cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Jl. Sidorejo, Gg. Sadewa No. D3, RT02, Kelurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Pubmedia Social Sciences and Humanities
ISSN : -     EISSN : 30252660     DOI : https://doi.org.10.47134/pssh
With prospective papers from prolific researchers in their respective areas. The research reports enable the demonstration of descriptive studies in current trends in the society and observation reflected through field research that gives contributive impact to the development of humanities studies.
Articles 164 Documents
Kearifan Lokal Gapoktanhut Sabrang Mandiri dalam Menghadapi Konflik Sebagai Penerima Akses Kelola Perhutanan Sosial di Kawasan Hutan Desa Sabrang Ambulu Jember Yudistiro, Wahyu; Wicaksono, Itok
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 2 (2023): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i2.116

Abstract

Perhutanan sosial ialah program yang saat ini mejadi salah satu fokus utama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Perhutanan sosial sendiri memiliki tujuan yaitu untuk mensejahterakan masyarakat sekitar hutan. Program ini adalah penjabaran dari “Nawacita” yang diusung oleh kabinet kerja presiden Jokowi yang memiliki tiga pilar dalam pelaksanaannya, yaitu lahan, kesempatan berusaha, dan sumberdaya manusia. Tujuan penelitian ini Menggambarkan tanggapan masyarakat tentang adanya Kelompok Perhutanan Sosial Gapoktanhut Sabrang Mandiri di Desa Sabrang Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data secara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukan pada dasarnya pemenuhan minimum sebelum adanya progam dari Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan sangat berbeda jauh dengan sesudah adanya program dari kementerian lingkungan hidup dan kehutanan karena pemenuhan minimum saat ini sangat tercukupi. Disisi lain penolakan yang terjadi di Hutan Sabrang adalah petani merasa kurang aman dan takut kepada para oknum perhutani akan tetapi semenjak ada Kelompok Sosial Gapoktanhut dari program Kementerian dan Lingkungan Hidup dan Kehutanan tidak ada yang berani berkuasa di wilayah hutan sabrang.
Pengaruh Transparansi, Akuntabilitas dan Responsivitas dalam Pengelolaan APBDes terhadap Kepercayaan Publik Azizah, Dhea Nur; Kholifah R , Emy
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 2 (2023): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i2.117

Abstract

Kepercayaan masyarakat di Indonesia terhadap pemerintah saat ini telah mengalami kemunduran. Terdapat kasus penyelewengan dana APBDes oleh salah satu kepala desa di Banyuwangi pada tahun 2022, hal tesebut terjadi karena kepala desa tidak menerapkan prinsip transparansi dan prinsip akuntabilitas yang menjadi syarat terciptanya good governance. Oleh karena itu terdapat tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah transparansi, akuntabilitas, dan responsivitas dalam pengelolaan APBDes secara individu dan secara bersama-sama berpengaruh terhadap kepercayaan publik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kuantitatif melalui pendekatan deskriptif. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan, dan tokoh pemuda yang berjumlah 40 orang. Untuk menentukan hasil dalam penelitian ini di uji menggunakan uji t dan uji F. Hasil yang didapat dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel trasparansi tidak memiliki pengaruh terhadap variabel kepercayaan publik. Variabel akuntabilitas juga tidak memiliki pengaruh terhadap variabel kepercayaan publik. Berbeda dengan variabel transparansi dan akuntabilitas, variabel responsivitas memiliki pengaruh terhadap variabel kepercayaan publik. Secara bersama-sama variabel transparansi, akuntabilitas dan responsivitas berpengaruh tidak signifikan terhadap variabel kepercayaan publik.
Peran Aktif Pemerintah Desa dalam Mengurangi Angka Pernikahan Anak Usia Dini di Desa Sucopangepok Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember Tahun 2020-2022 Anjarwati, Esty Ningtyas; Haerah, Kahar
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 2 (2023): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i2.118

Abstract

Pernikahan anak usia dini dapat diartikan sebagai keberlangsungan perkawinan dalam lingkup usia anak yang belum matang. Hal ini dapat dilihat pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan yang menjelaskan batas usia menikah terbaru adalah 19 tahun baik laki-laki maupun perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran aktif pemerintah desa dalam mengurangi angka pernikahan usia dini dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pernikahan dini di Desa Sucopangepok. Penelitian ini mengidentifikasi aktor-aktor yang berkontribusi ter-hadap pernikahan dini di Desa Sucopangepok serta partisipasi aktif Pemerintah Desa Sucopangepok dalam menanggulangi dan mengurangi angka pernikahan dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berguna untuk memberikan informasi dan fakta tentang peran aktif pemerintah desa dalam menurunkan angka pernikahan dini di Desa Sucopangepok. Menurut temuan studi, Pemerintah Desa Sucopangepok telah membuat kemajuan yang signifikan dalam menurunkan angka pernikahan dini dari beberapa faktor yang melatarbelakangi yaitu pergaulan karena pola piker yang masih rendah, kurangnya pengawasan orang tua, dan faktor lainnya.
Strategi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyuwangi dalam Meminimalisir Golput pada Pemilihan Umum 2024 Pratiwi, Windi Fatta Nur; Haerah, Kahar
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 2 (2023): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i2.119

Abstract

Di Indonesia saat ini angka golput semakin meningkat. Untuk menurunkan angka golput KPU Kabupaten Banyuwangi membuat strategi. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyuwangi Dalam Meminimalisir Golput Pada Pemilihan Umum Tahun 2024. Dengan menggunakan teori startegi menurut Gregory G .Dess dan Alex Miller dalam saladin (2003) yang membagi strategi dalam dua bentuk yaitu : pertama strategi dikehendaki dan kedua strategi yang direalisisasikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, untuk menentukan informan penetili mengumpulkan data melalui observasi,wawancara, dan dokumentasi. Dalam menganalisis data penulis mengunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukan strategi yang dikehendaki yaitu sasaran sosialisasi yaitu kaum marjinal, pelosok, dll. Salah satu pendorong sosialisasi yaitu anggaran utamanya. Strategi direalisasikan yaitu strategi yang sudah disiapkan KPU Kabupaten Banyuwangi untuk mengurangi angka golput pada pemilu 2024 berjalan lancar dan mewujudkan hasil yang maksimal. Kesimpulan startegi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyuwangi dalam mengurangi angka golput pada pemilu 2024 sudah berjalan dengan baik, meskipun masih kurang dan KPU akan memaksimalkan sebaik mungkin.
Strategi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Melalui Collaborative Governance pada LRPPN-BI Kabupaten Banyuwangi Hernanda, Erinda Tri; Adawiyah, Putri Robiatul
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 2 (2023): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i2.120

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai strategi LRPPN-BI Kabupaten Banyuwangi dalam menurunkan angka penyalahgunaan narkotika melalui kerja sama dengan instansi pemerintah maupun swasta. Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Bhayangkara Indonesia (LRPPN-BI) Kabupaten Banyuwangi melakukan sosialisasi dan penyuluhan terkait bahaya narkotika dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan wawasan akan bahaya narkotika serta menyelamatkan generasi milenial Banyuwangi dari penyalahgunaan narkotika. Alasan pelaksanaan strategi ini yaitu mengingat angka penyalahgunaan narkotika yang semakin meningkat tiap tahunnya di Banyuwangi dan mirisnya korban penyalahgunaan narkotika paling banyak berasal dari remaja sekolah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data berupa wawancara kepada beberapa narasumber dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Bhayangkara Indonesia Kabupaten Banyuwangi dalam melaksanakan strategi pencegahan narkotika dinilai sudah baik. Hal ini dapat dilihat dari adanya kolaborasi pihak internal maupun eksternal dalam membantu pelaksanaan strategi sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan sehingga menghasilkan sinergi yang baik dalam implementasi strategi. Meski memiliki keterbatasan anggaran, pelaksanaan strategi melalui sosialisasi dan penyuluhan ini sudah dilaksanakan hampir di seluruh Kabupaten Banyuwangi.
Collaborative Governance Pengembangan Pariwisata di Desa Sidomulyo Kabupaten Jember Nurdiansyah, Dino Alfian
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 3 (2024): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i3.121

Abstract

Desa Sidomulyo ditetapkan sebagai desa wisata di Kabupaten Jember pada tahun 2022 karena memiliki destinasi wisata unggulan dengan mengelola potensi yang ada dengan baik melalui sistem kolaborasi. Pengembangan Pariwisata Desa Sidomulyo dilakukan dengan melibatkan beberapa pihak yang terlibat seperti pemerintah, swasta, akademisi dan masyarakat. Berdasarkan hasil latar belakang yang dipaparkan maka rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana collaborative governance pengembangan pariwisata di Desa Sidomulyo? Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui collaborative governance pengembangan pariwisata di Desa Sidomulyo. Kemudian dalam penlitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi serta menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Sedangkan teori yang digunakan adalah Emerson dan Tina Nabatchi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam collaborative governance dapat membentuk dinamika kolaborasi, tindakan kolaborasi dan dampak terkait pengembangan pariwisata desa. Dapat disimpulkan bahwa collaborative governance pengembangan pariwisata di Desa Sidomulyo menimbulkan dampak sosial dan ekonomi meskipun pengembangannya kurang maksimal karena terdapat beberapa kendala yang terjadi.
Efektifitas Kinerja Pemerintah Desa Sukorambi dalam Pelayanan Pembuatan Kartu Keluarga di Kabupaten Jember Oktavianti, Tania Dwi; Wicaksono, Itok
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 3 (2024): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i3.122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kinerja Pemerintah Desa Sukorambi dalam pelayanan pembu-atan Kartu Keluarga di Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Objek penelitian adalah proses pelayanan pembuatan Kartu Keluarga di Pemerintah Desa Sukorambi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan petugas pelayanan, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Sukorambi telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan efektivitas pelayanan pembuatan Kartu Keluarga. Beberapa langkah yang diambil termasuk peningkatan kualitas layanan, pelatihan bagi petugas pelayanan, dan pen-erapan teknologi informasi. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh Pemerintah Desa dalam meningkatkan efektivitas kinerja pelayanan pembuatan Kartu Keluarga, seperti terbatasnya sumber daya manusia dan teknologi yang terbatas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun telah ada upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Sukorambi, masih diperlukan langkah-langkah lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitas kinerja pelayanan pembuatan Kartu Keluarga agar dapat memberikan layanan yang lebih efisien dan berkualitas kepada masyarakat.
Efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat (Studi di Desa Cakru Kecamatan Kencong Kabupaten Jember) Nafisah, Mufidatun; Kholifah R, Emy
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 3 (2024): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i3.123

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menggambarkan efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) Dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Cakru Kecamatan Kencong Kabupaten Jember. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, dan data yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan dari sumber-sumber berikut: Pendamping PKH, Kasi Kesra Desa Cakru, dan keluarga penerima bantuan PKH (5 orang). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, dengan menggunakan 5 (lima) indikator efektivitas program yaitu pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan dan perubahan nyata, efektivitas PKH di Desa telah terlaksana baik dan sesuai ketentuan Peraturan Menteri Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2018 tentang Program Keluarga Harapan. Hal ini juga dapat dilihat dari jumlah angka anak putus sekolah yang menurun, dapat memberikan manfaat mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin, tepat waktunya penyaluran bantuan, dan pengurangan jumlah penerima bantuan yang menurun cukup signifikan. Dalam pelaksanaannya PKH mengenai pemahaman program dan tepat sasarannya bantuan masih ditemukan permasalahan, yaitu keluarga penerima manfaat yang masih minim pengetahuan program, tidak tepatnya sasaran pendistribusian bantuan program, yang dengan ini tujuan dan perubahan nyata tidak dirasakan secara merata oleh masyarakat. Kedua, dalam tingkatan kesejahteraan masyarakat penerima bantuan PKH di Desa Cakru diukur dari indikator kesejahteraan masyarakat sudah bisa dirasakan dari pengadaan Program Keluarga Harapan. Dalam tingkatan kesejahteraan masyarakat masih belum dirasakan secara merata dan tidak seimbang, karena dari tidak tepatnya sasaran bantuan program.
Evaluasi Program Perhutanan Sosial Kesejahteraan Masyarakat Desa Sidodadi Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember Amalia, Atika Syafa; Maulana, Akbar
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 3 (2024): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i3.124

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai Evaluasi Program Perhutanan Sosial Kesejahteraan Masyarakat Desa Sidodadi Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember. Program perhutanan sosial merupakan suatu program yang memberikan hak akses kelola legal kepada masyarakat dimana dampak adanya program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. penelitian ini memiliki tujuan diantaranya yaitu untuk mengevaluasi program perhutanan sosial di desa sidodadi agar kita mengetahui apakah prograam perhutanan sosial ini sudah berjalan efektif sesuai dengan rencana di awal atau sebaliknya malah terjadi kendala dikarenakan permasalahan selanjutnya memberikan gambaran mengenai program pengelolaan perhutanan sosial di desa sidodadi dalam menanggulangi perunahan taraf hidup kesejahteraan. Dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data berupa wawancara kepada beberapa narasumber dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan secara observasi,wawancara dan dokumentasi .Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program perhutanan sosial belum berjalan secara efektif dikarenakan terdapat permasalahan yang terjadi baik itu di lapangan maupun pada teknis. Jika dilihat secara ketepatan program perhutanan sosial sudah tepat dilaksanakan di desa sidodadi adanya program ini memberikan dampak pada perubahan taraf hidup kesejahteraan
Implementasi Kebijakan Perhutanan Sosial terhadap Pemenuhan Hak Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga dalam Mendapatkan Akses Kelola Hutan di Sabrang Ambulu Juwianti, Ari; Adawiyah, Putri Robiatul
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 3 (2024): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i3.125

Abstract

Pada era globalisasi saat ini menjadikan manusia lebih memiliki kualitas tinggi, dengan memanfaatkan potensi sumber daya manusia yang berada di setiap wilayah sebagai faktor dan prioritas utama dalam pembangunan berkelanjutan. Salah satunya adalah program Perhutanan Sosial dengan harapan mensejahterakan masyarakat, kaum marginal dan perempuan kepala keluarga yang berada diwilayah hutan. Pada dasarnya keberadaan perempuan sering kali dianggap sebagai kelompok rendah atau lemah, tidak mandiri dan bergantung pada lelaki, sehingga pandangan seperti ini mendapat legitimasi yang kuat yang berpihak pada budaya patriarki. Pada penelitian ini menggunakan teori George Edward III yang menjelaskan tentang empat indikator yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk memberikan pemahaman bahwa Program Perhutanan Sosial di Desa Sabrang memberikan manfaat baik dalam mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan masyarakat terutama Perempuan Kepala Keluarga melalui pengelolaan lahan hutan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif kualitatif. Metode penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemenuhan atas hak perempuan sudah dapat dirasakan hasil dan manfaatnya. Melalui Program perhutanan sosial dengan kegiatan pengelolaan lahan hutan dengan pemanfaatan potensi sumber daya alam dengan masa pengelolaan lahan selama 35 tahun. Maka dengan demikian sudah bisa dikatakan berhasil mengubah perekonomian masyarakat khususnya perempuan kepala keluarga.

Page 2 of 17 | Total Record : 164