cover
Contact Name
Petrus A. Andung
Contact Email
petrusanaandung@staf.undana.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jikom@undana.ac.id
Editorial Address
Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Undana Jl. Adisucipto, Penfui, Kota Kupang Nusa Tenggara Timur
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi
ISSN : 22524592     EISSN : 27455769     DOI : https://doi.org/10.35508/jikom.v12i2
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Communio focuses on publishing research on contemporary topics in the field of Communication Science from various perspectives, including: 1. Mass Communication including Media and Journalism Studies 2. Public Relations and Marketing or Business Communication 3. Intercultural or Cross-Cultural Communication 4. Tourism Communication
Articles 158 Documents
Penggunaan Pseudonym di Second Account Instagram dalam Perspektif Etika Digital Ayu Rahma Paramesti; Rosalia Prismarini Nurdiarti
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 1 (2022): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i1.5184

Abstract

Penggunaan pseudonym di second account instagram sebagai media self-disclosure pada generasi milenial menjadi salah satu tren di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada era digital seperti saat ini, penggunaan pseudonym akun atau akun samaran, sering disalahgunakan sebagai penyebaran informasi palsu (hoax), wadah prostitusi, penipuan dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan pseudonym akun dengan perspektif etika digital. Etika digital menyangkut tata cara, kebiasaan, dan budaya yang berkembang karena teknologi yang memungkinkan pertemuan sosial budaya secara lebih luas dan global. Etika digital melihat aspek kemampuan individu dalam menyadari, mencontohkan, menyesuaikan diri, merasionalkan, mempertimbangkan, dan mengembangkan tata kelola etika digital (netiquette) dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan data dalam penelitian ini adalah melalui wawancara mendalam. Pemilihan subyek riset menggunakan purposive sampling, yakni lima generasi milineal yang mempunyai pseudonym akun. Informan tersebut mewakili daerah Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo dan Gunung Kidul. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa penggunaan pseudonym akun digunakan untuk menyembunyikan identitas dari orang-orang yang tidak dikenal, mengindari rasa insecure dalam mengunggah foto atau video, menghindari terror dari fake akun lain. Melalui pseudonym akun, pengguna dapat mengungkapkan diri lebih banyak termasuk hal-hal yang bersifat rahasia kepada orang-orang yang telah dipilih untuk dapat mengakses second akun tersebut.
Konstruksi Makna Informasi Kesehatan Covid-19 di Whatsapp oleh Ibu Rumah Tangga di Jepara Jessica Aprillia Putri Gumilar; Mohamad Syahriar Sugandi
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 1 (2022): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i1.5188

Abstract

Penggunaan media sosial sebagai media untuk mencari informasi menjadi lumrah di masa pandemi Covid-19 saat ini karena terbatasnya pergerakan dan penyebaran informasi kesehatan Covid-19 secara langsung. Hal tersebut juga terjadi di kalangan ibu rumah tangga yang menggunakan media sosial, khususnya Whatsapp. Namun, masifnya informasi kesehatan Covid-19 di Whatsapp akan menimbulkan permasalahan baru apabila ibu rumah tangga tidak mampu memahami secara benar konsep untuk mendeteksi kebenaran informasi. Fenomena pencarian informasi kesehatan Covid-19 menggunakan Whatsapp di kalangan ibu rumah tangga menjadi menarik untuk dikaji menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang bertujuan untuk mengetahui motif ibu rumah tangga mencari informasi kesehatan Covid-19 menggunakan Whatsapp dan konstruksi makna informasi kesehatan Covid-19 yang dibangun oleh ibu rumah tangga. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam bersama 10 orang informan yang ditentukan secara purposif di Jepara. Hasil penelitian mengungkap dua kategori motif ibu rumah tangga mencari informasi kesehatan Covid-19 menggunakan Whatsapp, yaitu motif sosio-fungsional dan motif psikologis. Selain itu, terdapat tiga konstruksi makna yang dibangun oleh ibu rumah tangga, yaitu informasi yang tepat guna, pelengkap informasi kesehatan Covid-19 sehari-hari, dan informasi yang meragukan.
Gambaran Maskulinitas dalam Iklan Kopi Caffino di Instagram Anggik Budi Prasetiyo
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 1 (2022): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i1.5530

Abstract

Maskulinitas merupakan representasi gender yang sering digunakan dalam periklanan guna mempersuasi calon konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap representasi maskulinitas hegemonik dalam iklan kopi Caffino di Instagram. Penelitian ini memfokuskan bagaimana maskulinitas digambarkan dalam iklan kopi Caffino. Data dalam penelitian ini ialah kata, frasa, gambar, dan warna yang ada dalam poster iklan kopi Caffino. Sumber penelitian ini ialah poster iklan kopi Caffino di Instagram. Kajian ini termasuk dalam penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah semiotika model John Fiske yang melibatkan kode dan tanda. Tanda dan kode tersebut diasumsikan sebagai wujud dari praktik sosial. Konstruksi maskulin yang muncul dianalisis dengan memperhatikan berbagai aspek yang ada dalam iklan..Analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga tahapan yaitu dengan memperhatikan level realitas, representasi, dan ideologiHasil penelitian ini menunjukkan bahwa iklan kopi Caffino menggunakan maskulinitas hegemonik dengan gaya Maskulinitas yang ditemukan dalam peneltian ini ditunjukkan dengan menampilkan sosok laki-laki yang berpenampilan casual dan santai. Hal ini menunjukkan sifat yang mengarah pada new masculinity. Istilah new masculinity ini mengarah pada representasi maskulin yang modern. Maskulin modern ini tidak terpaku pada tampilan fisik saja namun lebih mengarah pada sosial budaya.
Fashion sebagai Identitas Masyarakat Urban pada Konten Youtube Yoshiolo Fransisca Benedicta; Avira Citra Paramita
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i2.6117

Abstract

Fashion memiliki permainan identitas kelas bagi beragam gaya hidup dan gender. Fashion dapat diidentifikasi sebagai sebuah permainan kekuasaan bagi beragam industri dan lebih mendapatkan dukungan dalam media sosial. Pada artikel ini, penulis mengambil gambaran konsumsi dan identitas Fashion yang digambarkan oleh masyarakat urban melalui tayangan YouTube dengan judul “Berapa Harga Outfit Lo!” dimana gambaran tersebut memberikan permasalahan tidak hanya tentang identitas gaya hidup pada kelas tetapi juga terdapat perbedaan identitas kelas pada gender tertentu. Konsumerisme menjadi salah satu alasan adanya identitas kelas terbentuk dalam hal ini dituangkan dalam gaya hidup fashion. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami dan memahami bagaimana fashion dikonsumsi oleh beragam kelas dan terdapat peubahan perilaku dalam masyarakat. Metode dalam penelitian ini adalah menggunakan metode semiotika Roland Barthes dimana terdapat makna konotasi dan denotasi dalam tayangan video YouTube konten Yoshiolo melalui pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dengan menggunakan metode semiotika, memang banyak dilakukan namun melalui semiotika yang melihat representasi melalui media sosial atau online memberikan banyak interpretasi yang menimbulkan interpretasi ganda. Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah media online memiliki peran besar dalam membentuk gaya hidup dalam masyarakat, selain itu juga industri fashion saat ini juga mengembangkan kapitalismenya dimana juga mengkaitkan laki-laki sebagai salah satu sasaran target pasar yang baru. Adanya konsumerisme pada gender laki-laki menjadi salah satu hal yang mencoba untuk mendobrak stereotipe gender yang selama ini dilekatkan bagi perempuan yaitu seringkali dikatakan “perempuan suka belanja”.
Pemanfaatan Website Kota Kupang Sebagai Online Public Relations Veki Edizon Tuhana; Lukas Lebi Daga; I G A Rina Pietriani
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i2.6145

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pemanfaatan Website Pemerintah Kota Kupang sebagai Sarana Public Relations Online. Konsep yang digunakan adalah media baru (new media), Public Relations, online public relations, media sosial, dan website. Teori yang digunakan adalah media baru (new media). Paradigma penelitian ini adalah konstruktivisme. Jenis penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Subyek penelitian terdiri dari 4 informan yaitu 1 informan di Dinas Protokol Komunikasi Pimpinan (Prokompim) dan 3 orang di Dinas Kominfo. Semuanya di Kota Kupang yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisa data Cresswell dalam penelitian fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan website Kota Kupang sudah mendukung sarana online public relations (PR). Hal ini dilihat dari fungsi komunikasi dan PR sebagai komunikator, menginformasikan dan menyampaikan data, berita dan atau kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan tata kelolah pemerintahan dan kegiatan pimpinan. Walaupun demikian partisipasi masyarakat, kebebasan menyampaikan informasi, kritik dan saran masih terbatas karena minimnya fitur dan tools yang ada di website. Satu-satunya cara hanya melalui komentar via email yang ada di website tersebut. Sedangkan dari sisi pemanfaatan website Kota Kupang sebagai sarana online PR, dinas kominfo dan juga Prokompim hanya menyediakan komunikasi satu arah dalam menanggapi komen atau tanggapan dari masyarakat.
Kajian Etnometodologi Struktur Sosial Mahasiswa dalam Komunikasi Ruang Kelas Ferly Tanggu Hana; Emanuel Sowe Leuape
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i2.6293

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna memberikan gambaran tentang komunikasi pendidikan dari segi struktur sosial kelas yang berlangsung selama proses perkuliahan diruang kelas dari sudut pandang mahasiswa. Berdasarkan beberapa kajian awal yang dilakukan, diketahui bahwa dalam ruang kelas yang dibatasi aturan sekalipun, terdapat perilaku unik yang menjadi rutinitas pelaku pembelajaran, yang berbeda dengan aturan kelas tersebut. Praktik ini tumbuh dan eksis dalam ruang pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis struktur sosial dalam komunikasi pembelajaran menurut pandangan mahasiswa. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode etnometodologi terhadap perkuliahan pada Prodi Ilmu Komunikasi, Universitas Nusa Cendana Kupang. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa sebagai peserta didik yang merupakan partisipan aktif dalam proses komunikasi pendidikan dalam ruang kelas. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam ruang kelas ada struktur sosial sendiri yang menjadi acuan mahasiswa dalam menjalankan peran dan interaksi sosial selama perkuliahan. Pembentukan struktur tersebut awalnya dilakukan berdasarkan regulasi kampus untuk keperluan efektifitas pembelajaran atau disebut sebagai struktur sosial formal. Namun dalam perkembangannya, terbentuk struktur informal melalui interaksi dan konsensus sosial dalam kelas. Dalam praktiknya, struktur informal ini justru lebih mempengaruhi perilaku anggota kelas dibandingkan struktur formal dari kampus.
Pembingkaian Citra Kepala Daerah Provinsi NTT Terpapar Covid-19 Pada Berita Kupang.Antaranews.Com Monika Wutun; Mas’Amah Mas’Amah; Fitria Titi Meilawati
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i2.6361

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang Pembingkaian Citra Kepala Daerah Provinsi NTT Dalam Berita Covid-19 di kupang.antaranews.com dengan menggunakan metode analisis framing Robert N. Entman. Teori yang digunakan adalah Teori hirarki pengaruh isi media dari Shoemaker dan Reese, serta Teori Citra Frank Jefkins. Pemerintah Indonesia khususnya pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur terus berupaya menghadapi pandemi Covid-19. Kepala Daerah NTT telah menerbitkan kebijakan untuk menghadapi pandemi ini pada mulanya maupun pasca Gubernur dan Wakil Gubernur NTT terpapar Covid-19 di bulan Januari dan sembuh di Februari 2021. Media massa di NTT termasuk media online berupaya menampilkan keduanya di halaman website berita mereka. Salah satu media online yakni Antara NTT (https://kupang.antaranews.com/) juga berupaya menampilkan citra keduanya dalam berita Kepala Daerah NTT terpapar Covid-19 periode Januari-Februari 2021. Hasil penelitian ditemukan Antara NTT menampilkan citra kedua Kepala Daerah yang terpapar Covid-19 pada berita sebagai: pemimpin panutan masyarakat NTT, tertib dan patuh menjalani karantina Covid-19, sosok yang melindungi orang-orang terdekat dari paparan Covid-19, pemimpin yang berdedikasi dalam menjalankan tugas, sosok pemimpin yang mau mendelegasikan kewenangan, sosok yang tahu bersyukur dan berterima kasih kepada masyarakat NTT, pemimpin yang terbuka dengan media massa, sosok pekerja keras, bertanggungjawab dan memiliki komitmen yang tinggi.
Pribadi Yang Terbuka: Komunikasi Interpersonal Pekerja Seks Komersil di Saritem Bandung Intan Nur Azis; Mira Kumala Sari; Rizky Tiara; Rian Hoerudin; Dedeh Fardiah
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i2.6442

Abstract

Komunikasi interpersonal yang baik harus terjalin antara informan dan peneliti dalam rangka mendukung terpenuhinya informasi yang dibutuhkan. Melalui beberapa riset dinyatakan bahwa jika individu bersikap terbuka maka komunikasi interpersonal dikatakan baik dan berhasil. Sebaliknya jika individu bersifat dogmatis atau tertutup maka tidak akan terjadi pengungkapan diri dari orang tersebut kepada orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keterbukaan diri antara Pekerja Seks Komersil di Saritem Bandung dengan peneliti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Peneliti melakukan analisa dengan menggunakan teori Self Disclosure yang didasarkan pada konsep Johari Window gagasan Joseph Luft dan Harrington Ingham kepada dua orang informan yang merupakan PSK di Saritem. Hasil analisa keterbukaan diri kedua informan dalam teori Jendela Johari menunjukkan bahwa kedua informan merupakan pribadi dengan jendela bertipe “The Open Persona” atau “Pribadi Yang Terbuka”, dengan kata lain kedua informan memiliki komunikasi interpersonal yang ideal dengan peneliti dikarenakan jendela Open yang besar. Kepribadian extrovert dan adanya reward yang diberikan oleh peneliti merupakan faktor yang mendukung kedua informan bersikap terbuka terhadap peneliti.
Pesan Kesehatan Terkait Covid-19 dalam Film “Air untuk Marta” Silvania S.E. Mandaru; Juan Ardiles Nafie; Henny L.L. Lada
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i2.6599

Abstract

Film Pendek “Air untuk Marta” dipenuhi pesan kesehatan yang sarat makna. Penelitian ini melihat secara mendalam dan detail apa saja pesan kesehatan terkait Covid-19 yang ditampilkan dalam Film Air untuk Marta dan bagaimana pesan kesehatan terkait Covid-19 ditampilkan dalam Film “Air untuk Marta”. Penelitian ini dianggap penting untuk diteliti karena diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam upaya penanggulangan Covid-19, dengan melihat bagaimana pesan- pesan Kesehatan disampaikan melalui film pendek terkait Covid-19. Penelitian ini menggunakan analisis semotika Charles Pierce dan metode pengumpulan data yang akan digunakan adalah observasi dan studi dokumen. Kajian Teoritik yang digunakan untuk menganalisis adalah Semiotika Charles Pierce dan beberapa kajian konseptual yang digunakan untuk menganalisis permasalahan yang adalah konsep film sebagai media promosi kesehatan, Semiotika dalam Film dan konsep lainnya yang dianggap relevan. Adapun hasil temuan dalam penelitian ini didapati beberapa pesan Kesehatan dalam film pendek “Air untuk Marta”, yakni (1) Pentingnya mencuci tangan, (2) Pentingnya menjaga kebersihan diri, dan juga (3) Pentingnya memakai masker dan menjaga jarak selama masa Pandemi Covid-19.
Hubungan Antara Program Mentorkuy Dengan Sikap Peserta Terhadap Personal Development Atikah Nabilah Sari; Hanny Hafiar; FX. Ari Agung Prastowo
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 12 No 1 (2023): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v12i1.6613

Abstract

Program Mentorkuy merupakan program insentif selama 3 bulan oleh produktifkuy untuk mengasah skill, mengembangkan potensi diri dan pola pikir. Hanya saja, pengenalan skill yang dimiliki oleh para mentor tidak maksimal. Para mentor juga tidak membagikan pengalaman dan pencapaian mereka lebih mendalam. Adapun pesan yang diberikan tidak memiliki standar tertentu untuk setiap mentor sehingga pesan yang diterima setiap kelompok berbeda. Penelitian ini menggunakan instrumen dari teori persuasif dari Hovland, Janis dan Kelly untuk mengetahui hubungan antara Program Mentorkuy dengan sikap peserta terhadap personal development. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional melalui uji hipotesis Rank Spearman. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 49 orang yang diperoleh melalui teknik Simple Random Sampling. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan inferensial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara Program Mentorkuy dengan Sikap Peserta terhadap Personal Development. Simpulan penelitian ini adalah komunikator dan pesan dalam Program Mentorkuy berakibat pada perubahan opini, persepsi, afeksi dan perilaku peserta terhadap personal development.

Page 8 of 16 | Total Record : 158