cover
Contact Name
Muhammad Rudi Insani
Contact Email
rudhysany@gmail.com
Phone
+6289628721440
Journal Mail Official
e-journal@staittd.ac.id
Editorial Address
Kampus STAI Tebingtinggi Deli Jalan T. Imam Bonjol No. 16 Kota Tebing Tinggi
Location
Kota tebing tinggi,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 30264162     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.10008857
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal At-Tarbiyah diterbitkan satu kali setahun pada bulan Oktober. Isinya berupa tulisan ilmiah tentang penelitian Dosen dan Mahasiswa, Pendidikan Agama Islam, Ilmu Keislaman yang berupa pemahaman konseptual, tinjauan pustaka, tulisan praktik, atau hasil penelitian dari berbagai sudut pandang.
Articles 325 Documents
Peranan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Pengembangan Pendidikan Islam Usnur, Uswatun; Aini, Intan; Amanda, Lisa; Nurul Fadillah, Nurul Fadillah
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Administrasi pendidikan merupakan salah satu unsur penting dalam pengelolaan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) karena berfungsi sebagai sistem pendukung utama dalam penyelenggaraan pendidikan yang efektif dan berkualitas. Pengelolaan administrasi yang baik tidak hanya berkaitan dengan pencatatan dan pendokumentasian, tetapi juga mencakup proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, serta evaluasi seluruh kegiatan pendidikan di lembaga PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran administrasi pendidikan dalam pengelolaan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini serta kontribusinya dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan bagi anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala lembaga PAUD, pendidik, dan tenaga kependidikan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi yang berkaitan dengan administrasi lembaga. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai pelaksanaan administrasi pendidikan di lembaga PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi pendidikan memiliki peran yang sangat signifikan dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini. Hal ini terlihat dari pengelolaan administrasi kurikulum yang terencana dengan baik, administrasi peserta didik yang tertib, administrasi pendidik dan tenaga kependidikan yang sistematis, serta pengelolaan sarana dan prasarana yang mendukung proses pembelajaran. Selain itu, administrasi keuangan yang transparan dan akuntabel turut berkontribusi dalam meningkatkan kepercayaan orang tua dan masyarakat terhadap lembaga PAUD. Penerapan administrasi pendidikan yang efektif juga berdampak pada meningkatnya profesionalisme pendidik, terciptanya lingkungan belajar yang kondusif, serta terpenuhinya kebutuhan perkembangan anak secara optimal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa administrasi pendidikan merupakan komponen strategis dalam pengelolaan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini. Penguatan sistem administrasi pendidikan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk mewujudkan mutu layanan pendidikan PAUD yang berkualitas dan berorientasi pada perkembangan anak usia dini secara holistik.
Strategi Administrasi Pendidikan Dalam Meningkatkan Keterlibatan Orang Tua Di Pendidikan Anak Usia Dini Niswah, Alvi; Hayati, Nur; Revina, Nayla; Usnur, Uswatun
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi administrasi pendidikan yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan orang tua di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Metode yang digunakan adalah studi pustaka, dengan mengkaji literatur, jurnal, buku, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua dapat ditingkatkan melalui strategi administrasi yang terstruktur, meliputi pengelolaan komunikasi rutin antara pendidik dan orang tua, pengorganisasian kegiatan keluarga yang melibatkan anak dan orang tua, serta penyediaan informasi mengenai perkembangan anak yang jelas dan mudah diakses. Penelitian ini juga menemukan bahwa tantangan seperti keterbatasan waktu dan akses teknologi dapat diatasi dengan kebijakan administrasi yang fleksibel dan inklusif. Kesimpulannya, strategi administrasi pendidikan yang sistematis dan kolaboratif dapat mendorong partisipasi aktif orang tua, sehingga mendukung perkembangan akademik, sosial, dan emosional anak secara optimal.
Dugderan Sebagai Representasi Islam Dan Budaya Jawab Di Masjid Agung Kauman Semarang Syafaat, Ilham; Brilianta App, Farel; Tazkiya, Hana; Khairiyyah, Khabibatul; Tazkiyyah, Rheyna; Chamami, M. Rikza
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas Dugderan sebagai representasi akulturasi Islam dan budaya Jawa di Kota Semarang dengan menyoroti bagaimana tradisi ini membentuk identitas religius-kultural masyarakat urban. Topik ini dipilih karena Dugderan, yang berawal dari penetapan awal Ramadan oleh ulama dan pemerintah kolonial, telah berkembang menjadi ruang perjumpaan nilai-nilai keislaman dengan praktik budaya lokal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan tokoh agama dan pengurus masjid, serta telaah literatur historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur keagamaan, seperti penetapan awal puasa dan penyampaian khutbah, berpadu harmonis dengan unsur budaya Jawa seperti arak-arakan Warak Ngendog, pasar rakyat, dan simbol-simbol lokal yang dimaknai ulang oleh masyarakat. Akulturasi ini memperkuat kohesi sosial sekaligus menunjukkan kemampuan Islam Nusantara untuk beradaptasi dengan konteks lokal tanpa kehilangan nilai inti. Penelitian ini menegaskan bahwa Dugderan bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi refleksi dinamis hubungan antara agama, budaya, dan identitas masyarakat Semarang.
Peran Pendidikan Agama Dalam Membentuk Karakter Spiritual Peserta Didik Di Era Digital Hasibuan, Sulham; Rosmini, Rosmini; Pohan, Pitri
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah arus digitalisasi yang melaju cepat, peserta didik menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan nilai spiritual dan karakter moral. Pendidikan agama khususnya melalui mata pelajaran formal di sekolah dapat berfungsi sebagai upaya pembentukan karakter spiritual yang tangguh dan bermoral. Artikel ini menganalisis peran pendidikan agama dalam membentuk karakter spiritual peserta didik di era digital melalui kajian literatur dan refleksi konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan agama berperan sebagai “filter moral,” penanam nilai etika, dan pembimbing spiritual; tetapi efektivitasnya sangat bergantung pada kompetensi guru, literasi digital, dan pendekatan pedagogis yang adaptif terhadap teknologi. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi nilai religius dengan literasi digital sebagai strategi pembentukan karakter spiritual di zaman modern.
Konsep Dan Implementasi Maqaṣid Syari‘Ah (Daruriyyat, Hajiyyat, Dan Tahsiniyyat) Dalam Hukum Islam Qomariyah, Nurul; Ulya, Dwi
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maqaṣid syari‘ah merupakan konsep fundamental dalam hukum Islam yang bertujuan mewujudkan kemaslahatan dan menolak kemudaratan bagi manusia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual tingkatan maqaṣid syari‘ah yang meliputi ḍaruriyyat, ḥajiyyat, dan taḥsiniyyat serta implementasinya dalam kehidupan manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, melalui penelaahan terhadap jurnal, buku, dan literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa maqaṣid syari‘ah pada tingkat ḍaruriyyat berfokus pada perlindungan lima kebutuhan pokok manusia, yaitu agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Tingkatan ḥajiyyat berfungsi untuk menghilangkan kesulitan dan memberikan keringanan dalam pelaksanaan hukum syariat tanpa menghilangkan esensi kebutuhan pokok. Adapun taḥsiniyyat berperan dalam menyempurnakan akhlak, etika, dan tata kehidupan manusia agar selaras dengan nilai kesopanan dan keindahan moral. Dengan demikian, maqaṣid syari‘ah menunjukkan bahwa hukum Islam bersifat dinamis, adaptif, dan relevan dalam menjawab berbagai persoalan sosial sepanjang zaman.
Kaidah Ushuliyah ‘Am Dan Khas, Mutlak Dan Muqayyad, Serta Mujmal Dan Mubayyan Afifah, Mida; Pratiwi, Neyza; Rahmahdani, Renata
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tiga pasangan kaidah usuliyah yang memiliki peran penting dalam proses istinbaṭ hukum Islam, yaitu ‘Am dan khas, muṭlaq dan muqayyad, serta mujmal dan mubayyan. Ketiga kaidah ini merupakan perangkat metodologis yang digunakan para ulama untuk memahami nash Al-Qur’an dan hadis secara tepat, sistematis, dan sesuai dengan kaidah kebahasaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka untuk menggali definisi, karakteristik, dan contoh penerapan masing-masing kaidah dari literatur klasik maupun kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa kaidah ‘Am dan khas berfungsi menentukan luas atau sempitnya cakupan makna lafaz; kaidah muṭlaq dan muqayyad membantu memahami apakah makna teks bersifat bebas atau terikat oleh sifat tertentu; sedangkan kaidah mujmal dan mubayyan menjelaskan tingkat kejelasan makna teks dan kebutuhan penjelasan dari dalil lain. Pemahaman yang benar terhadap seluruh kaidah ini sangat penting untuk menghindari kekeliruan dalam penafsiran serta menjaga ketepatan dalam menetapkan hukum. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan urgensi penguasaan kaidah usuliyah dalam proses interpretasi dan penggalian hukum Islam.
Mantuq dan Mafhum Wahda, Laila; Saputri, Pria; Putri, Valisa
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini membahas konsep manṭūq dan mafhūm, dua perangkat penting dalam penunjukan lafaz pada ilmu ushul fikih. Manṭūq adalah makna yang ditunjukkan secara eksplisit oleh lafaz yang diucapkan, sedangkan mafhūm merupakan makna implisit yang dipahami dari luar susunan lafaz. Kajian ini menguraikan definisi etimologis dan terminologis keduanya serta ragam pembagian seperti nasḥ dan ẓāhir pada manṭūq, serta mafhūm muwāfaqah dan mafhūm mukhālafah pada mafhūm. Dengan merujuk pada ayat-ayat Al-Qur’an dan pendapat para ulama, kajian ini menunjukkan bagaimana kedua konsep tersebut digunakan dalam proses istinbāṭ hukum. Analisis ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman tentang metode penunjukan lafaz dan meningkatkan ketelitian dalam penafsiran teks hukum Islam.
Strategi Rekrutmen Peserta Didik SMA Di Kota Bandung Dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam Program Studi PAI Universitas Muhammadiyah Bandung Nurhakim, Fikri; Chadidjah, Sitti; Latiefah, Elsabila
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi rekrutmen peserta didik baru pada jenjang SMA di Kota Bandung dalam perspektif Pendidikan Agama Islam (PAI). Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptifanalitis dan studi kasus pada tiga jenis lembaga (SMA negeri, sekolah Islam swasta, dan madrasah), penelitian mengidentifikasi tiga model strategi dominan: model regulatifzonasi, model seleksi mandiri berbasis nilai Islam, dan model semi tradisional adaptif. Temuan menunjukkan bahwa otonomi lembaga memungkinkan inovasi, seperti sistem PPDB daring yang meningkatkan transparansi, namun juga berpotensi memperlebar kesenjangan. Integrasi nilai-nilai PAI dalam seleksi, seperti melalui tes Baca Tulis Al-Qur'an, masih cenderung formalistik dan kognitif, belum menyentuh penilaian akhlak secara holistik. Kebijakan zonasi pemerintah menciptakan dualisme dan tantangan koordinasi, terutama bagi madrasah, yang memicu fenomena double registration. Kendala utama meliputi disparitas infrastruktur teknologi, sosialisasi yang tidak inklusif, dan intervensi politik. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model rekrutmen hybrid yang menyinergikan tata kelola digital dengan nilai-nilai substantif PAI. Secara praktis, disarankan peningkatan koordinasi kebijakan, investasi infrastruktur digital, perancangan mekanisme seleksi yang lebih holistik, dan sosialisasi inklusif melalui jaringan komunitas keagamaan.
Kaidah Ushuliyah Al-Amru Lil Wujub dan Penerapanya dalam Kasus Hukum Aulia, Anggun; ‘Aini, Isnaini; Mahabah, Mayniha
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam konsep dasar kaidah ushuliyah Al-Amru Lil Wujub dan menganalisis penerapannya dalam berbagai kasus hukum Islam. Kaidah ushuliyah adalah pedoman dasar untuk menggali dan memahami dalil-dalil syariat dari Al-Qur’an dan Sunnah. Secara bahasa, amr berarti "perintah" dan menurut ulama didefinisikan sebagai permintaan untuk berbuat yang datang dari pihak yang lebih tinggi. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka, dengan data sekunder berasal dari kitab klasik fikih, buku referensi, dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaidah "Al-amru secara mutlak menunjukkan wajib dan tidak berubah kecuali ada qarīnah (penjelas)" berarti hukum asal setiap perintah dalam syariat adalah wajib, dan meninggalkannya dapat menyebabkan dosa. Penerapan kaidah ini bersifat mengikat, sebagaimana ditegaskan dalam QS. Al-Aḥzāb ayat 36. Dalam kasus hukum, kaidah ini menjadi dasar penetapan kewajiban ibadah, seperti salat (QS. Al-Baqarah: 43) dan Puasa Ramaḍan Terdapat di QS. Al-Baqarah : 185. Dengan demikian, kaidah ini memastikan kepatuhan pada aturan Allah sebagai prioritas utama.
Kajian Hukum Wad’i Dan Perinciannya Yusuf, Aufa; Mustaqim, Irfan; Maulana, M.Raihan
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep hukum waḍ‘i sebagai salah satu bagian penting dari hukum syarak yang berperan menentukan keberlakuan hukum taklifi. Hukum waḍ‘i dipahami sebagai khiṭabullah (titah Allah) yang menjadikan suatu hal sebagai sebab (sabab), syarat (syarṭ), atau penghalang (mani‘) bagi berlakunya suatu hukum taklifi. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan hakikat, fungsi, dan macam-macam hukum waḍ‘i serta relevansinya dalam pelaksanaan hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka yang bersumber dari kitab-kitab ushul fiqh klasik dan literatur ilmiah modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum waḍ‘i berfungsi sebagai ukuran atau cetakan bagi sah atau tidaknya amal perbuatan mukallaf, serta menjadi dasar hubungan kausalitas antara perbuatan manusia dan ketentuan hukum syara’. Unsur hukum waḍ‘i meliputi sebab, syarat, mani‘, akibat hukum (ṣaḥ dan baṭil), serta azimah dan rukhsah. Pemahaman terhadap hukum waḍ‘i membantu umat Islam menerapkan hukum secara sistematis, rasional, dan sesuai dengan maqaṣid al-syari‘ah.