cover
Contact Name
Ahmad Ashifuddin Aqham
Contact Email
garuda@apji.org
Phone
+6285641123450
Journal Mail Official
lppm@stekom.ac.id
Editorial Address
Jl. Majapahit No.304, Pedurungan Kidul, Kec. Pedurungan, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 52361
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu
ISSN : 28091574     EISSN : 28091566     DOI : 10.51903
Berkaitan Bidang Teknik/MIPA: Teknik Mesin, Teknik Informatika, Ilmu Komputer dan Teknik Sipil Berkaitan Bidang Pertanian: Agroteknologi, Budidaya Perairan Berkaitan Bidang Sosial Humaniora Berkaitan Bidang Seni: Ilmu Seni, Arsitek Berkaitan Bidang Ekonomi : Manajemen, Akuntansi dan Ekonomi Pembangunan Berkaitan Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan: Matematika, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 173 Documents
Digital Fashion Graphic Berdasarkan Inovasi Ornamen Kala Abi Senoprabowo; Dwi Puji Prabowo; Khamadi Khamadi
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol 2 No 2 (2022): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/semnastekmu.v2i1.190

Abstract

Ornamen Kala sering dijumpai di bangunan candi baik di Jawa maupun Bali. Ornamen ini sangat menonjol karena letaknya di atas pintu utama bangunan candi. Secara visual, disamping ornamen ini sangat menarik tetapi juga ikonik sehingga mudah diterima masyarakat. Penelitian ini mencoba mengembangkan ornamen kala menjadi sebuah komoditas fashion bagi generasi muda. Sehingga diperlukan perancangan desain fashion graphic yang secara sistematis mulai dari perancangan desain ornamen kala hingga pemasaran produk fashion dari ornamen tersebut dalam digital graphic. Penelitian dilakukan dengan proses eksplorasi, perancangan, hingga perwujudan. Data ornamen kala dari proses eksplorasi menghasilkan ide desain ornamen kala dalam bentuk motif utama, pendukung, dan isian. Sebagai hasil akhirnya hasil inovasi desain ornamen kala diwujudkan dalam produk fashion berupa dress, kain, hingga merchandise yang mengedepankan dua inovasi ornamen kala dalam implementasi media pemasaran berupa logo, media sosial, dan website.
KOMPARASI UJI PERFORMA ALGORITMA C4.5 DAN K-NEAREST NEIGBOR DALAM MEMPREDIKSI PENYAKIT DIABETES Adhi Tristiyanto; Sriyanto Sriyanto
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol 2 No 2 (2022): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/semnastekmu.v2i1.191

Abstract

Tingginya angka statistik penderita diabetes memerlukan antisipasi dari dinas kesehatan untuk menekan dan mencegah ledakan penderita diabetes. Oleh karena itu, diagnosis dini diabetes dapat membantu pengobatan diabetes lebih cepat dan dapat menghindari komplikasi penyakit berbahaya lainnya. Salah satu pencatatan yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan teknik klasifikasi dengan data mining. Algoritma C4.5 dan K-Nearest Neigbor merupakan metode yang dapat digunakan untuk memprediksi diabetes. Dari hasil pengujian 520 data yang terbagi menjadi 80% atau 416 data sebagai data latih dan 20% atau 104 sebagai data pengujian, algoritma C45 (Decision Tree) memiliki akurasi yang lebih tinggi dibandingkan k-NN dengan menggunakan seluruh atribut dengan akurasi sebesar 98% sedangkan k-NN memiliki akurasi sebesar 83%. Sedangkan untuk penggunaan menggunakan fitur berbasis heatmap, algoritma C45 memiliki akurasi 88% lebih tinggi dibandingkan algoritma k-NN dengan akurasi 84%. Pada algoritma k-NN, mencari jumlah k yang optimal adalah 4 dengan akurasi 88%.
Strategi Pemberdayaan Umkm Berbasis Sentra Wisata Kuliner Di Surabaya Yuli Ermawati; Moh.Sodikin; Endah Supeni
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol 2 No 2 (2022): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/semnastekmu.v2i1.192

Abstract

Kuliner merupakan salah satu elemen penting yang memberi pengalaman wisatawan secara utuh terhadap budaya tuan rumah pada sebuah destinasi. Kuliner mampu menceritakan budaya yang dimiliki oleh masyarakat pada suatu daerah wisata sehingga memperkaya pengalaman perjalanan yang didapatkan oleh wisatawan. Tujuan dari didirikannya Sentra Wisata Kuliner (SWK) yaitu untuk meningkatkan perekonomian warga sekaligus pariwisata kota dengan memperhatikan pengelolaan sumber daya manusia, produksi, serta keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas pemberdayaan UMKM berbasis Sentra Wisata Kuliner di Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi serta metode survey. Wawancara dilakukan pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Surabaya, beberapa UMKM SWK, dan Pelaku Wisata Kuliner/ Pengunjung di Surabaya. Hasil dari penelitian ini adalah Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Surabaya saat ini ada 49 dengan jumlah 1.116 UMKM dan dikelola oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumgdag) Surabaya. 4 diantaranya sudah menerapkan sistem pembayaran single cashier dan pembayaran digital. Untuk kebijakan pemberdayaan UMKM di SWK yang diberikan oleh Pemerintah belum dapat dikatakan efektif karena terkendala oleh pandemi. Beberapa UMKM di SWK memerlukan motivasi dan beberapa sarana yang dapat menarik pengunjung untuk datang ke SWK. Untuk strategi pemberdayaan UMKM kedepannya diperlukan beberapa kerjasama dengan pihak-pihak yang dapat memberikan nilai tambah dari SWK sebagai upaya menarik minat pengunjung.
Peran Dan Strategi Akuntan Milenial Di Era New Normal Pujianto Pujianto; Aminatuzzuhro Aminatuzzuhro; Yuli Ermawati
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol 2 No 2 (2022): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/semnastekmu.v2i1.193

Abstract

Pandemi virus korona telah menyebabkan beragam krisis di seluruh penjuru dunia. Pasar finansial global tertekan sejak pekan terakhir Februari 2020. Organisasi menghadapi beragam masalah baru yang terus mengancam, seperti virus (malware), serangan terhadap infrastruktur, pembobolan data, dan penipuan pembayaran (fraud). Firma akuntan, pajak, dan jasa keuangan termasuk UMKM juga tidak luput dari risiko bahaya kejahatan cyber itu sendiri, dengan potensi pembobolan data dan akses yang tidak sah ke pembukuan yang menciptakan potensi penipuan pengembalian pajak dan pensiun, pencurian identitas, serta penipuan financial terhadap klien. Generasi milenial sangat update teknologi karena ketika lahir telah akrab dengan perkembangan teknologi di masyarakat. Alhasil para Akuntan dari generasi milenial ini sangat diperlukan perannya sebagai solusi permasalahan yang terjadi. Metode pada penelitian ini adalah mix methode, dimana untuk kualitatif melakukan wawancara mendalam terhadap Akuntan Pendidik, Akuntan Publik, dan Praktisi Akuntan milenial, dan untuk kuantitatif melakukan survey terhadap 100 akuntan milenial di Surabaya. Penelitian ini mengungkap bahwa Akuntan Milenial di Surabaya yang diwakili oleh koresponden telah dikatakan siap menghadapi era new normal. Dan terdapat 17 strategi yang bisa disiapkan oleh Akuntan milenial agar siap menghadapi era new normal.
STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING PERAJIN LONTONG DI ERA INDUSTRI 4.0 (Studi Kasus Kampung Lontong Banyu Urip Lor di Kota Surabaya) Agung Bayu Murti; Erma Tri Wahyuningdyah
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol 2 No 2 (2022): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/semnastekmu.v2i1.194

Abstract

Tujuan umum penelitian ini adalah adanya strategi dan kebijakan yang tepat sasaran terkait upaya peningkatan daya saing agar pengrajin lontong khususnya UMK Kampung Lontong di Kupang Krajan Surabaya mampu berdaya saing dan masuk dalam supply chain industri kuliner Kota Surabaya sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Surabaya. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan Aset-Proses-Kinerja (Asset-Process-Performance) atau lebih dikenal dengan sebutan Pendekatan APP sebagai basis penyusunan kerangka konseptual. Pendekatan APP muncul sebagai gagasan yang mengintegrasikan berbagai sumber daya yang kemudian mengalami proses dan selanjutnya menghasilkan kinerja sebagai suatu kesatuan ukuran daya saing (Momaya, 1998; Shee, 2002). Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan survey. Penelitian deskriptif dapat diartikan sebagai proses pemecahan masalah yang diselidiki dengan melukiskan keadaan subyek dan obyek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau bagaimana adanya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengrajin lontong di Kampung Lontong RW 6 Kelurahan Kupang Krajan yaitu sebanyak 30 perajin dan yang bersedia dan bisa diwawancarai sebanyak 17 orang. Hasil Penelitian menunjukkan untuk peningkatan daya saing dari sisi Asets adalah perlu pelatihan bagi pengusaha untuk menambah kompetensinya dengan menguasai manajemen keuangan dan manajemen sumber daya manusia, sedangkan dari sisi Proses adalah dengan melakukan kerjasama dengan akademisi dalam memanfaatkan hasil penelitian dan pengembangan melakukan tertib administrasi SDM dan organisasinya meskipun skala usahanya masih UMK, mengikutsertakan diri dan pegawainya bila ada pelatihan serta meningkatkan kemampuan kerjasama pengusaha lontong dalam pemenuhan pasokan bahan dan pemasaran, terakhir dari sisi Performa adalah perlu integrasi peran pengusaha, pemerintah dan akademisi dalam penelitian dan pengembangan inovasi teknologi dan produk baru.
Kajian Tentang Hukum Kehutanan Terhadap Daerah Otonom Baru (DOB) Di Indonesia Warsito Warsito; Rahayu Subekti
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol 3 No 1 (2023): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/semnastekmu.v3i1.195

Abstract

By laying a foundation in the forestry environment as a basis for running a regional government system, it will encourage the ability to reduce aspects of forest destruction in the region. The deterioration of existing forest conditions cannot be separated from the existence of a development and licensing system that has not prioritized forestry aspects as aspects that need to be prioritized. The effectiveness of law regarding human environmental issues cannot be separated from the state of the administrative apparatus and law enforcement officials as the infrastructure for effective implementation of the law in the realities of environmental life.
Implementasi Sertifikasi Halal Self Declaire Pada Usaha Mikro Dan Kecil Di Surabaya Erwan Aristyanto; Agus Sarwo Edi
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol 3 No 1 (2023): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/semnastekmu.v3i1.198

Abstract

. The aim of the research is to find out, analyze and evaluate the implementation of halal certification for micro and small businesses through BPJPH and to find out, analyze and evaluate how halal certification through BPJPH works for micro and small businesses in the city of Surabaya from an Islamic economic perspective. This research was carried out in accordance with the strategic research plan of Wijaya Putra University for 2020 - 2024 in the leading areas of managing innovation & creative industry with research topics on standardization and competitiveness of MSMEs and creative industries. This research uses descriptive qualitative research methods. This research data was collected through observation, interview and documentation techniques which were validated through method triangulation and source triangulation techniques and then analyzed through the stages of data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions and verification. The findings of this research are that the BPJPH self-declaration halal certification process for micro and small businesses in 2023 in the city of Surabaya which is dominated by food products rather than beverage products is carried out in several stages. First, registration is carried out online on the halal application and accompanied by a halal process companion from a BPJPH representative institution bringing the specified documents. Second, the halal process assistant from the BPJPH representative agency will carry out an inspection to check the suitability of the completeness of the files in the field. Third, holding a fatwa commission hearing to assess whether the product can be accepted or rejected. Fourth, products accepted at the fatwa commission hearing will be approved for certification. Halal certification in a sharia economic perspective applies three ethical principles, namely, aqidah, shiddiq, and amanah which are related to the urgency of halal certification not only for consumers but also business actors, including, among other things, the importance of eating halal food, providing guarantees and a sense of security as well as consumer protection
Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Terhadap Perencanaan Dan Pengendalian Keuangan Desy Ismah Anggraini; Pramandyah Fitah K; Amanatur Rosidah
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol 3 No 1 (2023): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/semnastekmu.v3i1.200

Abstract

An accounting information system is a system that is connected to each other as a whole, from procedures, forms, records, until finally financial reports can be created. There are two accounting information systems used by researchers, namely the cash receipt system and the cash disbursement system. The aim of this research is to find out how the accounting information system for cash receipts and disbursements is and the role of internal control at UD Dadhen Kurnia Abadi. UD Dadhen Kurnia Abadi is an MSME that operates in the catfish fillet industry so the organizational structure is more concise and the functions involved in a transaction are also quite small. Data was obtained by conducting interviews, observation and documentation. The research results show that the cash receipts and disbursements accounting information system running at UD. Dadhen Kurnia Abadi cannot be said to be good because it still uses manual recording which results in weaknesses, namely transactions recorded are not up to date so there are often discrepancies in recording so that the information produced is not accurate and precise and does not rule out the possibility of abuse of authority or embezzlement of funds. Apart from that, internal control is still less effective, there should be a strict separation of duties and responsibilities for each function, and the purchasing, receiving and cash functions should be separated.
Pengolahan Umkm Pandan Bernilai Ekonomi Tinggi Desa Wisata Cupak Jombang Irda Agustin Kustiwi; Cholis Hidayati
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol 3 No 1 (2023): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/semnastekmu.v3i1.201

Abstract

Cupak Village, Jombang is a hilly area, surrounded by forest plantations owned by Perhutani with quite good agricultural contours. The majority of the population earn their living as farmers, especially producers of tubers and other plants. Community agricultural and agricultural products have quite promising potential with the diversification and diversity of products made from raw materials into various processed foods such as porang and pandan. Cupak is a religious tourism village supported by the Ministry of Research, Technology and Higher Education's Matching Fund funding activities in 2022 by the accounting study program at 17 August University, Surabaya. Our note is that it needs to be followed up with follow-up activities in 2023, considering that there are activities that must be carried out related to food innovation made from pandan raw materials to improve the economy of the Cupak community and even tourism potential, especially religious and cultural tourism, which is held especially in the field of Green Economy. The aim of this activity is to maximize the potential for diversification and diversity of pandanus in the village. The process includes training and assistance to the community. MBKM collaboration involves Dikti personnel, DUDI, village officials and community groups who must work together in order to resolve the above problems. Implementation of the hexagonal model of local economic development which focuses on target groups, building synergy in creating the MBKM ecosystem, MSME groups and village officials, leading to achieving sustainable development.
PENGANGGARAN BERBASIS KINERJA PADA PEMERINTAH DESA CUPAK KABUPATEN JOMBANG Irda Agustin Kustiwi; Tri Ratnawati
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol 3 No 1 (2023): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/semnastekmu.v3i1.202

Abstract

Village fund and budget programs are activities carried out by the central government to develop Indonesia in developing village potential by empowering the local economy to realize community independence and create sustainable, independent villages. Cupak village, Ngusikan sub-district, Jombang district is one of the villages that has the potential for a religious tourism village, part of the villages assisted by the Higher Education Matching Fund by the accounting study program at the University of 17 August 1945 Surabaya. This village has a phenomenon that shows a level of independence in the management of the budgeting process that is still lacking by the local government. This explains the need for internal audits in the process of improving regional finances so that they can be used properly by both the regional government and the community. The research team chose a qualitative approach to produce internal audit results regarding the budgeting process and fund allocation in the Cupak religious tourism village, Jombang. They will also provide advice to interested parties. Researchers hope that the government and the community of Cupak village, Jombang will be involved in the process of preparing, implementing and being accountable for village fund budgeting.

Page 11 of 18 | Total Record : 173