cover
Contact Name
Widayat Widayat
Contact Email
widayat@live.undip.ac.id
Phone
+6281329163105
Journal Mail Official
pspi@live.undip.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl. Prof. Sudarto SH Tembalang Semarang 50275 Semarang Jawa Tengah Indonesia www. pspi.undip.ac.id; Email pspi@live.undip.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 29858100     DOI : 10.14710/jpii.xxxx.xxxxx
Fokus dari JPII ini adalah mempublikasikan setiap artikel ilmiah dari dari para peneliti, insinyur, Insinyur Profesional. Artikel yang diterbitkan dapat berbentuk Artikel Riset, Artikel Review, Artikel dari Studi Kasus, Review Artikel baik Singkat maupun Lebar. Pekerjaan Keinsinyuran diantaranya dalam bidang keteknikan /rekayasa, pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan. Ruang lingkup dari jurnal ini adalah: - Teknik Industri yang meliputi teknik mesin, teknik elektro, teknik kimia, teknik industri - Teknik Sipil dan Rekayasa Bangunan yang meliputi perairan, sungai dan bendungan - Teknik Informatika, Komputer dan Sistem Informasi - Rekayasa Sumber Daya Hayati yang meliput pertanian, peternakan dan perikanan
Articles 122 Documents
Peta Jalan (Roadmap) Hilirisasi Industri Manufaktur Berbasis Logam untuk Mendukung Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur Pratama, Pambudi Pajar; Buchori, Luqman; Purbasari, Aprilina
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 1 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.21322

Abstract

Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dilakukan sebagai salah satu strategi mendorong percepatan pengurangan kesenjangan ekonomi dan peningkatan pertumbuhan perekonomian di luar Jawa, terutama Kawasan Timur Indonesia. Pembangunan kawasan industri merupakan salah satu faktor penentu dalam perkembangan industri manufaktur pada suatu wilayah. Kawasan Industri adalah kawasan tempat pemusatan kegiatan industri yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana penunjang yang dikembangkan dan dikelola oleh Perusahaan Kawasan Industri. Dalam kajian ini, akan difokuskan hanya 4 (empat) mineral strategis yang bisa dikembangkan di dalam Kawasan Industri maupun Kawasan Peruntukan Industri yang mendukung IKN yaitu nikel, bauksit, tembaga, dan timah dimana diharapkan pada periode waktu tertentu dapat memberikan petunjuk tahapan langkah yang perlu dilakukan untuk mencapai usulan target pada tiap program baik turunan maupun utama serta menjadi acuan pemerintah di dalam negeri dalam perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, serta pengembangan sumber daya alam. Pelaksanaan penyusunan kajian dilakukan dengan pengumpulan literatur, kajian, pertemuan rutin tim dan wawancara penyusun naskah akademik dengan narasumber, yang kemudian disosialisasikan dengan Focus Group Discussion (FGD) dan diskusi publik. Pembangunan hilirisasi industri komoditas nikel untuk mendukung industri prioritas baterai kendaraan listrik dan stainless steel, sedangkan untuk komoditas bauksit yaitu membangun industri aluminium untuk panel surya, komponen EV Battery Pack, food packaging, dan komponen elektrikal, Untuk komoditas tembaga yaitu untuk mendukung industri prioritas kabel dan penggerak motor listrik/dinamo, serta komoditas timah yaitu membangun industri timah untuk mendukung industri prioritas tin chemical, PCB, industri elektronika. Kata kunci: peta jalan, hilirisasi, industri manufaktur, logam, IKN
Pekerjaan Blasting sebagai Upaya Peningkatkan Kapasitas Produksi Pekerjaan Galian Tanah pada Proyek Jalan Tol Ruas Sigli-Banda Aceh Harusda, Dadhan; Syafrudin, Syafrudin; Silviana, Silviana
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 2 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24260

Abstract

Pembangunan Jalan Tol Ruas Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) di Provinsi Aceh merupakan suatu usaha pemerintah untuk mendukung ketahanan serta kestabilan ekonomi nasional. Dari hasil kajian dan evaluasi lapangan akibat adanya perubahan desain yang semula menggunakan tunnel menjadi open cut (gali timbun) terdapat material tanah berbatu yang menyebabkan turunnya kapasitas produksi. Agar pekerjaan tetap berjalan dan guna selesai tepat waktu, maka dilakukan perubahan metode menggunakan blasting. Oleh karena itu penelitian ini menarik untuk dilakukan dengan cara melakukan analisa terhadap data realisasi dan data asumsi yang didapat dari tim engineering dan sub-kontraktor pekerjaan blasting. Data ini akan digunakan sebagai acuan untuk pengambilan Keputusan perubahan metode pekerjaan. Penulis juga melakukan perbandingan hasil analisis data dengan output seperti durasi waktu pelaksanaan dan besaran biaya yang dikeluarkan. Dari hasil analisa data, didapat kesimpulan bahwa secara waktu pelaksanaan menggunakan metode blasting lebih efisien serta lebih murah secara biaya. Oleh karena itu, hasil penelitian ini membuahkan kesimpulan bahwa pekerjaan blasting laik untuk diterapkan guna mengejar ketertinggalan progress. Kata kunci: Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh), pekerjaan blasting
Efektivitas Pemadatan Pada Konstruksi Tailing Storage Facility Proyek Tambang Emas Martabe Wenas, Hylcia Alexandra Kimberly; Nugroho, Agung; Sumiyati, Sri
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 1, No 7 (2023): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2023.23854

Abstract

Teknik pengelolan tailing yang digunakan tambang Martabe adalah dengan membangun bendungan limbah yaitu Tailing Storage Facility (TSF). Material yang digunakan untuk penempatan di TSF harus dipadatkan dengan kepadatan dan kadar air yang ditentukan. Variabel dari setiap pengujian dibagi menjadi 4 yang dibedakan berdasarkan ketebalan penempatan material (per 0,5 m dan 1 m) dan jumlah passing (4 dan 6 passing) pada saat pemadatan. Hasil pengujian PSD pada material yang digunakan didapatkan bahwa material yang ditempatkan tergradasi dengan baik yaitu terdapat partikel antara butir kasar dan halus. Dari pengujian DCP didapatkan bahwa jumlah pukulan pada semua metode penempatan rata-rata sudah lebih dari 2 blow tetapi hanya area penempatan material per 0,5 m dengan pemadatan 4 passing yang sesuai dengan spesifikasi TSF dikarenakan tiap kepadatan per lapisannya sudah melebihi syarat. Dari pengujian sandcone didapatkan pada metode penempatan per 0,5 m dengan pemadatan 6x passing, derajat kepadatan pada metode ini didapatkan sebesar 94,95% sehingga hampir mencapai kepadatan yang dibutuhkan yaitu 95%. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisa didapatkan bahwa ketebalan penempatan material per 0,5 m menunjukkan tingkat kepadatan yang lebih baik dibandingkan per 1 meter. Faktor yang mempengaruhi kepadatan tanah adalah kadar air dan bukan jumlah passing saat pemadatan. Kata kunci: tailing storage facility, kepadatan, kadar air, pengujian PSD, pengujian DCP, sandcone
Strategi Pengembangan Usaha Sayuran Hidroponik di Hidroponik Binjai Albert, Albert; Ismadi, Vitus Dwi Yunianto Budi
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 1, No 8 (2023): JPII: Nopember -Desember 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2023.23908

Abstract

Komoditas sayuran berperan penting dalam memenuhi konsumsi pangan dan kebutuhan gizi. Konsumsi produk komoditas sayuran semakin meningkat, diimbangi dengan tumbuhnya kesadaran akan hidup sehat. Dengan meningkatnya pengetahuan konsumen pada kesehatan, ancaman pestisida, dan masalah lingkungan, sayuran hidroponik semakin mendapatkan perhatian dan diminati oleh masyarakat untuk konsumsi sehari-hari. Meningkatnya konsumsi sayuran hidroponik memberikan peluang yang besar bagi usaha sayuran Hidroponik Binjai. Berdasarkan hasil analisis SWOT, kekuatannya seperti kemampuan bekerja dengan mitra bisnis, tenaga kerja terampil, mendapatkan dukungan dari lembaga, memiliki pelatihan, dan penggunaan lahannya efesien. Kelemahannya adalah ketidakmampuan dalam menghasilkan benih sendiri, belum cukup berpengalaman, fasilitas pengemasan yang masih terbatas, manajemen keuangan yang relatif lemah, dan teknologi ruang green house yang rendah dan belum canggih. Peluangnya antara lain terbukanya pasar modern, peningkatan pesanan sayuran, mendapat dukungan kebijakan pemerintah, dan tingkat kepercayaan mitra yang tinggi. Ancamannya ialah kesulitan dan terhambatnya pasokan benih, kualitas sayuran untuk memenuhi keinginan mitra, persaingan usaha, dan permintaan dari konsumen tidak tetap, dan tawar-menawar konsumen yang kuat. Hasil dari kuadran analisis SWOT berada pada strategi agresif (S-O), yaitu harus mempu menjaga kepercayaan dari mitra usaha, mengelola secara efektif dan efisien, mengedukasi dan mengembangkan ide kepada masyarakat sekitar dan kelompok tani, sehingga memiliki karyawan yang produktif dalam bekerja dan dapat meningkatkan produksi yang tinggi. Kata kunci: strategi, pengembangan usaha, komoditas sayuran, sayuran hidroponik, Analisis SWOT
Minimalisasi Segregasi dalam Pekerjaan Penghamparan Material Lapis Pondasi Atas Terhadap Produktivitas Alat Berat Pada KM. 13 Proyek Rekonstruksi dan Pelebaran Jalan Semarang-Demak-Trengguli-Jepara/Kudus Wardhani, Hutami Kusuma; Hermawan, Ferry; Silviana, Silviana
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 3 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24269

Abstract

Segregasi adalah kondisi di mana terjadi pemisahan agregat kasar dari adukannya akibat campuran yang kurang lecak. Kendala tersebut dapat menjadi penyebab terhadap kualitas konstruksi jalan. Segregasi dapat terjadi pada pekerjaan pelaksanaan penghamparan lapis pondasi atas. Karena alat berat tidak bekerja secara optimal, kondisi cuaca yang kurang mendukung. Alat berat yang digunakan antara lain dump truck, motor grader, vibro roller. Penelitian ini dilakukan dengan analisa produktivitas alat berat guna menentukan langkah agar kondisi segregasi dapat dihindari atau dikurangi. Hasil analisa produktivitas alat berat dump truck per jam adalah sebesar 5,34 m³/jam, dan produktivitas per hari dengan durasi pekerjaan 8 jam/hari adalah sebesar 42,73 m³/hari. Motor grader produksi per jam adalah sebesar 311,8 m³/jam, dan produktivitas per hari dengan durasi pekerjaan 8 jam/hari adalah sebesar 2494 m³/hari. Vibrator roller produksi per jam adalah sebesar 86,06 m³/jam, dan produktivitas per hari dengan durasi pekerjaan 8 jam/hari adalah sebesar 688,5 m³/hari. Water tank truck produksi per jam adalah sebesar 64,29 m³/jam, dan produktivitas per hari dengan durasi pekerjaan 8 jam/hari adalah sebesar 514,32 m³/hari. Setelah melakukan optimalisasi kinerja alat, maka jumlah alat berat yang perlu ditambahkan adalah dump truck ditambah menjadi 17 unit dan juga water tank truck ditambah menjadi 2 unit. Kata kunci: segresi, dump truck, water tank truck, vibro roller, produktivitas alat berat
Penerapan Lalu Lintas Sistem Satu Arah Sebagai Upaya Peningkatan Jalan Ahmad Yani Kota Tegal Prihiyandhoko, Hageng; Nugroho, Agung; Anggoro, Didi Dwi
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 1 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.21305

Abstract

Pemerintah Kota Tegal memperbaiki Ruas Jalan Ahmad Yani sepanjang 760 meter dengan mengusung konsep "Tegal Citywalk" pada tahun 2021. Setelah dua tahun implementasi manajemen rekayasa lalu lintas Sistem Satu Arah (SSA), evaluasi harus dilakukan pada tahun 2023 untuk mengetahui efektivitas penerapan Sistem Satu Arah (SSA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa hal terkait penerapan Sistem Satu Arah (SSA) pada Jalan Ahmad Yani Kota Tegal, analisis kinerja lalu lintas dilakukan pada kondisi saat ini untuk mengetahui dan memahami masalah lalu lintas di area penelitian. Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), yang diterbitkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum pada tahun 1997. Data yang diambil pada survei penelitian kemudian dianalisa menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) Tahun 1997 sehingga didapatkan kapasitas ruas jalan (C) sebesar 1.407 smp/jam. Volume kendaraan pada akhir pekan sebesar 835 smp/jam pada jam sibuk pagi, pada jam sibuk siang sebesar 928 smp/jam dan 675 smp/jam dengan derajat kejenuhan (DS) 0,59 pada jam sibuk pagi, 0,66 pada jam sibuk siang dan 0,46 pada jam sibuk sore. Berdasarkan nilai derajat kejenuhan (DS) tersebut, maka Jalan Ahmad Yani Kota Tegal masuk dalam karakteristik tingkat pelayanan C dimana arus lalu lintas stabil dan kecepatan, gerak kendaraan dapat dikendalikan serta pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatan karena masih ruas jalan perkotaan. Kata kunci: sistem satu arah, MKJI 1997, derajat kejenuhan, kinerja lalu lintas, kapasitas jalan
Analisis Pemasangan Multirod Grounding Pada Ruas SUTT 70 kV Sunyaragi-Kuningan Mucharomah, Nurul Maghfiroh; Nugroho, Agung; Sumardi, Sumardi
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 1 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.23916

Abstract

Pentanahan pada kaki tower digunakan untuk menyalurkan tegangan lebih ke tanah sehingga dapat mereduksi kemungkinan terjadinya gangguan yang diakibatkan oleh tegangan lebih, seperti gangguan akibat sambaran petir. Salah satu upaya untuk mempercepat penyaluran arus petir ke tanah adalah dengan menambah rod pada kaki tower sehingga apabila terjadi sambaran petir pada tower akan cepat untuk diketanahkan. Selain itu, menambah rod pada kaki tower juga berpotensi untuk menurunkan nilai resistansi pada tower sehingga dapat memperkecil tegangan petir yang melewati tower transmisi. Sehingga pada ruas SUTT 70 kV Sunyaragi-Kuningan dilakukan pemasangan multirod grounding sebagai upaya untuk menurunkan nilai pentanahan kaki tower pada ruas tersebut. Multirod grounding merupakan penanaman tiga buah elektroda tambahan yang dipasang sedemikian rupa kemudian dihubungkan dengan setiap kaki tower. Hasil pengukuran pemasangan multirod grounding diolah menggunaan metode Paired Samples t-Test dan menghasilan kesimpulan bahwa pemasangan multirod grounding pentanahan pada ruas SUTT 70 kV Sunyaragi-Kuningan berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan nilai pentanahan dengan akurasi lebih dari 95%. Kata kunci: multirod grounding, SUTT 70 kV, Paired Samples t-Test
Analisis Risiko Proyek Pembangunan PLTU Kalselteng-2 (2x100MW) di PT PLN (Persero) Primasatya, Dimas; Sulardjaka, Sulardjaka; Anggoro, Didi Dwi
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 3 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.22947

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis risiko proyek Pembangunan PLTU Kalselteng-2 (2x100 MW) dengan menggunakan matrik level risiko antara kriteria kemungkinan dan kriteria dampak terjadinya risiko. Metode penelitian ini mencakup survei, publikasi yang relevan dan penilaian empiris terhadap penerapan risiko proyek yang sebenarnya. Data masukan telah disediakan dari pengalaman proyek pembangkit sebelumnya. Penerapan manajemen risiko ini mencakup 6 tahap berurutan yaitu menentukan sasaran/tujuan, uji sasaran/tujuan, penetapan deskripsi risiko, penetapan kriteria kemungkinan dan dampak, penentuan tingkat risiko terkendali dan penetapan aksi mitigasi. Adapun hasil analisis risiko proyek Pembangunan PLTU Kalselteng-2 terdapat total 53 risiko yang teridentifikasi dengan tingkat risiko ekstrem sejumlah 7 risiko, tingkat risiko tinggi sejumlah 18 risiko dan sisanya tingkat risiko rendah. Disimpulkan bahwa manajemen risiko dapat dilakukan dengan identifikasi risiko dan menerapkan teknik atau strategi yang dipilih untuk pengurangan risiko, pengalihan risiko dan retensi risiko untuk mengantisipasi seluruh risiko yang terjadi pada proyek Pembangunan PLTU. Sistem manajemen risiko harus dijalankan dengan baik agar risiko dapat diminimalkan. Kata kunci: identifikasi, analisis, tingkat risiko, mitigasi, manajemen risiko 
Optimalisasi Kapasitas Produksi Line Press Forming by Modifikasi Arm Robot Handling System Simalango, Antonius; Paryanto, Paryanto; Sulardjaka, Sulardjaka
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 1, No 7 (2023): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2023.23863

Abstract

Persaingan di dunia industri saat ini semakin ketat dan secara tidak langsung menuntut semua perusahaan agar dapat menjalankan bisnisnya dengan seefektif dan seefisien mungkin. Pada perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur, mereka harus bisa menurunkan biaya-biaya yang sekiranya tidak perlu, menjaga kestabilan kualitas produk, serta berupaya meningkatkan kecepatan dan ketepatan dalam proses menghasilkan produk-produknya. Kondisi saat ini line press fueltank PT Astra Honda Motor membutuhkan capacity up sebanyak 200 set per hari. Improvement dilakukan pada aktivitas setting equipment auto berupa penggantian konstruksi dan sistem arm robot material handling. Losstime yang terdapat pada setting kapasitas terpasang line produksi press berkurang sebanyak 700 detik per shift-nya. Hal ini meningkatkan kapasitas produksi sebanyak 210 set untuk 3 shift, sehingga mampu memenuhi kekurangan kapasitas sebanyak 200 set sebelumnya. Kata kunci: produksi, kapasitas, press, losstime, material handling
Implementasi Advanced Metering Infrastructure (AMI) Munandar, Agus Haris; Denis, Denis; Soetrisno, Yosua Alvin Adi
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24571

Abstract

Implementasi AMI adalah suatu proyek yang memiliki tantangan dan kompleksitas tinggi, tidak hanya memasang smart meter tetapi juga infrastruktur sebagai ekosistem meter untuk mengirim data melalui sistem jaringan komunikasi yang terintegrasi. Tujuan dari penelitian karya ilmiah ini adalah memastikan bahwa dengan implementasi AMI dapat memberi manfaat bagi perusahaan dan pelanggan. Metode penelitian dengan menentukan lokasi pengambilan data, pengambilan data, pengolahan data, hasil analisa dan kesimpulan. Dalam pengimplementasian AMI dibutuhkan infrasturktur berupa Smart Meter, Media Komunikasi, Data Concentrator Unit (DCU), Head End System (HES), Meter Data Management System (MDMS), dengan media komunikasi yang paling efektif untuk digunakan dari smart meter ke DCU menggunakan media komunikasi PLC/RF dan media komunikasi FO dari DCU ke server. Konfigurasi yang paling efektif dalam implementasi AMI dengan menggunakan konfigurasi cluster. Manfaat yang didapat dengan implementasi AMI di antaranya dapat meningkatkan keberhasilan pencatatan meter, menekan losses dari pencurian tenaga lsitrik dan dapat memberikan layanan secara real time bagi pelanggan dengan pengembangan proses bisnis. Kata kunci: PLN, AMI, Smart Meter, DCU, HES, MDMS

Page 8 of 13 | Total Record : 122