cover
Contact Name
Muhammad Rudi Insani
Contact Email
rudhysany@gmail.com
Phone
+6289628721440
Journal Mail Official
e-journal@staittd.ac.id
Editorial Address
Kampus STAI Tebingtinggi Deli Jalan T. Imam Bonjol No. 16 Kota Tebing Tinggi
Location
Kota tebing tinggi,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 30264162     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.10008857
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal At-Tarbiyah diterbitkan satu kali setahun pada bulan Oktober. Isinya berupa tulisan ilmiah tentang penelitian Dosen dan Mahasiswa, Pendidikan Agama Islam, Ilmu Keislaman yang berupa pemahaman konseptual, tinjauan pustaka, tulisan praktik, atau hasil penelitian dari berbagai sudut pandang.
Articles 349 Documents
Peran Program Diniyah Dalam Meningkatkan Kompetensi Keagamaan Peserta Didik MA Sumbersari Kowang Wati, Dwi; Saputri, Desi; Hidayati, Ninik
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Diniyah merupakan salah satu bentuk penguatan pendidikan keagamaan di madrasah yang berperan penting dalam membentuk kompetensi religius peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Program Diniyah dalam meningkatkan kompetensi keagamaan peserta didik di Madrasah Aliyah (MA) Sumbersari Kowang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala Diniyah, guru diniyah, serta peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Diniyah berperan signifikan dalam meningkatkan pemahaman keagamaan, keterampilan ibadah, serta pembentukan sikap religius peserta didik. Faktor pendukung utama keberhasilan program ini meliputi komitmen guru, dukungan yayasan, dan lingkungan religius, sementara faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu dan heterogenitas kemampuan awal peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program Diniyah memiliki kontribusi strategis dalam meningkatkan kompetensi keagamaan peserta didik MA Sumbersari Kowang.
Peran Tradisi Sungkeman Dalam Pembentukan  Nilai Sosial Keagamaan Di Tebing Tinggi Usnur, Uswatun; Pratama, Dimas; Khamaini, Alqo; Putri, Suci; Andary, Sri; Hayati, Nurmala; Andriani, Dela
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi sungkeman merupakan salah satu warisan budaya Nusantara yang hingga kini masih bertahan dan dipraktikkan dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Tradisi ini tidak hanya hadir sebagai simbol adat, tetapi juga sebagai representasi nilai moral dan keagamaan yang tertanam kuat dalam struktur sosial masyarakat. Sungkeman diwujudkan melalui sikap merendahkan diri, penghormatan lahir dan batin, serta ungkapan permohonan maaf dan doa kepada orang tua maupun sesepuh. Dalam konteks ini, sungkeman menjadi medium ekspresi nilai luhur yang tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga membentuk kesadaran etis dan religius individu sejak dini. Di Kota Tebing Tinggi, tradisi sungkeman masih hidup dan terus dipraktikkan dalam berbagai momentum penting, terutama pada hari-hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, acara pernikahan, serta pertemuan keluarga besar. Keberlangsungan tradisi ini menunjukkan adanya kesadaran kolektif masyarakat untuk mempertahankan nilai-nilai sosial keagamaan yang diwariskan oleh generasi sebelumnya. Sungkeman dalam praktiknya tidak berdiri sendiri sebagai ritual budaya, melainkan menyatu dengan ajaran agama, khususnya nilai penghormatan kepada orang tua (birrul walidain), silaturahmi, kerendahan hati, dan rasa tanggung jawab moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran tradisi sungkeman dalam membentuk nilai sosial keagamaan masyarakat Tebing Tinggi. Penelitian ini berangkat dari asumsi bahwa nilai-nilai sosial keagamaan tidak hanya dibentuk melalui pendidikan formal atau pengajaran agama di lembaga keagamaan, tetapi juga melalui praktik budaya yang hidup dan dialami langsung oleh masyarakat dalam keseharian mereka. Tradisi sungkeman dipandang sebagai salah satu sarana pendidikan sosial keagamaan nonformal yang memiliki daya pengaruh kuat karena dijalankan secara emosional, simbolik, dan berulang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan tujuan menggambarkan secara rinci dan mendalam makna, proses, serta dampak tradisi sungkeman terhadap pembentukan nilai sosial keagamaan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tokoh adat, tokoh agama, orang tua, dan generasi muda, serta melalui observasi langsung terhadap pelaksanaan sungkeman dalam berbagai konteks sosial. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai posisi tradisi sungkeman sebagai media pewarisan nilai sosial keagamaan di tengah dinamika kehidupan masyarakat modern.
Implementasi Senam Rutin  Sabtu Sebagai Strategi Ice Breaking Untuk Meningkatkan Semangat Dan Persistensi Belajar Siswa SMK YPM 12 Tuban Machfud Arif, Much.; Prasetyo Utomo, Fendi; Afandy, Heru
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi senam rutin Sabtu sebagai strategi ice breaking dalam meningkatkan semangat dan persistensi belajar siswa di SMK YPM 12 Tuban. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kondisi siswa yang sering mengalami kejenuhan, kelelahan, serta menurunnya motivasi belajar akibat rutinitas pembelajaran yang padat. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang lebih segar dan menyenangkan. Salah satu upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah adalah melalui kegiatan senam rutin yang dilaksanakan setiap hari Sabtu sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di SMK YPM 12 Tuban. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, pembina kegiatan senam, serta siswa yang mengikuti kegiatan senam rutin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam pelaksanaan kegiatan senam serta dampaknya terhadap semangat dan persistensi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan senam rutin Sabtu sebagai strategi ice breaking memberikan dampak positif terhadap semangat belajar siswa. Siswa terlihat lebih antusias, responsif, dan aktif dalam mengikuti pembelajaran setelah mengikuti kegiatan senam. Selain itu, kegiatan ini juga berpengaruh terhadap persistensi belajar siswa yang ditunjukkan melalui meningkatnya ketekunan dalam menyelesaikan tugas, kemampuan mempertahankan fokus selama pembelajaran, serta sikap tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan belajar. Dengan demikian, senam rutin Sabtu dapat menjadi salah satu strategi ice breaking yang efektif dalam menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif, meningkatkan semangat belajar, serta memperkuat persistensi belajar siswa. Kegiatan ini juga berkontribusi dalam membangun kebiasaan positif, kebugaran fisik, dan kesiapan mental siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.
Hubungan Rasa Syukur Dan Sabar Dalam Membentuk Ketenangan Jiwa Mahasiswa/I Jurusan Aqidah Dan Filsafat Islam UIN Sultan Syarif Kasim Riau Hanifah, Sabilatul; Abduh, M. Arrafie; Khairiah, Khairiah
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketenangan jiwa merupakan aspek penting dalam kehidupan mahasiswa, terutama di tengah tuntutan akademik dan dinamika sosial yang kompleks. Dalam perspektif Islam, ketenangan jiwa tidak hanya dipahami sebagai kondisi psikologis, tetapi juga sebagai keadaan spiritual yang berkaitan dengan keimanan dan pengamalan nilai-nilai akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan rasa syukur dan rasa sabar, baik secara parsial maupun simultan, terhadap ketenangan jiwa mahasiswa Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 61 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan korelasi Pearson Product Moment serta regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasa syukur memiliki hubungan positif dan signifikan dengan ketenangan jiwa (r = 0,530; p < 0,05), demikian pula rasa sabar yang menunjukkan hubungan positif dan signifikan dengan ketenangan jiwa (r = 0,571; p < 0,05). Secara simultan, rasa syukur dan rasa sabar terbukti memiliki hubungan yang signifikan terhadap ketenangan jiwa mahasiswa (F = 18,345; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat rasa syukur dan sabar yang dimiliki mahasiswa, semakin tinggi pula tingkat ketenangan jiwa yang dirasakan. Penelitian ini menegaskan pentingnya internalisasi nilai-nilai syukur dan sabar sebagai sumber daya spiritual dalam membentuk ketenangan jiwa mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi Islam
Tauhid Sebagai Fondasi Kehidupan: Kajian Tafsir Tauhidi Terhadap Ayat-Ayat Ketuhanan Yumila, Yumila; Bramana, Muhammad; Marpendra, Zikri; Affifah, Alya; Alya , Rahma; Nasution, Indra; Wahyuni, Sri
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tauhid merupakan fondasi utama dalam kehidupan seorang Muslim yang mempengaruhi aspek keyakinan, ibadah, dan perilaku sosial. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami konsep tauhid secara komprehensif melalui pendekatan tafsir tauhidi terhadap ayat-ayat ketuhanan dalam Al-Qur’an. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu’i), yaitu mengumpulkan, mengkaji, dan menganalisis ayat-ayat yang berkaitan dengan konsep ketuhanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tauhid tidak hanya menegaskan keesaan Allah secara teologis, tetapi juga membentuk kesadaran spiritual, etika, dan tanggung jawab manusia dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman tauhid yang benar mampu menjadi landasan dalam membangun kehidupan yang seimbang antara hubungan dengan Allah dan sesama manusia. Dengan demikian, kajian ini menegaskan bahwa tauhid memiliki peran yang sangat penting sebagai dasar dalam membentuk kepribadian dan peradaban yang berlandaskan nilai-nilai ilahiyah.
Implementasi Pembelajaran Deep Learning Berbasis Quizizz Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Mata Pelajaran Pabp Di SMK Manbail Futuh Zunaidah, Puput; Nurrahmah, Elis; Prayoga, Helco; Achoita, Ana
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran deep learning berbasis Quizizz dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti (PABP) di SMK Manbail Futuh. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mendeskripsikan proses pembelajaran secara mendalam dan kontekstual. Quizizz dimanfaatkan sebagai media evaluasi di akhir pembelajaran dengan soal-soal yang menuntut pemahaman, analisis, dan refleksi nilai-nilai PABP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran deep learning berbasis Quizizz mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap materi PABP. Selain itu, penggunaan Quizizz juga mendukung pembelajaran kolaboratif, pengelolaan waktu belajar, serta refleksi terhadap kesalahan yang membantu siswa belajar secara lebih efektif. Temuan ini menegaskan bahwa Quizizz tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan bermakna, serta sejalan dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21 dan pembentukan karakter siswa.
Layanan Perpustakaan Digital Di Sekolah: Pengertian, Tantangan, Dan Solusi Dalam Meningkatkan Literasi Digital Siswa Farhan, Moch; Firmansyah, Moh; Ramadhani, Moh; Navlia, Rusdiana
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan pada era globalisasi telah mempercepat penyebaran informasi melalui berbagai jenis media, termasuk internet, sehingga perpustakaan tidak lagi menjadi satu-satunya sumber informasi utama. Di sisi lain, tingginya angka minat baca yang rendah di Indonesia menjadi tantangan serius dalam usaha meningkatkan literasi masyarakat. Literasi digital menjadi sangat penting untuk mengatasi dampak negatif seperti informasi yang tidak akurat, kebocoran data pribadi, penipuan daring, perundungan siber, dan ujaran kebencian di dunia digital. Perpustakaan digital merupakan evolusi dari perpustakaan tradisional yang menyimpan koleksi dalam format digital dan dapat diakses secara daring melalui komputer atau perangkat lain. Layanan perpustakaan digital di sekolah menawarkan beberapa kelebihan, antara lain akses yang dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, kemudahan dalam mencari informasi, efisiensi ruang, serta biaya pengelolaan yang cenderung lebih rendah. Namun, implementasi perpustakaan digital menghadapi sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan infrastruktur, anggaran, serta rendahnya tingkat literasi digital di kalangan guru dan siswa. Penerapannya mencangkup  sistem manajemen perpustakaan, pengelolaan koleksi yang sesuai, pelatihan untuk petugas, serta program literasi digital yang berbasis QR Code di perpustakaan sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa program literasi digital berbasis QR Code mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap siswa terhadap literasi digital, sehingga layanan perpustakaan digital dapat berperan strategis dalam meningkatkan literasi digital siswa serta memperkuat kedudukan perpustakaan sebagai pusat informasi di era digital.
Membangun Minat Baca Siswa: Pengertian, Kondisi, Kiat Dan Strategi Berkelanjutan Navlia , Rusdiana; Farhan, Moch; Firmansyah, Moh; Ramadhani, Moh Halifa
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi saat ini menunjukkan bahwa minat baca siswa, terutama di tingkat sekolah dasar, masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan banyak anak lebih memilih mengakses konten media sosial dan hiburan digital ketimbang membaca buku, serta terjadi penurunan dalam kunjungan ke perpustakaan. Rendahnya minat baca ini berdampak negatif pada perkembangan kognitif, prestasi akademik, serta kemampuan mereka dalam memahami informasi kompleks di masa depan. Padahal, minat baca yang tinggi terbukti memiliki hubungan erat dengan hasil belajar yang baik. Minat baca dapat diartikan sebagai kecenderungan yang kuat disertai rasa senang dan keinginan untuk membaca, yang berperan penting dalam meningkatkan kemampuan menulis, berbicara, serta membentuk karakter siswa. Berbagai faktor memengaruhi minat baca, baik dari aspek internal seperti motivasi, kebiasaan, dan kesehatan, maupun dari aspek eksternal seperti kualitas fasilitas perpustakaan, bahan bacaan, dukungan guru, peran orang tua yang minim, dan dampak teknologi. Upaya untuk meningkatkan minat baca dapat dilakukan melalui metode praktis di sekolah, antara lain dengan mengoptimalkan perpustakaan, memilih bahan bacaan yang menarik, membiasakan membaca, melaksanakan program literasi, menyelenggarakan lomba, serta memanfaatkan literasi digital. Pengembangan minat baca harus dilakukan secara berkelanjutan, melibatkan kolaborasi antara orang tua, guru, dan pustakawan, serta menyediakan akses yang memadai terhadap bahan bacaan dan lingkungan membaca yang nyaman, sehingga dapat terlahir generasi yang gemar membaca dan memiliki pengetahuan yang luas.
Membangun Budaya Literasi Melalui Optimalisasi Perpustakaan Navlia, Rusdiana; Khoir, Hamdan; Najah, Hilyatun; Farodis, Khoiril
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya literasi merupakan elemen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di era informasi. Namun, tingkat literasi masyarakat Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya minat baca dan keterbatasan akses terhadap bahan bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perpustakaan dalam membangun budaya literasi melalui optimalisasi fungsi dan layanannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah terbaru terkait literasi dan pengelolaan perpustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perpustakaan memiliki peran strategis sebagai pusat informasi, pembelajaran, dan pengembangan literasi masyarakat. Optimalisasi perpustakaan dapat dilakukan melalui pengembangan koleksi yang relevan, peningkatan layanan, integrasi teknologi digital, program literasi berbasis komunitas, serta kolaborasi lintas sektor. Dengan pengelolaan yang tepat, perpustakaan mampu menjadi motor penggerak budaya literasi yang berkelanjutan.
Eksplorasi Peran Perpustakaan Sebagai Ruang Ketiga Dalam Konstruksi Identitas Akademik Mahasiswa Generasi Z Ikrimahaja, Ikrimahaja; Nailauye, Nailauye; Iklimatiludhiyah, Iklimatiludhiyah; Navlia, Rusdiana
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi peran perpustakaan perguruan tinggi dalam membentuk identitas akademik mahasiswa Generasi Z. Generasi ini memiliki karakteristik sebagai digital native yang menuntut fleksibilitas, konektivitas, dan pengalaman belajar yang interaktif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif mahasiswa dalam memaknai perpustakaan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan tidak lagi sekadar tempat penyimpanan buku, tetapi telah bertransformasi menjadi ruang ketiga (third place) yang mendukung interaksi sosial, kolaborasi, dan pengembangan diri. Elemen seperti desain interior modern, fasilitas teknologi, serta keberadaan library café meningkatkan keterikatan emosional (place attachment) mahasiswa terhadap perpustakaan. Keterikatan ini memperkuat identitas akademik mahasiswa melalui internalisasi nilai-nilai intelektual dalam konsep diri mereka. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan konsep modern reading hub sebagai strategi pengelolaan perpustakaan yang adaptif terhadap kebutuhan Generasi Z.