cover
Contact Name
Muhammad Rudi Insani
Contact Email
rudhysany@gmail.com
Phone
+6289628721440
Journal Mail Official
e-journal@staittd.ac.id
Editorial Address
Kampus STAI Tebingtinggi Deli Jalan T. Imam Bonjol No. 16 Kota Tebing Tinggi
Location
Kota tebing tinggi,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 30264162     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.10008857
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal At-Tarbiyah diterbitkan satu kali setahun pada bulan Oktober. Isinya berupa tulisan ilmiah tentang penelitian Dosen dan Mahasiswa, Pendidikan Agama Islam, Ilmu Keislaman yang berupa pemahaman konseptual, tinjauan pustaka, tulisan praktik, atau hasil penelitian dari berbagai sudut pandang.
Articles 351 Documents
Smart Library & Inklusivitas: Masa Depan Desain Gedung Madrasah Di Indonesia Navlia, Rusdiana; Hidayatullah, Moh Nurul; Ali, Moh; NoerHidayah, Moh Alvin
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji transformasi desain gedung perpustakaan madrasah di Indonesia melalui penggabungan konsep perpustakaan cerdas dan prinsip aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Kajian ini menyoroti bahwa pembangunan ruang literasi masa depan bukan lagi sekadar urusan estetika arsitektur, melainkan upaya menciptakan ekosistem yang mengharmonisasikan teknologi digital dengan ruang fisik untuk memuliakan martabat setiap siswa. Melalui pendekatan desain yang adaptif, perpustakaan dirancang untuk mampu menyesuaikan diri dengan berbagai spektrum kemampuan, mulai dari penyediaan furnitur modular yang fleksibel, zona sensorik yang menenangkan bagi siswa autisme, hingga penggunaan sistem navigasi berbasis Internet of Things yang memberikan kemandirian bagi siswa tunanetra. Selain itu, integrasi fasilitas pintar seperti pemindai teks otomatis dan asisten pustakawan berbasis kecerdasan buatan terbukti mampu meruntuhkan hambatan kognitif dan fisik yang selama ini membatasi akses terhadap ilmu pengetahuan. Pada akhirnya, inovasi desain gedung yang pro-difabel ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi, tetapi juga sebagai laboratorium sosial yang menumbuhkan budaya empati dan kesetaraan. artikel ini menegaskan bahwa keberhasilan literasi tanpa hambatan di lingkungan madrasah sangat bergantung pada sinergi antara teknologi yang manusiawi dan arsitektur yang peduli, yang secara kolektif memastikan bahwa jendela dunia terbuka lebar bagi seluruh siswa tanpa terkecuali.
Struktur Kelembagaan Perpustakaan Sekolah/Madrasah Navlia, Rusdiana; Oktafia, Nabila; Ita, Ita; Irfan, Irfan
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan sekolah/madrasah memiliki peran strategis sebagai pusat informasi, literasi, dan pendukung pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur kelembagaan perpustakaan sekolah/madrasah serta perannya dalam meningkatkan kualitas layanan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus multi-situs, yang memungkinkan pengkajian secara mendalam terhadap hierarki organisasi, pembagian tugas, serta tantangan pengelolaan pada berbagai jenjang pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur organisasi yang jelas dan sistematis mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan perpustakaan, mengoptimalkan pemanfaatan koleksi, serta meningkatkan kepuasan pemustaka. Struktur ini mencakup peran kepala sekolah sebagai penanggung jawab, kepala perpustakaan sebagai koordinator operasional, serta unit layanan teknis, layanan pemustaka, dan teknologi informasi yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Pada jenjang yang lebih tinggi, integrasi teknologi informasi menjadi aspek penting dalam mendukung layanan digital dan pembelajaran berbasis ICT. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa struktur kelembagaan yang kuat berkontribusi dalam mendukung program literasi dan implementasi kurikulum berbasis kompetensi. Sebaliknya, keterbatasan struktur yang tidak jelas dapat menyebabkan tumpang tindih tugas, beban kerja berlebih, dan rendahnya kualitas layanan. Dengan demikian, struktur kelembagaan perpustakaan sekolah/madrasah merupakan elemen penting dalam manajemen pendidikan yang berfungsi sebagai fondasi strategis untuk meningkatkan kualitas layanan dan mendukung pencapaian tujuan pendidikan.
Inovasi Perpustakaan Sekolah di Era Merdeka Belajar: Dampak pada Literasi Siswa Navlia, Rusdiana; Ar Rozi, Mahawib; Fardan, Meisal; Jamilah, Milhatin
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi perpustakaan sekolah menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung implementasi kebijakan Merdeka Belajar yang menekankan pada kemandirian, kreativitas, dan peningkatan kompetensi literasi siswa. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis berbagai bentuk inovasi perpustakaan sekolah serta dampaknya terhadap peningkatan literasi siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dari berbagai jurnal, buku, dan hasil penelitian terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi perpustakaan, seperti digitalisasi koleksi, pengembangan perpustakaan berbasis teknologi, penyediaan ruang literasi yang interaktif, serta program literasi kreatif, mampu meningkatkan minat baca dan keterampilan literasi siswa secara signifikan. Selain itu, peran pustakawan dan guru dalam mengintegrasikan perpustakaan dengan kegiatan pembelajaran juga menjadi faktor pendukung utama. Dengan demikian, inovasi perpustakaan sekolah di era Merdeka Belajar memiliki dampak positif terhadap penguatan budaya literasi siswa serta mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih fleksibel dan bermakna.
Kontribusi Organisasi Muhammadiyah Dalam Modernisasi Pendidikan Islam Di Indonesia: Tinjauan Historis Anisa, Nur; Aditya, Reza; L, Idrus
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji kontribusi Muhammadiyah terhadap modernisasi pendidikan Islam di Indonesia melalui pendekatan historis yang menyoroti dinamika organisasi, gagasan tajdid, dan praktik institusional sejak awal abad ke-20. Fokus utama terletak pada integrasi pendidikan umum bercorak Barat dengan pendidikan agama melalui model HIS “met de Qur’an” sebagai embrio sekolah Islam modern. Studi ini juga menelaah peran lembaga pendidikan Muhammadiyah dalam membentuk identitas nasional yang modern tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam. Secara historis, kombinasi purifikasi ajaran, modernisasi kurikulum, dan pembaruan kelembagaan melahirkan sistem pendidikan yang inklusif serta menjembatani dikotomi tradisional dan modern. Kontribusi tersebut terlihat dalam pengembangan kurikulum terpadu, transformasi madrasah, serta perluasan akses pendidikan melalui sekolah modern dan boarding school. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Muhammadiyah berperan signifikan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan Islam dan memperluas jangkauannya hingga era kontemporer. Meski demikian, terdapat variasi pandangan terkait orientasi moderat dan tradisional dalam komunitas Islam. Penelitian ini menegaskan Muhammadiyah sebagai aktor kunci dalam pembaruan pendidikan Islam di Indonesia.
Rekonstruksi Teologi Islam Transformatif Berbasis Humanistik–Eksistensial: Kritik Atas Formasionalisme Normatif Dan Reorientasi Praksis Multidimensional Firdausi Hasanah, Firna Nahwa; Sahara, Xena; Hidayatullah, Hidayatullah; Siswanto, Ali
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis teologi Islam kontemporer ditandai oleh dominasi pendekatan normatif-formalistik yang cenderung ahistoris dan kurang responsif terhadap kompleksitas realitas sosial, politik, dan ekonomi masyarakat modern. Akibatnya, terjadi disorientasi antara keyakinan teologis dan pengalaman eksistensial umat, yang berimplikasi pada melemahnya fungsi transformatif agama dalam kehidupan publik. Meskipun sejumlah studi telah mengembangkan gagasan teologi sosial dan pembebasan, masih terdapat kesenjangan penelitian dalam mengintegrasikan kerangka teologi Islam dengan pendekatan Psikologi Humanistik–Eksistensial yang menekankan dimensi kesadaran, kebebasan, dan makna hidup manusia. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi Teologi Islam Transformatif berbasis pendekatan humanistik-eksistensial guna menjembatani ketegangan antara normativitas doktrinal dan praksis kehidupan multidimensional. Secara teoretis, penelitian ini menggunakan pendekatan Psikologi Humanistik–Eksistensial untuk memperkaya perspektif teologi Islam, dengan menekankan aktualisasi diri, autentisitas, dan tanggung jawab moral sebagai basis keberagamaan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan analisis kritis-interpretatif dan konstruktif terhadap literatur klasik dan kontemporer. Argumen utama penelitian ini adalah bahwa teologi Islam perlu direorientasi dari kerangka doktrinal menuju praksis eksistensial-transformatif yang mampu menjawab problem konkret masyarakat dalam bidang teologis, sosial, politik, dan ekonomi. Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada pengembangan model integratif antara teologi Islam dan Psikologi Humanistik–Eksistensial sebagai paradigma baru yang lebih kontekstual, reflektif, dan emansipatoris. Model ini menawarkan kebaruan (novelty) dalam studi Islam dengan menempatkan teologi tidak hanya sebagai sistem kepercayaan, tetapi sebagai praksis hidup yang membebaskan dan memberdayakan manusia secara multidimensional.
Tazkiyatun Nafs Emansipatoris sebagai Basis Teologi Transformatif: Kritik atas Reduksi Teologi Islam dalam Agenda Perubahan Sosial Syawalia, Salwa; Octavia, Intan; Auliya, Mega; Siswanto, Ali
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  ABSTRAK Diskursus teologi Islam kontemporer menghadapi problem serius berupa reduksi makna teologi menjadi wacana normatif-ritualistik yang kurang memiliki daya intervensi terhadap problem sosial struktural, seperti ketimpangan, eksklusi sosial, krisis moral publik, dan fragmentasi identitas keagamaan. Kondisi ini melahirkan kegelisahan akademik mengenai kemampuan teologi Islam untuk berfungsi sebagai sumber transformasi sosial, bukan sekadar legitimasi simbolik keberagamaan. Research gap utama dalam kajian mutakhir terletak pada absennya formulasi konseptual yang kuat tentang integrasi antara spiritualitas tasawuf (tazkiyatun nafs) dan agenda emansipasi sosial berbasis tauhid, sehingga tazkiyah sering dipahami sebagai proyek individual yang apolitis dan tidak transformatif. Artikel ini menggunakan kerangka teoretis teologi transformatif, hermeneutika kontekstual, serta teori sosial kritis untuk merekonstruksi konsep tazkiyatun nafs sebagai paradigma emansipatoris. Penelitian ini bersifat konseptual-kritis dengan metode analisis filosofis dan rekonstruksi teoritik terhadap literatur teologi, tasawuf, dan teori transformasi sosial. Argumen utama artikel ini menegaskan bahwa tazkiyatun nafs emansipatoris, sebagai purifikasi diri berbasis tauhid, dapat berfungsi sebagai fondasi epistemik dan etis bagi pembentukan masyarakat teologis yang sadar keadilan dan mampu mengoreksi struktur sosial yang menindas. Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada tawaran model teologi transformatif yang mengintegrasikan kesalehan spiritual dan praksis sosial, sekaligus memperluas horizon tasawuf dari ranah personal menuju agenda perubahan sosial yang berkeadilan. Kata Kunci: Teologi transformatif; Tazkiyatun nafs; Tauhid emansipatoris; Masyarakat teologis; Tasawuf sosial; Transformasi sosial; Teologi Islam kontemporer.
Konsep Riba dalam Al-Qur’an dan Hadis: Tinjauan Asbabun Nuzul, Tafsir, Hadis, dan Pandangan Ulama serta Hukum yang Dapat Ditarik Pakpahan, Elpianti; Elviana, Selsa; Amelia, Dina; Zhahrani, Citra
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riba merupakan salah satu konsep utama dalam ekonomi Islam yang secara jelas dilarang karena mengandung unsur ketidakadilan serta eksploitasi dalam aktivitas keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengertian riba, macam-macamnya, serta dampaknya terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber literatur, baik klasik maupun modern, yang berkaitan dengan hukum riba dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa riba terbagi ke dalam beberapa jenis, seperti riba fadhl dan riba nasi’ah, yang keduanya memiliki dampak negatif terhadap keadilan dalam distribusi ekonomi. Larangan riba tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga memiliki tujuan untuk menjaga keseimbangan dan keadilan dalam sistem ekonomi. Selain itu, praktik riba dapat menyebabkan kesenjangan sosial, memperburuk kondisi ekonomi golongan lemah, serta menghambat terciptanya pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan. Sebagai solusi, Islam menawarkan sistem keuangan berbasis bagi hasil, seperti mudharabah dan musyarakah, yang lebih menekankan prinsip keadilan dan kerja sama. Dengan demikian, penerapan sistem ekonomi Islam yang bebas dari riba diharapkan mampu mewujudkan sistem ekonomi yang lebih stabil, inklusif, serta berorientasi pada kesejahteraan bersama. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperkaya pemahaman tentang ekonomi Islam serta menjadi referensi bagi kalangan akademisi dan praktisi.
Religiusitas dan Pergaulan Siswa SD 02 Tanjung: Studi Lapangan tentang Nilai Moral dan Kehidupan Sekolah Nur Isnaeny Barkah; Muh. Hanif
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengembangan religiusitas, nilai moral, dan pergaulan siswa di SDN Tanjung. Topik ini penting karena karakter dan akhlak siswa mempengaruhi kehidupan sosial dan keberhasilan belajar mereka. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dan wawancara dengan kepala sekolah, guru PAI, guru kelas, siswa, serta pedagang di sekitar sekolah sebanyak dua kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah menerapkan berbagai program ekstrakurikuler dan kegiatan pembiasaan akhlak, seperti salam pagi, pengecekan kegiatan Islami di rumah, membaca Asmaul Husna, serta sholat dan membaca Al-Quran secara berjamaah. Sekolah juga menjalin kerja sama dengan orang tua melalui paguyuban untuk mendukung pendidikan karakter siswa. Meski terdapat kendala seperti pengurangan jam pelajaran PAI, sekolah mengatasi dengan program mading dan pengajian tambahan di luar jam pelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa SDN Tanjung berhasil menciptakan lingkungan belajar yang mendukung religiusitas, moral, dan interaksi sosial positif, sekaligus membangun karakter disiplin, akhlak mulia, dan kepekaan sosial siswa.
Hubungan Tauhid, Akidah, Dan Ibadah Dalam Semua Aspek Kehidupan Kholiq, Ikhsan; Antini, Rahmi; Husanda, Meisy
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menyelidiki hubungan penting antara tauhid, akidah, dan ibadah dalam Islam. Dengan tauhid sebagai landasan utama, akidah yang benar dan konsisten dapat terbentuk. Akibatnya, akidah yang benar menjadi pendorong utama untuk melakukan ibadah dengan khusyuk dan ikhlas. Untuk menemukan hubungan antara konsep ketiga tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam studi literatur. Untuk mencapai tujuan ini, teks keagamaan dan pemikiran ulama klasik dijelaskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tauhid, akidah, dan ibadah adalah satu dan tidak dapat dipisahkan. Akidah yang baik berdasarkan pada tauhid yang kuat, dan ibadah yang baik berdasarkan pada akidah yang kuat. Diharapkan bahwa penelitian ini akan meningkatkan pemahaman kita tentang dasar-dasar ajaran Islam dan bagaimana kita dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Analisis Implementasi Evaluasi Komprehensif Hasil Belajar Al-Qur’an Melalui Tes Tertulis Dan Observasi Chaiza Salsabila; Dzakiyyah Faza El Fitri; Achmad Hunaifi Ramadhan; Ahmad Yusam Thobroni
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Comprehensive evaluation in Quranic education through written tests and observation is a crucial approach for assessing students’ abilities in a holistic manner. A comprehensive evaluation approach is essential for assessing students’ abilities in their entirety. Such evaluations not only test memorization but also their understanding, attitudes, and skills. However, in reality, current evaluation practices often remain focused solely on memorization. Consequently, students’ learning outcomes are not fully reflected. This study aims to examine how the implementation of comprehensive evaluation can support the improvement of the quality of Quranic education. This study employs a qualitative method with a literature review approach through the analysis of relevant literature. The results of this study indicate that comprehensive assessment can assist teachers in understanding students’ abilities more thoroughly and in improving the quality of learning. Furthermore, the implementation of comprehensive evaluation is also capable of measuring students’ competencies holistically, not only in cognitive aspects but also in psychomotor and affective aspects. Through this evaluation model, the quality of each student and graduate can be better assessed, thereby making the learning process more effective, focused, and aligned with educational objectives. Keywords: Comprehensive Evaluation; Qur’anic Learning; Written Test; Observation; Learning Quality