cover
Contact Name
M. Miftach Fakhri
Contact Email
fakhri@unm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
semnasdies_62@unm.ac.id
Editorial Address
Jalan A P Pettarani Gunungsari
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Dies Natalis Universitas Negeri Makassar
ISSN : -     EISSN : 30251591     DOI : -
Proceedings of the 62nd Anniversary National Seminar published by Makassar State University (UNM) with the theme is "The Role of Education Based on Information & Communication Technology Literacy in Advancing Human Resources in the Era of Society 5.0". The proceedings of this seminar are peer-reviewed proceedings that contain scientific articles from disciplines, namely: (1) The Role and Challenges of Inclusive Education, (2) Artificial Intelligence in Education, (3) Digital Entrepreneurship, (4) The Role of AI in Architecture, (5) Law Enforcement Challenges & Opportunities, (6) Implementation of the TaRL (Teaching at the Right Level) and CRT (Culturally Responsive Teaching) Independent Curriculum and other fields. The articles published in this proceeding include original scientific research results, new scientific review articles. This journal covers, but is not limited to the following areas: 1. Peran dan Tantangan Pendidikan Inklusi 2. Artificial Inteligence Pada Dunia Pendidikan 3. Digital Enterprenuership 4. Peran AI Dalam Dunia Arsitektur 5. Model Pembelajaran 6. Perkembangan AI dalam Teknologi Rekayasa 7. Penguatan Modal Sosial 8. Tantangan & Peluang Penegakan Hukum 9. Implementasi Kurikulum Merdeka TaRL (Teaching at The Right Level) dan CRT (Culturally Respons Teaching) 10. Literasi Kebugaran Jasmani
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 124 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Predict Observe Explain (POE) melalui Online Terhadap Hasil Belajar Biologi Konsep Sistem Gerak Manusia Pada Siswa Kelas XI SMAN 3 Maros Muhammad Wajdi
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-63 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajara peserta didik melalui model pembelajaran Predict Observe Explain. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 2 dan XI MIPA 4 SMAN 3 Maros pada Tahun ajaran 2020-2021 sebanyak 60 peserta didik. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahap yaitu perancangan, pelaksanaan, observasi dan tes hasil belajar (evaluasi). Penilaian ini dilakukan secara kolaborasi antara guru biologi dengan peneliti. Unuk mengetahui tes hasil belajar peserta didik kelas MIPA 4 sebagai kelas Eksperimen menggunakan model pembelajaran Predict Observe Explain dan untuk kelas MIPA 2 sebagai kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Pada proses pembelajaran hasil peneliti mengungkapkan adanya peningkaan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Predict Observe Explain. Skor rata-rata yaitu 82,87 dengan satandar deviasi yaitu 77 atau sekitar 40% peserta didik telah memenuhi kriteria ketuntasan minimal 75%. Model pembelajaran Predict Observe Explain berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dapat diketahui dari selisih nilai rata-rata kelas eksperimen yaitu 50,50 kelas kontrol yaitu sebesar 38,53 dan uji hipotesis dengan nilai sig 2-tailed yaitu 0,001 (0,001<0.005). Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Predict Observe Explain terhadap hasil belajar biologi peserta didik pada materi sistem gerak manusia disamping itu peserta didik juga lebih disiplin aktif dan bertanggung jawab dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.
Aerobik pada Penderita Penyakit Ginjal Kronis: Inflamasi dan Profil Lipid Andi Sri Dewi Anggraeni. M; Ruslan; Mariyal Qibtiyah
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-63 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit ginjal kronis merupakan abnormalitas yang terjadi pada struktur atau fungsi ginjal selama lebih dari 3 bulan dengan implikasi bagi kesehatan. Penyakit ginjal kronis berkembang ditandai dengan proteinuria, anemia, peradangan, glomerulosklerosis dan fibrosis tubulointerstitial. Peradangan atau inflamasi ditandai dengan peningkatan biomarker sitokin seperti halnya sitokin proinflamasi dan penurunan sitokin anti inflamasi (IL-10). C- Reactive Protein (CRP) digunakan sebagai penanda peradangan karena ekspresi protein ini meningkat dalam kondisi inflamasi. Inflamasi dan dislipidemia merupakan faktor resiko dan menjadi penyebab mortalitas dan morbiditas pada penyakit ginjal kronis. Abnormalitas lipid dalam darah pada penderita penyakit ginjal kronis dicirikan dengan tingginya lipid density lipoprotein (LDL) dan rendahnya high density lipoprotein (HDL), Kolesterol, dan lemak total. Studi ini dilakukan untuk mengetahui peran aerobik pada inflamasi melalui ekspresi IL-6, IL-10, CRP serta profil lipid yaitu LDL dan HDL pada penderita penyakit ginjal kronis. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah literatur review menggunakan data Pubmed dan jurnal pendukung lain berdasarkan pada kriteria profil lipid dan inflamasi pada penderita penyakit ginjal kronis. Hasil penelitian mengungkapkan peran latihan aerobik dalam menurunkan CRP, meningkatkan IL-10 dan HDL. Adapun ekspresi IL-6 ditemukan meningkat pada awal proses latihan akibat penipisan glikogen otot dan menunjukkan penurunan setelah proses latihan selama 6 minggu yang menggambarkan proses adaptasi oleh tubuh. Lebih lanjut tidak terdapat peran aerobik yang signifikan terhadap penurunan LDL kecuali pada subkomponen LDL tertentu pada penderita penyakit ginjal kronis.
Eksplorasi Teknik Makrame dan Pita Satin Pada Busana Casual Sebagai Ekspresi Diri A. Nur Maida; St. Aisyah; Hartina
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-63 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Busana casual bagian dari aksen yang memancarkan gaya dan kesan modis dengan sentuhan eksplorasi menyatukan estetika tradisional dengan sentuhan modern mencerminkan identitas seseorang dalam menunjukkan ekspresi diri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen rekayasa yang bertujuan untuk mengaplikasikan teknik makrame dan pita satin dalam busana casual untuk mengekspresi diri di bidang fashion. Penelitian ini menggunakan metode penelitian perancangan, pengembangan, focus groupd discucion (fgd), dokumentasi dan angket dengan jumlah panelis 20 orang. Teknik analisis data dengan presentasi dan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksporasi teknik makrame dengan menggunakan pita satin pada busana casual mulai proses pembuatan sampai hasil jadi sebuah busana casual dapat memenuhi pendapat panelis dengan menunjukkan bahwa hasil presentasi dan skala likert berada pada kategori baik dan sangat baik mulai dari pengaplikasian teknik makrame dengan menggunakan pita satin. Berdasarkan pemilihan desain busana casual dengan teknik makrame berada pada kategori 91.25 %, keserasian warna pada desain busana kasual dengan teknik makrame, kategori 90% perpaduan bahan dengan teknik makrame berada pada 83,75 %, penempatan teknik makrame, 93.75% pemilihan motif makrame berada di 90%, penerapan teknik makrame dan pita satin 85 %, penyelesaian secara keseluruhan/ total look 85%. Hal ini menunjukan bahwa tanggapan responden secara keseluruhan terletak pada kategori sangat baik sehingga disimpulkan bahwa hasil integrasi teknik makrame dengan pita satin dapat menjadi produk fashion yang estetis dan fungsional untuk memenuhi keinginan akan terciptanya feminitas.sehingga makrame pada busana kasual, pakaian tidak hanya sekadar fungsional, tetapi juga mencerminkan kepribadian dan gaya individu yang mengenakannya.
Efektivitas Kombinasi Latihan Kekuatan dan Keseimbangan dalam Mengurangi Frailty pada Lansia Ulfah Wisyastuti; Rusli; Harvina Mukrim
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-63 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara global terjadi peningkatan jumlah lansia dari tahun ke tahun. Peningkan populasi ini kemudian menimbulkan masalah kesehatan baru bagi populasi lansia salah satunya adalah frailty. Frailty adalah kondisi dinamis Dimana terjadi penurunan pada satu atau lebih aspek kesehatan, yang merupakan hasil dari gangguan kompleks pada berbagai sistem organ tubuh. Kondisi ini meningkatkan kerentanan terhadap risiko dampak buruk terhadap kesehatan, serta dapat berdampak negatif pada kesejahteraan individu. Intervensi berbasis latihan telah menunjukkan potensi dalam mengurangi frailty. Latihan kekuatan dapat meningkatkan massa dan kekuatan otot, sementara latihan keseimbangan dapat memperbaiki kontrol postural dan mengurangi risiko jatuh. Kombinasi latihan kekuatan dan keseimbangan menawarkan pendekatan yang menjanjikan untuk mengatasi multiple aspek dari frailty secara simultan. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas kombinasi latihan kekuatan dan keseimbangan dalam menurunkan frailty pada lansia. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimental randomized controlled trial (RCT) dengan pre-test dan post-test. Empat puluh responden dibagi menjadi dua kelompok, 20 responden termasuk dalam kelompok perlakuan dan 20 responden termasuk dalam kelompok. Kelompok eksperimen diberi perlakuan latihan kekuatan yang dikombinasikan dengan latihan keseimbangan dan kelompok kontrol diberi perlakuan senam selama 4 minggu sebanyak 3 kali seminggu. Untuk mengekur frailty menggunakan clinical frailty scale , untuk mengukur kekuatan otot menggunakan handgrib strength test dan 30 sencond chair stand test, berg balance scale untuk mengukur keseimbangan, barthel index untuk mengukur kualitas hidup. Berdasarkan hasil wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat pengaruh sebelum dan sesudah pemberian latihan kekuatan dan keseimbang pada pengukuran clinical frailty scale dengan nilai p=0,00, handgrib strength test dengan nilai p=0,00, 30 sencond chair stand test dengan nilai p=0,00, berg balance scale dengan nilai p=0,00, dan index Barthel dengan nilai p=0,00. Uji Mann-Whitney U menunjukkan perbedaan signifikan (p=0.000) dalam skor clinical frailty scale antara kelompok perlakuan dan kontrol. Kombinasi latihan kekuatan dan keseimbangan terbukti efektif dalam mengurangi frailty pada lansia, dengan manfaat tambahan berupa peningkatan kekuatan fisik, keseimbangan, dan kualitas hidup.
Meningkatkan Hasil Belajar Servis Pendek Dalam Permainan Bulutangkis Melalui Model Variasi Bermain Pada Siswa Kelas X SMK Negeri 6 Makassar Benny Badaru; Nur Indah Atifah Anwar; Ilham Azis
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-63 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar servis pendek dalam permainan bulutangkis siswa Kelas X SMK Negeri 6 Makassar dengan menggunakan model variasi bermain. Studi ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan empat kali pertemuan di Siklus I dan Siklus II. Ini dirancang melalui empat tahap: Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, dan Refleksi. Kemampuan servis pendek dianggap sebagai data psikomotorik, nilai LKM dianggap sebagai data kognitif, dan pengamatan dianggap sebagai data afektif. Data untuk penelitian ini berasal dari 35 siswa Kelas X SMK Negeri 6 Makassar, yang memiliki kemampuan servis pendek. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar penilain posisi awal, teknik memegang raket, teknik memegang shuttlecock, dan ketepatan sasaran. Data dari siklus I dan siklus II juga dianalisis dengan metode pilihan ganda. Selain lembar penilain pilihan ganda, data dari siklus I dan siklus II dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil observasi data awal yang didapatkan ada 24 orang siswa yang tidak mencapai nilai KKM 75 dan 7 orang siswa yang tuntas, kemudian membuat variasi target untuk mengatasi masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan variasi bermain untuk meningkatkan hasil belajar servis pendek pada siklus I yaitu ada 11 orang siswa dengan persentase 31% dan siklus II terjadi peningkatan hasil belajar servis pendek backhand sebanyak 35 orang siswa dengan persentase 100%. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa model variasi bermain bulutangkis dapat membantu pembelajaran penjas meningkatkan hasil servis.
Hubungan Keseimbangan dan Koordinasi Mata Kaki Terhadap Kemampuan Passing Bola dalam Permainan Sepak Bola Club Mas Umum FC: Literature Review Asri Awal
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-63 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Hubungan Keseimbangan dan Keoordinasi Mata Kaki Terhadap Kemampuan Passing Bola dalam Permainan Sepak Bola Club Mas Umum FC.. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada Hubungan Keseimbangan dan Keoordinasi Mata Kaki Terhadap Kemampuan Passing Bola dalam Permainan Sepak Bola Club Mas Umum FC.. Jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskrivtif kuatitatif.Dalam rancangan penelitian ini, subyek penelitian dipilih secara purposive sampling berdasarkan karakteristik tertentu, penelitian agar subyek penelitian bersifat homogen. Sedangkan analisis data menggunakan SPSS 21 dengan menggunakan uji deskriptif, uji normalitas dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis adalah hasil dari hasil uji pengolahan data dapat diketahui bahwa ada hubungan keseimbangan dan keoordinasi mata kaki terhadap kemampuan passing bola dalam permainan sepak bola Club Mas Umum FC.memiliki data varaiabel hubungan keseimbangan terhadap kemampuan passing bola dalam permainan sepakbola Club Mas Umum FC memperoleh nilai N sampel 12 koefisien korelasi Pearson antara variable keseimbangan terhadap kemampuan passing bola yaitu (r) = 0.213 dengan signifikansi sebesar 0,0001(p<0,05) sehingga H0 ditolak sedangkan Ha diterima. Jadi terdapat hubungan keseimbangan terhadap kemampuan passing bola dalam permainan sepakbola Club Mas Umum FC dan data hubungan Kordinasi mata kaki terhadap kemampuan passing bola dalam permainan sepakbola Club Mas Umum FC memperoleh nilai N sampel 12 koefisien korelasi Pearson antara variable Kordinasi mata kaki terhadap kemampuan passing bola yaitu (r) = 0.232 dengan signifikansi sebesar 0,0002(p<0,05) sehingga H0 ditolak sedangkan Ha diterima. Jadi terdapat hubungan Kordinasi mata kaki terhadap kemampuan passing bola dalam permainan sepakbola Club Mas Umum FC.
Manfaat Rekam Medis Elektronik Terhadap Kepuasan Pasien : Literature Review Nur Indah Atifah Anwar
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-63 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekam medis adalah dokumen penting yang mencatat informasi kesehatan pasien, termasuk identitas, hasil pemeriksaan, pengobatan, dan tindakan medis lainnya. Perkembangan teknologi informasi di bidang kesehatan, khususnya penggunaan sistem informasi dan rekam medis elektronik, memberikan banyak manfaat bagi penyedia layanan kesehatan. Dengan beralih dari rekam medis berbasis kertas ke Rekam Medis Elektronik (RME), fasilitas kesehatan dapat mengatasi sejumlah masalah yang terkait dengan metode tradisional, seperti kehilangan data, keterbacaan tulisan tangan, dan kebutuhan ruang penyimpanan yang besar. RME memungkinkan dokumentasi yang lebih lengkap dan terstandarisasi, akses data yang lebih mudah, dan komunikasi yang lebih baik antara petugas kesehatan dan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi manfaat implementasi RME terhadap kepuasan pasien. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur yang melibatkan pencarian di basis data Google Scholar, ScienceDirect, dan Pubmed dengan kata kunci seperti “Rekam Medis”, “Rekam Medis Elektronik”, “Kepuasan Pasien”, dan “Manfaat”. Analisis hasil menunjukkan bahwa penerapan RME secara signifikan meningkatkan kepuasan pasien dengan meningkatkan kualitas perawatan, memfasilitasi akses real-time ke informasi pasien, dan memperbaiki komunikasi antara pasien dan penyedia layanan kesehatan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa RME tidak hanya mengurangi waktu tunggu pasien tetapi juga memperbaiki efisiensi dan akurasi dalam proses dokumentasi yang berdampak positif pada kualitas pelayanan, kepuasan pasien, serta akurasi dan efisiensi dokumentasi. Penelitian ini juga menemukan bahwa kepuasan keseluruhan pasien berpengaruh positif terhadap manfaat yang dirasakan dari penggunaan RME; semakin tinggi kepuasan pengguna, semakin besar kemungkinan mereka untuk mengeksplorasi dan memanfaatkan RME lebih lanjut. Manfaat dari Rekam Medis Elektronik (RME) termasuk kemudahan dalam mengakses informasi. Informasi disajikan dengan jelas berkat tulisan yang mudah dibaca, seperti catatan dari dokter, perawat, resep, dan catatan pemberian obat. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa RME dapat secara signifikan meningkatkan kepuasan pasien dan efisiensi pelayanan kesehatan. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengeksplorasi aplikasi RME di berbagai jenis fasilitas kesehatan dan mengevaluasi dampak jangka panjang terhadap pengalaman pasien dan operasional rumah sakit.
Kontribusi Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Menendang Bola Pada Permainan Sepakbola Lengkese FC: Literature Review Muslim Bin Ilyas
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-63 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Kontribusi Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Menendang Bola Pada Permainan Sepakbola Atlet Lengkese FC. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada Kontribusi Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Menendang Bola Pada Permainan Sepakbola Atlet Lengkese FC. Jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskrivtif kuatitatif.Dalam rancangan penelitian ini, subyek penelitian dipilih secara purposive sampling berdasarkan karakteristik tertentu, penelitian agar subyek penelitian bersifat homogen. Sedangkan analisis data menggunakan SPSS 21 dengan menggunakan uji deskriptif, uji normalitas dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis adalah hasil dari hasil uji pengolahan data dapat diketahui bahwa ada kontribusi kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan menendang bola pada permainan sepakbola Atlet Lengkese FC memiliki data memperoleh nilai koefisien regresi Kontribusi Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Menendang Bola Pada Permainan Sepakbola Atlet Lengkese FC.sebesar 0,401 Kontribusi Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Menendang Bola digambarkan dengan persamaan regresi yang diperoleh dam persamaan regresi Kontribusi Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Menendang Bola Pada Permainan Sepakbola Atlet Lengkese FC. adalah Y= 12.174 + 0.401 X. Melalui persamaan tersebut, dimana koefisien regresi yang diperoleh adalah bertanda positif maka bentuk Kontribusi Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Menendang Bola Pada Permainan Sepakbola Atlet Lengkese FC adalah kontribusi yang positif. Sehingga untuk memperoleh hasil besar kontribusi variabel bebas otot tungkai dapat dilihat pada table 3 dari nilai R square yaitu sebesar 0.401, hal ini berarti bahwa Kontribusi Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Menendang Bola Pada Permainan Sepakbola Atlet Lengkese FC sebesar 40,1%.
Upaya Peningkatan Kemampuan Passing Bawah Permainan Bolavoli Melalui Modifikasi Bola Karet/Plastik Pada Murid SD Inpres Maccini Sombala Kota Makassar Ishak Bachtiar; Akbar Sudirman; Irfan
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-63 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan kemampuan Passing Bawah Permainan Bolavoli melalui Modifikasi bola karet/plastik pada murid SD Inpres Maccini Sombala Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakan penelitian eksperimen. Desain penelitian ini yaitu One Group Pretest - Posttest Design. Variabel terdiri dari variabel bebas (X) dan variabel terikat (Y) kedua variabel tersebut yaitu: penggunaan media modifikasi bola (X) dan kemampuan passing bawah dalam bolavoli (Y). Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh murid di SD Inpres Maccini Sombala Kota Makassar. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 Murid. Hasil penelitian ini menunjukan bahawa ada peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan dasar passing bawah menggunakan bolavoli. Hasil pengujian tersebut di peroleh bahwa t hitung = 16,65 t-tabel pada tingkat kepercayaan atau taraf signitifikan α = 0,05 dengan dk (n1 + n2 – 2 ) = 96, dari tabel nilai t diperoleh = 1,99. Kriteria pengujian adalah diterima Ho jika t > t t– α maka t hitung berada pada daerah Ho jadi Ha di terima. Penggunaan alat bantu media modifikasi bola karet terhadap kemampuan passing bawah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan teknik dasar passing bawah menggunakan bolavoli sebenarnya dalam cabang olahraga bolavoli.
Hambatan Akses Pelayanan Kesehatan bagi Kelompok Marginal: Literature Review Andi Atssam Mappanyukki; Haeril
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-63 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akses terhadap pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap individu. Namun, kenyataannya tidak semua kelompok masyarakat memiliki akses yang sama terhadap layanan kesehatan. Kelompok marginal seperti masyarakat miskin, suku minoritas, kelompok disabilitas, dan kelompok rentan lainnya seringkali menghadapi berbagai hambatan dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas. Hambatan-hambatan ini dapat berupa faktor sosial, ekonomi, geografis, budaya, hingga kebijakan publik yang tidak inklusif. Ketidaksetaraan akses pelayanan kesehatan bagi kelompok marginal merupakan isu global yang kompleks dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Permasalahan ini tidak hanya merugikan individu tetapi juga berpotensi memperburuk kesenjangan sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, penting untuk memahami secara mendalam berbagai hambatan yang dihadapi oleh kelompok marginal dalam mengakses pelayanan kesehatan. Penelitian ini merupakan tinjauan literatur yang mengidentifikasi berbagai faktor yang berkontribusi terhadap terbatasnya akses pelayanan kesehatan bagi kelompok marginal. Faktor sosial ekonomi seperti kemiskinan, tingkat pendidikan rendah, dan pekerjaan informal seringkali dikaitkan dengan akses yang terbatas terhadap layanan kesehatan. Selain itu, faktor geografis juga menjadi kendala, seperti jarak yang jauh dari fasilitas kesehatan, infrastruktur yang buruk, dan terbatasnya transportasi umum, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil. Faktor budaya, seperti norma sosial, kepercayaan, dan praktik budaya yang berbeda, juga dapat mempengaruhi keputusan seseorang untuk mencari perawatan medis. Lebih lanjut, faktor kebijakan seperti kebijakan publik yang tidak inklusif, kurangnya koordinasi antar sektor, dan alokasi anggaran yang tidak merata juga dapat menjadi hambatan dalam mengakses pelayanan kesehatan. Untuk mengatasi permasalahan terbatasnya akses pelayanan kesehatan bagi kelompok marginal, diperlukan pendekatan multisektoral yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, sektor swasta, dan masyarakat. Beberapa pendekatan yang dapat dipertimbangkan antara lain penguatan sistem rujukan untuk memastikan pasien dapat memperoleh layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Selain itu, peningkatan aksesibilitas fasilitas kesehatan melalui pembangunan atau perbaikan fasilitas di daerah yang kurang terlayani, serta penyediaan transportasi yang terjangkau, juga merupakan langkah penting. Upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, seperti pelatihan bagi tenaga kesehatan, peningkatan ketersediaan obat-obatan, dan penerapan standar pelayanan yang lebih tinggi, turut berkontribusi dalam mengatasi permasalahan ini. Selanjutnya, pengembangan program-program kesehatan yang inklusif dengan mempertimbangkan kebutuhan khusus kelompok marginal juga perlu dilakukan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pemahaman yang lebih mendalam tentang hambatan akses pelayanan kesehatan bagi kelompok marginal di Indonesia. Temuan-temuan penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk merumuskan kebijakan dan program yang lebih efektif dalam mengatasi permasalahan tersebut. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya yang ingin mendalami isu yang sama.Kata Kunci: Aktivitas Olahraga, Indeks Massa Tubuh, Ekstermitas Tubuh Bagian Bawah.

Page 12 of 13 | Total Record : 124