cover
Contact Name
Ida Sofiyanti
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6287747996725
Journal Mail Official
library@unw.ac.id
Editorial Address
Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo
ISSN : 29617340     EISSN : 29622913     DOI : -
Core Subject : Health,
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo merupakan jurnal prosiding open access, diterbitkan oleh Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Prodi Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi Fakultas Kesehatan, Universitas Ngudi Waluyo, dimana terdiri dari hasil penelitian pada bidang Kebidanan. semua artikel yang akan diterbitkan melalui proses editor yang direview oleh dua reviewer secara double-blind review process. Dewan redaksi menerima artikel : (1) Theoretical articles; (2) Empirical studies; (3) Case studies; (4) Literature Review .
Articles 802 Documents
Perawatan Bayi Baru Lahir di Ruang Intan RS Ken Saras Tahun 2024 Wayan Dewi Lestari; Sulisnawati Wonggo; Kartika Sari; Isri Nasifah; Dewi Nurani Suci
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problems found in newborns are inseparable from infections that are prone to occur in newborns. Proper handling and care are needed by mothers who will take care of newborns at home. If the baby receives poor care, it can pose a risk to the baby which ultimately triggers problems in newborns. Community service which aims to provide information related to newborn care in the diamond room of Ken Saras Hospital which will be held from July 2024 to September 2024. The method used was counseling with socialization or lectures supported by health interactions with 30 respondents of primi postpartum mothers. Mother service contains problems about newborn care because so far all that the public knows is the use of cotton and  alcohol for umbilical cord care and lack of knowledge of mothers who have just given birth to their first child in caring for their babies, with a solution: this activity was carried out on primi postpartum mothers which we did in the diamond room of Ken Saras Hospital.  The first stage is to conduct interviews with primi postpartum mothers on the knowledge of newborn care. The second stage provides a presentation on newborn care. The third stage is to evaluate the mother's knowledge about newborn care. Through this presentation, it is hoped that the public will increasingly understand the importance of good care for newborns.   Abstrak Permasalahan yang terdapat pada bayi baru lahir tidak terlepas dari infeksi yang rentan terjadi pada bayi baru lahir. Penanganan dan perawatan yang tepat diperlukan oleh ibu yang akan melakukan perawatan bayi baru lahir di rumah. Apabila bayi mendapatkan perawatan yang kurang baik makadapat menimbulkan resiko pada bayi yang pada akhirnya memicu munculnya permasalahan pada bayi baru lahir. Pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memberikan informasi terkait perawatan bayi baru lahir di ruang intan RS Ken Saras yang dilaksanakan pada bulan Juli 2024 sampai bulan September 2024. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan sosialisasi atau ceramah yang didukung interaksi kesehatan dengan 30 responden ibu nifas primipara. Pengabdian kepada ibu berisi permasalahan tentang perawatan bayi baru lahir karena selama ini yang diketahui masyarakat hanyalah penggunaan kapas dan alkohol untuk perawatan tali pusat dan kurangnya pengetahuan ibu yang baru melahirkan anak pertamanya dalam merawat bayinya, dengan solusi : kegiatan ini dilakukan pada ibu nifas yang kami lakukan di ruang intan RS Ken Saras.  Tahap pertama adalah melakukan wawancara kepada ibu nifas yang baru melahirkan anak pertamanya terhadap pengetahuan perawatan bayi baru lahir. Tahap kedua memberikan pemaparan tentang perawatan bayi baru lahir. Tahap ketiga adalah melakukan evaluasi terhadap pengetahuan ibu tentang perawatan bayi baru lahir. Melalui pemaparan ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya perawatan yang baik pada bayi baru lahir.
Upaya Peningkatan Kesehatan Remaja dengan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi dan Pemberian Acupressure Massage untuk Konsentrasi Belajar Neni Sri Rahayu; Ratih Sukma Dewi; Erni Septriana Silaban; Asmida Erliana Simatupang; Eti Salafas
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescence is a period in the journey of human life. The teenage period is the period in which individuals have passed childhood and entered adulthood.The teenage period is the period where individuals have passed childhood and entered adulthood.One of the problems facing teenagers is related to reproductive health, usually this starts from a lack of information, understanding and awareness to achieve a healthy reproductive state.Providing reproductive health education is one effort to convey information to the public about reproductive healthwith the hope that it can influence knowledge, attitudes and behavior. In addition, in the learning process there are several indicators that influence it, one of which is concentration on studying. One of the efforts that can be made to help improve concentration in studying in teenagers is by providing acupressure massage a stimulation technique to smooth the flow of blood, nerves and meridians towards the head and brain. The aim of this activity is to increase adolescent knowledge about reproductive health and introduce accupressure massageso that it can be practiced to overcome concentration problems in learning in adolescents.Community service activities include situation analysis, obtaining permits from partners, implementing activities starting from providing posttests, delivering materials and conducting evaluations by providing posttests.The result of this activity is an increase in knowledge about reproductive health and acupressure massage techniques to improve learning concentration.It is expected that this activity can increase insight, especially for teenagers, and can be practiced in everyday life.     Abstrak Masa remaja merupakan periode dalam perjalanan kehidupan manusia. Periode remaja adalah periode dimana individu telah melewati masa anak-anak dan memasuki masa dewasa. Salah satu permasalahan remaja yaitu berkaitan dengan kesehatan reproduksi, biasanya hal ini berawal dari kurangnya informasi, pemahaman dan kesadaran untuk mencapai keadaan sehat secara reproduksi. Pemberian pendidikan kesehatan reproduksi adalah salah satu upaya menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang kesehatan reproduksi dengan harapan dapat berpengaruh terhadap pengetahuan, sikap dan perilakunya. Selain itu, pada proses belajar terdapat beberapa indikator yang mempengaruhi salah satunya adalah konsentrasi belajar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan konsentrasi belajar pada remaja dengan pemberian accupressure massage yaitu teknik rangsangan untuk melancarkan alirah darah, syaraf dan meridian menuju kearah kepala dan otak. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan memperkenalkan accupressure massage agar bisa dipraktikkan untuk mengatasi masalah konsentrasi belajar pada remaja. Kegiatan pengadian masyarakat diantaranya yaitu analisis situasi, melakukan perizinan pada mitra, pelaksanaan kegiatan mulai dari pemberian posttest, penyampaian materi dan melakukan evaluasi dengan pemberian posttest. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan teknik accupressure massage untuk meningkatkan konsentrasi belajar. Diharapkan kegiatan ini dapat menambah wawasan khususnya pada remaja dan dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Edukasi Prenatal Yoga untuk Meningkatakan Kesehatan Ibu Hamil di Desa Pasekan UPTD Ambarawa Kristiyana Tri Rahayu; Septiningrum; Weni Ambarwati; Haleen Idha Prasetyati; Hartini; Afriyani, Luvi Dian
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

During the pregnancy process, there will be changes in all the mother's body systems that can cause discomfort during the pregnancy process. Yoga is one of the activities or exercises that can be done by everyone including pregnant women. Yoga in pregnancy or often called prenatal yoga is able to reduce the physical discomfort of pregnant women and can make the mother's mood better (Islami & Ariyanti, 2019).           According to research by Islami and Ariyanti, 2019 the mother's health condition before prenatal yoga experienced one to three pregnancy complaints as much as 69%, the remaining more than three complaints 31% while the mother's health condition after doing prenatal yoga 58.6% did not experience pregnancy complaints and 41% experienced one to three pregnancy complaints. The results of the marginal homogeneity statistical test obtained a value of p = 0.000 which means that there is an effect of prenatal yoga on maternal health conditions during pregnancy (Islami & Ariyanti, 2019). So it can be concluded that prenatal yoga has the benefit of reducing maternal complaints during pregnancy.  Prenatal yoga is said to be useful for reducing psychological stress and anxiety, nyeripungung, high risk of pregnancy complications, and affecting the length of labor (Dewi et al., 2018).  This service activity was carried out in several stages, namely in stage 1 of the approach, namely by contacting the CI / land supervisor to find out the number of pregnant women in Pasekan Village. Contacting the Village Midwife concerned with the target. Making SAP, questionnaires, leaflets and materials via digital. Stage 2 Implementation Procedures, namely by introducing, distributing and filling out pre prenatal yoga questionnaires, providing counseling about prenatal yoga, yoga sessions, question and answer sessions, and finally distributing and filling out post prenatal yoga questionnaires. With the results obtained as many as 14 respondents (100%) had good knowledge. Education of all respondents becomes more understanding about prenatal yoga to support better pregnancy and childbirth.                           Abstrak Selama proses kehamilan akan terjadi perubahan pada semua sistem tubuh ibu yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan selama proses kehamilan. Yoga merupakan salah satu aktivitas atau latihan yang dapat dilakukan oleh semua orang termasuk ibu hamil. Yoga dalam kehamilan atau sering disebut dengan prenatal yoga mampu mengurangi ketidaknyamanan fisik ibu hamil dan mampu membuat mood ibu menjadi lebih baik. Kondisi kesehatan ibu sebelum prenatal yoga mengalami satu hingga tiga keluhan kehamilan sebanyak 69%, sisanya lebih dari tiga keluhan 31%  sedangkan kondisi kesehatan ibu setelah melakukan prenata yoga 58.6% tidak mengalami keluhan kehamilan dan 41% mengalami satu hingga tiga keluhan kehamilan. Hasil uji statistik marginal homogeneity diperoleh nilai p=0.000 yang maknanya adapengaruh  prenatal yoga  terhadap kondisi kesehatan ibu selama kehamilan. Sehingga dapat disimpulkan prenatal yoga memiliki manfaat mengurangi keluhan ibu selama kehamilan.  Prenatal yoga dikatakan bermanfaat untuk mengurangi stres psikis dan kecemasan, nyeripungung, risiko tinggi komplikasi kehamilan, dan mempengaruhi lama persalinan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu pada tahap 1 pendekatan yaitu dengan Menghubungi bidan desa untuk mengetahui jumlah ibu hamil di Desa Pasekan.. Membuat SAP, kuesioner, leaflet serta materi lewat digital. Tahap 2 Prosedur Pelaksanaan yaitu dengan Perkenalan, Pembagian dan pengisian kuesioner pre prenatal yoga, Memberikan konseling tentang prenatal yoga, Sesi yoga, Sesi tanya jawab, dan terakhir pembagian dan pengisian kuesioner post prenatal yoga. Dengan hasil yang didapat sebanyak 14 reponden (100%) berpengetahuan baik . Edukasi seluruh responden menjadi lebih paham tentang prenatal yoga untuk mendukung kehamilan dan persalinan lebih baik.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. D G1P0A0 Umur 27 Tahun di Pustu Ngempon Tahun 2024 Wayan Dewi Lestari; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy, childbirth, postpartum, neonatal is a physiological condition that can threaten the safety of the life of the mother and baby and can even cause death. One of the efforts that can be made is to apply a comprehensive midwifery care model to optimize the detection of neonatal maternal high risk. The purpose of Comprehensive Obstetric Care (CoC) for Mrs. D is to provide obstetric care for pregnant women, childbirth, postpartum, BBL, and family planning for Mrs. D G1P0A0. The method used in the case study of comprehensive care in pregnant women, childbirth, newborns and postpartum is a descriptive method. The type of discreet research used is a case study sample in this study, namely a pregnant woman in the third trimester of 36 weeks gestation, G2P1A0. The research time is Mei 30, 2024 - Juli 08, 2024 in the Ngempon, Lingkungan klego rt 05/ Rw 03. The research instrument uses the SOAP documentation method. The collection technique uses primary data through interviews, observations, physical examinations, and KIA books. The results of the care were obtained by Mrs. D, 39 weeks pregnant, physiologically pregnant, no complaints. Childbirth gets anti-biotic and also anti-pain. The postpartum period went well, there was no bleeding and also uterine contractions were good. In newborns, the results of normal antopometric examination, apgar score 8/9/10 and SHK examination are negative. Mrs. D decided to using a birth control implant.   Abstrak Masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus merupakan suatu keadaan fisioligis yang dapat mengancam keselamatan jiwa ibu dan bayi bahkan dapat menyebabkan kematian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan menerapkan model asuhan kebidanan komperhensif untuk mengoptimalkan deteksi resiko tinggi maternal neonatal. Tujuan Asuhan Kebidanan Komperhensif (CoC) pada Ny. D untuk melakukan asuhan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas, BBL, dan KB pada Ny. D G1P0A0. Metode yang digunakan pada penelitian studi kasus asuhan komperhensif pada ibu hamil, bersalin, bayi baru lahir dan nifas ini adalah metode deskriptif. Jenis penelitian diskiptif yang digunakan adalah penelaah kasus (Case Study) sampel pada penelitian ini yaitu seorang ibu hamil trimester III usia kehamilan 36 minggu, G1P0A0. Waktu penelitian 30 Mei 2024 - 8 Juli 2024 di wilayah Desa Ngempon, Lingkungan klego rt 05/ Rw 03. Instrumen penelitian menggunakan metode dokumentassi SOAP. Teknik pengumpulan menggunakan data primer melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan buku KIA. Hasil Asuhan didapatkan Ny D usia kehamilan 39 minggu hamil fisiologis tidak ada keluhuan. Perssalinan mendapatkan anti biotik dan juga anti nyeri. Masa nifas berlangsung baik, tidak ada perdarahan dan juga kontraksi uterus baik. Pada bayi baru lahir hasil pemeriksaan antopometri normal, apgar score 8/9/10 dan pemeriksaan SHK negative. Ny.D memustukan untuk KB Implant.
Prenatal Yoga untuk Mengurangi Ketidaknyamanan Nyeri Punggung Ibu pada Kelas Ibu Hamil di Puskesmas Bringin Kabupaten Semarang Haryati; Hanik Ekowati; Sri Sutarti; Dina Fitrianingtyas; Veftisia, Vistra
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

by pregnant women in the second and third trimesters. The main causes are changes in posture, weight gain, and hormonal shifts. Prenatal yoga is recognized as an effective method to alleviate back pain while improving the physical and mental health of pregnant women. This article describes a community service program conducted in Nyemoh Village, Bringin District, Semarang Regency, aimed at enhancing pregnant women's knowledge about the benefits of prenatal yoga and their skills in practicing yoga to reduce back pain. The program involved 18 pregnant women and included counseling, yoga practice, and evaluation through pre-test and post-test assessments. Results showed an increase in the average knowledge score from 9.8 to 17.08. The program is recommended to be continued with improved collaboration and accessibility to educational media. Abstrak Nyeri punggung merupakan salah satu ketidaknyamanan yang sering dialami oleh ibu hamil trimester II dan III. Penyebab utamanya adalah perubahan postur tubuh, peningkatan berat badan, dan perubahan hormonal. Prenatal yoga dikenal sebagai salah satu metode efektif untuk mengurangi nyeri punggung sekaligus meningkatkan kesehatan fisik dan mental ibu hamil. Artikel ini mendeskripsikan pelaksanaan pengabdian masyarakat di Desa Nyemoh, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang manfaat prenatal yoga dan keterampilan praktik yoga untuk mengurangi nyeri punggung. Kegiatan melibatkan 18 ibu hamil, dilakukan melalui penyuluhan, praktik yoga, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 9,8 menjadi 17,08. Program ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan peningkatan kolaborasi dan aksesibilitas media edukasi.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care ( COC ) pada Ny. A Usia 22 Tahun di Pustu Candirejo Rohmini, Samsi; Ida Sofiyanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy, childbirth, postpartum, neonatal is a physiological condition that can threaten the safety of the life of the mother and baby and can even cause death. One of the efforts that can be made is to apply a comprehensive midwifery care model to optimize the detection of neonatal maternal high risk. The purpose of Comprehensive Obstetric Care (COC) for Mrs. A is to provide obstetric care for pregnant women, childbirth, postpartum, BBL, and family planning for Mrs. A G1P0A0. The method used in the case study of comprehensive care in pregnant women, childbirth, newborns and postpartum is a descriptive method. The type of discreet research used is a case study sample in this study, namely a pregnant woman in the third trimester of 19 weeks 3 day gestation, G1P0A0. The research time is June 02, 2023 -  November 30, 2024 in the Candirejo Village area RT 04 RW 02. The research instrument uses the SOAP documentation method. The collection technique uses primary data through interviews, observations, physical examinations, and KIA books. The results of the care were obtained by Mrs. A, 19 weeks 3 day pregnant, physiologically pregnant, no complaints. Childbirth gets anti-biotic and also anti-pain. The postpartum period went well, there was no bleeding and also uterine contractions were good. In newborns, the results of normal antopometric examination, apgar score 8/9/10 and SHK examination are negative. Mrs. A decided to inject birth control for 3 months before using birth control implants.                           Abstrak Masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus merupakan suatu keadaan fisioligis yang dapat mengancam keselamatan jiwa ibu dan bayi bahkan dapat menyebabkan kematian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan menerapkan model asuhan kebidanan komperhensif untuk mengoptimalkan deteksi resiko tinggi maternal neonatal. Tujuan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. A untuk melakukan asuhan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas, BBL, dan KB pada Ny. A G1P0A0. Metode yang digunakan pada penelitian studi kasus asuhan komprehensif pada ibu hamil, bersalin, bayi baru lahir dan nifas ini adalah metode deskriptif. Jenis penelitian diskiptif yang digunakan adalah penelaah kasus (Case Study) sampel pada penelitian ini yaitu seorang ibu hamil trimester II usia kehamilan 19 minggu 3 hari, G1P0A0. Waktu penelitian 02 Juni 2024 - 30 November 2024 di wilayah Desa Candirejo RT 04 RW 02. Instrumen penelitian menggunakan metode dokumentassi SOAP. Teknik pengumpulan menggunakan data primer melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan buku KIA. Hasil Asuhan didapatkan Ny A usia kehamilan 19 minggu 2 hari hamil fisiologis tidak ada keluhan. Persalinan mendapatkan antibiotik dan juga anti nyeri. Masa nifas berlangsung baik, tidak ada perdarahan dan juga kontraksi uterus baik. Pada bayi baru lahir hasil pemeriksaan antopometri normal, apgar score 8/9/10 dan pemeriksaan SHK negative. Ny. A memutuskan untuk menggunakan KB suntik 3 bulan. Hasil yang diperoleh yaitu telah dilakukan asuhan kebidanan komprehensif mulai dari masa kehamilan dengan usia kehamilan 19 minggu 3 hari sampai dengan menjadi akseptor KB dan dilakukan pendokumentasi SOAP.  
Pijat Tui Na sebagai Upaya Meningkatkan Nafsu Makan pada Balita di Dusun Pengkol, Kelurahan Ceweng Kabupaten Jombang Pipit Ariani; Wahyu Kristiningrum
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Child growth and development is a very important issue and needs serious attention. Growth can be seen from weight and height according to age, while development can be seen from motor skills, social, emotional, language skills, and cognitive abilities. Child growth and development are influenced by several factors, one of which is influenced by nutritional status. Efforts to overcome eating difficulties in toddlers can be done non-pharmacologically through tui na massage. Tui na massage is one way to overcome eating difficulties in toddlers, carried out for 6 consecutive days before eating for 30 minutes with 8 massage series that can overcome eating difficulties. The purpose of this community practice is to apply tui na massage as a complementary therapy in overcoming eating difficulties in toddlers. Method: Implementation of activities in the form of tui na massage training for mothers of toddlers with lecture, discussion and practice methods. The results obtained after implementing this community practice are the results of the pre-test of respondents in the good knowledge category (50%) good knowledge category. In addition, the skills of the respondents are also in the good category as indicated by the results of the evaluation value (98%). Tui Na massage is effective in overcoming eating difficulties in toddlers in Dusun Pengkol. The conclusion of this study is that the more routinely Tui Na massage is done, the more difficulty eating in toddlers will be resolved. It is hoped that mothers of toddlers are able and routinely apply this massage.   Abstrak Pertumbuhan dan perkembangan anak sangat bergantung pada pemenuhan nutrisi. Beberapa masalah yang sering terjadi dalam pemenuhan nutrisi yakni kesulitan makan pada balita yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan tumbuh kembang atau stunting. Penyebab umum kesulitan makan pada bayi dibedakan dalam 3 faktor, diantaranya adalah hilangnya nafsu makan, gangguan fungsi saluran cerna, dan gangguan proses makan atau gangguan oral motor. Upaya untuk mengatasi kesulitan makan dapat dilakukan dengan cara farmakologi maupun non farmakologi. Upaya dengan farmakologi antara lain dengan pemberian miltivitamin, dan micronutrien lainnya. Sedangkan non farmakologi antara lain melalui minuman herbal / jamu, pijat, akupresur, dan akupunktur. Pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan masalah yang sangat penting dan perlu mendapatkan perhatian yang serius. Pertumbuhan dapat dilihat dari berat badan dan tinggi badan menurut umur, sedangkan perkembangan dapat dilihat dari kemampuan motorik, sosial, emosional, kemampuan berbahasa, serta kemampuan kognitif. Upaya untuk mengatasi kesulitan makan pada balita dapat dilakukan dengan cara non farmakologi melalui pijat tui na. Pijat tui na merupakan salah satu cara untuk mengatasi kesulitan makan pada balita, dilakukan selama 10 hari secara berturut turut sebelum makan selama 30 menit dengan 8 rangkaian pijat yang dapat mengatasi kesulitan makan. Tujuan dari praktek komunitas ini untuk menerapkan pijat tui na sebagai terapi komplementer dalam  mangatasi kesulitan makan pada balita.Metode: Pelaksanaan kegiatan berupa pelatihan pijat tui na pada ibu balita dengan metode ceramah, diskusi dan praktik. Hasil yang didapatkan setelah melaksanakan praktek komunitas pijat tui na ini adalah hasil post – test responden baik (%) kategori pengetahuan baik. Pijat Tui Na efektif dalam mengatasi kesulitan Makan Pada pada balita di Dusun Pengkol. Simpulan dari penelitian ini semakin rutin pijat Tui Na dilakukan, maka kesulitan makan pada balita akan teratasi. Diharapkan agar ibu balita mampu dan rutin menerapkan pijat ini.                 
Pengabdian Masyarakat Prenatal Yoga untuk Mengurangi Ketidaknyamanan pada Ibu Hamil Trimester II dan III Sri Sulistyani1; Susiani Heny; Sasminaryati; Dwi Prasetyorini; Masruroh
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Back discomfort or pain is caused by instability of the joints due to flexing of the ligaments, disruption of the spinal curve, stretching of the abdominal muscles and an increase in the mother's weight, causing the mother to feel tired easily and allowing the mother to assume the wrong body posture. Discomfort can be treated by providing non-pharmacological therapy with prenatal yoga. Prenatal yoga is performed using basic movement techniques to reduce discomfort and stimulate the natural ability to heal oneself by restoring positive energy balance in the body. This community service aims to provide information about prenatal yoga to reduce discomfort in second and third trimester pregnant women. The steps are to record how many pregnant women are willing to take part in prenatal yoga, inviting pregnant women to the place provided, prenatal yoga counseling and training and evaluation using a questionnaire. Community service was carried out on site on November 15 2024 at 09.00 – 11.00 WIB, which was attended by 10 second and third trimester pregnant women.  The results showed an increase in the knowledge and skills of pregnant women before and after being given counseling about prenatal yoga to reduce discomfort. Before the counseling was carried out the level of knowledge of pregnant women was poor, then after the counseling was carried out the level of knowledge of pregnant women became sufficient and good.   Abstrak Ketidaknyamanan atau Nyeri punggung disebabkan terjadinya ketidakstabilan sendi-sendi akibat melenturnya ligament, gangguan kurva spinalis, merengangkan otot abdomen dan peningkatan berat badan ibu menyebabkan ibu mudah merasa lelah dan memungkinkan ibu mengambil posisi postur tubuh yang salah. Ketidaknyamann dapat ditangani dengan pemberian terapi non farmakologi dengan prenatal yoga. Prenatal yoga dilakukan dengan teknik gerakan dasar untuk mengurangi ketidaknyamanan dan merangsang kemampuan alami menyembuhkan diri sendiri dengan mengembalikan keseimbangan energi positif pada dalam tubuh. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang prenatal yoga untuk mengurangi ketidaknyamanan pada ibu hamil Trimester II dan III. Adapun langkah-langkahnya adalah mendata berapa banyak ibu hamil yang bersedia mengikuti prenatal yoga, mengundang para ibu hamil di tempat yang sudah disediakan, penyuluhan dan pelatihan prenatal yoga serta evaluasi menggunakan kuesioner. Pengabdian masyarakat dilakukan secara on site pada tanggal 15 November 2024 pukul 09.00 – 11.00 WIB yang diikuti oleh 10 orang ibu hamil trimester II dan III.  Hasil terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang prenatal yoga untuk mengurangi ketidaknyamanan. Sebelum dilakukan penyuluhan tingkat pengetahuan ibu hamil adalah kurang, kemudian setelah dilakukan penyuluhan tingkat pengetahuan ibu hamil menjadi cukup dan baik.
Literature Review: Birth Ball untuk Mengurangi Nyeri Persalinan Kala 1 Anjeli Kusuma Wijayanti; Maulidina, Rifatul; Nita Amalia Nur Azizah; Lintang Wening Pembayun; Putri Dahlia Febiyola; Sari, Kartika
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Labor pain occurs due to uterine contractions pushing the baby's head, causing the cervix to open and dilate. Labor pain will cause complications, namely prolonged labor if it is not treated with good pain management. One therapy for labor pain in the first stage of labor is the Birth Ball. A birth ball is a rubber ball that is inflated for mothers in labor which aims to reduce labor pain. The aim of this study was to describe the effect of birth balls to reduce labor pain. It was found that there was an influence of the Birth Ball to reduce labor pain. This is because the birthing mother lying on the birth ball causes the fetus to hang and reduces pressure and pain on the back, thereby reducing the pain. It can be concluded that there is an effect of the birth ball to reduce labor pain.   Abstrak Nyeri persalinan timbul akibat kontraksi uterus yang mendorong kepala bayi sehingga menyebabkan pembukaan dan penipisan serviks. Nyeri persalinan akan menyebabkan komplikasi yaitu partus lama jika tidak diatasi dengan manajemen nyeri yang baik. Salah satu terapi untuk nyeri persalinan kala 1 dengan birth ball. Birth ball/gym ball adalah bola karet yang dipompa untuk ibu bersalin yang bertujuan untuk mengurangi nyeri persalinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengurangi nyeri persalinan. Didapatkan bahwa ada pengaruh birth ball untuk mengurangi nyeri persalinan. Hal ini dikarenakan ibu bersalin yang membungkuk diatas birth ball menyebabkan janin menggantung dan mengurangi rasa sakit. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh birth ball untuk mengurangi nyeri persalinan kala 1.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care pada Ny “M” Usia 32 Tahun di Puskesmas Long Ikis Islami Rantika; Widyaningsih, Ari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal and infant mortality rates are one of the indicators to measure the health status of a country. Early detection efforts to overcome morbidity and mortality for mothers, infants and toddlers can be carried out by implementing continuous care or Continuity Of Care (COC) starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborns, to family planning. The purpose of this study is to provide comprehensive and continuous midwifery care to Mrs. M starting from pregnancy, childbirth, postpartum, neonates and family planning. The type of descriptive research used is a case study. The research instrument uses a descriptive approach method and is documented in the form of SOAP. In this care, the author collects data through interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, documentation studies and bibliography studies. This study was conducted in June-August 2024. During the second pregnancy care, the mother complained of back pain and was given yoga care. The labor process went smoothly and the mother was given deep breathing relaxation care to reduce labor pain. No problems or complications were found during the postpartum visit. In newborn care, all were within normal limits and the baby was given HB0 and SHK immunizations. Meanwhile, in family planning care, Mrs. M used a 3-month injection. It is hoped that health workers will increase education to improve the knowledge of pregnant women so that they can go through pregnancy well without complications.   Abstrak Angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indikator untuk mengukur derajat kesehatan bagi suatu negara. Kegiatan upaya deteksi dini untuk mengatasi kesakitan maupun kematian baik ibu, bayi dan balita tersebut dapat dilakukan dengan salah satunya yaitu implementasi asuhan berkelanjutan atau Continuity Of Care (COC) yang dimulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, sampai dengan KB. Tujuan penelitian ini mampu memberikan asuhan kebidanan pada Ny. M secara komprehensif dan berkesinambungan mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, neonatus dan KB. jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi kasus (case study), Instrumen penelitian menggunakan metode pendekatan yang bersifat deskriptif dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Dalam asuhan ini, penulis mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pustaka. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2024. Pada asuhan kehamilan kedua ibu mengeluh nyeri punggung dan diberikan asuhan senam yoga. Proses persalinan berjalan dengan lancar dan ibu diberikan asuhan relaksasi nafas dalam untuk mengurangi nyeri persalinan. Pada kunjungan nifas tidak ditemukan masalah dan penyulit. Pada asuhan bayi baru lahir didapatkan semua dalam batas normal dan bayi diberikan imunisasi HB0 dan SHK. Sedangkan pada asuhan KB Ny. M menggunakan KB suntik 3 bulan. Diharapkan tenaga kesehatan meningkatkan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil sehingga dapat melewati kehamilan dengan baik tanpa penyulit.