cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 30309158     DOI : https://doi.org/10.47134/pgsd
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar ISSN 3030-9158 is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. This journal publishes four issues annually in the months of November, February, May, and August. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar include the understanding, development theory, the scientific concept and its application to elementary education.
Articles 270 Documents
Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Papan Pintar Pancasila Materi Penerapan Nilai Pancasila Kelas III SD Sari, Aprilia; Permana, Erwin; Anam, Misbahul
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 3 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i3.1584

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila menjadi pendorong dilakukannya penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa kelas III pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SDN 2 Joho dengan menggunakan media Papan Pintar Pancasila. Penelitian tindakan kelas adalah jenis penelitian ini. Tes dan dokumentasi digunakan dalam metodologi penelitian. 37 siswa kelas III SDN 2 Joho menjadi subjek penelitian. Temuan menunjukkan penggunaan media papan pintar Pancasila untuk mengajarkan pendidikan Pancasila dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata siswa meningkat secara signifikan dari 64,86 dengan tingkat ketuntasan 27,03% pada siklus pertama menjadi 79,45 dengan tingkat ketuntasan 81,08% pada siklus kedua, menurut hasil temuan. Karenanya, telah terbukti bahwasannya penggunaan papan pintar Pancasila dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Pada Mata Pelajaran Matematika Sub Topik Membandingkan Ciri- Ciri Bangun Datar Hidayah, Ni'matul; Sulistiono; Rini, Riris
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 3 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i3.1585

Abstract

Studi ini dimaksudkan untuk meningkatkan ketrampilan berhitung siswa kelas 5 SD khususnya subtopik membandingkan ciri-ciri bangun datar dengan menggunakan teknik Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian ini, diterapkan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dijalankan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi langkah-langkah sistematis mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi serta evaluasi melalui metode Direct learning, sedangkan pada sisklus kedua ditambahkan dengan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai peserta didik meningkat dari 69,28 dengan tingkat ketuntasn belajar pada siklus pertama menjadi 67,85% menjadi 83, 57 pada siklus kedua dengan tingkat penguasaan materi 85,71%. Penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) memicu semangat peserta didik dalam kegiatan belajar dan membangun lingkungan belajar yang aktif dan mendorong komunikasi antar peserta didik. jadi model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman materi dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran khususnya pada subtopik Karakteristik Bangun Datar.
Penggunaan Game Educaplay Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Materi Tradisi Masyarakat Indonesia Wardani, Shinta; Permana, Erwin; Anam, Misbahul
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 3 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i3.1586

Abstract

Studi ini dilatarbelakangi oleh suatu isu, yakni rendahnya hasil belajar siswa kelas III SDN 2 Joho pada materi tradisi Masyarakat Indonesia, dimana hanya 40,54% siswa yang menggapai KKM pada siklus I, dengan rata-rata nilai kelas yang rendah yaitu 43,78. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan media pembelajaran game Educaplay. Studi ini menerapkan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilangsungkan melalui dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek pada studi ini ialah siswa kelas III SDN 2 Joho. Data dihimpun melalui penerapan observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Temuan studi ini menjabarkan adanya peningkatan hasil belajar siswa sesudah penggunaan media Educaplay, dimana persentase siswa yang memperoleh KKM meningkat secara signifikan ke 86,48% pada siklus II, dengan peningkatan rata-rata nilai kelas menjadi 84,59.
Penerapan Model Teams Games Tournament terhadap Hasil Belajar Makna Sila Pancasila Siswa Kelas 3 SD Negeri Balowerti Hasanah, Uswatun; Sulistiono; Riris Setya Rini
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 3 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i3.1589

Abstract

Studi ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan pencapaian akademik peserta didik kelas III SD Negeri 3 Balowerti Kediri pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dengan materi makna sila pancasila dengan mengimplementasikan pendekatan Teams Games Tournament (TGT) dengan menggunakan media kertas tempel. Dalam penelitian diterapkan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dijalankan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi langkah-langkah sistematis mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai peserta didik meningkat dari 70,00 pada siklus pertama dengan tingkat ketuntasan 46,15% menjadi 83,08 pada siklus kedua dengan tingkat ketuntasan 76,92%. Penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan menggunakan media kertas tempel berhasil memicu semangat dan keterlibatan peserta didik dalam kegiatan belajar. Selain itu dapat membangun lingkungan belajar yang nyaman dan mendorong komunikasi antar peserta didik. Sehingga model Teams Games Tournament terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan  peserta didik dalam proses pembelajaran.
Konsentrasi Belajar Anak SD di Tengah Maraknya Teknologi: Tantangan dan Solusi Cut Sahara Ramadhani; Firhandira Wahono; Whiba Aynun Perianti; Tiok Wijanarko
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 3 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i3.1595

Abstract

Perkembangan teknologi yang cepat telah berdampak besar pada banyak aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Di satu sisi, teknologi menawarkan berbagai kemudahan dan sumber belajar yang inovatif. Namun di sisi lain, maraknya penggunaan gadget dan media digital juga menjadi tantangan serius bagi konsentrasi belajar anak sekolah dasar (SD). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan komponen yang berkontribusi pada penurunan konsentrasi belajar siswa sekolah dasar akibat paparan teknologi dan untuk menemukan solusi untuk masalah ini. Hasil penelitian, yang dilakukan melalui studi pustaka dan observasi lapangan di beberapa sekolah dasar, menunjukkan bahwa faktor-faktor utama yang menyebabkan siswa kehilangan fokus adalah penggunaan teknologi yang berlebihan, kurangnya pengawasan orang tua, dan waktu belajar yang tidak teratur. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa penggunaan teknologi secara berlebihan, kurangnya pengawasan orang tua, serta minimnya pengaturan waktu belajar menjadi penyebab utama turunnya fokus siswa. Solusi yang ditawarkan meliputi penguatan peran guru dan orang tua dalam pengawasan digital, pembiasaan manajemen waktu sejak dini, serta integrasi teknologi secara bijak dalam kegiatan belajar-mengajar. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pihak sekolah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif di era digital.
Pengaruh Projek P5 Berbasis Isu Lingkungan Terhadap Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar Nabila Artia Nada; Nisa Kamilah, Reva; Fauzi Rachman, Ichsan
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana integrasi isu lingkungan dalam P5 dapat berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan membaca komprehensif siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis artikel jurnal nasional dan internasional, laporan pendidikan, serta dokumen kurikulum yang relevan dengan implementasi P5, literasi lingkungan, dan keterampilan membaca pada jenjang dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa kegiatan proyek bertema lingkungan, seperti pembuatan ecobrick, poster edukasi, dan kampanye pengelolaan sampah, melibatkan siswa dalam aktivitas membaca yang bermakna. Aktivitas tersebut mencakup membaca artikel, infografis, dan petunjuk teknis yang berkaitan dengan isu lingkungan. Kegiatan ini memperkuat kemampuan siswa dalam memahami, menafsirkan, dan mengaplikasikan informasi dari berbagai jenis teks. Integrasi isu lingkungan dalam P5 tidak hanya mendukung pembentukan karakter peduli lingkungan, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk mengembangkan keterampilan membaca komprehensif dalam konteks yang relevan dan aplikatif.
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Kelas 4 SD Balowerti Kota Kediri Melalui Teknik Reward pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Gracesshinta Desianiken Saputro; Sulistiono; Riris Setya Rini
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas 4 SD Negeri Balowerti 3 Kota Kediri melalui penerapan teknik reward dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, khususnya pada materi “Sikap dan Perilaku Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa yang ditandai dengan kurangnya partisipasi aktif, minimnya antusiasme dalam mengikuti kegiatan belajar, serta rendahnya rasa percaya diri saat menyampaikan pendapat. Teknik reward dipilih sebagai solusi karena mampu memberikan penguatan positif, baik secara verbal berupa pujian maupun nonverbal seperti pemberian stiker, simbol apresiasi, atau peran istimewa dalam kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart (dalam Arikunto, 2013) yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 27 peserta didik kelas 4 tahun pelajaran 2024/2025. Instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi dengan indikator motivasi belajar berdasarkan teori Sardiman (2012) yang mencakup tujuh aspek, yaitu kemandirian, keuletan, keberanian menyampaikan pendapat, harapan dan cita-cita, penghargaan, aktivitas belajar yang menarik, dan lingkungan belajar yang kondusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa mengalami peningkatan signifikan. Rata-rata klasikal meningkat dari 54,32% (kategori sedang) pada siklus I menjadi 90,10% (kategori tinggi) pada siklus II. Selain itu, sebanyak 92,59% siswa mencapai kategori motivasi tinggi, melampaui indikator keberhasilan penelitian sebesar 75%. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan teknik reward efektif meningkatkan motivasi belajar, serta dapat dijadikan strategi pembelajaran yang mendukung penguatan karakter dan nilai-nilai kebangsaan dalam Pendidikan Pancasila secara optimal
Pengaruh Diorama Sebagai Media Interaktif Untuk Mengajarkan Keberagaman Umat Beragama Dalam Pembelajaran PKN SD Adis Sefhira; Indah Setiawati; Nadia Rismala Dewi
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1627

Abstract

This research examines the influence of dioramas as interactive media in teaching religious diversity in Elementary School Civic Education. Using a quantitative approach with quasi-experimental design and pretest-posttest control group design, the research involved an experimental group learning with interactive dioramas and a control group using conventional methods. The results showed significant differences between the two groups after treatment, with the experimental group's posttest mean score of 82.73 compared to the control group's 69.56 (t=5.678; p<0.05). N-Gain Score analysis showed the experimental group achieved 0.59 (medium category) while the control group only 0.28 (low category). Student responses to diorama usage were highly positive (86.7%), with the highest aspects being visual appeal (92.3%), ease of understanding material (88.7%), and increased learning motivation (87.5%). Interactive dioramas proved effective in concretizing abstract concepts of religious diversity, accommodating various learning styles, enhancing collaborative interactions among students, and developing positive attitudes toward diversity within meaningful and contextual learning environments
Implementasi Media Pembelajaran Interaktif Diorama Untuk Mengajarkan Keberagaman Dalam Pembelajaran PKN Sekolah Dasar Nadia Fadillah Azhas; Regita Octaviani
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1628

Abstract

Civic Education learning at the elementary school level is ideally designed to be interactive, fun, and effective, and able to encourage active student involvement in the learning process. In addition, learning must also provide sufficient space for students to develop their understanding of diversity in national and state life. This approach is in line with the basic principles of using interactive diorama media, which emphasizes the importance of adjusting the learning process to suit the individual needs of students who have different characters and learning styles. On this basis, researchers are interested in conducting a literature review on the application of interactive diorama media in teaching diversity values in Civics subjects in elementary schools. From the results of the literature analysis that has been carried out, several important findings were obtained: (1) interactive diorama media can be integrated with various relevant learning models in instilling diversity values; (2) the application of this media has been proven to improve students' understanding of the concept of diversity and encourage better learning outcomes; and (3) the learning approach using dioramas is very suitable to be applied at the elementary school level because it can adapt to the learning needs of students based on their profile, interests, talents, potential, and learning styles in understanding diversity issues
Penggunaan Media Audiovisual untuk Meningkatkan Motivasi Belajar PKN siswa SD Widiantoro, Refi; Jaziroh, Leni; Whardani, Wahyu
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1629

Abstract

Riset ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media audiovisual dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Riset ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui angket daring (online) yang disebarkan kepada guru kelas di Sekolah Dasar. Hasil riset menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Media audiovisual juga dapat membantu siswa memahami materi yang lebih kompleks dan meningkatkan kemampuan berbahasa lisan mereka. Namun, terdapat beberapa kendala yang teridentifikasi saat guru menggunakan media audiovisual, seperti masalah teknis dan keterbatasan sumber daya. Riset ini menegaskan bahwa media audiovisual memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan PKN agar lebih efektif dalam mencapai tujuannya. Riset ini juga menyarankan agar sekolah dan pihak terkait memberikan dukungan berupa perangkat yang lebih baik serta pelatihan yang memadai bagi guru agar dapat mengatasi kendala yang ada