cover
Contact Name
Humiras Betty Marlina Sihombing
Contact Email
lembagappmuda@gmail.com
Phone
+6282217442010
Journal Mail Official
lembagappmuda@gmail.com
Editorial Address
Jl. DR. TD Pardede No.21, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL
ISSN : 23022523     EISSN : 27210073     DOI : 10.46930
Core Subject : Engineering,
The Civil Engineering Scientific Journal of the University of Darma Agung as one of the publication media of academicians, researchers, and practitioners is expected to be able to become a media for the dissemination of information development in Civil Engineering disciplines to the wider community, so that it can trigger new research ideas. Besides, the Civil Engineering Scientific Journal of the University of Darma Agung is also a means for students to carry out one of the obligations of the Tri Darma Perguruan Tinggi. To further enhance the results of research publications, the Civil Engineering Scientific Journal Editorial Board of the University of Darma Agung invited academicians, researchers, and practitioners to be able to publish their research through the Scientific Journal of the Civil Engineering University of Darma Agung.
Articles 188 Documents
ANALISA MANAJEMENT KONTRUKSI PADA JALAN TAMAN SAINS TEKNOLOGI HERBAL MULAI STA 11+100 SAMPAI 13 +800 Sihite, Nico; oktaviani panjaitan, Yeni; Ginting, Rahelina
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 13 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v13i1.4188

Abstract

Tujuan dari penulisan skripsi ini untuk menganalisa penerapan manajemen konstruksi yang dapat diterapkan pada proyek jalan TSTH (Taman Sains Teknologi Herbal). Proyek ini panjang efektif 9 KM lebar jalan 9 Meter . Dari hasil analisa data diketahui nilai satuan perekerjaan pada setiap item, pekerjaan pembersihaan dengan volume 30.000 m3.
EVALUASI STRUKTUR BAWAH PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG SANGGALA HOTEL, DI TB SIMATUPANG JAKRTA SELATAN Halawa, Sehati; Simanjuntak, Andreas; Debataraja, Semangat; Endayanti, Masriani
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 11 No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v11i1.1709

Abstract

Tujuan studi ini adalah untuk memperoleh daya dukung tanah berdasarkan data SPT; mendapat hasil efisiensi pondasi bore pile pada bangunan Gedung Sanggala Hotel, Dan Fasilitasnya Tb Simatupang Jakarta Selatan; mengetahui estimasi dimensi, tebal dan penulangan pile-cap; dan mengevaluasi penulanagn Tie Beam. Pembangunan kostruksi struktur bawah yang terdiri dari tiang pancang, pile cap, dan tie beam. Semua kostruksi direkayasa untuk bertumpu pada tanah yang harus didukung oleh suatu pondasi. Pondasi harus diperhitungkan agar dapat menjamin kesetabilan bangunan terhadap berat sendiri, beban-beban yang bekerja dan lain-lain. pada perencanaan pondasi gedung sanggala hotel direncanakan mengunakan tiang bore (bore pile).Tujuan penulis penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami perencanaan struktur pondasi bawah yang terdiri dari bore pile, pile cap, dan tie beam.Perhitungan daya dukung bore pile berdasarkan data standard penetration test (SPT) mengunakan metode Mayerhoff, dan untuk mengetahui perhitungan besar beban yang disebapkan oleh struktur bangunan atas dihitung dengan SAP 2000.Berdasarkan hasil perhitungan maka, kapa sitas daya dukung ijin pondasi bore pile (Qijin) sebesar = 286,14 ton, dan daya dukung ultimate pondasi (Qult)sebasar = 1330,22 ton, dan daya dukung total kelompok tiang (Qg) untuk PWS-3 = 3576,75 ton > beban Pu = 2085,18 ton, sehingga aman untuk digunakan. Kuat geser satu arah pile cap Vc = 793,15 ton > 443,02 ton, dan kuat geser dua arah pile cap pada kolom Vc = 3013,97 ton > 1578,65 ton sehingga aman untuk digunakan dan tulangan yang digunakan 8 25-110 mm ada perbedaan dengan perencanaan 6 buah 25-115 mm, dan Tulangan lentur sloof pada tumpuan Aada hitungan 7 buah D25 terdapat perbedaan dengan gambar perencanaan yang mengunakan 6D 25 mm.
ANALISIS PASIR SUNGAI DAN BATU QUARY SEBAGAI CAMPURAN LAPISAN ASPAL AC-WC PADA PERKERASAN LENTUR JALAN RAYA Sijabat, Arihta Sada; Napitupulu, Yeshinta; Debataraja, Semangat; Lubis, Yusuf Aulia
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 13 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v13i2.4852

Abstract

Pasir sungai berasal dari Aliran, Dengan Butiran Sedang dan Ukuran Antara 0,063 mm hingga 5 mm. Batu pecah merupakan serpihan batu raksasa yang bermetamorfosis menjadi kecil, melalui mesin penghancur. Pada umumnya Salah satu material campuran umum untuk perkerasan jalan raya adalah kombinasi pasir sebagai agregat halus dan batu sebagai agregat kasar salah satu material campuran dalam proses perkerasan jalan raya. Salah satunya di sungai Lae Bassaba Desa Simanabun Kec. Simanabun agregat halus berupa pasir sungai dan batu kuari yang terdapat di Cv. Tapian Nauli Malau. Sehingga apakah pasir dari Lae Bassaba Desa Simanabun Kec. Simanabun dan batu kuari cocok untuk digunakan perkerasan jalan raya.Oleh karena itu, dilakukan Penelitian ini bertujuan menganalisis ketahanan agregat kasar terhadap abrasi menggunakan mesin Los Angeles dan mengkarakteristikkan pasir Wampu dan batu kuari dalam campuran lapis AC-WC. Selain itu, penelitian ini juga membandingkan nilai kadar aspal optimum antara pasir Lae Bassaba dan batu kuari dengan variasi kadar aspal 5.5%, 6.5%, dan 7.5% dari total berat campuran.
ANALISA MANJEMEN KONSTRUKSI PADA PEMBANGUNAN GEDUNG CENTRA MODA TEXTILE MEDAN Andriansyah, Andriansyah; Alfan, Muhammad; Ginting, Rahelina
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 13 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v13i2.4868

Abstract

Manajemen konstruksi adalah proses perencanaan, penjadwalan, dan pengendalian sebuah proyek untuk memastikan bahwa tujuan proyek tercapai dengan benar. Pengorganisasian biaya dan sistem pengontrolan yang baik diperlukan untuk manajemen proyek sepanjang siklus konstruksi. Tingkat kebutuhan akan bangunan terus meningkat seiring kemajuan teknologi. Pada saat ini, proyek konstruksi berkembang dengan sangat cepat. Proyek konstruksi terdiri dari dua bagian yang berbeda: perencanaan dan pelaksanaan. Perencanaan mengatur sumber daya, seperti tenaga kerja, peralatan, bahan, dan waktu, dan pelaksanaan memastikan pembangunan berjalan dengan tepat waktu dan dengan biaya yang efisien. Salah satunya harus didukung oleh analisis biaya yang baik agar keduanya berhasil.Hasil analisis menghasilkan total Rp 9.052.620.645, atau sembilan miliar lima puluh dua juta enam ratus dua puluh lima rupiah.
STUDI BIDANG LONGSOR PADA LERENG JALAN MENUJU KAWASAN WISATA BUKIT HOLBUNG KOORDINAT 2,5⁰ LU 98⁰ BT DENGAN METODE GEOLISTRIK Wau, Silvenrius; Sianturi, Daniel; Endayanti, Masriani; Gultom, Adventus
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 13 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v13i2.4863

Abstract

Geolistrik merupakan salah satu metode geofisika yang mempelajari sifat aliran listrik didalam bumi dan bagaimana cara mendeteksinya di permukaan bumi. Metode penelitian ini adalah tinjauan Penelitian dilakukan pada Bulan Juli yang berlokasi di kawasan bukit holbung desa Harian Pohan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir. menunjukkan nilai resistivitas yang konsisten rendah yang dekat dengan permukaan. Fenomena ini menjadi dasar dugaan bahwa pada lokasi tersebut memiliki jenis tanah batuan berupa Tufa Vulkanik yang merupakan batuan Piroklastik hasil dari material letusan gunung berapi.Berdasarkan hasil interpretasi penampang resistivitas 2 dimensi, maka dapat disimpulkan bahwa struktur permukaan bawah tanah dari dua lintasan pengambilan data di daerah Kawasan wisata bukit holbung desa Harian Pohan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir. Terdiri dari jenis Batuan Tufa Vulkanik regosol, pasir lempungan, tanah aluvial, batupasir, kuarsit dan batu sabak. Struktur batuan yang padat adalah batuan kuarsit dan batu sabak, sedangkan struktur batuan yang kurang padat adalah pasir lempungan, tanah aluvial dan batupasir.
ANALISIS HIDROLOGI KAPASITAS BENDUNG SIDILANITANO KABUPATEN TAPANULI UTARA PROVINSI SUMATERA UTARA Nasution, Deni Wahyudi Meka Firtiansah; Lumban Batu, Tobok Parulian; Endayanti, Masriani; Gultom, Adventus
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 13 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v13i2.4858

Abstract

Bendung Sidilanitano berada di Kec Siborongborong, Kab Taput, Prov Sumut. Analisis ilmu tentang air diharuskan guna mengerti tabiat hidrologi ditempat perairan, teristimewa di lokasi bendung tersebut. Analisis hidrologi diaplikasikan mengenai nilai tak terbatas design flood rencana pada suatu pemrograman konstruksi air. Bahan utk menyeleksi design flood program pada tugas akhir ini merupakan efidensi curah hujan, dimana curah hujan yaitu salah satu dari beberapa petunjuk yang saya gunakan guna meramalkan luas design flood rencana. Dari hasil perhitungan maka dapat disimpukan sebagai berikut : Pada perhitungan curah hujan menggunakan Jalan Normal, Metode Logperson 3, dan Cara Gumbel, maka diperoleh curah presitipasi cair tertinggi adalah dengan Metode Log Normal yaitu : R2 = 109.395 milimeters ; R5 = 132.709 milimeters ; R10 = 152.827 milimeters ; R20 = 160.066 milimeters ; R25 = 163.832 milimeters ; R50 = 175.792 milimeters ; R100 = 187.586 milimeters. 2).Dari hasilnya Design flood Rencana didapatkan : Q2 = 250.195 m3/det ; Q5 = 303.501 m3/det ; Q10 = 349.503 m3/det ; Q20 = 366.095 m3/det ; Q25 = 374.700 m3/det ; Q50 = 402.039 m3/det ; Q100 = 429.032 m3/det.
ANALISIS PONDASI PADA PROYEK UNDER PASS SEI GALANG JALAN TOL MEDAN KUALANAMU-TEBING TINGGI STA 42+600-STA 42+750 Silitonga, Abelardo; Simbolon, Andrian; Endayanti, Masriani; Gultom, Adventus
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 13 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v13i2.4853

Abstract

Pondasi iyalah struktur bawah bangunan berhubungan langsung dengan tanah, mempunyai fungsi untuk menahan beban bangunan yang ada diatasnya. Ada 2 macam pondasi, yaitu pondasi dangkal dan dalam. Untuk melakukan perencanaan pondasi tiang dapat digunakan beberapa pendekatan untuk memprediksi daya dukung dari pondasi. Pendekatan tersebut dapat didasarkan pada kondisi tanah serta pembebanan yang ada dengan menggunakan berbagai metode. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung daya dukung tiang pancang berdasarkan information sondir. Dalam penelitian ini Pembangunan jalan tol Medan-Kualanamu – Tebing Tinggi STA 42+600 – STA 42+750. Metode yang digunakan yaitu metode Meyerhofff dan metode Hary Christady. Tiang pancang dalam penelitian dengan diameter 60 cm. Hasil analisis menunjukkan daya dukung tiang kelompok berdasarkan hasil perhitungan sondir. Hasil dari analisis sondir pada kedalaman 14 m sudah memiliki daya dukung ultimate (Qu) = 2163, 186 ton, menggunakan diameter tiang 0,6 m maka diperlukan sebanyak 28 buah tiang.
ANALISA DINDING PENAHAN TANAH PADA JALAN LINTAS DOLOK SANGGUL – PAKKAT, DESA ARBAAN, KECAMATAN ONAN GANJANG Silaban, Realdy; Hutapea, Ray Yonathan; Debataraja, Semangat; Endayanti, Masriani
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 13 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v13i2.4869

Abstract

Longsoran tanah mungkin merupakan kejadian yang paling berturut-turut terjadi pada lereng, karena meningkatnya tekanan geser suatu massa tanah atau berkurangnya kekuatan geser suatu massa tanah. Dengan demikian, kekuatan geser suatu massa tanah tidak mampu memikul tanggung jawab yang terjadi. Kejengkelan pada kekuatan miring bisa saja terjadi. disebabkan oleh aktivitas manusia yang berbeda dan keadaan biasa. Kemiringan yang tidak stabil sangat berbahaya bagi iklim secara keseluruhan, oleh karena itu sistem penguat kemiringan sangat penting. Untuk situasi ini, lereng di wilayah sub-wilayah danau merek tersebut mengalami longsoran salju. Rencana pilihan yang diselesaikan adalah memanfaatkan tanah penahan penyangga tembok. Dinding penahan adalah struktur yang berfungsi untuk menjaga agar material tidak jatuh sesuai kemiringannya yang biasa dimana kemantapannya dipengaruhi oleh keadaan geografis. Selain itu dinding penahan juga digunakan untuk menahan timbunan tanah dan tegangan akibat beban-beban yang berbeda-beda, misalnya beban seragam, beban saluran, tegangan air dan beban gempa gempa. Penanggulangan longsor secara elektif di Merek Lae Pondom Kec dilakukan dengan memanfaatkan dinding penahan model kantilever, yaitu dinding penahan yang terbuat dari bahan bangunan yang terbuat dari dinding vertikal dan track lantai dimana pengembangannya sebagai dinding yang digunakan untuk menahan longsoran. dengan kehandalan agar tanah tidak bergerak atau longsor. . Hasil estimasi susunan tulangan miring Merek Lae Pondom Kec menggunakan dinding penahan menggunakan model Holding Wall untuk batas tumbang, geser dan bantalan dengan hasil 〖SF〗_((Overturning) ) = ; 〖SF〗_((Geser) ) = ; dimana Qg ≥ Pu . Penghargaan SF yang diperoleh menunjukkan bahwa dinding penahan terlindungi dari gangguan, kekuatan geser, dan batas daya dukung.
ANALISA TEBAL PERKERASAN PEKERJAAN PEMBANGUNAN JALAN DESA POLA TEBU-CERUMBU-KUTA KENDI KABUPATEN KARO PROVINSI SUMATERA UTARA Siagian, Denny S.; Pandiangan, Simon; Debataraja, Semangat; Lubis, Yusuf Aulia
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 13 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v13i2.4864

Abstract

Jalan Desa Pola Tebu – Cerumbu – Kuta Kendi Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara meliputi jalan tol yang menggunakan perkerasan lentur dan salah satu alternatif jalan raya nasional bagi kendaraan baik mobil, sepeda motor, maupun kendaraan berat untuk melakukan perjalanan menuju Gresik dari Surabaya. Wilayah ini termasuk hasil penen bumi berupa sayur-sayuran, buah-buahan dan terkenal juga sebagai daerah pengiriman sayuran dah buah-buahan ke berbagai daerah di Indonesia. Daerah ini juga terkenal sebagai kota wisatawan. Pengertian jalan fleksibel, yaitu jalan yg memakai aspal sebagai pengikatnya. Susunan prkerasan menopang dan mendistribusikan berat lalu kendaraan ke dasar jalan. Analisa tebal prkerasan lentur pada suatu jalan desa, yang meliputi jenis-jenis konstruksi susunan perkrasan yang disusun dari bawah ke atas, sbb: lapis perkerasan lentur (flexible pavement), lapis pondasi, subbase (susunan dasar), susunan atas, susunan permukaan/susunan (susunan permukaan).
ANALISA TINGKAT KERUSAKAN PERKERASAN JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) SERTA PENANGANANNYA Jesika, Winda; Sihombing, Yosefhin Natalia; Debataraja, Semangat; Lubis, Yusuf Aulia
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 13 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v13i2.4859

Abstract

Jalan adalah prasarana transportasi jalan yang mencakup seluruh bagian jalan, termasuk bangunan dan peralatan pendukungnya. Analisis Kondisi jalan merupakan langkah awal yang penting dalam perencanaan pemeliharaan jalan yang sudah mengalami penurunan pada fungsi jalan tersebut. Kerusakan Struktural Artinya jalan tersebut tidak mampu lagi menopang beban lalu lintas. Untuk itu perlu dilakukan perkuatan struktur jalan dengan menutup atau memperbaiki permukaan jalan eksisting. Sehingga , penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kerusakan yang terjadi pada Perkerasan Jalan Titik Koordinat (3°20'24.2" N 98°35'05"E) menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI), metode Surface Distress Index (SDI), serta menentukan perbedaan dari kedua metode tersebut dan diperoleh perhitungan RAB (Rancangan Anggaran Biaya). Hasil dari analisa menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI), menunjukkan bahwa pada titik koordinat (3°20'24.2" N 98°35'05"E) sampai pada titik koordinat (3°20'08.8"N 98°34'53.0"E ), yaitu Kerusakan Lubang (Pothole), Kerusakan Retak kulit Buaya (Aligator Cracking), Kerusakan tambalan (sayatan geser dan fungsional), retakan memanjang dan retakan melintang (Longitudinal/Trasverse Cracking). Dengan hasil PCI Persentase Jalan baik (good) sebesar 30 %, kondisi jalan buruk (poor) sebesar 10%, serta kondisi jalan sangat buruk (very poor) sebesar 60 %. Pada Hasil Metode Surface Distress Index (SDI) menunjukkan bahwa Perkerasan yang memiliki kondisi baik adalah 0%, permukaan jalan memiliki kondisi sedang sebesar 40 % dan sebesar 10 % kondisi jalan rusak ringan, serta 50 %. Jika dibandingkan dengan luas jalan pada titik koordinat tersebut, kerusakan jalan yang diperoleh sebesar 9,79 %. Sehingg diperoleh Hasil rekapitulasi estimasi biaya untuk pemeliharaan jalan pada titik koordinat (33°20'24.2" N 98°35'05"E) Sebesar Rp. 70,773,000.00.