cover
Contact Name
Muh. Nasir
Contact Email
perahubima@gmail.com
Phone
+6285253506723
Journal Mail Official
perahubima@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pemuda No. 65 RT.003 RW.001 Kel. Penataoi Kec. Mpunda, Kota Bima, NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
ISSN : 28305744     EISSN : 28305558     DOI : https://doi.org/10.55784/jkj
Core Subject : Health,
JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, merupakan jurnal open source, dengan fokus pada rumpun ilmu kesehatan termasuk ranah preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif yang menerbitkan artikel hasil penelitian asli maupun artikel hasil tinjauan pustaka, mencakup: Penelitian medis dan klinis, Penelitian kesehatan masyarakat (manajemen dan kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, epidemiologi, maupun kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja), Penelitian manajemen kebidanan atau yang terkait dengan kebijakan maupun upaya preventif dan promotif, Penelitian manajemen keperawatan atau yang terkait dengan keperawatan lingkungan dengan upaya promosi kesehatan. Terbit dua kali setahun yaitu Juni dan Desember
Articles 429 Documents
Perilaku Pembuangan Sampah Rumah Tangga Masyarakat Jalan Kesehatan Gampong Drien Rampak Johan Pahlawan Aceh Barat Shaibathul Aslamiyah; Kiswanto Kiswanto; Onetufifsi Putra; Wintah Wintah; Firman Firdaus Saputra
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2495

Abstract

Garbage is a source of disease for humans living around garbage dumps. One location used as a garbage dump by irresponsible people is on Jalan Kesehatan, Gampong Drien Rampak, Johan Pahlawan District, West Aceh Regency. The presence of garbage at this location, according to researchers, is due to a lack of public awareness of environmental health, especially the impacts of indiscriminate garbage disposal. The purpose of this study was to examine the behavior of the Jalan Kesehatan community regarding environmental health from household waste. This study used a qualitative research type, data collection was carried out through interviews and observations, and data analysis was carried out using descriptive qualitative methods. The results of the study can be concluded that the Jalan Kesehatan community currently has very good behavior regarding environmental health from household waste. Therefore, the Jalan Kesehatan community has made various efforts to overcome the presence of garbage on Jalan Kesehatan, such as reprimanding people who throw garbage, coordinating with the Environmental Agency, and also helping to clean the location from garbage with the West Aceh Environmental Agency.
Pengaruh Edukasi Tentang Pencegahan Wasting terhadap Pengetahuan Ibu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Gedung Aji Diana Ariyanti; Ade Nurahma Saniban; Resti Vernika Selviana; Hikmah Ifayanti; Sukarni Sukarni; Rika Agustina
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2496

Abstract

Wasting remains a serious global health issue, affecting 45 million children, with Indonesia reporting a prevalence of 8.5% in 2023. In Lampung, several areas record rates above 10%, and cases at Gedung Aji Health Center increased from 13.9% (2023) to 15.7% (2024). This condition affects children's growth, cognitive development, and risk of mortality. Although various efforts have been implemented, low maternal knowledge remains a major barrier; therefore, education is essential to shape proper preventive behaviors. The booklet was selected as an educational medium because it has been proven effective in improving mothers’ understanding. This study aimed to determine the effect of wasting prevention education on the knowledge of mothers of children under five at Gedung Aji Health Center in 2025. This research used a quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest–posttest design. The population consisted of all 65 mothers of children under five, with a sample of 16 selected through accidental sampling. Data were collected using a questionnaire and analyzed using univariate and bivariate (dependent t-test) methods. The results showed that the average knowledge score before education was 56.8, increasing to 88.1 after education. Statistical testing obtained p < 0.001 (p < 0.05), indicating a significant effect of wasting prevention education on improving maternal knowledge, with an average increase of 31.2%. It is recommended that mothers regularly provide nutritious meals, maintain hygiene, monitor child growth, and seek health services promptly. Health workers are advised to deliver education in simple language, monitor wasting risk, conduct two-way discussions, and provide leaflets as guidance.
Eksplorasi Senyawa Biokimia Tanaman Obat Berbasis Kearifan Lokal Suku Anak Dalam di Bukit 30 Kabupaten Tebo Sri Nanda; Afifatur Rizqiah; Dini Anjani; Lydia Savitri; Suci Tri Ramadani; Ardi Mustakim
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2499

Abstract

Indonesia sebagai negara megabiodiversitas menyimpan potensi tanaman obat berbasis kearifan lokal Suku Anak Dalam (SAD) di Bukit 30, Kabupaten Tebo yang belum dieksplorasi secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kandungan metabolit sekunder dan menilai potensi farmakologis 16 spesies tanaman obat yang digunakan oleh SAD untuk pengembangan fitofarmaka. Metode yang digunakan adalah studi etnofarmakologi deskriptif eksploratif berbasis telaah pustaka (2018–2024) pada database SINTA, PubMed, dan Scopus. Data dikumpulkan melalui etnodokumentasi dan analisis fitokimia serta dievaluasi secara kualitatif menggunakan pengodean tematik dan visualisasi tabel. Hasil menunjukkan bahwa spesies yang ditelaah mengandung kelompok senyawa bioaktif seperti flavonoid, polifenol, alkaloid, terpenoid, saponin, dan sterol, yang berkaitan dengan aktivitas antiinflamasi, antibakteri, antidiabetik, dan antitumor. Temuan ini mendukung kesesuaian praktik pengobatan tradisional SAD dengan bukti ilmiah dan menempatkan Bukit 30 sebagai sumber potensial untuk pengembangan produk herbal nasional.
Pengaruh Nugget Daun Kelor terhadap Penanggulangan Stunting pada Balita di Desa Bumisari Wilayah Kerja Puskesmas Cikidang Tahun 2025 Intan Safitri; Ria Andriani; Eva Martini; Anggun Fajar Ramadhani
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2511

Abstract

Stunting menjadi masalah gizi kronis di Desa Bumisari, Puskesmas Cikidang, dengan prevalensi meningkat dari 6,4% (2023) menjadi 8,4% (2025). Nugget daun kelor berpotensi sebagai intervensi pangan lokal kaya nutrisi untuk meningkatkan status gizi balita. Tujuan penelitian untuk mengujii pengaruh pemberian nugget daun kelor terhadap Z-score TB/U balita stunting. Metode penelitian quasi-eksperimental one group pretest-posttest dengan 33 balita stunting usia 12-59 bulan (total sampling). Instrumen stadiometer, WHO Anthro, FFQ; analisis Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian diperoleh bahwa tinggi badan meningkat dari 87,95±4,95 cm menjadi 88,06±4,94 cm; Z-score TB/U dari -2,58±0,34 menjadi -2,34±0,47 (p=0,049). Prevalensi stunting menurun dari 100% menjadi 75,8%.  Nugget daun kelor terbukti meningkatkan Z-score TB/U secara signifikan, mendukung pemanfaatannya sebagai intervensi gizi lokal di program posyandu untuk mengurangi beban stunting pedesaan.
Pengaruh Edukasi Diet Diabetes Mellitus terhadap Tingkat Pengetahuan Lansia di Posyandu Lansia Desa Karangjati Pandaan Pasuruan Umi Mardaenatuz Zahro; Faishol Roni; Erna Ts. Fitriyah; Tiara Fatma P; Arif Wijaya
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2526

Abstract

Background: Diabetes mellitus is a chronic disease that requires long-term management, one of which is through dietary regulation. Older adults as a vulnerable group often experience limited knowledge related to diabetes mellitus diet, which can affect dietary adherence and blood glucose control. Health education is one of the important efforts to improve older adults’ knowledge in managing a diabetes mellitus diet.Objective: This study aimed to determine the effect of diabetes mellitus diet education on the level of knowledge among older adults at the Elderly Posyandu in Karangjati Village, Pandaan District, Pasuruan Regency.Methods: This study employed a pre-experimental research design using a one-group pretest–posttest design without a control group. Sampling was conducted using a total sampling technique. Data processing and analysis were performed using SPSS software version 27.Results: The results showed that before the provision of education, most respondents had a low level of knowledge. After receiving diabetes mellitus diet education, there was an increase in the level of knowledge, with the majority of respondents categorized as having good knowledge. The Wilcoxon test results showed a ρ value = 0.000 (< 0.05), indicating a significant effect of diabetes mellitus diet education on the level of knowledge among older adults.Conclusion: Diabetes mellitus diet education has a positive effect on increasing the level of knowledge among older adults.
Hubungan Kepatuhan Menjalani Terapi Hemodialisa dengan Kualitas Hidup Pasien Chronic Kidney Disease Elsa Revina Agsari; Rif’atul Fani; Shinta Wahyusari
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2531

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal secarra progresif sehingga pasien memerlukan terapi pengganti ginjal, salah satunya hemodialisis, untuk mempertahankan kelagsungan hidup. Terapi hemodialisis dilakukan secara jangka Panjang sehingga kepatuhan pasien dalam menjalani terapi menjalani faktor penting yang dapat memengaruhi kualitas hidup. Ketidakpatuhan terhadap jadwal dialysis dan anjuran terapi berpotensi meningkatkan komplikasi serta memperburuk kondisi fisik dan psikologis pasien.penelitian ini bertujuan untuk menganal,isis hubungan kepatuhan menujalani terapi hemodialisis dengan kualitas hidup pasien CKD di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 194 responden yang dipilih menggunakan Teknik purposive sampling. Data kepatuhan terapi dikumpulkan menggunakan kuesioner ESRD-AQ, sedangkan kualitas hidup diukur menggunakan instrument KDQOL-36. Analisis data dilakukan dengan uji statistic Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar responden memiliki tingkat kepatuhan terapi yang tinggi, yaitu sebesar 79,1%. Analisis statistic menunjukkan terdapat perbedaan kualitas hidup yang signifikan pada domain Effect of Kidney Disease (p=0,002), Burden of Kidney Disease (p=0,001). Namun, pada domain Sympton Problem List tidak ditemukan perbedaan yang signifikan (p=0,550). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan menjalani terapi hemodialisa berhubungan dengan kualitas hidup pasien CKD, terutama pada aspek dampek penyakit, beban penyakit, serta komponen fisik dan mental.
Effektifitas Prenatal Yoga Couple dan Teknik Rebozo terhadap Lama Persalinan Kala I Fase Aktif pada Ibu Multigravida Setiana Andarwulan; Yuni Khoirul Waroh; Nina Hidayatunnikmah
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2544

Abstract

Persalinan merupakan proses fisiologis yang kompleks, penurunan kepala janin dan lama persalinan menjadi indikator penting dalam menentukan keberhasilan persalinan normal. Persalinan lama menjadi salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas maternal, terutama akibat lambatnya penurunan kepala janin. Metode non-farmakologis seperti Prenatal Yoga Couple dan Rebozo menawarkan alternatif alamiah untuk memperbaiki posisi janin dan mempercepat kemajuan persalinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis Effektifitas Prenatal Yoga Couple dan Rebozo terhadap lama persalinan kala I fase aktif. Metode: Metode Penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperiment with control, Two Group Posttest Only. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel berjumlah 44 responden yang terbagi dalam kelompok intervensi (n=22) dan kelompok kontrol (n=22). Pada kelompok intervensi menerima kombinasi Prenatal Yoga Couple dan Rebozo, sedangkan kelompok kontrol sesuai dengan standar Asuhan Persalinan Normal (APN). Analisis data menggunakan uji Mann Whitney pada analisis bivariat dan regresi logistik ganda pada analisis multivariat. Analisis Mann Whitney diperoleh nilai Sig. (2-tailed) (p value) = 0,003 dan 0,000 hal tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan Prenatal Yoga Couple dan Rebozo penurunan kepala janin dan lama persalinan kala 1 fase aktif. Terdapat Effektifitas yang signifikan Prenatal Yoga Couple dan Rebozo terhadap lama persalinan kala 1 fase aktif.
Analisis Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Resep di Puskesmas Lubuk Bintialo Tahun 2025 Hilda Muliana; Gita Sopianti; Sabda Wahab; Yovi Pranata; Nia Azzahra
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2558

Abstract

Pelayanan resep merupakan bagian penting dari pelayanan kefarmasian di Puskesmas yang berperan dalam menjamin keselamatan pasien dan mutu layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pasien serta pengaruh dimensi kualitas pelayanan resep berdasarkan model SERVQUAL terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Lubuk Bintialo Kecamatan Batang Hari Leko Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien yang menerima pelayanan resep sebanyak 2.542 pasien, dengan sampel 94 responden yang ditentukan menggunakan teknik accidental sampling. Variabel independen meliputi tangible, assurance, reliability, empathy, dan responsiveness, sedangkan variabel dependen adalah kepuasan pasien. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup berbasis skala Likert, sedangkan analisis data menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SMART PLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi tangible (0.002), reliability (0.004), dan responsiveness (0.004) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien, sedangkan assurance (0.843) dan empathy (0.245) berpengaruh positif namun tidak signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kepuasan pasien pelayanan resep di Puskesmas Lubuk Bintialo terutama dipengaruhi oleh bukti fisik pelayanan, keandalan, dan daya tanggap petugas, sehingga peningkatan aspek tersebut perlu menjadi prioritas dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kefarmasian.
Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang Swamedikasi Antasida dan Proton Pump Inhibitor pada Penderita Dispepsia Bias Asiilah Indurasmi; Risdawati Risdawati
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi penderita dispepsia, tingkat pengetahuan mengenai swamedikasi obat antasida dan proton pump inhibitor (PPI), serta hubungan antara tingkat pengetahuan dan faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan obat swamedikasi di RT 06 RW 13 Kelurahan Cibubur, Jakarta Timur. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian ini adalah 520 warga dengan sampel yang dihitung menggunakan rumus Slovin sebanyak 84 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan manual, mencakup pengetahuan tentang swamedikasi dan praktik penggunaan obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami gejala dispepsia, dengan keluhan perut terasa penuh setelah makan (55,1%). Tingkat pengetahuan umum responden mengenai swamedikasi antasida dan PPI sebagian besar berada pada kategori kurang (55,1%). Analisis Chi-Square menunjukkan bahwa jenis pekerjaan memiliki hubungan signifikan dengan tingkat pengetahuan swamedikasi (p-value > 0,05), sementara jenis kelamin, usia, dan pendidikan tidak berhubungan signifikan dengan masing-masing p-value  >0,367, >0,496, dan >0,859. Pengetahuan tentang penggunaan antasida (50,7%) dan PPI (63,3%) masih tergolong kurang. Terakhir, pendidikan dan jenis pekerjaan berhubungan signifikan terhadap kategori swamedikasi. Hasil ini menunjukkan perlunya peningkatan edukasi terkait swamedikasi di masyarakat.
Pengalaman Tenaga Kesehatan dalam Pelayanan Pasien Mancanegara di RSU Tipe B Lisna Novita Anggriani; Muhammad Purnomo; Ashri Maulida Rahmawati
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2595

Abstract

Multikulturalisme dalam pelayanan kesehatan menjadi tantangan bagi rumah sakit yang melayani pasien mancanegara, terutama terkait hambatan komunikasi dan perbedaan budaya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hambatan yang dialami tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan lintas budaya di salah satu RSU Tipe B di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan melibatkan tujuh tenaga kesehatan dan petugas lini depan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan proses coding, kategorisasi, dan penarikan tema. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga tema utama, yaitu: (1) respons psikologis tenaga kesehatan berupa rasa percaya diri, takut, dan cemas saat menghadapi perbedaan budaya; (2) strategi adaptif melalui komunikasi verbal, nonverbal, dan penggunaan aplikasi penerjemah; serta (3) kendala bahasa dan keterbatasan penerjemah yang menyebabkan komunikasi kurang efektif, memperlambat pelayanan, dan meningkatkan risiko kesalahpahaman. Temuan menunjukkan bahwa hambatan pelayanan lintas budaya terutama disebabkan oleh rendahnya kompetensi budaya dan belum optimalnya dukungan sistem rumah sakit. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi budaya melalui pelatihan, penyediaan layanan penerjemah, dan kebijakan pelayanan yang lebih inklusif untuk meningkatkan mutu dan keselamatan pelayanan bagi pasien mancanegara.