cover
Contact Name
Muhammad Rudi Insani
Contact Email
rudhysany@gmail.com
Phone
+6289628721440
Journal Mail Official
e-journal@staittd.ac.id
Editorial Address
Kampus STAI Tebingtinggi Deli Jalan T. Imam Bonjol No. 16 Kota Tebing Tinggi
Location
Kota tebing tinggi,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 30264162     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.10008857
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal At-Tarbiyah diterbitkan satu kali setahun pada bulan Oktober. Isinya berupa tulisan ilmiah tentang penelitian Dosen dan Mahasiswa, Pendidikan Agama Islam, Ilmu Keislaman yang berupa pemahaman konseptual, tinjauan pustaka, tulisan praktik, atau hasil penelitian dari berbagai sudut pandang.
Articles 334 Documents
Peran Program Diniyah Dalam Meningkatkan Kompetensi Keagamaan Peserta Didik MA Sumbersari Kowang Wati, Dwi; Saputri, Desi; Hidayati, Ninik
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Diniyah merupakan salah satu bentuk penguatan pendidikan keagamaan di madrasah yang berperan penting dalam membentuk kompetensi religius peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Program Diniyah dalam meningkatkan kompetensi keagamaan peserta didik di Madrasah Aliyah (MA) Sumbersari Kowang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala Diniyah, guru diniyah, serta peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Diniyah berperan signifikan dalam meningkatkan pemahaman keagamaan, keterampilan ibadah, serta pembentukan sikap religius peserta didik. Faktor pendukung utama keberhasilan program ini meliputi komitmen guru, dukungan yayasan, dan lingkungan religius, sementara faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu dan heterogenitas kemampuan awal peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program Diniyah memiliki kontribusi strategis dalam meningkatkan kompetensi keagamaan peserta didik MA Sumbersari Kowang.
Peran Tradisi Sungkeman Dalam Pembentukan  Nilai Sosial Keagamaan Di Tebing Tinggi Usnur, Uswatun; Pratama, Dimas; Khamaini, Alqo; Putri, Suci; Andary, Sri; Hayati, Nurmala; Andriani, Dela
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi sungkeman merupakan salah satu warisan budaya Nusantara yang hingga kini masih bertahan dan dipraktikkan dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Tradisi ini tidak hanya hadir sebagai simbol adat, tetapi juga sebagai representasi nilai moral dan keagamaan yang tertanam kuat dalam struktur sosial masyarakat. Sungkeman diwujudkan melalui sikap merendahkan diri, penghormatan lahir dan batin, serta ungkapan permohonan maaf dan doa kepada orang tua maupun sesepuh. Dalam konteks ini, sungkeman menjadi medium ekspresi nilai luhur yang tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga membentuk kesadaran etis dan religius individu sejak dini. Di Kota Tebing Tinggi, tradisi sungkeman masih hidup dan terus dipraktikkan dalam berbagai momentum penting, terutama pada hari-hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, acara pernikahan, serta pertemuan keluarga besar. Keberlangsungan tradisi ini menunjukkan adanya kesadaran kolektif masyarakat untuk mempertahankan nilai-nilai sosial keagamaan yang diwariskan oleh generasi sebelumnya. Sungkeman dalam praktiknya tidak berdiri sendiri sebagai ritual budaya, melainkan menyatu dengan ajaran agama, khususnya nilai penghormatan kepada orang tua (birrul walidain), silaturahmi, kerendahan hati, dan rasa tanggung jawab moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran tradisi sungkeman dalam membentuk nilai sosial keagamaan masyarakat Tebing Tinggi. Penelitian ini berangkat dari asumsi bahwa nilai-nilai sosial keagamaan tidak hanya dibentuk melalui pendidikan formal atau pengajaran agama di lembaga keagamaan, tetapi juga melalui praktik budaya yang hidup dan dialami langsung oleh masyarakat dalam keseharian mereka. Tradisi sungkeman dipandang sebagai salah satu sarana pendidikan sosial keagamaan nonformal yang memiliki daya pengaruh kuat karena dijalankan secara emosional, simbolik, dan berulang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan tujuan menggambarkan secara rinci dan mendalam makna, proses, serta dampak tradisi sungkeman terhadap pembentukan nilai sosial keagamaan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tokoh adat, tokoh agama, orang tua, dan generasi muda, serta melalui observasi langsung terhadap pelaksanaan sungkeman dalam berbagai konteks sosial. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai posisi tradisi sungkeman sebagai media pewarisan nilai sosial keagamaan di tengah dinamika kehidupan masyarakat modern.
Implementasi Senam Rutin  Sabtu Sebagai Strategi Ice Breaking Untuk Meningkatkan Semangat Dan Persistensi Belajar Siswa SMK YPM 12 Tuban Much. Machfud Arif; Fendi Prasetyo Utomo; Heru Afandy
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi senam rutin Sabtu sebagai strategi ice breaking dalam meningkatkan semangat dan persistensi belajar siswa di SMK YPM 12 Tuban. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kondisi siswa yang sering mengalami kejenuhan, kelelahan, serta menurunnya motivasi belajar akibat rutinitas pembelajaran yang padat. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang lebih segar dan menyenangkan. Salah satu upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah adalah melalui kegiatan senam rutin yang dilaksanakan setiap hari Sabtu sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di SMK YPM 12 Tuban. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, pembina kegiatan senam, serta siswa yang mengikuti kegiatan senam rutin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam pelaksanaan kegiatan senam serta dampaknya terhadap semangat dan persistensi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan senam rutin Sabtu sebagai strategi ice breaking memberikan dampak positif terhadap semangat belajar siswa. Siswa terlihat lebih antusias, responsif, dan aktif dalam mengikuti pembelajaran setelah mengikuti kegiatan senam. Selain itu, kegiatan ini juga berpengaruh terhadap persistensi belajar siswa yang ditunjukkan melalui meningkatnya ketekunan dalam menyelesaikan tugas, kemampuan mempertahankan fokus selama pembelajaran, serta sikap tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan belajar. Dengan demikian, senam rutin Sabtu dapat menjadi salah satu strategi ice breaking yang efektif dalam menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif, meningkatkan semangat belajar, serta memperkuat persistensi belajar siswa. Kegiatan ini juga berkontribusi dalam membangun kebiasaan positif, kebugaran fisik, dan kesiapan mental siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.
Hubungan Rasa Syukur Dan Sabar Dalam Membentuk Ketenangan Jiwa Mahasiswa/I Jurusan Aqidah Dan Filsafat Islam UIN Sultan Syarif Kasim Riau Sabilatul Hanifah; M. Arrafie Abduh; Khairiah Khairiah
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketenangan jiwa merupakan aspek penting dalam kehidupan mahasiswa, terutama di tengah tuntutan akademik dan dinamika sosial yang kompleks. Dalam perspektif Islam, ketenangan jiwa tidak hanya dipahami sebagai kondisi psikologis, tetapi juga sebagai keadaan spiritual yang berkaitan dengan keimanan dan pengamalan nilai-nilai akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan rasa syukur dan rasa sabar, baik secara parsial maupun simultan, terhadap ketenangan jiwa mahasiswa Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 61 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan korelasi Pearson Product Moment serta regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasa syukur memiliki hubungan positif dan signifikan dengan ketenangan jiwa (r = 0,530; p < 0,05), demikian pula rasa sabar yang menunjukkan hubungan positif dan signifikan dengan ketenangan jiwa (r = 0,571; p < 0,05). Secara simultan, rasa syukur dan rasa sabar terbukti memiliki hubungan yang signifikan terhadap ketenangan jiwa mahasiswa (F = 18,345; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat rasa syukur dan sabar yang dimiliki mahasiswa, semakin tinggi pula tingkat ketenangan jiwa yang dirasakan. Penelitian ini menegaskan pentingnya internalisasi nilai-nilai syukur dan sabar sebagai sumber daya spiritual dalam membentuk ketenangan jiwa mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi Islam