cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285806808392
Journal Mail Official
jurnalpengabdiansosial@gmail.com
Editorial Address
Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang Telp : 0858-0680-8392 email : jurnalpengabdiansosial@gmail.com
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Sosial
ISSN : -     EISSN : 30310059     DOI : https://doi.org/10.59837
Jurnal Pengabdian Sosial published every month (12 times a year), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 821 Documents
Pelatihan Digitalisasi Data Administrasi dan Analisis Data Sederhana Menggunakan Google Workspace dan Kecerdasan Buatan Pada Staf Administrasi Universitas Pancasakti Makassar Nurdyansa, Nurdyansa; Fatma, Fatma; Erniwati, Erniwati; Amri, Nur Fadhila
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 9 (2024): Juli
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/kvmvh620

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi administratif di perguruan tinggi khususnya di Universitas Pancasakti Makassar melalui penggunaan teknologi digital. Selama dua hari, peserta dikenalkan pada Google Workspace seperti Google Form, Google Sheets, dan aplikasi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelegence seperti Gemini dan ChatGPT. Materi pelatihan mencakup cara mengelola data, mengurangi beban kerja, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik. Praktik langsung memastikan peserta dapat menerapkan teknologi tersebut dalam tugas sehari-hari mereka, sementara penekanan pada keamanan data dan backup mempersiapkan mereka menghadapi risiko kehilangan data. Tantangan muncul karena perbedaan tingkat pengetahuan dan penggunaan teknologi antara peserta, dengan beberapa peserta membutuhkan lebih banyak waktu dan bimbingan untuk menguasai alat-alat yang diajarkan. Oleh karena itu, pelatihan perlu dirancang dengan mempertimbangkan perbedaan kemampuan peserta dan menyediakan sesi tambahan atau materi pendukung yang diperlukan. Dengan pendekatan inklusif, diharapkan semua peserta dapat mencapai pemahaman yang cukup dan mampu menerapkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan data di lingkungan perguruan tinggi.
Peningkatan Partisipasi Perempuan Dalam Bidang Sosial, Politik, Hukum Dan Ekonomi Fitriani, Yuyun; Utoyo, Bambang; Saputri, Maysa Yoga; Putri, Agustina Jesica; Aprilianti, Ni Wayan Sri; Handayani, Elvita; S, Umi Fatimah; Saputri, Ayu; Mayasari, Desi
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 10 (2024): Agustus
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/dqpjgw03

Abstract

Masih rendahnya partisipasi perempuan dalam bidang sosial, politik, hukum dan ekonomi di pedesaan menjadi tolok ukur pelaksanaan kegiatan pengabdian ini. Perempuan merupakan salah satu subjek yang rentan terdiskriminasi posisinya baik di ranah publik maupun domestik. Dominasi budaya patriarkhi yang telah mengakar di sebagian masyarakat Indonesia menjadi penyebab ketimpangan peran laki-laki dan perempuan di berbagai aspek kehidupan baik sosial, politik, ekonomi, maupun budaya.  Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi perempuan dalam bidang sosial, politik, hukum dan ekonomi agar perempuan tidak terbelenggu dalam paradigm lama yang menganggap perempuan tidak mampu berdaya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini dimulai dengan focus group discussion dan dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi. Pasca pelaksanaan pengabdian pemahaman perempuan Desa Purwo Adi, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Timur semkin meningkat. Hal tersebut dapat dilihat dengan peningkatan hasil post test peserta kegiatan.
Pelaksanaan Program Gizi Untuk Mengatasi Masalah Gizi Pada Siswa Siswi SD Negeri 4 Sumber Agung Kabupaten Pringsewu Muharramah, Allifiyanti; Abdullah, Abdullah; Sindi, Mesayu Ade Aprilia; Maharani, Intan; Ananka, Mutia
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 9 (2024): Juli
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/7t625841

Abstract

Gizi merupakan suatu komponen penting dalam kehidupan manusia. Anak usia sekolah menjadi kelompok yang rentan dengan masalah gizi. Masalah gizi pada anak usia sekolah di Indonesia masih cukup tinggi, diantaranya yaitu, stunting, sangat kurus, kelebihan gizi atau obesitas dan anemia. Pada anak usia sekolah, kekurangan gizi dapat menyebabkan kelemahan, mudah lelah, dan rentan terhadap penyakit, sehingga menghambat proses pembelajaran.Dampak negatif dari obesitas rentannya terhadap pembulian, merasa rendah diri mudah lelah, dan bisa menyebabkan penyakit diabetes type 2 . Tujuan dari penelitian ini yaitu menangani masalah gizi di SD Negeri 4 Sumber Agung dengan memberikan program gizi berupa dukasi gizi tentang gizi seimbang dan pentingnya sarapan, konseling gizi, serta pemantauan membawa bekal
Pendampingan Pembukuan Keuangan Harian Sederhana Bagi Pelaku UMKM Nasi Merah Bu Retno Kelurahan Bugangan Kota Semarang Santoso, Tiara Rani; Estrini, Dwi Hayu; Anggraini, Melisa
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 9 (2024): Juli
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/fhwktq19

Abstract

UMKM memainkan peranan penting dalam perekonomian negara. Pelaku UMKM memiliki potensi besar dalam mengembangkan usahanya. Terutama dari jenis usaha makanan sehat. Pelaku UMKM tidak terlepas dari masalah terkait pengelolaan keuangan mereka. Umumnya pelaku UMKM tidak semua memiliki pengetahuan pengelolaan keuangan yang baik. Dengan pendampingan pembukuan keuangan sederhana pada UMKM Nasi Merah diharapkan pelaku UMKM tersebut dapat melakukan pengelolaan keuangan dengan baik. Metode penyelesaian masalah dilakukan dengan pendampingan intensif dan komunikasi formal-informal. Waktu pelaksanaan pendampingan adalah selama tiga bulan. Hasil yang diperoleh adalah pelaku UMKM Nasi Merah menjadi bisa mengatur alokasi pendapatan harian yang digunakan untuk membeli bahan baku dan memisahkan transaksi pribadi dengan transaksi bisnis.
Pemberdayaan Kearifan Lokal Melalui Workshop dan Pelatihan Pembuatan Serbuk Jamu Sehat Remaja Khas Madura Kamal, M. Abu; Herawati, Tutik; Suhairiyah, Suhairiyah
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 9 (2024): Juli
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/06tbn797

Abstract

Kearifan lokal merupakan warisan budaya yang perlu dilestarikan dan dikembangkan sebagai bagian dari identitas bangsa. Salah satu bentuk kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun adalah tradisi pembuatan jamu tradisional Madura, yang tidak hanya berfungsi sebagai minuman kesehatan tetapi juga sebagai simbol kekayaan budaya dan identitas masyarakat Madura. Melalui workshop dan pelatihan pembuatan serbuk jamu sehat remaja khas Madura, diharapkan generasi muda dapat memperoleh edukasi dan keterampilan mengenai manfaat dan proses pembuatan jamu. Metodologi pengabdian melibatkan tahapan persiapan alat dan bahan, demonstrasi pembuatan, hingga pengemasan serbuk jamu dalam kapsul. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pembuatan jamu, serta kesadaran akan pentingnya melestarikan kearifan lokal. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan ekonomi lokal dan meningkatkan kesadaran akan manfaat kesehatan jamu tradisional. Workshop ini berhasil mencapai tujuannya dalam memberdayakan masyarakat dan melestarikan tradisi jamu di kalangan generasi muda.
Pelatihan Bahasa Inggris Dasar pada Siswa SMP Islam Plus Hidayatut Thullab untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Inggris Septiana, Ayu Rizki; Hanafi, Moh.
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 10 (2024): Agustus
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/a61wve15

Abstract

Pengabdian masyarakat ini merupakan kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa dalam Bahasa Inggris, meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam berbicara Bahasa Inggris. Kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan dengan sasaran siswa SMP Islam Plus yang tergabung dalam extrakulikuler English Class. Ada 40 siswa yang tergabung dalam English class tersebut dan mengikuti kegiatan English Basic Speaking Class. Dalam 4 pertemuan, siswa belajar beberapa topik untuk berbicara Bahasa Inggris diantaranya self-introduction, greetings, expression of thanks, expression of apologizing dengan berbagai metode. Setelah 4 kali pelatihan, kemampuan siswa mulai meningkat dan mereka lebih termotivasi serta lebih percaya diri dalam berbicara dalam Bahasa Inggris. Karena keterbatasan waktu, diharapkan English Basic Speaking Class memiliki keberlanjutan kegiatan untuk memaksimalkan kemampuan siswa dalam berbicara Bahasa Inggris.
Penyuluhan tentang Pengembangan Jiwa Kewirausahaan Pada Masyarakat Desa Saliki Kecamatan Muara Badak Sugiharto, Eko; Juliani, Juliani; Oktawati, Nurul Ovia
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 10 (2024): Agustus
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/h3x3jb47

Abstract

Desa Saliki merupakan salah satu Desa di Kecamatan Muara Badak yang cukup terkenal dengan olahan amplang, apalagi di tengah pandemi Covid-19, usaha para ibu UMKM ini pun terkena dampaknya yaitu terjadi penurunan daya beli masyarakat. Kegiatan penyuluhan adalah kegiatan yang berorientasi pada aplikasi keilmuan di perguruan tinggi. Dosen yang mengampu tugas dalam Tridarma Perguruan Tinggi satu diantaranya adalah dengan menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat melalui kegiatan penyuluhan langsung ke masyarakat perikanan. Sasaran dalam kegiatan ini adalah :1. Penguatan jiwa kemandirian terutama dalam pengelolaan sumberdaya perikanan. 2. Menciptakan pola alternatif mata pencaharian di masyarakat Desa Saliki. 3.Mengembangkan diversifikasi produk olahan hasil perikanan  .Kegiatan pengabdian masyarakat di selenggarakan Kegiatan Penyuluhan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 30 Juli 2022 dengan lokasi Desa Saliki Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara. Metode penyuluhan yang digunakan adalah Tahapan persiapan, Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Utama, tahapan monitoring dan evaluasi. Hasil dan pembahasan Penyuluhan yang dilaksanakan ditargetkan dapat melibatkan kelompok Pengolah Hasil Perikanan yang berada di Desa Saliki Kecamatan Muara Badak, dengan asumsi sejumlah 20 orang yang terhimpun dalam setiap kelompok pengolah hasil perikanan dan mitra kegiatan diharapkan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.  Mitra diharapkan bersedia menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk mendukung kegiatan tersebut. Desa Saliki termasuk wilayah Kecamatan Muara Badak yang masuk wilayah Delta Mahakam.  Berbagai hasil budidaya Perikanan dan tangkapan nelayan ini sebagian besar dipasarkan dalam bentuk segar, dan sebagian kecil dilakukan proses pengolahan seperti usaha pengolahan kerupuk, amplang, dan ikan asin. Namun usaha tersebut masih dilakukan secara sederhana dan sebagai usaha sampingan.  Belum banyak masyarakat di  Desa Saliki mengembangan usaha-usaha alternatif.  Usaha-usaha pengolahan yang dilakukan oleh ibu-ibu masih skala kecil (rumah tangga) dan masih belum beragam olahan.  Pemanfaatan potensi hasil dari usaha buddiaya dan tangkapan nelayan yang cukup besar dilakukan melalui kegiatan usaha pengolahan hasil perikanan yang dapat meningkatkan nilai tambah produk, peningkatan pendapatan dan menjadi instrument penguatan ekonomi rumah tangga pelaku usaha. Pengembangan kegiatan usaha ini membutuhkan berbagai upaya perencanaan yang diawali dengan identifikasi potensi usaha dan pelaku usaha dalam hal ini adalah yang tergabung dalam kelompok usaha bersama.
Dampak Pemanfaatan Kotoran Domba Sebagai Produk Inovasi Bioslurry Plus Trichoderma (Bios+) di Kelompok Tani Bina Mandiri Kelompok Tani Bina Mandiri di Desa Pulosari Kabupaten Sukabumi Nilahayati, Nilahayati; Kembaren, Emmia Tambarta; Islamy, Jalin Atma; Nazirah, Laila; Al Usrah, Cut Rizka; Salahuddin, Salahuddin
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 9 (2024): Juli
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/1aanr093

Abstract

Kelangkaan pupuk masih menjadi masalah utama di bidang pertanian di Indonesia. Selanjutnya, untuk mengatasi kelangkaan pupuk, penggunaan pupuk kimia diharapkan dapat digantikan dengan menggunakan pupuk organik seperti Bio Slurry. Produk inovasi ini dapat mengatasi masalah kelangkaan pupuk yang terjadi di kalangan petani di Indonesia. Pemanfaatan kotoran domba untuk menghasilkan inovasi 'Bioslurry Plus Trichoderma (BIOS+)' merupakan program CSR dari PT PLN. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Salak POMU Kamojang dalam bentuk kegiatan pengembangan masyarakat. Lokasi pengabdian masyarakat dilakukan di kelompok Bina Mandiri di Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi. Metodologi pelaksanaan dirancang untuk pendampingan dengan pendekatan partisipatif. Pendampingan dengan pendekatan partisipatif yang terdiri dari: (1) Pemberian informasi terkait manfaat produk inovasi BIOS+, (2) Pemberian informasi tentang cara pembuatan dan penerapan BIOS+, (3) Praktek penerapan BIOS+ di lahan garapan mereka, dan (4) Pengamatan dampak penggunaan BIOS+ terhadap kondisi tanah, efisiensi, dan biaya produksi. Dampak BIOS+ terhadap kondisi tanah, efisiensi biaya, perubahan pengetahuan dan perubahan perilaku kelompok Bina Mandiri. Berdasarkan hasil produksi Inovasi BIOS+ yang dilaksanakan oleh CSR PT PLN Indonesia Power PLTP Gunung Salak Kamojang POMU, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1) Bina Mandiri telah berhasil memaksimalkan aset yang dimiliki dalam program ini, 2) program pemberdayaan menghasilkan pengurangan penggunaan pupuk kimia di lahan garapan mereka sebesar 185 kg, 3) perbaikan kondisi tanah dan lingkungan setelah menggunakan BIOS+ dari total lahan yang dimiliki oleh 15 anggota adalah 4,14 hektar tanaman, 4) efisiensi pengurangan biayampupuk kimia per 3 bulan sebesar Rp 3.700.000, 5) Peningkatan pengetahuan teknis Kelompok Bina Mandiri dalam memproduksi BIOS+ setelah pelaksanaan program mencapai 100%. Hal ini telah melampaui target melebihi target program, dan 6) peningkatan perilaku untuk menerapkan produk inovasi BIOS+ di Kelompok Bina Mandiri sebesar 60%. Hal ini telah melampaui target program.
Peningkatan Pemahaman Materi IPA bagi Siswa SMP Muhammadiyah 6 Malang melalui Media Pembelajaran Hendaryati, Heni; Suprianto, Herry; Mamungkas, Mohamad Irkham
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 9 (2024): Juli
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/kvkcgb52

Abstract

Proses pembelajaran mata pelajaran Fisika untuk SMP seringkali menemui permasalahan yang cukup banyak. Banyak langkah yang bisa ditempuh guna memperoleh pembelajaran. Mata pelajaran IPA menjadi mata pelajaran yang wajib ada pada setiap pembelajaran disekolah. Dalam proses pembelajaran IPA diperlukan proses penalaran yang kompleks dikarenakan IPA melibatkan permasalahan yang kompleks dan kontekstual. Pembelajaran IPA merupakan kumpulan hukum, teori, prinsip, aturan, rumus atau persamaan yang terbangun sesuai dengan konsep kajiannya. Pemahaman konsep IPA merupakan kemampuan siswa dalam memahami sebuah makna secara ilmiah, baik secara konsep maupun secara teori untuk mampu memecahkan masalah. Pembelajaran IPA tidak cukup dengan mengingat atau menghafal, tetapi diperlukan pemahaman terhadap setiap materi. Permasalahan yang dialami oleh mitra adalah kemampuan siswa untuk memahami materi IPA dalam bidang katrol dan jembatan miring yang masih minim. Hal ini disebabkan daya imajinasi siswa yang terbatas dan tidak dapat berkembang hanya dengan melihat peragaan melalui tayangan atau video saja. Sehingga solusi dari permasalahan ini adalah dengan pembuatan alat peraga yang diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam pemahaman dalam materia yang dimaksudkan. Program pengabdian ini bertujuan agar siswa SMP Muhammadiyah 6 Malang dapat lebih mudah dalam memahami pembelajaran Fisika dengan topik sistem katrol. Metode yang direncanakan dalam program ini adalah metode tanya jawab, metode diskusi, dan metode demonstrasi. Target luaran yang akan dicapai adalah dengan adanya alat peraga yang diberikan kepada pihak mitra dan artikel di jurnal pengabdian yang memuat hasi dari kegiatan pengabdian ini.
Peningkatan Pemahaman Mengenai Hate Speech dan Pentingnya Beretika di Media Sosial bagi Peserta Didik SMK Perdana Semarang Nuryanto, Ahmad Dwi; Sukmadewi, Yudhitiya Dyah; Suwandi, Dedy; Utama, Kartika Widya
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 10 (2024): Agustus
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jay6vv38

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat bermitra dengan SMK Perdana Semarang dengan sasaran peserta didik di sekolah tersebut. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh Mitra yaitu belum adanya pemahaman mitra mengenai urgensi pencegahan hate speech di lingkungan sekolah; belum adanya pemahaman mitra mengenai regulasi terkait hate speech; serta belum adanya pemahaman mitra mengenai bentuk nyata peran serta generasi muda dalam upaya pencegahan terjadinya hate speech di lingkungan sekolah serta cara beretika yang baik di media sosial. Guna menyelesaikan permasalahan tersebut, maka dilaksanakan kegiatan dengan metode penyuluhan. Penyuluhan dilaksanakan sebagai transfer pengetahuan kepada mitra dan dilanjutkan dengan diskusi untuk memperdalam materi yang diberikan. Adapun hasil kegiatan menunjukkan bahwa Mitra sangat antusias mengikuti kegiatan penyuluhan dan materi yang diberikan dapat dipahami dengan baik. Hal tersebut ditunjukkan dengan respon positif siswa-siswi dalam menjelaskan contoh-contoh konkrit bentuk hate speech di media sosial dan bagaimana upaya mengatasinya. Selain itu, siswa-siswi juga dapat menjelaskan bagaimana beretika yang benar di media sosial untuk selanjutnya dapat dipraktekkan.