cover
Contact Name
Humiras Betty Marlina Sihombing
Contact Email
lembagappmuda@gmail.com
Phone
+6282217442010
Journal Mail Official
lembagappmuda@gmail.com
Editorial Address
Jl. DR. TD Pardede No.21, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL
ISSN : 23022523     EISSN : 27210073     DOI : 10.46930
Core Subject : Engineering,
The Civil Engineering Scientific Journal of the University of Darma Agung as one of the publication media of academicians, researchers, and practitioners is expected to be able to become a media for the dissemination of information development in Civil Engineering disciplines to the wider community, so that it can trigger new research ideas. Besides, the Civil Engineering Scientific Journal of the University of Darma Agung is also a means for students to carry out one of the obligations of the Tri Darma Perguruan Tinggi. To further enhance the results of research publications, the Civil Engineering Scientific Journal Editorial Board of the University of Darma Agung invited academicians, researchers, and practitioners to be able to publish their research through the Scientific Journal of the Civil Engineering University of Darma Agung.
Articles 188 Documents
ANALISA STABILITAS LERENG DI JALAN JAMIN GINTING DESA LAU KABAN KECAMATAN SIBOLANGIT KABUPATEN DELI SERDANG Waruwu, David Matius; Tambunan, Andre Billyan; Endayanti, Masriani
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 12 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v12i2.3594

Abstract

Tanah Longsor merupakan bencana alam yang biasanya terjadi di daerah pegunungan. Pada musim hujan, lereng rentan terhadap longsor, yang berakibat kehilangan harta benda maupun korban jiwa serta kerusakan sarana dan prasarana. Peristiwa longsor di Jalan Jamin Ginting Desa Lau Kaban jalur lintas kota Medan menuju Kecamatan Sibolangit yang terjadi pada 24 Oktober 2021 telah berdampak buruk, hal ini menjadi latar belakang pemilihan judul penelitian ini. Perhitungan Faktor Keamanan untuk stabilitas lereng merupakan analisis yang dilakukan untuk memperhitungkan keamanan dari lereng. Dalam penentuan kriteria faktor keamanan perlu dipertimbangkan resiko yang terjadi, kondisi pembebanan dan parameter yang digunakan dalam melakukan analisis stabilitas lereng. Resiko yang dihadapi dibagi menjadi tiga kategori: tinggi, menengah dan rendah. Hasil pengujian indeks properties tanah didapat hasil sebagai berikut: LL=37,06 %, PL=22,16 %, IP=14,90 %. Berdasarkan klasifikasi AASHTO sampel tanah termasuk dalam A-2-6 dan berdasarkan klasifikasi USCS tanah sampel termasuk golongan ML (Lanau berlempung). Kadar air W=41,39 %. Berat jenis Gs=2,623. Dari Uji Direct Shear diperoleh Ø=28o 16' 45,57", C=0.089 kg/cm2. FK=0,936<1,2 lereng labil, lereng dalam kerentanan tinggi, gerakan tanah sering terjadi. Sehingga perlu dilakukan penanganan stabilitas lereng.
ANALISA DESAIN JARINGAN IRIGASI D.I. SERDANGKABUPATEN DELI SERDANG Sinurat, Basa Maria Chaterine; Sitepu, Jefri Herdianta; Ginting, Rahelina; Gultom, Adventus
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 12 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v12i2.2690

Abstract

Irigasi merupakan suatu usaha penyediaan dan pengaturan air untuk menunjang pertanian yang jenisnya meliputi irigasi permukaan, irigasi rawa, irigasi air bawah tanah, irigasi pompa, dan irigasi tambak. Pelaksanaan pekerjaan penyelidikan geoteknik Daerah Irigasi Serdang dilakukan di sekitar aliran Sungai Serdang dengan cabang-cabang Sungai Belumai dan Sungai Batu Gingging serta anak cabangnya Sungai Putih dan Sungai Merah secara geografis sungai Serdang teretak pada 20 57” LU dan 30 16” LS dan 980 33” - 990 27” BT. Daerah Irigasi Serdang diperuntukkan areal persawahan yang membutuhkan banyak air untuk produksi padi. Sehingga harus di desain jaringan irigasi untuk dapat menyalurkan debit air dari saluran primer, saluran sekunder sampai ke saluran tertier.
STABILISASI TANAH LONGSOR DIJALAN DOLOK SANGGUL-PAKKAT PADA STA262+050 DENGAN MENGGUNAKAN BELERANG KRISTAL DAN ZEOLITH Sihotang, Ojak L; Persada, Julwenta Rio; Debataraja, Semangat MT; Endayanti, M.
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 11 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v11i2.2712

Abstract

Stabilisasi merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk memperbaiki sifat dan karakteristik tanah. Penelitian ini dilakukan stabilisasi pada tanah longsor diJalan Dolok Sanggul-Pakkat Pada STA 262+050, Dengan Menggunakan Belerang Kristal 5 % Dengan kadar campuran Zeolit 4 %, 8 %, 12 %. Dengan pengujian yang dilakukan pada tanah asli yaitu kadar air 24,49 %, berat jenis 2.56, dan indeks plastisitas sebesar 14,38%, berdasarkan klasifikasi AASHTO sampel tanah termasuk kedalaman kelompok A–2–6 yaitu (kerikil dan pasir berlanau atau berlempung), Dengan pengujian kuat geser tanah dari uji direct shear test yang dilakukan pada tanah asli diperoleh ∅ 20⁰ 47' 53.2'' dan kohesi (C) sebesar 0,232 kg/cm2 dan kuat geser tanah asli sebesar 0,364 kg/cm2 0,441 kg/cm2, dan 0,467 kg/cm2.Campuran pada tanah asli + belerang 5% + zeolit 12% dengan pengeraman 45 hari diperoleh ∅ 44⁰ 44' 29,5'' dan kohesi (C) sebesar 0,359 kg/cm2 dan untuk kuat geser sebesar 0,469 kg/cm2, 0,631 kg/cm2 dan 0,769 kg/cm2.
ANALISIS STRUKTUR ATAS DAN STRUKTUR BAWAH JEMBATAN UNDERPASS JALAN NASIONAL STA 11+140 PROYEK JALAN TOL RUAS BINJAI - LANGSA SEKSI I BINJAI - P. BRANDAN Simamora, Abeth Diego Chandra; Sidjabat, Robinson; Ginting, Rahelina; Silitonga, Alexander
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 11 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v11i2.2975

Abstract

Jembatan beton prategang Jalan Provinsi STA 11+140 Jalan Tol Ruas Binjai Langsa Seksi 1 Binjai - Pangkalan Brandan merupakan salah satu program infrastruktur yang dikembangkan pemerintah guna meningkatkan laju perekonomian di Pulau Sumatera terutama untuk daerah Binjai - Pangkalan Brandan. Jembatan tersebut memiliki panjang 40 m dengan lebar total jembatan 26,9 m. Dalam analisis perhitungan jembatan ini berpedoman pada RSNI T-02-2005 untuk pembebanan jembatan dan SNI 2833:2016 untuk perencanaan terhadap gempa. Berdasarkan analisis terhadap struktur atas dan struktur bawah yang telah dilakukan diperoleh untuk tebal pelat lantai 0,25 m dengan tulangan pokok D19-125 mm dan tulangan bagi D16-175 mm, untuk balok gelagar prategang I-Girder dengan tinggi 2,1 m dinyatakan aman terhadap tegangan dan lendutan yang terjadi baik pada kondisi awal maupun kondisi akhir, dan untuk abutment A1 dinyatakan aman terhadap kontrol stabilitas guling, geser, daya dukung tanah baik pada arah memanjang (arah x) dan arah melintang (arah y), dan pada pondasi tiang pancang pada abutment A1 berdiameter 0,6 m dan panjang 24 m dengan jumlah tiang pancang sebanyak 64 buah dinyatakan aman terhadap kontrol daya dukung ijin aksial tiang.
ANALISIS PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PROYEK PROYEK KONTRUKSI RUMAH SAKIT HAJI MEDAN Sitompul, Sabar Poltak; Sembiring, Jupiter Bremalemta
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 13 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v13i1.3639

Abstract

Sebagai sarana perlindungan karyawan dari bahaya di tempat kerja atau menurunkan produktivitas, setiap industri wajib menerapkan dan menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja. Kondisi dan faktor yang mempengaruhi atau akan mempengaruhi keamanan dan kesejahteraan pekerja (termasuk pekerja sementara dan pekerja sewaan), pengunjung, atau orang lain di lingkungan kerja disinggung sebagai "keamanan dan kesejahteraan.Struktur gedung RS Haji Medan dengan 10 lantai wajib adanya analisis mengenai K3 pada proyek konstruksi buat mengetahui apakah impak K3 di proyek konstruksi telah baik. korelasi faktor-faktor yang menghipnotis K3 dapat dibuat pada persamaan regresi Y = -4.023 + 0.3X1 + 0.1X2, menggunakan X1 faktor pelaksanaan dan X2 faktor supervisi memberikan penerapan K3 (Y) dipengaruhi faktor-faktor K3 (X). akbar pengaruhnya didapat dari uji F dengan nilai korelasi sebesar 0.96 memberikan sangat kuat menggunakan koefisien daterminasi 92.3%. Sedangkan faktor yg memberikan imbas terbesar artinya faktor supervisi sebanyak 65,24 %.
ANALISA PERENCANAAN (PERKERASAN LENTUR) PADA STA 2+000 S/D 4+000 PADA PEMBANGUNAN JALAN AKSES TSTH II DOLOK SANGGUL (STUDI KASUS) Debataraja, Semangat Marudut Tua; Ginting, Rahelina; Tambunan, Arie Paska; Waruwu, Brama Damai Putra
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 12 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v12i2.3607

Abstract

ABSTRAK Taman Sains Teknologi Herbal dapat diakses dari berbagai kendaraan melalui Jalan Akses TSTH, jalan lintas provinsi. Kapasitas jalan tidak dapat melebihi batas Derajat Kejenuhan (DS) = 0,75 karena akan digunakan untuk mengakses peningkatan permintaan makanan dan bahan obat tradisional Indonesia. Oleh karena itu, untuk menentukan kenaikan kelas jalan yang ditetapkan pemerintah, perlu dilakukan pelebaran dan pelapisan jalan untuk meningkatkan kapasitasnya. Metode Metode Analisis Komponen Konstruksi Bangunan Indonesia dan Metode AASHTO'86 digunakan dalam Perencanaan Pembangunan Jalan Akses TSTH untuk menghitung tebal perkerasan yang dibutuhkan. Apabila hasil perhitungan dibandingkan, maka diperoleh hasil sebagai berikut: DDT = 2.1;ITP = 9.5;10 cm pada Laston MS 744 ; 25 cm untuk lapisan pondasi atas; 25 cm pondasi bawah; menggunakan Pendekatan Jalan Raya yaitu 450.000 Psi = EAC; SN = 4 ; D1 = 10 cm; D2 = 25 cm; D3 = 28 cm. Diperoleh tebal ke dua pendekatan adalah sama.
ANALISA HIDROLOGI KAPASITAS BENDUNG WAMPU KECAMATAN KUTA BULUH KABUPATEN KARO SUMATERA UTARA Faddillah, M.; Yasmadi, Yasmadi; Endayanti, M.; Ginting, Rahelina
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 12 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v12i2.2704

Abstract

Tujuan dibangunnya Bendungan Wampu di Provinsi Sumatera Utara adalah agar tiga Daerah Irigasi (DI)—Secanggang, Hinai, dan Wampu—berfungsi lebih baik. Daerah irigasi tersebut meliputi empat kecamatan, Stabat, Hinai, Secanggang, dan Wampu dan luasnya 10.991 ha. Untuk mengetahui karakteristik hidrologis daerah pengaliran, khususnya di lokasi Bendungan Wampu di Kabupaten Karo, diperlukan analisis hidrologi. Dalam perencanaan suatu bangunan air, besarnya debit banjir yang diantisipasi ditentukan melalui analisis hidrologi. Data curah hujan yang dihitung menggunakan Metode Normal, Metode Log Person III, dan Metode Gumbel adalah data yang digunakan untuk menentukan debit banjir yang direncanakan. jumlah curah hujan yang mempengaruhi DAS dan melengkapi data klimatologi untuk keperluan perencanaan Bendungan Wampu dan perhitungan analisis hidrologi. Semakin lama periode data, semakin akurat analisis hidrologi yang diperoleh. Menganalisis kapasitas hidrologi bendungan Wampu dapat membantu petani menghasilkan lebih banyak makanan dan menghasilkan lebih banyak uang untuk penduduk setempat.
ANALISA MANAJEMEN KONTRUKSI PADA PEMBANGUNAN DERMAGA PETIKEMAS PERAWANG Situmorang, Victorianus A; Lumbantoruan, Jenton; Ginting, Rahelina; Endayanti, M.
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 13 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v13i1.3632

Abstract

Proyek adalah suatu rangkaian kegiatan yang bersifat sementara yang sudah ditetapkan awal pekerjaannya dan waku selesainya. Menurut Nurhayati (2010), sebuah proyek merupakan suatu usaha/aktivitas yang kompleks, tidak rutin, dibatasi oleh waktu, anggaran, resources, dan spesifikasi performansi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Proyek konstruksi merupakan rangkaian mekanisme pekerjaan yang sensitif karena setiap aspek dalam proyek konstruksi saling mempengaruhi antara satu dengan yang lainnya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Pelabuhan adalah tempat yang terdiri dari daratan dan perairan di sekitarnya dengan batas-batas tertentu dengan batas-batas tertentu sebagai tempat kegiatan pemerintahan dan kegiatan ekonomi yang digunakan sebagai tempat bersandar, berlabuh, naik turun penumpang dan/bongkar muat barang yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayaran dan kegiatan penunjang pelabuhan serta sebagai tempat perpindahan mitra dan antar moda transportasi. Dermaga yaitu salah satu prasana dalam pelabuhan yang berfungsi sebagai tempat melakukan berbagai kegiatan bongkar muat barang dan penumpang dari dan keatas kapal. Di dermaga juga dilakukan kegiatan untuk mengisi bahan bakar untuk kapal, air minum, air bersih, saluran untuk air kotor/limbah yang akan diproses lebih lanjut di pelabuhan. Hasil yang telah dihitung adalah.Berdasarkan perhitungan yang dilakukan, maka diperoleh Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pengerjaan Pembangunan Proyek Pengembangan Dermaga Petikemas Riau yaitu Rp. 16.820.793.094 (Enam Belas Miliar Delapan Ratus Dua Puluh Juta Tujuh Ratus Sembilan Puluh Tiga Ribu Sembilan Puluh Empat Rupiah). Time Schedule yang direncanakan adalah 6 (Enam) Bulan atau 150 (Seratus Lima Puluh) Hari Kerja untuk pekerjaan Pembangunan Proyek Pengembangan Dermaga Petikemas Riau
ANALISA PERHITUNGAN STRUKTUR PONDASI TIANG PANCANG ABUTMENT JEMBATAN UNDERPASS JALAN TOL (STA 6+850) PADA PROYEK JALAN TOL LANGKAT SUMATERA UTARA Raja, Edoardo Lumban; Endayanti, Endayanti; Hutahean, N.
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 11 No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v11i1.1716

Abstract

Studi ini berisikan analisa perhitungan struktur pondasi tiang pancang abutment jembatan underpass pada jalan toll, Jembatan merupakan konstruksi yang berfungsi untuk meneruskan jalan dari satu tempat ketempat yang lain yang terhalang oleh rintangan. Struktur pondasi pada jembatan harus kuat danaman agar tidak terjadike gagalan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung daya dukung pondasi tiang pancang. Daya dukung pondasi dianalisis secara manual berdasarkan data N-SPT dan menggunakan metode Mayerhoff. Berdasarkan hasil analisis dengan standard penetration test kapasitas daya dukung padabor hole Pembebanan pada jembatan menggunakan peraturan SNI-2003-2005. Dari Tabel hasil perhitungan diperoleh kombinasi yang menghasilkan nilai terbesar untuk masing-masing pembebanan yaitu, Pembebanan Abutment vertical 41.727,55kN, Berdasarkan hasil perhitungan daya dukung tiang pancang dari data SPT, makadiperoleh daya dukung ijin pondasitiang pancangpadake dalam an 20 m dengan metode Mayer hoff, Perhitungan Dayadukung pondasitiang pancang abutment (Qijin) = 246,24 ton, (Eg) = 0,650, (Qg) = 100455,32 kN, Hal ini menunjukkan pondasitiang pancangabutmen pada jembatan dinyatakanaman.
ANALISA PEMBANGUNAN TANGKI 5000 MT DI PROJEK SEA WATER RESISTANT DI PT. KAWASAN INDUSTRI DUMAI (PT. KID) RIAU Saragih, Andreas M
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 12 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v12i2.3489

Abstract

Membangun sebuah tangki 5000 MT sebagai penyimpanan air laut yang nantinya difilterisasi menjadi air yang layak diminum (digunakan ), tetapi saya focus pada pembangunan tangkinya, saya sangat menarik dalam design keutuhannya, design struktur pembuatan tangki dan perhitungan estimasi materialnya. Dari design dan perencanaan kemudian realita pembangunan dari pemancangan pile, membangun pondasi (Konstruksi Beton), dan pekerjaan tangki (Konstruksi baja). Pekerjaan Konstruksi Beton dari pemancangan pile, urugan pasir 100 mm, lantai kerja 50 mm, pembesian, dan pemasangan bekisting, dan pengecoran pondasi tangki.Pekerjaan Konstruksi baja dari penyiapan material, mobilisasi material, pabrikasi material(roll, sandblasting, tagweld), dan install plat menjadi tangki. Setelah Pekerjaan Konstruksi Beton dan Konstruksi Baja ini selesai, masuklah kepada pengecekan tangki dengan X- Ray dan Hydrotest sebagai akhir pekerjaan dengan pembuktian tidak ada kebocoran.