cover
Contact Name
Rudi Kurnianto
Contact Email
rudi.kurnianto@ee.untan.ac.id
Phone
+6285252665807
Journal Mail Official
j3eit@untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak 78124, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology
ISSN : -     EISSN : 30261856     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/j3eit.v11i2
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) (E-ISSN: 3026-1856) is the latest name for the JTE UNTAN, which underwent a name change. This journal has been in circulation within UNTAN since 2013 under its previous name. The name change reflects an evolution in the topics covered by the journal, encompassing the fields of electrical engineering, energy, and information technology. With the establishment of J3EIT, it is expected to become a significant resource for the academic and research community in this discipline, fostering the exchange of knowledge and innovation among professionals in the field of electrical engineering and related areas. By consistently publishing high-quality scientific papers, this journal is expected to play a vital role in advancing knowledge in its field. J3EIT is published three times a year, April, August and December.
Articles 513 Documents
SISTEM MONITORING KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI DAERAH URBAN SMART CITY BERBASIS TEKNOLOGI INTERNET OF THINGS (IoT) Indra Jaya Saputra; Ferry Hadary; Hendro Priyatman
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.48529

Abstract

Tingginya angka kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Barat memicu berbagai dampak kehidupan dari sisi kesehatan, social hingga ekonomi. Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat (2021) mencatat kondisi geografis wilayah Kalimantan Barat memiliki luas yaitu 147.307 km2 mengakibatkan tingginya potensi bagi oknum yang tidak bertanggung jawab untuk membuka lahan dengan cara membakar. Di mana akibat pembakaran ini menimbulkan kabut asap yang mengganggu aktifitas masyarakat. Di sisi lain kondisi iklim tahunan yaitu kemarau yang berkepanjangan di Indonesia kerap kali berdampak terhadap aktivitas karhutla di wilayah Kalimantan Barat ini. Oleh sebab itu, diperlukannya tingkat perhatian yang khusus dalam upaya pengendalian dan pemantauan karhutla baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Sistem pemantauan karhutla yang menampilkan data secara waktu nyata (real time) melalui koneksi internet dengan memanfaatkan website sebagai Graphical User Interface (GUI) sangat dibutuhkan bagi masyarakat perkotaan saat ini guna memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam mengakses informasi mengenai karhutla serta dapat mengambil keputusan publik secara tepat dan akurat.
Monitoring Kamera Pengintai Jarak Jauh Terintegrasi dengan Google Drive Berbasis Raspberry Pi Via Internet Angga Yolanda Putra .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 3, No 2: Juli 2015
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v3i2.11024

Abstract

CCTV is surveillance camera system that allows the users to monitoring remotely. This will help in monitoring places that has high level of mobilization, but uneffectively for places that has low level of mobilization suchs storage room and residences. In this paper designed surveillance camera based on Raspberry Pi specialized for low level of mobilization that can be monitorized remotely. Raspberry Pi surveillance camera system will only record when it detected any movements on the camera, then automatically save the recorded video to Google Drive and sent the notification to the user. Based on WiFi USB test, result showed that Raspberry Pi connected with Router of Telecommunication Laboratory of Engineering Faculty of Tanjungpura University and get IP Address which 192.168.0.105. Based on LCD 16x2 test when the program is running, gets that LCD showed date of “24th, may” time “08:38:11” and IP Address that connected with Raspberry Pi 192.168.0.105. Based on surveillance testing running with Tablet Advan T1J+ that connected with GSM network, the result is the program running smoothly. Based on surveillance camera monitoring test of Raspberry Pi, gets the average value of response time for testing using Laptop device with 5 meter distance from Access Point is 8,6 second and distance of 25 meter from Access Point is 8,2 second, meanwhile the average value of response time for testing using Tablet Advan T1J+ device is 8,2 second. Time between on page response monitoring happened based on 2 factors which from RAM Raspberry Pi for testing still running at 512 MB and internet connection. Replacement model of Raspberry Pi that have larger RAM fitur from then can be done so video streaming that showing live in real-time. Average speed of page response monitoring time on every test relatively the same, this is based on how big the available bandwidth is and the bandwidth to run the internet network. The result of integration test between Raspberry Pi and Google Drive, gets that recorded tape result saved nicely on Google Drive and give notification to the user. The notification sent to the Table Advan T1J+ with message of “” BULGAR !!!” video recording successfully saved on Google Drive”. Based on GPIO test, shows that Email receive new message from video record result, so blue indicator LED on.   Key words: Raspberry Pi, CCTV, WiFi USB, LCD 16x2, Google Drive, Email, GPIO.
PENGARUH POWER LINK TERHADAP SUCCESS RATE PADA BASE TRANSCEIVER STATION MERDEKA Wulandari, Nuria; Imansyah, Fitri; Ade Putra, Leonardus; Elbani, Ade; Marpaung, Jannus
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.57265

Abstract

Komunikasi merupakan salah satu metode penyampaian pesan yang dilakukan dengan dua metode, yaitu secara tradisional dan modern. Komunikaasi tradisional dilakukan dengan cara interaksi antara individu satu dengan individu lain, sedangkan    komunikasi modern dapat dilakukan setiap individu melalui jaringan telekomunikasi. Jaringan telekomunikasi di Indonesia banyak disediakan oleh operator-operator, komunikasi tidak hanya melalui pesan suara  tetapi juga dapat dilakukan melalui pesan media. Untuk menjaga kualitas komunikasi dengan cara    modern,    pada    jaringan    telekomunikasi    dilakukan     monitoring     atau pengamatan terhadap success rate dari komunikasi tersebut. Success rate merupakan tingkat keberhasilan panggilan. Success rate berkolerasi dengan performansi jaringan, apabila performansi baik maka success rate juga baik, sedangkan apabila performansi buruk maka success rate menurun. Faktor yang dapat mempengaruhi success rate adalah cuaca yang buruk dan adanya perbaikan atau maintenance. Maka dari itu, dilakukan penelitian dengan tujuan mengetahui success rate sebuah BTS melalui pengamatan power link, BTS yang digunakan dalam penelitian adalah BTS Merdeka sebagai transceiver dan BTS Siantan Tengah sebagai receiver yang berada di Kota Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif untuk mengetahui pengaruh power link terhadap success rate sebuah BTS. Berdasarkan hasil analisa, success rate tertinggi merupakan nilai actual power yang mendekati max power. Success rate tertinggi menggambarkan komunikasi   yang terjadi antara  transceiver dan receiver padat atau tinggi. Success rate terendah merupakan nilai actual power yang mendekati nilai min power. Success rate terendah menggambarkan komunikasi yang terjadi antara transceiver dan receiver tidak cukup padat atau rendah. Success rate tidak hanya dipengaruhi oleh trafik yang tinggi atau rendah tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan perbaikan (maintenance).
PEMANFAATAN REAKSI ELEKTROKIMIA AIR GAMBUT SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF Dany Ramanda; Yandri -; Usman A Ghani
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.48648

Abstract

Pemanfaatan sumber energi listrik baru terbarukan masih sangat minim sekali, terlebih lagi air gambut yang banyak digunakan sebagai sumber air bagi sebagian orang di Indonesia khususnya di Kalimantan. Namun pemanfaatan air gambut sebagai sumber air bersih masih kurang optimal mengingat sifat air gambut yang berwarna kecoklatan hingga ber-pH asam membuat air gambut tidak dapat dikonsumsi sebagai air minum. Pada penelitian ini dilakukan percobaan untuk bisa memanfaatkan sifat asam dari air gambut tersebut menjadi energi listrik. Percobaan ini disebut dengan sel elektrokimia air gambut, yang cara kerjanya mirip seperti reaksi sel volta. Dengan menggunakan elektroda karbon (C), seng (Zn), dan tembaga (Cu) yang dimasukkan ke dalam suatu wadah yang berisi air gambut, kita dapat mengukur tegangan dan arus pada sel air gambut tersebut Dari hasil tegangan dan arus yang diukur menggunakan alat multimeter, kita dapat menghitung tegangan, arus, tahanan dalam sel, daya, dan energi yang dihasilkan. Selain mengukur tegangan dengan multimeter, dilakukan juga perhitungan dengan teori Nernst untuk mengetahui tegangan yang bisa dihasilkan oleh sebuah sel. Tegangan listrik yang terukur bervariasi, mulai dari yang terkecil 0,029 V pada elektroda karbon-tembaga, dan yang terbesar 1,007 V pada elektroda karbon-seng untuk pengukuran tanpa beban. Sedangkan untuk arus hubung singkat yang dihasilkan sangat kecil, mulai dari yang terkecil 0,016 mA pada elektroda karbon-tembaga, dan yang terbesar 0,242 mA pada elektroda tembaga-seng untuk sebuah sel. Untuk tahanan dalam sel nilainya bervariasi tergantung dengan pH air gambut dan elektroda yang digunakan. Tahanan dalam terkecil sebesar 1.850 Ω pada elektroda karbon-tembaga dan yang terbesar yaitu 7.168 Ω pada elektroda karbon seng. Untuk daya listrik, sebuah sel elektroda tembaga-seng menghasilkan daya sebesar 0,00797193 Watt, elektroda karbon-tembaga sebesar 0,00003535577 Watt, dan elektroda karbon-seng 0,0067266112 Watt. Sedangkan energi yang dihasilkan oleh 4 buah sel elektrokimia adalah sebesar 0,22321404 Wh untuk elektroda tembaga-seng dan 0,143478617 Wh untuk karbon-seng. Dari hasil penelitian dan perhitungan yang diperoleh, elektroda tembaga-seng adalah yang paling baik dalam hal tegangan, daya dan energi yang dihasilkan. Hasil ini juga menunjukkan bahwa air gambut dapat dimanfaatkan menjadi sumber energi listrik baru terbarukan mengingat sumber dayanya yang cukup banyak. Namun, perlu adanya penelitian lanjutan agar hasil yang diperoleh dapat lebih optimal.
Rancang Bangun Sistem Kendali Portal Parkir Menggunakan RFID Berbasis Arduino Mega Agus Mustofa .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Januari 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.24611

Abstract

Perparkiran Fakultas Teknik Universitas  Tanjungpura  masih dioperasikan secara manual atau konvesional tanpa menggunakan proses registrasi dan pendaftaran baik kendaraan maupun pengendara sehingga membuat sistem perparkiran  menjadi kurang terorganisir.  Sistem perparkiran seperti ini sangat berpotensi  terjadinya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. Pada penelitian sistem kendali portal parkir akan dikembangkan sistem perparkiran dengan  memanfaatkan  RFID sebagai pin masuk area parkir. RFID terbagi atas 2 bagian yaitu   Reader dan Tag. Reader digunakan  untuk membaca Tag sedangkan Tag berisi data atau informasi pengendara  yang diperoleh saat registrasi. Tag digunakan untuk membuka portal masuk ataupun keluar area parkir dengan cara mendekatkan Tag pada  reader sehingga portal akan terbuka setelah sensor inframerah terhalang oleh kendaraan yang melintasi portal maka portal akan menutup dengan waktu tunda selama 3 detik. Setiap data pengendara yang masuk atau keluar area parkir  akan  tersimpan  pada  seperangkat  komputer.  Data  yang tersimpan  berupa  nama,  alamat,  ID  Tag,  nomor handphone, dan foto profil kepemilikan Tag.  Kata kunci: sistem kendali portal parkir, RFID (radio frequency identification), sensor inframerah.
ANALISIS KEGAGALAN HANDOVER PADA SISTEM TELEKOMUNIKASI GSM DI PT. THREE (3) PONTIANAK Zulpakar .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v4i1.13300

Abstract

ABSTRACT- Handover is the switching frequency when the mobile station (MS) moves into regions or cells that have channels with different frequencies with previous cell so that the on going talks will not be interrupted. In the system handovers are not all of the handover process goes well, but of course many factors that can affect keberasilan handover is, in other words every handover failures are not only determined by Rx Level is not good, but on the quality of Rx Level very both can also be a failure of handover, because the quality is not very good RxQual. RxQual does very well also could affect the successful handover system. RxQual is not very good quality can be caused by azimutch, M-tilt and frequency interference at the BTS. Failure handover on site id 140 367 villages lime sector 2 to the site id 140 365 Bappeda sector 1 using TEMS version 11 were taken before and after optimization stages. The percentage HOSR obtained prior to optimization of 99.615% with enough categories, After optimization stages HORS percentage increased up to 100%. Failure handover on site towards the site Bapeda limestone villages because interference co-channal. Stages of optimization is to change the direction of azimutch, M-tilt and retune the frequency using the map info 11 version. Keywords: Handover, M-tilt. Rx Level, Rx Qual.
ANALISIS PERFORMANSI ANTENA KATHREIN SEBAGAI PENGUAT SINYAL MENGGUNAKAN NETWORK PACKET ANALYZER Meliani Benedikta; Eka Kusumawardhani; Fitri Imansyah; Redi Ratiandi Yacoub; Jannus Marpaung
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.61690

Abstract

Lemahnya sinyal internet di Dusun Lintang Batang, menjadi permasalahan bagi masyarakat pengguna internet dalam mengakses informasi. Dengan antena penguat sinyal yaitu antena kathrein dapat memecahkan masalah di daerah sinyal internet lemah baik dalam kondisi non line of sight (NLoS) maupun line of sight (LoS). Akan tetapi diperlukan analisis lebih lanjut mengenai performansi antena kathrein. Sehingga penulis juga menggunakan antena penguat sinyal pembanding yaitu antena wajan bolic. Dalam penelitian ini diuraikan tentang proses analisis performansi antena kathrein dan antena wajan bolic dengan tujuan untuk memperkuat daya tangkap sinyal internet. Berdasarkan hasil pengujian kecepatan internet menggunakan aplikasi wireshark dengan jarak lokasi penelitian 3,1 Km dari BTS indosat pada antena kathrein di dapat nilai kecepatan parameter dengan nilai throughput 1257 kbps, packet loss 0,7 %, delay 541 ms, jitter 51 ms dan secara keseluruhan dapat dikategorikan bagus dengan indeks 3. Sedangkan pada antena wajan bolic di dapatkan nilai kecepatan parameter dengan nilai throughput 1528 kbps, packet loss 0,2 %, delay 806 ms, jitter 33 ms dan secara keseluruhan dapat dikategorikan bagus dengan indeks 3. Dengan kualitas sinyal yang baik maka dapat dilakukan aktifitas akses internet dan fitur-fiturnya aplikasi tanpa kendala.
EVALUASI BESAR PENGHEMATAN BIAYA RUGI-RUGI ENERGI TOTAL AKIBAT PENGATURAN PEMAKAIAN DAYA PADA GARDU DISTRIBUSI BRAVOE ROLLY MORRISON SINAGA; Bonar Sirait; Fitriah -
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.49872

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan besar penghematan biaya rugi-rugi energi total (kWh) gardu distribusi pada konsumen yaitu ,industri,domestik dan komersil pada GI Siantan. Analisis rugi-rugi energi yang terjadi pada JTM memerlukan persiapan data kWh produksi, data beban rata-rata dan beban puncak penyulang tersebut, Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan Demand Side Management (DSM) dengan strategi Load Shifting dan Peak Clipping. Dari hasil penelitian dan perhitungan yang telah dilakukan pada simulasi penerapan DSM pada GI Siantan menggunakan 3 skenario yaitu skenario pertama membuat 13 pengatur beban yang masing-masing bernilai 1000 kW, skenario kedua membuat 13 pengatur beban yang masing-masing bernilai 2000 kW, dan skenario ketiga membuat 8 pengatur beban yang masing-masing bernilai 1500 kW. Berdasarkan hasil yang didapat disimpulkan bahwa penerapan DSM yang telah dilakukan tidak terjadi perubahan energi maksimum (beban total) yang digunakan karena metode yang digunakan adalah Load Shifting, yang artinya beban hanya dipindahkan jadwal operasional dari Waktu Beban Puncak (WBP) ke Luar Waktu Beban Puncak (LWBP). Penerapan DSM dengan metode Peak Clipping menghasilkan penghematan terbesar pada skenario 1 yaitu sebesar 12.192401% karena skenario 1 memiliki nilai beban puncak yang terkecil
ANALISIS UJI KUAT SINYAL TERHADAP JARAK JANGKAU MAKSIMAL SISTEM PENERIMAAN SINYAL INTERNET BERBASIS EDIMAX HP-5101ACK Defti Widya Amalia .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 6, No 1: Januari 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v6i1.25355

Abstract

The development of telecommunication technology is currently improving. Almost each person has telecommunication device; it is seen in the increasing of cellular phone uses as the communication media in society. In a cellular communication system, electromagnetic wave will propagate and connect one device to another. The reflections of some objects from mobile station movement causes the  signal  strength  received  from  mobile  station  varied  and  the  path  loss  may  occur  in  signal receiving.   Path   loss   is   the   propagated   path   loss   (rugi-rugi   lintasan   propagasi)   from   the electromagnetic wave that spreads through the space marked by the power level differences received by MS from EIRP emitted by BTS. The reflection happened when the propagating electronic wave hit or struck an object with bigger dimension compared to the electromagnetic wavelength. The reflection happened because of the soil surface, buildings, and walls. This research was conducted in three different BTS locations, each BTS has 3 measuring location points, makes total 9 measuring points in this  research.  This  research  consists  of  path  loss  calculation  using  Hatta  propagation  model, Okumura-Hatta, Cost-231 and Walfisch-Ikegami. For Hatta  model, the smallest path loss finding was located in Alex Griya complex which was 0.9 dB, for Okumura-Hatta the smallest path loss finding was in Wijayasari alley, for Cost-231 model was in Pemda II alley which was 2.51 dB and for Walfisch-Ikegami was in Merdeka Timur Street with path loss value 0.05 dB. The more far the sender’s distance with the receiver, the bigger obstacle chance in data sending, therefore it can be concluded the more far the distance, the bigger path loss found. This research also designed programs to count the path loss using Graphical User Interface (GUI) matrix laboratory.  Key words: Path Loss, Propagation Model, Hatta Propagation, Okumura-Hatta, Cost-231, Walfisch-Ikegami
RANCANG BANGUN REKAYASA SISTEM SIMULASI PENDETEKSI KINERJA BASE TRANCEIVER STATION (BTS) BERBASIS SHORT MESSAGE SERVICE (SMS) Rahmadi .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v4i1.15390

Abstract

Kebutuhan telemonitor atau simulasi pemantauan jarak jauh sistem telah menjadi simbol dari perkembangan teknologi di sektor telekomunikasi. perangkat pemantauan terus menerus telah menjadi anoperating standar prosedur dalam industri khusus dalam teknologi, terutama di sektor telekomunikasi. perangkat telekomunikasi harus dipantau secara berkala tidak hanya untuk physicbut nya juga lingkungan perangkat. Jadi kita perlu mengembangkan instrumentasi kinerja BTS monitoring sistem simulasi yang komponen penting untuk dipantau. Pelaporan sistem simulasi untuk teknisi sampai communication.Thus pengguna sekarang hanya digunakan, penelitian ini berusaha untuk membangun BTS sistem simulasi telemonitor jarak jauh berbasis SMS. Untuk pelaksanaannya, sistem ini digunakan untuk memantau kinerja BTS. Aplikasi tersedia untuk melihat hasil pemantauan menggunakan baskom AVR yang membantu kinerja Singkat Message Service atau SMS untuk memberikan informasi dari BTS ketika listrik dan mematikan juga informasi yang terjadi pada BTS langsung totechnician'smobile telepon yang bertanggung jawab untuk berurusan dengan gangguan sistem BTS Shelter.The mengirim beberapa teks untuk memberikan informasi bahwa kekuatan adalah mematikan penampungan berupa BTS ketika mematikan dan juga mengirim data untuk memberikan informasi bahwa daya menyala. Relay pembacaan sensor, menyampaikan laporan hasil pemantauan ke teknisi membutuhkan waktu 3 detik. Jadi melaporkan hasil monitoring lebih efektif daripada sistem yang ada. Kata kunci: AVR basin, monitoring, SMS, BTS Penampungan, Sensor estafet