cover
Contact Name
Fatiatun
Contact Email
fatia@unsiq.ac.id
Phone
+6285329632436
Journal Mail Official
alphateach@unsiq.ac.id
Editorial Address
Kalibeber, RT 03/RW 01, Kec. Mojotengah, Kab. Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
ISSN : -     EISSN : 2809462X     DOI : https://doi.org/10.32699/alphateach.v3i2
Jurnal ALPHATEACH menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dalam bidang Pendidikan Islam
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 115 Documents
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Dukungan Sosial terhadap Hasil Belajar PAI Siswa SMP Sirojuth Tholibin Pegandon Kendal Zanuba, Maulida Zulfa; Maryono, Maryono; Firdaus, Firdaus
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 5 No 1 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v5i1.6259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengupas pengaruh antara aspek kecerdasan emosional dan juga aspek dukungan sosial serta pengaruhnya terhadap hasil belajar PAI siswa SMP Sirojus Solibin Pegandon Kendal. Data dikumpulkan melalui dokumen sekolah, angket, dan tes, lalu dianalisis menggunakan aplikasi SPSS 25 pada operasi system Windows. Dari hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa 1) terdapat pengaruh antara kecerdasan emosional terhadap hasil belajar berdasarkan nilai koefisien regresi positif sebesar 1,822. Dan berdasarkan uji t nilai t hitung 10,088 > tabel 2,03 yang mempunyai arti bahwa kecerdasan emosional berpengaruh positif yang signifikan terhadap hasil belajar mapel PAI. 2) Berdasarkan nilai koefisien regresi sebesar 1,529 (positif), terdapat pengaruh antara variabel dukungan sosial terhadap hasil belajar. Dan nilai t hitung berdasarkan uji t sebesar t hitung 9,076 > t tabel 2,03 yang berarti dukungan sosial berpengaruh positif signifikan terhadap hasil belajar PAI. 3) Terdapat suatu pengaruh antara variabel kecerdasan emosional dan dukungan sosial terhadap hasil belajar PAI berdasarkan nilai koefisien regresi sebesar 1,112 untuk variabel kecerdasan emosional dan 0,775 (bernilai positif) untuk variabel dukungan sosial. Berdasarkan uji F diperoleh nilai Fhitung 77,608 > Ftabel 3,23 yang mempunyai arti bahwa kecerdasan emosional dan dukungan sosial mempunyai pengaruh dan signifikan yang sama terhadap hasil belajar mapel PAI. Dan berdasarkan koefisien determinasi, kecerdasan emosional dan dukungan sosial memberikan kontribusi sebesar 83,4%.
UPAYA PENANAMAN NILAI-NILAI SPRRITUAL MELALUI RUTINAN DZIKIR RATIB AL-HADDAD DALAM MEMBENTUK KARAKTER SANTRI DI PONDOK PESANTREN ILMU AL-QUR’AN HIDAYATUL QUR’AN WONOSOBO Khasbiya, Muadib; Haryanto, Sri; Rizqi, Sofan
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 5 No 1 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v5i1.6398

Abstract

Pendidikan karakter menjadi esensial di tengah dinamika perubahan sosial dan budaya, terutama di kalangan remaja, yang dipengaruhi oleh globalisasi dan teknologi. Penelitian ini berfokus pada pembentukan karakter religius pada santri di Pondok Pesantren Ilmu Al-Qur'an Hidayatul Qur'an Wonosobo, dengan penekanan pada peran lingkungan pesantren dan pendidikan spiritual. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode lapangan, melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa partisipasi dan konsistensi santri mencerminkan tingkat keterlibatan yang tinggi dalam kegiatan keagamaan, dengan perubahan positif dalam perilaku sehari-hari. Penerapan hukuman menegaskan pentingnya ketaatan terhadap nilai-nilai agama. Pembentukan karakter terjadi melalui kegiatan ngaji dan mujahadah, menciptakan ikatan sosial yang kuat di antara santri. Pelaksanaan rutinan dzikir Ratib Al-Haddad memiliki dampak positif dalam memperkuat keimanan dan ketaqwaan santri, meskipun masih ada kendala teknis yang perlu diperbaiki. Perbedaan peran dengan program kegiatan lain, seperti ro'an dan kegiatan diniyah, memberikan dimensi spiritual mendalam. Evaluasi dan pembaruan program kegiatan perlu dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan relevansi. Saran termasuk perbaikan pelaksanaan dzikir, peningkatan pengawasan dan keteladanan, optimalisasi program ro'an dan kegiatan diniyah, pemberdayaan partisipasi santri, penguatan kerjasama dengan orang tua, pelatihan pengurus dan asatidz, serta penggunaan teknologi dalam pendidikan karakter. Dengan demikian, pondok pesantren dapat terus menjadi lembaga yang efektif dalam membentuk karakter spiritual dan moral santri.
Problematika Pembelajaran Qowa'id Dengan Kitab Alfiyah Ibni Malik di Pondok Pesantren Ma'had Mamba'ul Qur'an Wonosobo Udin, Faiz Afif; Fatkhurrohman, Fatkhurrohman; Saefullah, Muhammad
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 5 No 1 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v5i1.6405

Abstract

Pembelajaran bahasa arab secara garis besar dapat diklasifikasikan menjadi dua sistem, yaitu: sistem pembelajaran bahasa arab yang berorientasi pada penguasaan bahasa sebagai ujaran langsung, dan sistem pembelajaran bahasa yang berorientasi pada gramatika (tata bahasa arab). Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui proses pembelajaran qawa’id dengan Alfiyah Ibni Mālik di Pondok Pesantren Ma’had Mamba’ul Qur’an;2) problematika pembelajaran qawai’d dengan kitab Alfiyah Ibni Mālik di Pondok Pesantren Ma’had Mamba’ul Qur’an; 3) Mengetahui solusi dari problematika pembelajaran qawa’id dengan kitab Alfiyah Ibni Mālik di Pondok Pesantren Ma’had Mamba’ul Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dimana jenis penelitiannya adalah field research. Tekhnik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis yang digunakan adalah dengan Mengidentifikasi masalah (problem identification), Mengidentifikasi penyebab masalah (causal identification), Melakukan evaluasi moral (moral evaluation),Melakukan saran penanggulangan masalah (treatment recomendation). Hasil penelitian menunjukan bahwa; 1) proses pembelajaran qawa’id dengan kitab Alfiyah Ibni Mālik yakni santri menyetorkan hafalan sebelum memulai pembelajaran. kemudian ustadz membacakan 2/3 nadzom beserta dengan penjelasan; 2) Problem yang dialami dalam pembelajaran diantaranya: adanya sebagian santri yang tidak memperhatikan, kurangnya waktu pembelajaran, banyak santri yang belum mengetahui materi (qawa’id) dasar, adanya santri yang mengantuk, SDM yang belum mumpuni atau belum ahli; 3) Solusi yng ada diantaranya, Mengadakan target hafalan, Memperpanjang durasi waktu pembelajaran, Menekankan kepada santri agar mengurangi kegiatan diluar pesantren, SDM mungkin bisa mendatangkan ustadz dari luar pondok yang lebih mumpuni. Kata Kunci: Pembelajaran qawa’id, Alfiyah Ibni Mālik, Pondok Pesantren Ma’had mamba’ul Qur’an
ANALISIS PROGRAM EKSTRAKURIKULER BACA TULIS AL-QUR’AN DI SMP NU KAJEN PEKALONGAN TAHUN 2023/2024. Fadzilah, Auliana Nurul; Haryanto, Sri; Hidayat, Muhtar Sofwan
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 5 No 1 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v5i1.7205

Abstract

Riwayat ArtikelDi terima pada: Di setujui pada : Penelitian ini membahas tentang menganalisis program ekstrakurikuler membaca dan menulis Al-Qur'an di SMP NU Kajen. Kajian skripsi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan agama Islam, khususnya pendidikan membaca dan menulis Al-Quran sebagai pedoman dasar dalam hidup. SMP NU Kajen merupakan salah satu lembaga yang menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler membaca dan menulis Al-Qur'an yang bertujuan untuk menjamin seluruh siswa mampu dan mahir membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Penelitian lapangan yang bersifat kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Metodologi penelitian kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, pengajar yang membawahi ekstrakurikuler membaca dan menulis Al-Quran, dan siswa kelas VII yang wajib mengikuti kegiatan ekstrakurikuler ini. Dalam penelitian ini metode observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai metode pengumpulan data. Penulis menggunakan analisis interaktif untuk mengumpulkan temuan untuk analisis data. Penelusuran lapangan penulis membuahkan hasil sebagai berikut: (1) SMP NU Kajen Pekalongan mempunyai pelaksanaan ekstrakurikuler baca tulis Al-Qur'an yang cukup kuat. Guru bimbingan menerapkan teknik pengajaran yang sangat baik untuk memastikan bahwa anak-anak yang berpartisipasi dalam membaca dan menulis Al-Qur'an setelah sekolah secara bertahap memperoleh kefasihan dalam bahasa tersebut. (2) Karena pelajaran Al-Qur'an dan PAI sangat erat hubungannya, maka dampak dari pelaksanaan ekstrakurikuler membaca dan menulis Al-Qur'an dapat memotivasi pembaca untuk konsisten membaca Al-Qur'an, membiasakan diri dengan ilmu tajwid, dan lebih terbuka terhadap pelajaran PAI. (3) Terdapat faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan ekstrakurikuler BTQ di SMP NU Kajen. Diantaranya adalah dukungan pihak sekolah, keteraturan pelaksanaan program baca tulis Al-Qur'an, tingginya minat siswa, ruangan ber-AC, mengaji Al-Qur'an, serta motivasi terus-menerus yang diberikan oleh orang tua dan anak. guru. Pada saat yang sama, hambatannya meliputi kondisi meteorologi, masalah penjadwalan, dan masalah lingkungan.
Penerapan Metode Ta'zir dalam menumbuhkan Disiplin Shalat Jama'ah Bagi santri Pondok Pesantren Nawwir Qulubana Wonosobo Tahun 2023 Putri, Salsa Fatma; Shiddiq, Ngarifin; Faisal, Vava Imam Agus
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 5 No 1 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v5i1.7220

Abstract

Kedisiplinan merupakan aspek yang penting dalam mencapai tujuan pendidikan. Pondok pesantren menerapkan kedisiplinan dengan metode ta’zir yang mana memberikan hukuman akibat kesalahan yang dibuat. Tujuan ta’zir adalah memberikan efek jera terhadap santri agar tidak melakukan kesalahan yang sama agar nilai-nilai pondok pesantren tercermin dalam kehidupan para santri, terutama dalam menjalankan shalat berjama’ah dan kegiatan rutin pondok pesantren lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana penerapan metode ta’zir dapat meningkatkan kedisiplinan santri dalam shalat berjamaah serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat penerapan metode ta’zir ini. Penerapan metode ta’zir yang bagus dan efektif diharapkan berimplikasi pada meningkatkan kualitas ibadah dan kedisiplinan para santri.
Pengaruh Kultur Pesantren Terhadap Kepribadian Santri Pendidikan Diniyah Formal Ulya Kelas XII di Pondok Pesantren Al-Mubaarak Wonosobo Sintia, Devi; Fatkhurrohman, Fatkhurrohman; Saefulloh, Muhammad
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 5 No 1 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v5i1.7222

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : 1) untuk mengetahui kultur pesantren di Pondok Pesantren Al-Mubaarak Manggisan Wonosobo, 2) untuk mengetahui kepribadian santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Ulya Kelas XII di Pondok Pesantren Al-Mubaarak Manggisan Wonosobo, 3) pengaruh kultur pesantren terhadaap kepribadin santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Ulya di Pondok Pesantren Al-Mubaarak Manggisan Wonosobo. Penelitian ini merupakan penelitian kausal dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket atau kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder (buku-buku terkait dengan kultur pesantren dan kepribadian santri, skripsi terdahulu, jurnal, artikel-artikel, dan situs internet). Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple rndom sampling atau acak. Sedangkan untuk analisis data peneliti menggunkan uji regresi linier sederhana, uji F (analisis variabel regresi), uji produt moment da uj koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Kultur pesantren di Pondok Pesantren Al-Mubaarak Manggisan Wonosobo pada Tahun 2023/2024 termasuk dalam kategori baik 2) Kepribadian santri Pendidikan diniyah Formal (PDF) Ulya Kelas XII di Pondok Pesantren Al-Mubaarak Manggisan Wonosobo termasuk dalam kategori baik. 3) Kultur pesantren memiliki pengaruh terhadaap kepribadian santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Ulya Kelas XII di Pondok Pesantren Al-Mubaarak Wonosob
PERAN PEMUDA KARANG TARUNA LARASATI DALAM MEMBINA KARAKTER SOSIAL KEAGAMAAN REMAJA DI DESA SIGEDANG KECAMATAN KEJAJAR KABUPATEN WONOSOBO Rizkiyana, Intan ofia; Muntaqo, Rifqi; Imron, Ali
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 5 No 1 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v5i1.8739

Abstract

Pemuda Karang Taruna memiliki peran strategis dalam membina karakter sosial keagamaan remaja di Desa Sigedang. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pemuda Karang Taruna berkontribusi dalam penguatan nilai-nilai sosial dan keagamaan pada remaja melalui program-program pembinaan yang terstruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pemuda Karang Taruna Larasati Desa Sigedang melaksanakan berbagai kegiatan seperti pengajian, kajian kitab, bakti sosial, gotong royong, santunan anak yatim, dan donor darah. Program-program ini tidak hanya meningkatkan pemahaman remaja, tetapi juga membangun rasa solidaritas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. 2) Faktor pendukung keberhasilan meliputi dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat, fasilitas yang mendukung, dan anggota Karang Taruna yang berjiwa semangat luar biasa. 3) sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan dana, kurangnya partisipasi aktif dari sebagian remaja, dan anggota Karang Taruna yang belum bisa membagi waktunya. Kata Kunci: Karang Taruna, Karakter Sosial Keagamaan, Desa Sigedang
Penerapan Media Animasi Dalam Meningkatkan Hasil Belajar PAI Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Pejawaran, Banjarnegara Hidayati, Fatma Laila; Maryono, Maryono; Hidayat, Muhtar Sofwan
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 5 No 1 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v5i1.9359

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan media animasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas VIII di SMP Negeri 1 Pejawaran Banjarnegara. Latar belakang penelitian ini adalah minimnya nilai akhir peserta didik yang disebabkan oleh kurangnya minat dan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran yang masih bersifat konvensional. Metode penelitian yang diterapkan yaitu Kuantitatif yang dilakukandua kali pertemuan. Pertemuan yang diawali dari perencanaan, dan pelaksanaan tindakan. Instrumen pengumpulan data meliputi postest dan pretest, lembar observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar siswa setelah diterapkannya media animasi. Nilai rata-rata siswa meningkat dan keaktifan siswa dalam pembelajaran pun meningkat dari siklus ke siklus. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan media animasi sangat membantu proses belajar. Penggunaan media animasi membantu siswa memahami materi yang bersifat abstrak menjadi lebih konkret dan menarik. Oleh karena itu, dianjurkan agar guru PAI memanfaatkan media animasi sebagai strategi pembelajaran yang kreatif dan modern (mengikuti zaman).
NILAI-NILAI MULTIKULTURAL DALAM BUKU TEKS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS VIII SMP KATYA TATIK PUDJIANI DAN BAGUS MUSTAKIM CETAKAN TAHUN 2021 Ma'rifah, Roudhotul; Amin Nugroho, M. Yusuf; Jumini, Sri
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 5 No 1 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v5i1.9633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan multikultural yang terdapat dalam buku teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VIII SMP karya Tatik Pudjiani dan Bagus Mustakim cetakan tahun 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Data primer yang digunakan adalah isi buku teks, sedangkan data sekunder berasal dari artikel jurnal yang relevan. Fokus kajian meliputi nilai-nilai multikultural seperti toleransi, kesetaraan, keadilan, dan humanis yang terintegrasi dalam materi pelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ini secara konsisten mengangkat nilai-nilai multikultural melalui pendekatan tematik, historis, dan kontekstual. Nilai toleransi ditemukan dalam Bab 2, 5, 6, dan 8; nilai kesetaraan dan keadilan muncul dalam Bab 5 dan 9; sementara nilai humanis tampak dalam Bab 1 dan 3. Buku ini juga mendukung pembentukan karakter siswa melalui rubrik reflektif seperti Aku Pelajar Pancasila, Inspirasiku, dan Mari Bertafakur. Meskipun demikian, ditemukan beberapa kelemahan seperti kurangnya eksplorasi nilai-nilai lokal dan isu kontemporer yang relevan dengan realitas generasi Z. Kesimpulannya, buku ini merupakan sarana potensial dalam membentuk peserta didik yang berwawasan multikultural, toleran, dan berkarakter inklusif sesuai semangat Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila.
Upaya Guru PAI Dalam Mencegah Kenakalan Siswa Di SMP Negeri 1 Kejajar Kabupaten Wonosobo Huda, Miftahul; El Syam, Robingun Suyud; Agus Faisal, Vava Imam
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 5 No 1 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v5i1.9646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mencegah kenakalan siswa di SMP Negeri 1 Kejajar Kabupaten Wonosobo. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru PAI, kepala sekolah, dan siswa di SMP Negeri 1 Kejajar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Berdasarkan hasil pembahasan & analisis disimpulkan bahwa bentuk-bentuk kenakalan siswa di SMP Negeri 1 Kejajar mencakup perilaku seperti membolos, datang terlambat, berkata tidak sopan, menggunakan HP saat pembelajaran, serta pelanggaran tata tertib lainnya. Meskipun tidak tergolong berat, perilaku tersebut menunjukkan indikasi lemahnya kontrol diri dan kurangnya kesadaran akan tanggung jawab sebagai pelajar. Upaya yang dilakukan guru PAI dalam mencegah kenakalan siswa dilakukan melalui pendekatan edukatif dan spiritual. Upaya tersebut meliputi pembiasaan kegiatan keagamaan seperti tadarus, salat Dhuha, dan bimbingan rohani yang disampaikan secara rutin. Selain itu, guru menggunakan pendekatan personal dengan mengajak siswa berdialog secara individu, memberi teladan dalam sikap, serta membangun hubungan yang hangat dan terbuka. Faktor penghambat meliputi lemahnya kontrol diri siswa, tekanan dari keluarga, kurangnya perhatian orang tua, pengaruh media sosial, serta tuntutan peran ganda guru. Faktor pendukung antara lain adanya dukungan dari kepala sekolah dan guru lain, keterlibatan sebagian orang tua, kesadaran dari dalam diri siswa, serta lingkungan sekolah yang religius dan kondusif. Temuan ini menyarankan guru PAI agar terus meningkatkan pendekatan pembinaan spiritual dan moral kepada siswa melalui kegiatan keagamaan yang berkelanjutan. Selain itu, pendekatan personal tetap perlu dikedepankan agar siswa merasa lebih dekat dan terbuka dalam menyampaikan permasalahan yang mereka hadapi.

Page 8 of 12 | Total Record : 115