cover
Contact Name
Toni Nasution
Contact Email
toniandrionasution@gmail.com
Phone
+6285361305340
Journal Mail Official
jurnalpendis2023@gmail.com
Editorial Address
Editor In Chief Abd. Kholik Munthe, M.Psi Editorial Board Gumarfi Rahis Pasaribu, M.Pd Desi Fitria (STKIP ydb Lubuk Alung) ID Sinta: 6780476 Muhammad Saleh Assingkily, M.Pd Sahlan, M.Pd Torkis Dalimunthe, M.Pd Reviewer Dr. Sri Rahayu Pudjiastuti, M.Pd (STKIP Kusuma Negara) Dr. Harmona Daulay, M.Si Dr. Deni Setiawan, M.Pd (UNIMED) Dr. Mursal Aziz, M.Pd.I (STIT AILU) Dr. Eka Susanti, M.Pd UIN SU Medan Layout Editor Ahmad Syarqawi, M.Pd
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial
ISSN : -     EISSN : 28307763     DOI : https://doi.org/10.61721/pendis.v1i1
Jurnal pendis merupakan salah satu jurnal yang dikelola oleh yayasan insan cipta medan. jurnal pendis memberikan peluang kepada setiap para akademisi (baik dosen, mahasiswa dan para pendidik lainnya) yang akan menerbitkan tulisan terbaiknya. Secara garis besar tulisan ini akan memuat berbagai pembahasan ilmiah tentang penelitian dan pendidikan ilmu sosial. Tulisan yang akan diterbitkan harus melalui prosedur yang telah disepakati oleh pengelola jurnal pendis, sehingga secara administratif dapat berjalan dengan baik. Jurnal pendis akan diterbitkan sebanyak tiga kali dalam kurun waktu satu tahun (April, Agustus, dan Desember), sehingga diharapkan dapat menampung antusias penulis untuk menerbitkan tulisannya pada jurnal pendis.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2025): April" : 5 Documents clear
FILSAFAT ILMU DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Wijayanti, Dewi; Sugianti
PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial) Vol. 4 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pendis.v4i1.401

Abstract

Filsafat ilmu merupakan kajian mendasar dalam memahami hakikat dan sumber ilmu pengetahuan. Dalam perspektif pendidikan Islam, filsafat ilmu tidak hanya berfungsi untuk mengeksplorasi pengetahuan ilmiah secara rasional, tetapi juga untuk menghubungkan pengetahuan tersebut dengan nilai-nilai keagamaan yang berasal dari wahyu. Pendidikan Islam memandang ilmu sebagai sarana untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep-konsep utama dalam filsafat ilmu, termasuk epistemologi, ontologi, dan aksiologi, serta relevansinya dengan pendidikan Islam. Lebih lanjut, artikel ini menyoroti peran integrasi antara ilmu pengetahuan dan ajaran Islam dalam membentuk individu yang berakhlak mulia dan memiliki wawasan luas.
PERANAN FILSAFAT ILMU DALAM PENDIDIKAN PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Futri, Fitri Pratiwi; Susanti, Rahma; Nursanti, Aprilia
PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial) Vol. 4 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pendis.v4i1.402

Abstract

Filsafat ilmu memiliki peran strategis dalam memberikan dasar normatif, epistemologis, dan aksiologis bagi pendidikan berbasis nilai-nilai Pancasila. Artikel ini mengupas peranan filsafat ilmu dalam pendidikan Pancasila di tingkat Sekolah Dasar, dengan menyoroti pentingnya pengembangan karakter dan moral siswa dalam menghadapi tantangan era globalisasi. Nilai-nilai Pancasila, seperti keadilan, persatuan, dan kemanusiaan, tidak hanya diajarkan sebagai doktrin tetapi juga diterapkan melalui pendekatan ilmiah dan praktis yang relevan dengan kehidupan siswa. Penelitian ini menggunakan metode literature review yang memanfaatkan data dari jurnal nasional dan internasional, buku referensi, serta hasil penelitian terdahulu. Pendekatan deskriptifanalitis digunakan untuk menyusun gagasan tentang bagaimana filsafat ilmu dapat menjadi kerangka berpikir dalam pembelajaran Pancasila. Analisis ini menunjukkan bahwa filsafat ilmu membantu menjelaskan nilai-nilai Pancasila secara logis, sehingga siswa tidak hanya menerima nilai-nilai tersebut tetapi juga mampu menganalisis dan menginternalisasikannya dalam perilaku sehari-hari. Hasil kajian ini menegaskan bahwa penerapan filsafat ilmu dalam pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar berpotensi besar untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga bermoral dan berjiwa nasionalis. Dengan internalisasi nilai-nilai Pancasila sejak dini, siswa diharapkan mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan identitas sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
EFEKTIVITAS PROJECT-BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN LITERASI DIGITAL DAN KREATIVITAS SISWA SEKOLAH DASAR Lovita Marcheilla; Winda Oktaviana; Berta Oriyani
PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial) Vol. 4 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pendis.v4i1.403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan keterampilan literasi digital dan kreativitas siswa sekolah dasar berdasarkan hasil kajian literatur dari penelitian sebelumnya. Berdasarkan hasil analisis, PjBL terbukti mampu meningkatkan literasi digital siswa melalui integrasi teknologi dalam proyek pembelajaran. Selain itu, PjBL memberikan ruang untuk pengembangan kreativitas melalui aktivitas kolaboratif, pemecahan masalah, dan eksplorasi ide. Artikel ini merangkum temuan-temuan utama dari berbagai literatur, memberikan wawasan tentang keunggulan PjBL dalam membangun keterampilan abad ke-21 pada siswa sekolah dasar.
MENANAMKAN NILAI-NILAI MORAL DAN ETIKA DALAM PELAJARAN PPKN PADA SISWA SEKOLAH DASAR Trisya Damayanti; Sari, Ika Kartika; Putri, Ade Bagus
PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial) Vol. 4 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pendis.v4i1.420

Abstract

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai moral dan etika pada siswa sekolah dasar. Melalui pembelajaran PPKN, siswa tidak hanya diajarkan tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara, tetapi juga mengenai nilai-nilai luhur yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode dan strategi yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai tersebut dalam konteks PPKN, serta dampaknya terhadap karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai moral dalam pembelajaran PPKN dapat meningkatkan pemahaman dan penerapan etika dalam kehidupan sehari-hari siswa.
TRADISI MANGALAP BORU Dora, Nuriza; Wahyuni, Putri; Harahap, Rizqy Amallia; Khairani, Salva
PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial) Vol. 4 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pendis.v4i1.508

Abstract

Tradisi Mangalap Boru merupakan salah satu aspek budaya yang hidup dalam masyarakat Batak, khususnya dalam upacara adat perkawinan. Tradisi ini melibatkan pemberian gelar "boru" (putri) kepada perempuan yang telah menikah sebagai simbol penerimaan dan pengakuan dari pihak keluarga suami. Mangalap Boru tidak hanya sekadar prosesi seremonial, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai sosial, kekeluargaan, serta penghormatan terhadap adat istiadat. Artikel ini mengkaji makna dan peran tradisi Mangalap Boru dalam kehidupan sosial masyarakat Batak, serta bagaimana tradisi ini mempertahankan relevansinya di tengah perubahan zaman. Penelitian ini dilakukan melalui studi literatur dan wawancara dengan tokoh adat setempat untuk menggali pemahaman yang lebih dalam mengenai implementasi dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tradisi ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Mangalap Boru memiliki fungsi penting dalam mempererat hubungan antar keluarga, sekaligus menjadi sarana untuk menjaga kelestarian budaya Batak. Meskipun menghadapi modernisasi, tradisi ini masih dipraktikkan dengan berbagai penyesuaian, mencerminkan dinamika budaya yang tetap relevan dalam konteks kekinian.

Page 1 of 1 | Total Record : 5