cover
Contact Name
Searphin Nugroho
Contact Email
searphinnugroho@ft.unmul.ac.id
Phone
+6281347679261
Journal Mail Official
envjtl@ft.unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Sambaliung No 9, Kampus Gunung Kelua, Samarinda, Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 29870119     DOI : http://dx.doi.org/10.30872/jtlunmul.v5i2
The Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL explores innovative solutions to problems in air, water, and soil contamination, along with solid waste disposal, with coverage of environmental science, environmental risk assessment and management, environmental technology, and environmental policy. The Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL is a biannual journal issued in June and December. JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN UNMUL COVERAGE INCLUDES: Environmental Science Environmental Technology Tropical Engineering Environmental Management Water and Wastewater Treatment Water Management Air Pollution Soil Solid Waste Treatment Solid Waste Management Environmental Modelling Environmental Chemistry
Articles 71 Documents
PENGARUH VARIASI CAMPURAN ECENG GONDOK (EICHHORNIA CRASSIPES) DAN ISI RUMEN SAPI TERHADAP PRODUKSI BIOGAS Edhi Sarwono; Febri Subekti; Budi Nining Widarti
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v2i1.1574

Abstract

Abstract Eceng gondok adalah tumbuhan air mengapung, perkembangbiakannya yang sangat pesat pada badan air menyebabkan keberadaannya dianggap sebagai gulma perairan. Selain eceng gondok, isi rumen juga merupakan limbah rumah potong hewan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Dalam limbah isi rumen terdapat bakteri metanogenik yang berperan dalam pembentukan biogas. Biogas merupakan gas yang terbentuk dari perombakan bahan organik dalam keadaan anaerob, penelitian ini menggunakan bahan campuran eceng gondok dan isi rumen sapi dengan variasi perbandingan berat masing-masing dengan perlakuan 100% eceng gondok : 0% isi rumen sapi, 50% eceng gondok : 50% isi rumen sapi, dan 75% eceng gondok : 25% isi rumen sapi selama 62 hari penelitian. Produksi gas tertinggi terdapat pada campuran 75% eceng gondok dan 25% isi rumen sapi dengan total Produksi sebesar 10.525,28 mL, dengan penyisihan VS tertinggi sebesar 14,14%, pH akhir terendah pada 100% eceng gondok : 0% isi rumen sapi sebesar 5,1. Rasio C/N akhir sludge tertinggi pada 100% eceng gondok : 0% isi rumen sapi sebesar 22,4 dan terendah pada perlakuan 50% eceng gondok : 50% isi rumen sapi sebesar 16,3. Suhu tiap biodigester pada rentan suhu bakteri mesophilic yakni pada suhu 29-34°C. Warna nyala api ketiga biodigester rata – rata berwarna biru kemerahan. Kata Kunci : Biogas, Eceng, Gondok, Rumen, Biodigester
UJI KINERJA METODE ELEKTROKOAGULASI MENGGUNAKAN ELEKTRODA ALUMUNIUM (Al) UNTUK PENYISIHAN LOGAM Fe DAN Mn PADA AIR BERSIH BERDASARKAN EFISIENSI PENYISIHAN DAN KONSUMSI ENERGI Ibrahim, Ibrahim; Setiawan, Yunianto; Rahayu, Dwi Ermawati; Surya, Ridwan Adi
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v7i1.11320

Abstract

Air tanah sebagai sumber air bersih masih menjadi pilihan utama oleh Sebagian besar masyarakat karena alasan murah dan bisa langsung dimanfaatkan. Namun, kondisi air tanah saat ini semakin banyak yang tidak memenuhi kualitas air bersih seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, Salah satu masalah air bersih yang sering dijumpai adalah kontaminasi logam terutama Fe dan Mn. Elektrokoagulasi adalah salah satu metode pengolahan air yang ekonomis, praktis, dan mudah dioperasikan sebagai solusi permasalahan tersebut. Penelitian dilakukan dengan menguji kinerja metode elektrokoagulasi untuk mendapatkan efisiensi penyisihan optimum serta konsumsi energi optimum untuk penyisihan logam Fe dan Mn dalam air bersih. Data efisiensi penyisihan optimum dan konsumsi energi optimum diperoleh dari elektrokoagulasi dengan memberikan variasi waktu 5, 10, 15, 20, 25, 30 menit. Dari hasil penelitian ini efesiensi penyisihan optimum dihasilkan sebesar 66,28 % pada t = 30 menit untuk Fe dan Mn sebesar 61,88 % pada t = 30 menit. Konsumsi energi Optimum penyisihan logam Fe diperoleh 2,42 kWh/m3 pada t = 30 menit dan logam Mn sebesar 2,14 kWh/m3 pada t = 30 menit.
PENGARUH VARIASI WAKTU TINGGAL TERHADAP KADAR BOD, COD, DAN TSS PADA PENGOLAHAN LINDI TPA BUKIT PINANG SAMARINDA MENGGUNAKAN SISTEM AERASI BERTINGKAT DAN SEDIMENTASI Sarwono, Edhi; Azis, Wahyu Arindra; Widarti, Budi Nining
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v1i2.1564

Abstract

AbstractLeachate contains organic and anorganic materials that are harmful to surface water so that need a treatment to reduce water pollute in environment. Leachate can be treated with aerobic processes using aeration and sedimentation processes to reduce levels of BOD, COD and TSS. The Purposes of this research was to determine the effect of detention time variation on the concentration of BOD, COD, and TSS using multilevel system of aeration and sedimentation. The method used in this research was a batch reactor system using a multilevel system of aeration and sedimentation. The research was conducted during one month using a variation of detention time 4 hours, 6 hours and 8 hours. In the treatment process using some reactor wastewater treatment plants obtained optimum residence time in the aeration reactor unit is 8 hours. From the results of the optimum results obtained by the BOD levels reduced as much as 91.3% from the initial 731.92 mg / L to 63.65 mg / L, COD fell as much as 39.4% from the initial 1871.42 mg / L to 1133.44 mg / L and TSS levels fell as much as 95.1% of the initial state 395, 8 mg / L to 50.4 mg / L.
PERANCANGAN CASCADE AERATOR UNTUK MENURUNKAN PARAMETER BESI DAN MANGAN DALAM PENGOLAHAN AIR SUMUR Febrina Zulya; Fahrizal Adnan; Yodi Prapeta Dewi; Searphin Nugroho; Indriani M. Malik; Yusi Tirana; Rifqa Rahni; Muhammad Zidan Difachwan; Ridho Febry Widianto; Maulya Indah N Faizah; Waryati Waryati
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v6i2.9712

Abstract

Besi dan mangan adalah unsur logam yang umum ditemukan dalam air tanah seperti air sumur. Apabila air sumur tersebut digunakan dalam jangka panjang, dapat menyebabkan berbagai masalah. Kandungan besi dan mangan dalam air sumur dapat diturunkan melalui proses aerasi. Aerasi adalah proses pengontakan air dengan oksigen agar terjadi reaksi oksidasi. Baku mutu besi dan mangan dalam PERMENKES No. 32 Tahun 2017 ialah 1 mg/L dan 0,5 mg/L. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah air sampel yaitu air sumur di Jalan Perjuangan 1, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara yang mengandung besi 2,3 mg/L dan mangan 0,4 mg/L dengan cascade aerator. Proses aerasi dilakukan dengan debit 0,027 m3 dan waktu detensi 30, 60, dan 90 menit. Adapun kandungan besi dan mangan setelah 30 menit ialah 1,7 mg/L dan 0,09 mg/L, setelah 60 menit sebesar 2,4 mg/L dan 0,07 mg/L, dan setelah 90 menit sebesar 0,4 mg/L dan < 0,02 mg/L. Nilai Dissolved Oxygen (DO) pada waktu detensi 30, 60, dan 90 menit ialah 1,2 mg/L, 1,3 mg/L, dan 1,59 mg/L. Berdasarkan nilai tersebut, dapat diketahui setelah 90 menit kandungan besi dalam air sampel telah memenuhi baku mutu. Efisiensi penyisihan besi dan mangan ialah 82,6% dan 95,5%, sedangkan peningkatan DO sebesar 25,25%.
PEMODELAN DISPERSI EMISI UDARA SO2 DAN NO2 DENGAN MENGGUNAKAN PERSAMAAN GAUSSIAN PADA CEROBONG PLTU MUARA JAWA, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Edhi Sarwono; Fahrizal Adnan; Muhammad Muadz Rafi
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v5i2.7085

Abstract

Setiap hari, pencemaran udara terjadi secara terus-menerus dilepaskan ke udara dari aktifitas manusia, industri dan kendaraan bermotor, salah satunya ialah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Salah satu jenis PLTU adalah PLTU berbahan bakar batu bara. Hasil dari pembakaran tersebut dapat menghasilkan emisi seperti Sulfur Dioksida (SO2) dan Nitrogen Dioksida (NO2). Tujuan penelitian ini adalah melakukan pemodelan dispersi emisi udara dari cerobong PLTU Muara Jawa Kabupaten Kutai Kartanegara. Persamaan pemodelan dispersi yang digunakan adalah persamaan Gaussian dan pemetaan penyebarannya menggunakan software Aermod dengan membandingkan plume rise berdasarkan persamaan Briggs dan persamaan Holland. Kemudian dilakukan perhitungan plume rise berdasarkan persamaan Briggs dan Holland serta wind rose. Hasil yang didapatkan ialah berdasarkan persamaan Briggs, nilai konsentrasi tertinggi terjadi pada jarak reseptor ke 1000 m dengan nilai 7,782 µg/m3 pada parameter SO2 dan 70,537 µg/m3 pada parameter NO2, serta berdasarkan persamaan Holland nilai konsentrasi tertinggi terjadi pada jarak reseptor ke 1000 m dengan nilai 33,195 µg/m3pada parameter SO2 dan 184,92 µg/m3 pada parameter NO2. Arah angin dari bulan Januari sampai April dan bulan Desember 2019 dominan ke arah barat, barat daya dan tenggara sehingga emisi SO2 dan NO2 dominan ke daerah hutan dan pertambangan, jalan tol Balikpapan – Samarinda dan Kelurahan Muara Jawa Ulu. Sedangkan arah angin dari Mei sampai November 2019 dominan ke arah utara dan timur laut sehingga emisi SO2 dan NO2 dominan ke daerah hutan dan pertambangan.
TEKNIK PENGELOLAAN LIMBAH RUMAH TANGGA BERBASIS KOMUNITAS Rahmawati Rahmawati
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v2i1.1579

Abstract

AbstrakSampah menjadi suatu permasalahan yang banyak dibicarakan saat ini, baik dalam lokal maupun global. Permasalahan sampah yang tidak pernah habis di kota-kota Indonesia sebagian besar terletak pada sistem pengelolaan yang tidak tepat. Komunitas Rumah Peduli sampah yang merupakan “branding” penelitian ini nantinya akan membentuk serangkaian sistem kerja dan struktur organisasi berupa badan usaha setingkat koperasi, yang memiliki manajemen pengolahan limbah yang terpadu, professional, yang memiliki misi merangkul masyarakat ber-pendapatan rendah untuk dibina dan dikembangkan dalam hal menciptakan badan usaha dan/atau wirausaha, dengan begitu diharapkan dualisme permasalahan yaitu masalah sampah dan ekonomi dapat dikendalikan, selain bermanfaat bagi lingkungan sistem ini juga banyak memberikan manfaat dari aspek ekonomi kepada masyarakat pra sejahtera.  Kata Kunci : Masyarakat, Sampah
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH KOTA BANJARBARU DENGAN STATUS BARU SEBAGAI IBU KOTA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Umar, Said; Busyairi, Muhammad
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v7i2.13669

Abstract

Penetapan Kota Banjarbaru sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan yang sebelumnya adalah Kota Banjarmasin termuat dalam Undang - Undang Nomor 8 Tahun 2022. Perubahan status Kota Banjarbaru tersebut dapat dipastikan diiringi dengan pembangunan wilayah serta urbanisasi akan meningkat dari sebelumnya. Salah satu dari dampak perubahan status yang perlu dipersiapkan adalah jaminan ketersediaan air bersih yang cukup, layak dan aman. Studi ini dilakukan di Kota Banjarbaru, metode penelitian menggunakan metode kuantitatif yang berupa perhitungan jumlah penduduk di masa yang akan datang dengan menghubungkan data penduduk tahun sebelumnya untuk menghitung perkiraan jumlah kebutuhan debit air bersih di masa mendatang. Hasil perhitungan proyeksi penduduk Kota Banjarbaru pada tahun 2036 jumlah penduduk Kota Banjarbaru 272.591 Jiwa, sehingga Kota Banjarbaru memerlukan kuantitas air rata-rata 672 liter/detik setara dengan 0,672 m3/detik untuk memenuhi  target cakupan pelayanan 100 % masyarakat Kota Banjarbaru
PREDIKSI LAJU EROSI MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI DAERAH WADUK BENANGA LEMPAKE KOTA SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR yunianto Setiawan; Tri Setyaningrum; Waryati Waryati
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v1i1.1569

Abstract

AbstractSoil erosion is one form of soil degradation or transported to another place by a natural medium. One of the effects of erosion are silting in water bodies such as reservoirs or lakes. The purpose of this study was to determine the rate of erosion and its factors that cause erosion in the reservoir area of Benanga Lempake Samarinda. The amount of erosion that occurs can be determined using the equation Universal Soil Loss Equation (USLE) by Wischmeier and Smith (1978), which consists of factors erosivitas rainfall, soil erodibility, length and slope, crop management and soil conservation. The results of the processing overlapping of the four map erosion factors by using software Geographic Information System (GIS) resulting in erosion value and distribution class erosion. The Results of analysis data obtained value erosion in the reservoir area Benanga Lempake Samarinda are 6.496,62 ton/ha/year. Based on the analysis and prediction of erosion of the magnitude of the erosion can lead to sedimentation occurred in Benanga Lempake Samarinda Reservoir, so that the incoming water due to rain and water runoff from the Karang Mumus Watershed is not dammed by the dam so that the water overflowed and caused flooding. Erosion prevention efforts need to be done such as soil and water conservation. Keywords : Soil Erosion , Reservoir, Geographic Information Systems.
PENENTUAN TIMBULAN AIR LIMBAH DAN UNIT INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DI CENTRAL BUSINESS DISTRICT KOTA HARAPAN INDAH KOTA BEKASI Wardhani, Eka; Alsadilla, Syelfa Azhura; Mangopo, Gabriel Trio; Nastiti, Alma Nadira Putri; Fatin, Kamilia; Kurnia, Gena Gisela; Ayuni, Neti
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v7i1.9774

Abstract

Kapasitas pengolahan air limbah harus menampung debit air limbah yang dihasilkan oleh Kota Harapan Indah agar tidak memberi dampak negatif terhadap lingkungan. Pembuatan IPAL direncanakan dapat berfungsi sampai 20 tahun ke depan dengan mengacu pada data debit air limbah yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penentuan debit air limbah domestik ini meliputi data jumlah penduduk, kebutuhan air bersih yang berasal dari data sekunder. Perhitungan proyeksi penduduk dari tahun 2018-2041 menggunakan metode terpilih yaitu metode aritmatika. Berdasarkan hasil perhitungan proyeksi penduduk dengan metode terpilih, jumlah penduduk pada 20 tahun mendatang yaitu tahun 2041 adalah 918.954 jiwa. Timbulan air limbah CBD Kota Harapan Indah di akhir tahun perencanaan adalah 1.940 L/detik.  Kapasitas IPAL yang direncanakan harus dapat menampung debit minimal 1.940 L/detik agar tidak terjadi overflow, sedangkan di awal tahun perencanaan, debit air limbah yang kurang harus ditambahkan penggelontoran agar proses pengolahan di IPAL dapat berjalan dengan lancar. Pemilihan alternatif menggunakan metode scoring dengan unit IPAL yang terpilih diantaranya bar screen, grease trap, screw pump, grit chamber, bak ekualisasi, aerasi, clarifier, dan disinfeksi.
PEMANFAATAN LIMBAH RAJUNGAN UNTUK MEMPRODUKSI KITOSAN SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR DALAM PENENTUAN VOLUME OPTIMUM PADA TANAMAN BAWANG DAYAK Frandes Atwa Zwagery; Fahrizal Adnan; Abdul Kahar
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v6i1.7163

Abstract

Sumber daya laut yang sangat melimpah dan beragam dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin bagi kesejahteraan manusia. Organisme laut berpotensi tinggi sebagai bahan bermanfaat. Dalam pemanfaatan sumber daya laut tersebut, terdapat limbah padat yang berasal dari hasil perikanan. Umumnya pemanfaatan kembali limbah padat sebatas pernak-pernik atau hiasan semata. Padahal pemanfaatan limbah padat perikanan sangat beragam mulai dari pengolahan tulang ikan menjadi tepung tulang ikan, sisik ikan menjadi lem, sebagai sumber kalsium, hingga cangkang udang dan kepiting atau rajungan dapat digunakan kembali untuk memproduksi kitin dan kitosan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan limbah cangkang rajungan melalui isolasi dan karakterisasi kitosan, yang kemudian digunakan sebagai pupuk organik cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi kimia kitosan dari pemanfaatan limbah cangkang rajungan dengan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), untuk mengetahui volume optimum pupuk organik cair kitosan yang digunakan pada tanaman bawang dayak. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengisolasi kitosan yaitu demineralisasi, deproteinasi, dan deasetilasi. Data dianalisis berdasarkan hasil uji FTIR untuk melihat ada tidaknya kitosan dan menentukan besarnya derajat deasetilasi dengan cara baseline. Kitosan yang telah diperoleh dari isolasi, diambil 200 gram dilarutkan kedalam asam asetat 99% 160 mL dan ditambahkan 3,7 liter air, maka disebut dengan kitosan cair 5%. Karakterisasi kitosan dengan menggunakan analisis FTIR pada penelitian ini berdasarkan spektrum FTIR menunjukkan adanya pita serapan gugus N-H amina ditunjukkan pada puncak 3415, pita serapan C-N terlihat pada puncak 2324,22, pita serapan N-H amida 1654,92 dan pita serapan C-O alkohol 1058,92. Dengan nilai derajat deasetilasi sebesar 62,62% yang diperoleh secara baseline. Pengaruh volume penyiraman pupuk organik cair kitosan 60% pada tanaman bawang dayak dengan volume 0 mL, 10 mL, 20 mL, 30 mL, 40 mL, dan 50 mL memiliki data pengukuran berat yang beragam dan data pengukuran tinggi yang paling tinggi ada pada volume 30 mL.