cover
Contact Name
Widayat Widayat
Contact Email
widayat@live.undip.ac.id
Phone
+6281329163105
Journal Mail Official
pspi@live.undip.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl. Prof. Sudarto SH Tembalang Semarang 50275 Semarang Jawa Tengah Indonesia www. pspi.undip.ac.id; Email pspi@live.undip.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 29858100     DOI : 10.14710/jpii.xxxx.xxxxx
Fokus dari JPII ini adalah mempublikasikan setiap artikel ilmiah dari dari para peneliti, insinyur, Insinyur Profesional. Artikel yang diterbitkan dapat berbentuk Artikel Riset, Artikel Review, Artikel dari Studi Kasus, Review Artikel baik Singkat maupun Lebar. Pekerjaan Keinsinyuran diantaranya dalam bidang keteknikan /rekayasa, pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan. Ruang lingkup dari jurnal ini adalah: - Teknik Industri yang meliputi teknik mesin, teknik elektro, teknik kimia, teknik industri - Teknik Sipil dan Rekayasa Bangunan yang meliputi perairan, sungai dan bendungan - Teknik Informatika, Komputer dan Sistem Informasi - Rekayasa Sumber Daya Hayati yang meliput pertanian, peternakan dan perikanan
Articles 122 Documents
Analisa Implementasi Anomaly Early Warning System pada Pelanggan Automatic Meter Reading (AMR) dalam Pengendalian Susut Jaringan Distribusi pada PLN UP3 Mataram Wibowo, Wido Kusumo; Purwaningsih, Ratna; Susanty, Aries
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 5 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24594

Abstract

PLN UP3 Mataram sebagai salah satu unit dengan jumlah pelanggan dan kontribusi penjualan terbesar di Unit Induk Wilayah NTB memiliki realisasi kumulatif susut distribusi tahun 2019 sebesar 6,69% yang tentunya masih diperlukan beberapa usaha untuk mencapai target 6,28% di tahun 2020. Susut jaringan distribusi tenaga listrik terdiri atas susut teknis dan susut non teknis. Susut non teknis adalah hilangnya energi listrik yang dikonsumsi pelanggan maupun non pelanggan karena tidak tercatat dalam penjualan. Beberapa penyebab susut non teknik antara lain adalah pemakaian listrik ilegal, kesalahan baca meter, kesalahan alat pengukuran dan lain-lain. Dalam upaya untuk mencapai hal tersebut salah satunya adalah melakukan ekstra pemeriksaan, pemantauan dan target yang akurat terhadap pemakaian pelanggan terutama pelanggan Automatic Meter Reading (AMR). Pelanggan yang terdaftar di AMR per bulan terus meningkat, tercatat pada awal tahun 2019 sejumlah 1.210 pelanggan dan pada akhir tahun 2019 sejumlah 1.731 pelanggan. Dalam hal memantau pemakaian tenaga listrik, pelanggan AMR tersebut telah tersedia aplikasi AMICON (web based) namun belum dapat memberikan peringatan yang real time terhadap pengguna sehingga diperlukan Anomaly Early Warning System dengan memanfaatkan aplikasi Telegram. Notifikasi dari early warning system ini cepat, akurat dan informatif, sehingga memudahkan pengguna untuk selektif mengeksekusi anomali pengukuran pelanggan yang telah dilaporkan. Dari hasil analisa perhitungan didapatkan pendapatan kWh sebesar 471.392 kWh pasca implementasi early warning system dan pada akhir tahun 2020 terjadi penurunan susut jaringan distribusi menjadi 4,55%. Kata kunci: susut distribusi tenaga listrik, automatic meter reading, anomali, early warning system 
Analisis Risiko Gangguan Penyulang pada Sistem Distribusi dengan Metode Kuantitatif Fitri, Rahmiza; Sumardi, Sumardi; Syakur, Abdul
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 5 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24588

Abstract

Keandalan penyulang dalam sistem distribusi sangat berperan dalam kontinuitas pasokan listrik kepada konsumen. Namun, gangguan penyulang merupakan risiko yang sering dihadapi dan dapat menyebabkan pemadaman listrik bagi masyarakat serta berpotensi menimbulkan energi yang tidak tersalur, sehingga mengakibatkan hilangnya pendapatan bagi perusahaan. Oleh karena itu, analisis dan evaluasi terhadap risiko-risiko yang mungkin terjadi sangat diperlukan sebelum dilakukan strategi mitigasi. PT PLN (Persero) Divisi Operasi Distribusi Jawa, Madura dan Bali mengelola 6 Unit Induk Distribusi dengan 9.137 penyulang dengan panjang 81.192 kms. Dengan jumlah aset yang cukup besar dan tersebar luas, risiko gangguan sangat rentan terjadi. Berdasarkan data monitoring laporan Aplikasi Pengaduan dan Keluhan terpadu (APKT) SE.004 tahun 2023 di PT PLN (Persero), jumlah kejadian gangguan penyulang tercatat sebanyak 54.785 kali dengan potensi Energi Tak Tersalur (Energy Not Sales/ENS) sebesar 79,22%. Dengan menggunakan metode analisis kuantitatif statistik hasil penelitian menunjukkan bahwa gangguan pada konduktor merupakan komponen yang paling berdampak terhadap ENS. Uji normalitas data menunjukkan bahwa distribusi probabilitas gangguan konduktor dan ENS yang terdampak adalah normal, dengan probabilitas gangguan sebesar 48% dan nilai dampak risiko sebesar 1.722 MWh. Dengan menggunakan peta risko maka hasil penilaian risiko gangguan penyulang yang disebabkan oleh konduktor berada pada tingkat risiko moderat dan berada di bawah batas toleransi, namun tetap diperlukan pengendalian yang efektif untuk mempertahankan level risiko tersebut dan memastikan pasokan listrik tetap andal. Kata kunci: konduktor, ENS, analisis risiko kuantitatif, level risiko
Analisis Tegangan Tembus Minyak Jarak dan Minyak Shell Diala B Sebagai Isolasi Cair Transformator Diantari, Retno Aita; Sofwan, Aghus; Susanty, Aries
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24586

Abstract

Salah satu bagian terpenting dari transformator adalah minyak transformator. Minyak pada transformator berfungsi sebagai isolasi dan pendingin. Minyak yang digunakan pada minyak transformator ini secara umum menggunakan minyak mineral atau minyak shell diala B yang berasal dari minyak bumi. Minyak mineral merupakan isolasi cair yang tidak ramah lingkungan, sebab minyak ini secara biologis sulit terdegradasi dan persediaannya terbatas. Oleh karena itu, saat ini sudah mulai dilakukan penelitian dengan menggunakan minyak nabati yaitu minyak jarak dimana minyak jarak ini secara biologis mudah terdegradasi, sehingga lebih ramah lingkungan. Untuk mengetahui karakteristik tegangan tembus, baik minyak mineral shell diala B, minyak jarak dan campuran minyak mineral shell diala B dan minyak jarak, dilakukan pengujian di Laboratorium Teknologi dan Peralatan Tegangan Tinggi IT PLN Jakarta. Standar nilai tegangan tembus berdasarkan SPLN’49-1982 dan IEC No. 56 tahun 1991, nilai tegangan tembus minimal sebesar 30 kV/2,5 mm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tegangan tembus minyak mineral shell diala B, minyak jarak dan pencampuran antara keduanya mencapai standar minimal tegangan tembus. Nilai tegangan tembus terbesar pada pencampuran minyak mineral shell diala B dan minyak jarak 50%:50% dengan rata-rata tegangan tembus sebesar 53 kV dan kekuatan dielektrik tertinggi yaitu 212 kV/cm. Semakin besar tegangan tembus, maka semakin besar pula kekuatan dielektriknya. Kata kunci: minyak shell diala B, minyak jarak, tegangan tembus, kekuatan dielektrik, SPLN 49-1982
Rancang Bangun Sistem Monitoring Daya Listrik pada Motor Induksi 3 Fase Berbasis Internet of Things dengan NodeMCU ESP8266 Mubarok, Rizky; Ismadi, Vitus Dwi Yunianto Budi; Syafrudin, S
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 6 (2024): JPII:
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.25209

Abstract

Penggunaan energi listrik pada saat ini sangat tinggi, pada sektor industri penggunan motor induksi 3 fase sangat membantu dalam kegiatan produksi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melakukan monitoring daya listrik pada motor induksi 3 fase berbasis internet of things dengan NodeMCU ESP8266. Pada penelitian ini menggunakan metode ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. Perancangan ini menggunakan modul NodeMCU ESP8266, sensor PZEM-004T, LCD 16Í2 I2C dan aplikasi Blynk. Pada monitoring motor induksi 3 fase diperoleh persentase kesalahan saat pengukuran dengan multimeter dan pembacaan sensor PZEM-004T dengan nilai rata-rata yaitu untuk persentase pengukuran kesalahan arus sebesar 1,6%, persentase kesalahan tegangan sebesar 15,0%, dan persentase pengukuran kesalahan daya sebesar 10,9%. Kata kunci: motor induksi 3 fase, internet of things, NodeMCU ESP8266, PZEM-004T, daya listrik
Metode Analisis Integrasi Aset Konektivitas Proyek untuk Mencapai Target Penyelesaian Proyek Kholid, Kholid; Sumardi, Sumardi; Isnanto, R. Rizal
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24572

Abstract

PT PLN (Persero) bertugas untuk meningkatkan kapasitas penyediaan tenaga listrik, tantangan terbesarnya adalah keterlambatan penyelesaian proyek pembangkit, transmisi dan gardu induk. Sesuai dengan perencanaan RUPTL 2021-2030, pada proyek PLTU Sumsel-8 evakuasi dayanya direncanakan melalui sistem PLN jaringan transmisi 500 kV sistem Sumatera yaitu SUTET 500 kV Muara Enim-Aur Duri, SUTET 500 kV Aur Duri-Peranap dan SUTET 500 kV Peranap-Perawang. Sehingga perlu dilakukan analisis terhadap proyek PLTU Sumsel-8. Hasil dari analisis integrasi aset konektivitas proyek yang menggunakan integrasi jalur 500 kV SUTET dan GITET adalah terkait schedule key date untuk back feeding (BF) yaitu pada Maret 2021 dan target penyelesaian proyek yaitu Commercial Operation Date (COD) pada Desember 2021 tidak akan tercapai karena pada jaringan transmisi SUTET 500 kV Muara Enim-Aur Duri kontrak proyek yang belum efektif dan direncanakan baru selesai pada bulan Desember 2022 dan kendala permasalahan pembebasan lahan, ROW dan IPPKH (Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan). Sebagai alternatif proyek PLTU Sumsel-8 menggunakan jalur 275kV dengan menganalisis terkait jalur interkoneksinya (single line diagram), analisis aliran daya menggunakan kriteria keandalan keamanan N-1 dapat diketahui terkait kapasitas dari jalur tersebut dan aset konektivitas mana saja yang perlu mendapat perkuatan pada jaringan tersebut. Sesuai dengan hasil analisis integrasi aset konektivitas proyek pada jalur alternatif 275 kV optimis selesai sesuai schedule key date PLTU Sumsel-8 untuk back feeding (BF) dan mendukung target penyelesaian proyek yaitu Commercial Operation Date (COD). Kata kunci: analisis integrasi aset konektivitas proyek, single line diagram, schedule key dates, project review meeting
Analisis Perubahan Response Time dan Recovery Time pada Penanganan Gangguan kWh Meter Prabayar 1 Phasa Melalui Penerapan Virtual Command Center (VCC) di PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTB Prawira, Komang Yehuda; Syakur, Abdul; Habibi, Muhammad
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 6 (2024): JPII:
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24595

Abstract

Gangguan di sisi instalasi listrik pelanggan, kesalahan wiring atau penyalahgunaan energi listrik dapat menyebabkan meter prabayar mengalami gangguan, salah satunya adalah munculnya tulisan PERIKSA/CALL yang berakibat kWh meter tidak dapat dilakukan pengisian token listrik. Kondisi ini dapat diatasi menggunakan Clear Temper Token (CTT). Sebelumnya Clear Temper Token (CTT) dikeluarkan dengan permohonan secara manual melalui serangkaian proses approval manual. Seiring dengan implementasi Outage Management dan implementasi PLN Mobile dan Virtual Command Center (VCC) yang mampu mengkonsolidasi semua elemen untuk mengatasi gangguan kWh meter periksa. Melalui implementasi Virtual Command Center penanganan gangguan kWh meter periksa dapat memangkas waktu layanan ke pelanggan. Hal ini terbukti dari perbaikan angka Response Time (RPT) dan Recovery Time (RCT). Angka rata-rata Response Time (RPT) gangguan penurunan sebesar 30,44% dan angka rata-rata Recovery Time (RCT) mengalami penurunan sebsar 9,39%. Kata kunci: Clear Temper Token, prabayar, Virtual Command Center
Analisis Manajemen Risiko untuk Pencapaian Kinerja Proyek Pada Sub Bidang Pertanahan dan Aset PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah Saputra, Leo; Syakur, Abdul; Sumardi, Sumardi
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 5 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24589

Abstract

Risiko adalah potensi terjadinya kejadian/kerentanan yang dapat menyebabkan tidak tercapainya tujuan, kejadian suatu peristiwa yang memengaruhi tercapainya tujuan. Proyek yang melibatkan pembangunan aset listrik, gardu induk dan transmisi dapat berisiko tidak memenuhi target penyelesaian atau target kinerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana manajemen risiko dapat meningkatkan kinerja proyek pada subsektor tanah dan aset PT Unit Utama Kemajuan PLN (Persero) Focal Sumatra mencakup ruang lingkup, pengaturan, model dan penilaian bahaya termasuk bukti pembedaan risiko, pemeriksaan risiko, penilaian risiko melalui bantuan penanganan risiko melalui observasi. Terjadi penurunan tingkat risiko pada bulan Mei dengan tercapainya target kinerja pada bulan Mei 2024 pada subsektor pertanahan dan aset PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Tengah dengan telah diterbitkannya sertifikat aset kelistrikan legal sebanyak 98 unit dari target 40 sertifikat aset legal. Sertifikat aset pada bulan April 2024 dan lahan bebas seluas 36.179 m2 dari target luas lahan bebas sebesar 16.227 m2 pada bulan April 2024, berdasarkan hasil pemantauan perlakuan risiko dari hasil probabilitas. Kata kunci: manajemen risiko,target kinerja, pertanahan dan aset
Perancangan Mikrogrid di Pulau Tunda Menggunakan Aplikasi HOMER Pro Wibowo, Arie; Triwiyatno, Aris; Soetrisno, Yosua Alvin Adi
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24583

Abstract

Sumber energi terbarukan, khususnya energi matahari, memiliki potensi besar untuk memenuhi permintaan energi di daerah terpencil yang jauh dari jaringan listrik yang ada. Artikel ini menyajikan penggunaan optimal energi matahari yang ditangkap oleh panel photovoltaic (PV), dikombinasikan dengan sistem penyimpanan baterai, konverter dan generator diesel untuk menyediakan listrik di Pulau Tunda, Banten, Indonesia. Simulasi sistem Mikrogrid dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak HOMER Pro. Hasil optimal HOMER diurutkan berdasarkan Net Present Cost (NPC) terendah. Hasil simulasi HOMER menunjukkan bahwa konfigurasi sistem paling optimal terdiri dari generator diesel 130 kW, panel PV 500 kW, 75 rangkaian penyimpanan baterai dan konverter sistem 125 kW. Kata kunci: Mikrogrid, PV, energi terbarukan, HOMER
Potensi Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) di Kawasan Transmigrasi Ponu dalam Rangka Mendukung Pengembangan Kawasan Strategis Nasional (PKSN) Perbatasan Melati, Emilla; Silviana, Silviana; Widayat, Widayat
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 6 (2024): JPII:
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.25483

Abstract

Target energi baru terbarukan (EBT) pada akhir tahun 2025 adalah 23%, sedangkan pada tahun 2023 bauran energi EBT masih berada pada angka 13,09%. Studi ini bertujuan untuk menganalisa potensi pengembangan PLTBm di Kawasan Transmigrasi Ponu dalam upaya pencapaian target EBT sebagai pembangkit listrik. Penyediaan listrik melalui EBT merupakan solusi pemenuhan kebutuhan listrik pada daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T), seperti Kawasan Transmigrasi Ponu yang berada di PKSN perbatasan Kefamenanu. Alternatif sumber EBT adalah dari panas bumi, tenaga air, surya, bayu, biomassa dan sampah. Dalam hal pemenuhan melalui biomassa, para transmigran memperoleh hak lahan pekarangan dan lahan usaha sekitar 2 ha yang dapat ditanami biomassa yang sesuai. Dari hasil penelitian didapatkan beberapa alternatif tanaman biomassa yang ada di Ponu, yaitu bambu, gamal, gewang, lontar dan pohon duri. Gamal sangat cocok dijadikan bahan baku PLTBm karena masyarakat sudah familiar dan dapat tumbuh dengan mudah di Ponu yang mempunyai curah hujan minim, serta nilai kalori dari kayu bakar gamal adalah 4.900 kkal/kg. Dengan luasan eksisting sekitar 5.222 ha bisa digunakan untuk gasifikasi PLTBm sebesar 1 MW. Kata kunci: kawasan transmigrasi, energi baru terbarukan, PLTBm
Analisis Penguatan Jaringan Distribusi dalam Penyelenggaraan Event Internasional di Wilayah Kerja ULP Manahan-Surakarta Arianto, Mufid; Isnanto, R Rizal; Syakur, Abdul
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24573

Abstract

Keandalan kelistrikan adalah hal yang wajib dipenuhi oleh PLN bagi kenyamanan konsumennya sesuai dengan service level agreement yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah. Selain pelanggan VIP, VVIP dan pelanggan penting yang memerlukan perhatian khusus, ada juga event dengan skala nasional dan internasional seperti FIFA World Cup U-17 di Indonesia yang memerlukan tingkat keandalan yang sangat baik. Pada penyelenggaraan event tersebut seluruh petugas PLN disiagakan untuk memastikan pasokan listrik ke lokasi venue utama dengan kualitas baik. Venue utama yang memerlukan pengamanan ekstra adalah Jakarta International Stadium, Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Manahan dan Stadion Gelora Bung Tomo. Seluruh venue utama telah dilakukan assessment dan penguatan jaringan kelistrikan. Pada pembahasan ini penulis akan fokus pada satu venue utama yang berada di wilayah kerja Unit Layanan Pelanggan (ULP) Manahan yaitu di Stadion Manahan Solo. Saat penyelenggaraan  tidak ditolerir terjadinya kedip dan dipastikan generator set (genset) dalam keadaan stanby dingin. Potensi gangguan distribusi perlu menjadi perhatian seperti penyebab internal (kegagalan relay proteksi, gangguan jointing dan terminating saluran kabel tegangan menengah) dan penyebab eksternal (cuaca ekstrim dan pekerjaan pihak lain). Untuk meningkatkan keandalan jaringan distribusi maka dilakukan penguatan seperti rekonfigurasi jaringan tegangan menengah (TM), penambahan backup suplai dan assessment peralatan dan instalasi milik langganan. Dengan penguatan jaringan distribusi diperoleh SAIDI sebesar 316,8 menit/pelanggan menjadi 172,8 menit/pelanggan, SAIFI sebesar 3,26 kali/pelanggan menjadi 2,2 kali/pelanggan dan diperoleh keandalan jaringan distribusi menjadi suplai layanan tanpa kedip disuplai melalui jaringan kelistrikan PLN. Kata kunci: Kedip Tegangan, SAIDI, SAIFI

Page 9 of 13 | Total Record : 122