cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 30264081     DOI : https://doi.org/10.47134/paud
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ISSN 3026-4081 is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. PAUD publishes four issues annually in the months of October, January, April, and July. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini include different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education.
Articles 135 Documents
Penerapan Prinsip Sekolah Ramah Anak di TK Aisyiyah Cabang Kartasura Adelia Alfina Febriyani; Endah Tejaningsih
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i3.2289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan prinsip Sekolah Ramah Anak (SRA) di TK Aisyiyah Cabang Kartasura serta mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi lapangan yang berorientasi pada grounded theory. Subjek penelitian terdiri atas guru dan anak didik di TK Aisyiyah Cabang Kartasura. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap kegiatan pembelajaran, wawancara tidak terstruktur dengan guru, serta dokumentasi yang berkaitan dengan pelaksanaan program sekolah. Data dianalisis menggunakan teknik constant comparative analysis yang meliputi open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip Sekolah Ramah Anak telah diterapkan dengan baik melalui penyediaan lingkungan belajar yang bersih, aman, nyaman, dan mendukung aktivitas anak. Guru menerapkan pembelajaran yang menyenangkan melalui metode bercerita, penggunaan komunikasi positif, serta pendekatan yang penuh kasih sayang dan bebas dari kekerasan. Penerapan disiplin positif dilakukan melalui pembiasaan sederhana yang mendorong kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian anak terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, sekolah memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran tanpa diskriminasi serta menjalin kerja sama yang baik dengan orang tua melalui program parenting class. Faktor pendukung implementasi SRA meliputi komitmen guru, dukungan manajemen sekolah, lingkungan belajar yang kondusif, dan keterlibatan aktif orang tua. Adapun hambatan yang ditemukan berasal dari perbedaan pola pengasuhan di rumah serta kebiasaan kurang baik yang dibawa anak dari lingkungan keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan prinsip Sekolah Ramah Anak di TK Aisyiyah Cabang Kartasura telah berjalan secara optimal dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta mendukung perkembangan anak secara holistik sesuai dengan kebutuhan dan hak-hak anak.
Internalisasi Nilai-Nilai Religius melalui Habituasi Perilaku Islami pada Anak Usia Dini di PAUD Alam Ungaran Ananda Giko Ferdiyani; Aniya Silvi Madahuna Aniya; Nada Deswinta; Swantyka Ilham Prahesti
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i3.2651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai-nilai religius melalui pembiasaan perilaku Islami pada anak usia dini di PAUD Alam Ungaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Subjek penelitian adalah anak usia dini di kelompok belajar yang diamati dalam kegiatan pembiasaan sehari-hari di sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif terhadap aktivitas anak, seperti berdoa sebelum dan sesudah kegiatan, sholat dhuha, serta pembiasaan sikap islami dalam interaksi sosial di lingkungan sekolah. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif berdasarkan indikator perkembangan karakter religius anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai religius terjadi melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten oleh guru dalam kegiatan rutin sekolah. Secara umum, anak-anak menunjukkan perkembangan karakter pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) hingga Berkembang Sangat Baik (BSB), terutama pada aspek religius, kedisiplinan, kemandirian, dan sikap sosial. Hal ini menunjukkan bahwa pembiasaan perilaku Islami memiliki peran yang efektif dalam membentuk karakter religius anak usia dini.
Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Melalui Pembiasaan Religius dan Kreatif di PAUD SAUNG Nidha Husna Fadhillah Darmawan; Grizelda Cahya Fara Zatu; Aldila Lulu Fatmaningsih; Swantyka Ilham Prahesti
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i3.2670

Abstract

Pendidikan karakter pada anak usia dini merupakan fondasi krusial dalam membentuk generasi masa depan yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga adaptif dan inovatif sejak masa keemasan mereka. Landasan filosofis ini mendasari komitmen dalam optimalisasi potensi anak melalui integrasi program pembiasaan religius dan stimulasi kegiatan kreatif yang diterapkan secara konsisten di PAUD SAUNG. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus yang mendalam, data komprehensif dikumpulkan secara langsung dari pengamatan aktivitas harian anak, wawancara mendalam bersama para pendidik, serta analisis dokumen kurikulum dan program pembelajaran di lembaga tersebut. Ditemukan fakta di lapangan bahwa penananamna karakter religius anak distrukturkan secara kuat sejak awal kedatangan melalui rangkaian rutinitas harian yang bermakna. Ketika memasuki kelas, anak anak langsung diarahkan untuk mengambil wudu dan melaksanakan ibadah sholat dhuha bersama. Yang kemudian dilanjutkan dengan tahsin dan mengaji untuk mengenalkan surat yang ada di AL Qur’an. Nilai spiritualdan kemandirian ini juga diintegrasikan secara konstektual pada saat jam makan. Setelah seluruh rangkaian pembiasaan religius tersebut selesai, potensi kreatif daya imajinasi dan kemampuan ekplorasi  anak di stimulasi melalui model pembelajaran berbasis sentra yang variatif.
Manajemen Pembelajaran Berbasis Flipped Classroom di PAUD Nury Arsy Darmiati; Ida Rindaningsih
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v2i3.2748

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memegang peran krusial dalam perkembangan manusia, di mana anak-anak mengembangkan keterampilan dasar, memahami konsep, dan membentuk pola pikir yang memengaruhi seluruh perjalanan pendidikan mereka. Standar PAUD yang diacu oleh pemerintah menekankan pendekatan holistik, integratif, dan inovatif untuk menciptakan lingkungan belajar optimal. Kurikulum Merdeka dalam PAUD menekankan keterampilan abad ke-21 melalui pembelajaran berpusat pada siswa, pendekatan saintifik, dan penerapan 4C: kreativitas, berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi. Guru PAUD perlu memiliki kompetensi pedagogik yang melibatkan kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik. Kreativitas dan inovasi guru menjadi kunci dalam mengembangkan kecakapan peserta didik. Penelitian menggunakan deskriptif dalam pemaparan penelitian yang dilakukan secara mendalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berbasis flipped classroom di PAUD dan mendeskripsikan serta menganalisis alur pembelajaran Flipped Classroom di PAUD, dengan fokus pada implementasi, respons peserta didik, peran orang tua, dan dampaknya terhadap pencapaian tujuan pembelajaran anak usia dini. Penggunaan model Flipped Classroom di PAUD diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pembelajaran, meningkatkan efisiensi rencana pembelajaran, dan mendukung konsep belajar mandiri. Peran orang tua dalam mendukung proses pembelajaran di rumah menjadi factor utama dalam partisipasi peserta didik terhadap pembelajaran Flipped Classroom. Meskipun penggunaannya masih minim di PAUD, penelitian ini mengusulkan rancangan pembelajaran berbasis Flipped Classroom di tingkat ini, membawa kebaruan dalam konteks manajemen pembelajaran di lembaga PAUD.
Manajemen Kelas PAUD Berbasis Pembelajaran Kelompok di TK Islam Terpadu Al-Amri Leces Probolinggo Jamainah Jamainah; Eni Fariyatul Fahyuni
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i3.2749

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen kelas Paud berbasis pembelajaran kelompok di TK Islam Terpadu Al-Amri Leces Probolinggo. TK Islam Terpadu Al-Amri Leces Probolinggo telah melaksanakan manajemen berbasis kelas dengan menerapkan model pembelajaran kelompok sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi peserta didik. Namun, dalam implementasi model pembelajaran kelompok di TK tersebut, beberapa masalah muncul diantaranya tingkat kemampuan yang beragam di antara anak-anak, khususnya siswa TK, yang memiliki kemampuan dan gaya belajar yang berbeda. Metode penelitian dalam penelitian yaitu penelitian lapangan (Field Research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Guru-guru di TK Islam Terpadu memiliki komitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang dinamis, menarik, dan relevan dengan kehidupan nyata siswa.Langkah-langkah konkret dalam manajemen kelas PAUD berbasis pembelajaran kelompok melibatkan pemilihan materi kegiatan yang sesuai dengan prinsip belajar anak, penggunaan media pembelajaran yang menarik, penataan lingkungan main yang mendukung pembelajaran, dan menciptakan interaksi yang baik dalam proses pembelajaran.
Lagu “Nama Hewan” Ida Nurhayatin; Luluk Iffatur Rochmah
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i3.2750

Abstract

Menyanyi merupakan pengembangan aspek seni pada anak . melalui kegiatan menyanyi, anak dapat mengeksplorasi dan mengekspresikan diri, berimaginasi dengan gerakan, musik, drama, dan beragam bidang seni lainnya (seni lukis, seni rupa, kerajinan), serta mampu mengapresiasi karya seni. Lagu yang dirancang dengan baik dapat memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan anak. Nyanyian dan lagu dapat menghantarkan banyak pesan kepada anak- anak.Lagu ini bertema tentang macam – macam binatang dan ciri- cirinya supaya anak lebih mudah menghafalkan dan mendukung dalam pembelajaran.Dengan menyanyi dapat mendukung perkembangan anak baik itu aspek nilai agama dan moral,Bahasa,kognitif,fisik motorik,social emosioanal dan juga seni.
Lagu Hujan Isrotul Hasanahes; Choirun Nisak Aulina
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i3.2751

Abstract

Musik merupakan salah satu hal yang banyak disukai anak-anak. Lagu yang baik dapat menjadi salah satu media pembelajaran yang bisa digunakan di sekolah khususnya bagi anak usia dini. Tujuan dari lagu ini adalah melatih perkembangan kognitif, nilai agama dan moral, serta bahasa pada anak usia dini. Manfaat dari lagu ini dalam pengembangan kognitif anak adalah anak dapat mengetahui proses terjadinya hujan. Sedangkan dalam pengembangan nilai agama dan moral adalah lagu ini dapat mengajarkan kepada anak bahwa ketika air hujan turun dituntut untuk berdo’a kepada Allah SWT. Dalam pengembangan bahasa adalah lagu ini dapat menambah kosa kata baru pada anak. Lagu ini terinspirasi dari melihat beberapa anak kecil yang sangat senang ketika bermain hujan. Anak kecil yang sangat menikmati turunnya air hujan dengan memanfaatkannya. Mandi air hujan dan saling menyiram ke tubuh mereka masing-masing. Selain mandi dan menyiram air hujan, mereka juga bermain bola ketika hujan. Mereka juga bermain lari-larian sambil menendang air hujan.
Savira's Magical Body Pop-Up Book Savira Agnisa; Wahyu Taufiq
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i3.2752

Abstract

Savira's Magical Body Pop-Up Book is an interactive educational tool designed for elementary school students to explore the fascinating world of body parts while enhancing their English language skills. This engaging pop-up book features vibrant visuals and three-dimensional elements that captivate young learners and make the learning process enjoyable and effective. Each page contains dynamic pop-up illustrations of different body parts, beginning with a full-length view of the human body, and is accompanied by interactive exercises that promote active participation. The structured content includes an introduction to the human body, detailed explorations of the head, upper body, and lower body, along with interactive labeling activities. Research supports the effectiveness of multisensory approaches in improving retention and understanding, making this book a holistic learning experience. By employing various interactive strategies and activities, students can visualize, label, and engage with the material, ultimately fostering a deeper understanding of their bodies and the related vocabulary.
Implementasi Penggunaan Loose Part dalam Perkembangan Motorik Halus anak di TK Islam Al-Faqih Pilang Jawia Bahta; Choirun Nisak Aulina
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i3.2753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi penggunaan media loose part dalam menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Islam Al-Faqih Pilang, serta untuk mengetahui respons anak terhadap kegiatan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis tematik sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan loose part memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan motorik halus anak, seperti koordinasi mata dan tangan, keterampilan menyusun, menjiplak, serta menulis. Anak menunjukkan respons positif terhadap kegiatan ini, antara lain meningkatnya kreativitas, rasa percaya diri, dan kemampuan berkolaborasi. Media loose part terbukti menjadi sarana edukatif yang efektif dan menyenangkan, yang tidak hanya mendukung aspek fisik tetapi juga kognitif dan sosial-emosional anak. Dengan demikian, penggunaan loose part sangat direkomendasikan dalam pembelajaran anak usia dini untuk menunjang kesiapan mereka ke jenjang pendidikan selanjutnya.
Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Bersyair di TK ABA 7 Tanggulangin Sidoarjo Elin Salina Ratih; Choirun Nisak Aulina
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i3.2754

Abstract

Kemampuan berbahasa anak usia 5-6 tahun di TK ABA 7 Tanggulangin Sidoarjo masih tergolong rendah. Penelitian Tindak Kelas (PTK) ini bertujuan meningkatkan kemampuan berbahasa anak melalui metode bersyair. Guru bertindak sebagai pelaksana pembelajaran, semestara peneliti berperan sebagai pengamat dan asisten untuk memastikan proses pembelajaran berjalan lancer dan mencapai indicator keberhasilan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berbahasa anak secara signifikan: pra siklus (38%), siklus I (56%), dan siklus II (67%). Metode bersyair terbukti efektif karena mendorong kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kepercayaan diri, peningkatan kosakata, dan kemampuan membaca anak. Kesimpulannya, PTK ini berhasil meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia 5-6 tahun di TK ABA 7 Tanggulangin Sidoarjo melalui metode bersyair.