cover
Contact Name
Haidar Ensang Timuda
Contact Email
krepaabdimas@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
krepaabdimas@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/liberosis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30267889     DOI : -
Jurnal psikologi adalah publikasi ilmiah yang berfokus pada berbagai aspek dan penelitian dalam bidang psikologi. Jurnal ini merupakan saluran penting bagi para peneliti, ilmuwan, profesional, dan mahasiswa psikologi untuk membagikan temuan mereka, menyajikan data empiris, dan berkontribusi pada perkembangan pengetahuan di bidang psikologi. Jurnal psikologi mencakup berbagai topik, seperti: Psikologi Klinis: Memahami dan mengobati gangguan mental, terapi psikologis, dan penelitian tentang kesehatan mental. Psikologi Sosial: Menyelidiki interaksi sosial, perilaku kelompok, stereotip, prasangka, dan pengaruh sosial. Psikologi Perkembangan: Memahami perkembangan individu dari masa kanak-kanak hingga Psikologi Pendidikan: Mengkaji pembelajaran dan pendidikan, termasuk metode pengajaran, motivasi, dan pembelajaran sepanjang hayat.
Articles 396 Documents
Hubungan Antara Literasi Digital Dengan Digital Well-Being Pada Pengguna Internet Dan Media Sosial di Kota Bekasi ROYANI HUTAGALUNG, ELFRIDA; FAHRUDIN, ADI; FEBRIETA, DITTA
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v4i3.4714

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang hubungan antara literasi digital dengan digital well-being pada pengguna internet dan media sosial di Kota Bekasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara literasi digital dengan digital well-being pada pengguna internet dan media sosial dengan menggunakan 134 responden yang berasal dari Kota Bekasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional dengan tujuan untuk melihat hubungan dari kedua variabel yang tersebut, yang dalam proses analisis data menggunakan bantuan software IBM SPSS Statistik 23. Hasil dalam penelitian ini menunjukan nilai koefisien korelasi antara variable literasi digital dengan digital well-being sebesar 0,378** dengan taraf sig (2-tailed) sebesar 0,000 (p≤0,05) sehingga dapat dinyatakan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara variabel literasi digital dengan digital well-being pada pengguna internet dan media sosial di Kota Bekasi.
IMPLEMENTASI ART THERAPY PADA LAYANAN BK UNTUK MEREGULASI EMOSI REMAJA AWAL Annisa Wahyu K.; Puji Pangestuti R.A; Rossa Cahya S.; Nur Adhany Y; Lia Ulfani
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v5i1.4740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan Art Therapy untuk meregulasi emosi remaja awal pada layanan Bimbingan dan Konseling di SD. Subjek penelitian tersebut yakni 27 siswa kelas 6 C (operasional konkret) SDN “X” semester genap Tahun Akademik 2023/2024. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil presentase angket terdapat presentase sebanyak 78% gangguan kesehatan mental remaja dengan pernyataan tertinggi menunjukan urgensi penggunaan Art Therapy pada layanan Bimbingan dan Konseling Kelompok di Kleas 6 C SDN “X”, (2) Observasi dengan menggunakan pemaparan materi kesehatan mental dengan tema “ It’s Okay To Not Be Okay” terbukti meningkatkan kesadaran kesehatan mental secara dini. (3) Ke-Efektifan Art Therapy untuk sarana regulasi emosi remaja dengan menggunakan indikator keberhasilan Art Therapy dapat memudahkan peneliti.
HUBUNGAN SELF COMPASSION TERHADAP TRAUMA KEKERASAN DIMEDIASI EMOTIONAL REGULATION Choirunnisa Rizky Nockita
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v5i1.4751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran emotional regulation sebagai mediator pada hubungan antara self compassion dan trauma kekerasan. Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitan ini menggunakan metode kuantitatif. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling dalam pengambilan subjek. Subjek dalam penelitian ini adalah 60 responden. Variabel self compassion diukur menggunakan instrumen Self compassion scale (SCS) dikembangkan oleh Neff. Variabel trauma diukur menggunakan instrumen trauma experience questionnaire (TEQ). Sedangkan variabel emotional regulation diukur menggunakan instrument Emotional Regulation Questionnaire (ERQ) dari Gross & John. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Emotional Regulation terbukti menjadi mediator antara Self Compassion dan Trauma Kekerasan. Selain itu terdapat hubungan signifikan antara Self Compassion dengan Trauma Kekerasan.
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP SELF EFFICACY WARGA BINAAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS IIA MARTAPURA Nina Fitriana; Dyta Setiawati Hariyono
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v5i1.4755

Abstract

Self-efficacy adalah suatu keyakinan seseorang dalam melakukan sesuatu dan mengarah kepada hasil yang diharapkan. Self-efficacy sangat berpengaruh terhadap bagaimana dukungan yang diberikan oleh keluarga, teman, pasangan dan orang sekitar terhadap individu dikarenakan hal ini sangat penting untuk membuat self-efficacy menjadi tinggi dikarenakan dukungan sosial yang diberikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial terhadap self-efficacy warga binaan lembaga pemasyarakatan perempuan kelas IIA Martapura. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan desain korelasional. Instrumen penelitian yang digunakan dalam variabel self-efficacy adalah dengan skala GSES (General Self-Efficacy Scale) dan variable dukungan sosial dengan skala MSPSS (Multidimensional Scale of Perceived Social Support). Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel 100 orang warga binaan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji analisis regresi linier sederhana, Hasil penelitian menunjukan bahwa dukungan sosial tidak berpengaruh signifikan terhadap self-efficacy warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Martapura dengan p=0,176 yang artinya 0,176 > 0,05.
ANALISIS SIKAP SISWA TERHADAP PELECEHAN SEKSUAL DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Rizqi Amalia Aprianty; Vita Ariyanti Kusumaningrum
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v5i1.4756

Abstract

Kesehatan mental siswa di sekolah merupakan bagian penting guna mewujudkan kesejahteraan siswa. Siswa yang sejahtera disekolah akan mampu berperan aktif dalam menunjang optimalisasi potensinya. Namun berbagai hambatan disekolah cenderung menyebabkan siswa menjadi inferior. Pelecehan seksual merupakan salah satu tiga masalah besar pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mengenai pengetahuan dan sikap siswa terhadap pelecehan seksual di sekolah. Metode yang digunakan adalah survei dengan menggunakan angket. Sampel penelitian adalah siswa SMP disalah satu sekolah menengah di Kota Banjarmasin yang berjumlah 248 orang. Analisis data menggunakan deskripsi statistik sederhana. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa sebanyak 93,95% siswa memiliki pengetahuan yang tinggi mengenai pelecehan seksual dan mereka setuju untuk bersikap peduli dan penting untuk edukasi dalam pencegahan pelecehan seksual di sekolah.
PSIKOEDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH BOTOL PLASTIK BEKAS SEBAGAI MEDIA TANAM HIDROPONIK UNTUK MENINGKATKAN RASA PEDULI LINGKUNGAN PADA SISWA KELAS IV SD UNGGULAN PURI TAMAN SARI Ismarli Muis; Nur Aulia; Jesiva Patrisia; Indah Permata Sari
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v5i1.4761

Abstract

Bercocok tanam dengan hidroponik melibatkan hasil yang lebih cepat, pemanfaatan barang bekas (seperti botol plastik) sebagai wadah tanam, dan pengurangan penggunaan plastik. Salah satu jenis sampah yang dapat diolah kembali adalah plastik. Meskipun limbah kertas juga dapat diurai, plastik memiliki potensi lebih besar untuk dijadikan berbagai barang kerajinan yang menarik dan bernilai jual tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan desain One-Group Pretest-Posttest dengan subjek 28 siswa siswa kelas IV SD Unggulan Puri Taman Sari untuk mengukur perbandingan rasa peduli lingkungan pada siswa sebelum dan setelah psikoedukasi dilaksanakan. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa ada perbedaan skor pre-test dan post-test yang signifikan pada siswa kelas IV SD Unggulan Puri Taman Sari yang mengikuti pengelolaan sampah botol plastik bekas sebagai media tanam hidroponik untuk meningkatkan rasa peduli lingkungan pada siswa, dengan p = .001 < 0.05. Dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman pengelolaan sampah botol plastik bekas sebagai media tanam hidroponik pada siswa kelas IV SD Unggulan Puri Taman Sari. Kata Kunci: Psikoedukasi; Hidroponik; Botol plastik
MOTIVASI KERJA PETANI SAWIT DI KECAMATAN BAHAR UTARA DAN IMPLIKASINYA PADA TOPIK BIMBINGAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA Krisna Yudhistira S; Dendy Setyadi
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v5i1.4766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, menjelaskan tingkat motivasi kerja dari petani sawit, mengetahui tingkat motivasi petani sawit berdasarkan skala aspek motivasi kerja, dan mengetahui butir item skala aspek motivasi kerja mana yang tidak optimal seperti tinggi rendahnya agar agar dapat menjadi usulan sebagai topik bimbingan untuk para petani sawit. Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah petani sawit di Kecamatan Bahar Utara, Jambi. Pengumpulan data dilakukan pada 70 orang subjek. Skala yang disusun berdasarkan aspek-aspek motivasi kerja menurut Munandar (dalam Setiawan N, 2021), dan teknik yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 70 petani sawit di Kecamatan Bahar Utara, 20% memiliki motivasi sangat tinggi, 63% memiliki motivasi tinggi, 17% memiliki motivasi kerja sedang, dan tidak ada petani sawit memiliki motivasi rendah dan sangat rendah. Berdasarkan hasil capaian skor setiap aspek, semua aspek memiliki persentase lebih dari 50% atau memiliki motivasi tinggi.
PENGARUH KONTROL DIRI TERHADAP KECENDERUNGAN KECANDUAN SMARTPHONE PADA MAHASISWA YANG MENGERJAKAN SKRIPSI Raihani Aulia; Yulia Fitriani
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v5i1.4782

Abstract

Abstrak. Bagi mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi, kemudahan akses informasi yang dimiliki smartphone selain dapat memfasilitasi kegiatan harian juga berperan sebagai alat pendukung dalam proses pengerjaan skripsi. Tidak jarang mahasiswa menjadi semakin aktif menggunakan smartphone dengan durasi waktu penggunaan yang sangat lama dan dapat mengarahkannya pada risiko kecanduan smartphone. Maka dari itu, penting mempertimbangkan peran kontrol diri sebagai upaya pencegahan terhadap kecenderungan kecanduan smartphone. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kontrol diri terhadap kecenderungan kecanduan smartphone pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan 120 responden mahasiswa dan mahasiswi yang sedang mengerjakan skripsi dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia. Hasilnya menunjukkan kontrol diri memberikan sumbangan efektif sebesar 28,4% terhadap kecenderungan kecanduan smartphone dan memiliki arah pengaruh negatif yang berarti semakin tinggi kontrol diri mahasiswa maka kecenderungan kecanduansmartphone semakin rendah dan begitu pula sebaliknya.
PENGARUH KEBERMAKNAAN HIDUP TERHADAP PERILAKU SELF-HARM PADA REMAJA Roupa Rezka Wulandari; Aziza Fitriah; Gladis Corinna Marsha
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v5i1.4941

Abstract

Pada masa remaja, individu menghadapi tekanan dari berbagai faktor seperti lingkungan dan faktor lainnya yang dapat mempengaruhi persepsi diri dan interaksi sosial mereka. Masa remaja merupakanperiode transisi dari masa anak-anak ke dewasa yang ditandai dengan perubahan fisik, kognitif, dan sosial-emosional. Beberapa remaja tidak mampu mengelola emosinya dengan baik, yang dapat mengarah pada perilaku self-harm, yang merupakan tindakan merusak diri tanpa maksud untuk mengakhiri hidup.Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh kebermaknaan hidup terhadap perilaku self-harmpada remaja. Metode penelitian ini menggunakan desain kuantitatif kolerasional dengan partisipan sebanyak 90 orang, yang dipilih menggunakan teknik Purvosive sampling dan dilakukan melalui sosial media. Data dianalisis menggunakan uji linearitas, uji normalitas, uji korelasi, serta analisis linear sederhana dengan menggunakan perangkat lunak JASP. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruhnegatif signifikan sebesar 25,4%, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kebermaknaan hidupseseorang, semakin rendah tingkat perilaku self-harm yang mereka tunjukkan. Sebaliknya, semakin rendahtingkat kebermaknaan hidup seseorang maka semakin tinggi juga tingkat perilaku self-harm yang mereka lakukan.
WORK LIFE BALANCE PADA PEKERJA YANG SUDAH MENIKAH Mawar Sarry; Timorora Sandha Perdhana
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v5i1.4952

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan work-life balance pekerja yang sudah menikah berdasarkan gender. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain deskriptif sederhana dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dalam mengetahui perbedaan work-life balance pada pekerja yang sudah menikah ditinjau berdasarkan gender. Sampel penelitian ini berjumlah 100 sampel dengan 50 subjek pekerja Perempuan yang sudah menikah dan 50 subjek pekerja laki-laki yang sudah menikah, dengan teknik pengambilan quota sampling. Hasil penelitian menggunakan independent sample T-test dengan sig. (2- tailed) .866 >0,05 dengan hasil mean pada Perempuan yang sudah menikah sebesar 41.52 dan laki-laki sebesar 41.58 menunjukan bahwa tidak ada perebedaan yang signifikan antara work-life balance laki-laki dan Perempuan yang sudah menikah. Dalam hasil penelitian hasil kategorisasi yang telah didapatkan dinyatakan bahwa work-life balance pada pekerja yang sudah menikah dalam kategori perempuan dan laki-laki yang sudah menikah dikatakan sama-sama memiliki work-life balance dalam skala sedang yang artinya subjek belum dapat menjalankan kedua perannya dengan baik dan seimbang. Dikarenakan 2 peran yang dijalani berada dalam beban yang berbeda kemudian pekerja tidak dapat membagi kedua peran tersebut secara baik maka dapat memunculkan beberapa konflik yang dapat mempengaruhi work-life balance pada pekerja yang sudah menikah. Kata Kunci: Work-life balance, Gender

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 2 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 5 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 2 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 4 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 8 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konselin Vol. 7 No. 5 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 4 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 6 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 2 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 1 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling More Issue