cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
tarmijisir@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
edukatifjournal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pengabdian No 395 Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Edukatif
Published by CV. Edu Tech jaya
ISSN : -     EISSN : 30250544     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edukatif is Published by CV. Edu Tech Jaya. This journal aims to publish and disseminate original works and current issues on the subject of research and studies in the field of education. Articles published in journals are the result of research or ideas in the field of education including educational innovation, Studies in Social Education, Studies in Science Education, Education Management, Teaching & Learning, Educational Quality, Educational Leadership, Educational Technology, Language Education, Educational Philosophy, Education religion carried out by researchers, teachers, lecturers, and students. Detailed information for loading articles and article instructions are provided in each issue.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 148 Documents
Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa Melalui Proses Pembelajaran Yang Aktif Harahap, Fahmi Amri
Edukatif Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa melalui proses pembelajaran yang aktif di SMP Negeri 6 Binjai. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif, seperti diskusi kelompok, peer review, dan pemberian umpan balik langsung, efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa. Guru di SMP Negeri 6 Binjai juga menerapkan pendekatan yang berfokus pada proses menulis, mulai dari tahap pramenulis, penulisan, hingga revisi dan penyuntingan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan strategi pembelajaran yang aktif dan kolaboratif dalam mengembangkan keterampilan menulis siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pelatihan dan pengembangan profesional bagi guru untuk meningkatkan efektivitas strategi pembelajaran aktif.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kreativitas Guru di SMP Negeri 1 Air Batu Suyatno, Bambang
Edukatif Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning) telah dikenal sebagai model pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kreativitas dan kemampuan berpikir siswa. Namun, model ini juga dapat digunakan untuk meningkatkan kreativitas guru dalam proses pembelajaran. Artikel ini membahas penerapan model pembelajaran berbasis masalah di SMP Negeri 1 Air Batu dengan fokus pada meningkatkan kreativitas guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah pada siswa di sekolah. Penelitian ini di dasari oleh rendahnya kesadaran dan kemampuan siswa dalam berpikir kreatif dalam pembelajaran berbasis masalah di sekolah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa di dapatkannya melalui pembelajaran berbasi masalah sebagai model dalam mencapai efektivitas pebelajaran di sekolah serta terbentuknya pikiran yang luas kreatif bagi siswa dan guru di sekolah tersebut.
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Game dalam Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah Siswa SD Negeri 050650 P. Rambung Ramadani, Sri
Edukatif Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran berbasis game dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah pada siswa SD Negeri 050650 P. Rambung. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test kelompok kontrol. Sampel penelitian terdiri dari 60 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan pembelajaran berbasis game dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan pemecahan masalah yang divalidasi oleh para ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam keterampilan pemecahan masalah pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Pembelajaran berbasis game terbukti lebih efektif dalam melibatkan siswa dan memfasilitasi pengembangan keterampilan kognitif dan strategi pemecahan masalah. Temuan ini mengimplikasikan bahwa integrasi game dalam pembelajaran dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa di sekolah dasar.
Perbandingan Efektivitas Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Tradisional dan Modern di Kabupaten Langkat Rianda, Muhammad
Edukatif Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) tradisional dan modern di Langkat. Metode tradisional yang dimaksud melibatkan pengajaran dengan fokus pada hafalan, ceramah, dan studi teks, sedangkan metode modern mencakup pendekatan interaktif seperti diskusi kelompok, penggunaan media digital, dan pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimental, melibatkan siswa dari beberapa sekolah di Langkat sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui tes prestasi, kuesioner, dan wawancara dengan guru PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran modern memiliki dampak yang lebih signifikan terhadap pemahaman siswa dan keterlibatan aktif mereka dalam proses belajar dibandingkan dengan metode tradisional. Meskipun metode tradisional masih efektif dalam aspek tertentu, seperti penguatan hafalan, metode modern lebih unggul dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis dan penerapan konsep dalam konteks kehidupan sehari-hari. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran PAI yang lebih efektif di masa mendatang.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Fungsi Logaritma Nainggolan, Helperika Nursaria
Edukatif Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan peserta didik dalam memahami dan menyelesaikan permasalahan matematika masih tergolong rendah, khususnya pada materi fungsi logaritma. Peserta didik merasa kesulitan sehingga mengurangi minat dan aktivitasnya dalam proses pembelajaran. Penerapan model Discovery Learning menjadi solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas X SMKN 1 Batangtoru melalui model pembelajaran Discovery Learning. Jenis penelitian ini adalah PTK dengan subjek penelitian peserta didik kelas X SMKN 1 Batangtoru yang berjumlah 27 peserta didik. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah jika minimal 85% peserta didik telah mencapai KKM yaitu 76 dan aktivitas peserta didik mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada setiap siklus. Pada siklus I, pesertadidik yang tuntas hanya 5 orang (18,5%) dengan nilai rata-rata kelas 61,8 sehinggaperlu diadakan tindakan siklus II. Pada pelaksanaan siklus II, peserta didik yang mencapai ketuntasan meningkat menjadi 12 orang (44,44%) dengan rata-rata kelas72,37. Namun pembelajaran pada siklus II belum mencapai kriteria keberhasilan sehingga perlu dilaksanakan siklus III. Pada siklus III, jumlah peserta didik yang tuntas mengalami peningkatan menjadi 24 orang (88,89%) dengan rata-rata kelas 80,7. Aktivitas peserta didik dalam proses pembelajaran siklus I, II, dan III juga mengalami peningkatan. Hasil yang diperoleh pada siklus III telah mencapai kriteria keberhasilan, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas X SMKN 1 Batangtoru Tahun Pelajaran 2021/2022.
Strategi Guru IPS Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IPS di SMA Swasta Darusssalam Medan Sari, Widya; Ritonga, Sakti; Dora, Nuriza
Edukatif Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IPS di SMA Swasta Darussalam Medan. 2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IPS di SMA Swasta Darussalam Medan. Metodologi penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Dalam penelitian ini para peneliti mengumpulkan data deskriptif yang diperoleh dari pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Siswa kelas 11 IPS setelah penetapan jurusan IPS terutama yang tidak memilih jurusan IPS, Guru-guru IPS yang mengajar dikelas IPS dan Wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan kesiswaan. Hasil penelitian strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar dilakukan dengan cara merubah pandangan siswa bahwa belajar IPS menarik dan menyenangkan, mengembangkan strategi pembelajaran yang bervariasi, memperhatikan kondisi mental siswa, melibatkan siswa secara aktif, desain kelas yang dinamis, mendalami latar belakang siswa dan persoalan hidupnya, memberikan apresiasi/hadiah. Faktor pendukung dalam meningkatkan motivasi belajar siswa ada 2 yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal berasal dari diri siswa itu sendiri dan faktor eksternal berasal dari orangtua, guru, teman sekelas dan lingkungan. Faktor penghambat dalam meningkatkan motivasi belajar siswa karena adanya rasa malas didalam diri yang siswa tidak ingin ubah, guru sebagai motivator tidak bisa melihat kondisi dan keadaan kelas, kurangnya pemahaman guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang menarik untuk siswa.  
Meningkatkan Pemahaman SiswaTentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Melalui Layanan Informasi Pada Siswa Kelas XI di SMKS T. Amir Hamzah Andriany Hasibuan, Alfia; Nasution, Fauziah; Siregar, Alfin
Edukatif Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada Layanan Informasi, yang bertujuan memberikan pemahaman kepada individu mengenai berbagai aspek penting untuk menjalankan tugas atau kegiatan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana layanan informasi dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Rumusan masalah mencakup perbandingan pemahaman siswa sebelum dan setelah layanan informasi diberikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan bimbingan konseling yang terdiri dari dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 37 siswa kelas XI-2 SMKS T. Amir Hamzah Indrapura. Variabel utama yang diteliti adalah peningkatan pemahaman siswa mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba melalui layanan informasi. Data dikumpulkan menggunakan teknik tes dan non-tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum layanan informasi, persentase pemahaman siswa hanya 40%. Setelah siklus I, persentasenya meningkat menjadi 60%, dan pada siklus II, mencapai 90%. Ini menunjukkan efektivitas layanan informasi dalam meningkatkan pemahaman siswa dan mengurangi perilaku agresif. Oleh karena itu, layanan bimbingan kelompok terbukti efektif dalam menangani perilaku agresif dan meningkatkan kesadaran tentang bahaya narkoba di kalangan siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning Terhadap Kemampuan Kolaborasi Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPA Maharani, Afni; Anas, Nirwana; Zunidar, Zunidar
Edukatif Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari model pembelajaran Contextual Taeching and Learning terhadap kemampuan kolaborasi peserta didik di kelas V SD IT AL Hijrah 2 Deli Serdang Laut Dendang. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif, kemudian menggunakan desain Quasi Eksperiment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan kolaborasi peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning lebih berpengaruh secara signifikan dibanding dengan kemampuan kolaborasi peserta didik dengan model konvensional. Penelitian dilakukan selama dua kali pertemuan masing-masing kelas kontrol dan eksperimen. Kemudian untuk pengujian hipotesis pada kelas eksperimen dengan menggunakan uji-t diperoleh nilai taraf signifikan (2-tailed) < 0,05 yaitu 0,001. Yang mana artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat simpulan bahwasanya model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dapat berpengaruh meningkatkan kemampuan kolaborasi peserta didik.
Kondisi Lingkungan Keluarga Berdampak Pada Kepatuhan Siswa Dalam Melaksanakan Tata Tertib Sekolah di SD Negeri 193 Kotanopan Fahrina Luftiah, Ita; Yulia, Fatma; Syakur Chaniago, Nasrul
Edukatif Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh signifikan kondisi lingkungan keluarga terhadap kepatuhan siswa dalam melaksanakan tata tertib di Sekolah Dasar Negeri 193 Kotanopan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Responden dalam penelitian ini adalah Orang tua, Kepala sekolah, Wali Kelas dan Siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi, sedangkan penyajian keabsahan data dilakukan dengan memfokuskan pada hal-hal yang menjadi pokok bahasan, analisis dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Dalam mendidik anak tergantung bagaimana orang tua memberikan cara tersendiri yang tujuannya supaya anak mampu belajar membedakan mana yang baik dan buruk jika anak-anak melakukan suatu tindakan. 2) Mendukung anak-anak dalam pendidikan karena pendidikan sangat penting untuk menambah wawasan dan masa depan seorang anak. 3) Keadaan ekonomi keluarga sering menjadi alasan seorang anak tidak melanjutkan pendidikan. 4) Siswa yang melakukan pelanggaran tata tertib sekolah akan diberikan hukuman membersihkan WC saat itu juga, selain itu, menghukumnya dengan memberikan hapalan-hapalan. Akan tetapi sejauh ini siswa rata-rata sudah taat terhadap peraturan tata tertib sekolah. 5) Pengaruh antara lingkungan keluarga dengan anak selalu ada karena interaksi yang ada antara lingkungan keluarga dengan anak tersebut.
Motivasi dan Komunikasi Kepemimpinan Pendidikan Islam Habib Nst, Ahmad; Hasibuan, Zainal Efendi
Edukatif Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan faktor utama dalam pembentukkan pribadi manusia agar memiliki sifat yang lebih terarah. Pendidikan sangat berperan dalam membentuk baik atau buruknya pribadi manusia dalam berhubungan, bersikap, bertindak, dan berpikir. Pendidikan diajarkan awalnya di rumah, lalu dilanjutkan di sekolah atau tempat pendidikan lainnya. Dalam pendidikan diperlukan pemimpin untuk mengarahkan agar pendidikan berjalan dengan baik dan lancar. Pendidikan layaknya dijalani seperti organisasi dimana pemimpin menjadi komandan dalam mengarahkan bagaimana layaknya pendidikan dijalankan. Kepemimpinan haruslah kita mengerti bagaimana pemimpin sebenarnya, maksud dari pemimpin, tujuan, cara kerja pemimpin, hak-hak pemimpin haruslah kita ketahui baik untuk anggota pemimpin hingga pemimpin sesungguhnya, agar dalam menjalani kepemimpinan berjalan dengan baik dan terarah terutama dalam bidang pendidikan. Kepemimpinan atau leadership adalah seni dan keahlian seorang untuk menjalankan kekuasaannya dalam mempengaruhi bawahan supaya melakukan suatu kegiatan yang mengarah pada sebuah visi tertentu yang sudah direncanakan. Memimpin ialah melaksanakan sesuatu untuk sebuah visi tertentu, yang dalam melaksanakan dibantu melalui tangan orang lain. Mereka yang dipimpin ialah orang yang mendapat perintah, diatur dan dipengaruhi oleh aturan yang ada, baik secara formal mupun non-formal.(Fahmi Khumaini and Rz. Ricky Satria Wiranata 2019)

Page 8 of 15 | Total Record : 148