cover
Contact Name
Fatiatun
Contact Email
fatia@unsiq.ac.id
Phone
+6285329632436
Journal Mail Official
alphateach@unsiq.ac.id
Editorial Address
Kalibeber, RT 03/RW 01, Kec. Mojotengah, Kab. Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
ISSN : -     EISSN : 2809462X     DOI : https://doi.org/10.32699/alphateach.v3i2
Jurnal ALPHATEACH menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dalam bidang Pendidikan Islam
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 115 Documents
Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak dalam Kitab Nashoihul Ibad Karya Syeikh Nawawi Al-Bantani yaqin, ainul; zuhdi, ahmad; Linnaja, Ngathoillah
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 5 No 1 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v5i1.9648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam kitab Nashoihul Ibad karya Syeikh Nawawi al-Bantani, seorang ulama terkemuka asal Nusantara yang memiliki pengaruh besar dalam dunia pendidikan Islam. Kitab ini berisi sejumlah nasihat yang menekankan pentingnya akhlak mulia sebagai fondasi pembentukan karakter individu. Penelitian difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu akhlak terhadap Allah SWT, terhadap diri sendiri, dan terhadap sesama. Metode penelitian adalah studi kepustakaan (library research), dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dari berbagai sumber tertulis yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif melalui pendekatan analisis isi guna menggali nilai-nilai akhlak secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab Nashoihul Ibad memuat berbagai nilai pendidikan akhlak seperti keikhlasan, kesabaran, kejujuran, qana’ah, keadilan, dan sifat wara’. Nilai-nilai tersebut sangat sesuai dengan kebutuhan pendidikan masa kini dalam rangka membentuk karakter peserta didik yang berakhlak dan berintegritas. Gagasan Syeikh Nawawi al-Bantani dalam kitab ini memberikan sumbangsih besar terhadap pengembangan pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM BUKU TUHAN, MAAF AKU KURANG BERSUKUR KARYA MALIK AL-MUGHIS Ifatulloh, Wahyu; Aziz, Noor; Rahman, Rifqi Aulia
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 5 No 1 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v5i1.9673

Abstract

Riset ini berfokus pada tema nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam sebuah buku yang berjudul Tuhan, Maaf Aku Kurang Bersyukur karya Malik Al-Mughis. Riset ini bertujuan mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam buku Tuhan, Maaf Aku Kurang Bersyukur karya Malik Al-Mughis dan untuk mengetahui relevansi nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam buku Tuhan, Maaf Aku Kurang Bersyukur dengan kehidupan zaman sekarang. Riset ini memakai metode kualitatif dengan jenis riset yaitu liberary research. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur. Mengenai sumber data didapat dari data primer dan data sekunder. Untuk data primernya yaitu buku yang berjudul Tuhan, Maaf Aku Kurang Bersyukur karya malik Al-Mughis. Sementara data sekunder didapat dari skripsi jurnal, kitab, buku-buku, dan referensi lainnya. Kemudian teknik analisis data yang dipakai adalah dengan analisis isi yang mana peneliti memakai metode mengamati, memahami, menjelaskan, menafsirkan, memeriksa, dan membuat kesimpulan untuk mendapatkan analisis isi tersebut. Disamping itu juga menggunakan analisis wacana yang mana penulis menggali makna sebuah teks secara mendalam, tidak hanya yang tertulis saja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan agama Islam pada buku ini, ada penekanan dalam nilai-nilai penting dalam Islam yang mencakup syukur, keimanan, ketaatan, serta penghargaan terhadap hidup. Malik Al-Mughis mengajak pembaca untuk menyadari setiap nikmat yang diberikan Allah dan menekankan bahwa syukur adalah inti dari iman serta merupakan fondasi bagi pengembangan karakter yang positif. Buku ini mengedukasi pembaca untuk aktif melatih rasa syukur pada rutinitas hidupnya. Kemudian relevansi nilai-nilai pendidikan agama Islam dengan kehidupan zaman sekarang, yaitu relevansi nilai-nilai pendidikan agama Islam yang ada di dalam ini sangat kuat di era modern saat ini, di mana tantangan kehidupan seringkali membuat individu merasa tertekan, cemas, dan tidak puas. Pemahaman dan penerapan nilai syukur, tanggung jawab, dan kebaikan sebagai bagian dari karakter pendidikan menjadi sangat utama untuk menciptakan keturunan yang tidak cuma pintar dalam teknologi namun juga mempunyai kebaikan moral. Buku ini mengajak kita untuk memanfaatkan teknologi dengan bijak, serta meningkatkan kualitas hubungan sosial dan spiritual, menjadikan nilai-nilai agama sebagai panduan dalam menghadapi dinamika kehidupan yang kompleks.
NILAI PENDIDIKAN ISLAM PADA SHALAWAT DALAM BUKU “Spiritualitas Salawat Kajian Sosio-Sastra Nabi Muhammad SAW” Karya Dr. H. Wildana Wargadinata, Lc., M.Ag. Wargadinata, Muhammad Khanafi; Muntaqo, Rifqi; Imron, Ali
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 5 No 1 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v5i1.9713

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk: 1) Mengetahui nilai pendidikan Islam pada shalawat; 2) Mengetahui isi dan kandungan buku Spiritualitas Salawat Karya Dr. H. Wildana Wargadinata, Lc., M.Ag; 3) Menjabarkan tantangan di era modernisasi terhadap nilai pendidikan Islam pada shalawat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif kepustakaan. Data diperoleh dari sumber primer dan sumber sekunder: 1) sumber primer dari buku “Spiritualitas Salawat Kajian Sosio-Sastra Nabi Muhammad SAW”; 2) sumber sekunder diperoleh dari pihak lain yang tidak diperoleh secara langsung dari subjek penelitinya seperti buku, artikel, jurnal lain yang berkaitan dengan pembahasan penelitian. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif-analitik, dengan cara pengumpulan dan menelusuri data berdasarkan data primer dan sekunder, dilakukan klasifikasi data, perbandingan data, kemudian diinterprestasikan dan akhirnya ditarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Nilai pendidikan Islam yang terkandung pada tradisi shalawat adalah yang pertama Nilai Akidah meliputi Iman kepada Allah dan Iman kepada Rasul Allah; kedua Nilai Ibadah terdiri dari thalabul ilmi, silaturahim/ukhuwah Islamiyah, syiar Islam; dan yang ketiga Nilai Akhlak. 2) Buku spiritualitas salawat berisi tentang masifnya tradisi shalawat di lingkungan masyarakat. a) Terdapat perbedaan istilah shalawat yang belum dipahami masyarakat, yaitu antara shalawat, madaih, sirah, dan doa. b) Tradisi slametan yang sudah berlangsung bahkan sejak era sebelum Islam, menjadi bukti rakyat Indonesia sebagai bangsa yang guyun, saling toleran, suka tolong menolong. Slametan menyatukan tradisi shalawat yang dilakukan masyarakat dalam berbagai upacara kehidupan. c) Tradisi shalawat terbagi dalam dua aspek nilai manfaat, pertama aspek ibadah dan spiritual, bertujuan untuk dzikrullah, mencari syafaat di hari kiamat, barakah dan tawassul, sadaqah, ungkapan cinta Rasul, penenteram jiwa, penghormatan kepada Nabi, teladan moral, peningkatan spiritual, dan memperluas wawasan keagamaan. Kedua aspek sosio kultural yang tujuannya adalah silaturahim, guyup rukun, seni dan budaya Islam, sarana hiburan, dan tradisi kampung halaman. 3) Munculnya era modern berdampak pada perubahan sosial budaya yang sudah berjalan, menjadi tantangan dalam mempertahankan tradisi shalawat. Namun tidak semua masyarakat mampu menerima perubahan tersebut, ada dari mereka kelompok masyarakat yang menolak adanya tradisi shalawat, dan hal itu terjadi karena adanya perbedaan pemahaman akidah, budaya dan pengaruh modernisasi. Perkembangan tradisi shalawat modern tidak menghilangkan shalawat tradisional yang sudah berjalan, akulturasi yang menggabungkan seni tradisional dan modern membuat tradisi shalawat tidak ketinggalan zaman, menyesuaikan perubahan dan menjangkau semua kalangan. Namun demikian, tradisi tersebut tetap relevan dilaksanakan karena mampu mempertahankan dan menjaga esensi dari nilai pendidikan Islam yang terkandung pada tradisi shalawat, dan terdapat banyak hikmah didalamnya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA DI KELAS VII MTS AL-GHOZALY TAHUN AJARAN 2025/2026 Baity, Lailia Nur; Zuhdi, Ahmad; Fatiatun, Fatiatun
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 5 No 1 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v5i1.9729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa di kelas VII MTs Al-Ghozaly tahun ajaran 2025/2026. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan desain pretest-posttest non-equivalent control group. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VII C sebagai kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan kelas VII D sebagai kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa tes uraian yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis data menggunakan uji Mann-Whitney U menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara hasil posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol (p > 0,05). Namun demikian, hasil uji gain menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep pada kelas eksperimen dengan kategori sedang, sedangkan pada kelas kontrol peningkatannya rendah. Hal ini menunjukkan bahwa secara praktis, penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa lebih baik dibandingkan dengan metode konvensional, meskipun belum menunjukkan signifikansi secara statistik. Dengan demikian, model ini tetap relevan digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran aktif yang berpusat pada siswa.
PENDIDIKAN FIKIH WANITA DALAM KITAB KIFAYATUNNISA KARYA MUHAMMAD USMAN Istiqomah, Ibadiyatul; Muntaqo, Rifqi; Imron, Ali
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 5 No 1 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v5i1.9822

Abstract

Kurangnya pemahaman fikih di kalangan perempuan Muslim menjadi tantangan di era modern. Kitab Kifayatunnisa karya Muhammad Usman menyajikan ajaran fikih khusus wanita yang relevan untuk menjawab persoalan keagamaan mereka saat ini. Kajian terhadap kitab ini penting untuk memahami pendidikan fikih wanita dalam perspektif klasik yang masih aplikatif. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui dokumenter dan penelusuran data online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Isi kitab Kifayatunnisa ini lengkap dan terperinci terkait fikih wanita, seperti haid, nifas, istihadhah, melahirkan, hukum-hukum yang berhubungan dengan hukum haid dan nifas serta iddah; 2) Pendidikan fikih wanita yang terkandung didalam kitab Kifayatunnisa, antara lain yaitu: pendidikan syari’at (ibadah), pendidikan kesehatan reproduksi islami, pendidikan mandiri beribadah, serta pendidikan sosial dan moral. 3) Kitab Kifayatunnisa memiliki peran yang penting dalam pendidikan fikih wanita, terutama dalam menghadapi tantangan dan memenuhi kebutuhan pemahaman wanita muslimah saat ini. Kitab ini menguraikan berbagai aspek hukum Islam yang relevan dengan kehidupan wanita, termasuk isu kesehatan reproduksi.
IMPLEMENTATION OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING IN ESTABLISHING BIRRUL WALIDAIN ATTITUDE OF CLASS VIIA STUDENTS AT SMP N 2 KALIWIRO WONOSOBO Rafidah, Naila; Zuhdi, Ahmad; Lailiyah, Siti
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 2 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i2.4642

Abstract

This The aims of this study were (1) to find out the learning process of Islamic Religious Education for class VIIA students at SMP N 2 Kaliwiro Wonosobo; (2) Knowing the attitude of birrul walidain class VIIA students at SMP N 2 Kaliwiro Wonosoo; (3) Knowing the implementation of Islamic Religious Education learning in the formation of the attitude of birrul walidain class VIIA students at SMP N 2 Kaliwiro Wonosobo. In this study, qualitative research was used with the object of research namely PAI teachers, and class VIIA students, and student guardians of class VIIA. Collecting data using interview techniques, observation and documentation. The results of the study show that the learning process of Islamic Religious Education in class VIIA SMP N 2 Kaliwiro Wonosobo has a target for students to have noble character, always in the way of Allah SWT, where all of this can be used as a provision to live in society. Even though the students' family backgrounds varied, the attitude of the class VIIA class VIIA students at SMP N 2 Kaliwiro could be said to be quite good. It has been proven that most of the class VIIA students can be devoted to their parents, and do not disobey the orders of their parents. And when the implementation of Islamic Religious Education learning takes place, the average student listens seriously and is already conducive during the learning process.
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMINIMALISIR PERILAKU PERUNDUNGAN (BULLYING) PADA SISWA DI SD NEGERI 2 SLUKATAN MOJOTENGAH WONOSOBO 'ULIA RISTIANA, NAFI LUTFI; Haryanto, Sri; Hidayat, Muhtar Sofwan
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 1 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i1.6474

Abstract

Penelitian ini didasarkan dari pandangan penulis bahwa pentingnya pendidikan agama Islam dalam memberikan nilai-nilai dan pencegahan kekerasan sosial seperti perilaku perundungan (Bullying) di sekolah, khususnya di kalangan guru PAI. Bullying merupakan salah satu permasalahan yang banyak terjadi dikalangan pelajar. Perundungan adalah perilaku agresif yang dilakukan berulang kali oleh seseorang atau kelompok dengan tujuan untuk menyakiti korban. Terkait dengan perilaku mperundungan (Bullying), guru PAI juga harus berperan dalam menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual siswa, selain itu mereka juga mengembangkan etika untuk membentuk kepribadian siswa yang baik dan menunjukkan perilaku moral yang berakhlak mulia di SD Negeri 2 Slukatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dimana jenis penelitiannya bersifat field research dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) adanya bentu bullying pada siswa di SD Negeri 2 Slukatan; 2) upaya guru PAI dalam meminimalisir perilaku bullying pada siswa di SD Neger 2 Slukatan; 3) faktor penghambat dan pendorong dari upaya guru PAI dalam meminimalisir perilaku bullying pada siswa di SD Neger 2 Slukatan.
PENGGUNAAN STRATEGI KWL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA INTENSlF MATA PELAJARAN SKI KELAS VII MTs N 2 WONOSOBO Farid, Ahmad; Fatkhurrohman, Fatkhurrohman
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 2 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i2.6476

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penggunaan Strategi KWL (Know Want to Know Learned) untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Intensif pada Mata Pelajaran SKI kelas VII di MTs Negeri 2 Wonosobo. penelitian ini memiliki tujuan: (1) untuk menggunakan strategi Know Want to Know Learned pada mata pelajaran SKI (Sejarah Kebudayaan Islam) kelas VII di MTs Negeri 2 Wonosobo, (2) untuk mengetahui adakah peningkatan kemampuan membaca intensif pada mata pelajaran SKI (Sejarah Kebudayaan Islam) kelas VII di MTs Negeri 2 Wonosobo setelah menggunakan strategi Know Want to Know Learned, dan (3) untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca intensif antara kelas yang menggunakan strategi Know Want to Know Learned dengan yang tidak menggunakan pada mata pelajaran SKI (Sejarah Kebui dayaan Islam) kelas VII di MTs Negeri 2 Wonosobo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimen dengan desain Quasi Eksperimen. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII di MTs Negeri 2 Wonosobo. Sampel dalam penelitian ini ada dua kelas yaitu kelas VII B sejumlah 35 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VII E sejumlah 35 siswa sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis menggunkan uji hogenitas dan normalitas. Analisis uji gain dan uji-t digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil dari penelitianl menunjukan : (1) Penggunaan Strategi Know Want to Learned (KWL) berjalan dengan lancar sesuai perencanaan, (2) Analisis uji gain menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca intensif pada kelas eksperimen sebesar 0,703 (tinggi) dan kelas kontrol 0,568 (sedang), (3) Hasil Uji-t, diperoleh t hitung lebih besar dari t tabel (5,21>1,99) pada taraf kesalahan 5% dan (5,21>2,65) pada taraf kesalahan 1% dengan t tabel (dk= n1+n2-2= 35+35-2=68). Dengan demikian hipotesis dapat diterima. Kesimpulannya terdapat perbedaan peningkatan kemampuan membaca intensif yang signifikan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PAI PADA SISWA SMP FILIAL PGRI WONOSOBO Arifah, Leni Nur
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 1 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i1.6490

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk: 1) untuk mendeskripsikan penggunaan model pembelajaran project based learning dalam meningkatkan hasil belajar PAI pada siswa kelas VIII SMP Filial PGRI Wonosobo tahun ajaran 2023/2024; 2) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PAI sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran project based learning pada siswa kelas VIII SMP Filial PGRI Wonosobo tahun ajaran 2023/2024; 3) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar PAI menggunakan model pembelajaran project based learning pada siswa kelas VIII SMP Filial PGRI Wonosobo tahun ajaran 2023/2024. Skripsi ini menggunakan Pendekatan penelitian kuantitatif, dengan metode eksperimen dimana jenis penelitiannya bersifat Pre-experimental design (one group pretest-posttest design). Sempel dalam penelitian ini yaitu 18 siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data menggunakan pengamatan (observation), wawancara (interview), Dokumentasi, dan Test (pretest-posttest). Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, dan lembar pretest dan posttest, lembar dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu uji pendahuluan, uji n-gain, dan uji t test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Penggunaan model pembelajaran project based learning diawali dengan memberikan pertanyaan mendasar kemudian, pengerjaan proyek dan di akhiri dengan evaluasi pengalaman proyek. 2) Berdasarkan perolehan hasil uji t dimana t hitung > t tabel dimana skor t hitung 11,8 > 0,05 menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PAI sebelum dan setelah menggunakan model pembelajaran project based learning pada siswa kelas VIII SMP Filial PGRI Wonosobo. 3) peningkatan hasil belajar PAI pada siswa kelas VIII SMP Filial PGRI Wonosobo menggunakan model pembelajaran project based learning ini di perkuat dengan perolehan hasil uji n-gain 0,57 yang berada pada taraf sedang dan 57% yang berada pada kategori cukup efektif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran project based learning untuk meningkatkan hasil belajar PAI siswa kelas VIII cukup efektif dengan kategori sedang.
INTERNALISASI NILAI-NILAI AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN RELIGIUSITAS NARAPIDANA DI RUTAN KELAS IIB KABUPATEN WONOSOBO Taufiqurrohman, Dwi; Majid, Abdul; Nugroho, Muhammad Yusuf Amin
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 1 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i1.6498

Abstract

Internalisasi tidak hanya dilakukan di lembaga formal seperti sekolah, tetapi juga dilakukan dimana saja. Menurut penulis pribadi, justru internalisasi itu juga dijalankan dilembaga-lembaga yang didalamnya berurusan dengan masyarakat, dan yang sangat membutuhkan pembelajaran, pengajaran serta pembinaan, dalam hal ini adalah rumah tahanan Negara (Rutan) atau Lembaga pemasyarakatan (Lapas). Sistem pembinaan pemasyarakatan dilakukan dengan asas pengayoman, pendidikan, dan penghormatan harkat martabat manusia. Salah satu upaya meningkatkan religiusitas narapidana adalah pembelajaran keagamaan dan bimbingan rohani. Pembelajaran keagamaan di rumah tahanan atau lapas berbeda dengan proses pembelajaran keagamaan di sekolah atau tempat formal yang lain. Tetapi lebih keproses praktik dalam keseharian, dengan harapan proses pembelajaran yang di lakukan bisa menjadi sentra atau dasar dari segala tingkah laku dalam kehidupan narapidana serta bisa mengangkat nilai moral. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui pelaksanaan pembelajaran agama Islam dalam meningkatan religiusitas narapidana di Rutan IIB Wonosobo. 2) Untuk mengetahui nilai-nilai pembelajaran agama Islam dalam meningkatan religiusitas narapidana di Rutan IIB Wonosobo. 3) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan nilai-nilai pembelajaran agama Islam dalam religiusitas narapidana di Rutan IIB Wonosobo. Dalam penelitian ini pendekatan yang dilakukan adalah melalui penelitian kualitatif. Pada kesempatan ini, peneliti menggunakan pendekatan studi kasus (case study). Studi kasus merupakan strategi penelitian. Penelitian Studi kasus adalah studi yang mengeksplorasi suatu masalah dengan batasan terperinci, dan fokus penelitian terletak pada kajian secara intensif tentang keadaan tertentu, yang berupa kasus, atau suatu fenomena. Berdasarkan temuan penelitian, salah satu tujuan adanya pembelajaran agama Islam adalah untuk meningkatkan religiusitas narapidana. progam-progam pelaksanaan pembelajaran agama Islam di Rutan IIB Wonosobo: Sholat berjamaah, mengaji Al-Qur’an, tausiyah, kegiatan pada hari besar Islam, dzikir bersama.

Page 9 of 12 | Total Record : 115