cover
Contact Name
Didah Nurhamidah
Contact Email
didah.uinjkt@gmail.com
Phone
+6285710777541
Journal Mail Official
didah.uinjkt@gmail.com
Editorial Address
Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaGedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Lt. 5Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah JakartaJalan Ir. H. Juanda No. 95, Ciputat
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Dialektika
ISSN : 25025201     EISSN : 2407506X     DOI : 10.15408/dialektika
Dialektika : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia published two times a year (June and December ) as a medium of distributing scientific research in the field of language, literature , and the Indonesian language and literature education. Dialektika is published in collaboration between the Department of Indonesian Language and Literature Education,  Faculty of Educational Sciences, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatullah Jakarta and the Association of Indonesian Language and Literature Lecturer (ADOBSI). Dialektika has been a CrossRef member since 2015 and all of the published writings have a unique number in the DOI and been indexed in DOAJ, Google Scholar, Moraref,  Indonesia One Search- National Library of Indonesia, and Portal Garuda.
Articles 285 Documents
IMPLEMENTASI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KELAS BAHASA INDONESIA KURIKULUM 2013 Marlina Shintya; Rustam Rustam Rustam; Irma Suyanti; Priyanto Priyanto Priyanto
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v8i1.14784

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the strengthening of character education based on the Indonesian language learning class curriculum 2013 class XI high school 1 Jambi City. This research uses a qualitative approach and type of case study research. The subject of the study was the Indonesian language teacher class XI. Data collection techniques in the form of interviews, observation sheets, and documentation. Data analysis techniques used in this study include the teacher's lesson plan, implementation, and evaluation of class XI learning. Strengthening character education has 5 values, namely religion, independence, nationalism, mutual cooperation, and integrity. The results of research on strengthening classroom-based character education in planning can be seen from the lesson plan. The results of the study can be concluded that the implementation of strengthening class-based character education in Indonesian language learning curriculum 2013 class XI of SMA Negeri 1 Jambi City has been carried out in accordance with the Ministry of Education and Culture Regulation No. 22 of 2016 Regarding Secondary Education Process Standards. The implementation of strengthening classroom-based character education has been carried out overall and the evaluation used by the teacher is the attitude, knowledge, and skills assessment. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penguatan pendidikan karakter berbasis kelas pembelajaran Bahasa Indonesia kurikulum 2013 kelas XI SMA Negeri 1 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian adalah guru bahasa Indonesia kelas XI. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi RPP guru, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran kelas XI. Penguatan pendidikan karakter memiliki 5 nilai yaitu religius, mandiri, nasionalis, gotong royong, dan integritas. Hasil penelitian penguatan pendidikan karakter berbasis kelas pada perencanaan dilihat dari RPP. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi penguatan pendidikan karakter berbasis kelas dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kurikulum 2013 kelas XI SMA Negeri 1 Kota Jambi sudah terlaksana sesuai dengan Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses Pendidikan Menengah. Pelaksanaan penguatan pendidikan karakter berbasis kelas sudah terlaksana secara keseluruhan dan evaluasi yang digunakan oleh guru penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
PERAN PEREMPUAN DI ERA DIGITAL: SEBUAH ANALISIS WACANA FEMINIS MODEL SARA MILLS Teti Sobari; Rida Khamilawati
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v8i1.11245

Abstract

Abstract: All women stereotypes in many ways contain injustices. It turns into a culture that develops in the community, making it difficult for women to get out from all the labels that are attached. Starting from this culture, then there emerged several schools of feminism to fight for women's rights which were confined in that injustice. The purpose of this study is to know women's image in the text and the position of the actor in the text. The method employed is qualitative descriptive with a critical discourse analysis to the text "The Role of Women as Mothers and Career Women in the Digital Age" published by INDONEWS.ID on December 18, 2018. The results of the analysis show that the text raises women as the subject of the news. The news author positions women as a person who plays a vital role in a family. This discourse brings readers to be carried away to realize the many negative impacts of digital advances. In addition, the news writer also made the readers aware that the important role of a woman that shouldn’t be forgotten by career women. Abstrak: Semua stereotipe perempuan dalam beberapa hal mengandung banyak ketidakadilan. Hal ini kemudian berubah menjadi kultur yang berkembang di masyarakat, sehingga sulit bagi perempuan keluar dari segala label yang melekat. Berawal dari kultur ini kemudian muncul beberapa aliran feminisme untuk memperjuangkan hak perempuan yang terkurung dalam ketidakadilan itu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perempuan digambarkan dalam teks dan posisi aktor dalam teks. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deksriptif kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis pada berita berjudul “Peran Perempuan Sebagai Ibu dan Wanita Karier di Era Digital” yang diterbitkan oleh INDONEWS.ID pada 18 Desember 2018. Hasil analisis memperlihatkan bahwa teks memunculkan perempuan sebagai subjek pemberitaan. Penulis berita memposisikan perempuan sebagai orang yang berperan vital dalam keluarga. Wacana ini menghadirkan pembaca agar terbawa untuk menyadari banyak dampak negatif yang dihasilkan dari kemajuan digital yang sangat pesat. Selain itu, penulis berita menyadarkan pembaca akan peran penting seorang perempuan agar tidak dilupakan oleh para wanita karir.  
KONTEKS PENUTURAN PANTUN PADA ADAT PERKAWINAN MELAYU KEPULAUAN RIAU Rezki Puteri Syahrani Nurul Fatimah; Franscy Franscy
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v8i1.19818

Abstract

Abstract: From the various traditions that exist in Malay society, the tradition of wedding customs is a tradition that is often found, especially in the coastal areas of Riau. Wedding custom uses literary work as a medium of communication in the arrangement of its program. Malay society of Daik Lingga believes that this literary work increases knowledge about the values of life. The correlation between literary work and the wedding custom from the Malay society of Daik Lingga, Riau Archipelago, is illustrated by the things that are expressed in the art and literature, both oral and written literature. The aim of this research is to conduct a study and analysis of speech context that contained in Pantun as the wedding custom of Riau Archipelago society The research method used by researchers is a descriptive analysis method. The research data was taken from the wedding custom from the Malay society of Daik Lingga, Riau Archipelago, specifically related to traditional poetry that is used as the research object. The aspects that researchers examined in the speech context of Pantun include the Situation Context and Cultural Context. Results of the data indicated that Pantun in the wedding custom from Malay society of Daik Lingga, Riau archipelago contained speech context which is divided into the Situation Context (time, place, and Situation) and Cultural Context (geographical location, economic equality, social welfare, religion, culture, customs, and arts). Abstrak: Tradisi yang masih ada dalam masyarakat Melayu khususnya di wilayah pesisir Riau adalah  tradisi adat perkawinan.  Tradisi ini dilestarikan  oleh masyarakat Melayu Daik Lingga.  Dalam tradisi tersebut, karya sastra dalam bentuk pantun digunakan sebagai media komunikasi pada tatanan acaranya. Mereka meyakini bahwa karya sastra tersebut menambah pengetahuan tentang nilai-nilai kehidupan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan kajian dan analisis tentang konteks penuturan yang ada dalam pantun sebagai media komunikasi dalam adat perkawinan masyarakat Kepulauan Riau. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode analisis deskriptif. Data penelitian diambil dari adat pernikahan dari masyarakat Melayu Daik Lingga, Kepulauan Riau. Aspek-aspek yang diteliti dalam konteks penuturan pantun mencakup konteks situasi dan konteks budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pantun dalam adat pernikahan berisi konteks penuturan yang dibagi menjadi konteks situasi (waktu, tempat, dan situasi) dan konteks budaya (lokasi geografis, kesetaraan ekonomi, kesejahteraan sosial, agama, budaya, adat, dan seni). 
EKSISTENSI PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI KALANGAN GENERASI MUDA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DAN ERA GLOBALISASI Eunike Manurung; Miftah Rizkiyah; Fitriani Lubis
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v8i1.20849

Abstract

Abstract: Indonesian is a special language that has a very high position for the Indonesian people. Unfortunately, the existence of the Indonesian language is shaken by the effects of globalization and the current pandemic. The purpose of this research is to find out the existence of the Indonesian Language among the younger generation during the COVID-19 pandemic, to identify the factors that influence the existence of the use of language, and to find the right solution to address existing problems. This study uses a descriptive approach using a survey method. The results show that the pandemic during this globalization era has indeed influenced the existence of the use of the Indonesian language. The internal factor that influences it is the view that by using a foreign language the lifestyle is considered the most modern, while the external factor is the environment in which the young generation is located, such as to get a more decent job at a foreign company and to get an educational scholarship abroad. Therefore, it needs individual, government, and community support so that its existence as a national language is always maintained or sustainable.Abstrak: Bahasa Indonesia merupakan bahasa istimewa yang memiliki kedudukan yang sangat tinggi bagi masyarakat Indonesia. Sayangnya, eksistensi atau keberadaan bahasa Indonesia ini terguncang oleh pengaruh globalisasi dan pandemi saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui eksistensi bahasa Indonesia di kalangan generasi muda selama pandemi Covid-19, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi eksistensi penggunaan bahasa Indonesia serta untuk menemukan solusi yang tepat untuk menangani permasalahan yang ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan menggunakan metode survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi di tengah era globalisasi ini memang memengaruhi keberadaan penggunaan bahasa Indonesia. Faktor internal yang memengaruhinya adalah adanya pandangan bahwa dengan menggunakan bahasa asing maka gaya hidupnya dianggap paling modern, sedangkan dari faktor eksternal berupa lingkungan tempat generasi muda itu berada seperti dalam rangka mendapatkan pekerjaan yang lebih layak di perusahaan asing dan untuk mendapatkan beasiswa pendidikan di luar negeri. Oleh karena itu, butuh dukungan pribadi, pemerintah, dan masyarakat agar eksistensinya sebagai bahasa nasional senantiasa terjaga ataupun lestari. 
KESALAHAN BERBAHASA YANG DIANGGAP KELAZIMAN DALAM KARYA TULIS ILMIAH Syihaabul Hudaa; Nuryati Djihadah; Winci Firdaus
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v8i1.14617

Abstract

Abstract: Writing scientific papers requires the practice of using correct language by KBBI rules. However, in the preparation of scientific documents such as papers, articles, and undergraduate thesis still found incorrect language practices. This of course has an impact on ignoring the correct grammar following KBBI. The purpose of writing this article is to examine various kinds of language mistakes that have been considered as truth by students. This is based on their nescience of the correct language in KBBI, so the words used often ignore the correct rules. This research belongs to the type of descriptive qualitative research by describing research findings using detailed text. Researchers used a content analysis approach to analyze student scientific papers. Then, the error is classified based on the type of error, such as nonstandard words, prepositions, and derivative forms that are often wrong in their writing practice. Based on the research conducted it was concluded that in scientific papers, students still found a lot of language errors which they considered to be a correct form of words. Abstrak: Penulisan karya tulis ilmiah memerlukan praktik penggunaan bahasa yang benar sesuai dengan kaidah KBBI. Akan tetapi, di dalam praktik karya tulis ilmiah seperti: makalah, artikel, dan skripsi masih ditemukan praktik berbahasa yang tidak benar. Hal ini tentu saja berdampak pada pengabaian kaidah bahasa yang benar sesuai dengan KBBI. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengkaji pelbagai macam kesalahan berbahasa yang sudah dianggap sebagai kebenaran oleh mahasiswa. Hal ini didasari pada ketidaktahuan mereka tentang bahasa yang benar di dalam KBBI, sehingga kata yang digunakan sering mengabaikan kaidah yang benar. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kualiatif deskriptif dengan memaparkan hasil temuan penelitian menggunakan teks secara detail. Peneliti menggunakan pendekatan analisis isi untuk menganalisis karya tulis ilmiah mahasiswa. Kemudian, kesalahan tersebut diklasifikasi berdasarkan jenis kesalahan seperti: kata tidak baku, kata depan, dan bentuk turunan yang sering salah di dalam praktik penulisannya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan disimpulkan bahwa dalam karya tulis ilmiah mahasiswa masih banyak ditemukan kesalahan berbahasa yang mereka anggap sebagai suatu bentuk kata yang benar. 
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING (BIPA) MELALUI PERMAINAN SOSIODRAMA DI SANGGAR KAMPUNG INDONESIA TULUNGAGUNG mohamad jazeri jazeri; Mokh Mukhlas; Oktavia Winda Lestari; Siti Kameelah Kareng
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v8i2.11547

Abstract

AbstrakArtikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan sosiodrama dalam pembelajaran BIPA di Sanggar Kampung Indonesia, Tulungagung yang meliputi pelaksanaan sosiodrama, keterampilan berbahasa, dan nilai-nilai yang diajarkan. Data diperoleh dari kegiatan pembelajaran BIPA dengan menggunakan metode sosiodrama di Sanggar Kampung Indonesia, Tulungagung. Data tersebut dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi digunakan untuk mendapatkan data pelaksanaan bermain sosiodrama. Wawancara digunakan untuk mengetatahui keterampilan dan nilai-nilai yang diajarkan melalui permainan sosiodrama. Kedua teknik tersebut dilengkapi dengan dokumen naskah sosiodrama yang diperankan oleh mahasiswa. Data  dianalisis dengan model interaktif yang diadaptasi dari Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan simpulan akhir. Hasil analisis data menemukan bahwa dalam pelaksanaan sosiodrama, seluruh karakter diperankan oleh mahasiswa BIPA. Permainan sosiodrama tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara sesuai dengan konteks sosial budaya yang meliputi keterampilan mengungkapkan perasaan suka, tidaksuka, bahagia, sedih, dan kecewa. Nilai-nilai yang diajarkan melalui sosiodrama meliputi nilai budaya dan nilai religious. Kata Kunci: Sosiodrama, keterampilan berbahasa, BIPA, nilai budaya, nilai                   religiousAbstractThis artikel aims to describe the implementation of playing sociodrama, language skills, and values taught through playing sociodrama in teaching Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) at Sanggar Kampung Indonesia, Tulungagung. The data were collected through technique of observation, interview, and documentation.   The data were analyzed by interactive model adopted from Miles and Huberman, consisted of collecting data, reducing data, displaying data, verifying data, and drawing conclusion. The data analysis revealed some findings as follow: (1) students were divided into four groups and each group played as actors of sociodrama, (2) sociodrama aimed to improve language skills such as expressing like and dislike, happiness, sadness, and disappointed, (3) sociodrama taught cultural values, pragmatics values, and religious values. Keywords: Sociodrama, language skills, BIPA, culture value, religious value
PENGALAMAN DIASPORAN PEREMPUAN INDONESIA DALAM NOVEL METROPOP WANDER WOMAN KARYA NINA ADDISON DKK Tania Intan; Susi Machdalena
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v8i2.20246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan pengalaman dan identitas diaspora perempuan Indonesia dalam novel metropop berjudul Wander Woman(2016) yang ditulis oleh Nina Addison dan tiga penulis perempuan lain. Landasan teoretis yang digunakan dalam penelitian ini di antaranya berasal dari Cohen, Clifford, dan Bhabha. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajian budaya. Penelitian ini mengapropriasi Model Alir dari Miles dan Hubberman, yaitu pengolahan data dengan tiga tahap alur yang berlangsung secara bersamaan, yaitu tahap reduksi data, tahap penyajian data, dan tahap penarikan simpulan dan verifikasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam membangun identitas diasporan dan mengatasi gegar budaya, para tokoh perempuan dalam novel tersebut menggunakan penguatan akar etnis dengan mempertahankan aspek budaya asal, membangun jejaring dengan komunitas asal, dan menguatkan relasi sosial dengan masyarakat setempat. Mereka juga bernegosiasi dengan menerima budaya baru dengan tetap mempertahankan budaya sebelumnya. Dengan negosiasi, mereka dapat hidup dengan lebih baik di tempat baru.
TAKWIL EKOSISTEM DALAM LEGENDA “DANAU MATANO” Magfirah Thayyib; Juliastuti Juliastuti
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v8i2.19840

Abstract

Penelitian ini dilakukan sebagai sebuah langkah sederhana untuk mendukung upaya mempromosikan legenda Danau Matano. Penelitian ini menginvestigasi relevansi antara makna unsur-unsur ekosistem yang disebutkan dalam legenda Danau Matano dengan realitas unsur-unsur tersebut pada ekosistem Danau Matano sekarang dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggabungkan kajian kepustakaan dengan kajian lapangan. Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi dan observasi. Pembahasan makna unsur-unsur ekosistem disajikan secara deskriptif berdasarkan klasifikasi yang dibuat oleh peneliti dalam tahapan pengkodean data. Legenda Danau Matano menyajikan unsur alam dan ekosistem yang dapat diklasifikasikan menjadi: 1) kondisi lingkungan, 2) flora dan fauna, 3) fenomena alam. Setiap unsur atau kejadian alam mewakilkan makna denotasi yang sesungguhnya terkait erat dengan garis besar cerita legenda Danau Matano. Setiap unsur ekosistem juga mempunyai makna konotasi yang secara umum merupakan tuntunan dalam menjalankan kehidupan baik secara vertikal (hubungan manusia dengan Tuhan) maupun secara horizontal (hubungan manusia dengan mahkluk lain).
Rekonstruksi Instrumen Tes Perbuatan Teks Hikayat pada Siswa Kelas X Bermuatan Literasi Membaca (Assesmen Kompetensi Minimum) Dina Purnama Sari; Sulistia Ellsa; Wagiran Wagiran; Deby Luriawati Nuryatmojo
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v8i2.21541

Abstract

The development of the education system in the 21st century demanded change in all aspects. Determination of Minimum Competency Assessment (AKM) has the impact of changes in the implementation of the learning evaluation process. The implementation of AKM in the education system applies to all subjects, including Bahasa Indonesia. One of the components related to the learning of Bahasa Indonesia precisely the learning of Expression Of Writing Literature is AKM Literacy. The limitation of the resources and test instruments in the implementation of learning evaluation becomes a problem that needs to be addressed wisely and immediately because it will affect the achievement of learning objectives. The purpose of this study is 1) describe the analysis of the error of the instrument of the test of deeds in the Indonesian Language Student Book Grade XI SMA which is charged with AKM reading literacy, and 2) describe the reconstruction of the error of the test instrument in the Book of Indonesian Language Students grade XI high school loaded with AKM reading literacy. The method used is descriptive qualitative with the model of literature and literature studies as well as strengthening through documentation and field observation. The results of this study showed that based on the results of the analysis of the test instrument there are several components that are not yet appropriate which include material aspects, construction aspects, and language aspects. As well as attaching the reconstruction results by making improvements to the test of the act of developing the text of the saga on the aspects of material, construction, language and improving reading literacy on the question.
ANALISIS TINDAK TUTUR KASUS PENCEMARAN NAMA BAIK DAN PENGHINAAN DI SUMATERA BARAT Holy Adib; Sawirman Sawirman
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v8i2.23384

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendekripsikan tuturan yang dinyatakan sebagai pencemaran nama baik dan penghinaan. Penelitian ini diwujudkan dengan memakai teori tindak tutur. Tujuan penelitian ini ialah untuk membuktikan benar atau tidaknya tuturan yang dinyatakan sebagai pencemaran nama baik dan penghinaan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode penyediaan data tertulis yang dipakai dalam penelitian ini ialah metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap. Sementara itu, Metode yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini ialah metode padan dengan teknik dasar dan teknik lanjutan. Berdasarkan hasil analisis terhadap data 1 ditemukan bahwa (1) penutur mencemarkan nama baik Kodim X melalui tuturan bermuatan kecurigaan bahwa uang hasil komersialisasi lahan diselewengkan atau dikorupsi, (2) tuturan penutur tidak memenuhi kondisi persiapan dan kondisi ketulusan berdasarkan kondisi felisitas Searle. Sementara itu, dalam data 2 ditemukan bahwa (1) penutur menghina mitra tutur dengan kata-kata kasar dan berkonotasi negatif, (2) tuturan penutur memenuhi kondisi kondisi felisitas sebagai tuturan kritikan terhadap kebijakan mitra tutur.

Page 11 of 29 | Total Record : 285