cover
Contact Name
-
Contact Email
Jlautpulauik@gmail.com
Phone
+6282193576093
Journal Mail Official
Jlautpulauik@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Ilmu Kelautan FPIK Universitas Pattimura
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Jurnal Laut Pulau
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 28301676     EISSN : 28301676     DOI : -
JLP Journal focuses on publishing exciting, empirical research, recent science developments, and high-quality science that addresses fundamental questions in fisheries and marine. The scope of this journal includes, but is not limited to, the research results of marine science such as marine biology, marine conservation, aquatic ecology, oceanography, environmental science, marine pollution, etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 46 Documents
Sebaran Total Suspended Solid Berdasarkan Pola Arus Permukaan di Perairan Kecamatan Nambo, Kota Kendari Rahman, Hifzur; Takwir, Amadhan; Ira, Ira
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol3iss1pp48-58

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai sebaran konsentrasi Total Suspended Solid (TSS) dan pola arus permukaan serta hubungan antara arus terhadap sebaran TSS yang terjadi di Perairan Kecamatan Nambo, Kota Kendari. Pengambilan data lapangan dilaksanakan pada bulan April 2023 di Perairan Kecamatan Nambo, Kota Kendari. Pengambilan dan pengolahan data dilakukan pada 5 titik stasiun yang ditentukan berdasarkan metode purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu primer dan sekunder. Parameter primer yang diukur secara in situ yaitu kecepatan arus serta pengambilan sampel air yang kemudian dianalisis di Laboratorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dengan menggunakan metode analisis gravimetri. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasang surut yang diperoleh dari Badan Meteorologi Maritim Stasiun Kota Kendari dan data batimetri diperoleh dari Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi Sulawesi Tenggara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Total Suspended Solid di Perairan Kecamatan Nambo berkisar antara 1,227 mg/L – 1,850 mg/L. Perairan Kecamatan Nambo memiliki kecepatan arus yang masuk dalam kategori pelan dengan kecepatan arus pada saat menuju pasang berkisar antara 0 - 0,195 m/s sedangkan pada saat menuju surut kecepatan arus berkisar antara 0 - 0,225 m/s. Sebaran Total Suspended Solid dipengaruhi oleh kecepatan dan arah arus yang terjadi di perairan Kecamatan Nambo, Kota Kendari.
Tingkat Kerentanan Pantai Kota Baubau Akibat Banjir ROB Hubunganya Dengan Kondisi Gelombang Jainur, Arin; Takwir, Amadhan; Pratikino, A Ginong
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol3iss2pp1-9

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kerentanan pantai Kota Baubau yang merupakan daerah pesisir dengan panjang pantai ± 42 km. Metode yang digunakan metode kuantitatif deskriptif. Data-data yang telah dikumpulkan bersifat kuantitatif yang kemudian dideskripsikan berdasarkan data-data yang telah diolah. Hasil Penelitian diketahui tingkat kerantanan pesisir Kota Baubau akibat Banjir Rob masuk kategori sedang yaitu pesisir Kecamatan Batupoaro, dan Kecamatan Kokalukuna, Kecamatan Lea-Lea masuk kategori tidak rawan. Ketinggian gelombang pada musim pada barat pantai Kota Baubau lebih besar dari arah barat yang berbatasan dengan laut bebas, dibandingkan ketinggian gelombang dari arah timur dan berasal dari perairan yang semi terbuka yaitu teluk dan Selat Buton dengan begitu semakin tinggi gelombang diperairan Baubau akan berpengaruh terhadap kerusakan wilayah pesisir dalam hal ini banjir rob.
Dynamics of Coral Fish Biomass in The Coastal Waters of Spelman Strait, Central Buton Regency, Southeast Sulawesi Muis, Muis; Mustafa, Ahmad; Ramlah, Ramlah
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol3iss2pp10-20

Abstract

The coastal waters of the Spelman Strait are rich in reef fish resources. Small-scale fishers also use coral fishing in the coastal waters of the Spelman Strait in meeting household needs and improving their welfare. The purpose of this research is to analyze how coral fish biomass in two fishing seasons, namely the west and east seasons. The coastal waters of the Spelman Strait are rich in reef fish resources. Small-scale fishers also use coral fishing in the coastal waters of the Spelman Strait in meeting household needs and improving their welfare. The purpose of this research is to analyze how coral fish biomass in two fishing seasons, namely the west and east seasons. The results of the study, reef fish biomass in the two seasons is relatively different. The difference between the two is due to different fishing patterns, wherein the wet season, the reef fish that are targeted by fishermen are the Serranidae and Lutjanidae families, and the size of the fish is relatively large by using hooks number 5, 6, 7 and 8. In contrast, in the east season, the target fish fishers are all reef fishes and are relatively small in size using hooks 15, 16 and 17. The problem is that some fishermen still use explosives in catching reef fish. Muis et al. (2019) reported the condition of live coral cover in the coastal waters of the Spelman Strait in moderate condition (37.71) and dead coral (33.71). Community participation in the management of fisheries resources is significant to note because the community is the user of these resources. Community participation in the management of fisheries resources is crucial to do because of fishermen as users of resources. Muis et al. (2019) reported the condition of live coral cover in the coastal waters of the Spelman Strait in moderate condition (37.71) and dead coral (33.71).
Pengukuran Data Pasang Surut Menggunakan Kearifan Lokal Etno-Oseanografi (Suku Sama) dan Metode Admiralty di Mola Raya, Wakatobi Khalifah, Nur; Asmadin, Asmadin; Palupi, Ratna Diyah
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol3iss2pp21-28

Abstract

Pengetahuan etno-oseanografi Suku Sama di Indonesia sangat banyak dan beragam tergantung pada wilayah dan masyarakatnya, salah satunya adalah mengetahui pasut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui etno-oseanografi Suku Sama di Mola Raya dan analisis pasang surut dengan metode admiralty. Metode penelitian ini adalah metode eksplorasi kuantitatif. Pengumpulan data etno-oseanografi menggunakan teknik wawancara, kuesioner dan observasi langsung. Metode Admiralty menggunakan data pasang-surut (data sekunder) selama 15 hari yang diperoleh dari Stasiun BMKG Kendari. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Suku Sama memiliki pengetahuan lokal tentang faktor-faktor yang memengaruhi pasang-surut (Likkas Boe) termasuk pengamatan langsung, pola bulan, pola cuaca, pengalaman turun-temurun, dan hubungan dengan faktor eksternal seperti angin laut. Suku Sama mengamati pasang surut disetiap hari selama 4 waktu yaitu, saat pagi (lagisangan), siang (tinga bangi’), sore (kimowok), dan malam (sangan’). Suku Sama di Mola Raya menyimpulkan bahwa ketinggian air laut saat pasang (Pasolon) mencapai >1,5 m dan surut (Panggiri) < 1,5 m. Bilangan Formzahl yang dihasilkan adalah 1,8420 berdasarkan hasil perhitungan tersebut, tipe pasang surut di lokasi penelitian adalah tipe pasang surut campuran condong ke harian ganda (Mixed Tide, Prevailing Semidiurnal).
Prakiraan Perubahan Suhu Permukaan Laut dengan Neuralprophet di Taman Laut Bunaken Syahrin, Khairummin Alfi; Disera, Tiara Emanuella; Nesty Youwe, Angelina Serena Gracella; Merdeka, Juang; Saputra, Agung Hari; Norman, Yosik; Nugraheni, Imma Redha
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol3iss2pp42-50

Abstract

Penelitian ini mengkaji prediksi suhu permukaan laut (SPL) di Taman Laut Bunaken yang diproyeksikan meningkat secara signifikan, dengan dampak yang berpotensi besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan model Neuralprophet, yang merupakan pengembangan dari Facebook Prophet dan menunjukkan peningkatan kinerja prediksi. Tujuan penelitian ini adalah memprediksi SPL hingga tahun 2032, serta mengidentifikasi konfigurasi hyperparameter Neuralprophet yang memberikan performa optimal. Model Neuralprophet dilatih menggunakan 80% data, menghasilkan nilai MAE training sebesar 0.204115, RMSE training sebesar 0.258052, dan Loss training sebesar 0.004066. Pada tahap pengujian dengan 20% sisa data, model menghasilkan MAE validasi sebesar 0.216127, RMSE validasi sebesar 0.27317, dan Loss validasi sebesar 0.003463. Hasil prediksi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata SPL sebesar 0.003815°C per bulan selama 120 bulan, dengan estimasi total peningkatan SPL sebesar 0.4578°C pada tahun 2032.
Studi Kandungan Mikroplastik pada Substrat Dasar Perairan Dangkal Kaitannya dengan Kondisi Oseanografi di Sekitar Daerah Estuari Balandete, Kabupaten Kolaka Cahayani, Rhedita; Kasim, Ma'ruf; Asmadin, Asmadin
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol3iss2pp29-41

Abstract

Mikroplastik merupakan sampah plastik yang berukuran lebih kecil dari 5 mm dan dikelompokkan menjadi 2 jenis yaitu mikroplastik primer dan mikroplastik sekunder. Mikroplastik yang berada pada perairan akan masuk ke dalam badan air dan akhirnya akan mengendap di sedimen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi jenis dan kelimpahan mikroplastik serta menganalisis kondisi oseanografi kaitannya dengan kandungan mikroplastik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – Agustus 2022. Hasil penelitian ini menunjukkan jenis mikroplastik yang ditemukan yaitu fragmen, film, dan fiber dengan tingkat kelimpahan 9 - 41,2 partikel/gr. Diantara tiga jenis mikroplastik yang ditemukan, mikroplastik jenis fragmen memiliki kelimpahan terbanyak dan mikroplastik jenis film yang memiliki kelimpahan paling sedikit. Parameter oseanografi yang diukur dalam penelitian ini sangat berkaitan dengan kelimpahan mikroplastik pada lokasi penelitian dimana nilai uji korelasi didapatkan 0.875 untuk korelasi arus, 0.914 untuk korelasi suhu, dan -0.830 untuk korelasi salinitas. Berdasarkan hasil dari uji korelasi parameter oseoanografi memiliki korelasi yang sempurna sehingga sangat berpengaruh terhadap persebaran dan kelimpahan mikroplastik.
Penentuan Status Padang Lamun Kawasan Ekowisata Mangrove Cuku Nyinyi Desa Sidodadi, Kab. Pesawaran, Provinsi Lampung Dwiputra, Mohammad Ashari; Permana, Rizki Dimas; Syari, Chalida; Purnomo, Ajis; Vederly, Mursya
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol4iss1pp1-11

Abstract

Ekosistem lamun di kawasan pesisir saat ini banyak memperoleh ancaman dan tekanan dari kegiatan antropogenik. Perairan Teluk Lampung memiliki luas padang lamun sebesar 710 Ha pada tahun 2015. Dengan kondisi baik sebesar 64,79%, kondisi sedang sebesar 22,59% dan kondisi rusak sebesar 12,62 %. Lokasi kajian merupakan kawasan ekosistem lamun yang mendapat pengaruh langsung dari aktifitas budidaya keramba jaring apung, daerah penangkapan ikan dan kerang, kegiatan ekowisata mangrove dan daerah aliran sungai Desa Sidodadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting dan status ekosistem padang lamun kawasan perairan Ekowisata Mangrove Cuku Nyinyi. Metode sampling yang digunakan berdasarkan panduan monitoring padang lamun oleh LIPI dengan menggunakan kuadran 50x50 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kualitas perairan di lokasi kajian cukup sesuai untuk kelangsungan hidup dan perkembangan lamun. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh dua jenis lamun yaitu Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii. Jenis E. acoroides memiliki rata-rata kerapatan sebesar 339 individu dan jenis T. hemprichii sebesar 104 individu. Persentase penutupan lamun tergolong dalam kategori sedang dengan dominansi jenis tertinggi pada E. acoroides. Berdasarkan nilai penutupan lamun dapat disimpulkan bahwa status padang lamun kawasan Ekowisata Cuku Nyinyi termasuk dalam kategori kurang kaya atau dalam kondisi kurang sehat.
Analisis Longshore Current dan Transport Sedimen di Perairan Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara Sulpadli, Sulpadli; Pratikino, Asrin Ginong; Erawan, Muhammad Trial Fiar
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol4iss1pp12-21

Abstract

Perairan Kecamatan Molawe Kabupaten Konawe Utara kerap kali terjadi gelombang tinggi yang dapat membangkitkan longshore current memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap transport sedimen di sepanjang pantai. tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh longshore current terhadap transport sedimen di Perairan Kecamatan Molawe Kabupaten Konawe Utara, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Data gelombang diperoleh melalui ECMWF pada musim peralihan 1 dan Musim Timur tahun 2023, Penentuan nilai transport sedimen menggunakan rumus empiris yang didapat dari komponen fluksi energi gelombang, Hasil penelitian menunjukkan nilai tinggi gelombang pecah (hb) yaitu 0,77 meter dengan kedalaman gelombang pecah (db) adalah 0,89 meter, gelombang pecah pada arah 20,51° dari arah tenggara. Kecepatan longshore current adalah 1,05 m/s dengan arah arus menuju utara kemudian ke arah timur mengikuti garis pantai pada lokasi penelitian. Dominasi jenis sedimen di Perairan Kecamatan Molawe Kabupaten Konawe Utara berupa pasir kasar dengan potensi angkutan sedimen 0,64 m^3/hari.
Karakteristik Mikroplastik pada Substrat di Area Pelabuhan Peti Kemas Pulau Bungkutoko Kota Kendari Samsudin, La Maidi; Asmadin, Asmadin; Kasim, Ma’ruf
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol4iss1pp42-49

Abstract

Mikroplastik adalah limbah yang memiliki sifat toxic dan berbahaya apabila masuk ke lingkungan perairan. Keberadaan mikroplastik yang terdapat pada lingkungan perairan berasal dari pecahan–pecahan plastik besar yang secara alami mengalami penguraian melalui penggilingan pasir, aksi gelombang dan proses lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kelimpahan persebaran microplastik pada substrat pelabuhan Peti Kemas di Bungkutoko Kota Kendari. Prosedur metode penelitian berupa observasi, penentuan lokasi pengambilan sampel, pengambilan sampel mikroplastik pada substrat, analisis Laboratorium, dengan metode purposive sampling. Hasil pembahasan meliputi: (a) Jenis mikroplastik pada substrat yang ditemukan di pelabuhan Peti Kemas di Bungkutoko Kota Kendari pada saat penelitian terdiri dari 4 jenis yaitu fiber, fragment, film dan pellet. Karakteristik dari mikroplastik fiber memiliki bentuk panjang dan tipis serta memiliki warna hitam. fragment menyerupai pecahan dari satuan bentuk yang lebih besar memiliki warna hijau bening. film memiliki bentuk lebar dan tipis serta memilik warna hitam. pellet berbentuk bulat atau silinder dan berwarna bening. (b) Kelimpahan mikroplastik di pelabuhan Peti Kemas di Bungkutoko Kota Kendari berkisar 5,6 – 28,0 partikel/gr. Kelimpahan tertinggi terdapat pada mikroplastik jenis fragmen yang berada keseluruhan 5 stasiun, sedangkan kelimpahan terendah terdapat pada mikroplastik jenis fiber yang berada dari keseluruhan 5 stasiun.
Karakteristik Gelombang (Tinggi Gelombang Signifikan) di Teluk Mekongga, Perairan Kolaka Sulawesi Tenggara Menggunakan Data Satelit Altimetri Ramli, Ramli; Pratikino, Asrin Ginong; Palupi, Ratna Diyah
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol4iss1pp22-35

Abstract

Teluk Mekongga secara geografis merupakan daerah semi tertutup, menghubungkan wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara bagian Timur, Provinsi Sulawesi Selatan bagian Barat, dan Laut Flores bagian Selatan. Teluk ini berfungsi sebagai kawasan pengembangan ekonomi kelautan, zona perikanan tangkap, perikanan budi daya, zona konservasi sumber daya ikan, jalur transportasi laut, dan kawasan pariwisata alam laut. Fungsi ini memberikan pengaruh cukup besar di Teluk Mekongga sehingga diperlukan informasi dinamika oseanografi berupa gelombang laut. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan arah dan kecepatan angin dominan serta tinggi gelombang signifikan. Data yang digunakan adalah arah dan kecepatan angin tahun 2016-2020 yang bersumber dari Marine Copernicus satelit altimetri Data angin selanjutnya dianalisis menggunakan software Wrplot versi 8.0.2 dan disajikan dalam bentuk windrose. Tinggi gelombang signifikan diperoleh melalui analisa data angin menggunakan metode Shore Protection Manual (SPM) dan pemodelan gelombang menggunakan aplikasi Mike 21 dengan metode Spectral Wave. Hasil penelitian diperoleh nilai kecepatan angin dominan arah barat sebesar 7 m/s (14 knot). Berdasarkan data tersebut hasil analisis tinggi gelombang signifikan tertinggi terjadi pada Musim Barat (Desember – Februari) dengan ketinggian mencapai 1,64 m dan terendah pada Musim Timur (Juni - Agustus) dengan ketinggian 1,33 m. elombang dengan ketinggian tersebut termasuk dalam kategori gelombang sedang.