cover
Contact Name
Ida Sofiyanti
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6287747996725
Journal Mail Official
library@unw.ac.id
Editorial Address
Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo
ISSN : 29617340     EISSN : 29622913     DOI : -
Core Subject : Health,
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo merupakan jurnal prosiding open access, diterbitkan oleh Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Prodi Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi Fakultas Kesehatan, Universitas Ngudi Waluyo, dimana terdiri dari hasil penelitian pada bidang Kebidanan. semua artikel yang akan diterbitkan melalui proses editor yang direview oleh dua reviewer secara double-blind review process. Dewan redaksi menerima artikel : (1) Theoretical articles; (2) Empirical studies; (3) Case studies; (4) Literature Review .
Articles 802 Documents
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny K.N.F.T Umur 29 Tahun di Puskesmas Kota Atambua Aplonia Lou Manu; Afriyani, Luvi Dian
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal Mortality Rate (MMR) is an important indicator of the level of public health. MMR describes the number of women who die per 100,000 live births (KH), from a cause of death related to pregnancy disorders or their treatment (excluding accidents or incidental cases) during pregnancy, childbirth and in the postpartum period (42 days after giving birth) so that comprehensive care is provided to prevent maternal deaths during pregnancy, childbirth and postpartum (Indonesian Health Profile, 2018). The maternal mortality rate in Belu Regency in 2019 was 5 cases, in 2020 there were 12 cases, in 2021 there were 7 cases, in 2022 there were 6 cases, in 2023 there were 7 cases, for 2024 from January to now there were 3 cases. The highest cause of death occurs when the mother gives birth due to preeclampsia/eclampsia, bleeding, placental abruption, etc. The Infant Mortality Rate (IMR) in Belu Regency in 2019 was 80 cases, in 2020 there were 66 cases, in 2021 there were 53 cases, in 2022 there were 48 cases, in 2023 there were 49 cases with the highest causes being births with low birth weight babies, asphyxia , congenital abnormalities and other causes include congenital heart disease, sepsis and others. From the data above, it can be seen that the causes of maternal and infant deaths can occur during pregnancy, childbirth, BBL and postpartum birth control. So comprehensive and sustainable care is care to provide care by knowing and understanding the mother to foster mutual trust so that it is easier to provide services that suit the mother's needs by providing comfort and support, not only during pregnancy and after delivery, but also during delivery and Birth is very necessary for mothers. This care is provided to mothers during pregnancy, childbirth, postpartum and newborns to prevent complications that can cause death. The services provided are comprehensive midwifery services starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborns and family planning. So the author carries out midwifery care with the title "Continuity of Care (CoC) Midwifery Care for Mrs. K.F.N T aged 29 years at the Atambua City Health Center. The aim of the research is to provide comprehensive midwifery care starting from pregnancy care, delivery, birth control, newborns and neonates according to Varney's 7 management steps and documentation using the SOAP method. Method In this treatment the author uses data collection methods, namely through interviews, observation, physical examination, supporting examinations, documentation studies and literature studies. The research, conducted from May 14 to August 14, 2024, used warm water compresses during pregnancy to reduce abdominal and back pain, ensuring a smooth delivery. Childbirth care was uninterrupted, and the healthy male newborn showed no defects. Postpartum care included oxytocin massage to improve breast milk flow.The mother chose IUD contraception and adopted it after 42 days. Both mother and baby are healthy, with the newborn developing normally. Conclusion: Comprehensive care was successfully provided from pregnancy to postpartum, ensuring no complications. Suggestion: Continued comprehensive care is essential to monitor maternal and newborn health.   Abstrak Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi salah satu indikator penting dari derajat kesehatan masyarakat. AKI menggambarkan jumlah wanita yang meninggal per 100.000 kelahiran hidup (KH), dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan kehamilan atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan atau kasus insidentil) selama kehamilan, melahirkan dan dalam masa nifas (42 hari setelah melahirkan) sehingga dilakukan asuhan komprehensif untuk mencegah kematian ibu selama kehamilan, persalinan dan nifas (Profil Kesehatan Indonesia, 2018). Angka Kematian Ibu di Kabupaten Belu Tahun 2019 sebanyak 5 kasus, tahun 2020 sebanyak 12 kasus, tahun 2021 7 kasus, tahun 2022 sebanyak 6 kasus, 2023 sebanyak 7 kasus, untuk tahun 2024 bulan januari sampai dengan sekarang sebanyak 3 kasus. Penyebab kematian tertinggi terjadi pada saat ibu bersalin yang disebabkan karena preeklamsi/eklamsia, perdarahan, solutio plasenta dll. Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Belu Tahun 2019 sebanyak 80 kasus, tahun 2020 sebanyak 66 kasus, tahun 2021 sebanyak 53 kasus, tahun 2022 sebanyak 48 kasus, tahun 2023 sebanyak 49 kasus dengan penyebab tertinggi adalah kelahiran dengan Berat Bayi Lahir Rendah, asfiksia, kelainan kongenital dan penyebab lainnya antara lain penyakit jantung bawaan, sepsis dan lain-lain. Dari data diatas dapat diketahui bahwa penyebab kematian ibu dan bayi dapat terjadi pada masa kehamilan, persalinan, BBL dan nifas KB. Maka asuhan yang komprehensif dan berkelanjutan yaitu asuhan untuk memberikan perawatan dengan mengenal dan memahami ibu untuk menumbuhkan rasa saling percaya agar lebih mudah dalam memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan ibu dengan memberikan kenyamanan dan dukungan, tidak hanya kehamilan dan setelah persalinan, tetapi juga selama persalinan dan kelahiran sangat diperlukan untuk ibu. Asuhan ini diberikan kepada ibu dari masa hamil, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir untuk mencegah komplikasi-komplikasi yang dapat menyebabkan kematian. Pelayanan yang dilakukan adalah pelayanan kebidanan secara komprehensif mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan KB. Sehingga penulis melakukan asuhan kebidanan yang berjudul “Asuhan Kebidanan Secara Continuity Of Care (CoC) Pada Ny.K.F.N T umur 29  tahun di Puskesmas Kota Atambua. Tujuan penelitian Memberikan Asuhan Kebidanan secara  komprehensif dari asuhan kehamilan, persalinan, nifas KB, bayi baru lahir dan neonatus sesuai Menejemen Varney 7  langkah dan pendokumentasian dengan metode SOAP. Metode Dalam asuhan ini, penulis menggunakan metode pengumpulan data yaitu melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pustaka. Penelitian ini dimulai sejak tanggal 14 Mei 2024 sampai dengan 14 Agustus 2024. Hasil Pada asuhan kehamilan dilakukan kompres air hangat untuk mengurangi nyeri perut dan pinggang, sehingga Ny.K.N.F.T   dapat menjalankan kehamilanya sampai persalinan. Asuhan pada persalinan tidak terdapat kesenjangan Ny. K.N.F.T secara SC. Asuhan pada bayi baru lahir berjenis kelamin laki-laki, tidak ditemukan adanya cacat serta tanda bahaya. Pada masa nifas asuhan komplementer yang diberikan adalah pijat ositocin untuk memperlancar ASI ini sesuai dengan keluhan ibu ASI tidak lancar. Untuk KB kontrasepsi yang di minati ibu IUD.Setelah masa nifas 42 hari ibu sudah mengikuti Metode KB IUD .bayi baru lahir berjalan dengan normal.. Kesimpulan Dari penatalaksanaan telah dilakukan asuhan komprehensif pada klien dari kehamilan, persalinan, dan nifas KB tanpa penyulit.Sarannya yaitu Asuhan komprehensif perlu dilakukan agar kesehatan ibu dan bayi terpantau.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. J Usia 21 Tahun G1P0A0 di Rumah Sakit Balikpapan Baru Kota Balikpapan Tahun 2024 Retno Sari Oktapianti; Moneca Diah Listiyaningsih
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The maternal mortality rate has increased from 79 to 168 people. This increase also occurred in infants, from 600 to 702 people (BPS, 2022). Efforts to accelerate the reduction of AKI are carried out by ensuring that every mother is able to access quality health services, one of which is by means of continuous midwifery services (Continuity of Care). COC has been proven to have high leverage in reducing the mortality and morbidity rates that have been planned by the government (Yulivantina and Fadhilah, 2020). The purpose of this care is to provide comprehensive obstetric care (Continuity Of Care) to Mrs. J. The method used in this study is the data collection method, namely using interviews, observations with primary and secondary data through KIA books, physical examinations. This research started from July-September 2024. Documentation of the study using SOAP. Based on the results of a comprehensive case study on Mrs. J, it was found that the problem was 36 weeks and 3 days pregnant, namely back pain, Mrs. J gave birth normally at Balikpapan Baru Hospital and the newborn was in good condition, the postpartum period was normal and Mrs. J decided to use IUD. It is hoped that clients can apply the counseling that has been provided during pregnancy, postpartum, newborn, neonatal, and family planning visits so that they can provide health benefits to mothers and babies and increase maternal knowledge about pregnancy, childbirth, postpartum, newborns, neonates, and family planning.   Abstrak Angka kematian ibu mengalami peningkatan dari 79 jiwa menjadi 168 jiwa. Peningkatan ini juga terjadi pada bayi yakni dari 600 jiwa menjadi 702 jiwa (BPS, 2022). Upaya percepatan penurunan AKI dilakukan dengan menjamin agar setiap ibu mampu mengakses pelayanan kesehatan yang berkualitas salah satunya dengan cara pelayanan kebidanan yang berkesinambungan (Continuity of Care). COC secara lengkap terbukti mempunyai daya ungkit yang tinggi dalam menurunkan angka mortalitas dan morbiditas yang sudah direncanakan oleh pemerintah (Yulivantina and Fadhilah, 2020). Tujuan asuhan ini adalah memberikan asuhan kebidanan secara komperehensif (Continuity Of Care) pada Ny J. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pengumpulan data yaitu menggunakan wawancara, observasi dengan data primer dan sekunder melalui Buku KIA, pemeriksaan fisik. Penelitian ini dimulai sejak bulan Juli-September 2024. Pendokumentasian penelitian menggunakan SOAP. Berdasarkan hasil studi kasus secara komperehensif pada Ny.J didapatkan masalah saat usia kehamilan 36 minggu 3 hari yaitu nyeri punggung, Ny. J bersalin secara normal di RS Balikpapan Baru dan bayi baru lahir dalam keadaan baik, masa nifas berlangsung normal dan Ny. J memutuskan menggunakan KB IUD. Diharapkan klien bisa menerapkan konseling yang telah diberikan selama kunjungan hamil, nifas, bayi baru lahir, neonatus, dan KB sehingga dapat memberikan manfaat kesehatan pada ibu dan bayi dan menambah ilmu pengetahuan ibu tentang kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus dan keluarga berencana.
Penyuluhan Tehnik Baby Massage pada Bayi dan Balita Annasiyah, Sekar Sari; Setyowati , Heni; Sunaryati, Nani; Martiningsih; Kusumastuti, Dhini
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The growth and development of children is very important and an aspect that must be taken seriously from an early age. One of the causes of weight problems is a child's decreased appetite. Efforts that can be made to optimize the baby's weight are in addition to the nutrition provided by the mother and one other way is the need for stimulus stimulation or what is commonly known as baby massage. Baby massage is a direct contact touch therapy with the body that can provide a sense of security and comfort to the baby. Touch and hugs from a mother are a baby's basic needs. If baby massage is done regularly, it will increase catecholamine hormones (epinephrine and norepinephrine) which can stimulate growth and development because they can increase appetite, increase body weight, and stimulate the development of brain structure and function. The aim of this activity is to provide complementary baby massage therapy to healthy babies and toddlers which is carried out directly to mothers who have babies and toddlers in Karangtengah village. This community service method is carried out directly by providing counseling on baby massage techniques. Participants were 20 mothers who had babies and toddlers. The activity began with a pretest followed by providing material with lectures, discussions and demonstrations. The pretest results showed that 7 people (35%) had good knowledge of the mother's knowledge before carrying out baby massage techniques and 13 people (65%) had poor knowledge. The post test results after carrying out the baby massage technique showed an increase in knowledge of 20 people (100%) with good knowledge. The conclusion from the results of this activity was an increase in knowledge before and after the intervention.   Abstrak Pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan hal yang sangat penting dan salah satu aspek yang harus diperhatikan secara serius sejak usia dini. Salah satu penyebab permasalahan berat badan adalah nafsu makan anak yang turun. Upaya yang dapat dilakukan dalam mengoptimalkan berat badan pada bayi di samping nutrisi yang diberikan oleh ibu dan salah satu cara lain perlu adanya rangsangan stimulus atau yang biasa di kenal dengan pijat bayi. Pijat bayi merupakan terapi sentuh kontak langsung dengan tubuh yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman pada bayi. Sentuhan dan pelukan dari seorang ibu adalah kebutuhan dasar bayi. Jika pijat bayi dilakukan secara teratur akan meningkatkan hormon katekolamin (epinefrin dan norepinefrin) yang dapat memicu stimulasi tumbuh kembang karena dapat meningkatkan nafsu makan, meningkatkan berat badan, dan merangsang perkembangan struktur maupun fungsi otak. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan terapi komplementer baby massage pada bayi dan balita sehat yang dilakukan secara langsung disampaikan kepada ibu yang mempunyai bayi dan balita di desa karangtengah. Metode pengabdian masyarakat ini yang dilakukan secara langsung dengan memberikan penyuluhan tehnik baby massage. Peserta sebanyak 20 ibu yang memiliki bayi dan balita. Kegiatan diawali dengan pretest dilanjutkan pemberian materi dengan ceramah, diskusi dan demonstrasi. Hasil pretest didapatkan pengetahuan ibu sebelum dilakukan tehnik baby massage berpengetahuan baik sebanyak 7 orang (35%) dan masih ada 13 orang (65%) berpengetahuan kurang baik. Hasil post test setelah dilakukan tehnik baby massage terjadi peningkatan pengetahuan sebanyak 20 orang (100%) berpengetahuan baik. Simpulan dari hasil kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan intervensi.
Asuhan Kebidanan Continuty of care (COC) pada Ny “T” Umur 31 Tahun di Puskesmas Pringapus Fransiska Bertha Verdiawati; Ari Widyaningsih
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem that is often experienced by pregnant women in the second and early third trimesters is a feeling of discomfort due to the physiological and psychological changes experienced by the mother during pregnancy. Therefore, efforts are needed to overcome the discomfort felt by mothers during pregnancy The type of research method (implementing the final assignment) used is a case study. Case studies are carried out by examining a problem through a case consisting of a single unit, here which can mean one person. The author made 7 visits from pregnancy to family planning. The author carried out monitoring of pregnant women once in the second trimester and once in the third trimester. The monitoring results obtained were that the mother had no complaints in the second trimester and in the third trimester the mother had complaints of pain or discomfort. TM III is a physiological matter and the author provides complementary non-pharmacological care, namely teaching pregnant women to overcome pain or discomfort during pregnancy and improve a feeling of relaxation that helps prepare the mother for childbirth. Normal delivery on June 12 2024 at 08:55 WIB, gender female. The author's postpartum care monitoring was carried out well without problems. Neonatal care: The author carries out daily care for neonates, the mother uses contraceptive coitus interruptus and is still discussing with her husband about using long-term contraceptive methods, but the results show no problems. Care has been provided comprehensively and there is no gap between theory and cases in Mrs. Countinuity Of Care Midwifery Care. T and By.Mrs. T At the Pringapus Community Health Center. The case study time is from May-July 2024   Abstrak Permasalahan yang sering dialami oleh ibu hamil pada trimester II dan III awal yaitu rasa ketidaknyamanan karena perubahan fisiologis dan psikologis yang dialami ibu saat hamil. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya dalam mengatasi ketidaknyamanan yang dirasakan oleh ibu selama menjalani masa kehamilan Jenis metode penelitian (pelaksanaan tugas akhir) yang digunakan adalah Study penelahan kasus (Case Study). Study kasus di lakukan dengan cara meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus yang terdiri dari unit tunggal disini dapat berarti satu orang. Penulis melakukan kunjungan dari hamil sampai KB sebanyak 7x kunjungan. Pemantauan ibu hamil dilakukan penulis sebanyak 1x trimester II dan 1x trimester III. Hasil pemantauan yang didapatkan adalah ibu tidak ada keluhan pada trimester II dan pada trimester III ibu mempunyai keluhan rasa nyeri atau ketidaknyamanan TM III merupakan hal fisiologis dan penulis memberikan asuhan non farmokologis komplementer yaitu mengajarkan ibu hamil umtuk ,mengatasi rasa nyeri atau ketidaknyamanan selama kehamilan dan meningkatkan rasa rilks sehingga membantu empersiapkan ibu dalam menghadapi persalinan. Persalinan Normal tanggal 12 Juni 2024 pukul 08:55 Wib, jenis kelamin perempuan. Asuhan Nifas penulis melakukan pemantauan dilaksanakan dengan baik tanpa masalah. Asuhan Neonatus penulis melakukan perawatan sehari-hari pada neonates, ibu menggunakan KB Koitus interuptus dan masih diskusi sama suami untuk menggunakan KB jangka panjang, mendapatkan hasil tidak ditemukan masalah. Asuhan telah diberikan secara komperhensif dan tidak terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada Asuhan Kebidanan Countinuity Of care Ny. T dan By.Ny. T Di Puskesmas Pringapus. Waktu Studi kasus adalah mulai Mei-Juli 2024.
Peningkatan Pengetahuan tentang Baby Massage untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Bayi dengan Edukasi Baby Massage Dwi Yuniar Billy Canser; Asyiyah, Siti; Yunita, Puput; Suci Purnama Sari, Umi; Susanti, Rini
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The World Health Organization (WHO) explains that approximately 33% of babies have sleep disorders. Sleep quality also has an impact on nutritional status, indirectly children who have good sleep quality have an impact on good eating patterns. One way to overcome this is by doing baby massage. to improve mothers' knowledge and skills regarding baby massage as a solution to improving baby sleep quality. Community Service will be carried out in 3 stages, namely the First Stage is preparation by collaborating with partners and determining community service targets. The Second Stage is the implementation stage, before the counseling is carried out, a pretest is carried out to explore mothers' knowledge about baby massage. Furthermore, education and training in baby massage are carried out with direct demonstrations. The Third Stage is evaluating by providing a posttest questionnaire. This activity was attended by 12 mothers who have children aged 0-15 months. Before the counseling was carried out regarding baby massage, it was found that most of the mothers' knowledge was in the poor category, namely 8 people (66.7%) and after the counseling, 12 mothers had knowledge in the good category (100%). There was an increase in knowledge before and after baby massage counseling. Suggestion: It is hoped that parents can provide baby massage stimulation so that they will achieve optimal growth and development..   Abstrak World Health Organization (WHO) menjelaskan kira-kira 33% bayi terdapat gangguan pada saat tidur. Kualitas tidur juga memiliki dampak terhadap status gizi, secara tidak langsung anak yang mempunyai kualitas tidur yang bagus berdampak pada pola makan yang baik. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan melakukan baby massage. Untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu mengenai pijat bayi sebagai Solusi dalam meningkatkan kualitas tidur bayi. Pengabdian Masyarakat akan dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu Tahap Pertama melakukan persiapan dengan cara melakukan kerja sama dengan mitra dan menentukan sasaran pengabdian masyarakat. Tahap Kedua tahap pelaksanaan, sebelum dilakukan penyuluhan, dilakukan pretest untuk menggali pengetahuan ibu mengenai pijat bayi. Selanjutnya dilakukan edukasi dan pelatihan pijat bayi dengan demonstrasi secara langsung. Tahap Ketiga Melakukan evaluasi dengan cara memberikan kuesioner posttest. Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang ibu yang memiliki anak usia 0-15 bulan. Sebelum dilakukan penyuluhan mengenai pijat bayi didapatkan sebagian besar pengetahuan ibu dalam kategori kurang yaitu sebanyak 8 orang (66,7%) dan setelah dilakukan penyuluhan ibu memiliki pengetahuan dengan kategori baik sebanyak 12 orang (100%). terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan baby massage.  Diharapkan orangtua dapat memberikan stimulasi pijat bayi sehingga akan mencapai pertumbuhan dan perkembangan dengan optimal.
Akupresure Efektif untuk Mengurangi Nyeri Haid Heryn Mandala Putri; Frischila Barnabas , Yuni; Hasna; Asmukyati, Yati; Sari, Kartika
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menstrual pain or dysmenorrhea is one of the problems often experienced by young women during menstruation. Dysmenorrhea can cause symptoms such as dizziness, cold sweats, and even fainting. If not treated quickly, it can affect a person's consciousness and even affect heart rhythm. Menstrual pain can be treated in pharmacological and non-pharmacological ways. One of the recommended non-pharmacological therapies is acupressure. The purpose of this activity is to introduce acupressure to adolescents as a solution to overcome menstrual pain. The method used in carrying out community service is Hybrid Learning. Community Service will be carried out in 3 stages, namely the First Stage is preparing by collaborating with partners. The Second Stage is the implementation stage, before the counseling is carried out, a pretest is carried out to explore adolescent knowledge. Furthermore, education and training on menstrual pain acupressure are carried out by directly practicing menstrual pain acupressure. The Third Stage is evaluating by providing a posttest and direct interviews and ending with making an activity report. From the results of Community Service, it was found that this activity was attended by 20 adolescents. Before the counseling on menstrual pain acupressure was conducted, it was found that most of the adolescents' knowledge was in the poor category, namely 14 people (70%) and after the counseling, 20 adolescents' (100) had good knowledge. There was an influence of education using Leaflets and Demonstrations on adolescents' knowledge of menstrual pain acupressure (p value = 0.000). It can be concluded that there was an increase in knowledge before and after counseling on acupressure. It is hoped that health workers will improve health promotion programs on how to overcome dysmenorrhea in adolescents non-pharmacologically, especially acupressure. Abstrak Nyeri haid atau dismenore adalah salah satu masalah yang seringkali dialami oleh wanita muda ketika menstruasi. Disminore bisa menyebabkan gejala seperti pusing, keringat dingin, bahkan sampai pingsan. Jika tidak ditangani dengan cepat, hal ini dapat berdampak pada kesadaran seseorang dan bahkan memengaruhi irama jantung. Penanganan nyeri haid dapat dilakukan dengan cara yaitu, secara farmakologi dan non farmakologi. Adapun terapi non farmakologi yang dianjurkan salah satunya yaitu akupresur. Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan akupresure kepada remaja sebagai Solusi dalam mengatasi nyeri haid. Metode yang digunakan dalam melakukan pengabdian masyarakat yaitu Hybrid Learning. Pengabdian Masyarakat akan dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu Tahap Pertama melakukan persiapan dengan cara melakukan kerja sama dengan mitra. Tahap Kedua tahap pelaksanaan, sebelum dilakukan penyuluhan, dilakukan pretest untuk menggali pengetahuan remaja. Selanjutnya dilakukan edukasi dan pelatihan akupresure nyeri haid dengan mempraktekkan langsung akupresure nyeri haid. Tahap Ketiga Melakukan evaluasi dengan cara memberikan posttest dan wawancara secara langsung dan diakhiri dengan membuat laporan kegiatan. Dari hasil pengabdian Masyarakat didapatkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 20 orang remaja. Sebelum dilakukan penyuluhan mengenai akupresure nyeri haid didapatkan sebagian besar pengetahuan  remaja dalam kategori kurang yaitu sebanyak 14 orang (70%) dan setelah dilakukan penyuluhan remaja memiliki pengetahuan dengan kategori baik sebanyak 20 orang (100)%. Terdapat pengaruh edukasi menggunakan Leaflet dan Demonstrasi terhadap pengetahuan remaja mengenai akupresure nyeri haid (p value=0,000). Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyeluhan mengenai akupresure.  Diharapkan tenaga kesehatan meningkatkan program promosi kesehatan mengenai cara mengatasi disminore pada remaja secara non farmokologi terutama akupresure.
Edukasi Pola Gizi Seimbang dan Pijat Bayi sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Anggraini Rini; Ari Widyaningsih; Wahyuni Sri; Jayanti Vioni Vista; Lestari, Winda
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting is a serious health problem in Indonesia caused by a lack of nutritional intake during the critical period of child development, namely the First 1,000 Days of Life (HPK), which has an impact on children's physical growth and cognitive development. Even though the prevalence of stunting in Indonesia has shown a decline, this figure is still higher than the target set by WHO. Handling stunting requires a comprehensive approach, including providing education to parents regarding balanced nutritional patterns and simple interventions such as baby massage. This research aims to increase mothers' knowledge about balanced nutritional patterns and the benefits of baby massage in preventing stunting. The method used is an educational approach with outreach involving mothers of toddlers in areas with high stunting prevalence. The evaluation results show a significant increase in knowledge about stunting, its causes, and how to prevent it, including the importance of balanced nutrition and baby massage. This activity succeeded in increasing mothers' awareness of the importance of providing proper nutrition and care that supports optimal child growth. Therefore, continuous education is needed to reduce the prevalence of stunting in Indonesia.   Abstrak Stunting merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi selama periode kritis perkembangan anak, yaitu 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Meskipun prevalensi stunting di Indonesia menunjukkan penurunan, angka tersebut masih lebih tinggi daripada target yang ditetapkan oleh WHO. Penanganan stunting memerlukan pendekatan menyeluruh, termasuk pemberian edukasi kepada orang tua mengenai pola gizi seimbang dan intervensi sederhana seperti pijat bayi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pola gizi seimbang dan manfaat pijat bayi dalam pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dengan sosialisasi yang melibatkan ibu-ibu balita di wilayah dengan prevalensi stunting tinggi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan mengenai stunting, penyebabnya, dan cara pencegahannya, termasuk pentingnya gizi seimbang dan pijat bayi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran ibu tentang pentingnya pemberian gizi yang tepat dan pengasuhan yang mendukung pertumbuhan anak yang optimal. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan sangat dibutuhkan untuk menurunkan prevalensi stunting di Indonesia.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. N Usia 22 Tahun G1P0A0 di Desa Jatirunggo Pringapus Dewianti, Azelia; Vistra Veftisia
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The period of pregnancy, childbirth, postpartum, neonate is a physiologic condition that can threaten the safety of the life of the mother and baby and can even cause death. One effort that can be made is to implement a comprehensive midwifery care mode to optimize the detection of high risk maternal neonates. The aim of Comprehensive Midwifery Care (CoC) for Mrs N is to provide midwifery care for pregnant women, giving birth, postpartum, BBL and family planning for Mrs N G1P0A0 The method used in this comprehensive care case study research for pregnant, maternity, newborn and postpartum women is a descriptive method. The type of descriptive research used was case study. The sample in this study was a pregnant woman in the second trimester, 27 weeks gestation, G1P0A0. Research time 20 June 2024 - 25 October 2024 in the Jatirunggu Village area RT 04/RW03. The research instrument uses the SOAP documentation method. Collection of subjective data on Mrs. Assessment of Mrs. So that no gaps were found. Management of comprehensive midwifery care was carried out in accordance with Mrs. N's needs so that no gaps were found between theory and cases. Documentation of comprehensive midwifery care has been carried out in accordance with SOAP managementThe still high maternal and infant mortality rate means that Continuity of Care (COC)-based midwifery care is needed, starting from pregnant women, giving birth, postpartum, neonates and family planning. Midwifery services should be provided from preconception, early pregnancy, during all trimesters, labor and delivery through the first six weeks postpartum Research methods. The methods used in continuous care for Mrs.  N starting from pregnancy care, maternity, postpartum, newborn care and family planning is a descriptive method. The type of final assignment report used is a case study. Within June – September 2024. Collection technique using interviews and observation. Research result Collection of subjective data on Mrs. The assessment of Mrs. N's objective data starting from pregnancy, childbirth, newborns, neonates and the postpartum period has been carried out, there is no gap between theory and cases. Analysis of the data obtained is in accordance with the care provided so that it can be used as a diagnostic enforcer. So no gaps were found. Management of comprehensive midwifery care has been carried out in accordance with Mrs. N's needs so that there are no gaps between theory and cases. Documentation of comprehensive midwifery care has been carried out in accordance with SOAP management   Abstrak Masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus merupakan suatu keadaan fisioligis yang dapat mengancam keselamatan jiwa ibu dan bayi bahkan dapat menyebabkan kematian. Salah satu upaya yang dapat dilakuan dengan menerapkan mode asuha kebidanan komprehensif untuk mengoptimalkan deteksi resiko tinggi maternal neonatal. Tujuan Asuhan Kebidanan Komperhensif (CoC) pada Ny N untuk melakukan asuhan kebidanan pada ibu hamil,bersalin,nifas,BBL dan KB pada Ny N G1P0A0 Metode yang digunakan pada penelitian studi kasus asuhan komperhensif pada ibu hamil, bersalin, bayi baru lahir dan nifas ini adalah metode deskriptif. Jenis penelitian diskiptif yang digunakan adalah penelaah kasus (Case Study) sampel pada penelitian ini yaitu seorang ibu hamil trimester II usia kehamilan 27 minggu, G1P0A0. Waktu penelitian 20  Juni 2024 - 25 Oktober 2024 di wilayah Desa Jatirunggu  RT 04/RW03. Instrumen penelitian menggunakan metode dokumentassi SOAP. Pengumpulan data subjektif Ny.N mulai dari hamil, bersalin, bayi baru lahir, neonatus dan masa nifas telah dilaksanakan dan tidak terdapat kesenjangan antara teori dengan kasus. Pengkajian data objektif Ny.N mulai dari hamil, bersalin, bayi baru lahir, neonatus dan masa nifas telah dilaksanakan tidak terdapat kesenjangan antara teori dan kasus.Analisa data yang didapatkan sesuai dengan asuhan yang diberikan sehingga bisa dijadikan sebagai penegak diagnosa. Sehingga tidak ditemukan adanya kesenjangan.Penatalaksanaan asuhan kebidanan komprehensif telah dilakukan sesuai dengan kebutuhan Ny.N sehingga tidak ditemukan adanya kesenjangan antara teori dan kasus. Pendokumentasian asuhan kebidanan komprehensif telah dilaksanakan sesuai dengan manajemen SOAP
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. V Usia 26 Tahun G2P1A0 di Desa Ngempon Bergas Fitriyani, Aice Bela; Moneca Diah Listiyaningsih
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The still high maternal and infant mortality rate means that Continuity of Care (COC)-based midwifery care is needed, starting from pregnant women, giving birth, postpartum neonates and family planning. Midwifery services should be provided from preconception, early pregnancy, during all trimesters, labor and delivery through the first six weeks postpartum. The methods used in continuous care for Mrs.  V starting from pregnancy care, maternity, postpartum, newborn care and family planning is a descriptive method. The type of final assignment report used is a case study. Within June – September 2024. Collection technique using interviews and observation. Ny.V's subjective data collection starting from pregnancy, childbirth, newborns, neonates and the postpartum period has been carried out and there is no gap between theory and cases. The assessment of Mrs. V's objective data starting from pregnancy, childbirth, newborns, neonates and the postpartum period has been carried out without any gaps between theory and cases. Analysis of the data obtained is in accordance with the care provided so that it can be used as a diagnostic enforcer. So no gaps were found. Management of comprehensive midwifery care has been carried out in accordance with Mrs. V's needs so that there are no gaps between theory and cases. Documentation of comprehensive midwifery care has been carried out in accordance with SOAP management..   Abstrak Masih tingginya angka kematian ibu dan bayi maka diperlukan asuhan kebidanan berbasis Continuity of Care (COC) mulai dari ibu hamil, bersalin, nifas, neonatus, dan keluarga berencana. Layanan kebidanan harus disediakan mulai prakonsepsi, awal kehamilan, selama semua trimester, kelahiran dan melahirkan sampai enam minggu pertama postpartum. Metode yang digunakan dalam asuhan berkesinambungan pada Ny.  V mulai dari asuhan hamil, bersalin, nifas, asuhan bayi baru lahir dan KB adalah metode deskriptif. Jenis laporan tugas akhir yang digunakan adalah studi kasus (Case Study). Dalam waktu Juni – September 2024. Teknik pengambilan dengan wawancara dan observasi. Pengumpulan data subjektif Ny.V mulai dari hamil, bersalin, bayi baru lahir, neonatus dan masa nifas telah dilaksanakan dan tidak terdapat kesenjangan antara teori dengan kasus.Pengkajian data objektif Ny.V mulai dari hamil, bersalin, bayi baru lahir, neonatus dan masa nifas telah dilaksanakan tidak terdapat kesenjangan antara teori dan kasus.Analisa data yang didapatkan sesuai dengan asuhan yang diberikan sehingga bisa dijadikan sebagai penegak diagnosa. Sehingga tidak ditemukan adanya kesenjangan. Penatalaksanaan asuhan kebidanan komprehensif telah dilakukan sesuai dengan kebutuhan Ny.V sehingga tidak ditemukan adanya kesenjangan antara teori dan kasus. Pendokumentasian asuhan kebidanan komprehensif telah dilaksanakan sesuai dengan manajemen SOAP
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. D Usia 32 Tahun G2P1A0 di PMB Istiqomah,S.Tr.Keb Desa Pringsari Kec. Pringapus Kab. Semarang Sulisnawati Wonggo; Isri Nasifah
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The still high maternal and infant mortality rate means that Continuity of Care (COC)-based midwifery care is needed, starting from pregnant women, giving birth, postpartum neonates and family planning. Midwifery services should be provided from preconception, early pregnancy, during all trimesters, labor and delivery through the first six weeks postpartum. The methods used in continuous care for Mrs.  D starting from pregnancy care, maternity, postpartum, newborn care and family planning is a descriptive method. The type of final assignment report used is a case study. Within June – October 2024. Collection technique using interviews and observation. Ny.D's subjective data collection starting from pregnancy, childbirth D newborns, neonates and the postpartum period has been carried out and there is no gap between theory and cases. The assessment of Mrs. D objective data starting from pregnancy, childbirth, newborns, neonates and the postpartum period has been carried out without any gaps between theory and cases. Analysis of the data obtained is in accordance with the care provided so that it can be used as a diagnostic enforcer. So no gaps were found. Management of comprehensive midwifery care has been carried out in accordance with Mrs. D needs so that there are no gaps between theory and cases. Documentation of comprehensive midwifery care has been carried out in accordance with SOAP management   Abstrak Masih tingginya angka kematian ibu dan bayi maka diperlukan asuhan kebidanan berbasis Continuity of Care (COC) mulai dari ibu hamil, bersalin, nifas, neonatus, dan keluarga berencana. Layanan kebidanan harus disediakan mulai prakonsepsi, awal kehamilan, selama semua trimester, kelahiran dan melahirkan sampai enam minggu pertama postpartum. Metode yang digunakan dalam asuhan berkesinambungan pada Ny.  D mulai dari asuhan hamil, bersalin, nifas, asuhan bayi baru lahir dan KB adalah metode deskriptif. Jenis laporan tugas akhir yang digunakan adalah studi kasus (Case Study). Dalam waktu Juni – Oktober 2024. Teknik pengambilan dengan wawancara dan observasi. Pengumpulan data subjektif Ny.D mulai dari hamil, bersalin, bayi baru lahir, neonatus dan masa nifas telah dilaksanakan dan tidak terdapat kesenjangan antara teori dengan kasus. Pengkajian data objektif Ny.D mulai dari hamil, persalinan, bayi baru lahir, neonatus dan masa nifas dan KB telah dilaksanakan tidak terdapat kesenjangan antara teori dan kasus. Analisa data yang didapatkan sesuai dengan asuhan yang diberikan sehingga bisa dijadikan sebagai penegak diagnosa. Sehingga tidak ditemukan adanya kesenjangan. Penatalaksanaan asuhan kebidanan komprehensif telah dilakukan sesuai dengan kebutuhan Ny.D sehingga tidak ditemukan adanya kesenjangan antara teori dan kasus. Pendokumentasian asuhan kebidanan komprehensif telah dilaksanakan sesuai dengan manajemen SOAP