Pijar : Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran
Pijar : Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran merupakan jurnal penelitian yang bertujuan menyediakan diskursus ilmiah tentang bidang pendidikan dan pembelajaran serta media untuk mempromosikan hasil-hasil penelitian lapangan dan kajian literatur dari para peneliti, guru, dosen, akademis profesional, dan mahasiswa. Jurnal ini menerbitkan artikel asli tentang isu dan tren terbaru yang terjadi secara internasional dalam kurikulum pendidikan, pengajaran, pembelajaran, kebijakan, dan persiapan guru dengan tujuan untuk memajukan pengetahuan tentang teori dan praktik pendidikan.
Articles
46 Documents
Peningkatan Minat Belajar Peserta Didik dengan Metode Visual Auditory Kinestetic
Gaol, Mohammad Diky Fahrizal Lumban
Pijar : Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022): September
Publisher : Actual Insight : Lembaga Penelitian Pengembangan, Penerbitan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/pijar.v2i2.1129
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan minat belajar peserta didik dengan menggunakan metode visual auditory kinestetic. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakuakan terkait dengan proses kegiatan pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Klari, Karawang, masih banyak permasalahan yang muncul. Dari beberapa masalah yang muncul salah satunya yaitu masih rendahnya minat belajar peserta didik di mata pelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan. Maka dari itu untuk menyelesaikan masalah tersebut penelitian ini memakai metode Visual Auditory Kinestetic (VAK) yang bisa mengatasinya. di dalam metode tersebut peserta didik akan di kelompokan sesuai dengan gaya belajar mereka masing masing, dengan begitu minat belajar peserta didik akan meningkat karena gaya belajarnya sudah disesuaikan dengan diri mereka masing masing. Hasil dari penelitian ini diharapkan, pertama, Peserta didik dapat dengan mudah memahami materi sesuai dengan gaya belajar mereka masing-masing. Kedua, pembelajaran akan jauh lebih aktif karena siswa akan belajar sesuai kesukaannya. Ketiga, pembelajaran berdiferensiasi akan mudah di terapkan dalam pembelajaran dengan metode ini.
Implementasi Metode Presentasi Kelompok untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi pada Peserta Didik dalam Pembelajaran
Helawati, Helawati
Pijar : Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022): September
Publisher : Actual Insight : Lembaga Penelitian Pengembangan, Penerbitan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/pijar.v2i2.1130
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran PPKn pada pokok bahasan perkembangan demokrasi di negara Republik Indonesia dengan menggunakan metode presentasi kelompok. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini melibatkan 32 orang peserta didik sebagai subyek. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi untuk mengamati keterampilan komunikasi peserta didik selama implementasi metode presentasi kelompok pada pokok bahasan perkembangan demokrasi di Indonesia. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa implementasi metode presentasi kelompok pada pokok bahasan pekembangan demokrasi di Indonesia terbukti mampu meningkatkan keterampilan komunikasi pada peserta didik dalam pembelajaran PPKn. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan rata-rata kelas pada nilai keterampilan berkomunikasi yang semula hanya mencapai 10% dari jumlah keseluruhan peserta didik menjadi 100%. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan selama implementasi metode presentasi kelompok, mampu membuat suasana pembelajaran semakin kondusif sehingga peserta didik semakin aktif dalam mengikuti pembelajaran serta menumbuhkan rasa percaya diri pada peserta didik.
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar PPKn Melalui Metode Pembelajaran Kooperatif Model STAD (Student Teams Achievement Division)
Budiyanti, Hernis Ummi
Pijar : Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022): September
Publisher : Actual Insight : Lembaga Penelitian Pengembangan, Penerbitan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/pijar.v2i2.1131
Kegiatan belajar bersama dapat membantu memacu belajar aktif. Kegiatan belajar dan mengajar di kelas memang dapat menstimulasi belajar aktif, namun kemampuan untuk mengajar melalui kegiatan kerjasama kelompok kecil akan memungkinkan untuk menggalakkan kegiatan belajar aktif dengan cara khusus. Materi diskusi antara siswa dengan teman-temannya dan apa yang diajarkan siswa kepada teman-temannya memungkinkan mereka untuk memperoleh pemahaman dan penguasaan materi pelajaran. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan sebanyak tiga putaran. setiap putaran terdiri dari empat tahap, yaitu : rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III, yaitu siklus I (68,42%), siklus II (81,58%), siklus III (94,74%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran kooperatif dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar siswa Kelas IX Tahun Pelajaran 2020/2021 serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran PPKn.
Penerapan Metode Debat Dalam Mata Pelajaran PPKn Untuk Mengembangkan Partisipasi Belajar Peserta Didik
Nugraha, Silvan Egistian
Pijar : Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022): September
Publisher : Actual Insight : Lembaga Penelitian Pengembangan, Penerbitan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/pijar.v2i2.1132
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran debat dalam mata pelajaran PPKn untuk mengembangkan partisipasi peserta didik kelas X di SMAN 25 Bandung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tektik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, obervasi dan studi dokumentasi dan untuk mengumpulakan data digunakan teknis analisis yang terdiri dari tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk pengujian kredibilitas data digunakan teknik triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Penerapan metode debat dilaksanakan melalui kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran; (2) Penerapan metode debat membuat pembelajaran berpusat pada peserta didik; (3) Pelaksanaan metode debat dapat mestimulis peserta didik untuk aktif dalam pembelajaran. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran debat dalam mata pelajaran PPKn dapat mengemangkan partisipasi peserta didik dalam proses pembelajaran.
Model Pembelajaran Training Needs Assesment Dalam Mengidentifikasi Kebutuhan Peserta Program Pelatihan: Sebuah Kajian Literatur
Septiyanti, Rifa;
Almadani, Sultan Akbar
Pijar : Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023): September
Publisher : Actual Insight : Lembaga Penelitian Pengembangan, Penerbitan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/pijar.v2i4.1265
Tujuan penelitian ini untuk mengkaji tentang Training Needs Assesment dalam mengidentifikasi kebutuhan dalam program pelatihan. Pembelajaran dapat dilakukan oleh siapa saja dan dimana pun dari muda maupun tua, pembelajaran bukan saja tentang pengetahuan, tetapi juga tentang sikap dan keterampilan. Dalam aspek keterampilan dapat diperoleh dari program pelatihan yang juga proses dari pendidikan dalam jangka waktu pendek. Dalam keberhasilan suatu program pelatihan, model pembelajaran yang digunakan sangat mempengaruhi keberhasilan. Salah satu model pembelajaran yang digunakan dalam program pelatihan yaitu Needs Assesment dimana model ini berfokus pada kebutuhan pelatihan dan kebutuhan belajar. Needs Assesment ini merupakan suatu langkah awal sebelum dilakukannya proses pelatihan dengan tujuan untuk memperoleh analisis atau gambaran sejauh mana peserta didik mengetahui dan memahami pelatihan yang ingin dijalankan dan apakah pelatihan ini relevan bagi peserta didik. Didalam pembahasan akan direviu pentingnya sebuah analisis kebutuhan dalam menunjang keberhasilan peserta untuk menghadapi kesenjangan peserta dengan kebutuhan yang diperlukan dalam perusahaan atau organisasi. Dengan menggunakan Training Needs Assesment dapat mengidentifikasi kebutuhan pelatihan apa yang tepat untuk peserta pelatihan diikuti dalam mengembangkan dirinya.
Implementasi Sistem Among Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar
Orbiyanto, Thomas Leo;
Chairiyah, Chairiyah;
Nadziroh, Nadziroh;
Pratomo, Wachid
Pijar : Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Actual Insight : Lembaga Penelitian Pengembangan, Penerbitan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/pijar.v3i1.1477
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang peran guru dalam implementasi sistem among pada pembelajran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan kelas IV Sekolah Dasar Negeri Kanggotan Pleret Bantul. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Kanggotan Pleret Bantul. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2023. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas IV dan siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumenatsi. Instrument penelitian ini adalah dengan pedoman observasi, pedoman wawancara dan pedoman dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam implementasi sistem among pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sangatlah penting yaitu guru sebagai pengajar atau pendidik, guru sebagai pembimbing, guru sebagai mediator dan fasilitator, guru sebagai evaluator, guru sebagai contoh dan teladan yang baik, serta dapat mengayomi, memberikan arahan, dorongan atau motivasi dan mewujudkan jiwa merdeka siswa dalam belajar yang sesuai dengan minat dan bakat siswa.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Peserta Didik dengan Metode Diskusi Interaktif di Sekolah Menengah Pertama
Ermawati, Ermawati
Pijar : Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Actual Insight : Lembaga Penelitian Pengembangan, Penerbitan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/pijar.v2i1.1553
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis masalah meningkatkan kemampuan mengemukakan pendapat peserta didik di dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, dapat dilakukan menggunakan metode diskusi interaktif. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil temuan pertama, hasil penelitian tentang metode diskusi interaktif untuk meningkatkan kemampuan mengemukakan pendapat peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode diskusi interaktif di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Gandusari, Blitar telah mengalami peningkatan. Kedua, metode diskusi interaktif dapat juga meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas, ini dapat dilihat dengan jawaban peserta didik yang tidak hanya seperti buku teks, tetapi juga menyertakan contoh-contoh yang dialami oleh peserta didik dan juga mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Ketiga, setelah menerapkan metode diskusi, terjalin komunikasi yang saling membantu pelajaran secara komunikatif antara guru dengan peserta didik, dan peserta didik dengan peserta didik, serta membantu kepercayaan diri peserta didik dalam mengemukakan pendapatnya. Keempat, dengan menggunakan metode diskusi interaktif penguasaan materi pelajaran dapat dikuasai secara bersama-sama.
Model Cooperative Learning Tipe Think Pair Share Terhadap Karakter Mandiri Pada Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Gunawan, Siti Syahrifa Amany;
Mulyana, Dadang;
Cahyono, Cahyono
Pijar : Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023): September
Publisher : Actual Insight : Lembaga Penelitian Pengembangan, Penerbitan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/pijar.v3i2.1706
Model pembelajaran Cooverative learning Tipe Think Pair Share ini dapat membentuk pola interaksi, kreatif, inovatif dan memberikan kesempatan untuk mengekspresikan diri dengan berbagi ide-idenya di dalam proses pembelajaran. Hal tersebut membuat peneliti tertarik melakukan penelitian pengaruh model Cooverative learning Tipe Think Pair Share terhadap karakter mandiri peserta didik. Digunakan pendekatan kuantitatif metode ekperimen. Teknik penelitian ini nonprobability sampling jenis purposive sampling. Sampel yaitu kelas VIII A (kelas ekperimen) dan VIII B (kelas kontrol). Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan data pelengkap pretest dan posttest, observasi terstruktur dan wawancara tidak terstruktur. Data analisis penelitian ini yaitu Uji Normalitas, Uji Homogenitas dan Uji Hipotesis. Hasil uji hipotesis 0,002 < 0,05, data t hitung yaitu nilai t hitung 3.414 > t tabel 0,3550. Maka, variabel (X) berpengaruh terhadap variabel (Y). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti diatas dapat diambil kesimpulan bahwasannya model Cooperative Learning Tipe Think Pair Share berpengaruh meningkatkan karakter mandiri peserta didik.
Pengaruh Habits of Mind pada Program Keagamaan Muhadharah Terhadap Implementasi Nilai-Nilai Toleransi Pada Peserta Didik
Suryantika, Nurlaela Siska;
Normansyah, Asep Deni;
Sukarliana, Lili
Pijar : Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023): September
Publisher : Actual Insight : Lembaga Penelitian Pengembangan, Penerbitan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/pijar.v3i2.1717
Penelitian ini bertujuan buat mengenali sejauh mana tingkatan pemahaman hukum partisipan didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan bisa menghindari sikap inoleransi. Tata cara yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Dalam memastikan ilustrasi penelitian ini, peneliti memakai metode sederhana random sampling. Ilustrasi yang digunakan merupakan partisipan didik kelas XI Ilmu Pendidikan Sosial 1, 2, serta 3 di Sekolah Mengah Atas 1 Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Pengumpulan informasi ini memakai metode kuesioner dengan skala likert serta wawancara dengan tipe tidak terstruktur. Informasi yang diperoleh setelah itu dianalisis dengan memakai metode analisis anggapan tanggapan klasik uji normalitas serta uji heteroskedastisitas.. Hingga dari itu merupakan pengaruh habits of mind (program keagamaan muhadharah) serta variabel dependennya merupakan implementasi nilai toransi pada partisipan didik mempengaruhi pada variabel menghindari sikap intoleransi. Hingga bisa disimpulkan bahwasannya 63% partisipan didik sepakat bila mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan berupaya tingkatkan pemahaman toleransi pada peserta didik yang di sampaikan oleh guru dalam proses pembelajarannya.
Analisis Kesiapan Mengajar Mahasiswa Setelah Pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan
Gani, Mega Ambarwati Abdul;
Saylendra, Nadya Putri;
Nugraha, Yogi
Pijar : Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023): September
Publisher : Actual Insight : Lembaga Penelitian Pengembangan, Penerbitan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/pijar.v3i2.1750
Penelitian ini di latar belakangi kurangnya kesiapan mengajar mahasiswa di depan kelas setelah pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan, bertujuan untuk menganalisis kesiapan mengajar mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang setelah pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan. Metode yang digunakan untuk penelitian yaitu deskriptif kuantitatif ,teknik analisis data yaitu statistik deskriptif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang angkatan 2019 sebanyak 91 responden menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu metode sampling jenuh dengan bantuan Statistical Program for Social Science versi 25. Hasil pengujian koefesien korelasi kedua variabel yaitu Pengenalan Lapangan Persekolahan dan kesiapan mengajar diperoleh nilai sebesar 0,837 serta derajat hubungan korelasi sebesar 0,000 < 0,05 mempunyai artian sangat kuat dan hubungan bentuk positif adapun hasil uji koefesien determinasi (R2) diperoleh nilai sebesar 0,701 dengan persentase besarnya pengaruh Pengenalan Lapangan Persekolahan terhadap kesiapan mengajar mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang sebesar 70% dan 30% faktor-faktor lain yang tidak difokuskan oleh peneliti. Penelitian ini diharapkan menjadi salah satu bahan rujukan peneliti selanjutnya dengan karakteristik dan variabel-variabel yang berbeda.