cover
Contact Name
Muh. Nasir
Contact Email
perahubima@gmail.com
Phone
+6285253506723
Journal Mail Official
perahubima@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pemuda No. 65 RT.003 RW.001 Kel. Penataoi Kec. Mpunda, Kota Bima, NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
ISSN : 28305744     EISSN : 28305558     DOI : https://doi.org/10.55784/jkj
Core Subject : Health,
JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, merupakan jurnal open source, dengan fokus pada rumpun ilmu kesehatan termasuk ranah preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif yang menerbitkan artikel hasil penelitian asli maupun artikel hasil tinjauan pustaka, mencakup: Penelitian medis dan klinis, Penelitian kesehatan masyarakat (manajemen dan kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, epidemiologi, maupun kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja), Penelitian manajemen kebidanan atau yang terkait dengan kebijakan maupun upaya preventif dan promotif, Penelitian manajemen keperawatan atau yang terkait dengan keperawatan lingkungan dengan upaya promosi kesehatan. Terbit dua kali setahun yaitu Juni dan Desember
Articles 429 Documents
Faktor yang Memengaruhi Niat Vasektomi di Negara Berkembang: Systematic Literature Review Berbasis Theory of Planned Behavior Elvira Junia Aliffa; Alfiana Ainun Nisa; Muhammad Azinar
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2702

Abstract

Bukti mengenai faktor yang memengaruhi niat vasektomi pada pria di negara berkembang masih terpecah, terbatas pada wilayah tertentu, dan belum secara konsisten mengintegrasikan komponen utama Theory of Planned Behavior (TPB). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang memengaruhi niat vasektomi di negara berkembang berbasis Theory of Planned Behavior. Desain studi ini menggunakan systematic literature review berdasarkan pedoman PRISMA. Artikel dikumpulkan dari database PubMed, Scopus, dan ScienceDirect menggunakan kata kunci dalam Bahasa Inggris. Dari 793 artikel ditemukan 11 artikel yang terdiri dari 9 penelitian kuantitatif dan 2 penelitian kualitatif yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Artikel kemudian dianalisis dengan metode analisis naratif. Hasil kajian menunjukkan sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku merupakan faktor yang memengaruhi niat vasektomi di negara berkembang. Ketiga faktor tersebut bekerja saling berhubungan bukan hanya dari salah satu faktor saja dengan norma subjektif merupakan faktor paling dominan pada penelitian ini. Namun, tantangan berupa hambatan sosial, budaya, agama, sikap negatif, dan keterbatasan layanan vasektomi menyebabkan rendahnya niat melakukan vasektomi. Implikasi kebijakan menyoroti pentingnya strategi keluarga berencana yang lebih komprehensif, berpusat pada pria dan berbasis pasangan melalui kolaborasi lintas sektor, kampanye informasi yang relevan secara budaya, dan konseling yang berpusat pada pasangan.
Determinan Kesiapan Mahasiswa Keperawatan dalam Menghadapi Situasi Gawat Darurat Ayu Wahyuni Lestari; Sri Yuliana; Ineke Noviana; Nur Ramadhan; Martha Meti Kody
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2711

Abstract

Readiness of nursing students to manage emergency situations is a crucial competency prior to entering professional clinical practice. Several factors are presumed to influence readiness, including self-efficacy, academic achievement, and demographic characteristics. However, empirical evidence regarding the determinants of student readiness remains inconsistent. This study aimed to analyze the determinants of nursing students’ readiness in managing emergency situations by examining the roles of self-efficacy, Grade Point Average (GPA), gender, age, and living arrangements. A quantitative study with a cross-sectional analytic design was conducted among 56 nursing students selected using total sampling. Self-efficacy and readiness were measured using structured Likert-scale questionnaires and analyzed as numerical scores. Data analysis included Pearson correlation, Independent t-test, One-Way ANOVA, and multiple linear regression with a significance level set at p < 0.05. The mean self-efficacy score was 44.54 (SD = 6.14), while the mean readiness score was 55.52 (SD = 6.79). No significant correlation was found between self-efficacy and readiness (r = 0.18; p = 0.18). GPA showed a significant difference in readiness (p = 0.01), with students having GPA >3.50 demonstrating higher readiness levels. Gender, age, and living arrangements were not significantly associated with readiness (p > 0.05). Multiple linear regression analysis indicated that the overall model was significant (p = 0.03), with GPA emerging as the primary determinant of readiness (β = 0.32; p = 0.01). GPA is a significant determinant of nursing students’ readiness to manage emergency situations, whereas self-efficacy and demographic factors were not significantly associated. Strengthening academic performance may contribute to improving students’ clinical readiness.
Pengaruh Pendekatan Family Centered Maternity Care terhadap Penurunan Kecemasan Ibu Bersalin Suraya Putri; Dini Mulyati; Ratna Juwita; Nosi Delianti
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan Family Centered Maternity Care (FCMC) terhadap penurunan tingkat kecemasan ibu bersalin. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan pre-experimental melalui rancangan one group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan di wilayah Kecamatan Baitussalam pada bulan Desember 2025. Sampel penelitian berjumlah 79 ibu bersalin yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Intervensi FCMC dilakukan dengan melibatkan keluarga sebagai pendamping aktif selama proses persalinan melalui dukungan emosional, informasi, bantuan praktis, dan pendampingan dalam memahami arahan tenaga kesehatan. Tingkat kecemasan ibu bersalin diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Data dianalisis secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan secara bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 20–35 tahun (70,9%), multipara (49,4%), berpendidikan menengah (46,8%), ibu rumah tangga (63,3%), dan mendapatkan pendampingan keluarga selama persalinan (77,2%). Rata-rata skor kecemasan sebelum intervensi sebesar 27,6 ± 5,4 menurun menjadi 20,1 ± 4,8 setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -3,29 dengan p = 0,001. Pendekatan FCMC berpengaruh signifikan terhadap penurunan kecemasan ibu bersalin. Secara praktis, FCMC dapat diterapkan dalam pelayanan kebidanan dengan melibatkan suami atau keluarga terdekat secara terarah untuk meningkatkan rasa aman, dukungan emosional, dan pengalaman persalinan yang lebih positif.
Tren Penelitian Health Literacy Tahun (2015–2025): Analisis Bibliometrik Menggunakan Publish or Perish dan VOSviewer Awis Hamid Dani; Cucu Herawati; Nur Arofah; Aniq Alimmuddin
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2722

Abstract

Health literacy is an important competency in public health related to an individual's ability to access, understand, evaluate, and use health information in making decisions related to health maintenance, disease prevention, and the utilization of health services. Over the past decade, research on health literacy has grown rapidly and expanded to various dimensions, including digital health literacy and mental health literacy. The increasing number of publications indicates that health literacy has become a significant topic in global health research. This study aims to map the development trends, citation influence, and thematic structure of health literacy research during the period 2015–2025 using a bibliometric approach. This study employed a quantitative bibliometric method using data sourced from Google Scholar. Publication data were collected using the Publish or Perish software with the keyword “health literacy,” and then analyzed using VOSviewer to map keyword relationships through network, overlay, and density visualization. After the data selection and cleaning process, a total of 998 documents were included in the analysis. The findings show that publications on health literacy have experienced an increasing trend, with two major peaks occurring in 2018 and 2020. Network analysis identified four main research clusters covering conceptual and digital aspects, clinical contexts and chronic diseases, mental health literacy among adolescents, and the relationship between health literacy and health outcomes. These findings indicate that health literacy has evolved into a multidisciplinary research field increasingly integrated with issues of digital health, mental health, and health information management.
Gambaran Histopatologi pada Kanker Payudara Metastasis: Studi Cross-Sectional di Rumah Sakit Umum Daerah Waled Tahun 2020–2024 Salwa Hisana; Widiyatmiko Arifin Putro; Lestari Putri
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2724

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering terjadi pada wanita di Indonesia. Tingkat kelangsungan hidup pasien menurun secara signifikan setelah terjadi metastasis, dari sekitar 99% pada kasus lokal menjadi 27% pada kasus metastasis. Pemeriksaan histopatologi tetap menjadi standar emas dalam menegakkan diagnosis, menentukan terapi, dan memprediksi prognosis pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi jenis histopatologi, grading tumor, dan lokasi organ metastasis pada pasien kanker payudara di Rumah Sakit Regional Waled periode 2020–2024. Penelitian menggunakan desain potong lintang dengan data sekunder melalui teknik total sampling dan dianalisis secara deskriptif. Dari 102 pasien kanker payudara metastasis, jenis histopatologi terbanyak adalah invasive carcinoma of no special type sebanyak 95 kasus (93,1%). Grading tumor yang paling banyak ditemukan adalah derajat III sebanyak 61 kasus (59,8%), sedangkan lokasi metastasis tersering adalah kelenjar getah bening sebanyak 67 kasus (52,3%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus kanker payudara metastasis didominasi oleh invasive carcinoma of no special type, grading derajat III, dan metastasis pada kelenjar getah bening.
Hubungan Postur Kerja, Lama Bekerja, dan Umur dengan Musculoskeletal Disorder (MSDs) pada Petani di Ngawi Talitha Inas Zhafira; Salsabila Purnamasari
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2736

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) are health problems that can reduce productivity. Farmers are prone to MSDs because their work often involves non-ergonomic postures. This study employed a quantitative observational method with a total sampling technique, involving 90 respondents, to determine the relationship between work posture, working hours, and age with complaints of MSDs among farmers in Pleset Village, Pangkur District. The study variables included work posture, working hours, age, and MSD complaints. Work posture was assessed using the REBA method, while MSD complaints were measured with the Nordic Body Map Questionnaire. Data were analyzed using the Chi-Square test, with a significance level set at p<0.05. The results showed no significant relationship between age (p=0.164), duration of work (p=0.893), and standing work posture (p=0.877) with MSD complaints. However, there was a significant relationship with bending work posture (p=0.039). It can be concluded that a bent work posture affects MSD complaints, whereas age, length of employment, and standing posture do not. Therefore, to reduce the risk of MSDs, preventive measures such as muscle stretching before and after work can be implemented. Additionally, group exercises and ergonomic education can be conducted during community gatherings.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keinginan Orang Tua Membawa Anak Melakukan Pemeriksaan Karies Gigi di Puskesmas Glugur Darat Ayu Sally Adrianti Tarigan; Donal Nababan; Janno Sinaga; Rahmat A. Dakhi; Dewi Bancin
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2751

Abstract

Kesehatan gigi serta mulut adalah suatu hal kesehatan dengan keseluruhan yang tak dapat dikecualikan serta krusial untuk penunjang mutu hidup seseorang. Menurut The Global Burden of Disease (GBD) di tahun 2022, bahwasanya masalah kesehatan gigi serta mulut terkhusus karies gigi ialah penyakit yang terdampak hingga setengah populasi dunia sejumlah 45% ataupun 3,5 miliar orang di penjuru dunia sepanjang masa, dimulai dari usia dini sampai usia lanjut. Sejumlah hampir 90% anak di Indonesia mengalami karies pada gigi. Karies gigi ataupun kehilangan dini gigi untuk anak-anak tentu memiliki dampak buruk untuk tumbuh kembang anak sebab terganggunya kegunaan pengunyahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan keinginan orang tua membawa anak melakukan pemeriksaan karies gigi di Puskesmas Glugur Darat. Jenis penelitian ini yakni penelitian kuantitatif desain cross sectional study. Analisa data memanfaatkan uji chi-square dengan jumlah sampel 76 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan ialah pengetahuan (p=0,027), sikap (p=0,015) serta motivasi (p=0,025). Rekomendasi dalam penelitian ini agar orang tua bisa memberikan informasi untuk perawatan gigi serta kesehatan gigi, dari hasil penelitian ini bisa dimanfaatkan dalam pengembangan informasi, dorongan ibu tentang keinginan, keyakinan serta harapan orang tua untuk memberikan motivasi mengenai perawatan gigi untuk anaknya.
Implementasi Human Resource Scorecard dalam Penilaian Kinerja Sumber Daya Manusia di Rumah Sakit X Abrisha Agung Wicaksono; Ria Churin Ain; Ansarul Fahrudda; Rachmad Cahyadi
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2754

Abstract

Peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit sangat dipengaruhi oleh efektivitas pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Human Resources Scorecard (HRSC) merupakan pendekatan strategis yang digunakan untuk mengukur kinerja SDM melalui perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi HRSC dalam pengukuran kinerja SDM di rumah sakit berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui penelusuran artikel pada Google Scholar, Portal Garuda, dan Elsevier tahun 2019–2024. Berdasarkan kriteria inklusi, diperoleh enam artikel yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa HRSC mampu membantu rumah sakit dalam menetapkan indikator kinerja yang terukur, meningkatkan efektivitas kerja karyawan, mengidentifikasi kelemahan organisasi, serta mendukung pengambilan keputusan strategis berbasis data. Dengan demikian, HRSC direkomendasikan sebagai instrumen evaluasi kinerja SDM untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan daya saing rumah sakit.
Pengaruh Edukasi Berbasis Media Digital terhadap Minat Kontrasepsi IUD pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Payakabung Intan Sari; Ria Permatasari; Cerli Maulidina
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2779

Abstract

This study aims to determine the effect of digital media-based education on the interest in using Intra Uterine Device (IUD) contraception among women of reproductive age at public health center Payakabung. The research method used was quantitative with a pre-experimental design using a one group pretest-posttest approach. The sample consisted of 110 respondents selected through purposive sampling technique. The research instrument was a questionnaire used to measure respondents' interest before and after digital-based educational intervention. The results showed that the mean score of interest increased from 55.2 in the pretest to 72.6 in the posttest. The paired sample t-test result showed a p-value < 0.05, indicating a significant effect of digital-based education on the interest in using IUD contraception. This finding was also supported by the Wilcoxon test, which showed a significant difference between pretest and posttest scores. In conclusion, digital media-based education is effective in increasing the interest of women of reproductive age in using IUD contraception.