cover
Contact Name
Trio Ardhian
Contact Email
trio.ardhian@ustjogja.ac.id
Phone
+6289529116103
Journal Mail Official
piramidaijles@gmail.com
Editorial Address
Candi Dukuh I, Turen No. 157 RT 04 RW 02 Sardonoharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta 55581
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Indonesian Journal of Learning and Educational Studies
Published by Piramida Akademi
ISSN : -     EISSN : 30218780     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Indonesian Journal of Learning and Educational Studies is a multi-disciplinary, peer-refereed, and academic journal creating a forum for the publication of critical research on learning and education studies. This journal is published by Piramida Akademi with the online ISSN 3021-8780. The journal provides a platform for the publication of the most advanced scientific research in the areas of Learning Methods, Technology in Learning, Curriculum and Development of Learning Materials, Measurement and Evaluation of Learning, Online and Distance Learning, Innovation in Learning, Teacher Professional Development, Continuing Education, educational thinking, educational philosophy, and Character Education. This journal is published two times a year (May and November).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 46 Documents
Implementasi model STAD berbantuan peta budaya interaktif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar Ni Luh Nanik Divayanti; Luh Dewi Pusparini; I Komang Wisnu Budi Wijaya
Indonesian Journal of Learning and Educational Studies Vol. 4 No. 1 (2026): In Press
Publisher : Piramida Akademi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62385/ijles.v4i1.274

Abstract

Pendidikan bertujuan mengembangkan potensi peserta didik melalui proses pembelajaran yang aktif, kreatif, dan bermakna. Namun, hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 2 Penatih masih tergolong rendah akibat pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru dan kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan media peta budaya interaktif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 2 Penatih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 62 siswa yang terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar IPAS dan dianalisis melalui statistik deskriptif serta statistik inferensial menggunakan uji Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model STAD berbantuan media peta budaya interaktif memperoleh hasil belajar yang lebih baik dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media peta budaya interaktif efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar.
Analisis penggunaan media interaktif wordwall terhadap pengaruh belajar pada mata pelajaran ipa di tingkat sekolah dasar Sri Mulyasari; Banun Havifah Cahyo Khositono; Elyas Djufri
Indonesian Journal of Learning and Educational Studies Vol. 4 No. 1 (2026): In Press
Publisher : Piramida Akademi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62385/ijles.v4i1.281

Abstract

Learning science presents challenges, particularly in helping students understand concepts related to changes in the form of objects and maintaining their learning motivation. To address this, interactive game-based learning media like Wordwall can be utilized. This study aimed to analyze the effect of interactive Wordwall media on students’ learning outcomes in Natural Science (IPA) at the elementary school level. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design involving two groups of Grade III students: an experimental class using Wordwall and a control class receiving conventional instruction. Data were collected through tests, questionnaires, and observations, then analyzed using paired and independent sample t-tests with SPSS. The results showed that the average pre-test scores of the control and experimental classes were 69.50 and 69.85, respectively, while the post-test scores increased to 76.80 and 83.85. These findings indicate that students taught using Wordwall achieved significantly better learning outcomes than those taught through conventional methods. In addition, the use of Wordwall positively influenced students’ learning motivation and participation during the learning process, as reflected in their increased engagement and active involvement in classroom activities. Therefore, interactive Wordwall media is effective in improving both students’ conceptual understanding and learning motivation in elementary science education Pembelajaran sains (IPA) di tingkat sekolah dasar memiliki tantangan tersendiri, khususnya dalam membantu siswa memahami konsep perubahan wujud benda serta menjaga motivasi belajar mereka. Untuk mengatasi hambatan tersebut, penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis gim seperti Wordwall dapat menjadi solusi yang efektif. Penelitian kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media interaktif Wordwall terhadap hasil belajar IPA siswa kelas III SD. Data penelitian dikumpulkan melalui pre-test, post-test, kuesioner motivasi belajar, serta lembar observasi, yang kemudian dianalisis menggunakan uji-t sampel berpasangan (paired sample t-test) dan uji-t sampel independen (independent sample t-test) melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pre-test kelas kontrol dan eksperimen adalah sebesar 69,50 dan 69,85. Setelah diberikan perlakuan, nilai rata-rata post-test meningkat signifikan menjadi 76,80 pada kelas kontrol dan 83,85 pada kelas eksperimen. Temuan ini membuktikan bahwa siswa yang belajar menggunakan media Wordwall mencapai hasil belajar yang jauh lebih baik dibandingkan dengan metode konvensional. Selain itu, pemanfaatan Wordwall terbukti berdampak positif dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan aktif siswa secara langsung selama proses pembelajaran di kelas. Dengan demikian, media interaktif Wordwall sangat efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep sekaligus motivasi belajar sains anak.  
Kelayakan media interaktif "eksplorasi tridi dan aural" berbasis pembelajaran mendalam terintegrasi Tri-n pada pembelajaran ipas sekolah dasar Farida Nursanti; Elyas Djufri; Ardian Arief; Akbar Al Masjid
Indonesian Journal of Learning and Educational Studies Vol. 4 No. 1 (2026): In Press
Publisher : Piramida Akademi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62385/ijles.v4i1.288

Abstract

Transformasi pembelajaran di sekolah dasar menuntut media pembelajaran yang tidak hanya memanfaatkan teknologi digital, tetapi juga mengintegrasikan pendekatan pedagogis yang mendukung pembelajaran bermakna. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan media interaktif Eksplorasi Tridi dan Aural berbasis pembelajaran mendalam terintegrasi Tri-N pada materi organ pendengaran manusia dalam pembelajaran IPAS sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Kelayakan media dinilai oleh satu ahli materi dan satu ahli media menggunakan instrumen validasi berskala Likert lima tingkat. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh persentase kelayakan sebesar 84,71% dari ahli materi dan 85,00% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Media yang dikembangkan mengintegrasikan visualisasi tiga dimensi, Augmented Reality, aktivitas pembelajaran interaktif, serta tahapan niteni, nirokke, dan nambahi dalam kerangka pembelajaran mendalam. Temuan penelitian menegaskan bahwa pengembangan media pembelajaran yang mengintegrasikan strategi pedagogis dengan teknologi digital merupakan pendekatan yang potensial untuk mendukung implementasi pembelajaran IPAS yang bermakna, kontekstual, dan berpusat pada siswa sekolah dasar.
Pengembangan aplikasi GEMA berbasis android untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa kelas IV Aura Cintyaloka; Dadan Djuanda; Rana Gustian Nugraha
Indonesian Journal of Learning and Educational Studies Vol. 4 No. 1 (2026): In Press
Publisher : Piramida Akademi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62385/ijles.v4i1.291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi pada siswa kelas IV Sekolah Dasar yang mengalami kesulitan menulis pada beberapa unsur, seperti diksi, majas, dan rima. Metode yang digunakan ialah metode R&D (Research and Development) dengan model yang digunakan adalah ADDIE. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini dilakukan dengan berbagai cara, seperti wawancara untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi, validasi media dan materi, angket respon, serta tes awal dan tes akhir. Analisis data dilakukan secara statistik menggunakan bantuan perangkat SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media GEMA mendapatkan kategori “Sangat Layak” dari semua validasi yang telah dilakukan, seperti validasi soal evaluasi, validasi media, dan validasi materi. Selain itu, hasil dari tes awal dan tes akhir mengalami peningkatan. Pada saat dilakukan tes awal, keterampilan menulis peserta didik masih sangat rendah, namun pada saat tes akhir, keterampilan menulis puisi peserta didik meningkat lebih baik setelah diterapkan aplikasi GEMA. Media pembelajaran GEMA menjadi faktor keberhasilan dalam proses pembelajaran peserta didik, terutama dalam keterampilan menulis puisi karena membawa inovasi baru, yaitu belajar di dalam aplikasi yang bisa melakukan berbagai latihan menulis dalam aplikasi tersebut dengan desain yang menarik dan interaktif.
Analisis kebutuhan dan kajian literatur untuk merumuskan karakteristik konseptual media pembelajaran matematika berbasis Tri-nga di sekolah dasar Dina Fitriani; Elyas Djufri; Akbar Al Masjid
Indonesian Journal of Learning and Educational Studies Vol. 4 No. 1 (2026): In Press
Publisher : Piramida Akademi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62385/ijles.v4i1.292

Abstract

Pengembangan media pembelajaran matematika di sekolah dasar umumnya lebih menitikberatkan pada inovasi produk, sedangkan analisis kebutuhan dan kajian literatur sebagai dasar konseptual pengembangan media masih belum banyak dilaporkan. Akibatnya, media yang dikembangkan belum sepenuhnya selaras dengan kebutuhan guru, karakteristik siswa, teori belajar, dan tuntutan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan merumuskan karakteristik konseptual pengembangan media pembelajaran matematika berbasis Tri-Nga melalui analisis kebutuhan dan kajian literatur sebagai bagian dari tahap Analysis pada penelitian dan pengembangan (Research and Development) menggunakan model ADDIE. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Analisis kebutuhan dilakukan melalui observasi, wawancara terhadap sebelas guru kelas III dari sebelas sekolah dasar negeri di Kabupaten Sleman pada Oktober 2025, serta studi dokumen Kurikulum Merdeka. Kajian literatur dilakukan secara sistematis terhadap artikel nasional dan internasional yang membahas media pembelajaran matematika, board game, pemahaman konsep, teori perkembangan kognitif, dan filosofi Tri-Nga. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menghasilkan delapan karakteristik konseptual media pembelajaran berbasis Tri-Nga, yaitu (1) berorientasi pada pemahaman konsep, (2) berpusat pada siswa, (3) mengintegrasikan filosofi Tri-Nga, (4) menggunakan aktivitas bermain, (5) menghubungkan representasi konkret, visual, dan simbolik, (6) mendorong pembelajaran kolaboratif, (7) menyediakan umpan balik langsung, dan (8) selaras dengan Capaian Pembelajaran Matematika Fase B Kurikulum Merdeka. Karakteristik tersebut menjadi landasan konseptual dalam pengembangan media pembelajaran serta dapat dijadikan acuan dalam pengembangan media pembelajaran matematika pada materi lain di sekolah dasar. Penelitian ini berkontribusi dengan menawarkan kerangka konseptual pengembangan media pembelajaran matematika berbasis Tri-Nga yang mengintegrasikan analisis kebutuhan, kajian literatur, teori perkembangan kognitif, dan filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara.
Model financial intelligence berbasis financial english dan pendidikan karakter untuk meningkatkan literasi dan perilaku keuangan digital gen-z di kabupaten Tolitoli Ismail Yunus H; Andhy Saputra; Haidar Hasan
Indonesian Journal of Learning and Educational Studies Vol. 4 No. 1 (2026): In Press
Publisher : Piramida Akademi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62385/ijles.v4i1.275

Abstract

The rapid expansion of the digital economy has transformed the way Generation Z accesses and utilizes financial services. While digital financial platforms have become increasingly accessible, the ability of young people to critically understand financial information and make sound financial decisions remains limited. This study aimed to develop a Financial Intelligence Model integrating Financial English and Character Education to enhance the financial literacy and digital financial behavior of Generation Z in Tolitoli Regency, Indonesia. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the Plomp model, which consists of preliminary investigation, design, construction, evaluation, and revision phases. Data were collected from 120 Generation Z respondents selected through purposive sampling. The findings revealed that financial literacy, Financial English proficiency, character values, and financial intelligence were predominantly at a moderate level. The developed model achieved a validity score of 89.4%, indicating a highly feasible educational framework. A limited field trial demonstrated improvements in financial literacy scores from 64.25 to 80.18 and positive changes across all indicators of digital financial behavior. The study concludes that integrating Financial English and character education within a Financial Intelligence framework provides an effective strategy for strengthening financial competence and promoting responsible digital financial behavior among Generation Z in the era of digital economic transformation.