baik kepada pelanggan rumah tangga dan industri. Maka dari itu pada pelanggan TM, tenaga listrik disalurkan melalui kubikel 20 kV yang dilengkapi dengan relay proteksi. Dengan relay tersebut, gangguan pada instalasi milik pelanggan TM dapat dilokalisir. Agar relay dapat berfungsi dengan baik perlu dibuat desain dan perhitungan proteksi yang tepat. Proteksi didesain untuk bekerja pada gangguan overcurrent (arus lebih), ground fault (gangguan ke tanah) dan proteksi thermal (overload). Perhitungan proteksi akan menggunakan data-data daya pelanggan, kapasitas trafo pelanggan dan rasio CT yang digunakan, kemudian menggunakan beberapa persamaan untuk menentukan nilai setting yang tepat. Dari daya pelanggan akan didapatkan nilai arus nominal (In), dan dari hasil desain untuk In pada nilai 105%, 120% dan 150% termasuk kategori beban pemakaian lebih, sedangkan untuk In dengan nilai 400% masuk kategori gangguan overcurrent. Untuk setting ground fault, mengacu besar nilai arus maksimum trafo pelanggan (Ine), dengan cara membatasi arus netral sebesar 20% dari Ine. Kata kunci: kubikel 20 kV, relay proteksi, overcurrent, ground fault, proteksi thermal
Analisis Kondisi Drainase dalam Manajemen Risiko Pengelolaan Lereng Jalan Pamungkas, Goji; Huboyo, Haryono Setiyo; Windarta, Jaka
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 6 (2024): JPII:
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.25104

Abstract

Kestabilan lereng pasca konstruksi sangat ditentukan oleh besarnya gaya pendahan dibandingkan gaya pendorong. Salah satu gaya pendorong yang umum terjadi di wilayah tropis adalah curah hujan. Perkembangan perubahan iklim semakin mengarah pada perubahan trend curah hujan yang semakin lebat dalam waktu singkat. Pada lereng Jalan Tol Ruas XY, telah terjadi 30 kali kejadian longsoran selama 4 tahun terakhir. Untuk menanggulangi kejadian longsoran selanjutnya, maka dilaksanakan inspeksi sesuai dengan metode Geo Office Hongkong. Insepksi dilaksanakan di sepanjang 100 km jalan dengan durasi 2 bulan. Kegiatan inspeksi ini merupakan bagian dari Sistem Manajemen Lereng. Hasil Inspeksi tahun 2024 menunjukkan bahwa sejumlah 88 lereng telah mengalami erosi tingkat ringan hingga berat. Berkaitan dengan kondisi sistem drainase lereng, semua lereng mempunyai nilai kerentanan 8. Setelah kegiatan inspeksi selesai dilakukan dan diperoleh kondisi masing-masing lereng, maka dapat disusun strategi pencegahan kejadian longsor. Strategi pencegahan yang diusulkan yaitu pengendalian vegetasi, pembersihan saluran drainase dan perbaikan saluran. Pemantauan rutin saluran drainase baik pada kondisi biasa dan hujan ekstrim harus dilakukan untuk memastikan performa drainase tetap bekerja dengan optimal. Kegiatan pemeriksaan saluran drainase yang rutin sesuai dengan sistem manajemen lereng dapat membantu pengelola lereng untuk meminimalkan risiko instabilitas yang disebabkan aliran air hujan. Kata kunci: longsor, erosi, hujan, drainase, lereng AbstractThe stability of a slope at post-construction stage is largely depend on the resistance force of the soil to whitsand againts the driving force. One of the most common driving forces found in tropical climates is rainfall. The progression of climate change leads to the change of rainfall pattern with the occurrence of heavy precipitation in shorter periods of time. Over the past four years, 30 landslides have occurred on the XY Toll Road. To prevent further landslide, an inspection was conducted in accordance with the Hong Kong Geo Office Guide for drainage inspection and maintenance. The inspection was conducted in 2 months along 100 km of toll road. The inspection result in 2024 indicate that 88 slopes have undergone varying degrees of erosion, varies from mild to severe. Reffering to the inspection result on existing slope drainage condition, all slopes have a vulnerability value of 8. Once the inspection activities are completed and the condition of each slope is determined, a landslide prevention strategy can be developed. Proposed prevention strategies include vegetation control, drainage channel cleaning, and channel repairs. It is essential to conduct routine monitoring of the drainage channels under both normal and extreme rainfall conditions to guarantee optimal drainage performance. Regular inspections of drainage channels as stated in the slope management system can help slope managers to minimize the risk of instability caused by rainwater.Keywords: landslide, erosion, rainfall, drainage, slope 
Kelayakan Pembelian Tenaga Listrik PLTBm Senoni sebagai Upaya Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan serta Perbaikan Tegangan di Daerah Sebulu Kutai Kartanegara Fadli, Muhammad Chaliq; Sumardi, Sumardi; Syakur, Abdul
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 5 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24590

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Biomass (PLTBm) Senoni merupakan salah satu sumber penyediaan tenaga listrik yang berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) di daerah Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara. Di wilayah tersebut terdapat permasalahan tegangan drop, akibat jauhnya jarak dari Gardu Induk terdekat yaitu hingga 107 km. Dalam kajian ini akan dilakukan simulasi aliran daya untuk mengetahui dampak beroperasinya PLTBm Senoni untuk mengatasi permasalahan tegangan drop di daerah Sebulu dan sekitarnya. Selain dampak terhadap tegangan, juga dilakukan evaluasi dampaknya terhadap susut jaringan untuk memastikan bahwa pengoperasian PLTBm Senoni juga berkontribusi untuk meningkatkan efisiensi dalam penyediaan listrik. Untuk memastikan kemampuan dalam melayani pertumbuhan pemakaian listrik di masa depan, juga disimulasikan penambahan potensi pelanggan baru di daerah tersebut serta dampaknya terhadap tegangan pelayanan dan susut jaringan. Berdasarkan simulasi yang dilakukan, PLTBm Senoni dapat memperbaiki kualitas tegangan di Sebulu hingga 8,9% serta menurunkan susut jaringan hingga 2,5%. Hal ini tentunya akan memperbaiki efektivitas dan efisiensi pelayanan kepada pelanggan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan EBT untuk mendukung pencapaian target pemanfaatan EBT dalam Kebijakan Energi Nasional Indonesia. Kata kunci: biomass, energi terbarukan, tegangan drop, susut jaringan, simulasi aliran daya

Page 10 of 13 | Total Record : 122