cover
Contact Name
Humiras Betty Marlina Sihombing
Contact Email
lembagappmuda@gmail.com
Phone
+6282217442010
Journal Mail Official
lembagappmuda@gmail.com
Editorial Address
Jl. DR. TD Pardede No.21, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL
ISSN : 23022523     EISSN : 27210073     DOI : 10.46930
Core Subject : Engineering,
The Civil Engineering Scientific Journal of the University of Darma Agung as one of the publication media of academicians, researchers, and practitioners is expected to be able to become a media for the dissemination of information development in Civil Engineering disciplines to the wider community, so that it can trigger new research ideas. Besides, the Civil Engineering Scientific Journal of the University of Darma Agung is also a means for students to carry out one of the obligations of the Tri Darma Perguruan Tinggi. To further enhance the results of research publications, the Civil Engineering Scientific Journal Editorial Board of the University of Darma Agung invited academicians, researchers, and practitioners to be able to publish their research through the Scientific Journal of the Civil Engineering University of Darma Agung.
Articles 188 Documents
STABILISASI TANAH MENGGUNAKAN KAPUR DAN ZEOLITH DI LOKASI LONGSOR JALAN DOLOK SANGGUL - PAKKAT KOORDINAT 2.1 LU 98° BT Lumbangaol, Poljuan; Laia, Romianus; Debataraja, Semangat; Lubis, Yusuf Aulia
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 14 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v14i1.5514

Abstract

Stabilisasi merupakan salah satu cara dan upaya yang dilakukan untuk memperbaiki sifat dan karakteristik tanah dengan proses pencampuran material yang ada dengan bahan penstabilisasi (stabilizer) dan dipadatkan. Berbagai bahan pencampur stabilisasi telah banyak dilakukan diantaranya, semen, flyas, bitumen, kapur bahkan geogrid. Pada penelitian ini dilakukan stabilisasi pada tanah dilokasi yang rawan terjadi longsor tepatnya dijalan lintas Dolok Sanggul – Pakkat koordinat 2.1 LU, 98° BT di Desa Arbaan, Kec. Pakkat, Kab. Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Dengan menggunakan kombinasi campuran kapur dan zeolith dengan kadar campuran 5%, 10% dan 15%. Dengan pengujian yang dilakukan di laboratorium maka didapat hasil bahwa jenis tanah yang ada pada lokasi longsor termasuk kedalam jenis tanah berbutir dengan <35% atau lolos saringan no.200 sebesar 8,43% dengan klasifikasi A-4 (tanah berlanau) dengan type dominan tanah berpasir (AASTHO), dan Berdasarkan USCS tanah tersebut termasuk kedalam tanah berbutir kasar (coarse-grained soil), dengan batas batas atterberg didapat LL = 27,75%, PL = 14,38% dengan PI = 12,73% dan hasil berat jenis = 2,94.
EVALUASI DAYA DUKUNG PONDASI PADA PERENCANAAN TOWER TELEKOMUNIKASI DI SITE TANDEM HILIR 2 HAMPARAN PERAK KABUPATEN DELI SERDANG Harefa, Laskar Elisman; Hia, Elhan Juniar; Endayanti, Masriani; Ginting, Rahelina
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 14 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v14i1.5534

Abstract

Tower disebut sebagai menara yang terbuat dari rangkaian besi atau pipa, baik berbentuk persegi panjang atau segi tiga, atau hanya berupa pipa panjang (tongkat), yang bertujuan untuk menempatkan antena dan pemancar radio serta penerima gelombang telekomunikasi dan informasi. Dalam pembangunan menara Telekomunikasi di Site Tandem Hilir 2 Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang menggunakan pondasi bored pile yakni diameter 0,4 m dengan panjang tiang 15 m. Dalam menentukan jenis, ukuran, dan konstruksi pondasi harus memperhatikan jenis / beban bangunan, kondisi tanah, dan faktor lain yang mempengaruhinya baik langsung maupun tidak langsung. Berdasarkan hasil analisa dan perhitungan maka didapatkan hasil 1) Besar kapasitas daya dukung bore pile tunggal dan pondasi tiang grup dengan menggunakan metode mayerhof pada kedalaman 15 m adalah Qg = 315,524 Ton > 288,616 Ton, 2) Efisiensi kelompok tiang bor dengan 4 tiang diperoleh sebesar = 0,776 yang artinya efisiensi daya dukung kelompok tiang sebesar 77,6 %, 3) Dari hasil perhitungan, tiang dengan konfigurasi 4 tiang menghasilkan daya dukung sebesar Qg = 315,524 Ton > 288,616 ton, memberikan hasil yang aman untuk bangunan tower.
KARAKTERISTIK PEKERJAAN JALAN LENTUR AC-WC DENGAN MENGGUNAKAN PASIR SUNGAI BAH BINOMAN CA DAN MA DARI KUALA ARI MEREK Sinaga, Sandre; Sihombing, Doni Sabar; Debataraja, Semangat; Lubis, Yusuf Aulia
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 14 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v14i1.5530

Abstract

Sebagai bahan campuran AC-WC (dibimbing oleh Alpius dan Mary Selintung) Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik agregat dari Sungai Bittuang, mengetahui komposisi campuran AC-WC dan mengetahui karateristik Marshall, Indeks Perendaman Sisa pada Campuran AC-WC dengan mengacu pada spesifikasi Umum 2010 (Revisi 6) Departemen Pekerjaan Umum Republik Indonesia dan Standar Pengujian SNLMetodologi dalam penelitian ini adalah melakukan seragkaian pengujian karakteristik berupa agregat kasar, agregat halus, filler dan aspal lalu merancang komposisi campuran kemudian membuat benda uji berupa campuran AC-WC serta pengujian Marshall Konvensional untuk penentuan KAO setelah itu pembuatan benda uji KAO untuk mendapakan Indek Perendaman (IP)/Indeks Kekuatan Sisa (IKS).
ANALISA MANAJEMEN KONSTRUKSI PADA PEMBANGUNAN JEMBATAN SIGARA –GARA KECAMATAN PATUMBAK Simanjuntak, Samuel Tony; Ginting, Rahelina; Simanjuntak, Mario Kristian
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 14 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v14i1.5523

Abstract

Proyek merupakan suatu perkeerjaab konstruksu,baik itu jembatan,gedung,jalan raya,gudang, bendungan dll, dalam melakukan suatu analisa manajemen nya diperlukan suatu hitungan yang sangat detail karena menyangkut keuntungan dari sebuat proyek tersebut. Dari perhitungan perhitungan yang telah dilakukan makan akan dikontrol kembali dengan tenaga ahli yang lebih berpengalaman dalam bidan manajemen konstruksi ini. Meningkatkan hubungan kerja sama dan pembagian tugas dari semua pihak pelaksanaan proyek. Dalam melaksanakan suatu proyek sebaiknya mengikuti time scedulle yang ada supaya progres bisa tercapai sesuai dengan progeres perencanaan. Dalam melaksanakan suatu proyek sebaiknya mengikuti time scedulle yang ada supaya progres bisa tercapai sesuai dengan progeres perencanaan. Dalam melaksanakan suatu proyek sebaiknya mengikuti time scedulle yang ada supaya progres bisa tercapai sesuai dengan progeres perencanaan. Dalam melaksanakan suatu proyek sebaiknya mengikuti time scedulle yang ada supaya progres bisa tercapai sesuai dengan progeres perencanaan. . Hasil yang di peroleh dari analisa ada;ah : Rp.9.939.513.682 (Sembilan Miliar Sembilan Ratus Tiga Puluh Sembilan Juta Lima Ratus Tiga Belas Ribu Enam Ratus Delapan Puluh Dua Rupiah)
ANALISA DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG PADA PROYEK PEMBANGUNAN TANK 5000 MT PT. SIME DARBY OILS SEI MANGKE REFINERY Lubis, Muhammad Aswin; Endayanti, Masriani; Gultom, Adventus
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 14 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v14i1.5536

Abstract

Daya dukung pondasi merupakan kemampuan daya dukung suatu pondasi untuk menahan beban yang di terima dari struktur bangunan di atasnya. Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi daya dukung pondasi meliputi, Jenis Tanah, Kedalaman Pondasi, Bentuk atau Dimensi Pondasi, Kapasitas Beban, Faktor Keamanan serta Karakteristik Konstruksi Bangunan. Mengetahui daya dukung pondasi merupakan langkah awal di dalam merencanakan suatu bangunan. Analisa ini bertujuan untuk mengetahui daya dukung pondasi, beban yang di terima pondasi serta penurunan pondasi. Dalam penelitian ini adapun data yang di dapat antara lain , dimensi tiang pancang, kedalaman rencana tiang pancang, data SPT (Standard Penetration Test), serta gambar rencana tank 5000 MT. Data SPT yang diterima diketahui bahwa pengujian SPT BH_08 memiliki lapisan tanah lempung berpasir pada kedalaman 0m – 14m dan pada kedalaman 16m – 30m di isi oleh lapisan tanah pasir dan Sandstone yang memiliki daya dukung yang kuat. Hasil beban untuk Tank 5000 MT adalah 5879, 69 ton. Daya dukung untuk ijin pada kedalaman 16m untuk pondasi tunggal adalah 121,06 ton. Daya dukung kelompok menggunakan metode Converse Laberre pada kedalaman 16 m adalah 8219,49 ton > 5879,69 ton dinyatakan aman. Daya dukung kelompok menggunakan metode Los Angeles pada kedalaman 16 m adalah 9667,36 ton > 5879,69 ton dinyatakan aman. Penurunan Pondasi Tiang Pancang kelompok sebesar 0,66 cm < 15 cm dinyatakan aman.
ANALISA MANAJEMEN KONSTRUKSI PADA PEMBANGUNAN GEDUNG KOPERASI ASTRA INTERNATIONAL JAKARTA PUSAT Warsiman, Warsiman; Fadli, Ahmad; Ginting, Rahelina; Saragih, Andreas
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 14 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v14i1.5531

Abstract

Manajemen konstruksi merupakan ilmu yang memperlajari sebuah analisa biaya dari sebuah proyek pembangunan yang akan dibangun, oleh karena itu diperlukan perhitungan manajemen yang akurat untuk dapat mencapai keuntungan yang dapa di prediksi dan kerugian bila terjadi dapat juga dihitung, sehingga dapat di antisipasi. Dalam penelitian ini menbahas tentang manajemen gedung, dimana gedung merupakan suatu konstruksi yang sangat penting pada peradaban manusia. Dimana gedung bisa berfungsi sebagai rumah sakit,kantor, tempat penyimpanan atau juga gudang dan lain sebagai nya. Oleh karena itu dalam melakukan perhitungan baik manajemen baik juga dalam perhitungan analisa nya juga harus sangat detail di perhitungkan. Hasil yang di peroleh dari analisa ada;ah : Rp. 46.954.822.163 ( Empat Puluh Enam Miliar Sembilan Ratus Lima Puluh Empat Delapan Ratus Dua Puluh Dua Ribu Seratus Enam Puluh Tiga Rupiah).
EVALUASI STABILITAS BENDUNG SUNGAI ULAR KABUPATEN SERDANG BEDAGAI PROVINSI SUMATERA UTARA Sinaga, Riyan Filberth Theoduras; Salim, Yogi; Endang, Masriani; Gultom, Adventus
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 14 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v14i1.5525

Abstract

Sebuah bendung merupakan struktur konstruksi yang dibuat dari bahan-bahan seperti pasangan batu kali, bronjong, atau beton, dan biasanya diposisikan Menyeberang di atas sungai. Tentu saja, bendung ini dapat digunakan untuk berbagai tujuan selain irigasi, seperti untuk pasokan air minum, pembangkit listrik, atau untuk mengontrol genangan air. Kontrol stabilitas bendung terhadap gaya-gaya yang bekerja, guling (Overtutrning), dan geser (Sliding) menjadi penelitian ini bertujuan untuk memastikan keamanan bendung. Gaya-gaya yang berpengaruh pada struktur bendung kondisi air normal terdiri dari akibat Berat Sendiri bangunan bendung (Vertikal = 151,819 ton), Gaya Gempa (Horizontal = 30,364 ton), Tekanan Hidrostatik (Horizontal = 3,92 ton; Vertikal = 1,281 ton), Tekanan Uplift (Vertikal = 68,067 ton), Tekanan Tanah (Horizontal = 74,377 ton) sedangkan pada bendung kondisi air banjir terdiri dari akibat Berat Sendiri bangunan bendung (Vertikal = 151,819 ton), Gaya Gempa (Horizontal = 30,364 ton), Tekanan Hidrostatik (Horizontal = 3,92 ton; Vertikal = 1,281 ton), Tekanan Uplift (Vertikal = 68,067 ton), Tekanan Tanah (Horizontal = 74,377 ton) Stabilitas Guling (Overtutrning) Bendung Sungai Ular pada saat kondisi air normal adalah 4,038 ( > 1,50 ) dan pada saat kondisi banjir 2,408 ( > 1,50 ) sehingga dapat dikatakan bendung masih aman dari bahaya guling. Stabilitas Geser (Sliding) Bendung Sungai Ular pada saat kondisi air normal adalah 1,527 ( > 1,20 ) dan pada saat kondisi banjir 1,403 ( > 1,20 ) sehingga dapat dikatakan bendung masih aman dari bahaya geser.
ANALISA DAYA DUKUNG PONDASI PADA PROYEK TANKI PERTAMAX 5.000 KL di JAMBI lumbantoruan, Maison; bangun, Claudia; Endang, Masriani; Debataraja, Semangat; Gultom, Adventus; Lubis, Yusuf Aulia
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 14 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v14i1.5537

Abstract

Storage tank atau yang lebih sering dikenal dengan tangki penyimpanan ialah salah satu unit atau peralatan yang terdapat dalam bidang teknik proses baik dalam skala kecil, menengah ataupun industri besar, yang tersusun dari plat baja dan biasanya berbentuk silinder, serta beban nya diteruskan ke tanah melalui pondasi. Pondasi ialah struktur bawah yang sangat penting pada konstruksi. Mengingat pentingnya pondasi pada struktur sehingga harus memperhatikan berbagai hal dalam merencanakan nya Dalam konstruksi bangunan diperlukan pondasi yang kuat, kokoh, stabil dan aman agar tidak mengalami kegagalan konstruksi karena akan sulit untuk memperbaiki pondasi. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini berfokus untuk menganalisis daya dukung pondasi pada proyek Tangki Pertamax 5000 KL di Jambi. Berdasarkan hasil analisa pondasi tiang pancang pada proyek tanki Pertamax 5000 KL di Jambi dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1). Daya dukung izin pondasi tiang pancang pada kedalaman 40 m (Qizin) = 526,276 Ton, 2). Kapasitas daya dukung total kelompok tiang (Qg) = 15.102,591 ton dengan jumlah 58 tiang pancang, 3). Kombinasi pembebanan (∑ beban mati + beban hidup + beban gempa) sebesar P = 9.504,619 ton.Pondasi dengan diameter 0,50 m pada kedalaman 40 m dengan konfigurasi 58 tiang mempunyai nilai Qg = Qg 15.102,591 ton > 9.504,619 ton. Artinya pondasi mampu menahan beban tangki Pertamax 5000 KL.