cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Jl. Sidorejo, Gg. Sadewa No. D3, RT02, Kelurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Pubmedia Social Sciences and Humanities
ISSN : -     EISSN : 30252660     DOI : https://doi.org.10.47134/pssh
With prospective papers from prolific researchers in their respective areas. The research reports enable the demonstration of descriptive studies in current trends in the society and observation reflected through field research that gives contributive impact to the development of humanities studies.
Articles 164 Documents
Implementasi Satgas Keamanan Desa ( SKD ) dalam Kamtibmas di Desa Buwek Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang Wahyudi, Fais; Wicaksono, Itok
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 3 (2024): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i3.126

Abstract

Tingkat keamanan di kabupaten Lumajang sangat rendah. Hal tersebut membuat para pemerintah membuat inovasi program. Yang nantinya bisa mengatasi permasalahan keamaan di kabupaten lumajang. Fokus dari penelitian ini adalah impelementasi program SKD dengan menggunakan pendekatan Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, dan Struktur Birokrasi. Penelitian ini membahas mengenai implementasi Satuan Tugas Keamanan Desa (SKD) dalam menjalankan fungsi Kamtibmas di Desa Buwek, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, yang mengacu pada tingkat keamanan yang cukup rawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana SKD berperan dalam menjaga ketertiban dan keamanan di tingkat desa serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi SKD dalam mencapai tujuan tersebut. Penelitian ini menggunakan teori Edward III dalam implementasi program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan anggota SKD, masyarakat, dan pihak terkait, serta melalui analisis dokumen terkait kegiatan SKD dan laporan Kamtibmas di desa tersebut. Hasil penelitian ini memberikan gambaran mengenai peran SKD dalam menjaga ketertiban dan keamanan, strategi yang digunakan dalam pelaksanaan tugas, serta tantangan yang dihadapi. Penelitian ini juga mengidentifikasi upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah desa dalam mensosialisasikan SKD kepada masyarakat serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga Kamtibmas di Desa Buwek Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pihak terkait dalam meningkatkan efektivitas implementasi SKD dan mengoptimalkan peran SKD dalam menciptakan lingkungan desa yang aman dan tertib.
Inovasi Menuju Transformasi Digital dalam Pelayanan Publik Kajian Sistem Manajemen Pelayanan Desa (SIMPEDA) di Desa Balung Lor Ningtyas, Vella Nur Cahya; Angin, Ria
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 3 (2024): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i3.127

Abstract

Transformasi digital sebagian besar dilihat dari perubahan budaya yang mengubah cara pemerintah bekerja, berkomunikasi, dan memberikan layanan, tetapi juga dapat memiliki implikasi yang luas, termasuk mengubah struktur dan budaya organisasi. Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jember dalam melakukan inovasi dalam transformasi digital yaitu dengan diluncurkan aplikasi SIMPEDA (Sistem Manajemen Pelayanan Desa) untuk desa-desa yang ada di Kabupaten Jember, salah satunya Desa Balung Lor. Dengan adanya penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses transformasi pelayanan sebelum dan sesudah adanya SIMPEDA di Desa Balung Lor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data secara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa inovasi SIMPEDA penerapannya sudah berjalan sangat baik di Desa Bakung Lor dan mendapatkan manfaat dari inovasi ini meskipun ada juga dampak negatifnya. Selain itu menurut temuan studi, peneliti menemukan kelemahan Teori yang dikemukakan oleh Rogers tidak mencakup tentang Innovation culture (budaya inovasi) teori Rogers tidak menjelaskan bagaimana budaya inovasi juga membutuhkan perubahan perilaku dalam memberikan pelayanan dari manual menjadi berbasis digital.
Kinerja SDM Aparatur Melalui Pelayanan Administrasi di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember Candra W, Aditya; Maulana, Akbar
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 3 (2024): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i3.128

Abstract

Peningkatan kinerja perangkat desa itu sangat penting, karena belakangan ini banyak kinerja perangkat desa dalam melakukan pelayanan di desa itu memerlukan waktu yang cukup lama. Hal tersebut berimbas terhadap pelayanan yang ada di desa. Penelitian ini melihat dari fenomena tahapan pengebangan sdm aparatur dalam meningkatkan kinerja perangkat desa dalam segi pelayanan administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kualitas kinerja SDM aparatur melalui pelayanan administrasi di Desa Kemiri, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari berbagai sumber, termasuk Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kasi Pelayanan, Kepala Dusun, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga indikator penting dalam pengembangan SDM aparatur yang terkait dengan peningkatan kualitas kinerja aparatur desa, yaitu penentuan kebutuhan, penetapan isi program, dan pelaksanaan program. Untuk meningkatkan kapasitas perangkat desa, telah ada pelatihan yang diselenggarakan pemerintah kecamatan setiap bulan. Namun, pelatihan ini masih kurang efektif karena kebutuhan dan keinginan perangkat desa sendiri belum sepenuhnya terpenuhi. Dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja SDM aparatur di Desa Kemiri, perlu dilakukan tindakan lebih lanjut, seperti memberikan reward atau hadiah bagi perangkat desa yang berprestasi, memperbaiki masalah teknis dalam peluncuran layanan administrasi online, serta mengoptimalkan program pelatihan dengan memperhatikan kebutuhan dan keinginan perangkat desa. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan peningkatan kualitas kinerja SDM aparatur desa Kemiri akan menjadi lebih baik dan efektif.
Konflik Kepentingan dalam Penyelenggaraan Pageant Serta Hubungannya dengan Pengembangan Pariwisata Sukmawan, Yoga Dedy; Kholifah R, Emy
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 3 (2024): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i3.129

Abstract

Definisi Cantik adalah sosok yang memiliki kulit berwarna putih dam cenderung lebih cerah, Tubuh angsing, Seksi, lengkap dengan rambut panjang yang terurai indah berwarna hitam. Pageant yang lebih dikenal dengan sebutan kontes kecantikan merupakan suatu wadah atau platform bagi generasi muda untuk mengembangkan minat bakat mereka dalam kegiatan ini. Dalam pemilihan sebuah kontes Pageant atau lebih dikenal dengan kontes kecantikan pada tingkat nasional seperti Puteri Indonesia, platform ini memiliki slogan atau padangan khusus yang juga dianggap serta diklaim sebagai salah satu penentu atau syarat untuk memenuhi kriteria pemenang pada kontes ini, pandangan atau slogan tersebut yaitu Brain, Beauty, Behaviour. Tujuan dilakukannya sebuah penelitian ini adalah untuk mengetahui sebuah Pro Kontra Masyarakat dan Pemerintah terkait Pageant di Indonesia dan pengaruhnya terhadap sektor pariwisata. Dimana pada penelitian ini melibatkan pihak pro yang berasal dari Yayasan Pageant, Pemerintah, Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif, dan Pelaku Pageant serta disisi lain pada pihak kontra ada pihak Pemerintah melalui MUI dan juga Pemerintah pada masa Orde Baru. Dalam penelitian ini menggunakan metode yaitu penelitian deskriptif dengan menggunakan sebuah pen-dekatan kualitatif. Adapun dalam penelitian ini yaitu responden serta pemberi informasi yaitu orang yang tau akan permasalahan yang akan diteliti dan serta responden yang memiliki masalah keahlian dan juga pemahaman yang baik mengenai hal tertentu. Serta hasil didalam penelitian ini yaitu untuk menjelaskan bagaimana perihal kontroversi yang ada di Indonesia terkait kegiatan pageant yang melibatkan pihak pro dan kontra yaitu Pemerintah, Yayasan Pageant, Pelaku Pageant, Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif dan Organisasi Masa serta pengaruhnya terhadap sektor pariwisata.
Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Karya-wan di PT. Mayangsari Kecamatan Mayang Kabupaten Jember Sukmawan, Yoga Dedy; Haerah, Kahar
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 3 (2024): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i3.130

Abstract

sistem jaminan social ketenagakerjaan berfokus pada penyediaan pertanggungan bagi karyawan yang digaji, sementara pekerja belum tercakup atau hanya tercakup Sebagian. Pelaksanaan jaminan social ketenagakerjaan bagi pekerja Karyawan di PT. Ma-yangsari. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program jaminan Sosial ketenagakerjaan bagi pekerja Karyawan di PT Mayangsari telah melaksanakan program jaminan social bagi pekerja Karyawan sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundangan. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, untuk memberikan gambaran tentang pelaksanaan jaminan social bagi pekerja Karyawan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan. Kesimpulan dari hasil pembahasan menunjukan bahwa dalam pelaksanaan program jaminan social ketenagakerjaan bagi pekerja Karyawan ditemukana jumlah kepesertaan yang belum mencakup bagi karyawan yang tidak tetap, program jaminan kecelakaan kerja yang belum terbayar karena bersentuhan dengan program jaminan Kesehatan nasional.
Proses Rekrutmen Kepanitiaan Pemilu Tingkat Kecamatan dan Desa Studi pada Problematika Pemilu di Kabupaten Jember Aprilianto, Roni; Kholifah R, Emy
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 4 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i4.131

Abstract

Salah satu kunci keberhasilan pemiliham umum adalah penyelenggara. KPU diberi wewenang untuk membangun badan adhoc, yang masing-masing terdiri dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS). Tujuan dilakukannya penelitian ini yakni untuk mengetahui proses perekrtutan keanggotaan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember apakah sudah sesuai dengan system demokrasi dan untuk mengetahui kendala selama pendaftaran berlangsung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Terdapat beberapa responden serta informan dalam penelitian ini menjabarkan permasalahan apa saja yang banyak terjadi selama proses rekrutmen PPK dan PPS berlangsung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses rekrutmen keanggotaan PPK dan PPS sudah sesuai dengan system demokrasi dan permasalahan yang paling banyak terjadi selama proses rekrutmen berlangsung yaitu pada sistem online. Dapat disimpulkan bahwa perekrutan PPK dan PPS di Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember masih banyak terjadi beberapa permasalahan.
Strategi Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (Studi di Desa Kertonegoro, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember) Imaulidya, Iftita Naura; Kholifah R, Emy
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 4 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i4.132

Abstract

Salah satu tujuan pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai lembaga usaha desa yang dikelola baik dari masyarakat dan pemerintah desa yaitu untuk mendorong, meningkatkan, mengembangkan pertumbuhan ekonomi desa, serta meningkatkan pemberdayaan pada masyarakat. Pelaksanaan dari tujuan tersebut dilakukan melalui pengelolaan usaha dari BUMDes dengan memanfaatkan sember daya yang ada. Berkaitan dengan hal tersebut tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan menggambarkan pengembangan BUMDes di Desa Kertonegoro, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dan deskriptif, dengan informasi dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu BUMDes periode sebelumnya mengalami penurunan dalam usahanya serta habisnya modal untuk pengelolaan usaha yang dilakukan yaitu penjualan AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) yang bekerja sama dengan pondok air minum Al-Qodiri. Kepala Desa akhirnya melakukan pergantian kepengurusan dalam BUMDes melalui SK (Surat Keputusan) resmi yang sudah diturunkan namun terhambat anggaran yang belum turun yang menjadikan BUMDes belum memiliki usaha sampai sekarang serta belum adanya musyawarah dari pengelola BUMDes bersama dengan Kepala Desa terkait pengembangan badan usaha. BUMDes terus berusaha untuk menghidupkan badan usahanya dengan cara merancang strategi terlebih dahulu seperti mening-katkan sumber daya manusia yang berkompeten, inovasi usaha bersama UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang ada di desa serta membuat unit usaha yang dapat dikembangkan dalam jangka panjang. Adapun beberapa usaha yang akan BUMDes lakukan dalam menerapkan strateginya yaitu membuka usaha foto copy, toko pusat oleh-oleh dan menjual ATK. Usaha ini dibuat karena peluangnya besar untuk kemudahan masyarakat dan kesejahteraan masyarakat Desa Kertonegoro.
Strategi Program Bus Sekolah Gratis Bagi Resiko Pelajar Dalam Berlalu Lintas di Kabupaten Jember (Studi di Dinas Perhubungan Kabupaten Jember) Farida, Nurul; Maulana, Akbar
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 4 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i4.133

Abstract

Sering terjadi dijumpai pada jalanan kota-kota besar maupun perkotaan, biasanya masyarakat memulai aktivitasnya pada pagi hari, yang mana baik itu sekolah, bekerja maupun aktivitas lainnya. Sehingga dalam kegiatan pada saat yang sama, arus lalu lintas menjadi padat di jalan pada waktu-waktu tertentu. Tujuan Pemerintah Jember dalam program bus sekolah gratis adalah untuk meminimalisir terjadinya kemacetan, kecelakaan maupun pelanggaran lalu lintas. Dengan ini, pelaksanaan program bus sekolah sesdikit membantu untuk kelancaran arus lalu lintas di Jember khususnya di wilayah Jember Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Penentuan informan pada penelitian ini yaitu Dinas Perhubungan Jember, orang tua, dan pelajar. Hasil dari penelitian ini dimana, Dinas Perhubungan Jember selaku lembaga pemerintahan yang melaksanakan program mengenai Bus Sekolah Gratis sebagai bentuk inovasi dalam transportasi publik yang di khususkan untuk para pelajar. Pelaksanaan program ini ditemukan beberapa dampak yang terjadi di lapangan. Berdasarkan hasil kesimpulan untuk keseluruhan bahwa upaya penerapan program yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tuntutan transportasi dari segi pendidikan yang sangat berdampak sekali, sehingga melalui program ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan kemacetan, kecelakaan pada anak di bawah umur, dan dapat mengurangi konsumsi penggunaan BBM.
Diplomasi, Konflik, Dan Kemerdekaan: Pembebasan Irian Barat (1949-1962) Marshanda, Wanda
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 4 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i4.134

Abstract

Pembebasan Irian Barat adalah rangkaian peristiwa sejarah yang mencakup upaya diplomatik, politik, dan militer Indonesia untuk mendapatkan kendali penuh atas wilayah yang sebelumnya berada di bawah administrasi Belanda. Tulisan ni bertujuan untuk mengetahui strategi diplomasi, konfrontasi militer dan peran perjanjian New York serta Pepera yang dilakukan oleh Indonesia dalam pembebeasan irian Barat. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah metode penelitian sejarah, yang terdiri dari pemilihan topik, heuristik atau pengumpulan sumber, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini adalah Selama periode Demokrasi Liberal sejumlah kabinet yang berkuasa di Indonesia terlibat dalam upaya diplomasi untuk mencapai tujuan pembebasan Irian Barat. Selain itu terdapat pula konfrontasi militer yang disebut dengan Trikora (Tri Komando Rakyat) yang mulai digaungkan pada tahun 1961. Meskipun sengketa tersebut melibatkan konfrontasi militer, pemerintah Indonesia juga menjalankan diplomasi melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menghasilkan perjanjian New York pada 1962 dan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) pada 1969. Hasil Pepera menunjukkan mayoritas penduduk Irian Barat mendukung bergabung dengan Indonesia. Secara simbolis, pemberian kedaulatan penuh Irian Barat kepada Indonesia terjadi pada tahun 1963 melalui pembentukan United Nations Temporary Executive Authority (UNTEA). Namun, langkah signifikan berikutnya menuju konsensus internasional terjadi pada tahun 1969, ketika PBB secara resmi mengakui hasil Pepera yang menegaskan bahwa Irian Barat akan tetap menjadi bagian integral dari Indonesia.
Ganefo I 1963 di Jakarta: Manifestasi Kekuatan Baru dalam Olahraga, Politik, dan Persaingan Global Budita, Carissa Almaasah
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 3 (2024): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v1i3.135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana GANEFO I merefleksikan pergeseran dinamika kekuatan di dunia olahraga, yang kemudian menggambarkan integrasi antara aspek olahraga, politik, dan persaingan global. Presiden Soekarno menggunakan GANEFO sebagai sarana mendukung politik luar negerinya yang beraliran anti kolonialisme-imperialisme dan berusaha memperkenalkannya di dunia internasional. Penelitian ini menggunakan studi literatur buku, jurnal, dan artikel ilmiah yang sesuai tema penulisan dengan metode penelitian sejarah yang terdiri dari heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil dari penelitian ini adalah ketika masa Demokrasi Terpimpin, Soekarno dengan gagasan membangun dunia kembali (To Build the World A New) diwujudkan melalui olahraga, yaitu GANEFO. Olahraga digunakan Indonesia untuk memajukan tujuan politik negara, khususnya persahabatan dan perdamaian global. Penyelenggaraan GANEFO ini sukses besar bagi pemerintah Indonesia yang secara tidak langsung meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia di mata masyarakat dunia. Namun, GANEFO yang telah dikembangkan dengan sangat kuat terpaksa kandas karena ketidakstabilan politik pada tahun 1965. Ketidakstabilan politik tersebut berdampak langsung pada kekuasaan Presiden Soekarno, dengan Surat Perintah 11 Maret menandai peralihan kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto.

Page 3 of 17 | Total Record : 164