cover
Contact Name
HERMANSYAH
Contact Email
hermansyah.fis92@gmail.com
Phone
+6285338681373
Journal Mail Official
hermansyah.fis92@gmail.com
Editorial Address
FKIP, Universitas Samawa. Jl. Bypass Sering, Kerato, Kec. Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Bar. 84316
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia
Published by Universitas Samawa
ISSN : 28285417     EISSN : 28285247     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia (JLPI) adalah wadah publikasi bagi mahasiswa, guru, dosen, praktisi maupun peneliti pada bidang literasi dan pembelajaran. JLPI menerima tulisan dalam bentuk artikel hasil penelitian maupun artikel review tentang isu yang berkaitan dengan: Literasi Membaca, Menulis, Menghitung, Berbicara, Digital, dan Pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 78 Documents
Meningkatkan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Metode Bermain Maze Di TKN Pembina Ampenan Putri, Baiq Khofifah Kusuma; Karta, I Wayan; Irmayani, Ari
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah Bagaimana metode bermain maze dapat meningkatkan kreativitas anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode bermain maze dapat meningkatkan kreativitas anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan (action Research) yang terdiri dari 2 (dua) siklus, dan setiap siklus terdiri dari: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Permainan Maze dapat Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas B3 TKN Pembina Ampenan dengan persentase keberhasilan 92% dengan nilai rata-rata 3,6. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan permainan maze dapat meningkatkan kreativitas anak usia 5-6 tahun di TKN Pembina Ampenan Tahun 2023. Selanjutnya peneliti merekomendasikan: (1) Kepada guru yang mengalami kesulitan yang dapat menerapkan Permainan Maze sebagai alternatif untuk meningkatkan kreativitas siswa. (2) Kepada guru–guru yang ingin menerapkan Permainan Maze disarankan untuk merancang permainan maze yang lebih menarik dan bervariasi.
Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Kegiatan Kolase di TKN Pembina Ampenan Sulistiani, Sulistiani; Karta, I Wayan; Irmayani, Ari
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TKN Pembina Ampenan. Kemampuan motorik halus anak masih banyak pada kategori MB dan BB. Hal ini disebabkan kurangnya stimulasi atau pemanfataan media-media pembelajaraan yang dapat merangsang perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah melalui kegiatan kolase pendidik dapat meningkatkan motorik halus anak. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan (action Research) yang terdiri dari 2 (dua) siklus. dan setiap siklus terdiri dari: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun di TKN Pembina Ampenan. teknik pengumpulan data menggunakan teknik lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kegiatan kolase dapat Meningkatkan Motorik halus Siswa Kelas B4 TKN Pembina Ampenan dengan persentase keberhasilan 92% dengan nilai rata-rata 3,6.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan kegiatan kolase dapat meningkatkan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TKN Pembina Ampenan Tahun 2023.Selanjutnya peneliti merekomendasikan: (1) Kepada guru yang mengalami kesulitan yang dapat menerapkan Kegiatan kolase sebagai alternatif untuk meningkatkan motorik halus siswa. (2) Kepada guru–guru yang ingin menerapkan Kegiatan kolase disarankan untuk merancang kegiatan kolase yang lebih menarik dan bervariasi.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Problem Based Learning (PBL) Pada Siswa Kelas I SDN 24 Ampenan Rahim, Yana Hafianda; Zain, Moh. Irawan; Thalha, Thalha
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika pada siswa kelas I SDN 24 Ampenan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika materi tentang satuan tidak baku melalui model Problem Based Learning. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan langkah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. PTK ini dilaksanakan dengan dua siklus. Penelitian dilaksanakan pada kelas I SDN 24 Ampenan dengan jumlah 20 siswa yang terdiri dari 6 laki- laki dan 14 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi satuan tidak baku pada siswa kelas I SDN 24 Ampenan. Peningkatan hasil belajar matematika materi satuan tidak baku diketahui dengan hasil tes pada Siklus I dan Siklus II yang menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan secara klasikal. Rata-rata nilai siswa materi satuan tidak baku pada kondisi awal (pra-siklus) 69 dengan ketuntasan klasikal sebesar 40% (8 siswa) dari 20 siswa yang mencapai nilai ≥ 75 (nilai KKM). Siklus I sebesar 74 dengan ketuntasan klasikal sebesar 60% (12 siswa) yang mencapai nilai ≥ 75 (nilai KKM). Siklus II sebesar 81 dengan ketuntasan klasikal 80% (16 siswa) yang mencapai nilai ≥ 60 (nilai KKM).
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa SDN 48 Cakranegara Putra, Fajartika Agung Sasaka; Amrullah, Amrullah; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebanyak 99.77 persen sekolah di Mataram telah memilih Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) pada tahun ajaran 2022/2023. Sekolah difokuskan untuk memanfaatkan platform merdeka mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana implementasi kurikulum 2013 pada tingkat sekolah dasar di kota Mataram. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Dimana penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi aktivitas siswa, hasil wawancara, lembar soal tes akhir siklus, dan dokumentasi. Berdasarkan analisis dan pengamatan hasil dari penelitian tersebut diperoleh informasi bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa, dapat terlihat pada siklus I rata-rata persentase aktivitas belajar sebesar 40% dan rata- rata hasil belajar siswa sebesar 48,9%. Sedangkan pada siklus II rata-rata persentase aktivitas sebsesar 78% dan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 74,87%. Pada siklus I masih ada siswa yang mendapat nilai dibawah KKM yaitu 70, namun pada siklus II nilai terendahnya adalah 70 dan sudah tidak ada lagi siswa yang mendapat nilai dibawah KKM. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin besar rata-rata aktivitas belajar siswa, semakin besar pula rata-rata nilai tes hasil belajar siswa, dan sebaliknya.
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Berhitung Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Permainan Gelas Angka di TKN Pembina Ampenan Hasliza, Pita; Karta, I Wayan; Irmayani, Ari
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah Bagaimana media gelas angka dapat meningkatkan kognitif berhitung anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media gelas angka dapat meningkatkan kognitif anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan (action Research) yang terdiri dari 2 (dua) siklus, dan setiap siklus terdiri dari: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media gelas angka dapat Meningkatkan Kognitif Siswa Kelas B2 TKN Pembina Ampenan dengan persentase keberhasilan 92% dengan nilai rata-rata 3,6. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan media gelas angka dapat meningkatkan kognitif berhitung anak usia 5-6 tahun di TKN Pembina Ampenan Tahun 2023. Selanjutnya peneliti merekomendasikan: (1) Kepada guru yang mengalami kesulitan yang dapat menerapkan media gelas angka sebagai alternatif untuk meningkatkan kognitif siswa. (2) Kepada guru–guru yang ingin menerapkan media gelas angka disarankan untuk merancang penggunaan media dengan permainan yang lebih menarik dan bervariasi.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Untuk Meningkatkan Minat Belajar Kimia Siswa Kelas X.1 di SMA Negeri 4 Mataram Shafa Amina Raehani; Istiyarini, Laily; Baqiyatusshalihah, Baqiyatusshalihah
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar kimia siswa kelas X.1 di SMA Negeri 4 Mataram melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kolaboratif dimana pelaksanaannya dilaksanakan dalam 2 siklus. Penelitian Tindakan Kelas ini mengacu pada model Kemmis & Taggart yang terdiri dari empat komponen yaitu: (1) perencanaan (planning), (2) tindakan (acting), (3) pengamatan (observing), dan (4) refleksi (reflecting). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.1 SMA Negeri 4 Mataram dengan jumlah 30 siswa, dengan perincian 17 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan peneliti dalam mengukur minat belajar kimia adalah instrumen nontes berupa angket tertutup dengan pernyataan berskala Likert. Data yang diperoleh pada penelitian ini merupakan data kuantitatif yaitu data tentang skor angket minat belajar kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan persentase frekuensi minat belajar kimia siswa Kelas X.1 di SMA Negeri 4 Mataram dari pra penelitian tindakan kelas, siklus I hingga siklus II. Minat belajar kimia siswa kelas X.1 di SMA Negeri 4 Mataram pada pra penelitian tindakan kelas menunjukkan persentase frekuensi 60,00% dengan kategori rendah, siklus I menunjukkan persentase frekuensi 46,67% dengan kategori tinggi, dan siklus II menunjukkan presentase frekuensi 63,33% dengan kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) dapat meningkatkan minat belajar kimia siswa kelas X.1 di SMA Negeri 4 Mataram.
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Menggunakan Media Loosepart Pada Kelompok B1 Usia 5-6 Tahun di PAUD Rinjani DW Universitas Mataram Zuhra, Halimatu; Astawa, I Made Suwasa; Takasun, Takasun; Maharani, Maharani
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kognitif merupakan salah satu aspek yang perlu dikembangkan pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kognitif anak kelompok B usia 5-6 tahun menggunakan media Loose Part di PAUD Rinjani Universitas Mataram. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Tekhnik pengumpulan data yaitu dengan melakukan observasi menggunakan instrumen observasi dan juga dokumentasi. Tekhnik analisis data melalui deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B yang berusia 5-6 tahun di PAUD Rinjani Universitas Mataram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan pada kemampuan kognitif dengan menggunakan media loose part pada anak usia 5-6 tahun dari Pretest, siklus I, dan siklus II. Hal ini terbukti dari hasil penelitian bahwa rata-rata evaluasi sebelum tindakan 50%, setelah siklus 1 71%, siklus II 91%. Simpulan dari penelitian ini bahwa penggunaan media loose part dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak di PAUD Rinjani Universitas Mataram.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Bangun Datar (Matematika) Melalui Media Powerpoint Interaktif Berbasis Aplikasi Canva di Kelas 3 SDN 24 Ampenan Tahun Pelajaran 2022-2023 Rosanti, Rosanti; Zain, Moh. Irawan; Thalha, Thalha
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menerapkan pembelajaran menggunakan media powerpoint interaktif dari aplikasi canva untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada mata mata pelajaran matematika materi bangun datar berdasarkan sifat-sifatnya sehingga membantu peserta didik dalam memahami dan mengingat materi yang diajarkan. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mendeskripsikan bagaimana penerapan media pembelajaran powerpoint interaktif berbasis aplikasi canva dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika pada materi bangun datar, kelas III SDN 24 Ampenan. 2) mendeskripsikan peningkatan keberhasilan penerapan media pembelajaran powerpoint interaktif dari aplikasi canva dalam pembelajaran matematika pada materi bangun datar, kelas III SDN 24 Ampenan. Prosedur penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus yang setiap siklusnya memiliki 4 tahapan yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflecting). Penelitian ini dilakukan di SDN 24 Ampenan dengan jumlah peserta sebanyak 24 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan tes. Berdasarkan hasil penelitian aktivitas guru, aktivitas Peserta didik dan hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan menjadi lebih baik. Hasil Penelitian menunjukkan: 1) penerapan penggunaan media powerpoint interaktif berbasis aplikasi canva dalam pembelajaran matematika pada materi bangun datar menunjukkan presentase rata-rata ketuntasan sebesar 66,66%, jika dibandingkan dengan sebelum penerapan media sebesar 33,33%.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik Kelas IV SDN 24 Ampenan Hadijah, Siti; Zain, Moh. Irawan; Thalha, Thalha
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika dengan menerapkan model pembelajaran project based learning di kelas IV A SDN 24 Ampenan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK)dengan menggunakan desain Lesson Study. Subyek penelitian adalah kelas IV B SDN 24 Ampenan yang berjumlah 26 peserta didik. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dalam 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Pada Pelaksanaannya setiap siklus menggunakan kerangka lesson study yaitu dengan tiga tahap Plan (perencanaan), do (Pelaksanaan), dan see (Refleksi). Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan belajar siswa mengalami peningkatan belajar dari siklus I ke Siklus II. presentase pada siklus I 71,3% sedangkan pada siklus II 83,7%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PjBL dapat meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik. Dengan demikia, berdasarkan hasil tersebut dapat dikatakan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learnig dapat meningkatkan keaktifan belajar peserta didik pada kelas IV B SDN 24 Ampenan.
Penerapan Metode Show and Tell Untuk Meningkatkan Kemampuan Percaya Diri Anak Usia 5-6 Tahun Di PAUD Rinjani DW Unram Azmi, Bq. Ainul; Astawa, I Made Suwasa; Maharani, Maharani
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan percaya diri anak usia 5-6 tahun. Percaya diri adalah sikap mental seseorang atas keyakinan kuat terhadap kemampuan yang dimilikinya, sehingga membentuk sikap positif yang dapat menempatkan dirinya dalam kondisi atau keadaaan apapun. Manfaat percaya diri bagi anak adalah anak dapat berinteraksi sosial, meningkatkan keberanian diri dan komunikasi, tidak mudah menyerah serta dapat mencapai hasil belajar yang baik serta prilaku dan sikap anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan percaya diri anak menggunakan metode show and tell. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dan tempat penelitian ini berlokasi di PAUD Rinjani Dw Unram. Subjek penelitian terdiri dari 10 anak kelompok B2. Hasil peningkatan pada Siklus I dan siklus II yaitu pada indikator anak mengerjakan tugas secara mandiri yaitu sebesar 41,6%, pada indikator anak berani tampil didepan teman-temannya sebesar 55%, pada indikator anak menceritakan hasil karyanya sebesar 35%, pada indikator anak mengungkapkan pendapatnya berdasarkan benda yang ditunjukkan guru sebesar 38,3% dan pada indikator anak menerima tantangan baru yang diberikan guru sebesar 45%. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode show and tell dapat meningkatkan kemampuan percaya diri anak. Hasil dari total peningkatan dari siklus I dan siklus II sebanyak 42,98%.