cover
Contact Name
Muhamad Sidik
Contact Email
jirs@kampusakademik.co.id
Phone
+6289671418611
Journal Mail Official
jirs@kampusakademik.co.id
Editorial Address
Jl.Pedurungan Kidul IV rt.03/01 No.62 Kel. Pedurungan Kidul/ Kec.Pedurungan Semarang 50192 , Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50192
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Research Student
ISSN : 30255708     EISSN : 30255694     DOI : https://doi.org/10.61722/jirs.v1i2.42
Jurnal Ilmiah Research Student ( JIRS), P- ISSN: 3025-5708 (cetak),E- ISSN: 3025-5694 (online) adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Kampus Akademik Publising . Jurnal Ilmiah Research Student ( JIRS) merupakan platform publikasi jurnal Karya suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh dosen atau mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya yaitu: Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Hukum, . Jurnal ini terbit 1 tahun 6 kali (Januari, Maret, Mei, Juli, September dan November)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 639 Documents
Analisis Penetapan Kadar Asam Salisilat melalui Metode Titrasi Asam-Basa (Alkalimetri) Rifani Hutami Supardi; Sekar Ayu Pratiwi; Salwa Arini Gani; Bunga Djumaati; Naysila Ayriza Neu; Siti Magfira Yusup; Wulan Dwi Makaminan
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12104

Abstract

Pengendalian mutu sediaan farmasi memerlukan penetapan kadar zat aktif untuk memastikan keamanan, khasiat, dan mutu produk sesuai standar yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penetapan kadar asam salisilat dalam sampel bedak menggunakan metode titrasi asam-basa (alkalimetri). Metode yang digunakan meliputi pembuatan dan pembakuan larutan natrium hidroksida (NaOH) menggunakan kalium biftalat (KHP) sebagai baku primer, kemudian dilakukan titrasi terhadap sampel yang telah dilarutkan dalam etanol ternetralkan dengan indikator fenolftalein. Titik akhir titrasi ditandai dengan perubahan warna larutan menjadi merah muda yang stabil. Hasil analisis menunjukkan bahwa volume NaOH yang diperlukan untuk mencapai titik akhir titrasi sebesar 23,7 mL. Berdasarkan perhitungan dengan normalitas NaOH hasil pembakuan, kadar asam salisilat dalam sampel dapat ditentukan dan selanjutnya dibandingkan dengan kadar teoritis maupun persyaratan farmakope untuk menilai mutu sediaan. Metode alkalimetri terbukti sederhana, ekonomis, dan mampu memberikan hasil yang baik apabila pembakuan larutan, penentuan titik akhir titrasi, serta pembacaan volume titran dilakukan secara cermat. Ketelitian analis, kondisi larutan baku, dan penggunaan indikator yang tepat menjadi faktor penting yang memengaruhi akurasi hasil analisis. Oleh karena itu, metode alkalimetri masih relevan digunakan sebagai salah satu metode analisis kuantitatif dalam pengendalian mutu sediaan farmasi yang mengandung asam salisilat.
Taksonomi Nilai Adab QS Al-Hujurat 11 sebagai Basis Preventif Bullying: Kajian Tafsir Muqaran ZULFAN SYAHANSYAH; LINDA PUSPITASARI
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12107

Abstract

Bullying in Islamic educational institutions is often addressed through regulation or post-incident counseling, while preventive value frameworks firmly grounded in Qur'anic text remain underdeveloped. This study analyzes the taxonomy of adab values in QS. Al-Hujurat verse 11 and formulates its relevance as a preventive framework for bullying. The study employs a qualitative library research approach using tafsir muqaran, comparing interpretations across five authoritative exegeses spanning different methods and eras, namely At-Tabari, Al-Baghawi, Ibn Kathir, As-Sa'di, and Al-Wasith, followed by a descriptive-analytical review of contemporary academic literature. The findings formulate four interlocking adab values: tawadhu' and tasamuh derived from the prohibition against mockery, ukhuwah with passive-active dimensions derived from the prohibition against defamation, and ihsan derived from the prohibition against abusive nicknames. The highest interpretive convergence appears in the prohibition against defamation. This taxonomy operates more concretely than maqashid-based approaches and offers a preventive function distinct from post-incident counseling models.
MODEL PEMBELAJARAN PAI BERBASIS DIGITAL UNTUK PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS: INTEGRASI PEMIKIRAN AL-FARABI, TEORI BANDURA, DAN BEHAVIORISME SKINNER: A Digital-Based Islamic Religious Education (PAI) Learning Model for Strengthening Religious Character: Integrating Al-Farabi’s Thought, Bandura’s Theory, and Skinner’s Behaviorism Rasti Astuti Laisaan; Sita Acetylena
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12115

Abstract

Digital transformation in education has brought significant changes to the learning process, including in Islamic Religious Education (PAI). However, the use of technology in PAI instruction tends to focus on enhancing cognitive aspects rather than fully addressing the strengthening of students' religious character. This situation highlights the need to develop a digital-based PAI learning model that utilizes technology not merely as an instructional medium, but also as a means for internalizing values, fostering habits, and reinforcing character. This study aims to develop a conceptual model for digital-based PAI learning by integrating Al-Farabi’s educational thought, Albert Bandura’s social learning theory, and B.F. Skinner’s behaviorism. A qualitative approach utilizing library research methods was employed. Data were gathered through an examination of Al-Farabi’s major works, literature on Bandura’s and Skinner’s learning theories, and recent studies on the digitalization of Islamic education. Data analysis involved content analysis, comparative analysis, and conceptual synthesis. The findings indicate that Al-Farabi’s thought provides a philosophical foundation regarding the goal of education—shaping virtuous individuals on the path to happiness (sa‘ādah); the concept of al-takhyīl (imagination/representation) is relevant for development into "digital modeling" via visual and interactive media; and the concept of al-‘ādah (habituation) aligns with digital habituation through Skinner’s reinforcement mechanisms. Integrating these three perspectives yields a digital-based PAI learning model that combines digital modeling and digital habituation as strategies to strengthen religious character. This model asserts that digital technology functions not only as an instrument for knowledge transfer but also as an ecosystem for shaping students' religious values, attitudes, and behaviors.
Digitalisasi Layanan Perpustakaan Sekolah menggunakan Aplikasi Mobile Terintegrasi Muftia Maulani Nabila; Rizkayeni Marta; Dedy Irfan; Yulia Fatmi
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12117

Abstract

Manajemen Perpustakaan pada sekolah masih menghadapi beberapa masalah. Masalah-masalah tersebut antara lain integrasi yang belum berjalan dengan baik dalam proses meminjam dan mengembalikan buku, pengumpulan data yang kurang efisien, serta pembuatan laporan yang membutuhkan waktu yang cukup lama. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem informasi perpustakaan yang menggunakan mobile. Dengan demikian, sistem ini dapat membantu mengelola perpustakaan dengan cara yang lebih baik dan lebih cepat. Sistem ini dibuat dengan menggunakan metode waterfall. Laravel digunakan untuk aplikasi web, Flutter untuk aplikasi handphone, dan MySQL digunakan sebagai penyimpanan database. Sistem ini menggunakan teknologi QR Code untuk mengembalikan buku dan algoritma Apriori untuk menganalisis peminjaman buku. Dengan demikian, sistem ini dapat membantu dalam pengambilan keputusan untuk mengelola koleksi buku. Pengujian sistem ini mencakup User Acceptance Testing (UAT) yang digunakan untuk mengecek apakah fungsi sistem sesuai dengan kebutuhan pengguna, serta System Usability Scale (SUS) yang digunakan untuk menilai sejauh mana sistem tersebut mudah digunakan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua skenario UAT berhasil dijalankan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Selain itu, sistem mendapatkan skor SUS sebesar 81,25 sehingga masuk dalam kategori “Excellent” (Grade A) dengan peringkat “Acceptable” (dapat diterima). Temuan tersebut menunjukkan bahwa sistem yang dibuat mampu membantu pengelolaan perpustakaan dengan baik dan hemat waktu. Serta memudahkan siswa, guru, pustakawan, dan kepala perpustakaan di SMA Negeri 3 Padang
Integrasi QR Code dan Location-Based Service pada Aplikasi Presensi dan Izin Berbasis Mobile untuk Guru dan Tenaga Kependidikan SMAN 3 Padang Indah Purnama Reta; Rizkayeni Marta; Syafrijon Syafrijon; Titi Sriwahyuni
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12118

Abstract

Pengelolaan presensi bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di institusi pendidikan masih mengalami berbagai masalah, seperti proses pencatatan manual yang tidak efisien, rekap yang memakan waktu, serta sistem administrasi perizinan yang belum terintegrasi. Proses manajemen serta pencatatan kehadiran GTK di SMAN 3 Padang dioptimalkan melalui pengembangan aplikasi mobile yang mengintegrasikan LBS (Location-Based Service) serta QR Code dalam penelitian ini. Pengembangan aplikasi dilakukan dengan metode Waterfall, sedangkan validasi lokasi memanfaatkan koordinat GPS yang diperoleh melalui algoritma Haversine. Sistem dikembangkan dengan arsitektur client-server, di mana aplikasi mobile ditujukan untuk Guru, Tenaga Kependidikan, dan Kepala Sekolah, sedangkan aplikasi berbasis web digunakan oleh Tim Kurikulum untuk mengelola data presensi, permohonan, jam kerja, hari libur, serta melakukan proses pemantauan. Hasil dari penerapan menunjukkan bahwa aplikasi dapat mendukung proses presensi dengan menggunakan QR Code yang diintegrasikan dengan validasi lokasi, manajemen pengajuan izin, sakit, cuti, dan presensi khusus seperti dinas luar dan WFH, serta pemantauan data presensi secara terpadu. Berdasarkan skenario User Acceptance Testing (UAT), pengujian fungsional membuktikan bahwa seluruh rancangan sistem berhasil dieksekusi tanpa kendala sesuai ekspektasi. Di samping itu, pengukuran aspek antarmuka lewat System Usability Scale (SUS) berhasil menembus angka 86,56, sebuah indikasi bahwa platform ini sangat adaptif, mudah dioperasikan, serta mendapat respons positif dari target pengguna. Oleh karena itu, kehadiran teknologi Location-Based Service dan QR Code di dalam aplikasi ini terbukti mampu memotong birokrasi absensi sekaligus mewujudkan tata kelola administrasi internal sekolah yang jauh lebih responsif.
Optimasi Jadwal Perkuliahan Berbasis Web Menggunakan Algoritma Genetika: Studi Kasus Departemen Teknik Elektronika Universitas Negeri Padang Nurhawa Nabila; Rizkayeni Marta; Titi Sriwahyuni; Syafrijon Syafrijon
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12119

Abstract

Penyusunan jadwal perkuliahan secara manual sering kali memicu bentrok jadwal dan inefisiensi waktu operasional, sebagaimana kendala yang dialami oleh Departemen Teknik Elektronika Universitas Negeri Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi penjadwalan ruang kelas perkuliahan berbasis web guna mengotomatisasi komputasi penyusunan matriks jadwal yang terintegrasi dengan administrasi akademik. Pengembangan perangkat lunak dirancang menggunakan metode sekuensial linier (Waterfall). Mesin optimasi pada sistem ini digerakkan oleh Algoritma Genetika untuk menyelaraskan batasan mutlak (hard constraints) dan batasan fleksibel (soft constraints), serta didukung oleh fungsionalitas Re-optimasi Parsial berbasis Minimal Perturbation Problem (MPP) untuk mitigasi perubahan jadwal yang mendadak. Hasil pengujian fungsionalitas melalui User Acceptance Testing (UAT) mencatat tingkat keberhasilan absolut sebesar 100%, membuktikan kemampuan algoritma dalam mencetak jadwal yang sepenuhnya bebas konflik (zero-conflict). Selain itu, evaluasi tingkat kebergunaan menggunakan instrumen System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor 80,21 (kategori Excellent). Secara empiris, implementasi sistem ini berhasil mereduksi waktu penyusunan jadwal dari satu hingga dua minggu menjadi hanya dalam hitungan menit, sekaligus menyediakan antarmuka interaktif yang meningkatkan produktivitas tata kelola akademik secara signifikan
Analisis Performa Algoritma Dijkstra untuk Penentuan Jalur Terpendek pada Aplikasi Mobile Berbasis Location-Based Servicee Ennurul Hasanah; Rizkayeni Marta; Dedy Irfan; Yulia Fatmi
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12120

Abstract

Perkembangan teknologi Location-Based Service (LBS) telah mendorong meningkatnya kebutuhan akan sistem yang mampu menentukan jalur perjalanan secara cepat dan akurat pada aplikasi mobile. Salah satu tata cara yang banyak digunakan buat menuntaskan kasus pencarian jalan terpendek merupakan algoritma Dijkstra. Riset ini bertujuan buat menganalisis kinerja algoritma Dijkstra dalam memastikan jalan terpendek pada aplikasi mobile berbasis Location- Based Service. Tata cara riset yang digunakan meliputi riset literatur, perancangan algoritma, implementasi pada aplikasi mobile, serta pengujian terhadap beberapa skenario pencarian rute. Analisis dilakukan berdasarkan kemampuan algoritma dalam menghasilkan jalur terpendek, waktu komputasi, dan konsistensi hasil pencarian. Hasil riset menampilkan kalau algoritma Dijkstra sanggup memastikan rute maksimal secara akurat pada jaringan jalur yang mempunyai bobot positif dan membagikan waktu pemrosesan yang relatif kilat buat kebutuhan navigasi pada aplikasi mobile. Dengan demikian, algoritma Dijkstra bisa jadi pemecahan yang efisien dalam menunjang layanan penentuan jalan pada aplikasi berbasis Location- Based Service
Kemampuan Menulis Cerpen Melalui Pembelajaran Berbasis Multimedia pada Siswa Kelas VII E SMP Negeri 3 Kupang Tahun Pelajaran 2025/2026 Realita Helianak; Ronni M. Ndun; John Darwis Fallo; Ona Diana Bani
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12121

Abstract

This study aims to describe students' ability in writing short stories through multimedia-based learning. This study employs a descriptive method with a quantitative and qualitative approach. Data collection techniques were carried out through the assignment of writing short stories, which were then analyzed based on scoring guidelines covering four assessment aspects, namely the content aspect of the short story, the structure aspect of the short story, the linguistic aspect, and the creativity aspect. The subjects of this study were 30 students of SMP Negeri 3 Kupang, specifically seventh-grade E students, consisting of 16 males and 14 females. The results of this study indicate that students' ability in writing short stories through multimedia-based learning is still varied. In the content aspect of the short story, some students have been able to align the theme with the story's content, but there are still those who are lacking in connecting the theme with the story's content. In the structure aspect of the short story, most students have been able to write stories according to the short story structure, but there are still several students who pay less attention to the short story structure in their writing. In the linguistic aspect, some students have been precise in using vocabulary and formal language, but there are several students who still use everyday language. Meanwhile, in the creativity aspect, some students have been able to create stories well, although there are several aspects that still need to be improved. In terms of percentages, students who obtained a score in the very capable category amounted to 14 students (46.67%), students in the capable category amounted to 9 students (30.00%), and students in the fairly capable category amounted to 7 students (23.33%). The final average score they obtained was 80.6. Thus, the ability to write short stories through multimedia-based learning among seventh-grade E students of SMP Negeri 3 Kupang falls into the capable category.
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MEMBANTU MEMOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 1 PABELAN Ida Novia Fitriati; Najma Alya Ramadhani Putri Widaya; Yunie Nurul Hikmah
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12126

Abstract

Motivasi untuk belajar adalah elemen krusial yang memengaruhi prestasi akademik siswa, dan penurunannya berkaitan dengan sikap yang kurang aktif serta rendahnya fokus pada masa depan. Studi kualitatif deskriptif ini mengeksplorasi peran Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mendorong motivasi belajar siswa kelas X di SMA Negeri 1 Pabelan. Informan peneliti terdiri dari dua Guru BK dan enam siswa kelas X yang dipilih Secara pursosif berdasarkan keterlibatan langsung dalam layanan bimbingan klasikal, konseling individu, dan konseling kelompok, serta berdasarkan catatan Guru BK yang menunjukkan tanda-tanda awal motivasi belajar yang rendah pada siswa-siswa tersebut. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi, divalidasi dengan triangulasi sumber dan teknik, serta dianalisis menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Studi awal menunjukkan bahwa sebelum menerima layanan BK, motivasi belajar siswa kelas X biasanya berada dalam kategori rendah, terlihat dari sikap pasif di kelas, seringkali tidak fokus, dan rendahnya minat untuk melanjutkan pendidikan. Hasil studi menunjukkan bahwa Guru BK memiliki peran yang signifikan melalui tiga layanan utama bimbingan klasikal, konseling individual, dan konseling kelompok serta berfungsi sebagai pendorong yang membantu siswa menghadapi kendala belajar dan meningkatkan kepercayaan diri. Setelah mendapatkan layanan tersebut, siswa melaporkan adanya perubahan yang lebih baik dalam hal motivasi, rasa percaya diri, dan partisipasi dalam belajar, meskipun perubahan ini adalah pandangan subjektif siswa dan belum diukur dengan cara kuantitatif.
ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENETAPAN STATUS DARI PKWT MENJADI PKWTT DALAM PERJANJIAN KERJA Tugiman Arianto; Joddy Mulya Setya Putra
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penetapan status perjanjian kerja dan konsekuensi hukum bagi perusahaan berdasarkan putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Jakarta Pusat Nomor 120/Pdt.Sus-PHI/2022/PN.Jkt.Pst dan putusan Mahkamah Agung Nomor 207 K/Pdt.Sus-PHI/2023. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan status pekerja dari Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau pekerja borongan menjadi Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) didasarkan pada prinsip perlindungan pekerja dan penerapan asas rebus sic stantibus. Dalam kasus ini, kedua penggugat telah bekerja secara terus-menerus selama lebih dari 20 tahun dalam pekerjaan yang bersifat tetap, sehingga status hubungan kerjanya secara demi hukum berubah menjadi PKWTT sesuai Pasal 10 Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021. Putusan PHI tingkat pertama yang menyatakan tidak adanya hubungan kerja dinilai keliru karena tidak mempertimbangkan fakta-fakta substantif dan bukti pembayaran upah langsung dari perusahaan. Sebaliknya, Mahkamah Agung dalam tingkat kasasi telah menerapkan hukum secara tepat dengan mengabulkan sebagian gugatan penggugat dan memerintahkan perusahaan untuk membayar hak-hak pekerja sebagai karyawan tetap. Konsekuensi hukum bagi perusahaan meliputi kewajiban membayar pesangon, uang penghargaan masa kerja, uang penggantian hak, serta biaya perkara. Studi ini menegaskan pentingnya kehati-hatian hakim dalam menerapkan asas keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan dalam menyelesaikan sengketa ketenagakerjaan.